Kaskus

Story

lemot2010Avatar border
TS
lemot2010
Ketika Cinta Berkata (Ep.II Kakakkus BosKu KekasihKu) [Based on True Stories]
Spoiler for cerita sebelumnya:



Aku suka deh dengan Love Bird..
Kamu tau kenapa??
Karena Love Bird itu Burung yang paling setia dengan pasangannya..
Dia tak akan pernah mencari pasangan lain..
Kalau salah satu dari mereka mati.. Maka yang lainnya tidak akan mencari pasangan lain...
Bahkan salah satunya pasti akan mati juga..
Kata-katamu selalu terngiang dlm hati ku..

Cinta...
Cinta itu Terdiri dari Dua Kata Hidup
Dan Tiga Kata Mati....
Kamu tau Artinya??

Cinta itu adalah...
Dua Insan yang siap..
Sehidup semati...

Seperti Love Bird...
Sayang...



Spoiler for indeks:




Spoiler for My cerpen:
Diubah oleh lemot2010 16-05-2014 08:16
anasabilaAvatar border
anasabila memberi reputasi
1
38.5K
287
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.9KThread53.6KAnggota
Tampilkan semua post
lemot2010Avatar border
TS
lemot2010
#152
Sceen XXV : jarak Sirius dan Orion Sebenarnya

"Hei... Pagi Ndre..." Sapa Rara ketika melewati mejaku.

Ya sapaan Riangnya...
Senyum manisnya...
Rara pujaan hatiku sudah kembali.

Namun sesak di Dada tiba-Tiba kembali merayap...
Nyeri ini kembali muncul...
Sakit...

"Oooh pagi bu..." Sapaku pula seraya tersenyum manis... Amat teramat manis..
Yang terpaksa...

"Kamu kenapa Ndre?? " Rara kembali menegurku.

Seakan-akan dia tahu ada gelagat mencurigakan dariku...
Seakan-akan dia mencium bau... Bau kebohongan akan senyum yang ku lontarkan kepadanya..

"Oooh.. Ga ada kok bu... " Ujarku.

"Oke kalo ga ada apa-apa..." Jawabnya namun seperti menyelidikiku.

"Berkas yang disuruh jangan lupa siapkan ya..." Tambahnya.

"Oke... Siap bu..." Ujarku tersenyum manis.

Jujur... Aku gugup!!

Bingung!!
Dan..
Rasa ini seperti berkecamuk..

Bercampur..

Kesal!!...... Marah!!........ Sedih!!
Ragu... Bimbang...
Mual-mual serta Muntah-Muntah!!
emoticon-Ngakak (S)

Bagaimana caraku mengatakannya dengan Rara-Si Bos yah? Aku bingung!
Sekali lagi, aku menggaruk-garuk kepalaku yang memang tidak gatal sama sekali!

Serasa tak hilang pusing dan denyut kepala ini!
Seakan tak bisa melawan sesak di Dada!

"Pak Andre!! Ibu sepertinya lagi ga bagus Mood nya!! " Tiba-tiba karyawati yang biasa mengagetkanku untuk ke Ruangan Rara-Si Bos buka suara... Membuat aku terhenyak kembali ke-kenyataan nan pahit!!

"Andre... Ke Ruangan saya!!" Dengar suaranya dari Depan Pintu! Ternyata dia?? Sudah berada di depan Mejaku!!

OMG!! emoticon-Cape d... (S)

"Siap bu..." Jawab ku cepat seraya bersiap menuju Ruangannya...

Ternyata Dia-Rara-SiBos sudah ada di depan pintu emoticon-Cape d... (S)
Apa dia memperhatikanku ya??
Semua pekerjaan sudah selesai kok...

Kembali pura-pura ku otak-atik komputer di depanku, berharap Dia-SiBos mengurungkan Niatnya memanggilku karena melihatku sedang sibuk...

Oooh My God...

"Kamu Ada yang mau di bicarakan?? " Ujar Rara setelah memanggilku.

"OoOoh.. Gpp Saya emang mau ngomong kok bu... Tapi nanti aja bu... Saya dgn ibu urusan Pribadi dan sekarang Urusan kerja.. " Ujarku lagi.

Bunyi jam terus mengganggu...
Waktu seakan berjalan perlahan.. Menggodaku..
Seolah mengatakan masih lama lagi aku duduk menunggu...

Matahari masih tetap pada posisinya..
Nyaman tak bergeming sedikitpun...

Seakan waktu berhenti...

Perlahan namun pasti...

Matahari mulai merayap turun dari singgasananya...
Turun diantara punak-puncak gedung-gedung pencakar langit...

Bayang-bayang gedung melambai-lambai pada sang mentari...

"Sudah satu jam lagi selesai kerjaan... Udah hampir jam pulang... Kamu ada yang mau di bicarakan andre?!" Tiba-tiba Rara sudah berada di sampingku...

Sontak kaget meligat Rara-SiBos berada pas di depanku.

"Oooh... Iya ntar.. Kemas ini bu..." Jawabku ringan tanpa menoleh sedikitpun.

"Keruangan saya ya... Saya tunggu!" Jawabnya berlalu ke ruangan.

Aku diam...
Ragu...
Namun kuputuskan juga untuk membicarakannya pada Rara.

"Permisi bu...." Ujarku mengetuk pintu Rara.

"Yaa masuk " jawabnya

Aku duduk terdiam..

"Sebenarnya ada apa sih Ndre? Tiga Hari... Eeh sudah Empat Hari malah ga Ndre?? Atau lebih?? Kamu kenapa sih Ndre?? " Tanyanya bersahabat.

Kamu yang kenapa Ra!!
Kamu yang aneh!!
Kenapa tanya denganku Ra?!
Batinku!

Kamu yang Aneh Ra!!
Kamu yang Mencoba Membohongi Perasaan Kamu!!
Bukan Aku Ra!!

Berat Memang Ra!
Tapi aku harus mengatakan!

"Aku mau Resign Ra! " Ujarku singkat.

Debar Dada ini kembali...
SAKIT!!

"Kenapa Ndre?? Kamu ada ga enakan sama aku Ndre? " Tanya Rara.

"Ga Ra.. Sorry.. " Jawabku singkat.

"Bukan karena aku nolak kamu kemarin kan?" Ujarnya lagi.

"Bukan kok Ra.. Fine... Aku biasa kok di tolak cewek... Hahahhaa.. Serius udah biasa..." Jawabku ringan sambil tertawa.

Tertawa perih... Perih mengatakan bahwa sebenarnya aku belum pernah sama sekali di tolak cewek...

Gimana mau di tolak? Kalau pacar aja ga punya?
emoticon-Cape d... (S) emoticon-Ngakak (S)

"Maaf Ra.. Aku ga bisa bantu kamu di kantor.." Ujarku lagi.

"Kasih aku alasan logis Ndre!!" Matanya Nanar seakan tak terima.

"Aku disuruh pulang Ra!! Ada urusan Keluarga ku yang harus ku selesaikan! Aku juga tak tau sih kapan aku pulang! Yaa... Urusan Keluarga kecilku lah...." Jawabku Ngaco ga jelas.

"Trus kenapa harus Resign? Aku bisa kasih izin kok!! Aku Bos nya! " Jawabnya dengan Nada mulai sedikit naik.

"Iya... Aku kalau aku izin.. Tapi aku belum tau kapan aku bisa balik lagi Ra.." Jawabku semakin pelan.

".............."

Suasana membisu...

Aku Berat mengatakannya Ra! Sungguh!!

Kamu tau bagaimana Rasa di Dada ini Ra?
Sakit..


0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.