Kaskus

Food & Travel

kusumatour.comAvatar border
TS
kusumatour.com
Brahmavihara - Arama, Borobudur di Pulau Bali
Quote:

Brahmavihara - Aramamerupakan vihara terbesar di Bali dan vihara ini lebih dikenal dengan nama Wihara Buddha Banjar. Brahmavihara-Arama berlokasi di desa Banjar Tegeha yang termasuk wilayah kecamatan Banjar, kabupaten Buleleng dan berjarak sekitar 22 km sebelah barat Singaraja atau berjarak 11 km dari kawasan wisata Lovina. Dari ibukota Denpasar menuju vihara ini menempuh waktu lebih kurang dua jam atau berjarak sekitar 100 km, melalui jalan raya Denpasar-Bedugul-Singaraja.

Spoiler for "brahmavihara-arama":


Spoiler for "brahmavihara-arama":

Vihara ini berada pada daerah perbukitan desa Tegeha dengan suasana yang sepi dan tenang serta dapat melihat pemandangan langsung ke pantai Lovina. Selain itu, tidak jauh dari vihara ini juga terdapat obyek wisata BaliPemandian Air Panas Banjar. Dengan adanya kedua obyek wisata tersebut membuat vihara ini semakin dikenal dan sering dikunjungi wisatawan baik mancanegara maupun nusantara.

Brahmavihara-Arama mulai didirikan sekitar tahun 1969 dan selesai tahun 1970. Sedangkan pada tahun 1973 baru diresmikan penggunaannya sebagai vihara Buddha. Sebelumnya sudah berdiri vihara yang berlokasi di Pemandian Air Panas Banjar, yang pada saat itu pengikutnya (upcaka) sangat terbatas jumlahnya sekitar 25 orang. Vihara ini dibangun di atas tanah seluas lebih kurang satu hektar dan sedang diadakan perluasan untuk pembangunan candi Borobudur dalam bentuk mini di sebelah selatan vihara. Vihara ini secara garis besar terdiri dari 5 komplek yaitu :

1. Uposatha Gara, yang terletak di puncak sebelah barat yang merupakan sebuah ruangan yang nyaman dan tenang. Pada dinding-dindingnya terdapat pahatan panel kelahiran Sang Buddha dan di bagian tengahnya terdapat patung Sang Buddha dalam keadaan mencapai "Samma Sang Buddha" (Nirwana). Ruangan ini berfungsi untuk penasbihan para calon bikhu (bhiku samanera) yang merupakan tahap awal untuk mengikuti latihan tahap berikutnya. Di tempat ini pula para bhiku mengucapkan sumpah dan janji.

2. Dharmasala, terletak di sebelah timur yang merupakan tempat semacam ruang belajar. Di tempat ini para bhiku melakukan kebaktian, memberi khotbah, dan tempat ini berfungsi sebagai tempat melakukan aktivitas spiritual.
Spoiler for "brahmavihara-arama":


3. Stupa, terletak di sudut barat laut yaitu berupa bangunan yang bentuknya seperti lonceng raksasa di mana seluruh sisinya terbuat dari beton dengan relief yang sangat mengagumkan. Konon di dalam Stupa ini tersimpan benda-benda suci milik Sang Buddha, antara lain “relik” (sebuah benda yang berkilauan dan tahan api).
Spoiler for "brahmavihara-arama":


4. Pohon Bodi, berada di sudut barat daya yang merupakan bangunan yang terdapat pohon besar yaitu Pohon Bodi, di mana di sekitar pohon tersebut dihias dengan relief. Tempat ini merupakan simbul kemenangan Sang Buddha pada waktu beliau mencapai "Samma Sang Buddha" (kesempurnaan yang abadi). Di tempat ini umumnya setiap pengunjung melakukan meditasi terutama pada hari raya Waisak atau Asada.
Spoiler for "brahmavihara-arama":


5. Kuti, merupakan beberapa ruangan yang digunakan sebagai tempat tinggal para bhiku maupun para siswa yang sedang menuntut ilmu dan kadang kala tempat ini dipergunakan sebagai tempat latihan para bhiku.

Selain itu, di komplek vihara ini terdapat juga beberapa patung Buddha yang menghiasi setiap sudut taman ataupun ruangan. Di antaranya terdapat dua buah patung Buddha yang sangat menarik yaitu patung Parinirwana dan patung Buddha sebagai Buddha. Kedua patung tersebut terbuat dari perunggu yang dilapisi emas dan merupakan sumbangan dari Thailand dan Sri Lanka sekitar tahun 1977.
Spoiler for "brahmavihara-arama":


Spoiler for "brahmavihara-arama":


Spoiler for "brahmavihara-arama":


Spoiler for "brahmavihara-arama":


Spoiler for "brahmavihara-arama":

Masing-masing patung ini ditempatkan di dalam ruangan yang berbeda. Patung Parinirwana menggambarkan Sang Buddha dalam keadaan meditasi dengan mengosongkan raganya. Lalu patung Buddha sebagai Buddha menggambarkan Sang Buddha sedang mencapai kesempurnaan yang abadi. Sedangkan patung-patung lainnya yang terbuat dari batu padas dan beton, tersebar di taman dan menunjukkan adanya 31 alam kedudukan di luar Nirwana.

Vihara Brahma vihara Arama ini sempat menjadi buah bibir masyarakat Bali, di tahun 2008 karena patung dewi Kwan Im yang ada di vihara ini mengeluarkan air mata. emoticon-Takut

Brahma vihara Arama juga memiliki sebuah tiruan borobudur dengan 5 stupa di bagian puncak. Pada saat pada hari besar umat Budha, maka ribuan orang akan merayakan di tempat ini untuk melakukan sembahyang. Selain itu, Brahma Wihara Arama juga terkenal sebagai tempat meditasi untuk pencerahan. Hampir setiap hari tempat ini didatangi orang yang ingin mencapai ketenangan dan pencerahan lewat meditasi.
Diubah oleh kusumatour.com 08-05-2014 23:38
0
2.6K
4
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Domestik
Domestik
KASKUS Official
10.2KThread4.4KAnggota
Tampilkan semua post
k13mAvatar border
k13m
#1
Ahhh, jadi inget ama alm bhante Giri yang membangun vihara ini. Pertama diresmikan th 1976 olh gubernur tapi 6 hari kemudian vihara ini hancur karena gempa bumi, tapi bhante Giri dan para umat tidak menyerah, dibangun lagi vihara ini. Beliau pernah berujar, jika vihara ini selesai dibangun maka saatnya beliau meninggalkan dunia ini. Duh sedihnya mendengar kata2 itu, dan tgl 5 Januari 1997 beliau menghembuskan nafas terakhir di usia 70 tahun kurang 7 hari, nggak tau apakah saat itu vihara ini sudah selesai dibangun atau belum karena lokasinya luas jadi pembangunanya jga sedikit demi sedikit, (saya sendiri belum pernah kesana)
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.