- Beranda
- Stories from the Heart
CINTA (Cerita Indah Namun Tiada Arti)
...
TS
dingdingding
CINTA (Cerita Indah Namun Tiada Arti)
Halo para reader yang budiman.
Gw Pengen Share sedikit sebuah cerita, bisa dibilang sebuah pengalaman.
Mohon bimbingannya jika ada salah ketik(typo) atau kata-kata yang tidak berkenan. (curahkan saja di postingan bawah, atau PM juga boleh). Saya juga masih belajar dalam membuat Thread dan Cerita yang baik dan benar. Masih membutuhkan saran serta kritik dari kiri kanan. Darimana lagi kalau bukan dari agan-agan ini .
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Aku sudah mulai lupa
Saat pertama rasakan lara
Oleh harapan yang pupus
Hingga hati cedera serius
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Lama tak ku dengar tentangnya
Yang paling dalam tancapkan luka
Satu hal yang aku tahu
Terkadang dia juga rindu
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Perkenalkan nama gw Hendra. Biasa dipanggil Hen atau ndra sama orang-orang sekitar gw.
Tapi Nenek ama Kakek gw mangil gw gundul(soalnya pas ane kecil katanya rambutnya ga tumbuh-tumbuh)
(skip)
Cerita ini adalah sebuah cerita saat gw masih sekolah jaman dahulu kala saat gw masih muda (sekarang gw udah tua)
Cerita ini dimulai saat gw mulai memasukin satu tingkat diatas SMP. Untuk yang lain mungkin menyebutnya SMA atau SMU. Tapi gw bukan! Gw SMK (Sekolah Mengenah Kejuruan)
sama aja ya 
Sedikit tentang masa SMP gw. Semua bermulai dari sini
Gw melirik ke belakang tempat duduk gw. Melihat meta dengan muka datar alias biasa-biasa aja ( padahal selama 1 tahun ini gw mengagumi dia, buat ngobrol aja jarang banget kalo ga perlu-perlu amat, itu juga palingan nanya tentang pelajaran atau minjem tip-x
). Meta pun mengeluarkan jurus ampuh seampuh-ampuhnya (senyumannya yang……… ah sudahlah). Lalu gw membalasnya dengan senyuman gw yang ga kalah manis
(padahal udah keringet dingin)
Gatau gw kalo deket cewe bawaannya grogi, ga berani, padahal tampang gw lumayan ganteng ga culun-culun amat sih buat anak SMP
(ngigo)
Meta pun pergi meninggalkan kelas bersama temannya. Disni gw berfikir, (ah ga mungkin cewe secantik meta bisa suka juga ama gw, pinter kaga, gaul kaga, tapi muka kaga jelek-jelek amat (ngigo lagi)
Gw diem aja di kelas liatin temen-temen yang lain ngobrol sambil dengerin lagu dari Walkman gw (jaman gw Walkman gan, belum ada ipod atau music player yang lain, waktu itu yang punya HP juga belum terlalu banyak, dan masih didominasi oleh Nok*a). Tiba-tiba gw ngeliat ada seorang cewe di depan pintu kelas liatin gw, mereka bertiga, cengar cengir sambil dorong-dorongan
Gw bingung, karena mereka ngeliatin kearah gw, dan sekitar gw ga ada siapa-siapa, lalu gw samperin dah tu cewe-cewe. Cari siapa ya dek (keliatan mereka adik kelas gw, soalnya masih imut-imut gimana gitu
.
Cover dari agan armstrongzone
Ebook Part 1-110 dari agan TheSain007

Gw Pengen Share sedikit sebuah cerita, bisa dibilang sebuah pengalaman.
Mohon bimbingannya jika ada salah ketik(typo) atau kata-kata yang tidak berkenan. (curahkan saja di postingan bawah, atau PM juga boleh). Saya juga masih belajar dalam membuat Thread dan Cerita yang baik dan benar. Masih membutuhkan saran serta kritik dari kiri kanan. Darimana lagi kalau bukan dari agan-agan ini .
Quote:
Q: Real story gan?
A: Iya gan, real story ditambah sedikit bumbu mas*ko
Q: Mau kepo boleh ga gan?
A: Kepo boleh, selama ane mau jawab pasti ane jawab, kalo ga ane jawab berarti privacy, asal ga OOT aja
Q: Share Photonya dong gan
A: No No No No
(rules)
A: Iya gan, real story ditambah sedikit bumbu mas*ko

Q: Mau kepo boleh ga gan?
A: Kepo boleh, selama ane mau jawab pasti ane jawab, kalo ga ane jawab berarti privacy, asal ga OOT aja

Q: Share Photonya dong gan

A: No No No No
(rules)===============================================================
Special Thanks too
Allah SWT Karena masih memberikan ane umur sampe sekarang dan bisa membuat cerita ini
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kaskus ( www.kaskus.co.id)
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Semua Reader, baik yang Posting, Rate 5's Star, kasih Cendol serta SR sekalipun
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Thanks sebanyak-banyaknya untuk barisan para Mantan gw. Tanpa kalian, cerita ini takkan pernah lahir
===============================================================

Special Thanks too
Allah SWT Karena masih memberikan ane umur sampe sekarang dan bisa membuat cerita ini
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kaskus ( www.kaskus.co.id)
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Semua Reader, baik yang Posting, Rate 5's Star, kasih Cendol serta SR sekalipun
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Thanks sebanyak-banyaknya untuk barisan para Mantan gw. Tanpa kalian, cerita ini takkan pernah lahir
===============================================================

================================================================
Mungkin lagu ini adalah Soundtrack yang paling pas untuk kisah gw ini
[Recommended To Buffer buat yang sering Patah Hati
]
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Mungkin lagu ini adalah Soundtrack yang paling pas untuk kisah gw ini
[Recommended To Buffer buat yang sering Patah Hati
]The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Spoiler for Lirik:
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Aku sudah mulai lupa
Saat pertama rasakan lara
Oleh harapan yang pupus
Hingga hati cedera serius
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Lama tak ku dengar tentangnya
Yang paling dalam tancapkan luka
Satu hal yang aku tahu
Terkadang dia juga rindu
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Spoiler for Part 1:
Perkenalkan nama gw Hendra. Biasa dipanggil Hen atau ndra sama orang-orang sekitar gw.
Tapi Nenek ama Kakek gw mangil gw gundul(soalnya pas ane kecil katanya rambutnya ga tumbuh-tumbuh)
(skip)Cerita ini adalah sebuah cerita saat gw masih sekolah jaman dahulu kala saat gw masih muda (sekarang gw udah tua)

Cerita ini dimulai saat gw mulai memasukin satu tingkat diatas SMP. Untuk yang lain mungkin menyebutnya SMA atau SMU. Tapi gw bukan! Gw SMK (Sekolah Mengenah Kejuruan)
sama aja ya 
Sedikit tentang masa SMP gw. Semua bermulai dari sini
Quote:
Saat itu pagi hari, para siswa-siswi berumur belasan tahun menggunakan seragam biru putih lalu lalang di dalam sempitnya koridor kelas tanpa belajar. Kenapa tanpa belajar? Karena Kami sudah menyelesaikan yang namanya UAN (Ujian AKhir Nasional) tingkat SMP.
Gw yang waktu itu bukanlah siswa yg berprestasi di kelas apalagi di sekolah hanya bisa harap-harap cemas saat menunggu pengumuman kelulusan yang akan disampaikan lewat POS (sekarang masih lewat POS ga sih gan? Gw ga tau
)
Semua tampak bergembira karena telah melewati 3 hari yang mendebarkan (menurut gw
)
Dan akhirnya gw memutuskan untuk pergi ke GOR sekolahan yang cukup luas (BTW SMP gw adalah SMP negeri yang lumayan favorit di kota Bandung yang terletak di dekat terminal dan dekat dengan pusat kota Bandung) . Setelah sampai di GOR, gw lihat ada sohib gw sedang bermain basket, Dia bernama Yoga.
Gw melambaikan tangan, dia melihat gw sambil mengangkat dagunya seolah berkata “Oi”
Beberapa menit kemudian Yoga nyamperin gw (percakapan dalam Bahasa sunda, gw ceritakan dalam Bahasa Indonesia aja biar agan-agan ngerti)
Gw pun kembali ke kelas sambil membawa perasaan ga enak ini , Antara senang dengan selesainya hari-hari mendebarkan ujian nasional dan menunggu kelulusan.
Sesampainya di kelas, gw duduk di kursi biasanya di posisi palingan tengah . ya dua buah kursi yang gw duduki bersama yoga selama 1 tahun kebelakang (sekolah gw tiap naik pindah-pindah ruangannya)
Dan dibelakang gw ada seseorang yang gw kagumi sejak pertama bertemu sekitar 1 tahun yang lalu, wanita itu bernama Meta. Gadis berparas cantik, rambut sebahu dan di urai, mempunyai kulit yang putih, mulus, gigi gingsulnya dan tentunya senyumnya yang………. Ah sudahlah, bisa lemes agan-agan kalo liat
(skip)
Gw yang waktu itu bukanlah siswa yg berprestasi di kelas apalagi di sekolah hanya bisa harap-harap cemas saat menunggu pengumuman kelulusan yang akan disampaikan lewat POS (sekarang masih lewat POS ga sih gan? Gw ga tau
) Semua tampak bergembira karena telah melewati 3 hari yang mendebarkan (menurut gw
)Dan akhirnya gw memutuskan untuk pergi ke GOR sekolahan yang cukup luas (BTW SMP gw adalah SMP negeri yang lumayan favorit di kota Bandung yang terletak di dekat terminal dan dekat dengan pusat kota Bandung) . Setelah sampai di GOR, gw lihat ada sohib gw sedang bermain basket, Dia bernama Yoga.
Gw melambaikan tangan, dia melihat gw sambil mengangkat dagunya seolah berkata “Oi”
Beberapa menit kemudian Yoga nyamperin gw (percakapan dalam Bahasa sunda, gw ceritakan dalam Bahasa Indonesia aja biar agan-agan ngerti)
Quote:
Yoga: Kenapa lu belum pulang?
Gw : Bentar lagi yog, Yog ntar mau ke SMA mana?
Yoga : Belum tau lah, lulus aja belum jelas. Hahaha (dia ketawa dengan santainya
)
Gw: Dasar bego!, gw deg deg an gini , lu malah ngomong belum tentu lulus atau engganya.
Yoga: hahaha, lagian ngapain diambil pusing, kita sudah berusaha, biarlah yang di Atas dan Dinas pendidikan yang mengatur
Gw: hahaha, iya juga sih. Tapi gw ko deg-degan ya yog
Yoga: Santai ajalah, eh gw mau main lagi nih, lu mau main ga?
Gw: Ga lah, gw mau ke kelas aja nyamperin anak-anak
Yoga: OK dah, Sip
Gw : Bentar lagi yog, Yog ntar mau ke SMA mana?
Yoga : Belum tau lah, lulus aja belum jelas. Hahaha (dia ketawa dengan santainya
)Gw: Dasar bego!, gw deg deg an gini , lu malah ngomong belum tentu lulus atau engganya.
Yoga: hahaha, lagian ngapain diambil pusing, kita sudah berusaha, biarlah yang di Atas dan Dinas pendidikan yang mengatur

Gw: hahaha, iya juga sih. Tapi gw ko deg-degan ya yog

Yoga: Santai ajalah, eh gw mau main lagi nih, lu mau main ga?
Gw: Ga lah, gw mau ke kelas aja nyamperin anak-anak
Yoga: OK dah, Sip
Gw pun kembali ke kelas sambil membawa perasaan ga enak ini , Antara senang dengan selesainya hari-hari mendebarkan ujian nasional dan menunggu kelulusan.
Sesampainya di kelas, gw duduk di kursi biasanya di posisi palingan tengah . ya dua buah kursi yang gw duduki bersama yoga selama 1 tahun kebelakang (sekolah gw tiap naik pindah-pindah ruangannya)
Dan dibelakang gw ada seseorang yang gw kagumi sejak pertama bertemu sekitar 1 tahun yang lalu, wanita itu bernama Meta. Gadis berparas cantik, rambut sebahu dan di urai, mempunyai kulit yang putih, mulus, gigi gingsulnya dan tentunya senyumnya yang………. Ah sudahlah, bisa lemes agan-agan kalo liat
(skip) Gw melirik ke belakang tempat duduk gw. Melihat meta dengan muka datar alias biasa-biasa aja ( padahal selama 1 tahun ini gw mengagumi dia, buat ngobrol aja jarang banget kalo ga perlu-perlu amat, itu juga palingan nanya tentang pelajaran atau minjem tip-x
). Meta pun mengeluarkan jurus ampuh seampuh-ampuhnya (senyumannya yang……… ah sudahlah). Lalu gw membalasnya dengan senyuman gw yang ga kalah manis
(padahal udah keringet dingin)
Gatau gw kalo deket cewe bawaannya grogi, ga berani, padahal tampang gw lumayan ganteng ga culun-culun amat sih buat anak SMP
(ngigo)Meta pun pergi meninggalkan kelas bersama temannya. Disni gw berfikir, (ah ga mungkin cewe secantik meta bisa suka juga ama gw, pinter kaga, gaul kaga, tapi muka kaga jelek-jelek amat (ngigo lagi)
Gw diem aja di kelas liatin temen-temen yang lain ngobrol sambil dengerin lagu dari Walkman gw (jaman gw Walkman gan, belum ada ipod atau music player yang lain, waktu itu yang punya HP juga belum terlalu banyak, dan masih didominasi oleh Nok*a). Tiba-tiba gw ngeliat ada seorang cewe di depan pintu kelas liatin gw, mereka bertiga, cengar cengir sambil dorong-dorongan

Gw bingung, karena mereka ngeliatin kearah gw, dan sekitar gw ga ada siapa-siapa, lalu gw samperin dah tu cewe-cewe. Cari siapa ya dek (keliatan mereka adik kelas gw, soalnya masih imut-imut gimana gitu
.Quote:
Cewe1: kaka namanya ka Hendra kan?
Quote:
Original Posted By Jadwal Update
Senin - Sabtu : Malam antara jam 18.00 - 22.00
Minggu : Malam jam 22.00 -
*note : Kalo saya ga apdet, berarti saya lagi galau
TerimaKasih
Senin - Sabtu : Malam antara jam 18.00 - 22.00
Minggu : Malam jam 22.00 -
*note : Kalo saya ga apdet, berarti saya lagi galau

TerimaKasih

Spoiler for INDEX I:
Quote:
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Part 7
Part 8
Part 9
Part 10
Part 11
Part 12
Part 13
Part 14
Part 15
Part 16
Part 17
Part 18
Part 19
Part 20
Part 21
Part 22
Part 23
Part 24
Part 25
Part 26
Part 27
Part 28
Part 29
Part 30
Part 31
Part 32
Part 33
Part 34
Part 35
Part 36
Part 37
Part 38
Part 39
Part 40
Part 41
Part 42
Part 43
Part 44
Part 45
Part 46
Part 47
Part 48
The Power Of Putih Abu Abu
Part 49
Part 50
Part 51
Part 52
Part 53
Part 54
Part 55
Part 56
Part 57
Part 58
Part 59
Part 60
Part 61
Part 62
Part 63
Part 64
Part 65
Part 66
Part 67
Part 68
Part 69
Part 70
Part 71
Part 72
Part 73
Part 74
Part 75
Part 76
Part 77
Part 78
Part 79
Part 80
Part 81
Part 82
Part 83
Part 84
Part 85
Part 86
Part 87
Part 88
Part 89
Part 90
Part 91
Part 92
part 93
Part 94
Part 95
Part 96
Part 97
Part 98
Part 99
Part 100
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Part 7
Part 8
Part 9
Part 10
Part 11
Part 12
Part 13
Part 14
Part 15
Part 16
Part 17
Part 18
Part 19
Part 20
Part 21
Part 22
Part 23
Part 24
Part 25
Part 26
Part 27
Part 28
Part 29
Part 30
Part 31
Part 32
Part 33
Part 34
Part 35
Part 36
Part 37
Part 38
Part 39
Part 40
Part 41
Part 42
Part 43
Part 44
Part 45
Part 46
Part 47
Part 48
The Power Of Putih Abu Abu
Part 49
Part 50
Part 51
Part 52
Part 53
Part 54
Part 55
Part 56
Part 57
Part 58
Part 59
Part 60
Part 61
Part 62
Part 63
Part 64
Part 65
Part 66
Part 67
Part 68
Part 69
Part 70
Part 71
Part 72
Part 73
Part 74
Part 75
Part 76
Part 77
Part 78
Part 79
Part 80
Part 81
Part 82
Part 83
Part 84
Part 85
Part 86
Part 87
Part 88
Part 89
Part 90
Part 91
Part 92
part 93
Part 94
Part 95
Part 96
Part 97
Part 98
Part 99
Part 100
Spoiler for INDEX II:
Quote:
Cover dari agan armstrongzone
Spoiler for :
Ebook Part 1-110 dari agan TheSain007
Spoiler for :
Diubah oleh dingdingding 13-01-2016 21:01
junti27 dan 12 lainnya memberi reputasi
13
1.9M
Kutip
5.1K
Balasan
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.9KThread•54KAnggota
Tampilkan semua post
TS
dingdingding
#527
Spoiler for Part 61:
Setelah gw mandi dan agak lama di kamar mandi, sedikit merenung sambil berendem di bak ( gak denk becanda
) Yang jelas gw mandi lebih lama dari biasanya, menikmati dinginnya air membasahi kepala gw, ingin rasanya lebih lama disana, tapi apa boleh buat, tangan gw udah mulai keriput dibuatnya, gw pun keluar memakai handuk dan berganti pakaian. Lalu gw liat HP gw yang masih tergeletak di kasur, gw liat disana ada beberapa misscall dari putri dan 2 sms
Putri: kenapa gak di bales?
Putri: kenapa gak di angkat? kamu marah banget ya sama aku ? ( ya jelas marah lah
)
Gw pun membalas seadanya sms dari putri,
Gw: maaf abis mandi, lama ya?
Lalu gw pergi makan, makan pun ogah-ogahan, gw lebih sering bengong sambil mengunyah nasi dimulut yang gak juga gw telan-telan sambil nonton TV, di kepala gw masih berbayang-bayang kejadian tadi siang, saat di atas putri berpegangan tangan dengan cowo itu, saat dibawah dia dibongceng sambil putri memeluk cowo itu dan dia melihat gw. Perasaan gw pun gak menentu, inikah rasanya patah hati? berbeda dengan waktu gw putus dengan selvia yang bisa dibilang perasaan memiliki belum begitu jauh dan begitu besar seperti gw ke putri.
Ritual makan pun gw sudahi, karena gw juga ogah-ogahan makan, gak napsu. gw pun kembali ke kamar, mengambil HP ada tiga sms dari putri yang sangat panjang hingga sebenernya itu adalah 1 sms. ( jaman dulu HP gw gak bisa multi SMS yang bisa bersambung, 160 karakter, lalu menjadi sms baru ) begini sms putri.
Putri: Aku tau kamu gak mau angkat telepon aku, aku minta maaf, yang kamu liat itu gak salah, dan maaf juga selama ini aku udah bohong sama kamu. iya itu pacar aku yang lain, dia sekelas sama aku, aku udah jalan sama dia sekitar 3 mingguan, aku pdkt sama dia dari saat masih MOS, awalnya aku biasa-biasa aja ama dia, tapi dia lama-lama bisa bikin aku luluh dan aku nyaman pas bareng sama dia, dia baik. Tapi aku sayang sama kamu juga, aku bakalan putusin dia, kamu mau kan maafin aku .
Penjelasan putri membuat hati gw jadi lebih tak karuan, karena dia udah jadian sekitar 3 mingguan yang lalu. Betapa bodohnya gw selama ini gak tau, dan gak curiga, karena jika gw bertemu putri biasa-biasa aja kaya biasanya. Wanita memang pintar, gw pun cuma bisa tersenyum kecut, seengaknya gw udah denger penjelasan dari putri seperti gimana. Gw pun bales sms dia.
Gw: aku maafin kamu kok, jadi kamu lebih milih aku daripada dia? dia tau kamu udah punya cowo?
Dan tidak lama putri langsung membalas sms gw
Putri: iya, aku lebih milih kamu, maafin aku, aku gak akan ulangin lagi. dia gak tau aku punya kamu, tapi aku nanti bakalan bilang sama dia
Gw: OK, sekarang juga kamu putusin dia
Putri: iya aku putusin dia, tapi kamu gak boleh marah lagi sama aku.
Gw: aku wajar marah sama kamu, wajar juga kepercayaan aku berkurang sama kamu, sekarang gimana kamunya aja bisa balikin semuanya atau enggak,
Putri: iya aku minta maaf, tapi aku butuh waktu buat mutusin dia, dia gak tau apa-apa dia gak salah, yang salah itu aku
Gw pun gak membalas sms dari putri, gw pun lebih memilih untuk tidur setelah mencharge HP gw dan memilih mode silent, namun hingga malam agak larut pun mata gw enggan untuk menutup. Inikah rasanya patah hati? walaupun putri sudah meminta maaf dan berjanji untuk memutuskan pacarnya yang lain, hati dan perasaan gw masih gak tenang. Gw pun akhirnya mengsms lia, mungkin dia belum tidur.
Gw: li, udah tidur belum
Lia: belum, aku gak biasa tidur jam segini, ada apa ndra? gimana putri?
Gw: putri udah jelasin semuanya, iya itu emang cowonya, dia selingkuh, dan dia bilang mau putusin cowonya yang lain, balik lagi ke gw.
Lia: tuh kan, coba kalo tadi gw ga larang lo buat nemuin putri, udah kandas di tengah jalan hubungan lo ama dia
Gw: iya juga ya li, makasih ya. oia li boleh minta tolong gak ?
Lia: iya, minta tolong apa?
Gw: rumah lu kan gak jauh-jauh amat sama rumah putri, kalo boleh, lu sesekali lewat depan rumahnya, putri masih sama cowo itu gak , kalo masih lu kabarin gw ya
Lia: ah gw gak mau ndra, gw takut nantinya ngerusak hubungan lu
Gw: tolongin lah li, cuma sebatas itu aja kok.
Lia: iya deh boleh gak apa-apa
Gw: makasih ya li, sorry ganggu malem-malem
Lia: iya sama sama
Gw pun terlelap, sudah lelah, lelah perasaan. hari ini sepertinya perasaan gw terkuras setengahnya, hanya tinggal setengah lagi kepercayaan gw untuk putri. Hingga pagi harinya, gw pergi ke sekolah seperti biasa, belajar seperti biasa, hanya gw nya yang jadi ogah-ogahan, gw masih jauh dari putri walaupun putri sudah bilang dia sudah putus dengan cowo itu, gw dan putri pun kembali seperti biasanya. Hinggal suatu hari, saat gw mau pulang, sebuah mobil berwana hitam yang gw merasa kenal sekali itu adalah mobilnya lia. Gw mencari lia di sekitar sekolah gw, dan benar saja dia lagi duduk sambil meminum goyobod sendirian , lalu gw berjalan ke arahnya.
Gw: ngapain disini li?
Lia: eh ndra, minum goyobod, hehehehe
Gw: kok kesini gak bilang-bilang dulu?
Lia: ngapain gw bilang ke lu segala ?
Gw: hehehe
Lia: gimana lu sama putri? baik-baik aja?
Gw: sejauh ini sih baik-baik aja, dia juga udah mutusin cowonya itu
Lia: yakin lo?
Gw: maksudnya? lu gak liat cowo itu ke rumah putri kan?
Lia: tiap gw lewat sih enggak ada motor parkir depan rumah putri.
Gw: terus?
Lia: besok lu pulang jam berapa?
Gw: ( mengingat-ingat jadwal dan mungkin gw pulang gak terlalu siang besoknya ) mungkin jam 11an lah, kenapa?
Lia: besok lu ikut gw, kita ke sekolahannya putri. putri kan pulangnya jam 1 kan?
Gw: iya sih biasanya jam 1, emang ada apa li?
Lia: ya biar lu tau aja, dan lu bisa liat sendiri. Gw gak bisa ngomong apa-apa, karena emang gw gak tau apa-apa
Gw: yaudah deh boleh,
Gw pun memesan goyobod dan menemani lia minum, sampai beberapa saat kemudian, dani datang.
Dani:
. mang satu dibungkus
Gw:
dan sini ( dani pun nyamerin gw )
Dani: siapa nih? udah ganti aja pacar lu ndra? waktu dulu bukan ini deh kayanya?
Gw: enak aja, ini temen gw namanya lia, kenalin
Lia: lia
Dani: dani
, gw kira pacar lu yang lain ndra .hahahaha
Lia: bukan kok, cuma temen,si hendra kan pacarnya si putri
Dani: oh iya putri, kemana dia ndra? ga kesini lagi ?
Gw: ya ada lah, sama sekolah juga, rumah dia kan jauh dari sini
Dani: oh,, yaudah gw tinggal ya, mau balik dulu deh, duluan ya li
Lia: iya
Tak berapa lama pun lia juga berpamitan pulang, dan mengingatkan gw besok dia kesini lagi ngejemput gw untuk melihat putri ke sekolahnya. Satu yang ada di fikiran gw, gw kan pulang jam 11, dia jemput jam 11. Emang nya dia pulang jam berapa ? Gw pun geleng-geleng kepala. Gw pun pulang, dan keesokan harinya.
Gw sudah pulang, bahkan tidak sesuai jadwal, gw pulang sekitar jam 10an, lalu gw meng sms lia kalo gw sudah pulang, namun lia tidak membalas sms gw. Ah biarlah kata gw, mungkin dia masih belajar, Gw pun nongkrong dilapangan sekolah sembari melihat anak-anak yang lain bermain bola atau basket ( sekolah gw bebas banget, disaat kelas lain sedang belajar, kami bebas-bebas saja yang gak ada pelajaran )Disaat sedang bengong-bengong menonton yang bermain bola, HP gw bergetar, sms dari lia.
Lia: gw udah sampe sekolah lo
Gw: cepet banget, yaudah tunggu, gw ke depan.
Ternyata lia bukan di depan sekolah gw, bahkan mobilnya di parkir di dalem sekolah gw dekat pos satpam
dan dia sedang ngobrol-ngobrol dengan satpam disana ( gw dan anak-anak lain menyebutnya babeh, sekarang dia sudah almarhum ) babeh adalah satpam sekolah yang bisa dibilang unik, kenapa unik? disamping pendengarannya yang sudah berkurang, dia mengutamakan disiplin tentang sekolah, di sekolah itu gak boleh pake jaket setelah memasuki gerbang, dan jika ada siswa yang memakai jaket namun sengaja memancing kemarahan babeh, dia akan mengejar sambil berlari mengangkat tongkat satpamnya sambil berteriak ( buka gak jaket lo? kalo gak gw lempar pake ini
)#Skip
Gw: Hay li kok cepet banget? kok lu gak pake seragam?libur?
Lia: hahaha, gw bolos,
Gw: ah gila lo, sengaja bolos gara-gara ini?
Lia: ah gak juga, gw boring sekolah terus. Udah yukk kita pergi
Gw: ah ada-ada aja, yaudah yuk.
Gw dan lia pun meninggalkan sekolah dan tentunya diliatin sama anak-anak lain yang sedang bebas gak ada pelajaran. Gw dijemput sama cewe cantik, bahkan terlalu cantik buat gw, bawa mobil lagi
Setelah sampai di dalam mobil
Lia: coba lu sms si putri, dia ada dimana
Gw: oh iya ( gw pun mengsms putri, " yank lagi apa? masih belajar? "
Putri: "masih yank, pulang biasa kok jam 1an, kenapa?"
Gw: "oh, gak apa-apa kok, yaudah sok belajar dulu jangan sms-an"
Gw: li, katanya masih belajar, berarti masih di sekolahnya
Lia: ok berangkatt
Lia pun membawa mobilnya ke arah sekolahannya putri, lalu parkir tidak jauh dari sekolahannya, parkir di sebrang sekolahan yang agak jauh kelihatannya.
Lia: nah sekarang tinggal kita tunggu aja putri ndra
Gw: iya, haus gw, bentar ya beli minum dulu tuh disitu
Lia: iya sana gw juga ya satu yang dingin.
Gw: ok
Gw pun pergi ke sebuah toko kelontong lalu memesan 2 teh botol dingin dan kembali ke mobil lia. Saat membuka mobil lia, lia sedang menghisap sebuah roko mild rasa menthol
Gw: lu ngeroko? gila lu, asepnya penuh gini di mobil
Lia: iya, lu gak suka ya? gw kalo diluar malu, jadi didalem mobil aja
Gw: terserah lu aja deh , gw pun duduk di samping lia membuka jendela mobil lebar-lebar
Jam menunjukkan jam 1, namun belum juga terlihat satupun siswa sekolah tersebut ada yang keluar
Lia: bener gak sih pada pulang jam 1? kok belum ada yang keluar?
Gw: bentar lagi mungkin, tungguin aja lah, kok jadi lu yang ribet sih
Lia: hehehe, sorry sorry
Tak berapa lama pun akhirnya siswa-siswa dari sekolah itu pun bermunculan keluar sekolah
Gw: tuh kan pada pulang,
Lia: cari putri cari putri, lu liatin yang jalan, gw liatin yang naik motor
Gw dan lia pun memperhatikan setiap siswa yang keluar, sampai pada akhirnya sebuah motor keluar
Lia: ndra, tuh kan cowo yang waktu itu kan? motornya juga sama tuh
Gw: iya tapi gak sama putri tuh
Lia: ya tungguin aja dulu, lagian dia kaya lagi nunggu orang tuh diem di depan sekolah gak langsung pergi
Dan perkiraan lia pun benar, putri muncul, lalu naik dibonceng oleh cowo yang sama
Gw: kejar li kejarrrrr
Lia pun menyalakan mobilnya, berusaha mengejar motor tersebut, sempat kehilangan mereka, karena jalanan yang macet oleh angkot namun ketemu lagi karena cowo itu membawa motornya pelan-pelan. Gw pun hanya bisa melihat dari jauh, putri pelukan. Perasaan gw pun tambah tak karuan.
Lia: jadi ini mau gimana ndra?
Gw: gak tau juga, ikutin aja mereka behenti dimana
Lia: iya gimana lu aja deh
Akhirnya putri dan cowo itu pun berhenti, di sebuah rumah makan yang terkenal di kota bandung. Lia pun memarkirkan mobilnya agak jauh,
Lia: jadi gimana ndra? gak lu sms dulu?
Gw: gak usah, lu tunggu disini ya jangan kemana-mana
Lia: mau kemana lu? jangan ribut
Gw: engga lah, gw mau ngeberesin aja semuanya
Gw pun berjalan meninggalkan mobil lia dan masuk kedalam, gw clingak clinguk mencari putri, ternyata dia sedang duduk berdua dengan cowo itu, terlihat sedang mengobrol dan bercanda-canda. Gw pun duduk dan memesan minuman dekat dengan pintu masuk. Gw pun mengsms lia
Gw: tunggu ya, gw mungkin aga lama. atau kalo lu mau pulang-pulang aja, gw bisa pulang sendiri ntar.
Lia: gw tungguin lu aja, lagian emang lu tau jalan pulang, gak ada angkot disini
Gw: yaudah, sorry ya ngerepotin.
Beberapa lama setelah gw menunggu, minuman gw juga sudah habis, putri dan cowo itu berdiri lalu berjalan keluar, tentunya melewati gw. Gw cuma duduk sambil memandangi dia dan cowo itu. Sampai putri sudah sekitar 3 meter mendekati gw, dan dia ngeliat gw, lalu diam di tempat dan melepaskan pegangan tangan cowo di sebelahnya
Putri: ................
Gw:
) Yang jelas gw mandi lebih lama dari biasanya, menikmati dinginnya air membasahi kepala gw, ingin rasanya lebih lama disana, tapi apa boleh buat, tangan gw udah mulai keriput dibuatnya, gw pun keluar memakai handuk dan berganti pakaian. Lalu gw liat HP gw yang masih tergeletak di kasur, gw liat disana ada beberapa misscall dari putri dan 2 smsQuote:
Putri: kenapa gak di bales?
Putri: kenapa gak di angkat? kamu marah banget ya sama aku ? ( ya jelas marah lah
)Gw pun membalas seadanya sms dari putri,
Gw: maaf abis mandi, lama ya?
Lalu gw pergi makan, makan pun ogah-ogahan, gw lebih sering bengong sambil mengunyah nasi dimulut yang gak juga gw telan-telan sambil nonton TV, di kepala gw masih berbayang-bayang kejadian tadi siang, saat di atas putri berpegangan tangan dengan cowo itu, saat dibawah dia dibongceng sambil putri memeluk cowo itu dan dia melihat gw. Perasaan gw pun gak menentu, inikah rasanya patah hati? berbeda dengan waktu gw putus dengan selvia yang bisa dibilang perasaan memiliki belum begitu jauh dan begitu besar seperti gw ke putri.
Ritual makan pun gw sudahi, karena gw juga ogah-ogahan makan, gak napsu. gw pun kembali ke kamar, mengambil HP ada tiga sms dari putri yang sangat panjang hingga sebenernya itu adalah 1 sms. ( jaman dulu HP gw gak bisa multi SMS yang bisa bersambung, 160 karakter, lalu menjadi sms baru ) begini sms putri.
Quote:
Putri: Aku tau kamu gak mau angkat telepon aku, aku minta maaf, yang kamu liat itu gak salah, dan maaf juga selama ini aku udah bohong sama kamu. iya itu pacar aku yang lain, dia sekelas sama aku, aku udah jalan sama dia sekitar 3 mingguan, aku pdkt sama dia dari saat masih MOS, awalnya aku biasa-biasa aja ama dia, tapi dia lama-lama bisa bikin aku luluh dan aku nyaman pas bareng sama dia, dia baik. Tapi aku sayang sama kamu juga, aku bakalan putusin dia, kamu mau kan maafin aku .
Penjelasan putri membuat hati gw jadi lebih tak karuan, karena dia udah jadian sekitar 3 mingguan yang lalu. Betapa bodohnya gw selama ini gak tau, dan gak curiga, karena jika gw bertemu putri biasa-biasa aja kaya biasanya. Wanita memang pintar, gw pun cuma bisa tersenyum kecut, seengaknya gw udah denger penjelasan dari putri seperti gimana. Gw pun bales sms dia.
Quote:
Gw: aku maafin kamu kok, jadi kamu lebih milih aku daripada dia? dia tau kamu udah punya cowo?
Dan tidak lama putri langsung membalas sms gw
Putri: iya, aku lebih milih kamu, maafin aku, aku gak akan ulangin lagi. dia gak tau aku punya kamu, tapi aku nanti bakalan bilang sama dia
Gw: OK, sekarang juga kamu putusin dia
Putri: iya aku putusin dia, tapi kamu gak boleh marah lagi sama aku.
Gw: aku wajar marah sama kamu, wajar juga kepercayaan aku berkurang sama kamu, sekarang gimana kamunya aja bisa balikin semuanya atau enggak,
Putri: iya aku minta maaf, tapi aku butuh waktu buat mutusin dia, dia gak tau apa-apa dia gak salah, yang salah itu aku
Gw pun gak membalas sms dari putri, gw pun lebih memilih untuk tidur setelah mencharge HP gw dan memilih mode silent, namun hingga malam agak larut pun mata gw enggan untuk menutup. Inikah rasanya patah hati? walaupun putri sudah meminta maaf dan berjanji untuk memutuskan pacarnya yang lain, hati dan perasaan gw masih gak tenang. Gw pun akhirnya mengsms lia, mungkin dia belum tidur.
Quote:
Gw: li, udah tidur belum
Lia: belum, aku gak biasa tidur jam segini, ada apa ndra? gimana putri?
Gw: putri udah jelasin semuanya, iya itu emang cowonya, dia selingkuh, dan dia bilang mau putusin cowonya yang lain, balik lagi ke gw.
Lia: tuh kan, coba kalo tadi gw ga larang lo buat nemuin putri, udah kandas di tengah jalan hubungan lo ama dia
Gw: iya juga ya li, makasih ya. oia li boleh minta tolong gak ?
Lia: iya, minta tolong apa?
Gw: rumah lu kan gak jauh-jauh amat sama rumah putri, kalo boleh, lu sesekali lewat depan rumahnya, putri masih sama cowo itu gak , kalo masih lu kabarin gw ya
Lia: ah gw gak mau ndra, gw takut nantinya ngerusak hubungan lu
Gw: tolongin lah li, cuma sebatas itu aja kok.
Lia: iya deh boleh gak apa-apa
Gw: makasih ya li, sorry ganggu malem-malem
Lia: iya sama sama
Gw pun terlelap, sudah lelah, lelah perasaan. hari ini sepertinya perasaan gw terkuras setengahnya, hanya tinggal setengah lagi kepercayaan gw untuk putri. Hingga pagi harinya, gw pergi ke sekolah seperti biasa, belajar seperti biasa, hanya gw nya yang jadi ogah-ogahan, gw masih jauh dari putri walaupun putri sudah bilang dia sudah putus dengan cowo itu, gw dan putri pun kembali seperti biasanya. Hinggal suatu hari, saat gw mau pulang, sebuah mobil berwana hitam yang gw merasa kenal sekali itu adalah mobilnya lia. Gw mencari lia di sekitar sekolah gw, dan benar saja dia lagi duduk sambil meminum goyobod sendirian , lalu gw berjalan ke arahnya.
Quote:
Gw: ngapain disini li?
Lia: eh ndra, minum goyobod, hehehehe
Gw: kok kesini gak bilang-bilang dulu?
Lia: ngapain gw bilang ke lu segala ?

Gw: hehehe

Lia: gimana lu sama putri? baik-baik aja?
Gw: sejauh ini sih baik-baik aja, dia juga udah mutusin cowonya itu
Lia: yakin lo?
Gw: maksudnya? lu gak liat cowo itu ke rumah putri kan?
Lia: tiap gw lewat sih enggak ada motor parkir depan rumah putri.
Gw: terus?
Lia: besok lu pulang jam berapa?
Gw: ( mengingat-ingat jadwal dan mungkin gw pulang gak terlalu siang besoknya ) mungkin jam 11an lah, kenapa?
Lia: besok lu ikut gw, kita ke sekolahannya putri. putri kan pulangnya jam 1 kan?
Gw: iya sih biasanya jam 1, emang ada apa li?
Lia: ya biar lu tau aja, dan lu bisa liat sendiri. Gw gak bisa ngomong apa-apa, karena emang gw gak tau apa-apa
Gw: yaudah deh boleh,
Gw pun memesan goyobod dan menemani lia minum, sampai beberapa saat kemudian, dani datang.
Quote:
Dani:
. mang satu dibungkusGw:
dan sini ( dani pun nyamerin gw )Dani: siapa nih? udah ganti aja pacar lu ndra? waktu dulu bukan ini deh kayanya?
Gw: enak aja, ini temen gw namanya lia, kenalin
Lia: lia

Dani: dani
, gw kira pacar lu yang lain ndra .hahahahaLia: bukan kok, cuma temen,si hendra kan pacarnya si putri
Dani: oh iya putri, kemana dia ndra? ga kesini lagi ?
Gw: ya ada lah, sama sekolah juga, rumah dia kan jauh dari sini
Dani: oh,, yaudah gw tinggal ya, mau balik dulu deh, duluan ya li
Lia: iya
Tak berapa lama pun lia juga berpamitan pulang, dan mengingatkan gw besok dia kesini lagi ngejemput gw untuk melihat putri ke sekolahnya. Satu yang ada di fikiran gw, gw kan pulang jam 11, dia jemput jam 11. Emang nya dia pulang jam berapa ? Gw pun geleng-geleng kepala. Gw pun pulang, dan keesokan harinya.
Gw sudah pulang, bahkan tidak sesuai jadwal, gw pulang sekitar jam 10an, lalu gw meng sms lia kalo gw sudah pulang, namun lia tidak membalas sms gw. Ah biarlah kata gw, mungkin dia masih belajar, Gw pun nongkrong dilapangan sekolah sembari melihat anak-anak yang lain bermain bola atau basket ( sekolah gw bebas banget, disaat kelas lain sedang belajar, kami bebas-bebas saja yang gak ada pelajaran )Disaat sedang bengong-bengong menonton yang bermain bola, HP gw bergetar, sms dari lia.
Quote:
Lia: gw udah sampe sekolah lo
Gw: cepet banget, yaudah tunggu, gw ke depan.
Ternyata lia bukan di depan sekolah gw, bahkan mobilnya di parkir di dalem sekolah gw dekat pos satpam
dan dia sedang ngobrol-ngobrol dengan satpam disana ( gw dan anak-anak lain menyebutnya babeh, sekarang dia sudah almarhum ) babeh adalah satpam sekolah yang bisa dibilang unik, kenapa unik? disamping pendengarannya yang sudah berkurang, dia mengutamakan disiplin tentang sekolah, di sekolah itu gak boleh pake jaket setelah memasuki gerbang, dan jika ada siswa yang memakai jaket namun sengaja memancing kemarahan babeh, dia akan mengejar sambil berlari mengangkat tongkat satpamnya sambil berteriak ( buka gak jaket lo? kalo gak gw lempar pake ini
)#SkipQuote:
Gw: Hay li kok cepet banget? kok lu gak pake seragam?libur?
Lia: hahaha, gw bolos,

Gw: ah gila lo, sengaja bolos gara-gara ini?
Lia: ah gak juga, gw boring sekolah terus. Udah yukk kita pergi
Gw: ah ada-ada aja, yaudah yuk.
Gw dan lia pun meninggalkan sekolah dan tentunya diliatin sama anak-anak lain yang sedang bebas gak ada pelajaran. Gw dijemput sama cewe cantik, bahkan terlalu cantik buat gw, bawa mobil lagi
Setelah sampai di dalam mobilQuote:
Lia: coba lu sms si putri, dia ada dimana
Gw: oh iya ( gw pun mengsms putri, " yank lagi apa? masih belajar? "
Putri: "masih yank, pulang biasa kok jam 1an, kenapa?"
Gw: "oh, gak apa-apa kok, yaudah sok belajar dulu jangan sms-an"
Gw: li, katanya masih belajar, berarti masih di sekolahnya
Lia: ok berangkatt
Lia pun membawa mobilnya ke arah sekolahannya putri, lalu parkir tidak jauh dari sekolahannya, parkir di sebrang sekolahan yang agak jauh kelihatannya.
Quote:
Lia: nah sekarang tinggal kita tunggu aja putri ndra
Gw: iya, haus gw, bentar ya beli minum dulu tuh disitu
Lia: iya sana gw juga ya satu yang dingin.
Gw: ok
Gw pun pergi ke sebuah toko kelontong lalu memesan 2 teh botol dingin dan kembali ke mobil lia. Saat membuka mobil lia, lia sedang menghisap sebuah roko mild rasa menthol
Quote:
Gw: lu ngeroko? gila lu, asepnya penuh gini di mobil
Lia: iya, lu gak suka ya? gw kalo diluar malu, jadi didalem mobil aja
Gw: terserah lu aja deh , gw pun duduk di samping lia membuka jendela mobil lebar-lebar
Jam menunjukkan jam 1, namun belum juga terlihat satupun siswa sekolah tersebut ada yang keluar
Lia: bener gak sih pada pulang jam 1? kok belum ada yang keluar?
Gw: bentar lagi mungkin, tungguin aja lah, kok jadi lu yang ribet sih

Lia: hehehe, sorry sorry
Tak berapa lama pun akhirnya siswa-siswa dari sekolah itu pun bermunculan keluar sekolah
Gw: tuh kan pada pulang,
Lia: cari putri cari putri, lu liatin yang jalan, gw liatin yang naik motor
Gw dan lia pun memperhatikan setiap siswa yang keluar, sampai pada akhirnya sebuah motor keluar
Lia: ndra, tuh kan cowo yang waktu itu kan? motornya juga sama tuh
Gw: iya tapi gak sama putri tuh
Lia: ya tungguin aja dulu, lagian dia kaya lagi nunggu orang tuh diem di depan sekolah gak langsung pergi
Dan perkiraan lia pun benar, putri muncul, lalu naik dibonceng oleh cowo yang sama
Gw: kejar li kejarrrrr
Lia pun menyalakan mobilnya, berusaha mengejar motor tersebut, sempat kehilangan mereka, karena jalanan yang macet oleh angkot namun ketemu lagi karena cowo itu membawa motornya pelan-pelan. Gw pun hanya bisa melihat dari jauh, putri pelukan. Perasaan gw pun tambah tak karuan.
Quote:
Lia: jadi ini mau gimana ndra?
Gw: gak tau juga, ikutin aja mereka behenti dimana
Lia: iya gimana lu aja deh
Akhirnya putri dan cowo itu pun berhenti, di sebuah rumah makan yang terkenal di kota bandung. Lia pun memarkirkan mobilnya agak jauh,
Lia: jadi gimana ndra? gak lu sms dulu?
Gw: gak usah, lu tunggu disini ya jangan kemana-mana
Lia: mau kemana lu? jangan ribut
Gw: engga lah, gw mau ngeberesin aja semuanya
Gw pun berjalan meninggalkan mobil lia dan masuk kedalam, gw clingak clinguk mencari putri, ternyata dia sedang duduk berdua dengan cowo itu, terlihat sedang mengobrol dan bercanda-canda. Gw pun duduk dan memesan minuman dekat dengan pintu masuk. Gw pun mengsms lia
Quote:
Gw: tunggu ya, gw mungkin aga lama. atau kalo lu mau pulang-pulang aja, gw bisa pulang sendiri ntar.
Lia: gw tungguin lu aja, lagian emang lu tau jalan pulang, gak ada angkot disini
Gw: yaudah, sorry ya ngerepotin.
Beberapa lama setelah gw menunggu, minuman gw juga sudah habis, putri dan cowo itu berdiri lalu berjalan keluar, tentunya melewati gw. Gw cuma duduk sambil memandangi dia dan cowo itu. Sampai putri sudah sekitar 3 meter mendekati gw, dan dia ngeliat gw, lalu diam di tempat dan melepaskan pegangan tangan cowo di sebelahnya
Quote:
Putri: ................
Gw:

sormin180 dan 2 lainnya memberi reputasi
3
Kutip
Balas