- Beranda
- Stories from the Heart
[Doko Demo Hana] Doko Demo Watashi Ga Aru, Hana O Hanami Shite Imasu
...
TS
primenumbers
[Doko Demo Hana] Doko Demo Watashi Ga Aru, Hana O Hanami Shite Imasu
Konichiwa minna-san! Hajimemashite, watashi no namae wa Eric desu. Dozo Yoroshiku 
Artinya : Hallo semuanya! Perkenalkan, nama gue Eric. Senang bertemu dengan kalian
Selama ini gue cuma jadi silent reader abadi di SFTH, dan setelah banyak membaca cerita2 disini yg sangat inspiratif, menarik, dan unik. Gue juga memberanikan diri untuk menulis cerita gue sendiri
Gue orangnya nggak suka basa basi dan banyak ngomong. Jadi kita langsung ke ceritanya aja yah
Buat yg udah mampir arigatou onegaishimasu and happy reading
--
Buat temen2 yg udah tau/ngerti arti judulnya, gak usah di share dimari ya translate nya.
Cukup disimpen dalem hati aja dulu
Yg pasti nanti di last episode akan gue kasih tau artinya
Sankyu

Artinya : Hallo semuanya! Perkenalkan, nama gue Eric. Senang bertemu dengan kalian

Selama ini gue cuma jadi silent reader abadi di SFTH, dan setelah banyak membaca cerita2 disini yg sangat inspiratif, menarik, dan unik. Gue juga memberanikan diri untuk menulis cerita gue sendiri

Gue orangnya nggak suka basa basi dan banyak ngomong. Jadi kita langsung ke ceritanya aja yah

Buat yg udah mampir arigatou onegaishimasu and happy reading

--
Buat temen2 yg udah tau/ngerti arti judulnya, gak usah di share dimari ya translate nya.

Cukup disimpen dalem hati aja dulu

Yg pasti nanti di last episode akan gue kasih tau artinya

Sankyu

Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Polling
Poll ini sudah ditutup. - 34 suara
Who is your favourite character?
Eric :cool:
15%
Florina :kisss
24%
Desma :kisss
44%
Arman :cool:
18%
Diubah oleh primenumbers 13-07-2014 23:47
anasabila memberi reputasi
1
96.5K
856
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
primenumbers
#556
Eps 29
Gue punya hobby baru sekarang, yakni hobby membaca majalah yg berisi Florina sebagai modelnya. 
Seperti kembali ke masa2 SMA, dimana terakhir kali gue senang dan membaca beraneka majalah.
Hari ini gue berangkat kuliah bareng dengan Elsye, yg kebetulan bertemu di tengah jalan.
"Sye, ada majalah laen gak?" Seru gue
"Banyak, tapi majalah apa?"
"Majalah fashion kayak yg semalem gue baca, yg ada si Flo nya tapi"
"Hadeeeehh" Elsye mengerutkan dahi
"Kenapa?"
"Gue gak inget yg ada si Flo edisi berapa aja"
"Yaaah, kiran gue lo tau"
"Nanti gue cariin, kalo ketemu gue kasih ke lo"
"Asyik. Thanks Sye"
"Eh, Ric"
"Ya?"
"Si Flo beneran satu kampus sama kita?"
"Bener"
"Kok gue gak pernah ngeliat ya?"
"Makanya gaul"
"Yeh sialan lo!"
:
"Emang kalo ketemu sama dia lo mau ngapain? Minta tanda tangan? Foto bareng?"
"Penasaran aja gue, di asli sama cantiknya engga kayak di majalah?"
"Gak perlu diragukan pokoknya, Sye"
"Iya deh percaya"
Kemudian, terasa seperti ada orang yg menepuk pundak gue dua hingga tiga kali. Dan ketika gue membalikkan badan, tebak siapa yg menepuk pundak gue? Yg menepuk pundak gue ternyata Flo, bahkan gue sendiri sempet nggak percaya kalo itu adalah dia. Dia hadir ditemani oleh seorang temannya.
Penampilan dia hari ini gak usah gue jelaskan lagi, cantik dan modis seperti biasanya. Memakai dress lengan pendek biru tua dikombinasikan dengan rok hitam legam 3cm diatas lutut.
Dan maksud dia menepuk pundak gue baik, dia ingin bantu membersihkan kotoran yg menempel di baju gue.
"Elo yg nepok2 pundak gue, Flo?" Tanya gue
"Iya" Jawabnya pendek
"Kenapa?"
"Gue bantu bersihin, pundak elo kotor banget. Abis maen dimana sih?"
"Nggak tau, kena debu di jalan mungkin"
"Iya berdebu banget"
Melihat sikap Flo yg baik hati, gue tersipu malu dan sedikit salting di depan dia.

"Kenapa garuk2 kepala? Gatel?"
"Ah nggak. Ngomong2 makasih ya"
"Iya sama2, yuk ah" Jawab Flo yg kemudian berlalu dengan temannya itu.
Sebelum ia pergi jauh, ingin rasanya gue memanggil dirinya sekali lagi.
"Flo... Makasih ya"
"Iya"
Tak lama kemudian, Flo telah hilang dari pandangan gue. Pertemuan yg singkat ini pun berakhir.
Elsye yg tadi hanya terdiam manis kembali bersuara. Sekarang ia telah melihat wujud asli Flo di dunia nyata, tidak lagi di majalah2 yg ia punya.
"Tadi itu beneran Florina, Ric?"
"Bener lah, masa bohongan"
"Sumpah! Dia cantik banget! Gak ada bedanya sama di majalah"
"Apa gue bilang? Hahaha"
"Gimana ceritanya lo bisa kenal sama dia?"
:
"Panjang kalo diceritain, Sye. Dua hari juga nggak kelar"
"Sombongnya..."
"Gimana menurut lo? Perlu gue deketin nggak si Flo?"
"Asal elo kuat ngejajanin dia aja"
"Yaaah mulai deh ngomongin isi dompet"
Well, meskipun hanya sebentar, tapi gue tetap bersyukur karna bisa bertemu dengan Florina di pagi yg indah ini.

Bersambung

Seperti kembali ke masa2 SMA, dimana terakhir kali gue senang dan membaca beraneka majalah.

Hari ini gue berangkat kuliah bareng dengan Elsye, yg kebetulan bertemu di tengah jalan.
"Sye, ada majalah laen gak?" Seru gue

"Banyak, tapi majalah apa?"
"Majalah fashion kayak yg semalem gue baca, yg ada si Flo nya tapi"

"Hadeeeehh" Elsye mengerutkan dahi

"Kenapa?"
"Gue gak inget yg ada si Flo edisi berapa aja"
"Yaaah, kiran gue lo tau"

"Nanti gue cariin, kalo ketemu gue kasih ke lo"
"Asyik. Thanks Sye"

"Eh, Ric"
"Ya?"
"Si Flo beneran satu kampus sama kita?"

"Bener"

"Kok gue gak pernah ngeliat ya?"
"Makanya gaul"

"Yeh sialan lo!"
:"Emang kalo ketemu sama dia lo mau ngapain? Minta tanda tangan? Foto bareng?"

"Penasaran aja gue, di asli sama cantiknya engga kayak di majalah?"

"Gak perlu diragukan pokoknya, Sye"

"Iya deh percaya"

Kemudian, terasa seperti ada orang yg menepuk pundak gue dua hingga tiga kali. Dan ketika gue membalikkan badan, tebak siapa yg menepuk pundak gue? Yg menepuk pundak gue ternyata Flo, bahkan gue sendiri sempet nggak percaya kalo itu adalah dia. Dia hadir ditemani oleh seorang temannya.
Penampilan dia hari ini gak usah gue jelaskan lagi, cantik dan modis seperti biasanya. Memakai dress lengan pendek biru tua dikombinasikan dengan rok hitam legam 3cm diatas lutut.

Dan maksud dia menepuk pundak gue baik, dia ingin bantu membersihkan kotoran yg menempel di baju gue.

"Elo yg nepok2 pundak gue, Flo?" Tanya gue
"Iya" Jawabnya pendek

"Kenapa?"
"Gue bantu bersihin, pundak elo kotor banget. Abis maen dimana sih?"

"Nggak tau, kena debu di jalan mungkin"

"Iya berdebu banget"
Melihat sikap Flo yg baik hati, gue tersipu malu dan sedikit salting di depan dia.

"Kenapa garuk2 kepala? Gatel?"

"Ah nggak. Ngomong2 makasih ya"

"Iya sama2, yuk ah" Jawab Flo yg kemudian berlalu dengan temannya itu.
Sebelum ia pergi jauh, ingin rasanya gue memanggil dirinya sekali lagi.

"Flo... Makasih ya"

"Iya"

Tak lama kemudian, Flo telah hilang dari pandangan gue. Pertemuan yg singkat ini pun berakhir.

Elsye yg tadi hanya terdiam manis kembali bersuara. Sekarang ia telah melihat wujud asli Flo di dunia nyata, tidak lagi di majalah2 yg ia punya.
"Tadi itu beneran Florina, Ric?"

"Bener lah, masa bohongan"

"Sumpah! Dia cantik banget! Gak ada bedanya sama di majalah"

"Apa gue bilang? Hahaha"

"Gimana ceritanya lo bisa kenal sama dia?"
:"Panjang kalo diceritain, Sye. Dua hari juga nggak kelar"

"Sombongnya..."

"Gimana menurut lo? Perlu gue deketin nggak si Flo?"

"Asal elo kuat ngejajanin dia aja"

"Yaaah mulai deh ngomongin isi dompet"

Well, meskipun hanya sebentar, tapi gue tetap bersyukur karna bisa bertemu dengan Florina di pagi yg indah ini.


Bersambung

JabLai cOY memberi reputasi
1
![[Doko Demo Hana] Doko Demo Watashi Ga Aru, Hana O Hanami Shite Imasu](https://s.kaskus.id/images/2014/04/09/6430330_20140409050230.jpg)


![[Doko Demo Hana] Doko Demo Watashi Ga Aru, Hana O Hanami Shite Imasu](https://dl.kaskus.id/bethhart.com/wp-content/uploads/2013/04/Twitter11.png)