- Beranda
- Stories from the Heart
CINTA (Cerita Indah Namun Tiada Arti)
...
TS
dingdingding
CINTA (Cerita Indah Namun Tiada Arti)
Halo para reader yang budiman.
Gw Pengen Share sedikit sebuah cerita, bisa dibilang sebuah pengalaman.
Mohon bimbingannya jika ada salah ketik(typo) atau kata-kata yang tidak berkenan. (curahkan saja di postingan bawah, atau PM juga boleh). Saya juga masih belajar dalam membuat Thread dan Cerita yang baik dan benar. Masih membutuhkan saran serta kritik dari kiri kanan. Darimana lagi kalau bukan dari agan-agan ini .
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Aku sudah mulai lupa
Saat pertama rasakan lara
Oleh harapan yang pupus
Hingga hati cedera serius
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Lama tak ku dengar tentangnya
Yang paling dalam tancapkan luka
Satu hal yang aku tahu
Terkadang dia juga rindu
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Perkenalkan nama gw Hendra. Biasa dipanggil Hen atau ndra sama orang-orang sekitar gw.
Tapi Nenek ama Kakek gw mangil gw gundul(soalnya pas ane kecil katanya rambutnya ga tumbuh-tumbuh)
(skip)
Cerita ini adalah sebuah cerita saat gw masih sekolah jaman dahulu kala saat gw masih muda (sekarang gw udah tua)
Cerita ini dimulai saat gw mulai memasukin satu tingkat diatas SMP. Untuk yang lain mungkin menyebutnya SMA atau SMU. Tapi gw bukan! Gw SMK (Sekolah Mengenah Kejuruan)
sama aja ya 
Sedikit tentang masa SMP gw. Semua bermulai dari sini
Gw melirik ke belakang tempat duduk gw. Melihat meta dengan muka datar alias biasa-biasa aja ( padahal selama 1 tahun ini gw mengagumi dia, buat ngobrol aja jarang banget kalo ga perlu-perlu amat, itu juga palingan nanya tentang pelajaran atau minjem tip-x
). Meta pun mengeluarkan jurus ampuh seampuh-ampuhnya (senyumannya yang……… ah sudahlah). Lalu gw membalasnya dengan senyuman gw yang ga kalah manis
(padahal udah keringet dingin)
Gatau gw kalo deket cewe bawaannya grogi, ga berani, padahal tampang gw lumayan ganteng ga culun-culun amat sih buat anak SMP
(ngigo)
Meta pun pergi meninggalkan kelas bersama temannya. Disni gw berfikir, (ah ga mungkin cewe secantik meta bisa suka juga ama gw, pinter kaga, gaul kaga, tapi muka kaga jelek-jelek amat (ngigo lagi)
Gw diem aja di kelas liatin temen-temen yang lain ngobrol sambil dengerin lagu dari Walkman gw (jaman gw Walkman gan, belum ada ipod atau music player yang lain, waktu itu yang punya HP juga belum terlalu banyak, dan masih didominasi oleh Nok*a). Tiba-tiba gw ngeliat ada seorang cewe di depan pintu kelas liatin gw, mereka bertiga, cengar cengir sambil dorong-dorongan
Gw bingung, karena mereka ngeliatin kearah gw, dan sekitar gw ga ada siapa-siapa, lalu gw samperin dah tu cewe-cewe. Cari siapa ya dek (keliatan mereka adik kelas gw, soalnya masih imut-imut gimana gitu
.
Cover dari agan armstrongzone
Ebook Part 1-110 dari agan TheSain007

Gw Pengen Share sedikit sebuah cerita, bisa dibilang sebuah pengalaman.
Mohon bimbingannya jika ada salah ketik(typo) atau kata-kata yang tidak berkenan. (curahkan saja di postingan bawah, atau PM juga boleh). Saya juga masih belajar dalam membuat Thread dan Cerita yang baik dan benar. Masih membutuhkan saran serta kritik dari kiri kanan. Darimana lagi kalau bukan dari agan-agan ini .
Quote:
Q: Real story gan?
A: Iya gan, real story ditambah sedikit bumbu mas*ko
Q: Mau kepo boleh ga gan?
A: Kepo boleh, selama ane mau jawab pasti ane jawab, kalo ga ane jawab berarti privacy, asal ga OOT aja
Q: Share Photonya dong gan
A: No No No No
(rules)
A: Iya gan, real story ditambah sedikit bumbu mas*ko

Q: Mau kepo boleh ga gan?
A: Kepo boleh, selama ane mau jawab pasti ane jawab, kalo ga ane jawab berarti privacy, asal ga OOT aja

Q: Share Photonya dong gan

A: No No No No
(rules)===============================================================
Special Thanks too
Allah SWT Karena masih memberikan ane umur sampe sekarang dan bisa membuat cerita ini
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kaskus ( www.kaskus.co.id)
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Semua Reader, baik yang Posting, Rate 5's Star, kasih Cendol serta SR sekalipun
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Thanks sebanyak-banyaknya untuk barisan para Mantan gw. Tanpa kalian, cerita ini takkan pernah lahir
===============================================================

Special Thanks too
Allah SWT Karena masih memberikan ane umur sampe sekarang dan bisa membuat cerita ini
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kaskus ( www.kaskus.co.id)
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Semua Reader, baik yang Posting, Rate 5's Star, kasih Cendol serta SR sekalipun
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Thanks sebanyak-banyaknya untuk barisan para Mantan gw. Tanpa kalian, cerita ini takkan pernah lahir
===============================================================

================================================================
Mungkin lagu ini adalah Soundtrack yang paling pas untuk kisah gw ini
[Recommended To Buffer buat yang sering Patah Hati
]
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Mungkin lagu ini adalah Soundtrack yang paling pas untuk kisah gw ini
[Recommended To Buffer buat yang sering Patah Hati
]The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Spoiler for Lirik:
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Aku sudah mulai lupa
Saat pertama rasakan lara
Oleh harapan yang pupus
Hingga hati cedera serius
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Lama tak ku dengar tentangnya
Yang paling dalam tancapkan luka
Satu hal yang aku tahu
Terkadang dia juga rindu
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Spoiler for Part 1:
Perkenalkan nama gw Hendra. Biasa dipanggil Hen atau ndra sama orang-orang sekitar gw.
Tapi Nenek ama Kakek gw mangil gw gundul(soalnya pas ane kecil katanya rambutnya ga tumbuh-tumbuh)
(skip)Cerita ini adalah sebuah cerita saat gw masih sekolah jaman dahulu kala saat gw masih muda (sekarang gw udah tua)

Cerita ini dimulai saat gw mulai memasukin satu tingkat diatas SMP. Untuk yang lain mungkin menyebutnya SMA atau SMU. Tapi gw bukan! Gw SMK (Sekolah Mengenah Kejuruan)
sama aja ya 
Sedikit tentang masa SMP gw. Semua bermulai dari sini
Quote:
Saat itu pagi hari, para siswa-siswi berumur belasan tahun menggunakan seragam biru putih lalu lalang di dalam sempitnya koridor kelas tanpa belajar. Kenapa tanpa belajar? Karena Kami sudah menyelesaikan yang namanya UAN (Ujian AKhir Nasional) tingkat SMP.
Gw yang waktu itu bukanlah siswa yg berprestasi di kelas apalagi di sekolah hanya bisa harap-harap cemas saat menunggu pengumuman kelulusan yang akan disampaikan lewat POS (sekarang masih lewat POS ga sih gan? Gw ga tau
)
Semua tampak bergembira karena telah melewati 3 hari yang mendebarkan (menurut gw
)
Dan akhirnya gw memutuskan untuk pergi ke GOR sekolahan yang cukup luas (BTW SMP gw adalah SMP negeri yang lumayan favorit di kota Bandung yang terletak di dekat terminal dan dekat dengan pusat kota Bandung) . Setelah sampai di GOR, gw lihat ada sohib gw sedang bermain basket, Dia bernama Yoga.
Gw melambaikan tangan, dia melihat gw sambil mengangkat dagunya seolah berkata “Oi”
Beberapa menit kemudian Yoga nyamperin gw (percakapan dalam Bahasa sunda, gw ceritakan dalam Bahasa Indonesia aja biar agan-agan ngerti)
Gw pun kembali ke kelas sambil membawa perasaan ga enak ini , Antara senang dengan selesainya hari-hari mendebarkan ujian nasional dan menunggu kelulusan.
Sesampainya di kelas, gw duduk di kursi biasanya di posisi palingan tengah . ya dua buah kursi yang gw duduki bersama yoga selama 1 tahun kebelakang (sekolah gw tiap naik pindah-pindah ruangannya)
Dan dibelakang gw ada seseorang yang gw kagumi sejak pertama bertemu sekitar 1 tahun yang lalu, wanita itu bernama Meta. Gadis berparas cantik, rambut sebahu dan di urai, mempunyai kulit yang putih, mulus, gigi gingsulnya dan tentunya senyumnya yang………. Ah sudahlah, bisa lemes agan-agan kalo liat
(skip)
Gw yang waktu itu bukanlah siswa yg berprestasi di kelas apalagi di sekolah hanya bisa harap-harap cemas saat menunggu pengumuman kelulusan yang akan disampaikan lewat POS (sekarang masih lewat POS ga sih gan? Gw ga tau
) Semua tampak bergembira karena telah melewati 3 hari yang mendebarkan (menurut gw
)Dan akhirnya gw memutuskan untuk pergi ke GOR sekolahan yang cukup luas (BTW SMP gw adalah SMP negeri yang lumayan favorit di kota Bandung yang terletak di dekat terminal dan dekat dengan pusat kota Bandung) . Setelah sampai di GOR, gw lihat ada sohib gw sedang bermain basket, Dia bernama Yoga.
Gw melambaikan tangan, dia melihat gw sambil mengangkat dagunya seolah berkata “Oi”
Beberapa menit kemudian Yoga nyamperin gw (percakapan dalam Bahasa sunda, gw ceritakan dalam Bahasa Indonesia aja biar agan-agan ngerti)
Quote:
Yoga: Kenapa lu belum pulang?
Gw : Bentar lagi yog, Yog ntar mau ke SMA mana?
Yoga : Belum tau lah, lulus aja belum jelas. Hahaha (dia ketawa dengan santainya
)
Gw: Dasar bego!, gw deg deg an gini , lu malah ngomong belum tentu lulus atau engganya.
Yoga: hahaha, lagian ngapain diambil pusing, kita sudah berusaha, biarlah yang di Atas dan Dinas pendidikan yang mengatur
Gw: hahaha, iya juga sih. Tapi gw ko deg-degan ya yog
Yoga: Santai ajalah, eh gw mau main lagi nih, lu mau main ga?
Gw: Ga lah, gw mau ke kelas aja nyamperin anak-anak
Yoga: OK dah, Sip
Gw : Bentar lagi yog, Yog ntar mau ke SMA mana?
Yoga : Belum tau lah, lulus aja belum jelas. Hahaha (dia ketawa dengan santainya
)Gw: Dasar bego!, gw deg deg an gini , lu malah ngomong belum tentu lulus atau engganya.
Yoga: hahaha, lagian ngapain diambil pusing, kita sudah berusaha, biarlah yang di Atas dan Dinas pendidikan yang mengatur

Gw: hahaha, iya juga sih. Tapi gw ko deg-degan ya yog

Yoga: Santai ajalah, eh gw mau main lagi nih, lu mau main ga?
Gw: Ga lah, gw mau ke kelas aja nyamperin anak-anak
Yoga: OK dah, Sip
Gw pun kembali ke kelas sambil membawa perasaan ga enak ini , Antara senang dengan selesainya hari-hari mendebarkan ujian nasional dan menunggu kelulusan.
Sesampainya di kelas, gw duduk di kursi biasanya di posisi palingan tengah . ya dua buah kursi yang gw duduki bersama yoga selama 1 tahun kebelakang (sekolah gw tiap naik pindah-pindah ruangannya)
Dan dibelakang gw ada seseorang yang gw kagumi sejak pertama bertemu sekitar 1 tahun yang lalu, wanita itu bernama Meta. Gadis berparas cantik, rambut sebahu dan di urai, mempunyai kulit yang putih, mulus, gigi gingsulnya dan tentunya senyumnya yang………. Ah sudahlah, bisa lemes agan-agan kalo liat
(skip) Gw melirik ke belakang tempat duduk gw. Melihat meta dengan muka datar alias biasa-biasa aja ( padahal selama 1 tahun ini gw mengagumi dia, buat ngobrol aja jarang banget kalo ga perlu-perlu amat, itu juga palingan nanya tentang pelajaran atau minjem tip-x
). Meta pun mengeluarkan jurus ampuh seampuh-ampuhnya (senyumannya yang……… ah sudahlah). Lalu gw membalasnya dengan senyuman gw yang ga kalah manis
(padahal udah keringet dingin)
Gatau gw kalo deket cewe bawaannya grogi, ga berani, padahal tampang gw lumayan ganteng ga culun-culun amat sih buat anak SMP
(ngigo)Meta pun pergi meninggalkan kelas bersama temannya. Disni gw berfikir, (ah ga mungkin cewe secantik meta bisa suka juga ama gw, pinter kaga, gaul kaga, tapi muka kaga jelek-jelek amat (ngigo lagi)
Gw diem aja di kelas liatin temen-temen yang lain ngobrol sambil dengerin lagu dari Walkman gw (jaman gw Walkman gan, belum ada ipod atau music player yang lain, waktu itu yang punya HP juga belum terlalu banyak, dan masih didominasi oleh Nok*a). Tiba-tiba gw ngeliat ada seorang cewe di depan pintu kelas liatin gw, mereka bertiga, cengar cengir sambil dorong-dorongan

Gw bingung, karena mereka ngeliatin kearah gw, dan sekitar gw ga ada siapa-siapa, lalu gw samperin dah tu cewe-cewe. Cari siapa ya dek (keliatan mereka adik kelas gw, soalnya masih imut-imut gimana gitu
.Quote:
Cewe1: kaka namanya ka Hendra kan?
Quote:
Original Posted By Jadwal Update
Senin - Sabtu : Malam antara jam 18.00 - 22.00
Minggu : Malam jam 22.00 -
*note : Kalo saya ga apdet, berarti saya lagi galau
TerimaKasih
Senin - Sabtu : Malam antara jam 18.00 - 22.00
Minggu : Malam jam 22.00 -
*note : Kalo saya ga apdet, berarti saya lagi galau

TerimaKasih

Spoiler for INDEX I:
Quote:
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Part 7
Part 8
Part 9
Part 10
Part 11
Part 12
Part 13
Part 14
Part 15
Part 16
Part 17
Part 18
Part 19
Part 20
Part 21
Part 22
Part 23
Part 24
Part 25
Part 26
Part 27
Part 28
Part 29
Part 30
Part 31
Part 32
Part 33
Part 34
Part 35
Part 36
Part 37
Part 38
Part 39
Part 40
Part 41
Part 42
Part 43
Part 44
Part 45
Part 46
Part 47
Part 48
The Power Of Putih Abu Abu
Part 49
Part 50
Part 51
Part 52
Part 53
Part 54
Part 55
Part 56
Part 57
Part 58
Part 59
Part 60
Part 61
Part 62
Part 63
Part 64
Part 65
Part 66
Part 67
Part 68
Part 69
Part 70
Part 71
Part 72
Part 73
Part 74
Part 75
Part 76
Part 77
Part 78
Part 79
Part 80
Part 81
Part 82
Part 83
Part 84
Part 85
Part 86
Part 87
Part 88
Part 89
Part 90
Part 91
Part 92
part 93
Part 94
Part 95
Part 96
Part 97
Part 98
Part 99
Part 100
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Part 7
Part 8
Part 9
Part 10
Part 11
Part 12
Part 13
Part 14
Part 15
Part 16
Part 17
Part 18
Part 19
Part 20
Part 21
Part 22
Part 23
Part 24
Part 25
Part 26
Part 27
Part 28
Part 29
Part 30
Part 31
Part 32
Part 33
Part 34
Part 35
Part 36
Part 37
Part 38
Part 39
Part 40
Part 41
Part 42
Part 43
Part 44
Part 45
Part 46
Part 47
Part 48
The Power Of Putih Abu Abu
Part 49
Part 50
Part 51
Part 52
Part 53
Part 54
Part 55
Part 56
Part 57
Part 58
Part 59
Part 60
Part 61
Part 62
Part 63
Part 64
Part 65
Part 66
Part 67
Part 68
Part 69
Part 70
Part 71
Part 72
Part 73
Part 74
Part 75
Part 76
Part 77
Part 78
Part 79
Part 80
Part 81
Part 82
Part 83
Part 84
Part 85
Part 86
Part 87
Part 88
Part 89
Part 90
Part 91
Part 92
part 93
Part 94
Part 95
Part 96
Part 97
Part 98
Part 99
Part 100
Spoiler for INDEX II:
Quote:
Cover dari agan armstrongzone
Spoiler for :
Ebook Part 1-110 dari agan TheSain007
Spoiler for :
Diubah oleh dingdingding 13-01-2016 21:01
junti27 dan 12 lainnya memberi reputasi
13
1.9M
Kutip
5.1K
Balasan
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
dingdingding
#535
Spoiler for Part 62:
Saat itu gw deg-deg an banget, semua rasa campur aduk, gw orangnya emosian, tapi buat berantem gw gak bisa sama sekali, dan belum pernah berantem, dan sebisa gw gak sampe lah gw berantem kaya orang bar-bar. Gw cuma bisa diem ngeliatin putri yang berdiri mematung, sebenernya hati gw sama kaya hati kalian, mata gw juga bisa nangis, disana gw sebenernya dibandingkan marah, gw lebih ingin menangis, cuma gw tahan-tahan aja. Mata gw udah merah mungkin ngeliat ini semua dari awal.
Putri: ndra, kok ada di di disini?
Gw: lagi minum, tapi udah abis nih,
Cowo: siapa put?
Gw: ( gw pun berdiri lalu mengulurkan tangan gw ke cowo tersebut ) hendra
Cowo: ( panggil saja dia rian ) rian,
Putri: emm emm aku
Gw: duduk dulu sini, rian duduk dulu
Kami bertiga pun duduk disana, gw dan putri pun canggung, tidak dengan rian, dia bingung
Gw: mau pesen minum?
Rian: enggak makasih, gw udah kok ama putri barusan
Gw: ohh, terus mau kemana nih?
Rian: mau nganterin putri aja pulang udah ini, eh temennya putri ya? sekolah dimana?
Gw: iya temennya, di SMK* , lu cowonya ya
Rian: iya hehehhe
Saat itu gw udah bener-bener mengikhlaskan putri tanpa menghiraukan perasaan gw dan putri hanya diam saja.
Putri: ................
Gw: kalo gak mau mesen apa-apa, gw duluan ya. sorry ya gw tinggal
Rian: oh iya, gw juga mau balik, yuk put
Gw: duluan ya, put, duluan
Putri: iya ( mukanya udah merah dan udah keliatan mau nangis )
Gw pun pergi meninggalkan tempat itu, meninggalkan semua perasaan yang gw tinggal disitu, dijalan gw pengen banget nangis, air mata udah gak bisa dibendung sebenernya, gw cuma bisa berharap hari ini hujan yang gede, biar gw kalo nangis gak keliatan. Lalu
Putri: ndraaaa, tunggu ( putri berlari ke arah gw, kali ini dia benar-benar sudah menitikkan air matanya )
Gw: ( Gw pun berbalik, menahan air mata gw agar tidak sama tumpah seperti putri ) ya kenapa
Putri: maafin aku, aku udah nyakitin kamu, kecewain kamu ( nangis dipinggir jalan, kali ini putri menyita perhatian orang-orang disekitar )
Gw: udah put gak apa-apa, aku liat juga kamu lebih seneng sama dia kan?
Putri: aku sayang sama kamu
Gw: aku gak lagi put, maaf ya ( gw bohong )
Putri: kenapa gak sayang lagi ama aku? kamu jahat ( nangis lebih kenceng, nangis yang bener-bener nangis )
Gw: jahatan mana ama kamu put?
Putri: aku minta maaf ndra
Gw pun memeluk dia di pinggir jalan, kali ini rian melihat tapi cuma bisa bengong-bengong aja
Gw: Udah-udah jangan nangis, aku tetep sayang sama kamu kok, tapi aku gak bisa kaya gini terus, aku pulang ya
Putri: gak, gak mau, aku mau sama kamu
Gw: tapi aku udah gak bisa put, liat tuh rian, malu ih diliatin orang-orang
( gw sedikit bercanda )
Putri: maaf
Gw: aku maafin kok, udah ya, pulang sana, aku juga mau pulang. ( sambil melepaskan pelukan putri )
Putri: gak, gak, aku bakalan putusin dia
Gw: cukup put, kamu udah bilang ini dua kali. aku gak bisa lagi. Udah terlalu sakit put. ( sekrang air mata gw udah keluar )
Putri: ( masih nangis tersedu-sedu di depan gw ) aku janji bakalan berubah
Gw: jangan, jadi putri yang apa adanya aja. Aku pulang ya
Lalu gw pergi tanpa menghiraukan putri, tanpa menengok ke belakang, putri pun gak mengejar gw. Gw pun sampai di mobil lia, mengetuk pintu mobil, lalu lia membukakan pintu, dan gw masuk
Lia: kenapa lo? gila nangis lo?
Gw: buruan jalan, keburu putri kesini
Lia: iya iya ( lia pun menyalakan mobilnya, lalu pergi meninggalkan tempat itu )
Lia: cerita dong ndra
Gw: ...........
Lia: yaudah kalo gak mau, maaf ya gara-gara gw jadi gini. gw juga gak nyangka putri masih sama cowo itu
Gw: bukan salah lo kok, lebih cepet ketauan lebih baik kan
Lia: iya sih, terus gimana putri?
Gw: gw gak tau, gw tinggalin tadi, lagian ada cowonya rian
Lia: bener kan gak diputusin putri.
Gw: iya,
Lia: udah lah jangan sedih, masih banyak kok cewe diluar sana. ntar gw kenalin sama temen-temen gw, cantik-cantik loh
Gw: gak sedih gimana li, kalo lu jadi gw gimana rasanya? gw ama putri tu hampir gak pernah ada masalah, mungkin putrinya aja kali ya yang gak bisa pacaran jauh gini . Atau salah gw bantuin dia masuk ke sekolah sana?
Lia: ya ya ngerti, tapi jangen cengeng gitu dong, tuh tisu, bukan salah lu juga, mau putri sekolah dimana juga, kalo kelakuannya kaya gitu, ya sama aja, ya mungkin cowonya aja yang beda bukan si cowo tadi
Gw: mungkin juga. ya udah jalannya kaya gini mungkin, gak tau juga deh ah
Lia: iya, udah dong jangan mewek hahaha, liat tu mata lu merah. gak malu ama gw
Gw: ya malu
Lia: yaudah, terus sekarang mau kemana?
Gw: gak tau deh, bawalah aku kemanapun kau suka
Lia: hahahaha, galau galau
Gw: hahahahah ( gw pun tertawa, sejenak melupakan kejadian tadi, lalu gw merenung lagi )
Lia: tadi nangis, ketawa, sekarang bengong, kenapa lo?
Gw: lapar
Lia: hahahah, yaudah kita makan dulu, gw yang traktirr
Gw: terserah lu aja deh
Lia pun membawa gw entah kemana, gw di mobil cuma bisa bengong, sambil memandangin jalanan. agak macet, sampai akhirnya gw gak sadar, udah berapa lama di mobil, mobil pun melaju tanpa halangan, gw sadar juga jarang motor dan mobil yang melewat,
Gw: eh mau kemana ini?
Lia: lembang
Gw: ah gila lo? ngapain ?
Lia: gw pengen makan sate kelinci , lu suka gak?
Gw: belum pernah makan
Lia: lu mesti cobain deh, hahahahaha
Gw: tapi jauh-jauh banget li ?
Lia: gak sampe lembangnya juga lah,
Gw: terus?
Lia: palingan sampe tangkuban perahu hahahah
Gw: ah serius lu? jangan becanda ah,
Lia: liat aja nanti deh,
Perasaan gw jadi gak enak, mau dibawa kemana gw ama si lia? gw pun teringat HP gw. Hp gw mana?Perasaan tadi di dasboard.
Gw: li, hp gw mana?
Lia: oh HP lu, gw buang hahahahaha
Gw: jangan becandaaa
Lia: hehehehe, nih
( sambil mengeluarkan HP gw dari saku celananya ) lagian lu serius aja daritadi. santai aja lah, gw juga pernah kok ngerasain kaya lu gini
Gw: ah lu becandanya keterlaluan, lu apain HP gw?
Lia: gw liat doang kok
Gw: gak percaya gw
Lia: ya gw baca-baca sms an nya juga
Gw: ah lu ga bilang-bilang dulu. Lagian baca sms sambil nyetir, kalo nabrak gimana?
Lia: Ya palingan mati
Dari sms yang gw baca, gw bisa ngeliat putri tu nyembunyiin sesuatu dari lo, kebukti kan sekarang? lo nya aja yang gak peka
Gw: gimana lu aja lah. kenapa lu mau bantuin gw sampe segininya li?
Lia: ..........
Gw: oi li. malah diem
Lia: gimana ya ceritanya,
Gw: ada apa sih?
Lia: yaudah gw cerita deh, jadi gini, gw dulu punya cowo, gw udah sayang banget sama dia, dan ya gitulah, dan putri ngerebut cowo gw itu.
Gw: serius lo?
Lia: iya, dan gw waktu itu drop sedrop drop nya. gw seharian nangis, walaupun akhirnya putri dan cowo itu putus juga, dan gw ama putri baikan lagi,
Gw: jadi lo bales dendam gitu?
Lia: enggak lah, gw cuma mau sadarin si putri, kalo dia gak bisa seenaknya gitu aja, dia juga mesti rasain gimana rasanya kehilangan orang yang dia sayang
Gw: ya sama itu namanya balas dendam
Lia: kalo gw balas dendam, mendingan gw rebut lo dari dia, tapi gw punya cara lain, ya itu tuh tadi barusan, dia ngerasa kehilangan orang yang dia sayang karena kesalahannya sendiri.
Gw: .....
Gw cuma bisa diem, ada benernya juga kata-kata si lia, putri gak bisa gitu terus, mainin perasaan gw dan cowo-cowo lain berpindah hati ke lain hati seenaknya dia. Biarlah itu jadi pelajaran buat putri, walopun setengah dari gw, masih belum mengikhlaskan putri, karena gw masih sayang banget sama dia, di satu sisi gw sakit hati karena dia. Sampai pada akhirnya mobil lia melambat dan behenti di sebuah rumah makan di daerah lembang. Hari itu matahari cerah, tapi udaranya dingin, mungkin karena di gunung kali ya. dan gw baru pertama kalinya pergi jauh seperti ini.
Lia: udah sampe turun yukk
Gw: ini dimana? makan apa sih kita? jauh-jauh banget
Lia: sate kelinci, kan tadi gw udah bilang.
Gw: enak ga sih, kasian kelinci dimakan
Lia: enak, lu belum pernah kan, yaudah yuk turun
Gw dan lia pun turun dari mobil, lalu berjalan ke dalam, wangi aroma sate tercium, enak, wanginya hampir sama dengan sate ayam atau sapi.
Lia: eh ndra, sini sini, liat nih kelincinya
Gw: eh iya lucu-lucu ya
Lia: mana yang paling lucu?
Gw: tuh yang itu tuh, ( gw menunjuk kelinci berwarna coklat )
Lia: pak yang ini pak
Gw: hah?
Quote:
Putri: ndra, kok ada di di disini?
Gw: lagi minum, tapi udah abis nih,
Cowo: siapa put?
Gw: ( gw pun berdiri lalu mengulurkan tangan gw ke cowo tersebut ) hendra
Cowo: ( panggil saja dia rian ) rian,
Putri: emm emm aku
Gw: duduk dulu sini, rian duduk dulu
Kami bertiga pun duduk disana, gw dan putri pun canggung, tidak dengan rian, dia bingung
Quote:
Gw: mau pesen minum?
Rian: enggak makasih, gw udah kok ama putri barusan
Gw: ohh, terus mau kemana nih?
Rian: mau nganterin putri aja pulang udah ini, eh temennya putri ya? sekolah dimana?
Gw: iya temennya, di SMK* , lu cowonya ya
Rian: iya hehehhe
Saat itu gw udah bener-bener mengikhlaskan putri tanpa menghiraukan perasaan gw dan putri hanya diam saja.
Quote:
Putri: ................
Gw: kalo gak mau mesen apa-apa, gw duluan ya. sorry ya gw tinggal
Rian: oh iya, gw juga mau balik, yuk put
Gw: duluan ya, put, duluan

Putri: iya ( mukanya udah merah dan udah keliatan mau nangis )
Gw pun pergi meninggalkan tempat itu, meninggalkan semua perasaan yang gw tinggal disitu, dijalan gw pengen banget nangis, air mata udah gak bisa dibendung sebenernya, gw cuma bisa berharap hari ini hujan yang gede, biar gw kalo nangis gak keliatan. Lalu
Quote:
Putri: ndraaaa, tunggu ( putri berlari ke arah gw, kali ini dia benar-benar sudah menitikkan air matanya )
Gw: ( Gw pun berbalik, menahan air mata gw agar tidak sama tumpah seperti putri ) ya kenapa

Putri: maafin aku, aku udah nyakitin kamu, kecewain kamu ( nangis dipinggir jalan, kali ini putri menyita perhatian orang-orang disekitar )
Gw: udah put gak apa-apa, aku liat juga kamu lebih seneng sama dia kan?
Putri: aku sayang sama kamu
Gw: aku gak lagi put, maaf ya ( gw bohong )
Putri: kenapa gak sayang lagi ama aku? kamu jahat ( nangis lebih kenceng, nangis yang bener-bener nangis )
Gw: jahatan mana ama kamu put?
Putri: aku minta maaf ndra
Gw pun memeluk dia di pinggir jalan, kali ini rian melihat tapi cuma bisa bengong-bengong aja
Gw: Udah-udah jangan nangis, aku tetep sayang sama kamu kok, tapi aku gak bisa kaya gini terus, aku pulang ya
Putri: gak, gak mau, aku mau sama kamu
Gw: tapi aku udah gak bisa put, liat tuh rian, malu ih diliatin orang-orang
( gw sedikit bercanda )Putri: maaf
Gw: aku maafin kok, udah ya, pulang sana, aku juga mau pulang. ( sambil melepaskan pelukan putri )
Putri: gak, gak, aku bakalan putusin dia
Gw: cukup put, kamu udah bilang ini dua kali. aku gak bisa lagi. Udah terlalu sakit put. ( sekrang air mata gw udah keluar )
Putri: ( masih nangis tersedu-sedu di depan gw ) aku janji bakalan berubah
Gw: jangan, jadi putri yang apa adanya aja. Aku pulang ya
Lalu gw pergi tanpa menghiraukan putri, tanpa menengok ke belakang, putri pun gak mengejar gw. Gw pun sampai di mobil lia, mengetuk pintu mobil, lalu lia membukakan pintu, dan gw masuk
Quote:
Lia: kenapa lo? gila nangis lo?
Gw: buruan jalan, keburu putri kesini
Lia: iya iya ( lia pun menyalakan mobilnya, lalu pergi meninggalkan tempat itu )
Lia: cerita dong ndra
Gw: ...........
Lia: yaudah kalo gak mau, maaf ya gara-gara gw jadi gini. gw juga gak nyangka putri masih sama cowo itu
Gw: bukan salah lo kok, lebih cepet ketauan lebih baik kan
Lia: iya sih, terus gimana putri?
Gw: gw gak tau, gw tinggalin tadi, lagian ada cowonya rian
Lia: bener kan gak diputusin putri.
Gw: iya,
Lia: udah lah jangan sedih, masih banyak kok cewe diluar sana. ntar gw kenalin sama temen-temen gw, cantik-cantik loh

Gw: gak sedih gimana li, kalo lu jadi gw gimana rasanya? gw ama putri tu hampir gak pernah ada masalah, mungkin putrinya aja kali ya yang gak bisa pacaran jauh gini . Atau salah gw bantuin dia masuk ke sekolah sana?
Lia: ya ya ngerti, tapi jangen cengeng gitu dong, tuh tisu, bukan salah lu juga, mau putri sekolah dimana juga, kalo kelakuannya kaya gitu, ya sama aja, ya mungkin cowonya aja yang beda bukan si cowo tadi
Gw: mungkin juga. ya udah jalannya kaya gini mungkin, gak tau juga deh ah
Lia: iya, udah dong jangan mewek hahaha, liat tu mata lu merah. gak malu ama gw

Gw: ya malu

Lia: yaudah, terus sekarang mau kemana?
Gw: gak tau deh, bawalah aku kemanapun kau suka
Lia: hahahaha, galau galau

Gw: hahahahah ( gw pun tertawa, sejenak melupakan kejadian tadi, lalu gw merenung lagi )
Lia: tadi nangis, ketawa, sekarang bengong, kenapa lo?
Gw: lapar
Lia: hahahah, yaudah kita makan dulu, gw yang traktirr
Gw: terserah lu aja deh
Lia pun membawa gw entah kemana, gw di mobil cuma bisa bengong, sambil memandangin jalanan. agak macet, sampai akhirnya gw gak sadar, udah berapa lama di mobil, mobil pun melaju tanpa halangan, gw sadar juga jarang motor dan mobil yang melewat,
Quote:
Gw: eh mau kemana ini?
Lia: lembang
Gw: ah gila lo? ngapain ?
Lia: gw pengen makan sate kelinci , lu suka gak?
Gw: belum pernah makan
Lia: lu mesti cobain deh, hahahahaha
Gw: tapi jauh-jauh banget li ?
Lia: gak sampe lembangnya juga lah,
Gw: terus?
Lia: palingan sampe tangkuban perahu hahahah

Gw: ah serius lu? jangan becanda ah,
Lia: liat aja nanti deh,
Perasaan gw jadi gak enak, mau dibawa kemana gw ama si lia? gw pun teringat HP gw. Hp gw mana?Perasaan tadi di dasboard.
Quote:
Gw: li, hp gw mana?
Lia: oh HP lu, gw buang hahahahaha
Gw: jangan becandaaa

Lia: hehehehe, nih
( sambil mengeluarkan HP gw dari saku celananya ) lagian lu serius aja daritadi. santai aja lah, gw juga pernah kok ngerasain kaya lu giniGw: ah lu becandanya keterlaluan, lu apain HP gw?
Lia: gw liat doang kok
Gw: gak percaya gw

Lia: ya gw baca-baca sms an nya juga

Gw: ah lu ga bilang-bilang dulu. Lagian baca sms sambil nyetir, kalo nabrak gimana?

Lia: Ya palingan mati
Dari sms yang gw baca, gw bisa ngeliat putri tu nyembunyiin sesuatu dari lo, kebukti kan sekarang? lo nya aja yang gak pekaGw: gimana lu aja lah. kenapa lu mau bantuin gw sampe segininya li?
Lia: ..........
Gw: oi li. malah diem
Lia: gimana ya ceritanya,
Gw: ada apa sih?
Lia: yaudah gw cerita deh, jadi gini, gw dulu punya cowo, gw udah sayang banget sama dia, dan ya gitulah, dan putri ngerebut cowo gw itu.
Gw: serius lo?
Lia: iya, dan gw waktu itu drop sedrop drop nya. gw seharian nangis, walaupun akhirnya putri dan cowo itu putus juga, dan gw ama putri baikan lagi,
Gw: jadi lo bales dendam gitu?
Lia: enggak lah, gw cuma mau sadarin si putri, kalo dia gak bisa seenaknya gitu aja, dia juga mesti rasain gimana rasanya kehilangan orang yang dia sayang
Gw: ya sama itu namanya balas dendam
Lia: kalo gw balas dendam, mendingan gw rebut lo dari dia, tapi gw punya cara lain, ya itu tuh tadi barusan, dia ngerasa kehilangan orang yang dia sayang karena kesalahannya sendiri.
Gw: .....
Gw cuma bisa diem, ada benernya juga kata-kata si lia, putri gak bisa gitu terus, mainin perasaan gw dan cowo-cowo lain berpindah hati ke lain hati seenaknya dia. Biarlah itu jadi pelajaran buat putri, walopun setengah dari gw, masih belum mengikhlaskan putri, karena gw masih sayang banget sama dia, di satu sisi gw sakit hati karena dia. Sampai pada akhirnya mobil lia melambat dan behenti di sebuah rumah makan di daerah lembang. Hari itu matahari cerah, tapi udaranya dingin, mungkin karena di gunung kali ya. dan gw baru pertama kalinya pergi jauh seperti ini.
Quote:
Lia: udah sampe turun yukk
Gw: ini dimana? makan apa sih kita? jauh-jauh banget
Lia: sate kelinci, kan tadi gw udah bilang.
Gw: enak ga sih, kasian kelinci dimakan
Lia: enak, lu belum pernah kan, yaudah yuk turun
Gw dan lia pun turun dari mobil, lalu berjalan ke dalam, wangi aroma sate tercium, enak, wanginya hampir sama dengan sate ayam atau sapi.
Quote:
Lia: eh ndra, sini sini, liat nih kelincinya
Gw: eh iya lucu-lucu ya

Lia: mana yang paling lucu?
Gw: tuh yang itu tuh, ( gw menunjuk kelinci berwarna coklat )
Lia: pak yang ini pak
Gw: hah?

sormin180 dan 4 lainnya memberi reputasi
5
Kutip
Balas