Kaskus

Entertainment

shinjingAvatar border
TS
shinjing
Website Untuk Orang Awam, Penting Nggak Sih?
Judul di atas merupakan pertanyaan klasik yang dari jaman dulu sampe sekarang ini masih jadi pertanyaan jutaan manusia di dunia ini. Mungkin agan juga punya pertanyaan serupa dengan judul ane di atas.

Sebelum kita main ke topik utamanya, mari gan kita cek dulu bagian luarnya dulu.

Website dan komponennya merupakan salah satu komoditi pasar tebesar saat ini. Apa agan tau yang namanya Facebook, Twitter, Instagram, dll?

Ane jamin ente semua udah pada kenal sama semua produk yang ente pake itu. Ngga pagi ngga siang, pasti deh agan main sama mereka, di manapun dan kapan pun agan butuh mereka, entah pake pc atau pake hape, mereka selalu ada buat agan. (awas jangan kepikiran ama doi emoticon-Kiss)

Mereka semua pada dasarnya adalah sesuatu yang kita kenal dengan nama website. Facebook dan kawan2nya itu adalah beberapa contoh dari website expert yang sudah menggunakan API.

Tanpa agan sadari, banyak dari kita yang terkecoh dengan yang katanya mobile apps. Path, Instagram, Pinterest dan lainnya yang dulu kita pikir adalah mobile apps, ternyata mereka pun "hanya"-lah sebuah website.

Jadi sekarang ini, apakah agan sudah merasa di kepung dengan yang namanya website?

Dunia Berada Di Genggaman Tangan

Website Untuk Orang Awam, Penting Nggak Sih?

Sekarang ini yang namanya handphone itu udah kaya kacang rebus, ada di mana2. Dan juga mereka udah ngga rasis kaya dulu. Kenapa rasis?

Jaman dulu, pas ane SMP kelas 3, saat yang namanya Nokia 6600 yang legendaris itu lahir, hape itu rasis banget. Cuma yang berduit yang boleh pegang hape canggih. Tapi sekarang, ente punya duit 500 ribu udah bisa bawa pulang hape berkamera dan lumayan canggih pula.

Kalau kasusnya kaya gini, gimana engga kalau semua orang rata2 di dunia ini sudah make yang namanya handphone canggih yang udah bisa browsing dan mengakses data, baik itu http maupun non http.

Website Untuk Orang Awam, Penting Nggak Sih?

Coba liat gambar di atas, kalau penggunaan telepon pintar untuk mengakses website diibaratkan sebagai penyakit endemik, kurang dari 10 tahun lagi seluruh manusia di dunia ini udah kena semua tuh.

Smart Device Menjadi Raja
Website Untuk Orang Awam, Penting Nggak Sih?

Menurut riset (bukan dari cak lontong pastinya emoticon-Ngakak), penggunaan mobile device (smartphone, baik dengan ukuran candy bar atau phablet dan juga tablet) setiap tahunnya cenderung meningkat namun tingkat pertumbuhannya itu berbanding terbalik dengan pertumbuhan PC atau laptop yang cenderung menurun dan di tinggalkan.

Bisa di katakan kalau manusia saat ini cenderung lebih konsumtif dan ingin semuanya di buat mudah.

Oke, kita balik lagi ke urusan website.

Orang2 sekarang ini udah lebih pintar dalam menggunakan ponsel pintarnya. Kalau dulu, ketika di tanya untuk apa beli BlackBe*r*y pasti jawabannya adalah untuk BBM-an. Tapi sekarang ini ane rasa itu semua sudah berubah (setelah negara api menyerang emoticon-Cape d... (S)), bisa di liat dari banyaknya orang yang jualan lewat social media.

Facebook, Twitter, bahkan Instagram dan Path yang penggunaanya terbatas (hanya bisa digunakan - upload - lewat device saja) sudah banyak kita temukan yang namanya orang jualan. Mulai dari barang yang biasa kita temui di mall kaya baju dll sampe barang2 aneh kaya stiker Line.


Part #2
Part #3
Diubah oleh shinjing 23-04-2014 15:29
0
1.4K
10
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
The Lounge
KASKUS Official
1.3MThread104.8KAnggota
Tampilkan semua post
shinjingAvatar border
TS
shinjing
#1
Q: Lalu, apa hubungannya smart device yang tadi ane jabarin dengan website? emoticon-Hammer2

A: Website sangat erat dengan mobile device khusunya dalam hal informasi.

Pada umumnya orang2 yang sudah terlebih dahulu membuat website tujuannya adalah hanya sekedar untuk berbagi informasi. Orang yang seperti ini bisa kita klasifikasikan sebagai blogger.

kaskus-image

Blogger ini macem2 tipenya, ada yang woles alias posting hanya untuk kesenangan pribadi atau mungkin juga isi otaknya udah luber jadi di pindahin ke blognya emoticon-Ngakak.

Ada juga yang di sebut sebagai kejar setoran. Mereka ini adalah blogger bayaran yang tugasnya adalah mereview atau kasarnya bekerja sama orang untuk menulis sesuatu.

kaskus-image

Selain blogger, ada juga mereka2 yang membuat web untuk usahanya atau mungkin perusahaan tempat mereka bekerja. Contoh dari web ini adalah sampoerna.com. Web di kelas ini bisa kita klasifikasikan sebagai portfolio atau business website. Dan orang yang mengurus web ini ada banyak, alias terkait dengan berbagai pihak. Di situ bisa ada HRD, Pemasaran, dll.

kaskus-image
Dan yang sekarang lagi populer adalah tipe yang ke tiga. Tipe ini adalah mereka yang bisa melihat kesempatan dalam kesempitan. Yap, mereka adalah pelaku bisnis online, apapun bentuknya asal ada yang di jual.

Jangan Rasis Informasi

Dahulu kala, sebelum internet secepat sekarang (sekarang juga masih lambat sih emoticon-Cape d... (S)) ane bakal buka Facebook dari PC aja, ogah lewat hape di masa2 kartu three baru aja lahir di Indonesia.

Hal inilah yang ane sebut rasis informasi. Dulu internetan lewat hape atau benda mobile apapun itu masih minoritas. Tapi dengan kecepatan internet yang sekarang ini, apakah agan yang sudah atau belum memiliki website masih kepengen rasis informasi?

Pastinya ngga donk, ya kan? Saat ini dunia web sudah berkembang sangat cepat sekali, salah satu bagian terbesarnya adalah CSS 3 dan HTML 5.

Dengan adanya kedua makhluk tersebut, munculah kedua teknik ini: Fluid Web Design dan Responsive Web Design.

kaskus-image

Dengan adanya mereka berdua, informasi yang agan punya ngga lagi rasis. Mau di buka lewat PC ataupun benda lainnya, informasi yang agan punya akan bisa di nikmati sepenuhnya, hanya tampilannya saja yang berubah.

Kebanyakan dari website maker di luar negri mematok harga tinggi untuk keahlian mereka dalam mempermainkan responsive dan fluid design mereka.

Menurut situs seguetech.com, harga jasa membuat website responsive saja berkisar mulai dari $25 hingga $100.000, tergantung dari seberapa kompleks design dan seberapa besar lembaga atau orang yang memintanya.

emoticon-Matabelo edan ngga tuh?
Diubah oleh shinjing 23-04-2014 14:44
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.