TS
yasin91
Penulisan kata Insya Allah
mau tanya sama Ustadz kaskuser, penulisan kata Insya Allah yg baik itu seperti apa ? karena masih ada perdebatan dalam tata cara pengucapanya.

0
3.6K
5
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Education
23.3KThread•16.3KAnggota
Tampilkan semua post
aviep
#2
ane googling menemukan ini
“Jika ada yang menulis kata “INSYA ALLAH” dalam bahasa Arab begini “إنشاء الله”, berarti dia tidak faham bahasa Arab?”
Ya, memang. Ada dua tulisan “INSYA ALLAH” yang saya dapati dari beberapa orang. Beberapa kali di fesbuk saya dapati orang yang menulis INSYA ALLAH dengan begini “إنشاء الله”. Ada juga yang menulisnya begini “إن شاء الله”. Lalu, mana yang benar?
Untuk mengetahui yang benar, mari kita bahasa satu persatu.
“إنشاء الله” terdiri dari dua kata: “إنشاء” dan “الله”. Kalau kata “الله” tentu kita sudah tahu semua artinya. Lalu, bagaimana dengan kata “إنشاء”?
Kata “إنشاء” adalah MASHDAR dari FI’IL “أنشأ” yang artinya bisa: Membuat, Menciptakan, Mengatur, Menyusun, dll. (Lihat pengertian MASHDAR & FI’IL dalam ILMU NAHWU & SHOROF. Ada di KITAB FAHIMNA TINGKAT PEMULA)
Kalau sudah jadi mashdar, maka bisa diartikan: Pembuatan, Penciptaan, Pengaturan, Penyusunan, dll.
Nah, berarti tulisan INSYA ALLAH dengan “إنشاء الله” itu KELIRU. Yang benar adalah “إن شاء الله”.
“إن شاء الله” terdiri dari tiga kata: “شاء”, “إن”, dan “الله”. Masing-masing artinya “Jika”, “Menghendaki”, dan “Allah”. Jika disusun menjadi kalimat yang benar sesuai kaidah bahasa Indonesia, maka artinya adalah “Jika Allah menghendaki”. Dan inilah pengertinya INSYA ALLAH yang benar. Dan inilah penulisan yang betul.
Demikian saja. Wallahu a’lam.
Jakarta, Ahad 26 Jumadal Ula 1434 H/7 April 2013 M
Muhammad Mujianto Al-Batawie
“Jika ada yang menulis kata “INSYA ALLAH” dalam bahasa Arab begini “إنشاء الله”, berarti dia tidak faham bahasa Arab?”
Ya, memang. Ada dua tulisan “INSYA ALLAH” yang saya dapati dari beberapa orang. Beberapa kali di fesbuk saya dapati orang yang menulis INSYA ALLAH dengan begini “إنشاء الله”. Ada juga yang menulisnya begini “إن شاء الله”. Lalu, mana yang benar?
Untuk mengetahui yang benar, mari kita bahasa satu persatu.
“إنشاء الله” terdiri dari dua kata: “إنشاء” dan “الله”. Kalau kata “الله” tentu kita sudah tahu semua artinya. Lalu, bagaimana dengan kata “إنشاء”?
Kata “إنشاء” adalah MASHDAR dari FI’IL “أنشأ” yang artinya bisa: Membuat, Menciptakan, Mengatur, Menyusun, dll. (Lihat pengertian MASHDAR & FI’IL dalam ILMU NAHWU & SHOROF. Ada di KITAB FAHIMNA TINGKAT PEMULA)
Kalau sudah jadi mashdar, maka bisa diartikan: Pembuatan, Penciptaan, Pengaturan, Penyusunan, dll.
Nah, berarti tulisan INSYA ALLAH dengan “إنشاء الله” itu KELIRU. Yang benar adalah “إن شاء الله”.
“إن شاء الله” terdiri dari tiga kata: “شاء”, “إن”, dan “الله”. Masing-masing artinya “Jika”, “Menghendaki”, dan “Allah”. Jika disusun menjadi kalimat yang benar sesuai kaidah bahasa Indonesia, maka artinya adalah “Jika Allah menghendaki”. Dan inilah pengertinya INSYA ALLAH yang benar. Dan inilah penulisan yang betul.
Demikian saja. Wallahu a’lam.
Jakarta, Ahad 26 Jumadal Ula 1434 H/7 April 2013 M
Muhammad Mujianto Al-Batawie
0