Kaskus

Story

jayanagariAvatar border
TS
jayanagari
You Are My Happiness
You Are My Happiness


Sebelumnya gue permisi dulu kepada Moderator dan Penghuni forum Stories From The Heart Kaskus emoticon-Smilie
Gue akhir-akhir ini banyak membaca cerita-cerita penghuni SFTH dan gue merasa sangat terinspirasi dari tulisan sesepuh-sesepuh sekalian emoticon-Smilie
Karena itu gue memberanikan diri untuk berbagi kisah nyata gue, yang sampe detik ini masih menjadi kisah terbesar di hidup gue.
Mohon maaf kalo tulisan gue ini masih amburadul dan kaku, karena gue baru pertama kali join kaskus dan menulis sebuah cerita.

Dan demi kenyamanan dan privasi, nama tokoh-tokoh di cerita ini gue samarkan emoticon-Smilie




Orang bilang, kebahagiaan paling tulus adalah saat melihat orang lain bahagia karena kita. Tapi terkadang, kebahagiaan orang itu juga menyakitkan bagi kita.
Gue egois? Mungkin.
Nama gue Baskoro, dan ini kisah gue.



Quote:


Quote:
Diubah oleh jayanagari 11-08-2015 11:18
rukawa.erikAvatar border
devanpancaAvatar border
gebby2412210Avatar border
gebby2412210 dan 49 lainnya memberi reputasi
48
2.2M
5.1K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread52.8KAnggota
Tampilkan semua post
jayanagariAvatar border
TS
jayanagari
#184
Spoiler for cyaasss! :


PART 18


Gue terjebak di suasana yang super awkward. Disebelah gue ada cewek bete, dan itu cewek gue sendiri, dan didepan gue ada mantan gue beserta temen-temennya yang bawel. Gue memandangi Anin yang berwajah santai tapi suaranya samasekali gak santai, kemudian gue memandangi Amel yang senyam-senyum entah apa artinya. Gue pandangi itu dua cewek bolak balik, sampe akhirnya gue memutuskan untuk ngomong sama satu cewek yang gue anggap paling penting buat gue.

Quote:


Ya, gue memilih ngomong sama mbak-mbak kasir karena gue memang belum bayar. Bisa digebukin ntar gue kalo gak bayar makanan. Gue mengeluarkan selembar 50 ribuan dan mbak-mbak kasir itu mencari uang kembalian buat gue. sementara gue tunggu itu uang kembalian, gue melihat Anin lagi, dan Anin sedang memandangi gue tajem seakan ngomong “nanti gue mau ngomong, awas lo emoticon-Bata (S)”. Gue pura-pura gak liat aja. Sesaat kemudian uang kembalian gue udah ditangan, dan gue langsung raih tangan Anin untuk menggandengnya keluar.

Quote:


Buset deh si Amel, ngapain juga bilang atiati ke gue didepan Anin. Emang sih maksudnya baik, tapi kayaknya itu diucapkan di kondisi yang gak pas. Gue menelan ludah dan membuka pintu mobil. Anin tanpa suara apapun masuk mobil, dan kami berdua cabut dari situ. Beberapa saat kemudian saat mobil gue berhenti di traffic light, baru Anin membuka omongan.

Quote:


Setelah itu pembicaraan gue dan Anin terputus, dan gue kembali berkonsentrasi pada jalanan. Meskipun aslinya gue gak bisa konsentrasi gara-gara ada cewek bete disebelah gue. Gue lirik Anin, dan pas banget Anin sedang memandang gue.

Quote:


Gak lama kemudian sampailah kita dirumah Anin. Gue bawain tas Anin keluar. Buset, berat amat. Ini anak abis SNMPTN apa abis dari pasar sih, pikir gue. Kali-kali aja kalo gue nengok tasnya, isinya ada wortel, terong gitu deh emoticon-Ngakak (S) Anin bukain pagar buat gue, dan gue masuk. Sampai di ruang tamu, gue bermaksud untuk duduk di sofa ruang tamu seperti biasa, tapi diluar dugaan gue ternyata Anin melarang gue.

Quote:


Gue pun masuk ke ruang tengah, dan duduk di depan TV. Persis di depan TV.

Quote:


Anin kemudian nubruk gue dan gelitikin perut gue. gue emang paling gak tahan digelitikin, terutama di perut sama di kaki. Orang bilang kalo ada cowok gelian, itu artinya ntar ceweknya cantik emoticon-Stick Out Tongue Kita berdua gegulingan di karpet dan akhirnya gue berada di posisi tengkurep dan Anin menduduki pantat gue sambil gelitikin pinggang gue. Mau mati gue rasanya emoticon-Frown

Quote:


Anin ketawa ngakak melihat gue gak berdaya diantara kedua kakinya emoticon-Genit Akhirnya Anin beranjak pergi untuk ganti baju. Sambil nenteng tasnya, dia ngeloyor ke kamarnya.

Quote:


Oh my God, Anin ngajak gue ganti baju bareng emoticon-Genit emoticon-Genit Tanpa pikir panjang gue berdiri dan mengikuti Anin. Tepat sebelum Anin membuka pintu kamarnya Anin berbalik memandangi gue dan tersenyum maniiiisss banget. Gue cengengesan liat Anin tersenyum manis gitu. Tapi ternyata gue dijewer sama Anin emoticon-Frown

Quote:


Anin ketawa ngakak dan kemudian masuk kedalam kamarnya. Gue pun beranjak ke sofa di depan TV dan gue duduk disitu sambil mencari-cari remote TV. Celingukan gue nyari itutuh barang, sampe nungging-nungging gak jelas. Akhirnya gue nemu itu remote di samping TV nya. Gue nyalain TV dan gue nonton TV sambil ngupil. Gue liat acaranya ngebosenin, dan gue ganti-ganti terus itu channelnya. Mendadak ada yang nutup mata gue dari belakang. Gue udah tau ini siapa, makanya gue sentuh itu tangannya pake jari bekas ngupil.

Gue menoleh, dan melihat Anin pake kaos gombrong dan bercelana pendek. Bukan hotpants sih, tapi celana pendek. Astaga cantiiiiikkk banget, dan gue sangat bersyukur cewek secantik dan sebawel ini adalah cewek gue.

Quote:

Kira-kira gue masih bisa ikut SNMPTN hari kedua gak ya? emoticon-Frown emoticon-Frown
sormin180
jenggalasunyi
pulaukapok
pulaukapok dan 4 lainnya memberi reputasi
5
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.