- Beranda
- Stories from the Heart
CINTA (Cerita Indah Namun Tiada Arti)
...
TS
dingdingding
CINTA (Cerita Indah Namun Tiada Arti)
Halo para reader yang budiman.
Gw Pengen Share sedikit sebuah cerita, bisa dibilang sebuah pengalaman.
Mohon bimbingannya jika ada salah ketik(typo) atau kata-kata yang tidak berkenan. (curahkan saja di postingan bawah, atau PM juga boleh). Saya juga masih belajar dalam membuat Thread dan Cerita yang baik dan benar. Masih membutuhkan saran serta kritik dari kiri kanan. Darimana lagi kalau bukan dari agan-agan ini .
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Aku sudah mulai lupa
Saat pertama rasakan lara
Oleh harapan yang pupus
Hingga hati cedera serius
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Lama tak ku dengar tentangnya
Yang paling dalam tancapkan luka
Satu hal yang aku tahu
Terkadang dia juga rindu
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Perkenalkan nama gw Hendra. Biasa dipanggil Hen atau ndra sama orang-orang sekitar gw.
Tapi Nenek ama Kakek gw mangil gw gundul(soalnya pas ane kecil katanya rambutnya ga tumbuh-tumbuh)
(skip)
Cerita ini adalah sebuah cerita saat gw masih sekolah jaman dahulu kala saat gw masih muda (sekarang gw udah tua)
Cerita ini dimulai saat gw mulai memasukin satu tingkat diatas SMP. Untuk yang lain mungkin menyebutnya SMA atau SMU. Tapi gw bukan! Gw SMK (Sekolah Mengenah Kejuruan)
sama aja ya 
Sedikit tentang masa SMP gw. Semua bermulai dari sini
Gw melirik ke belakang tempat duduk gw. Melihat meta dengan muka datar alias biasa-biasa aja ( padahal selama 1 tahun ini gw mengagumi dia, buat ngobrol aja jarang banget kalo ga perlu-perlu amat, itu juga palingan nanya tentang pelajaran atau minjem tip-x
). Meta pun mengeluarkan jurus ampuh seampuh-ampuhnya (senyumannya yang……… ah sudahlah). Lalu gw membalasnya dengan senyuman gw yang ga kalah manis
(padahal udah keringet dingin)
Gatau gw kalo deket cewe bawaannya grogi, ga berani, padahal tampang gw lumayan ganteng ga culun-culun amat sih buat anak SMP
(ngigo)
Meta pun pergi meninggalkan kelas bersama temannya. Disni gw berfikir, (ah ga mungkin cewe secantik meta bisa suka juga ama gw, pinter kaga, gaul kaga, tapi muka kaga jelek-jelek amat (ngigo lagi)
Gw diem aja di kelas liatin temen-temen yang lain ngobrol sambil dengerin lagu dari Walkman gw (jaman gw Walkman gan, belum ada ipod atau music player yang lain, waktu itu yang punya HP juga belum terlalu banyak, dan masih didominasi oleh Nok*a). Tiba-tiba gw ngeliat ada seorang cewe di depan pintu kelas liatin gw, mereka bertiga, cengar cengir sambil dorong-dorongan
Gw bingung, karena mereka ngeliatin kearah gw, dan sekitar gw ga ada siapa-siapa, lalu gw samperin dah tu cewe-cewe. Cari siapa ya dek (keliatan mereka adik kelas gw, soalnya masih imut-imut gimana gitu
.
Cover dari agan armstrongzone
Ebook Part 1-110 dari agan TheSain007

Gw Pengen Share sedikit sebuah cerita, bisa dibilang sebuah pengalaman.
Mohon bimbingannya jika ada salah ketik(typo) atau kata-kata yang tidak berkenan. (curahkan saja di postingan bawah, atau PM juga boleh). Saya juga masih belajar dalam membuat Thread dan Cerita yang baik dan benar. Masih membutuhkan saran serta kritik dari kiri kanan. Darimana lagi kalau bukan dari agan-agan ini .
Quote:
Q: Real story gan?
A: Iya gan, real story ditambah sedikit bumbu mas*ko
Q: Mau kepo boleh ga gan?
A: Kepo boleh, selama ane mau jawab pasti ane jawab, kalo ga ane jawab berarti privacy, asal ga OOT aja
Q: Share Photonya dong gan
A: No No No No
(rules)
A: Iya gan, real story ditambah sedikit bumbu mas*ko

Q: Mau kepo boleh ga gan?
A: Kepo boleh, selama ane mau jawab pasti ane jawab, kalo ga ane jawab berarti privacy, asal ga OOT aja

Q: Share Photonya dong gan

A: No No No No
(rules)===============================================================
Special Thanks too
Allah SWT Karena masih memberikan ane umur sampe sekarang dan bisa membuat cerita ini
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kaskus ( www.kaskus.co.id)
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Semua Reader, baik yang Posting, Rate 5's Star, kasih Cendol serta SR sekalipun
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Thanks sebanyak-banyaknya untuk barisan para Mantan gw. Tanpa kalian, cerita ini takkan pernah lahir
===============================================================

Special Thanks too
Allah SWT Karena masih memberikan ane umur sampe sekarang dan bisa membuat cerita ini
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kaskus ( www.kaskus.co.id)
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Semua Reader, baik yang Posting, Rate 5's Star, kasih Cendol serta SR sekalipun
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Thanks sebanyak-banyaknya untuk barisan para Mantan gw. Tanpa kalian, cerita ini takkan pernah lahir
===============================================================

================================================================
Mungkin lagu ini adalah Soundtrack yang paling pas untuk kisah gw ini
[Recommended To Buffer buat yang sering Patah Hati
]
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Mungkin lagu ini adalah Soundtrack yang paling pas untuk kisah gw ini
[Recommended To Buffer buat yang sering Patah Hati
]The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Spoiler for Lirik:
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Aku sudah mulai lupa
Saat pertama rasakan lara
Oleh harapan yang pupus
Hingga hati cedera serius
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Lama tak ku dengar tentangnya
Yang paling dalam tancapkan luka
Satu hal yang aku tahu
Terkadang dia juga rindu
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Spoiler for Part 1:
Perkenalkan nama gw Hendra. Biasa dipanggil Hen atau ndra sama orang-orang sekitar gw.
Tapi Nenek ama Kakek gw mangil gw gundul(soalnya pas ane kecil katanya rambutnya ga tumbuh-tumbuh)
(skip)Cerita ini adalah sebuah cerita saat gw masih sekolah jaman dahulu kala saat gw masih muda (sekarang gw udah tua)

Cerita ini dimulai saat gw mulai memasukin satu tingkat diatas SMP. Untuk yang lain mungkin menyebutnya SMA atau SMU. Tapi gw bukan! Gw SMK (Sekolah Mengenah Kejuruan)
sama aja ya 
Sedikit tentang masa SMP gw. Semua bermulai dari sini
Quote:
Saat itu pagi hari, para siswa-siswi berumur belasan tahun menggunakan seragam biru putih lalu lalang di dalam sempitnya koridor kelas tanpa belajar. Kenapa tanpa belajar? Karena Kami sudah menyelesaikan yang namanya UAN (Ujian AKhir Nasional) tingkat SMP.
Gw yang waktu itu bukanlah siswa yg berprestasi di kelas apalagi di sekolah hanya bisa harap-harap cemas saat menunggu pengumuman kelulusan yang akan disampaikan lewat POS (sekarang masih lewat POS ga sih gan? Gw ga tau
)
Semua tampak bergembira karena telah melewati 3 hari yang mendebarkan (menurut gw
)
Dan akhirnya gw memutuskan untuk pergi ke GOR sekolahan yang cukup luas (BTW SMP gw adalah SMP negeri yang lumayan favorit di kota Bandung yang terletak di dekat terminal dan dekat dengan pusat kota Bandung) . Setelah sampai di GOR, gw lihat ada sohib gw sedang bermain basket, Dia bernama Yoga.
Gw melambaikan tangan, dia melihat gw sambil mengangkat dagunya seolah berkata “Oi”
Beberapa menit kemudian Yoga nyamperin gw (percakapan dalam Bahasa sunda, gw ceritakan dalam Bahasa Indonesia aja biar agan-agan ngerti)
Gw pun kembali ke kelas sambil membawa perasaan ga enak ini , Antara senang dengan selesainya hari-hari mendebarkan ujian nasional dan menunggu kelulusan.
Sesampainya di kelas, gw duduk di kursi biasanya di posisi palingan tengah . ya dua buah kursi yang gw duduki bersama yoga selama 1 tahun kebelakang (sekolah gw tiap naik pindah-pindah ruangannya)
Dan dibelakang gw ada seseorang yang gw kagumi sejak pertama bertemu sekitar 1 tahun yang lalu, wanita itu bernama Meta. Gadis berparas cantik, rambut sebahu dan di urai, mempunyai kulit yang putih, mulus, gigi gingsulnya dan tentunya senyumnya yang………. Ah sudahlah, bisa lemes agan-agan kalo liat
(skip)
Gw yang waktu itu bukanlah siswa yg berprestasi di kelas apalagi di sekolah hanya bisa harap-harap cemas saat menunggu pengumuman kelulusan yang akan disampaikan lewat POS (sekarang masih lewat POS ga sih gan? Gw ga tau
) Semua tampak bergembira karena telah melewati 3 hari yang mendebarkan (menurut gw
)Dan akhirnya gw memutuskan untuk pergi ke GOR sekolahan yang cukup luas (BTW SMP gw adalah SMP negeri yang lumayan favorit di kota Bandung yang terletak di dekat terminal dan dekat dengan pusat kota Bandung) . Setelah sampai di GOR, gw lihat ada sohib gw sedang bermain basket, Dia bernama Yoga.
Gw melambaikan tangan, dia melihat gw sambil mengangkat dagunya seolah berkata “Oi”
Beberapa menit kemudian Yoga nyamperin gw (percakapan dalam Bahasa sunda, gw ceritakan dalam Bahasa Indonesia aja biar agan-agan ngerti)
Quote:
Yoga: Kenapa lu belum pulang?
Gw : Bentar lagi yog, Yog ntar mau ke SMA mana?
Yoga : Belum tau lah, lulus aja belum jelas. Hahaha (dia ketawa dengan santainya
)
Gw: Dasar bego!, gw deg deg an gini , lu malah ngomong belum tentu lulus atau engganya.
Yoga: hahaha, lagian ngapain diambil pusing, kita sudah berusaha, biarlah yang di Atas dan Dinas pendidikan yang mengatur
Gw: hahaha, iya juga sih. Tapi gw ko deg-degan ya yog
Yoga: Santai ajalah, eh gw mau main lagi nih, lu mau main ga?
Gw: Ga lah, gw mau ke kelas aja nyamperin anak-anak
Yoga: OK dah, Sip
Gw : Bentar lagi yog, Yog ntar mau ke SMA mana?
Yoga : Belum tau lah, lulus aja belum jelas. Hahaha (dia ketawa dengan santainya
)Gw: Dasar bego!, gw deg deg an gini , lu malah ngomong belum tentu lulus atau engganya.
Yoga: hahaha, lagian ngapain diambil pusing, kita sudah berusaha, biarlah yang di Atas dan Dinas pendidikan yang mengatur

Gw: hahaha, iya juga sih. Tapi gw ko deg-degan ya yog

Yoga: Santai ajalah, eh gw mau main lagi nih, lu mau main ga?
Gw: Ga lah, gw mau ke kelas aja nyamperin anak-anak
Yoga: OK dah, Sip
Gw pun kembali ke kelas sambil membawa perasaan ga enak ini , Antara senang dengan selesainya hari-hari mendebarkan ujian nasional dan menunggu kelulusan.
Sesampainya di kelas, gw duduk di kursi biasanya di posisi palingan tengah . ya dua buah kursi yang gw duduki bersama yoga selama 1 tahun kebelakang (sekolah gw tiap naik pindah-pindah ruangannya)
Dan dibelakang gw ada seseorang yang gw kagumi sejak pertama bertemu sekitar 1 tahun yang lalu, wanita itu bernama Meta. Gadis berparas cantik, rambut sebahu dan di urai, mempunyai kulit yang putih, mulus, gigi gingsulnya dan tentunya senyumnya yang………. Ah sudahlah, bisa lemes agan-agan kalo liat
(skip) Gw melirik ke belakang tempat duduk gw. Melihat meta dengan muka datar alias biasa-biasa aja ( padahal selama 1 tahun ini gw mengagumi dia, buat ngobrol aja jarang banget kalo ga perlu-perlu amat, itu juga palingan nanya tentang pelajaran atau minjem tip-x
). Meta pun mengeluarkan jurus ampuh seampuh-ampuhnya (senyumannya yang……… ah sudahlah). Lalu gw membalasnya dengan senyuman gw yang ga kalah manis
(padahal udah keringet dingin)
Gatau gw kalo deket cewe bawaannya grogi, ga berani, padahal tampang gw lumayan ganteng ga culun-culun amat sih buat anak SMP
(ngigo)Meta pun pergi meninggalkan kelas bersama temannya. Disni gw berfikir, (ah ga mungkin cewe secantik meta bisa suka juga ama gw, pinter kaga, gaul kaga, tapi muka kaga jelek-jelek amat (ngigo lagi)
Gw diem aja di kelas liatin temen-temen yang lain ngobrol sambil dengerin lagu dari Walkman gw (jaman gw Walkman gan, belum ada ipod atau music player yang lain, waktu itu yang punya HP juga belum terlalu banyak, dan masih didominasi oleh Nok*a). Tiba-tiba gw ngeliat ada seorang cewe di depan pintu kelas liatin gw, mereka bertiga, cengar cengir sambil dorong-dorongan

Gw bingung, karena mereka ngeliatin kearah gw, dan sekitar gw ga ada siapa-siapa, lalu gw samperin dah tu cewe-cewe. Cari siapa ya dek (keliatan mereka adik kelas gw, soalnya masih imut-imut gimana gitu
.Quote:
Cewe1: kaka namanya ka Hendra kan?
Quote:
Original Posted By Jadwal Update
Senin - Sabtu : Malam antara jam 18.00 - 22.00
Minggu : Malam jam 22.00 -
*note : Kalo saya ga apdet, berarti saya lagi galau
TerimaKasih
Senin - Sabtu : Malam antara jam 18.00 - 22.00
Minggu : Malam jam 22.00 -
*note : Kalo saya ga apdet, berarti saya lagi galau

TerimaKasih

Spoiler for INDEX I:
Quote:
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Part 7
Part 8
Part 9
Part 10
Part 11
Part 12
Part 13
Part 14
Part 15
Part 16
Part 17
Part 18
Part 19
Part 20
Part 21
Part 22
Part 23
Part 24
Part 25
Part 26
Part 27
Part 28
Part 29
Part 30
Part 31
Part 32
Part 33
Part 34
Part 35
Part 36
Part 37
Part 38
Part 39
Part 40
Part 41
Part 42
Part 43
Part 44
Part 45
Part 46
Part 47
Part 48
The Power Of Putih Abu Abu
Part 49
Part 50
Part 51
Part 52
Part 53
Part 54
Part 55
Part 56
Part 57
Part 58
Part 59
Part 60
Part 61
Part 62
Part 63
Part 64
Part 65
Part 66
Part 67
Part 68
Part 69
Part 70
Part 71
Part 72
Part 73
Part 74
Part 75
Part 76
Part 77
Part 78
Part 79
Part 80
Part 81
Part 82
Part 83
Part 84
Part 85
Part 86
Part 87
Part 88
Part 89
Part 90
Part 91
Part 92
part 93
Part 94
Part 95
Part 96
Part 97
Part 98
Part 99
Part 100
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Part 7
Part 8
Part 9
Part 10
Part 11
Part 12
Part 13
Part 14
Part 15
Part 16
Part 17
Part 18
Part 19
Part 20
Part 21
Part 22
Part 23
Part 24
Part 25
Part 26
Part 27
Part 28
Part 29
Part 30
Part 31
Part 32
Part 33
Part 34
Part 35
Part 36
Part 37
Part 38
Part 39
Part 40
Part 41
Part 42
Part 43
Part 44
Part 45
Part 46
Part 47
Part 48
The Power Of Putih Abu Abu
Part 49
Part 50
Part 51
Part 52
Part 53
Part 54
Part 55
Part 56
Part 57
Part 58
Part 59
Part 60
Part 61
Part 62
Part 63
Part 64
Part 65
Part 66
Part 67
Part 68
Part 69
Part 70
Part 71
Part 72
Part 73
Part 74
Part 75
Part 76
Part 77
Part 78
Part 79
Part 80
Part 81
Part 82
Part 83
Part 84
Part 85
Part 86
Part 87
Part 88
Part 89
Part 90
Part 91
Part 92
part 93
Part 94
Part 95
Part 96
Part 97
Part 98
Part 99
Part 100
Spoiler for INDEX II:
Quote:
Cover dari agan armstrongzone
Spoiler for :
Ebook Part 1-110 dari agan TheSain007
Spoiler for :
Diubah oleh dingdingding 13-01-2016 21:01
junti27 dan 12 lainnya memberi reputasi
13
1.9M
Kutip
5.1K
Balasan
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.9KThread•53.9KAnggota
Tampilkan semua post
TS
dingdingding
#1025
Spoiler for Part 77:
Quote:
Lia: hahahahaha, pah pah
Papah Lia: apa li?
Gw:

Lia: kata hendra papah ganteng
Gw:

Papah Lia: ah bisa aja, hahahaha dasar anak muda
Gw: hehehe

Lia:

Gw: ih bikin malu aja lah

Lia: hehehe, daripada aku bilangin muka papah aku kaya preman?

Gw:
Ya jangan 
Lia: pah pah
Papah Lia: apa lagi li?
Gw:

Lia: gak jadi

Papah Lia: ah ada-ada aja

Gw:

Kita berempat pun berjalan ke arah mobil lia. Setelah memasukkan semua barang-barang ke bagasi belakang. Mobil pun berjalan, menuju rumahnya lia, gw duduk di depan, cuma bisa bengang-bengong dengerin lia ngobrol dengan mamahnya.
Quote:
Mamah Lia: eh li mamah laper deh kayanya
Lia: mbok di rumah pasti masak kok mah
Mamah Lia: tapi mamah pengen baso yang waktu itu. Dimana mamah lupa
Lia: ohh, mau ? pah mau?
Papah Lia: papah gak mau, mamah kamu aja tu
Lia: ( noel-noel tangan gw ) mau gak ? ( bisik-bisik )
Gw: hah?

Lia: baso
Gw: gak ah, kenyang ( emang sebenernya gak laper, tapi lebih ke arah gerogi
)Lia: yaudah kesana dulu bentar ya pah?
Papah lia: iya ( sambil mencet-mencet HP nya )
Mobil pun di belokan ke kiri, ke arah cihampelas lalu berhenti di sebuah rumah makan yang terkenal dengan basonya ( namanya lupa ) Kita semua pun turun, mamah lia dan lia pergi memesan, sedangkan gw duduk dengan bokapnya lia yang lebih kelihatan cape dan ingin beristirahat dibandingkan makan. Kita saling berdiam diri sampai akhirnya
Quote:
Papah Lia: rumah nya dimana ndra?
Gw: di cibaduyut om

Papah Lia: oh yang banyak sepatunya itu ya. Dimananya?
Gw: di Komplek Ta**n Cib****t In**h om
Papah Lia: oh hahaha, gak tau om
Gw:

Papah Lia: beda sekolah ya ama lia? kok bisa ketemu gitu?
Gw: iya dulu waktu lagi main, temen saya ngenalin lia ke saya om

Papah Lia: siapa?
Gw: selvia sama putri om
Papah Lia: oh mereka, temen lia pas SD ya? dulu mereka berdua suka main di rumah om, sama mamah-mamahnya juga. Mamahnya lia temenan sama mamahnya mereka.
Gw: ohhh ( ngangguk-ngangguk doang )
Lia: huhh panas

Mamah Lia: iya panas

Papah Lia: halah kalian berdua manjanya minta ampun
Mamah lia: kan emang cape pah
Papah Lia: papah gak cape tuh, ga kepanasan juga, ya kan ndra
Gw: iya ( soalnya kita duduknya deket pintu
)Lia: kita kan dari sana ya mah, panas ( nunjuk tempat memesan baso )
Papah lia: halah alesan aja kamu. Udah makan langsung pulang ya, papah cape banget
Mamah lia: pengen shoping dulu pah di atas ah
Papah lia: enggak
Mamah Lia: pah

Papah Lia: enggak
Lia: papah

Gw: ( geleng-geleng doang, keluarga yang harmonis
)Akhirnya para wanita mengalah, lelaki memang harus teguh pendirian nya jadi pemimpin
. Akhirnya baso datang, 3 mangkokQuote:
Lia: nih makan

Gw: kan gak pengen makan

Lia: ih udah dipesenin

Mamah lia: iya ndra, jauh-jauh nganterin lia, makan dulu
Papah lia: mah, nyobain dong
Mamah lia: nih, fuhhh fuhhh fuhhh aaaa ( niup baso )
Papah lia: ammmm hmmmm enak juga
Lia:

Gw:

Mamah lia: lagi pah?
Papah lia: mana?
Mamah lia: fuhhh fuhhh fuhhh aaaa ( niup baso )
Papah lia: ammmm
Gw:

Lia:

Gw: romantis ya mamah papah kamu ( bisik-bisik )
Lia: iya gak tau, biasanya juga gak kaya gitu

Papah lia: hey lia, ngapain liatin papah kaya gitu, udah cepetan abisin papah pengen pulang
Lia: hahahaha,

Gw:

Keluarga lia walaupun papahnya mukanya keliatan galak aka sangar
tapi ternyata gak galak-galak amat, badannya emang tinggi gede, tapi ya gitulah
. Gw makan juga sebenernya ogah-ogahan, lagi gak laper-laper banget, tapi akhirnya abis juga
Setelah selesai makan baso, lia dan mamahnya masih saja merengek pengen shoping. tapi papahnya kayanya udah bulat dengan pengen pulang, akhirnya mereka berdua cemberut di dalam mobil sampe ke rumah
.Sesampainya di rumah, barang-barang dikeluarkan dan dibantu si mbok serta supir papahnya lia. Mereka berdua lalu masuk ke dalam rumah.Quote:
Gw: aku pulang langsung ya ( bisik-bisik )
Lia: iya tapi pamit dulu ya
Gw: hu uh
Gw pun masuk ke dalam, mengambil tas yang berisikan baju dan buku-buku gw lalu mendekati orang tua lia yang sedang duduk-duduk
Quote:
Gw: om pulang dulu

Papah Lia: langsung pulang aja? makasih ya ndra
Gw: iya om ( lalu mencium tangannya ) , tante pulang dulu
Mamah lia: iya ati-ati ya, makasih ya
Gw: iya

Lia: bentar nganterin hendra dulu ke depan

Gw: gak usah di anterin, aku sendiri aja. kasian juga kamu cape
Lia: beneran ? yaudah sampe depan rumah aja
Gw: yaudah yukk
Sesampainya di depan rumah
Gw: pulang dulu ya yank

Lia: iya ati-ati ya, makasih ya

Gw: iya sama-sama. dadah

Lia: dadah
nanti sms kalo udah sampeGw: iya

Setelak agak jauh gw menengok ke belakang
Lia: jangan lupa sms ( teriak-teriak dari rumahnya )
Gw: ( ngangguk-ngangguk )
Lalu setelah agak jauh lagi gw melihat ke belakang lagi, si lia masih berdiri di depan rumahnya
Lia: ( dadah-dadah )
Gw: ( dadah-dadah juga
)Akhirnya gw berbelok, agak jauh sih sebenernya buat menuju jalan raya
Gw pun naik angkot,hari sudah mulai gelap. Sesampainya di rumah, gw langsung rebahan di kasur, pegel pinggang gw
Lalu gw mengeluarkan HP dari kantong celana dan meng sms lia. Quote:
Gw: aku udah sampe
Lia: iya, jangan lupa mandi. makasih ya yank
Gw: iya bentar lagi . Iya sama-sama
Gw pun pergi mandi, lalu ganti baju. Seperti biasa smsan dengan lia, kadang dengan putri. SMS an dengan putri biasa-biasa aja, cuma nanya lagi apa? kadang dia send all sms ( jaman gw dulu ada send all sms, agan ngalamin? ) gw diemin aja
Lia juga jauh lebih sering telepon dibandingkan sms. Kadang sampe gw udah ngantuk banget dia selalu aja ngomong di HP nya, mau tidur gak enak, ya gw dengerin aja. Kadang juga gw ketiduran, dan pagi-paginya HPnya udah mati abis batre, pas di cas, dinyalain, masuk sms penuh dengan omelan
Hari-hari gw seperti biasa lagi, sekarang gw agak takut kalo ke rumahnya lia, soalnya ada ortunya
Lia lebih sering ngabisin waktunya bareng gw, gak tiap hari emang dia ke sekolah gw, kadang kita ketemuan dimana, buat jalan-jalan nemenin dia. Sampai suatu hari gw dikenalin sama temen-temen sekolahannya lia. Mereka semuanya sebenernya biasa-biasa aja. sama seperti gw anak pelajar biasa, dengan aktifitas yang sama seperti biasa. Nongkrong dan kadang di antara mereka ada yang ngeroko. Lia juga ngeroko, tapi udah hampir gak terlalu sering selama jadian ama gw, biasanya sih di mobil dia ngeroko. Gw cuma bisa diem aja, toh itu hak dia. Pergaulan lia termasuk pergaulan yang sehat, temen-temennya juga sebenernya baik, kebanyakan memang anak nakal, tapi lia gak mau ikut-ikutan, dan mereka juga ngerti dan gak mau maksa lia buat ikut-ikutan. Cowo-cowonya rata-rata ya gitu deh
. Dan cewe-cewenya
. Temen-temen liat bisa dibilang cantik-cantik semua. Yang gw inget dulu, dia punya genk, 5 atau 6 orang gw gak tau, yang jelas mereka cantik semua. tapi cuma sebatas genk kumpul aja ( kata lia ) gw gak tau deh genk apaan. Sampai suatu hari gw diajak sama lia buat main ke rumahnya. Gw pun mengiyakannya. Hari ini hari sabtu, malam minggu, bisa dibilang ini adalah malam minggu pertama gw ngapelin lia dan ngapelin orang tuanya
. Setelah pulang sekolah gw langsung pulang ke rumah, mandi, makan lalu ganti baju dan pergi ke rumah lia dengan menggunakan angkot. Awalnya gw mau dijemput lia di depan komplek rumah gw, tapi gw bilang ga usah, tapi dasar anaknya yang keras kepala, gw malah di sms, katanya dia nunggu di jalan, di sekitaran RS Ima**el . Gw yang sedang berada di angkot pun mencari-cari mobil lia di setiap pinggir jalan, sampai dari jauh gw akhirnya bisa melihat mobil lia. Lalu gw turun dan berjalan mendekati mobilnya, karena gw sudah hafal dengan plat nomornya 
Quote:
Gw: tok tok tok ( pintu kaca mobil gw ketok )
Lia: eh ayank? ngagetin aja

Gw: lah ngapain sih pake jemput-jemput segala, kan udah dibilangin gak usah
Lia: masuk dulu sini ( membuka pintu mobilnya )
Gw: he emm ( lalu gw duduk ) lagi ngapain sih? ampe ngelamun gitu? ( lalu mobil berjalan )
Lia: heheheh, lagian kamu lama, aku kan kesel nungguinnya
Gw: Ya kan udah dibilangin jangan jemput, nanti juga sampe rumah kamu kok
Lia: udah gak apa-apa, lagian di rumah aku udah bosen.
Gw: bosen ? emang kita mau kemana sih?

Lia: liat nanti aja deh , sekarang ke rumah dulu
( perasaan gw gak enak )Gw: di rumah ada mamah papah ya?
Lia: iya, mereka berdua lagi libur yank, kenapa?
Gw: loh, emang mamah kamu kerja juga?
Lia: ya gitu deh, kadang ke kantor bantu-bantuin papah
Gw: ohhh
Mobil pun melaju berjalan ke arah rumahnya lia, disana ada mamah dan papahnya lia, orang yang menurut gw serem, tapi ya emang serem gan, badannya gede, tinggi suaranya berat, bapak-bapak banget, ada kumisnya juga
. Mobil pun berbelok ke dalam garasi depan rumah lia, mobil pun diparkir ke dalam. Gw dan lia pun turun.Quote:
Lia: yukk yank
Gw: eh yank, mereka belum tau kan ?
Lia: hubungan kita?
Gw: hu um
Lia: belum

Gw: yaudah yuk

Lia: heheheheh

Gw:

Setelah masuk ke dalam rumah, disana ada papahnya lia sedang duduk sambil menonton TV
Papah lia:

Gw: sore om
( lalu mencium tangannya )Papah lia: eh hendra ya, duduk sini
Gw: iya om makasih
Lia: bentar ya aku bawain minum dulu
Papah lia: papah juga ya, bawain teh manis
Lia: iya ( lalu lia pergi ke dapur )
krikkk. krikkk. krikkkk
Gw: ............... ( pura-pura nonton TV )
Papah lia: ......... ( nonton TV beneran )
Gw: ................ ( masih pura-pura nonton TV )
Papah lia: ......... ( nonton TV beneran sambil mencet-mencet remot )
Setelah beberapa lama, lia datang disusul mbok di belakangnya
Lia: nih minum nya, itu yang papah dibawain mbok

Papah lia: hemmm ( mencet-mencet remot TV )
Gw: ........
Lia: ( cubit-cubit tangan gw )

Gw: apa sih?
( bisik-bisik )Lia: heheheh
( cubit-cubit tangan gw )Gw: apaan sih

Papah lia: bisik-bisik ngomongin papah ya?
Lia: rolleyes
Gw: rolleyes
Lia: Ge Er si papah hahahaha
Papah lia: hahahaha, papah ke kamar aja ah
Lia: ngapain ke kamar pah?
Papah lia: di kamar ada mamah hahahahha
Gw:

Lia:

Lalu mamah lia keluar dari kamarnya
Papah lia: yah mamahnya keluar

Lia:

Gw:
( dalam hati
)Mamah lia: ada apa sih?

Papah lia: mamah mau kemana? ke kamar lagi yuk mah

Mamah lia: ah papah, mamah mau siapin makanan ama si mbok
Lia: hendra juga bisa masak loh mah

Gw:

Papah Lia:

Mamah lia:

sormin180 dan 3 lainnya memberi reputasi
4
Kutip
Balas