Kaskus

Story

iamlaraAvatar border
TS
iamlara
My Name is LARA
Nama saya LARA.
Ketika genap usia 17 th, babe bilang " babe mimpi matahari di atas kepala babe mulai condong ke barat, it artinya umur babe mungkin cuma sampai setengah abad lebih sedikit"
Aku cuma bisa tersenyum " kenapa percaya sama mimpi babe, hidup mati manusia itu sudah di atur sama Tuhan, kenapa babe menyimpulkan seperti it? Jangan suka mendahului apa kehendak Tuhan"
" Kamu sudah dewasa sekarang Lara, hari ini kamu genap 17 th. Babe harap, mulai sekarang kita bisa bicara di satu meja. jangan pernah melempar babe sendal lagi ketika marah" Babe memeluk ku dan meninggalkan aku sambil tersenyum.
Jujur, itu adalah pelukan pertama babe setelah aku besar dan aku merasa nyaman sekali.



INDEX

FLASH BACK
Ketika Babe Bilang "HARUS KULIAH" Dan Mereka Bilang "JANGAN "
Om & Tante Pun Ternyata Sama Saja
Lara Sudah Pintar Tante
Bahkan Teman ku Pun Engga Suka Tante Tina
Ketika Kita Berada Di RS yang Sama Tapi Di Ruang Yang Berbeda
What kind Of Sister You Are
I Know You Are Very Desperate Babe
Tragedi Melempar Sendal Kembali Terulang
Sahur Bersama
Kebo Dan Septa
Teman Lebih Mengerti
Mereka sama Saja
Sabtu Pahing Itu Keras Kepala & Engga Bisa Di Atur
Cerita Babe
Semua Akan Baik- Baik Saja Tanpa Kalian
Ketika Sudah Tidak Punya Apa- Apa
Manja Pun Bisa Jadi Pembokat
Cukup Hanya 3 Th Saja
Touch Down Jogjakarta
Perfect Reunian
Meet Babe Big Family
Meet Old friend
New Job
Trimakasih
Suatu Saat Kamu Akan Merasakan Gimana Rasanya Membanggakan Orang Yang Salah
When I Feell I'am Is Idiot
Diubah oleh iamlara 17-03-2015 15:07
anasabilaAvatar border
bukhoriganAvatar border
bukhorigan dan anasabila memberi reputasi
2
20.8K
163
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread53.3KAnggota
Tampilkan semua post
iamlaraAvatar border
TS
iamlara
#79
Semua Akan Baik- Baik Saja Tanpa Kalian
Ini sudah hari ke 20 Babe masuk RS. Sebenernya transfusinya sudah selesai. Tapi karena dokter masih mau memeriksa paru- parunya, jadi babe engga boleh pulang. Kali ini Babe akan di jadwalkan pemeriksaan pembedahan. Karena di biopsi, di X - ray dan di USG penyakit paru- parunya masih meragukan. Apakah itu cairan atau itu daging tumbuh. Sementara babe engga merasakan keluhan apapu mengenai paru- paru nya.


" Bapak dulu perokok aktif ya ?" Tanya dokter nya babe
" Iya pak, Tapi sejak 5 tahun terakhir ini saya sudah berhenti "
" Berhenti merokok dalam waktu lima tahun itu belum bisa membantu recovery paru- paru akibat merokok 1 minggu pak, apa lagi bapak merokoknya lebih dari 30 th"
Babe memang dulu seorang perokok aktif. Bahkan bisa habis 2 bungkus rokok dalam sehari. Pokoknya seperti kereta uap deh pokok nya dulu.

Jam 12 malam ketika aku sampe kamar babe, aku ngelihat banyak banget mkanan di meja. Aku heran, Siapa yang bawa makanan, dan buah- buahan itu. Aku sebenernya pengen tanya sama babe itu dari siapa tapi aku engga enak bangunin babe.

Paginya sebelum sempet nanya babe cerita kalau itu dari sodaranya babe.
" Kemaren Sore budhe Diyah, Budhe Atik, Om Sum & Om Totok datang "
" Ngapain mereka?"
" Nengokin babe, Mereka tanya kok sekarang engga pernah ngabarin kalo babe masuk RS "
" Trus babe jawab apa? "
" Babe bilang engga mau ngerepotin. Lagian sudah ada kamu yang pinter jagain. Jadi buat apa minta tolong sama orang lain. kalo masih bisa sendiri, Mereka juga ngasih uang babe Ra, Ini uang nya babe kasih. Terserah kamu mau apain "
Aku terima uang nya dari babe. Aku diem aja.
" Babe tau kamu kurang suka kan? Tapi kalo kamu mau itui bisa buat tambah- tambah biaya RS babe. Kalo engga ya terserah mau di apain. "
" Kalo Lara kembaliin gapapa kan Be, Lara engga mau utang budi sama mereka."
" Terserah Lara, Tapi babe cuma berpesan waktu ngembaliin uang itu, kamu harus memakai kata- kata yang pas. jangan sampai menyakitin hati mereka. "
" Iya Be "

Pagi itu, aku langsung minta ijin buat libur kerja. Alasan nya karena ada urusan keluarga. untung bos ku bisa mengerti. Aku pulang dan ke rumah budhe Diyah. Ternyata disana lagi rame. Entah ada acara tapi sodaranya babe baru ngumpul.

Aku langsung di sambut hangat sama Om Totok.
" Hei Lara, Kebetulan nih, lagi ngumpul ayo masuk."
Aku mengikuti om Totok dan duduk di antara sodaranya babe.
" Kebetulan Ra, ada yang mau budhe dan om bicarain sama kamu? " kata budhe diyah
" kebetulan juga ada yang mau Lara bicarakan sama kalian "
" Ra, Kita mau minta maaf karena kejadian di RS waktu itu. Dan kita mau tau tentang keadaan babe kamu ra," Kata budhe diyah lagi
" Sudah sayaa maafkan budhe, Babe baik- baik saja. "
" Sebenernya babe kamu sakit apa ra? Kita sebenernya sangat kawatir sam keadaan babe kamu yang sakit bertahun- tahun tapi engga sembuh- sembuh juga " Tanya Budhe atik
" Babe baik- baik saja budhe, Dan kalian engga perlu kawatir, apa lagi kawatir di mintai bantuan untuk jagain babe. Karena Lara engga akan pernah minta bantuan kalia. Lara masih punya banyak temen yang mau bantu "
" Kenapa kamu ngomongkaya gitu lara?! Kamu sudah engga menganggap kami sebagai sodara nya babe kamu?!"
" Bukanya malah kebalikan nya om. Bukanya kalian yang udah ngebuang babe? Dimana kalian waktu babe di vonis sakit? Dimna kalian waktu babe butuh kalia? Kalian engga mau bantu kan? Kalian nyalahin Lara kan? Kalian meng underestimate kan Lara kan? Bukanya kalian takut di mintain uang? sampe istri om sum menutup pintu rumah waktu babe lewat depan rumah, padahal babe engga niatan mampir, sampe istri om Totok nyuruh jangan sering- sering pulang takut di mintain uang. sampe Suami tante atik ngamuk karena mau pinjam uang 600 rb aja. Sampe budhe diyah pun marahin Lara?!!!"
" Lara kamu diam, kamu anak kecil yang engga tau apa- apa? " Bentak budhe diyah
" Lara memang anak kecil budhe, Tapi lara tau semua nya dari babe. Babe cerita semua ke lara. Tentang kalian yang bisa sukses karena kerja keras babe. Lara cuma heran sama kalian,. kenapa kalian engga bisa sedikit care sama babe. Bhkan kalian engga bisa mendidik istri- istri dan suami kalian. Padahal uang untuk biaya nikah kalian dan bikin rumah itu dari babe. Uang buat biaya pendidikan kalian itu dari babe. Harusnya kalian sadar kalo tanpa babe kalian engga bisa sesukses ini. "
" Lara Cukup " Bentak Tante Atik
" Ini Lara kembalikan uang yang kalian kasih ke babe semalem, Lara belum butuh uang itu. Kaya nya kalian yang lebih butuh untuk biaya hidup kalian. karena sekarang sudah engga ada yang kalian andalkan untuk menopang kekurangan uang kalian. Trus satu lagi. Lara akan buktikan kalau babe akan baik- baik saja tanpa kehadiran kalian!!!"

Aku letak kan uang nya di meja trus meninggalkan mereka dan engga peduli kalau mereka marah atau gimana. Aku cukup lega setelah men skakmat mereka saat itu. aku sebenernya engga mau ngungkit- ungkit apa yang sudah babe berikan. Tapi aku cuma mau mereka terbuka mata nya.

Babe, Lara janji, tanpa mereka, Lara bisa mencukupi kebutuhan babe emoticon-Smilie
Diubah oleh iamlara 30-04-2014 15:52
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.