Kaskus

Story

masternagatoAvatar border
TS
masternagato
HATI MALAIKAT DARAH IBLIS (POSITIF HIV AIDS)

Bissmillah.
Assalamualaikum.

Nb: kontak bbm berubah: 5AB07E99
Wa:08128886670
Line:
@masternagato

mas ter nagato proudly Present
HATI MALAIKAT DARAH IBLIS
’BLACK WORLD’

DISCLAIMER

1. sangat dianjurkan mencopy dan memperbanyak. Share kepada dunia tulisan busuk ini! (kayanya lebay banget sih?)
Ijin atau tanpa seijin dari penulis (buat ane sah-sah aje)
pelanggaran hak cipta akan dikenakan sanksi sesuai dengan hati nurani lau sendiri.
.
2. Kisah dalam cerita ini adalah fiksi belaka kalau ada kesamaan nama, tempat atau kejadian itu cuma kebetulan semata.

Selamat membaca tulisan busuk ini!

*******

Petunjuk arah baca HD
Kalo membaca tanda:
*******
Berarti pergantian waktu, bisa tempat, tokoh.
Atau bisa tokoh sama waktu dan tempat berbeda?
Bisa aja cuma di alam mimpi!
Kalo membaca tanda:
-------
Ini menandakan hari yang sama.
Bisa berbbeda waktu, berbeda tokoh, berbeda tempat, tapi tetap dihari yang sama.
Bisa juga menunjukan kelanjutan alur cerita!
*******

soudtrack: Eminem Not Afraid

Langsung update add line:
@masternagato
Pin bb: 5AB07E99

WhatsappBrother-sister
Jangan lupa
emoticon-army
Bikin
emoticon-Bookmark (S)
sekalian
emoticon-Rate 5 Star
emoticon-Malu
Atas saran berbagai pihak.
emoticon-army:
Yang mau memberikan donasi seikhlasnya.

emoticon-Malu
Untuk terwujudnya buku ini
Rekening bank btpn
Kode bank 213

Norek:
90010415858
Rudi hermawan

emoticon-Malu

sedikit sinobsis:
bersetting di tahun 2003.
Rudi kelas 2 SMA.
Masuk ke blackworl, drugs user tingkat dewa.
Menjadi drugs dealer.
Hidup penuh bling-bling,wanita.
Teman-teman yang mengelilingi karena uang.
Dengan time skip.
Rudi yang di tahun 2014.
Sudah berkeluarga,punya anak.
Hidup dengan kemiskinan,tanpa penglihatan,positif HIV?
*******
’HIV AIDS salah satu penyakit paling menakutkan.’
’penyakit kutukan’
’yang terkena tak tertolong!’
’sampah masyarakat’
’jauhi orang-orang sampah itu’
’tak ada obatnya!’
’pasti mati’
dan masih banyak lagi label stigma yang menempel!
Yang berpendapat sama dengan stigma di atas!
Monggo jangan di teruskan membaca.
Why..?

Guest what?
Yang nulis HIV+
emoticon-Thinking
jadi harus di jauhi.. Nanti ketularan.
emoticon-Hammer2

emoticon-Ngakak (S)
warning 16+ only.
emoticon-army
Minimal SMA kelas satu boleh lanjut baca, wajib malah!
emoticon-Roll Eyes (Sarcastic)

"Ini nyata gan?"
"terserah.! Anggap aja fiksi"
HIV (Human Immunodeficiency Virus)
AIDS (Acquired Immunodeficiency Deficiency Syndrome)
ane nulis ini biar bro-sis mikir sejuta kali!
Untuk tenggelam di blackworl,sex,drugs.
Dan buat yang sudah terkena!
Bangun! Bangkit! Kembalikan warna hidup lo sebelumnya.
Gak ada yang mau bertemen ama lo?
Minder?
Sekeliling lo penuh kepalsuan?
Takut? Trauma?
Sumpah demi Allah

Ane siap kapan aja jadi best friend forever!
Melewati semua cobaan yang ane anggap adalah pujian dari Allah
ane bukan siapa-siapa.
Cuma orang buta pengangguran kelas berat.
Bermodalkan laptop jadul dengan pembaca layar.
Dengan tetesan darah, dengan gerimis air mata.
Dengan sepenuh hati..
Berharap kejelekan ane jadi kebaikan lo.
Kesedihan ane menjadi kebahagiaan buat lo.
Salah langkahnya ane menjadi jalan buat lo.
Penyakit ane menjadi kesehatan buat lo.
"kenapa pemeran utamanya Rudi sama ama agan?"
"habis gak ada yang lebih bagus dari Rudi, yang lebih mahal banyak!"
emoticon-Hammer2
harapan utama ane. Menurunkan tingkat HIV AIDS walaupun cuma beberapa %
setidaknya menghambat kecepatan tingkat HIV AIDS yang menggila setiap detiknya.
Harapan ke dua.
Tentu saja tulisan ini jadi sumber penghasilan ane!
Gak ada yang bisa ane lakuin selain nulis!
Setiap hari bini kerja nyari nafkah!
Bayangin perasaan ane yang cuma enak-enakan dirumah!
Asli mending tusuk ane gan.. Daripada ane ngerasain ini setiap hari.
emoticon-Frown
emoticon-Mewek
stop!
Ane gak minta di kasihani.
Tapi ane berharap buat agan-sista bantuin nerbitin tulisan ane ini.
Kendala ane di modal gak ada!
Boro-boro buat publish keseharian ane juga susah.
Ngiklanin rumah buat modal di fjb.
Ampe capek nyundulnya belum ketemu jodohnya tuh rumah.
Entah kenapa ane yakin aja kalo ini jadi novel, pasti laris.
emoticon-Hammer2
impianya sih kalo jadi novel.
Taruh di sekolahan, yayasan narkoba atau HIV AIDS.
Taruh dirumah sakit tempat HIV AIDS.
Kalo bisa di toko buku apalagi.
Yah cuma harapan.
Mudah-mudah dikabulkan allah, aamiin.

dan agan sista ada yang tertarik.
Apalagi dilirik penerbit.
"kenapa gak langsung ngirim ke penerbit gan?"
"karena tulisan ane,ane ngerasa berantakan perlu di poles.. Perlu ada yang ngeditorin.
Penerbit mana mau nerima tulisan mentah ane!"
emoticon-Mewek

"emang tulisanya udah tamat gan?"
"boro-boro,. Males-malesan nulisnya. Kalo ada yang nerbitin tuh! Baru semangat"
sebetulnya sih tokoh utamanya bukan cuma Rudi.
Banyak tokoh utama lainya.
Termasuk pembaca ane sebut tokoh utama juga disini.


cerita ini agan-sista
Bakal nemuin 3type orang HIV
emoticon-army

Ini pakai pengamatan ane sendiri dan bahasa ane seadanya:
Jadi gak bakal ketemu kalo search di google.
emoticon-Ngakak (S)

emoticon-Hammer2

1: saver: orang yang terkena HIV dan sadar akan HIVnya!
2. Invite: orang terkena HIV tapi dendam!
Dan membahayakan orang lain.
Menyebarkan HIV ke orang lain!
Biasanya faktornya adalah type invite ini terkena HIV tapi gak terima!
Masih bisa disadarkan type yang ini.
3. Zero: orang ini terkena HIV tapi ia gak tahu!
Ini yang paling berbahaya!
Ia gak tahu.
Yang terkena gak tahu!
Semua gak tahu.
Tahu-tahu pada kena HIV.

Sedikit saran dan percobaan buat agan-sista.
Supaya lebih bersyukur atas nikmat Allah
Kalo agan-sista di rumah sendiri.
Terserah mau malem boleh, siang juga boleh.
Coba lakuin kegiatan sambil di tutup pake apa aja matanya.
Sejam aja coba rasain.abis itu agan-sista renungin.
Seberapa nikmat Allah yang diberikan.
Banyak yang nyoba saran ane ini.
Nanti pandangan agan-sista berubah, setelah melakukan percobaan di atas.
emoticon-Shakehand2

Index setelah pariwara berikut ini:yang mau bergabung di FHD (fans hati malaikat darah iblis)
Invite pin: 5AB07E99

Mau memberikan donasi silakan
Rekening btpn.
Kode bank 213
Norek:
90010415858
Atas nama Rudi hermawan

Call/sms/whatsapp:
08128886670
Update add line:
@masternagato

selamat membaca
emoticon-Selamat
HATI MALAIKAT DARAH IBLIS
’BLACK WORLD’
Mau membeli buku ini?

Mau memberikan donasi untuk membantu tulisan ini
:thubup
Menjadi novel
emoticon-Malu

emoticon-Malu
"apa yang didapetin kalo ngasih donasi gan?"
"gak ada! Ente dapet ucapan terimakasih sedalamnya dari lubuk hati ane!"
emoticon-Mewek
Mudah-mudahan dengan donasi gotong royong seikhlasnya.

Bisa menerbitkan tulisan busuk ane.
aamiin..
Bisa di bilang ini sumbangan lebih tepatnya kale
emoticon-Malu
Rekening btpn.
Norek:
90010415858
Rudi hermawan.


DAFTAR ISI:

Update langsung ad line:
@masternagato

BAB1: KABUKI

BAB2 BAGIAN1: PENGANTIN KOPLAK

BAB2 BAGIAN2: PENGANTIN KOPLAK



BAB SIDE STORY: PENCARIAN SAHABAT 12 TAHUN

BAB3 BAGIAN1: TULISAN BERBICARA

BAB3 BAGIAN2: TULISAN BERBICARA

BAB4 BAGIAN1: OTAK MAFIA
BAB4 BAGIAN2: OTAK MAFIA

BAB5 BAGIAN1: PRODUK GAGAL

BAB5 BAGIAN2: PRODUK GAGAL

BAB6: SAVE HOUSE



BAB7: OTAK ATIK



BAB8: TEKAD BLENDER



BAB9 BAGIAN1: EMOTION



BAB9 BAGIAN2: EMOTION


BAB WARNING: WAJIB BACA


BAB WARNING: WAJIB BACA



BAB10: LATIHAN MEMBUNUH

BAB11 BAGIAN1: UNDER THE INFLUENCE



BAB11 BAGIAN2: UNDER THE INFLUENCE



BAB : warning2: galaw gak penting!



BAB12 BAGIAN1: CANDIED MANGO MISERABLE



BAB12 BAGIAN2: CANDIED MANGO MISERABLE



BAB13: NGENES AWARDS



BAB14: TULISANKU ATAU KELUARGAKU

BAB15 BAGIAN1: HEY MAN



BAB15 BAGIAN2: HEY MAN



update FHD16: koberlaw



BAB16 BAGIAN1: RIP



BAB16 BAGIAN2: RIP




BAB WARNING3: PETUNJUK ARAH



BAB17 BAGIAN1: LOVE NOTES FOR MY DRUGS



BAB17 BAGIAN2: LOVE NOTES FOR MY DRUGS



BAB18 BAGIAN1: POCONG VS KUNTILANAK



BAB18 BAGIAN2: POCONG VS KUNTILANAK



BAB19 BAGIAN1: FROZEN HEART




BAB19 BAGIAN2: FROZEN HEART



REHAT



BAB WARNING4: FHD LEGOWO


BAB20: MENGECOH HITUNGAN LANGIT



BAB21 BAGIAN1: BIG MOM



BAB21 BAGIAN2: BIG MOM



BAB22: SATU TITIK X SEPULUH=SEPULUH



BAB23 BAGIAN1: FOUR GODFATHER




BAB23 BAGIAN2: FOUR GODFATHER



BAB24 BAGIAN1: ROLLER HEARTS




BAB24 BAGIAN2: ROLLER HEARTS



BAB25: VIRGIN SEGAW


BAB26 BAGIAN1: MASIH HIJAU

BAB26 BAGIAN2: MASIH HIJAU



BAB27 BAGIAN1: FIRST JACKPOT



BAB27 BAGIAN2: FIRST JACKPOT


BAB28 BAGIAN1: FOR SENTIMENTAL REASON


BAB28 BAGIAN2: FOR SENTIMENTAL REASON

BAB28 BAGIAN3: FOR SENTIMENTAL REASON


video zamirah monster kecil


wait yo!
IN PROGRESS
emoticon-I Love Kaskus
emoticon-I Love Indonesia
Kontak:

WA: 08128886670

Pin bbm: 5AB07E99
line:
@masternagato

Twitter: @masternagato
Diubah oleh masternagato 24-03-2017 22:20
anasabilaAvatar border
anasabila memberi reputasi
1
256.6K
1.1K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread52.8KAnggota
Tampilkan semua post
masternagatoAvatar border
TS
masternagato
#7
BAB3-1

HATI MALAIKAT DARAH IBLIS
BAB3-1:
TULISAN BERBICARA
*****Pertanyaan-pertanyaan mengambang layaknya burung phoenix, berpencar, makin banyak, berubah-ubah. dikepalaku.,
Mengapa rasa bahagia bisa terganti suram dengan cepat?,
TIDAK ADA MISTERI dalam kebahagiaan.,
Apa ini cuma perasaan yang dibuat oleh otakku.,
Orang-orang yang tak bahagia hampir sama semuanya. Beberapa telah terluka sejak lama. Beberapa berusaha menyangkalnya. Beberapa coba menutupinya dengan keangkuhan, kesombongan, kekayaan. Dan beberapa menyalakan api cinta lalu memadamkannya dengan kepuasan,pelarian dengan seks dengan cinta sesaat, bisa juga tanpa cinta hanya kepuasan belaka, atau dengan ketidakpedulian yang terus membunuhmu.,
Bunuh diri dengan ketidakpedulian, meracuni tubuhmu dengan drugs, pelan tapi pasti akan mati bahagia dengan drugs,
tanpa ada yang mengingatmu?
Tanpa ada yang datang kepemakamanmu?
Cuma keluarga, atau orang-orang yang meneteskan air mata karena kematianmu membuat hutangmu lunas?
Kematianmu membahagiakan setengah kota DKI?
Dan kau takan tahu semua itu,
karena nyawamu telah melayang, hanya senyuman kepuasan padamu yang mati dengan drugs,
bahagia melayang-layang, senyumanmu tenang, bahagia, puas, dan kau tak tahu bahwa kau melayang tak kembali?
Sungguh kematian yang indah.,
drugs memberi kebahagiaan selama dua puluh menit, lebih lama, berjam-jam, berhari-hari, tergantung persediaan barangmu,.
Tergantung seberapa tebal kantongmu?
sampai hartamu habis, sampai tubuhmu memberontak meminta lebih dan lebih,
sampai otakmu membenarkan segala perbuatan asal drugs masuk ketubuhmu.
Banyak yang memilih kematian seperti itu,
tapi tidak sedikit yang berhasil melaluinya,
menyisakan luka yang bernanah dikehidupannya,
. Atau sebaliknya, merekalah yang melekat pada luka itu sehingga masa lalu selalu menghantui kehidupannya. Orang yang bahagia tidak menoleh ke belakang. Tidak juga melihat ke depan. Ia hanya hidup di dalam hari ini.,
Tetapi ada juga kesulitan. Masa kini tidak pernah mampu melahirkan satu hal: makna. Jalan kebahagiaan,.
Karena makna bisa ditemukan setelah kau melewatinya,
dan makna tidak sama. Untuk menemukan kebahagiaan, seseorang hanya harus hidup pada satu waktu kau hanya harus hidup bagi waktu itu saja.
Apakah kau dilahirkan seperti ini, atau masyarakat yang membentukmu menjadi seperti ini.
Namun, jika kau menghendaki sekian makna dari impianmu, rahasia sang pencipta, kehidupanmu, kau harus menghidupkan kembali masa lalumu. Segelap apa pun itu. Kau juga harus hidup bagi masa depan. Betapapun tidak menentunya. Jadi, pikiran mempermainkan kebahagiaan dan makna di depan kita hanya agar,
kita bisa memilih satu di antara keduanya.,
Bagi diriku sendiri, aku selalu memilih makna. Aku rasa karena itulah aku membuat cerita ini.,
berterima kasih kepada siapapun orang yang menerbitkan tulisanku.,
Dan berdoa semoga setiap orang membaca tulisanku sampai tamat.,
Aku merinding membayangkan orang yang membaca tulisan ini hanya setengah saja,
karena sebagian besar di awal.,
Banyak unsur BlackWorld (dunia hitam:hitam dalam realitas kehidupan sebenarnya,drugs,seks,kekuasaan,kekerasan,kepahitan,uang,dan lainya)
membayangkan orang yang membaca setengah tulisanku,
memberi suntikan pemikiran bahwa BlackWorld menyenangkan?
Tak bisa kubayangkan apa jadinya,
hanya berdoa,berharap setiap orang membaca sampai tamat,
dipertengahan tulisan sudah kupersiapkan sebab akibat,.
Mudah di tebak? Tentu tidak,diakhir tulisanku banyak kejutan yang tak bisa diprediksi.,
Aku takan bilang bahwa tulisanku true story.,
sebagian besar memang kehidupanku, tapi kubuat sefiktif mungkin.,
banyak nama orang-orang penting,berkuasa, punya kedudukan, public figur, nama tempat, semua kusamarkan.,
ini cuma fiksi.
Mana yang fiksi mana yang nyata biar pembaca yang menilai.,
biar tulisanku berbicara.,
biar banyak unsur BlackWorld sasaranku umur enam belas tahun keatas membaca karyaku ini.,
Dan menjauhi BlackWorld.,
saptu jam 02:50 WIT 12 April 2014.
Kuminum kopi yang masih panas, uap mengepul tak menghentikanku untuk merasakan betapa enaknya kopi disepertiga malam ini.,
Betapa bodohnya aku menghabiskan setengah hidupku tanpa tak tahu betapa enaknya kopi.,
bersiap melanjutkan tulisan, kubuka laptop merangkai pecahan-pecahan kejadian dalam otaku.
Sungguh tak mudah membuka kejadian yang mau dilupakan, sungguh tak mudah menengok kebelakang melihat luka yang masih menganga,bernanah,berbau busuk.,
Seperti biasa biar rileks browsing sebentar, situs berjamuran,
kalo ingat tahun 2003 betapa canggihnya zaman sekarang era internet membabi buta disetiap kalangan, muda, tua, kaya, miskin, pejabat, tukang siomay semua kena imbas internet..
Saatnya memulai, potongan-potongan kejadian yang seperti puzle mulai menyatu.,
tak mudah mengingat kejadian sepuluh tahun yang lalu, mudah-mudahan aku bisa menyelsaikan tulisanku sampai tamat.,
walau setelah itu bisa aja, ada orang yang menembaku di jalan.,
Memang sebagian besar tokoh di cerita ini mati,
sebagian menghilang,
sebagian masih punya kedudukan, malah makin berkuasa, masih pada sering nongol di TV.,
Dan yang paling penting ke dua orang dibelakangku yang sedang tidur terlelap,
mereka adalah saksi hidup
dari perjalanan BlackWorld, istri dan anaku, ,
heningnya malam menjelang pagi,
membuat suara jam bagaikan ketukan irama jantung, suara kipas angin yang sepertinya nanti harus kukasih oli lagi, karena setiap bergerak kaya suara pintu reot.
Geli rasanya mengingat pemilu rabu 9 april 2014 kemaren.
Malam-malam sudah ada serangan fajar, dapatRp50000. Paginya Rp100000.
Selagi nunggu di panggil untuk nyoblos ada yang mendekatiku ngasih Rp50000. Coblos ini ya, coblos itu ya!, masa bodo gaya doang aku masuk bilik padahal kagak ada yang kucoblos.
Aku udah tahu pak Jokowi bakal jadi the next, apalagi aku memang suka Jokowi yang khas merakyat.
Mudah kalo mau tahu hal-hal seperti itu, kalo kau bekas organisasi BlackWorld.
TV kusetel volumenya sekecil mungkin, agar tak membangunkan ke dua malaikat yang sedang tidur.,
sekali lagi aku merinding keparat-keparat itu muncul di TV,
ditonton berjuta penduduk indonesia, yang tak tahu menahu siapa mereka.
Brengsek kumatikan TV, berharap TV mati mereka ikut mati.

Peduli setan ama mereka, yang penting tujuanku menengok kebelakang, menelusuri kehidupanku yang kelam, mencari makna dari perjalanan hidupku,
menuangkan dalam tulisan agar orang tahu apa makna hidupku yang pahit.,
Bagaimana mungkin padi punya banyak makna.,
bagaimana mungkin serangga punya makna.,
semua pasti punya makna, bahkan sang ditaktor Hitler juga punya makna.,
dan inilah makna hidupku.
*******
Aku menatap kepergian mobil Ria
Seorang pelajar yang tadi ikut memandang buas pada Ria dan Fio, menyapaku : "Cewek lo itu Rud?"Tanya pelajar kelas tiga dengan gaya seniornya.
"Menurut lo?" memasang muka apa urusan lo?
"Woles Rud, nanya doang gua.." masih dengan tampang senior.
Aku mungkin bisa dibilang kurang bersosialisasi, atau sekolahanku yang punya murid keterlaluan banyaknya.
Jadi gak aneh kalo aku gak kenal sebagian besar murid sekolahan, terutama KK kelas yang sok senior dihadapanku ini.
Males berurusan dengan orang seperti ini, jadi aku hanya memberi tatapan siapa elo nanya-nanya?.

"Gua ama anak-anak lagi pada nokip, mau gabung gak lo Rud?" tanyanya gugup, udah down denganku.
"Thanks, tapi gue dah minum.."
"yaudah gabung aja.., lo lagi ama geng tengah ya?"
"hmm,oke ntar gue tanya anak-anak dulu"
Aku balik ke gang sebelah warung Babeh.,
masih tersisa bekas-bekas kekejaman Fio.
"buset dah Pak, mana tuh Fio? Tega bener tuh orang?" kata Jidad jengkel.
"serem gua ama tuh cewek, tuh lihat Bego bentar lagi mati!"kata Acong.
Bego masih terus terbatuk-batuk terpatil ganja akibat ulah Fio.
Setelah dikasih air teh hangat baru batuknya mereda, walau masih terus menggumam "bahaya bener dah tuh cewek"
kuberitahu mereka soal anak yang tadi ngajakin minum, biar tahu rasa tuh anak.
Punya stock minuman berapa juga kalo gerombolan setan ini turun..
Bangkrut-bangkrutdah.
"itu Doni, ama gengnya.. Pasti ada alasanya doi ngajak lo minum Pak!"kata Acong penasaran.
"ah bodo amat,udah sikat"kata Ara.
Akhirnya kami gabung di tempat Doni and the geng.
Doni yang senang dengan undangan minumnya diterima, ia menyuruh orang membeli lima Vodka dan lima Bir.
Walau cuma pletokan standar tapi caranya menjamu kami lumayan mengesankan.
Karena nanti mau jalan ama Ros, jadi aku hanya minum sedikit untuk menghormati tuan rumah saja.
Sambil merokok aku mulai tak sabar,menunggu Ros.
"woi diem ngapa nih kaki.." kata Jidad menepuk kaki kiriku yang kaya orang main drum, gak bisa diam kata anak-anak sih kaya tukang jahit.
Yah kaki goyang memang kebiasaanku yang tahu dari kapan kakiku seperti itu?
Mungkin semenjak aku memakai heroin dan kokain.
Biasanya sehabis memakai bubuk setan kakiku baru berhenti bergoyang.
"gimana tadi lo di kantor pak Yon?" tanya Jidad.
Aku tak sempat menjawab pertanyaanya, karena tadi aku melihat Ros dari pagar sekolah.
Ia sedang melewati lapangan basket mau keluar.
Aku bergegas ngambil motor.
Dengan gigi satu, sambil menekan kopling, kudorong motor, loncat kududuki jok, dan melepas kopling.
Knalpot racing motorku membuat semua mata menatap.
"lah mau kemana lo Pak?" ujar Ara.
"kemana Rud? Belum dateng nih tokipanya."kata Doni bingung.
Aku tak menghiraukan ocehan mereka.
Ros berjalan dengan empat temanya yang takjub melihatku atau melihat motorku.
Geng tengah,Doni berjalan ke arahku.
Sambil manasin motor kuhentakan gas dua kali, membuat suara garing dan bulat.
Cengir cuma tersenyum bangga dengan ulahku, karena knalpot racing ini juga hasil modifikasi Cengir.
Geng tengah,Doni berhenti menghampiri, mereka melihatku melambaikan tangan kepada Ros.
Dengan malu-malu Ros menghampiri,naik dibelakangku.
Geng tengah menggeleng melihatku.
"Sempak.. Sempak.. Bagus amat nasib lo Pak!" kata Bego jengkel.
"ayo jalan Rud, gua gak enak ama temen-temen gua nih.." bisik Ros.
Ku lihat teman-teman Ros yang kini menatap Ros dengan tatapan permusuhan.
"pegangan.." bisiku ,dan meninggalkan SMA WaterDoor.
Aku tak mendengar Ara,Acong yang berteriak-teriak,
dengan kecepatan sedang aku menuju Nippo Super Mal karawaci.
Aku kegelian dengan Ros yang memegang pinggang.
"Sorry Ros.. Bukannya gue ngambil kesempatan dalam kesempitan nih.."kataku menahan geli.
"maksudnya..?"
"gue geli kalo dipegang pinggangnya.."
"terus gimana dong?" tanyanya polos.
"gimana kalo motor kita parkir disini,lanjutin naik taksi.."jawabku putus asa.
"ada-ada aja lo Rud.." kata Ros tertawa sambil melingkarkan tangan diperutku.
"begini geli gak?"tanya ros tersenyum.
"ga..gak begitu enak,eh bener maksudnya.." kataku terbata-bata.
"lucu lo kaya pak Yon.."kata Ros dengan tawa khasnya.
Sampai di Nippo Mal, enaknya sebelum nongkrong di Space jalan-jalan dulu.
"ke Gramedia dulu mau gak?"tanyaku.
"boleh... Lo suka baca buku Rud?"
"suka baca buku?kagaklah gue gak suka buku pelajaran.."
"bukan itu maksudnya.."kata Ros cemberut.
Dipintu masuk kita membaca pengumuman yang bertuliskan :
mulai tanggal 27 maret 2003
pelajar yang mengunakan seragam sekolah
tak diperkenankan masuk
diantaranya:
putih abu-abu
seragam SMA
kecuali batik
putih biru
seragam SMP
kecuali batik
tertanda direktur Nippo group.
Aku dan Ros saling menatap dan menggeleng.
"ada-ada aja nih Mal, kemaren-maren sendal jepit gak boleh, sekarang seragam sekolah?"kataku jengkel.
"tanggal 27 ya, sekarang baru tanggal 2 masih ada waktu buat nasih tahu anak-anak nanti.."kata Ros.
Aku merasa gak puas dengan pengumuman itu, meminta penjelasan lebih detail ama Security.
Menurut Security itu.
Misalkan bawahan celana sekolah tapi atasanya kaos, atau seragam sekolahnya ditutupi jaket,sweater dan lainya juga boleh.
Ah peduli amat...
Memasuki Nippo mal, tak jarang pelajar yang nongkrong, ada yang di kafetaria, bioskop, TimeZone, dan beberapa wanita menunggu mangsa.
Jelas tempat ini strategis mencari mangsa.

Di Gramedia aku memburu Komik, Ros membaca di bagian majalah cewek.
Disini semangatku mengebu-gebu.
Mencari Komik Detective Conan volume 21.
Terakhir kubaca volume 20 kemunculan Shinici di kasus pertamanya didalam pesawat.
Sambil mencari beberapa Komik yang sudah tamat.tapi ada beberapa volume yang aku belum punya.
Kungfu Boy yang sudah tamat tapi aku menunggu kemunculan New Kungfu Boy..
Entah udah keluar atau belum?
dragon Ball yang mentok di volume 42, tapi sayang ada beberapa yang masih bolong volumenya.
Great teacher Onizuka juga tamat tapi masih bolong-bolong.
Beberapa Komik baru Flame Of Recca, One Piece, Naruto, Samuray Deeper Kyo dan lainya juga menjadi buruanku.
Gak ada habisnya kalo ngomongin Komik ini.
Kecewa sebagian besar yang kucari belum terbit.
Aku mengambil 8 Komik. Diantaranya:
Keluaran volume terbaru:
Samuray Deeper Kyo.
samuray X.
Flame Of Recca.
Salad Days.

Keluaran lama tapi belum komplit Volumenya:
Evanglion volume 3.
GTO volume 14.
Dragon Ball volume 22.
Komik baru baca:
Jing pencuri jembatan.
Aku menghampiri Ros yang asik membaca majalah.
Kulihat dari belakang ia lagi membaca Horoscop.
"ehem... Jangan percaya ama ramalan bintang Ros.."kataku perlahan.
"yee.. Terserah gualah.." kaget Ros sambil membalik badan.
"gak salah ngambil tuh Komik, banyak amat?"tanya Ros melihat Komik ditanganku.
"ah ini mah sedikit, udah yuk, lo ada majalah yang dibeli?"Ros memperlihatkan dua majalah.
Aneh sekali aku tahu majalah apa itu, tapi kenapa ditutupi covernya?
Di kasir beberapa buku novel terbaru dipajang.
Terutama novel: Harry Potter And The Chamber Of Secrets.
Aku gak suka ama novel, tapi tahun lalu nonton Harry Potter And The Sorcerers Stone.
Yah lumayan menarik filmnya.
Bingung juga orang tergila-gila ama novel Harry Potter ini.
Gak Ria,Fio,Bego,Jidad hampir semua anak-anak suka ama nih novel Harry Potter.
"lo suka ama Harry Potter?"tanyaku.
"sukalah, siapa yang gak suka ama Harry Potter?"jawab Ros bingung dengan pertanyaanku, yang ia anggap pertanyaan bodoh.
"lah gue gak suka ama Harry Potter, ama novelnya, filmnya sih gue suka"
"gak suka novel Harry Potter? Wah bercanda lo Rud.."
aku mengernyit, mengambil empat novel Harry Potter.
Ros cuma tersenyum seolah aku membual tak suka novel Harry Potter.
Ros ngotot membayar majalahnya sendiri.
Kubilang "boleh, tapi abis ini gue pulang kalo lo bayar sendiri"
waktu kubayar, terlihat cover dua majalah itu.
Majalah pertama ada tulisan:
menjaga tubuhmu agar tetap langsing.
Makanan-makanan yang harus kamu hindari.
Di majalah ke dua:
penampilan untuk menarik pasanganmu.
Cara-cara..
Belum selsai kubaca Ros sudah mengambilnya sambil cemberut, sedikit melotot, bukan bikin orang takut tapi malah bikin gemes.
Dari Gramedia, langsung ke Space.
Ini tempat nongkrong yang lumayan asik.
Kafe tapi nyantai.
Alunan music yang kental instrumen, sofa-sofa empuk, ada yang berbentuk lingkaran ada yang leter U.
Warna cerah mendominasi tempat ini.

Makananya juga enak.. Disini juga terkenal permen karetnya.
Aku pilih tempat duduk Smoking Area.
"pesen apa?"tanyaku membaca menu.
"beef spageti.."jawab Ros membaca menu.
"minumnya?"
"orange jus.."
aku memanggil pelayan.
"dua beef spageti,dua lumpia udang, dua kentang, orange jus, ama jus melon"
aku menyalakan rokok.
"dua lumpia udang? Dua kentang?,untuk?"tanya Ros
"untuk? Ya buat lo ama gue lah.."jawabku geli.
"gua kan gak makan banyak.."kata Ros cemberut.
Bola mataku berputar, jangan karena majalah konyol itu.
"pleas deh Ros, lumpia udang ama kentang, gak bakal bikin lo gendut.."
"huh..."
"hmm... Tadi lo habis minum-minum ya?"
"kenapa? Bau comberan ya?" jawabku mengendus seragamku, kupikir kalo pletokan mah baunya enak dah, kecuali anggur baunya kaya comberan.
"Gaklah Rud, masa bau comberan, yah bau alkohol aja.."kata Ros cekikikan.

"Gak enak ya baunya?"
"hem.. Bukan gak enak biasa aja, tapi bau alkohol, waktu kapan ya gua lewat anak-anak nongkrong, baunya kaya bau comberan"kata Ros memencet hidung.
"ahh... Itu pasti minum anggur"
"emang beda minuman beda baunya?"tanya Ros penasaran.
"Gak.. Yang bener itu, beda harga beda baunya, makin mahal biasanya makin enak baunya"
"masa sih, mending lo minum parfum aja kalo gitu.."kata Ros dengan ide cemerlangnya.
"Ada juga minuman yang bener-bener baunya wangi, gak kalah ama parfum, namanya London Paris"sahutku geli.
"Hah.. Kaya parfum Paris Hillton?"kata Ros semangat.
Baru aku mau membalas omonganya, tapi aku terkejut dengan ekspresi Ros yang kaya melihat setan ditengah hari bolong.
Aku melihat kebelakang bersiap melihat setan.
Tapi itu lebih menakutkan dari setan.
Dua detektif maut dari neraka menuju ke arah kami.
Kulihat muka Ros yang pucat.
Ria dan Fio berjalan ke arah kami, setiap langkah membawa hawa kematian.
Gimana gak pucat, charlie angels :Ria, Fio, Nia KK kelas paling killer dikalangan cewek.
Mereka berdua sudah berada di meja kami.
Wajah Ria, Fio, flat tanpa ekspresi, yang kutahu itulah wajah saat mereka marah.
Ros makin pucat hampir mirip mayat.
Aku siaga, siap bila ada kejadian yang menakutkan.
Sedetik Fio bergerak mau menampar Ros.
Aku berdiri siap menghalanginya.
Gak habis pikir kenapa bisa begini sih?
Sedetik aku berpikir seperti itu, tapi sedektik kemudian otakku berantakan melihat kejadian dihadapanku.
Mereka bertiga saling berpelukan, cipika-cipiki, cium pipi, kiri dan kanan.
"K Fio lama banget sih datengnya.."tanya Ros riang.
"biasa Ria kalo nyetir kaya keong.."jawab Fio santai.
"enak aja,boong Ros,Fio tuh kelamaan belanja baju.."sahut Ria.
Mulutku menganga, mataku melebar.
Tempat duduk disini, sofa berbentuk u.
Mereka bertiga saling mengobrol ramai, tawa, candaan, dan aku seperti penonton tanpa karcis.
"permisi nenek-nenek sekalian, apa ada yang gue lewatin disini?"tanyaku yang mulai ngerasa dikerjain.
"Eh, ada Ruday, kapan datengnya.?"tanya Fio polos.
"Iya Day,kapan dateng lo?"tanya Ria.
Hah Ruday, mereka berdua kembali memanggilku seperti biasa, berarti udah gak marah ama kejadian dua minggu lalu..
Tapi aku masih gak paham?
"nenek Ros lo kerjasama ama dua nenek-nenek ini buat ngerjain gue?"tanyaku dingin.
"ngerjain??gak kok,gua emang janjian ama K Fio,K Ria disini.."jawab Ros bingung.
Udah janjian disini? Berarti tadi cuma aku yang ketakutan sendirian, takut pada berantem, cakar-cakaran, yang jelas sih aku dikerjain, walau sepertinya Ros cuma diperalat.
Aku mengambil tiga novel Harry Potter, kutaruh di meja,dan uang seratus ribu, buat bayar makanan.
"ini novel gue beli buat lo pada, biar tambah kaya penyihir, ros lo pulang ama nih nenek-nenek, gue pulang duluan"kataku dingin, sambil berdiri.
Mereka bertiga berdiri, sepintas aku puas, melihat wajah mereka yang pucat sekarang.


Aku berbalik hendak pergi.
"tunggu.."kata mereka kompak.
Aku terdiam masih membelakangi mereka.

BERSAMBUMG..
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.