- Beranda
- Stories from the Heart
CINTA (Cerita Indah Namun Tiada Arti)
...
TS
dingdingding
CINTA (Cerita Indah Namun Tiada Arti)
Halo para reader yang budiman.
Gw Pengen Share sedikit sebuah cerita, bisa dibilang sebuah pengalaman.
Mohon bimbingannya jika ada salah ketik(typo) atau kata-kata yang tidak berkenan. (curahkan saja di postingan bawah, atau PM juga boleh). Saya juga masih belajar dalam membuat Thread dan Cerita yang baik dan benar. Masih membutuhkan saran serta kritik dari kiri kanan. Darimana lagi kalau bukan dari agan-agan ini .
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Aku sudah mulai lupa
Saat pertama rasakan lara
Oleh harapan yang pupus
Hingga hati cedera serius
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Lama tak ku dengar tentangnya
Yang paling dalam tancapkan luka
Satu hal yang aku tahu
Terkadang dia juga rindu
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Perkenalkan nama gw Hendra. Biasa dipanggil Hen atau ndra sama orang-orang sekitar gw.
Tapi Nenek ama Kakek gw mangil gw gundul(soalnya pas ane kecil katanya rambutnya ga tumbuh-tumbuh)
(skip)
Cerita ini adalah sebuah cerita saat gw masih sekolah jaman dahulu kala saat gw masih muda (sekarang gw udah tua)
Cerita ini dimulai saat gw mulai memasukin satu tingkat diatas SMP. Untuk yang lain mungkin menyebutnya SMA atau SMU. Tapi gw bukan! Gw SMK (Sekolah Mengenah Kejuruan)
sama aja ya 
Sedikit tentang masa SMP gw. Semua bermulai dari sini
Gw melirik ke belakang tempat duduk gw. Melihat meta dengan muka datar alias biasa-biasa aja ( padahal selama 1 tahun ini gw mengagumi dia, buat ngobrol aja jarang banget kalo ga perlu-perlu amat, itu juga palingan nanya tentang pelajaran atau minjem tip-x
). Meta pun mengeluarkan jurus ampuh seampuh-ampuhnya (senyumannya yang……… ah sudahlah). Lalu gw membalasnya dengan senyuman gw yang ga kalah manis
(padahal udah keringet dingin)
Gatau gw kalo deket cewe bawaannya grogi, ga berani, padahal tampang gw lumayan ganteng ga culun-culun amat sih buat anak SMP
(ngigo)
Meta pun pergi meninggalkan kelas bersama temannya. Disni gw berfikir, (ah ga mungkin cewe secantik meta bisa suka juga ama gw, pinter kaga, gaul kaga, tapi muka kaga jelek-jelek amat (ngigo lagi)
Gw diem aja di kelas liatin temen-temen yang lain ngobrol sambil dengerin lagu dari Walkman gw (jaman gw Walkman gan, belum ada ipod atau music player yang lain, waktu itu yang punya HP juga belum terlalu banyak, dan masih didominasi oleh Nok*a). Tiba-tiba gw ngeliat ada seorang cewe di depan pintu kelas liatin gw, mereka bertiga, cengar cengir sambil dorong-dorongan
Gw bingung, karena mereka ngeliatin kearah gw, dan sekitar gw ga ada siapa-siapa, lalu gw samperin dah tu cewe-cewe. Cari siapa ya dek (keliatan mereka adik kelas gw, soalnya masih imut-imut gimana gitu
.
Cover dari agan armstrongzone
Ebook Part 1-110 dari agan TheSain007

Gw Pengen Share sedikit sebuah cerita, bisa dibilang sebuah pengalaman.
Mohon bimbingannya jika ada salah ketik(typo) atau kata-kata yang tidak berkenan. (curahkan saja di postingan bawah, atau PM juga boleh). Saya juga masih belajar dalam membuat Thread dan Cerita yang baik dan benar. Masih membutuhkan saran serta kritik dari kiri kanan. Darimana lagi kalau bukan dari agan-agan ini .
Quote:
Q: Real story gan?
A: Iya gan, real story ditambah sedikit bumbu mas*ko
Q: Mau kepo boleh ga gan?
A: Kepo boleh, selama ane mau jawab pasti ane jawab, kalo ga ane jawab berarti privacy, asal ga OOT aja
Q: Share Photonya dong gan
A: No No No No
(rules)
A: Iya gan, real story ditambah sedikit bumbu mas*ko

Q: Mau kepo boleh ga gan?
A: Kepo boleh, selama ane mau jawab pasti ane jawab, kalo ga ane jawab berarti privacy, asal ga OOT aja

Q: Share Photonya dong gan

A: No No No No
(rules)===============================================================
Special Thanks too
Allah SWT Karena masih memberikan ane umur sampe sekarang dan bisa membuat cerita ini
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kaskus ( www.kaskus.co.id)
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Semua Reader, baik yang Posting, Rate 5's Star, kasih Cendol serta SR sekalipun
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Thanks sebanyak-banyaknya untuk barisan para Mantan gw. Tanpa kalian, cerita ini takkan pernah lahir
===============================================================

Special Thanks too
Allah SWT Karena masih memberikan ane umur sampe sekarang dan bisa membuat cerita ini
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kaskus ( www.kaskus.co.id)
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Semua Reader, baik yang Posting, Rate 5's Star, kasih Cendol serta SR sekalipun
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Thanks sebanyak-banyaknya untuk barisan para Mantan gw. Tanpa kalian, cerita ini takkan pernah lahir
===============================================================

================================================================
Mungkin lagu ini adalah Soundtrack yang paling pas untuk kisah gw ini
[Recommended To Buffer buat yang sering Patah Hati
]
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Mungkin lagu ini adalah Soundtrack yang paling pas untuk kisah gw ini
[Recommended To Buffer buat yang sering Patah Hati
]The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Spoiler for Lirik:
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Aku sudah mulai lupa
Saat pertama rasakan lara
Oleh harapan yang pupus
Hingga hati cedera serius
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Lama tak ku dengar tentangnya
Yang paling dalam tancapkan luka
Satu hal yang aku tahu
Terkadang dia juga rindu
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Spoiler for Part 1:
Perkenalkan nama gw Hendra. Biasa dipanggil Hen atau ndra sama orang-orang sekitar gw.
Tapi Nenek ama Kakek gw mangil gw gundul(soalnya pas ane kecil katanya rambutnya ga tumbuh-tumbuh)
(skip)Cerita ini adalah sebuah cerita saat gw masih sekolah jaman dahulu kala saat gw masih muda (sekarang gw udah tua)

Cerita ini dimulai saat gw mulai memasukin satu tingkat diatas SMP. Untuk yang lain mungkin menyebutnya SMA atau SMU. Tapi gw bukan! Gw SMK (Sekolah Mengenah Kejuruan)
sama aja ya 
Sedikit tentang masa SMP gw. Semua bermulai dari sini
Quote:
Saat itu pagi hari, para siswa-siswi berumur belasan tahun menggunakan seragam biru putih lalu lalang di dalam sempitnya koridor kelas tanpa belajar. Kenapa tanpa belajar? Karena Kami sudah menyelesaikan yang namanya UAN (Ujian AKhir Nasional) tingkat SMP.
Gw yang waktu itu bukanlah siswa yg berprestasi di kelas apalagi di sekolah hanya bisa harap-harap cemas saat menunggu pengumuman kelulusan yang akan disampaikan lewat POS (sekarang masih lewat POS ga sih gan? Gw ga tau
)
Semua tampak bergembira karena telah melewati 3 hari yang mendebarkan (menurut gw
)
Dan akhirnya gw memutuskan untuk pergi ke GOR sekolahan yang cukup luas (BTW SMP gw adalah SMP negeri yang lumayan favorit di kota Bandung yang terletak di dekat terminal dan dekat dengan pusat kota Bandung) . Setelah sampai di GOR, gw lihat ada sohib gw sedang bermain basket, Dia bernama Yoga.
Gw melambaikan tangan, dia melihat gw sambil mengangkat dagunya seolah berkata “Oi”
Beberapa menit kemudian Yoga nyamperin gw (percakapan dalam Bahasa sunda, gw ceritakan dalam Bahasa Indonesia aja biar agan-agan ngerti)
Gw pun kembali ke kelas sambil membawa perasaan ga enak ini , Antara senang dengan selesainya hari-hari mendebarkan ujian nasional dan menunggu kelulusan.
Sesampainya di kelas, gw duduk di kursi biasanya di posisi palingan tengah . ya dua buah kursi yang gw duduki bersama yoga selama 1 tahun kebelakang (sekolah gw tiap naik pindah-pindah ruangannya)
Dan dibelakang gw ada seseorang yang gw kagumi sejak pertama bertemu sekitar 1 tahun yang lalu, wanita itu bernama Meta. Gadis berparas cantik, rambut sebahu dan di urai, mempunyai kulit yang putih, mulus, gigi gingsulnya dan tentunya senyumnya yang………. Ah sudahlah, bisa lemes agan-agan kalo liat
(skip)
Gw yang waktu itu bukanlah siswa yg berprestasi di kelas apalagi di sekolah hanya bisa harap-harap cemas saat menunggu pengumuman kelulusan yang akan disampaikan lewat POS (sekarang masih lewat POS ga sih gan? Gw ga tau
) Semua tampak bergembira karena telah melewati 3 hari yang mendebarkan (menurut gw
)Dan akhirnya gw memutuskan untuk pergi ke GOR sekolahan yang cukup luas (BTW SMP gw adalah SMP negeri yang lumayan favorit di kota Bandung yang terletak di dekat terminal dan dekat dengan pusat kota Bandung) . Setelah sampai di GOR, gw lihat ada sohib gw sedang bermain basket, Dia bernama Yoga.
Gw melambaikan tangan, dia melihat gw sambil mengangkat dagunya seolah berkata “Oi”
Beberapa menit kemudian Yoga nyamperin gw (percakapan dalam Bahasa sunda, gw ceritakan dalam Bahasa Indonesia aja biar agan-agan ngerti)
Quote:
Yoga: Kenapa lu belum pulang?
Gw : Bentar lagi yog, Yog ntar mau ke SMA mana?
Yoga : Belum tau lah, lulus aja belum jelas. Hahaha (dia ketawa dengan santainya
)
Gw: Dasar bego!, gw deg deg an gini , lu malah ngomong belum tentu lulus atau engganya.
Yoga: hahaha, lagian ngapain diambil pusing, kita sudah berusaha, biarlah yang di Atas dan Dinas pendidikan yang mengatur
Gw: hahaha, iya juga sih. Tapi gw ko deg-degan ya yog
Yoga: Santai ajalah, eh gw mau main lagi nih, lu mau main ga?
Gw: Ga lah, gw mau ke kelas aja nyamperin anak-anak
Yoga: OK dah, Sip
Gw : Bentar lagi yog, Yog ntar mau ke SMA mana?
Yoga : Belum tau lah, lulus aja belum jelas. Hahaha (dia ketawa dengan santainya
)Gw: Dasar bego!, gw deg deg an gini , lu malah ngomong belum tentu lulus atau engganya.
Yoga: hahaha, lagian ngapain diambil pusing, kita sudah berusaha, biarlah yang di Atas dan Dinas pendidikan yang mengatur

Gw: hahaha, iya juga sih. Tapi gw ko deg-degan ya yog

Yoga: Santai ajalah, eh gw mau main lagi nih, lu mau main ga?
Gw: Ga lah, gw mau ke kelas aja nyamperin anak-anak
Yoga: OK dah, Sip
Gw pun kembali ke kelas sambil membawa perasaan ga enak ini , Antara senang dengan selesainya hari-hari mendebarkan ujian nasional dan menunggu kelulusan.
Sesampainya di kelas, gw duduk di kursi biasanya di posisi palingan tengah . ya dua buah kursi yang gw duduki bersama yoga selama 1 tahun kebelakang (sekolah gw tiap naik pindah-pindah ruangannya)
Dan dibelakang gw ada seseorang yang gw kagumi sejak pertama bertemu sekitar 1 tahun yang lalu, wanita itu bernama Meta. Gadis berparas cantik, rambut sebahu dan di urai, mempunyai kulit yang putih, mulus, gigi gingsulnya dan tentunya senyumnya yang………. Ah sudahlah, bisa lemes agan-agan kalo liat
(skip) Gw melirik ke belakang tempat duduk gw. Melihat meta dengan muka datar alias biasa-biasa aja ( padahal selama 1 tahun ini gw mengagumi dia, buat ngobrol aja jarang banget kalo ga perlu-perlu amat, itu juga palingan nanya tentang pelajaran atau minjem tip-x
). Meta pun mengeluarkan jurus ampuh seampuh-ampuhnya (senyumannya yang……… ah sudahlah). Lalu gw membalasnya dengan senyuman gw yang ga kalah manis
(padahal udah keringet dingin)
Gatau gw kalo deket cewe bawaannya grogi, ga berani, padahal tampang gw lumayan ganteng ga culun-culun amat sih buat anak SMP
(ngigo)Meta pun pergi meninggalkan kelas bersama temannya. Disni gw berfikir, (ah ga mungkin cewe secantik meta bisa suka juga ama gw, pinter kaga, gaul kaga, tapi muka kaga jelek-jelek amat (ngigo lagi)
Gw diem aja di kelas liatin temen-temen yang lain ngobrol sambil dengerin lagu dari Walkman gw (jaman gw Walkman gan, belum ada ipod atau music player yang lain, waktu itu yang punya HP juga belum terlalu banyak, dan masih didominasi oleh Nok*a). Tiba-tiba gw ngeliat ada seorang cewe di depan pintu kelas liatin gw, mereka bertiga, cengar cengir sambil dorong-dorongan

Gw bingung, karena mereka ngeliatin kearah gw, dan sekitar gw ga ada siapa-siapa, lalu gw samperin dah tu cewe-cewe. Cari siapa ya dek (keliatan mereka adik kelas gw, soalnya masih imut-imut gimana gitu
.Quote:
Cewe1: kaka namanya ka Hendra kan?
Quote:
Original Posted By Jadwal Update
Senin - Sabtu : Malam antara jam 18.00 - 22.00
Minggu : Malam jam 22.00 -
*note : Kalo saya ga apdet, berarti saya lagi galau
TerimaKasih
Senin - Sabtu : Malam antara jam 18.00 - 22.00
Minggu : Malam jam 22.00 -
*note : Kalo saya ga apdet, berarti saya lagi galau

TerimaKasih

Spoiler for INDEX I:
Quote:
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Part 7
Part 8
Part 9
Part 10
Part 11
Part 12
Part 13
Part 14
Part 15
Part 16
Part 17
Part 18
Part 19
Part 20
Part 21
Part 22
Part 23
Part 24
Part 25
Part 26
Part 27
Part 28
Part 29
Part 30
Part 31
Part 32
Part 33
Part 34
Part 35
Part 36
Part 37
Part 38
Part 39
Part 40
Part 41
Part 42
Part 43
Part 44
Part 45
Part 46
Part 47
Part 48
The Power Of Putih Abu Abu
Part 49
Part 50
Part 51
Part 52
Part 53
Part 54
Part 55
Part 56
Part 57
Part 58
Part 59
Part 60
Part 61
Part 62
Part 63
Part 64
Part 65
Part 66
Part 67
Part 68
Part 69
Part 70
Part 71
Part 72
Part 73
Part 74
Part 75
Part 76
Part 77
Part 78
Part 79
Part 80
Part 81
Part 82
Part 83
Part 84
Part 85
Part 86
Part 87
Part 88
Part 89
Part 90
Part 91
Part 92
part 93
Part 94
Part 95
Part 96
Part 97
Part 98
Part 99
Part 100
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Part 7
Part 8
Part 9
Part 10
Part 11
Part 12
Part 13
Part 14
Part 15
Part 16
Part 17
Part 18
Part 19
Part 20
Part 21
Part 22
Part 23
Part 24
Part 25
Part 26
Part 27
Part 28
Part 29
Part 30
Part 31
Part 32
Part 33
Part 34
Part 35
Part 36
Part 37
Part 38
Part 39
Part 40
Part 41
Part 42
Part 43
Part 44
Part 45
Part 46
Part 47
Part 48
The Power Of Putih Abu Abu
Part 49
Part 50
Part 51
Part 52
Part 53
Part 54
Part 55
Part 56
Part 57
Part 58
Part 59
Part 60
Part 61
Part 62
Part 63
Part 64
Part 65
Part 66
Part 67
Part 68
Part 69
Part 70
Part 71
Part 72
Part 73
Part 74
Part 75
Part 76
Part 77
Part 78
Part 79
Part 80
Part 81
Part 82
Part 83
Part 84
Part 85
Part 86
Part 87
Part 88
Part 89
Part 90
Part 91
Part 92
part 93
Part 94
Part 95
Part 96
Part 97
Part 98
Part 99
Part 100
Spoiler for INDEX II:
Quote:
Cover dari agan armstrongzone
Spoiler for :
Ebook Part 1-110 dari agan TheSain007
Spoiler for :
Diubah oleh dingdingding 13-01-2016 21:01
junti27 dan 12 lainnya memberi reputasi
13
1.9M
Kutip
5.1K
Balasan
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
33KThread•54.5KAnggota
Tampilkan semua post
TS
dingdingding
#669
Spoiler for Part 70:
Ternyata lia ganti film horor sama film Titanic
.
Gw: ada aja film ginian
Lia: film kesukaan mamah aku, kalo nonton ya ini lagi ini lagi film yang diputer
Gw: hahaha, yaudah ini aja lah. romantis
Beberapa adegan selanjutnya, saat si cewe mau loncat dari kapal
Lia: uh uh uh jangan jangan
Gw:
Adegan ciuman
Lia:
Gw:
Tau gak gan film yang di DVD itu, gak ada sensornya
, pas bagian HOT yang di dalem mobil antik 
Lia: ( nutup matanya )
Gw: kenapa sih?
Lia: itu mau anu
Gw: anu apaan?
Lia: gak tau
Gw:
Lia: ih romantis ya
Gw: iya
Adegan titanik mau tenggelam
Lia: hiks hiks hiks
Gw: ( liat ke belakang gw, suara apaan tuh ? )
Lia: hiks hiks hiks
Gw: kok nangis?
Lia: sedih lah
Gw:
Adegan si cowonya mati kedinginan terus tenggelam ( ending )
Lia: hiks hiks kenapa sih harus mati
Gw:
Lia: ( mendekati gw, terus tiduran di paha gw ) hiks hiks hiks
Gw:
geli geli jangan tiduran disitu 
Lia: dimana dong ( malah pindah ke atas nya lagi )
Gw: jangan disitu
Lia: gak akan gw apa-apain
Ternyata dia bohong, meskipun agak jauh, tapi kerasa kalo kepala dia gerak-gerak, punya gw akhirnya gak kuat lagi
Lia: ih apa nih gerak-gerak hahahaha. diem jangan di gerak-gerakin
Gw: pegel
Awas dulu benerin posisi ( lia pun mengangkat kepalanya )
Gw: udah, ( lalu kepalanya dusek-dusek lagi di paha atas gw
)
Setelah beberapa lama, akhirnya film tamat
Gw: abiss, ah cengeng
Lia: hiks hiks ( ngeliatin gw )
Gw: kenapa ?
Lia: lu gak akan pulang?
Gw: astaga? jam berapa ini? jam setengah 12 malem
Lia: hahahaha
Gw: gw pulang gimana
Lia: tidur disini aja, besok pagi pulang
Gw: ah lu si li, gak ngingetin
Lia: udah tidur disini aja, mau tidur di kamar tamu di lantai atas? apa di sini?
Gw: ah disini aja bisa sambil nonton TV
Lia: di kamar atas juga ada TVnya kok di kamar
Gw:
Yaudah di atas ajalah 
Lia: yaudah yuk
Gw: gak apa-apa emang vi?
Lia: gak apa-apa, kan gada bonyok gw ( sambil berjalan ke lantai 2 diikuti gw di belakangnya )
Gw: emang pernah ada cowo ya yang nginep disini?
Lia: lu pertama kalinya sih yang gw inget
Gw: ohhh
Sesampainya di atas, memang kamarnya gak segede kamarnya lia, tapi buat gw gede banget, lengkap dengan TV, Ac dan teman-temannya.
Lia: ini kamar lu, mau tidur sekarang?
Gw: gak tau belum ngantuk nih, palingan nonton TV dulu deh, nanti juga ketiduran
Lia: yaudah gw mau tidur ya,
Gw: iya.
Baru sekitar 10 atau 15 detik lia meninggalkan gw
Lia: ndra ndra, sini sini ( sambil berlari ke arah gw )
Gw: apaan?
Lia: tadi TV udah dimatiin belum sih?
Gw: belum, kan tadi kita langsung kesini
Lia: kok mati ya
Gw: ah yang bener?
Lia: iya, pas gw turun kok sepi banget, gw baru inget tadi TV kan nyala
Gw: ah jangan nakut-nakutin gw lo
Lia: sumpah
Lalu tiba-tiba bulu kuduk gw jadi merinding gara-gara si lia
Gw: anjirrrrrr ( lari ke kasur gw meninggalkan si lia di depan pintu
)
Lia: ndraaaaaaaaaa
( banting pintu, terus loncat ke kasur gw, rebutan selimut
)
Lia: kenapa lari?
Gw: gak tau
( di dalem selimut )
Lia: temenin gw ke kamar gw
Gw: ogah gw takut ( rumah dia gede banget, bikin suasana jadi horor, hiiiiii. Dan emang dasarnya gw penakut
)
Lia: atuh lah
Gw: telepon si mbok suruh kesini.
Lia: HP gw di bawah
Gw: yaudah nih pake HP gw
Lia pun menelepon telepon rumahnya, terdengar dari kamar atas tempat kita bersembunyi, tapi sampai 3 kali mencoba gak ada yang ngangkat
Lia: udah pada tidur kali
Gw: terus gimana
Lia: gw tidur disini, lu tidur di bawah sana ( menunjuk gw karpet dibawah )
Gw:
Akhirnya gw pun tidur di bawah dengan bantal, lia di atas. Gw nonton TV lia juga nonton di atas, di TV semakin malem isinya berita-berita. dan sekitar jam 2 kalau gak salah, semua salran pun gambar semut dan garis warna warni ( semuanya offline
) Gw pun menengok lia, ternyata sudah tidur, cape mungkin, gw pun tidur-tiduran, ternyata gak bisa tidur, ACnya dingin banget, gw matiin tuh AC, gw tidur akhirnya bisa tidur juga, tapi gw kebangun lagi. Loh kok ACnya nyala lagi? gw matiin lagi. Gw tidur lagi, masih dalam keadaan sadar, bunyi ( tit ) AC nya nyala lagi
. Gw pun bangun, siapa yang nyalain tuh AC, ternyata si lia
Gw: li dingin ( bisik-bisik )
Lia: gerah
Gw: gw kan gak pake selimut, lu AC dinyalain, tapi pake selimut
Lia: yaudah sini naik, tapi awas kalo macem-macem, tengahnya pake guling
Gw: asekkkk
Akhirnya gw pindah ke atas, tidur bareng lia, gw pun terlelap, sampai paginya, udah siang sih bukan pagi. Gw bangun, ternyata lia tidur meluk gw. Gw gak bisa ngapa-ngapain, tapi mata udah melek, gw malah diem kaya patung. Dan akhirnya lia pun membuka matanya
Lia:
Gw: pagi
Lia: pagi ( malah tarik selimut, masih tetep peluk gw )
Gw: eh bangun, katanya jangan deket-deket, malah meluk gw, dari kapan meluk gw ?
Lia: dinginnnn, dari gak tau lupa
Gw: yaudah bangun ah, udah terang tuh
Lia: bentar lagi
Gw: ............
Gw elus-elus rambut dia
( oh andaikan ini cewe gw ) Lia ini sebenernya cantik banget, baik lagi sama gw, tajir lagi. Gw sama dia dibandingin kalau pacaran lebih cocok jadi adik kakak, walaupun dia kelas 2 dan gw kelas 1, tapi umur masih tua gw
Sampai setelah beberapa menit kemudian
Lia: ah gak bisa tidur lagi ( lalu dia bangun )
Gw: yang suruh tidur lagi siapa?
Lia: heheheh
abis enak lo anget 
Gw: lo juga anget
Lia: sini lagi deh
Lia senderan di bahu gw sambil nonton TV, koment tentang kartun-kartun yang lagi diputer di TV, sampai akhirnya Lia pergi untuk mandi
Lia: ah gw mandi dulu ya, lu juga mandi bau
Gw: kaya yang lu gak bau aja
Lia: enak aja
Gw: emang bau
Lia: hah ( nyium napasnya sendiri ) iya bau
Gw:
Lia pun meninggalkan gw di kamar, gw pun mandi karena di kamar itu juga ada handuk dan ada kamar mandinya, tapi diluar kamarnya, sebelahan. Setelah mandi, gw pun turun ke bawah, gw liat TV, eh iya kok mati ya? siapa yang matiin. ( asal agan-agan tau, ni kejadian horor di rumahnya lia, si TV mati bukan standby dari remote, tapi dari saklar on/off yang ada di TV nya ) Kami berdua pun gak menghiraukan itu. Gw pun di ajak sarapan bersama lia di ruang makan, ternyata sarapan roti.
Gw: roti?
Lia: hu uh , kenapa ? gak suka?
Gw: gak kenyang, suka bubur gak?
Lia: makan bubur? mauuuuuu
Gw: yaudah yuk keluar cari bubur
Lia: yukk, bentar ambil kunci mobil
Gw: jalan ajalah,
Lia:
Gw: yukkk, gw tarik lia yang sedang duduk di kursi makan
Lia: cari kemana?
Gw: gak tau
Lia: enak gak?
Gw: gak tau , belum juga makan
Lia: jauh ga?
Gw: banyak tanya
, gw aja gak tau daerah sini yang jual bubur dimana 
Lia:
Akhirnya setelah berjalan agak jauh dari rumah lia, terlihat tukang bubur di pinggir jalan
Gw: nah tu tukang bubur
Lia: itu? makan disana?
Gw: iya, kenapa?
Lia: gak apa-apa, belum pernah aja makan bubur disana, biasanya dibikinin si mbok
Gw: yaudah yuk cobain aja
Gw dan lia pun berjalan ke tempat bubur tersebut, lalu duduk dan memesan 2 mangkok bubur. Setelah bubur jadi
Gw: udah dateng nih, makan
Lia: ...........
Gw: makan, nih kaya gini ammmm ( gw makan )
Lia: enak gak?
Gw: ( angkat satu jempol ke arah lia )
Lia pun mengambil satu sendok bubur, lalu dia makan
Lia:
Gw:
.Quote:
Gw: ada aja film ginian
Lia: film kesukaan mamah aku, kalo nonton ya ini lagi ini lagi film yang diputer

Gw: hahaha, yaudah ini aja lah. romantis

Beberapa adegan selanjutnya, saat si cewe mau loncat dari kapal
Quote:
Lia: uh uh uh jangan jangan
Gw:

Adegan ciuman
Lia:

Gw:

Tau gak gan film yang di DVD itu, gak ada sensornya
, pas bagian HOT yang di dalem mobil antik 
Quote:
Lia: ( nutup matanya )
Gw: kenapa sih?

Lia: itu mau anu
Gw: anu apaan?

Lia: gak tau

Gw:

Lia: ih romantis ya

Gw: iya

Adegan titanik mau tenggelam
Quote:
Lia: hiks hiks hiks
Gw: ( liat ke belakang gw, suara apaan tuh ? )

Lia: hiks hiks hiks
Gw: kok nangis?

Lia: sedih lah

Gw:

Adegan si cowonya mati kedinginan terus tenggelam ( ending )
Quote:
Lia: hiks hiks kenapa sih harus mati

Gw:

Lia: ( mendekati gw, terus tiduran di paha gw ) hiks hiks hiks

Gw:
geli geli jangan tiduran disitu 
Lia: dimana dong ( malah pindah ke atas nya lagi )
Gw: jangan disitu

Lia: gak akan gw apa-apain

Ternyata dia bohong, meskipun agak jauh, tapi kerasa kalo kepala dia gerak-gerak, punya gw akhirnya gak kuat lagi
Quote:
Lia: ih apa nih gerak-gerak hahahaha. diem jangan di gerak-gerakin

Gw: pegel
Awas dulu benerin posisi ( lia pun mengangkat kepalanya )Gw: udah, ( lalu kepalanya dusek-dusek lagi di paha atas gw
)Setelah beberapa lama, akhirnya film tamat
Quote:
Gw: abiss, ah cengeng

Lia: hiks hiks ( ngeliatin gw )
Gw: kenapa ?

Lia: lu gak akan pulang?
Gw: astaga? jam berapa ini? jam setengah 12 malem

Lia: hahahaha

Gw: gw pulang gimana

Lia: tidur disini aja, besok pagi pulang
Gw: ah lu si li, gak ngingetin

Lia: udah tidur disini aja, mau tidur di kamar tamu di lantai atas? apa di sini?
Gw: ah disini aja bisa sambil nonton TV
Lia: di kamar atas juga ada TVnya kok di kamar
Gw:
Yaudah di atas ajalah 
Lia: yaudah yuk
Gw: gak apa-apa emang vi?
Lia: gak apa-apa, kan gada bonyok gw ( sambil berjalan ke lantai 2 diikuti gw di belakangnya )
Gw: emang pernah ada cowo ya yang nginep disini?
Lia: lu pertama kalinya sih yang gw inget
Gw: ohhh
Sesampainya di atas, memang kamarnya gak segede kamarnya lia, tapi buat gw gede banget, lengkap dengan TV, Ac dan teman-temannya.
Quote:
Lia: ini kamar lu, mau tidur sekarang?
Gw: gak tau belum ngantuk nih, palingan nonton TV dulu deh, nanti juga ketiduran
Lia: yaudah gw mau tidur ya,
Gw: iya.
Baru sekitar 10 atau 15 detik lia meninggalkan gw
Quote:
Lia: ndra ndra, sini sini ( sambil berlari ke arah gw )
Gw: apaan?

Lia: tadi TV udah dimatiin belum sih?
Gw: belum, kan tadi kita langsung kesini
Lia: kok mati ya
Gw: ah yang bener?

Lia: iya, pas gw turun kok sepi banget, gw baru inget tadi TV kan nyala
Gw: ah jangan nakut-nakutin gw lo

Lia: sumpah

Lalu tiba-tiba bulu kuduk gw jadi merinding gara-gara si lia

Quote:
Gw: anjirrrrrr ( lari ke kasur gw meninggalkan si lia di depan pintu
)Lia: ndraaaaaaaaaa
( banting pintu, terus loncat ke kasur gw, rebutan selimut
)Lia: kenapa lari?
Gw: gak tau
( di dalem selimut )Lia: temenin gw ke kamar gw

Gw: ogah gw takut ( rumah dia gede banget, bikin suasana jadi horor, hiiiiii. Dan emang dasarnya gw penakut
)Lia: atuh lah

Gw: telepon si mbok suruh kesini.
Lia: HP gw di bawah

Gw: yaudah nih pake HP gw
Lia pun menelepon telepon rumahnya, terdengar dari kamar atas tempat kita bersembunyi, tapi sampai 3 kali mencoba gak ada yang ngangkat
Quote:
Lia: udah pada tidur kali

Gw: terus gimana

Lia: gw tidur disini, lu tidur di bawah sana ( menunjuk gw karpet dibawah )
Gw:

Akhirnya gw pun tidur di bawah dengan bantal, lia di atas. Gw nonton TV lia juga nonton di atas, di TV semakin malem isinya berita-berita. dan sekitar jam 2 kalau gak salah, semua salran pun gambar semut dan garis warna warni ( semuanya offline
) Gw pun menengok lia, ternyata sudah tidur, cape mungkin, gw pun tidur-tiduran, ternyata gak bisa tidur, ACnya dingin banget, gw matiin tuh AC, gw tidur akhirnya bisa tidur juga, tapi gw kebangun lagi. Loh kok ACnya nyala lagi? gw matiin lagi. Gw tidur lagi, masih dalam keadaan sadar, bunyi ( tit ) AC nya nyala lagi
. Gw pun bangun, siapa yang nyalain tuh AC, ternyata si lia
Quote:
Gw: li dingin ( bisik-bisik )
Lia: gerah

Gw: gw kan gak pake selimut, lu AC dinyalain, tapi pake selimut

Lia: yaudah sini naik, tapi awas kalo macem-macem, tengahnya pake guling
Gw: asekkkk

Akhirnya gw pindah ke atas, tidur bareng lia, gw pun terlelap, sampai paginya, udah siang sih bukan pagi. Gw bangun, ternyata lia tidur meluk gw. Gw gak bisa ngapa-ngapain, tapi mata udah melek, gw malah diem kaya patung. Dan akhirnya lia pun membuka matanya
Quote:
Lia:

Gw: pagi

Lia: pagi ( malah tarik selimut, masih tetep peluk gw )
Gw: eh bangun, katanya jangan deket-deket, malah meluk gw, dari kapan meluk gw ?
Lia: dinginnnn, dari gak tau lupa

Gw: yaudah bangun ah, udah terang tuh
Lia: bentar lagi
Gw: ............
Gw elus-elus rambut dia
( oh andaikan ini cewe gw ) Lia ini sebenernya cantik banget, baik lagi sama gw, tajir lagi. Gw sama dia dibandingin kalau pacaran lebih cocok jadi adik kakak, walaupun dia kelas 2 dan gw kelas 1, tapi umur masih tua gw
Sampai setelah beberapa menit kemudianQuote:
Lia: ah gak bisa tidur lagi ( lalu dia bangun )
Gw: yang suruh tidur lagi siapa?

Lia: heheheh
abis enak lo anget 
Gw: lo juga anget

Lia: sini lagi deh
Lia senderan di bahu gw sambil nonton TV, koment tentang kartun-kartun yang lagi diputer di TV, sampai akhirnya Lia pergi untuk mandi
Lia: ah gw mandi dulu ya, lu juga mandi bau

Gw: kaya yang lu gak bau aja

Lia: enak aja

Gw: emang bau

Lia: hah ( nyium napasnya sendiri ) iya bau

Gw:

Lia pun meninggalkan gw di kamar, gw pun mandi karena di kamar itu juga ada handuk dan ada kamar mandinya, tapi diluar kamarnya, sebelahan. Setelah mandi, gw pun turun ke bawah, gw liat TV, eh iya kok mati ya? siapa yang matiin. ( asal agan-agan tau, ni kejadian horor di rumahnya lia, si TV mati bukan standby dari remote, tapi dari saklar on/off yang ada di TV nya ) Kami berdua pun gak menghiraukan itu. Gw pun di ajak sarapan bersama lia di ruang makan, ternyata sarapan roti.

Quote:
Gw: roti?
Lia: hu uh , kenapa ? gak suka?
Gw: gak kenyang, suka bubur gak?
Lia: makan bubur? mauuuuuu
Gw: yaudah yuk keluar cari bubur
Lia: yukk, bentar ambil kunci mobil
Gw: jalan ajalah,

Lia:

Gw: yukkk, gw tarik lia yang sedang duduk di kursi makan
Lia: cari kemana?
Gw: gak tau

Lia: enak gak?
Gw: gak tau , belum juga makan

Lia: jauh ga?
Gw: banyak tanya
, gw aja gak tau daerah sini yang jual bubur dimana 
Lia:

Akhirnya setelah berjalan agak jauh dari rumah lia, terlihat tukang bubur di pinggir jalan
Quote:
Gw: nah tu tukang bubur
Lia: itu? makan disana?
Gw: iya, kenapa?
Lia: gak apa-apa, belum pernah aja makan bubur disana, biasanya dibikinin si mbok
Gw: yaudah yuk cobain aja

Gw dan lia pun berjalan ke tempat bubur tersebut, lalu duduk dan memesan 2 mangkok bubur. Setelah bubur jadi
Quote:
Gw: udah dateng nih, makan
Lia: ...........
Gw: makan, nih kaya gini ammmm ( gw makan )
Lia: enak gak?
Gw: ( angkat satu jempol ke arah lia )
Lia pun mengambil satu sendok bubur, lalu dia makan
Lia:

Gw:

sormin180 dan 2 lainnya memberi reputasi
3
Kutip
Balas