- Beranda
- Sejarah & Xenology
Time of Troubles - Masa Kacau di Rusia pada Awal Abad ke-17
...
TS
shojogun
Time of Troubles - Masa Kacau di Rusia pada Awal Abad ke-17
Quote:
PENGANTAR
Time of Troubles (Russia: Смутное время) adalah sebuah masa dalam sejarah Rusia yang dimulai sejak kematian Tsar terakhir dari Dinasti Rurik, Feodor pada tahun 1598 hingga naik tahtanya Michael I dari Dinasti Romanov sebagai Tsar baru pada tahun 1613. Masa ini ditandai dengan berbagai kekacauan. Rusia mengalami bencana kelaparan, perebutan kekuasaan antara para bangsawan, perang saudara, intervensi hingga invasi dari negara lain. Akhir dari krisis yang hampir menghancurkan Rusia ini menyaksikan naiknya Dinasti Romanov sebagai penguasa baru dan fondasi awal dari Rusia yang bersatu.

Awal dari permasalahan yang mengakibatkan terjadinya masa kekacauan ini berakar dari kematian Ivan Ivanovich, putra mahkota Rusia oleh ayahnya sendiri, Ivan IV, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Ivan yang Menakutkan (Ivan the Terrible).
Time of Troubles (Russia: Смутное время) adalah sebuah masa dalam sejarah Rusia yang dimulai sejak kematian Tsar terakhir dari Dinasti Rurik, Feodor pada tahun 1598 hingga naik tahtanya Michael I dari Dinasti Romanov sebagai Tsar baru pada tahun 1613. Masa ini ditandai dengan berbagai kekacauan. Rusia mengalami bencana kelaparan, perebutan kekuasaan antara para bangsawan, perang saudara, intervensi hingga invasi dari negara lain. Akhir dari krisis yang hampir menghancurkan Rusia ini menyaksikan naiknya Dinasti Romanov sebagai penguasa baru dan fondasi awal dari Rusia yang bersatu.

Awal dari permasalahan yang mengakibatkan terjadinya masa kekacauan ini berakar dari kematian Ivan Ivanovich, putra mahkota Rusia oleh ayahnya sendiri, Ivan IV, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Ivan yang Menakutkan (Ivan the Terrible).
Quote:
Diubah oleh what_a_joke 25-04-2014 18:28
0
10.6K
Kutip
48
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Sejarah & Xenology
6.5KThread•11.6KAnggota
Tampilkan semua post
TS
shojogun
#1
Quote:
I. IVAN YANG MENAKUTKAN
Ivan IV atau Ivan yang Menakutkan (Ivan the Terrible) adalah penguasa yang kontroversial. Seorang administrator yang handal, Pangeran Agung Moskwa ini berhasil membangun fondasi untuk Rusia modern. Ia menguasai Kazan, Astrakhan dan Siberia dan melakukan berbagai reformasi, khususnya di sektor perdagangan dan militer, mengubah negaranya yang terbelakang menjadi kekuatan regional yang disegani. Di bawah pemerintahannya pula, badan percetakan pertama Rusia dibentuk dan seni rupa setempat berkembang pesat. Ia mengangkat dirinya sebagai "Tsar Seluruh Rusia" yang pertama.
Selain dikenal karena kompetensinya, Ivan juga terkenal sebagai penguasa yang keji dan paranoid. Julukan "yang Menakutkan" yang disematkan padanya tersebut adalah karena kebengisannya dalam meneror orang-orang yang ia anggap mengancam kekuasaannya. Ia merebut hak istimewa para boyar, kalangan aristrokrat dan menyita tanah yang mereka miliki. Untuk menekan musuh-musuh internal, Ivan menciptakan oprichnik, pasukan pribadi dan badan polisi rahasia yang bertugas untuk menangkap, menginterogasi, menyiksa dan membunuh mereka yang dianggap tidak setia pada sang Tsar. Novgorod, kota terbesar kedua di Rusia dan tempat tinggal banyak kaum ningrat menjadi saksi utama kekejaman Ivan. Sang Tsar meneror kota tersebut berbulan-bulan. Para oprichnikmenangkap dan membunuh penduduk setempat dari berbagai kalangan, menjarah gereja-gereja dan pusat perdagangan, menghancurkan secara total kota yang dulunya raksasa ekonomi Rusia dan rival politik Moskwa ini.
Paranoia Ivan tidak hanya menghantuinya dalam menjalankan pemerintahan, namun juga kehidupan keluarga. Ia kerap gusar dan mengamuk tiba-tiba. Hubungannya dengan anak keduanya dan putra mahkota, Ivan Ivanovich yang mewarisi bakat administratifnya semakin memburuk seiring berjalannya waktu.
Puncaknya, dalam sebuah debat panas, Ivan yang mengamuk memukul kepala anaknya dengan tongkat. Setelah terkena pukulan di kepalanya berkali-kali, Ivan junior pun jatuh tersungkur. Darah segar mengucur deras dari kepalanya. Menyadari kesalahannya, Ivan senior memeluk anaknya dan mengusapi kepalanya sambil menangis. "Laknatlah aku! Aku telah membunuh anakku sendiri! Aku telah membunuh anakku sendiri!" teriak Ivan senior. "Aku akan mati sebagai anak berbakti dan pelayan yang setia," ucap Ivan junior, setengah sadar.
![kaskus-image]()
Ivan berdoa selama berhari-hari, berdoa agar keajaiban datang menyelamatkan anaknya. Namun kenyataan berkata lain. Sang anak pun menghembuskan nafas terakhir pada usia 27 tahun pada 19 November 1580.
Ivan IV meninggal pada 28 Maret 1584. Ia digantikan oleh putra ketiganya, Feodor.
Ivan IV atau Ivan yang Menakutkan (Ivan the Terrible) adalah penguasa yang kontroversial. Seorang administrator yang handal, Pangeran Agung Moskwa ini berhasil membangun fondasi untuk Rusia modern. Ia menguasai Kazan, Astrakhan dan Siberia dan melakukan berbagai reformasi, khususnya di sektor perdagangan dan militer, mengubah negaranya yang terbelakang menjadi kekuatan regional yang disegani. Di bawah pemerintahannya pula, badan percetakan pertama Rusia dibentuk dan seni rupa setempat berkembang pesat. Ia mengangkat dirinya sebagai "Tsar Seluruh Rusia" yang pertama.
Selain dikenal karena kompetensinya, Ivan juga terkenal sebagai penguasa yang keji dan paranoid. Julukan "yang Menakutkan" yang disematkan padanya tersebut adalah karena kebengisannya dalam meneror orang-orang yang ia anggap mengancam kekuasaannya. Ia merebut hak istimewa para boyar, kalangan aristrokrat dan menyita tanah yang mereka miliki. Untuk menekan musuh-musuh internal, Ivan menciptakan oprichnik, pasukan pribadi dan badan polisi rahasia yang bertugas untuk menangkap, menginterogasi, menyiksa dan membunuh mereka yang dianggap tidak setia pada sang Tsar. Novgorod, kota terbesar kedua di Rusia dan tempat tinggal banyak kaum ningrat menjadi saksi utama kekejaman Ivan. Sang Tsar meneror kota tersebut berbulan-bulan. Para oprichnikmenangkap dan membunuh penduduk setempat dari berbagai kalangan, menjarah gereja-gereja dan pusat perdagangan, menghancurkan secara total kota yang dulunya raksasa ekonomi Rusia dan rival politik Moskwa ini.
Paranoia Ivan tidak hanya menghantuinya dalam menjalankan pemerintahan, namun juga kehidupan keluarga. Ia kerap gusar dan mengamuk tiba-tiba. Hubungannya dengan anak keduanya dan putra mahkota, Ivan Ivanovich yang mewarisi bakat administratifnya semakin memburuk seiring berjalannya waktu.
Puncaknya, dalam sebuah debat panas, Ivan yang mengamuk memukul kepala anaknya dengan tongkat. Setelah terkena pukulan di kepalanya berkali-kali, Ivan junior pun jatuh tersungkur. Darah segar mengucur deras dari kepalanya. Menyadari kesalahannya, Ivan senior memeluk anaknya dan mengusapi kepalanya sambil menangis. "Laknatlah aku! Aku telah membunuh anakku sendiri! Aku telah membunuh anakku sendiri!" teriak Ivan senior. "Aku akan mati sebagai anak berbakti dan pelayan yang setia," ucap Ivan junior, setengah sadar.

Ivan berdoa selama berhari-hari, berdoa agar keajaiban datang menyelamatkan anaknya. Namun kenyataan berkata lain. Sang anak pun menghembuskan nafas terakhir pada usia 27 tahun pada 19 November 1580.
Ivan IV meninggal pada 28 Maret 1584. Ia digantikan oleh putra ketiganya, Feodor.
0
Kutip
Balas