- Beranda
- Stories from the Heart
[Cerpen Fiksi] The File
...
TS
UncloudedEyes
[Cerpen Fiksi] The File
seperti biasanya gan, ceritanya fiksi ilmiah, tapi ane kali ini bawakan dengan gaya penulisan berbeda, intinya ga kaya cerpen2 biasanya. langsung aja cekibrot gan :
![[Cerpen Fiksi] The File](https://dl.kaskus.id/www.inipic.com/pictures/b3e0d72758a3b3c4be3568efcf82ab7f.jpg)
Thru, 23.35 WIB 02042014
Akhirnya selesai juga nonton film durasi 100 menit yang 3 hari lalu baru saja aku copy dari laptop teman. Film bertemakan zombie yang semuanya adalah imajinasi belaka. Seru sih, tapi kalau dibilang kenyataan ya bisa jadi super seram.
Sekarang time to go bed, sudah selesai cuci muka, buang air kecil dan sikat gigi. Kamarku sih sempit, maklum hanya kamar sewa bulanan, sekitar ukuran 3 x 2,5 meter, dalamnya juga simple hanya ada 1 kasur lantai, lemari dan kipas angin dan tanpa tv, isinya juga berhamburan layaknya kamar pria pada umumnya, hahaha.
Disebelah kamarku tinggal sepasang gay couple yang hampir setiap malam kerjaannya ribut bertengkar, ada saja yang dibahas, bahkan bisa dibilang aneh, kalau sudah tidak cocok kenapa tetap tinggal bersama. Tapi tetap saja That’s not my bussiness hanya saja mengganggu ketenangan tetangga, hahaha komplain lagi saya.
Selamat malam semua...
Written using Diary for Android Smartphone
----------------------------------
Thru, 03.23 WIB 03042014
Terbangun dari tidur gara-gara kaget itu memang bikin sakit kepala, penyebabnya kamar sebelah tiba-tiba teriak keras, bisa ditebak ribut seperti biasanya.
Ah, biarlah sudah, tidur lagi aja nyaman...
Ada yang mau menemani saya tidur? Hihihi taarik selimut deh, see ya...
Written using Diary for Android Smartphone
----------------------------------
Thru, 07.14 WIB 03042014
Tidak biasanya saya menulis jurnal harian sampai 3 kali dalam semalam. Kalau bukan karena insiden ini juga tidak mungkin saya catat begini, di halaman ramai sekali, insiden pembunuhan, si pasangan gay meninggal salah satu tergeletak di halaman berlumuran darah, pasangannya seperti psikopat di dalam kamar diikat oleh orang-orang, kata pemilik kostsekarang polisi menuju kemari. mau mandi n berangkat kerja saya jadi was-was.
Sepertinya harus saya tulis terus nih jurnal biar jadi momen yang saya update lalu bisa dibaca ulang, siapa tau bisa jadi cerpen dan dikirim ke penerbit, jadi duit deh. Hahaha
Written using Diary for Android Smartphone
----------------------------------
Thru, 08.21 WIB 03042014
Lingkungan makin tidak kondusif, waktu saya hendak keluar gerbang terderngar teriakan lagi, kami semua mengira Daniel korban pembunuhan tadi sudah meninggal tapi salah satu saksi melihat dia bernafas, waktu di dekati pengurus kost malah beliau ikut digigit sampai berdarah-darah. Kok kesannya jadi kaya film zombie gini sih ya? Seram, antara mau berangkat kantor atau tidak deh ini jadinya.
Pengurus kost namanya bang Andi, dia sekarang sedang di rawat luka sama beberapa orang, terlihat terlalu banyak pendarahan dan sedang tidak sadarkan diri, semoga tidak terjadi hal buruk deh. Aminnn..
Written using Diary for Android Smartphone
----------------------------------
Thru, 13.17 WIB 03042014
Tumben beberapa kali dengar sirine mobil polisi dan ambulance lewat, tidak biasanya seperti ini. Barusan telepon driver operasional kantor bilang juga tidak ada demo, hanya saja beberapa ruas jalan macet dijaga beberapa petugaas keamanan. Bagaimana nanti jam 16.00 saya kan ada jadwal ketemu nasabah kantor, huh.
Written using Diary for Android Smartphone
----------------------------------
Thru, 20.15 WIB 03042014
Saya bersembunyi di basement kantor, yang saya fikirkan tadi pagi jadi kenyataan. Wabah seperti virus zombie mulai menyebar. Entah harus apa, jurnal ini saya buat agar seperti di film, saat saya harus menjadi bagian dari mereka setidaknya ada catatan yang bisa dibaca oleh penyelidik.
Disini sungguh gelap, semua listrik utama padam. Diluar terdengar letusan-letusan senapan. Aku hanya berbekal lampu blitz handphone untuk pencahayaan dan power bank untuk battery supply.
Aku pernah menonton beberapa zombie movie, diantaranya kebanyakan dikarenakan virus yang menyebar melalui peredaran darah melalui gigitan. Sasaran utama kepala, ya kepala mereka, mereka tidak dapat menggigit lagi jika kepalanya di hancurkan. Semoga setelah aku mengunggah file ini para aparat keamanan membacanya. Sejauh ini baru itu info yang bisa aku berikan. Aku harus mencari persembunyian yang lebih aman.
Written using Diary for Android Smartphone
----------------------------------
Thru, 22.11 WIB 03042014
Aku berada di dalam mobil polisi menuju kantornya, kurasa ini lebih aman, bersama 2 orang polisi, 1 orang mengemudi dan yang satunya baru saja selesai menanyaiku bermacam-macam pertanyaan. Setidaknya aku bisa bernafas sedikit lebih lega sekarang. Mereka belum tahu asal bermulanya semua ini, mirip seperti film zombie yang sering aku lihat, tidak ada kejelasan darimana semua berawal dan kami semua harus mencari tahu titik awalnya dan penanggulangannya. Wtf
Written using Diary for Android Smartphone
----------------------------------
Fri, 01.33 WIB 04042014
Aku selesai istirahat, lumayan sedikit mengembalikan energi, keadaan di luar makin genting, polisi terus berjaga di luar kantor, untungnya kawasan ini masih terhitung jauh dari pusat awal area tempatku kerja. Dan apa kalian tau hal bodoh apa yang mereka (polisi) rencanakan? Setelah mendengar cerita ku di dalam mobil tadi mereka sekarang memutuskan untuk mengajakku pergi ke tempat tinggalku untuk memeriksa kamar Daniel, mungkin sedikit bisa menemukan petunjuk disana itu alasan mereka. Aku tadi sempat berusaha menolak, bagiku itu sama saja bunuh diri dan aku tahu aku bukan tokoh utama dalam sebuah film zombie seperti yang telah aku tonton beberapa kali, namun mereka tetap memaksaku dan bilang akan melindungiku selama perjalanan. Hal bodoh apa ini sampai aku meng-iyakan nya.
Written using Diary for Android Smartphone
----------------------------------
Fri, 03.21 WIB 04042014
Aku di dalam sebuah supermarket, naas mobil kami tertabrak mobil lain yang melaju kencang melarikan diri dari bahaya para undead. Aku berbekal satu senapan, entah senapan apa ini, bahkan menggunakan senapan pun aku belum pernah. Aku menulis ini sambil bersembunyi dibawah meja kasir. Diluar sungguh bising klakson mobil, dentuman senjata api, teriakan dan semuanya membuat keringat dinginku keluar bercucuran. What must i do now?
Written using Diary for Android Smartphone
----------------------------------
(to be continued)
Index List :
"The File" : Part 2
"The File" : Part 3
"The File" : Part 4
The File : Survival Night (The file : Part 5)
The File : New Day (The File : Part 6)
The File : Second Tester (The File : Part 7)
The File : Ambiguous (The File : Part 8)
The File : The Truth (The File : Part 9)
The File : No Places To Hide (The File : Part 10)
The File : Part 11
The File : Final Part (It is done already?)
The Missing File : Past, Present or Future?
Opening Prologue
The Missing File #1 "Another Way"
The Missing File #2 "Who am I? (Albert Side)"
The Missing File #3 "The Real Hive (Alvin's Side)"
Kalo peminat bacanya banyak ane lanjutin gan, diharap ijo ijo nya


yang belom bisa
bantu
ya gan, jangan di 
Spoiler for Start The File:
![[Cerpen Fiksi] The File](https://dl.kaskus.id/www.inipic.com/pictures/b3e0d72758a3b3c4be3568efcf82ab7f.jpg)
Thru, 23.35 WIB 02042014
Akhirnya selesai juga nonton film durasi 100 menit yang 3 hari lalu baru saja aku copy dari laptop teman. Film bertemakan zombie yang semuanya adalah imajinasi belaka. Seru sih, tapi kalau dibilang kenyataan ya bisa jadi super seram.
Sekarang time to go bed, sudah selesai cuci muka, buang air kecil dan sikat gigi. Kamarku sih sempit, maklum hanya kamar sewa bulanan, sekitar ukuran 3 x 2,5 meter, dalamnya juga simple hanya ada 1 kasur lantai, lemari dan kipas angin dan tanpa tv, isinya juga berhamburan layaknya kamar pria pada umumnya, hahaha.
Disebelah kamarku tinggal sepasang gay couple yang hampir setiap malam kerjaannya ribut bertengkar, ada saja yang dibahas, bahkan bisa dibilang aneh, kalau sudah tidak cocok kenapa tetap tinggal bersama. Tapi tetap saja That’s not my bussiness hanya saja mengganggu ketenangan tetangga, hahaha komplain lagi saya.
Selamat malam semua...
Written using Diary for Android Smartphone
----------------------------------
Thru, 03.23 WIB 03042014
Terbangun dari tidur gara-gara kaget itu memang bikin sakit kepala, penyebabnya kamar sebelah tiba-tiba teriak keras, bisa ditebak ribut seperti biasanya.
Ah, biarlah sudah, tidur lagi aja nyaman...
Ada yang mau menemani saya tidur? Hihihi taarik selimut deh, see ya...
Written using Diary for Android Smartphone
----------------------------------
Thru, 07.14 WIB 03042014
Tidak biasanya saya menulis jurnal harian sampai 3 kali dalam semalam. Kalau bukan karena insiden ini juga tidak mungkin saya catat begini, di halaman ramai sekali, insiden pembunuhan, si pasangan gay meninggal salah satu tergeletak di halaman berlumuran darah, pasangannya seperti psikopat di dalam kamar diikat oleh orang-orang, kata pemilik kostsekarang polisi menuju kemari. mau mandi n berangkat kerja saya jadi was-was.
Sepertinya harus saya tulis terus nih jurnal biar jadi momen yang saya update lalu bisa dibaca ulang, siapa tau bisa jadi cerpen dan dikirim ke penerbit, jadi duit deh. Hahaha
Written using Diary for Android Smartphone
----------------------------------
Thru, 08.21 WIB 03042014
Lingkungan makin tidak kondusif, waktu saya hendak keluar gerbang terderngar teriakan lagi, kami semua mengira Daniel korban pembunuhan tadi sudah meninggal tapi salah satu saksi melihat dia bernafas, waktu di dekati pengurus kost malah beliau ikut digigit sampai berdarah-darah. Kok kesannya jadi kaya film zombie gini sih ya? Seram, antara mau berangkat kantor atau tidak deh ini jadinya.
Pengurus kost namanya bang Andi, dia sekarang sedang di rawat luka sama beberapa orang, terlihat terlalu banyak pendarahan dan sedang tidak sadarkan diri, semoga tidak terjadi hal buruk deh. Aminnn..
Written using Diary for Android Smartphone
----------------------------------
Thru, 13.17 WIB 03042014
Tumben beberapa kali dengar sirine mobil polisi dan ambulance lewat, tidak biasanya seperti ini. Barusan telepon driver operasional kantor bilang juga tidak ada demo, hanya saja beberapa ruas jalan macet dijaga beberapa petugaas keamanan. Bagaimana nanti jam 16.00 saya kan ada jadwal ketemu nasabah kantor, huh.
Written using Diary for Android Smartphone
----------------------------------
Thru, 20.15 WIB 03042014
Saya bersembunyi di basement kantor, yang saya fikirkan tadi pagi jadi kenyataan. Wabah seperti virus zombie mulai menyebar. Entah harus apa, jurnal ini saya buat agar seperti di film, saat saya harus menjadi bagian dari mereka setidaknya ada catatan yang bisa dibaca oleh penyelidik.
Disini sungguh gelap, semua listrik utama padam. Diluar terdengar letusan-letusan senapan. Aku hanya berbekal lampu blitz handphone untuk pencahayaan dan power bank untuk battery supply.
Aku pernah menonton beberapa zombie movie, diantaranya kebanyakan dikarenakan virus yang menyebar melalui peredaran darah melalui gigitan. Sasaran utama kepala, ya kepala mereka, mereka tidak dapat menggigit lagi jika kepalanya di hancurkan. Semoga setelah aku mengunggah file ini para aparat keamanan membacanya. Sejauh ini baru itu info yang bisa aku berikan. Aku harus mencari persembunyian yang lebih aman.
Written using Diary for Android Smartphone
----------------------------------
Thru, 22.11 WIB 03042014
Aku berada di dalam mobil polisi menuju kantornya, kurasa ini lebih aman, bersama 2 orang polisi, 1 orang mengemudi dan yang satunya baru saja selesai menanyaiku bermacam-macam pertanyaan. Setidaknya aku bisa bernafas sedikit lebih lega sekarang. Mereka belum tahu asal bermulanya semua ini, mirip seperti film zombie yang sering aku lihat, tidak ada kejelasan darimana semua berawal dan kami semua harus mencari tahu titik awalnya dan penanggulangannya. Wtf
Written using Diary for Android Smartphone
----------------------------------
Fri, 01.33 WIB 04042014
Aku selesai istirahat, lumayan sedikit mengembalikan energi, keadaan di luar makin genting, polisi terus berjaga di luar kantor, untungnya kawasan ini masih terhitung jauh dari pusat awal area tempatku kerja. Dan apa kalian tau hal bodoh apa yang mereka (polisi) rencanakan? Setelah mendengar cerita ku di dalam mobil tadi mereka sekarang memutuskan untuk mengajakku pergi ke tempat tinggalku untuk memeriksa kamar Daniel, mungkin sedikit bisa menemukan petunjuk disana itu alasan mereka. Aku tadi sempat berusaha menolak, bagiku itu sama saja bunuh diri dan aku tahu aku bukan tokoh utama dalam sebuah film zombie seperti yang telah aku tonton beberapa kali, namun mereka tetap memaksaku dan bilang akan melindungiku selama perjalanan. Hal bodoh apa ini sampai aku meng-iyakan nya.
Written using Diary for Android Smartphone
----------------------------------
Fri, 03.21 WIB 04042014
Aku di dalam sebuah supermarket, naas mobil kami tertabrak mobil lain yang melaju kencang melarikan diri dari bahaya para undead. Aku berbekal satu senapan, entah senapan apa ini, bahkan menggunakan senapan pun aku belum pernah. Aku menulis ini sambil bersembunyi dibawah meja kasir. Diluar sungguh bising klakson mobil, dentuman senjata api, teriakan dan semuanya membuat keringat dinginku keluar bercucuran. What must i do now?
Written using Diary for Android Smartphone
----------------------------------
(to be continued)
Quote:
Index List :
"The File" : Part 2
"The File" : Part 3
"The File" : Part 4
The File : Survival Night (The file : Part 5)
The File : New Day (The File : Part 6)
The File : Second Tester (The File : Part 7)
The File : Ambiguous (The File : Part 8)
The File : The Truth (The File : Part 9)
The File : No Places To Hide (The File : Part 10)
The File : Part 11
The File : Final Part (It is done already?)
The Missing File : Past, Present or Future?
Opening Prologue
The Missing File #1 "Another Way"
The Missing File #2 "Who am I? (Albert Side)"
The Missing File #3 "The Real Hive (Alvin's Side)"
Kalo peminat bacanya banyak ane lanjutin gan, diharap ijo ijo nya



yang belom bisa
bantu
ya gan, jangan di 
Diubah oleh UncloudedEyes 19-10-2014 20:43
anasabila memberi reputasi
1
12.8K
Kutip
158
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.7KThread•52.6KAnggota
Tampilkan semua post
TS
UncloudedEyes
#52
The File : Second Tester
Spoiler for The File : Second Teter ( Part 7 ):
Fri, 05.28 WITA 18042014
Species nya berubah, mereka berlari, berstrategi dan berfikir, bahkan saat berebut mangsa mereka sesekali dapat bertengkar, layaknya binatang.
Aku sekarang sudah bersama Kak Marlene, dia terpisah dari Sebastian saat perjalanan pulang untuk menemuiku. Clarissa belum ada kabar, semoga mereka bisa selamat dari ancaman baru ini.
Kata Kak Marlene beberapa dari species itu ada yang memiliki sulur mirip seperti Albert, bedanya keluar dari rongga mulut.
Beruntung aliran listrik di kota tidak padam, setidaknya cukup terang untuk berlari mencari persembunyian yang lebih aman.
Diluar bising, suara senapan dan pemberitahuan speaker untuk melakukan evakuasi diberitahukan berbagai pihak. Safe Zone ada di stadion kelabat.
Kami harus segera kesana, semoga Clarissa dan Sebastian juga langsung menuju stadion, signal telepon terputus semua, membuat ku kesulitan menghubungi mereka.
Written by Diary for Android Smartphone
----------------------
Fri, 08.32 WITA 18042014
Tidak mudah, mereka bukan lagi zombie di kota sebelumnya, fikirannya berjalan mereka dapat dapat mengejar dengan teknik tertentu, seperti memecah kaca dengan besi, menutup dan membuka pintu. Semua lebih mengerikan.
Bahkan tinggal jarak beberapa ratus meter saja dari stadion kami masih kesulitan kesana.
Aku tidak bisa menulis terlalu panjang, mereka terlalu cerdas untuk tetap mengejar.
Written by Diary for Android Smartphone
----------------------
Fri, 11.21 WITA 18042014
Lega rasanya, 3 gelas air mineral habis kuminum. Di dalam sini lebih terjaga, para aparat keamanan full penjagaan diluar sana. Lebih dari 700 orang berkumpul disini, dari yang sudah lanjut usia hingga yang masih anak-anak.
Kondisi di luar masih mengkhawatirkan, tapi kabar baiknya Sebastian sudah berada di dalam sini bersama kami, dia tadi menunggu di mulut gerbang masuk stadion. Clarissa? Entah bagaimana kabarnya.
Semua aman, menunggu beberapa helikopter menjemput kami dan membawa ke tempat lain yang mereka(aparat) janjikan sebagai tempat yang jauh lebih aman dan jauh dari wabah infeksi.
Written by Diary for Android Smartphone
----------------------
The File : Second Tester
Dan keadaan makin membingungkan, kenapa wabah infeksi bisa memasuki area Manado yang jelas sebelumnya sama sekali tidak ada ancaman. Alvin, Sebastian dan Marlene mencoba mencari informasi lebih.
“Clarissa?” Sebastian kaget ternyata Wanita berambut pirang itu sudah berada di dalam dekat toilet wanita yang bersebalahan dengan toilet pria.
“Sebastian, ternyata kau sudah disini, dimana Alvin dan Marlene?”
“Mereka ada di tribun tepat diatas toilet ini. Mungkin kau bisa bergabung bersama mereka agar tidak terpisah lagi”
“Baiklah aku akan kesana” Jawab Clarissa sambil berlalu.
Matahari mulai berwarna orange tua menandakan suasana yang lebih mencekam akan segera dimulai. Tembakan demi tembakan dan letusan masih terdengar bersautan di luar sana. Baru beberapa helikopter yang berhasil membawa penumpang dalam hitungan jari, jelas saja, helikopter bukan kendaraan angkutan umum. Perlu waktu yang lama untuk mambawa semua warga yang berjumlah ratusan.
Mereka berempat mencoba berebut giliran untuk menaiki helikopter jemputan, namun terlalu anarkis, semua menginginkan selamat diantara ratusan orang sangat sulit untuk berebut.
Jam di tangan Alvin menunjukkan pukul 20.53 Waktu Indonesia Tengah. Bintang dilangit serasa tak terlihat, asap mengepul di langit malam menjadikan suasana makin mendukung seluruh kekacauan yang ada.
“Sebaiknya kita kembali ke tribun, terlalu sulit untuk berebut helikopter diantara mereka semua” Saran Sebastian
Saat hendak kembali ke tribun Clarissa tersandung, sebuah kotak besi ringan terjatuh keluar dari tasnya dan terbanting di lantai persis tepat di depan tempat Sebastian duduk. Beberapa foto makhluk-makhluk aneh dan beberapa tube seperti sample darah tercecer keluar, salah satunya tertempel kode “Second Tester : Grain C”
Hah? Clarissa gan???

Diubah oleh UncloudedEyes 08-05-2014 13:23
0
Kutip
Balas