- Beranda
- Stories from the Heart
CINTA (Cerita Indah Namun Tiada Arti)
...
TS
dingdingding
CINTA (Cerita Indah Namun Tiada Arti)
Halo para reader yang budiman.
Gw Pengen Share sedikit sebuah cerita, bisa dibilang sebuah pengalaman.
Mohon bimbingannya jika ada salah ketik(typo) atau kata-kata yang tidak berkenan. (curahkan saja di postingan bawah, atau PM juga boleh). Saya juga masih belajar dalam membuat Thread dan Cerita yang baik dan benar. Masih membutuhkan saran serta kritik dari kiri kanan. Darimana lagi kalau bukan dari agan-agan ini .
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Aku sudah mulai lupa
Saat pertama rasakan lara
Oleh harapan yang pupus
Hingga hati cedera serius
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Lama tak ku dengar tentangnya
Yang paling dalam tancapkan luka
Satu hal yang aku tahu
Terkadang dia juga rindu
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Perkenalkan nama gw Hendra. Biasa dipanggil Hen atau ndra sama orang-orang sekitar gw.
Tapi Nenek ama Kakek gw mangil gw gundul(soalnya pas ane kecil katanya rambutnya ga tumbuh-tumbuh)
(skip)
Cerita ini adalah sebuah cerita saat gw masih sekolah jaman dahulu kala saat gw masih muda (sekarang gw udah tua)
Cerita ini dimulai saat gw mulai memasukin satu tingkat diatas SMP. Untuk yang lain mungkin menyebutnya SMA atau SMU. Tapi gw bukan! Gw SMK (Sekolah Mengenah Kejuruan)
sama aja ya 
Sedikit tentang masa SMP gw. Semua bermulai dari sini
Gw melirik ke belakang tempat duduk gw. Melihat meta dengan muka datar alias biasa-biasa aja ( padahal selama 1 tahun ini gw mengagumi dia, buat ngobrol aja jarang banget kalo ga perlu-perlu amat, itu juga palingan nanya tentang pelajaran atau minjem tip-x
). Meta pun mengeluarkan jurus ampuh seampuh-ampuhnya (senyumannya yang……… ah sudahlah). Lalu gw membalasnya dengan senyuman gw yang ga kalah manis
(padahal udah keringet dingin)
Gatau gw kalo deket cewe bawaannya grogi, ga berani, padahal tampang gw lumayan ganteng ga culun-culun amat sih buat anak SMP
(ngigo)
Meta pun pergi meninggalkan kelas bersama temannya. Disni gw berfikir, (ah ga mungkin cewe secantik meta bisa suka juga ama gw, pinter kaga, gaul kaga, tapi muka kaga jelek-jelek amat (ngigo lagi)
Gw diem aja di kelas liatin temen-temen yang lain ngobrol sambil dengerin lagu dari Walkman gw (jaman gw Walkman gan, belum ada ipod atau music player yang lain, waktu itu yang punya HP juga belum terlalu banyak, dan masih didominasi oleh Nok*a). Tiba-tiba gw ngeliat ada seorang cewe di depan pintu kelas liatin gw, mereka bertiga, cengar cengir sambil dorong-dorongan
Gw bingung, karena mereka ngeliatin kearah gw, dan sekitar gw ga ada siapa-siapa, lalu gw samperin dah tu cewe-cewe. Cari siapa ya dek (keliatan mereka adik kelas gw, soalnya masih imut-imut gimana gitu
.
Cover dari agan armstrongzone
Ebook Part 1-110 dari agan TheSain007

Gw Pengen Share sedikit sebuah cerita, bisa dibilang sebuah pengalaman.
Mohon bimbingannya jika ada salah ketik(typo) atau kata-kata yang tidak berkenan. (curahkan saja di postingan bawah, atau PM juga boleh). Saya juga masih belajar dalam membuat Thread dan Cerita yang baik dan benar. Masih membutuhkan saran serta kritik dari kiri kanan. Darimana lagi kalau bukan dari agan-agan ini .
Quote:
Q: Real story gan?
A: Iya gan, real story ditambah sedikit bumbu mas*ko
Q: Mau kepo boleh ga gan?
A: Kepo boleh, selama ane mau jawab pasti ane jawab, kalo ga ane jawab berarti privacy, asal ga OOT aja
Q: Share Photonya dong gan
A: No No No No
(rules)
A: Iya gan, real story ditambah sedikit bumbu mas*ko

Q: Mau kepo boleh ga gan?
A: Kepo boleh, selama ane mau jawab pasti ane jawab, kalo ga ane jawab berarti privacy, asal ga OOT aja

Q: Share Photonya dong gan

A: No No No No
(rules)===============================================================
Special Thanks too
Allah SWT Karena masih memberikan ane umur sampe sekarang dan bisa membuat cerita ini
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kaskus ( www.kaskus.co.id)
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Semua Reader, baik yang Posting, Rate 5's Star, kasih Cendol serta SR sekalipun
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Thanks sebanyak-banyaknya untuk barisan para Mantan gw. Tanpa kalian, cerita ini takkan pernah lahir
===============================================================

Special Thanks too
Allah SWT Karena masih memberikan ane umur sampe sekarang dan bisa membuat cerita ini
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kaskus ( www.kaskus.co.id)
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Semua Reader, baik yang Posting, Rate 5's Star, kasih Cendol serta SR sekalipun
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Thanks sebanyak-banyaknya untuk barisan para Mantan gw. Tanpa kalian, cerita ini takkan pernah lahir
===============================================================

================================================================
Mungkin lagu ini adalah Soundtrack yang paling pas untuk kisah gw ini
[Recommended To Buffer buat yang sering Patah Hati
]
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Mungkin lagu ini adalah Soundtrack yang paling pas untuk kisah gw ini
[Recommended To Buffer buat yang sering Patah Hati
]The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Spoiler for Lirik:
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Aku sudah mulai lupa
Saat pertama rasakan lara
Oleh harapan yang pupus
Hingga hati cedera serius
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Lama tak ku dengar tentangnya
Yang paling dalam tancapkan luka
Satu hal yang aku tahu
Terkadang dia juga rindu
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Spoiler for Part 1:
Perkenalkan nama gw Hendra. Biasa dipanggil Hen atau ndra sama orang-orang sekitar gw.
Tapi Nenek ama Kakek gw mangil gw gundul(soalnya pas ane kecil katanya rambutnya ga tumbuh-tumbuh)
(skip)Cerita ini adalah sebuah cerita saat gw masih sekolah jaman dahulu kala saat gw masih muda (sekarang gw udah tua)

Cerita ini dimulai saat gw mulai memasukin satu tingkat diatas SMP. Untuk yang lain mungkin menyebutnya SMA atau SMU. Tapi gw bukan! Gw SMK (Sekolah Mengenah Kejuruan)
sama aja ya 
Sedikit tentang masa SMP gw. Semua bermulai dari sini
Quote:
Saat itu pagi hari, para siswa-siswi berumur belasan tahun menggunakan seragam biru putih lalu lalang di dalam sempitnya koridor kelas tanpa belajar. Kenapa tanpa belajar? Karena Kami sudah menyelesaikan yang namanya UAN (Ujian AKhir Nasional) tingkat SMP.
Gw yang waktu itu bukanlah siswa yg berprestasi di kelas apalagi di sekolah hanya bisa harap-harap cemas saat menunggu pengumuman kelulusan yang akan disampaikan lewat POS (sekarang masih lewat POS ga sih gan? Gw ga tau
)
Semua tampak bergembira karena telah melewati 3 hari yang mendebarkan (menurut gw
)
Dan akhirnya gw memutuskan untuk pergi ke GOR sekolahan yang cukup luas (BTW SMP gw adalah SMP negeri yang lumayan favorit di kota Bandung yang terletak di dekat terminal dan dekat dengan pusat kota Bandung) . Setelah sampai di GOR, gw lihat ada sohib gw sedang bermain basket, Dia bernama Yoga.
Gw melambaikan tangan, dia melihat gw sambil mengangkat dagunya seolah berkata “Oi”
Beberapa menit kemudian Yoga nyamperin gw (percakapan dalam Bahasa sunda, gw ceritakan dalam Bahasa Indonesia aja biar agan-agan ngerti)
Gw pun kembali ke kelas sambil membawa perasaan ga enak ini , Antara senang dengan selesainya hari-hari mendebarkan ujian nasional dan menunggu kelulusan.
Sesampainya di kelas, gw duduk di kursi biasanya di posisi palingan tengah . ya dua buah kursi yang gw duduki bersama yoga selama 1 tahun kebelakang (sekolah gw tiap naik pindah-pindah ruangannya)
Dan dibelakang gw ada seseorang yang gw kagumi sejak pertama bertemu sekitar 1 tahun yang lalu, wanita itu bernama Meta. Gadis berparas cantik, rambut sebahu dan di urai, mempunyai kulit yang putih, mulus, gigi gingsulnya dan tentunya senyumnya yang………. Ah sudahlah, bisa lemes agan-agan kalo liat
(skip)
Gw yang waktu itu bukanlah siswa yg berprestasi di kelas apalagi di sekolah hanya bisa harap-harap cemas saat menunggu pengumuman kelulusan yang akan disampaikan lewat POS (sekarang masih lewat POS ga sih gan? Gw ga tau
) Semua tampak bergembira karena telah melewati 3 hari yang mendebarkan (menurut gw
)Dan akhirnya gw memutuskan untuk pergi ke GOR sekolahan yang cukup luas (BTW SMP gw adalah SMP negeri yang lumayan favorit di kota Bandung yang terletak di dekat terminal dan dekat dengan pusat kota Bandung) . Setelah sampai di GOR, gw lihat ada sohib gw sedang bermain basket, Dia bernama Yoga.
Gw melambaikan tangan, dia melihat gw sambil mengangkat dagunya seolah berkata “Oi”
Beberapa menit kemudian Yoga nyamperin gw (percakapan dalam Bahasa sunda, gw ceritakan dalam Bahasa Indonesia aja biar agan-agan ngerti)
Quote:
Yoga: Kenapa lu belum pulang?
Gw : Bentar lagi yog, Yog ntar mau ke SMA mana?
Yoga : Belum tau lah, lulus aja belum jelas. Hahaha (dia ketawa dengan santainya
)
Gw: Dasar bego!, gw deg deg an gini , lu malah ngomong belum tentu lulus atau engganya.
Yoga: hahaha, lagian ngapain diambil pusing, kita sudah berusaha, biarlah yang di Atas dan Dinas pendidikan yang mengatur
Gw: hahaha, iya juga sih. Tapi gw ko deg-degan ya yog
Yoga: Santai ajalah, eh gw mau main lagi nih, lu mau main ga?
Gw: Ga lah, gw mau ke kelas aja nyamperin anak-anak
Yoga: OK dah, Sip
Gw : Bentar lagi yog, Yog ntar mau ke SMA mana?
Yoga : Belum tau lah, lulus aja belum jelas. Hahaha (dia ketawa dengan santainya
)Gw: Dasar bego!, gw deg deg an gini , lu malah ngomong belum tentu lulus atau engganya.
Yoga: hahaha, lagian ngapain diambil pusing, kita sudah berusaha, biarlah yang di Atas dan Dinas pendidikan yang mengatur

Gw: hahaha, iya juga sih. Tapi gw ko deg-degan ya yog

Yoga: Santai ajalah, eh gw mau main lagi nih, lu mau main ga?
Gw: Ga lah, gw mau ke kelas aja nyamperin anak-anak
Yoga: OK dah, Sip
Gw pun kembali ke kelas sambil membawa perasaan ga enak ini , Antara senang dengan selesainya hari-hari mendebarkan ujian nasional dan menunggu kelulusan.
Sesampainya di kelas, gw duduk di kursi biasanya di posisi palingan tengah . ya dua buah kursi yang gw duduki bersama yoga selama 1 tahun kebelakang (sekolah gw tiap naik pindah-pindah ruangannya)
Dan dibelakang gw ada seseorang yang gw kagumi sejak pertama bertemu sekitar 1 tahun yang lalu, wanita itu bernama Meta. Gadis berparas cantik, rambut sebahu dan di urai, mempunyai kulit yang putih, mulus, gigi gingsulnya dan tentunya senyumnya yang………. Ah sudahlah, bisa lemes agan-agan kalo liat
(skip) Gw melirik ke belakang tempat duduk gw. Melihat meta dengan muka datar alias biasa-biasa aja ( padahal selama 1 tahun ini gw mengagumi dia, buat ngobrol aja jarang banget kalo ga perlu-perlu amat, itu juga palingan nanya tentang pelajaran atau minjem tip-x
). Meta pun mengeluarkan jurus ampuh seampuh-ampuhnya (senyumannya yang……… ah sudahlah). Lalu gw membalasnya dengan senyuman gw yang ga kalah manis
(padahal udah keringet dingin)
Gatau gw kalo deket cewe bawaannya grogi, ga berani, padahal tampang gw lumayan ganteng ga culun-culun amat sih buat anak SMP
(ngigo)Meta pun pergi meninggalkan kelas bersama temannya. Disni gw berfikir, (ah ga mungkin cewe secantik meta bisa suka juga ama gw, pinter kaga, gaul kaga, tapi muka kaga jelek-jelek amat (ngigo lagi)
Gw diem aja di kelas liatin temen-temen yang lain ngobrol sambil dengerin lagu dari Walkman gw (jaman gw Walkman gan, belum ada ipod atau music player yang lain, waktu itu yang punya HP juga belum terlalu banyak, dan masih didominasi oleh Nok*a). Tiba-tiba gw ngeliat ada seorang cewe di depan pintu kelas liatin gw, mereka bertiga, cengar cengir sambil dorong-dorongan

Gw bingung, karena mereka ngeliatin kearah gw, dan sekitar gw ga ada siapa-siapa, lalu gw samperin dah tu cewe-cewe. Cari siapa ya dek (keliatan mereka adik kelas gw, soalnya masih imut-imut gimana gitu
.Quote:
Cewe1: kaka namanya ka Hendra kan?
Quote:
Original Posted By Jadwal Update
Senin - Sabtu : Malam antara jam 18.00 - 22.00
Minggu : Malam jam 22.00 -
*note : Kalo saya ga apdet, berarti saya lagi galau
TerimaKasih
Senin - Sabtu : Malam antara jam 18.00 - 22.00
Minggu : Malam jam 22.00 -
*note : Kalo saya ga apdet, berarti saya lagi galau

TerimaKasih

Spoiler for INDEX I:
Quote:
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Part 7
Part 8
Part 9
Part 10
Part 11
Part 12
Part 13
Part 14
Part 15
Part 16
Part 17
Part 18
Part 19
Part 20
Part 21
Part 22
Part 23
Part 24
Part 25
Part 26
Part 27
Part 28
Part 29
Part 30
Part 31
Part 32
Part 33
Part 34
Part 35
Part 36
Part 37
Part 38
Part 39
Part 40
Part 41
Part 42
Part 43
Part 44
Part 45
Part 46
Part 47
Part 48
The Power Of Putih Abu Abu
Part 49
Part 50
Part 51
Part 52
Part 53
Part 54
Part 55
Part 56
Part 57
Part 58
Part 59
Part 60
Part 61
Part 62
Part 63
Part 64
Part 65
Part 66
Part 67
Part 68
Part 69
Part 70
Part 71
Part 72
Part 73
Part 74
Part 75
Part 76
Part 77
Part 78
Part 79
Part 80
Part 81
Part 82
Part 83
Part 84
Part 85
Part 86
Part 87
Part 88
Part 89
Part 90
Part 91
Part 92
part 93
Part 94
Part 95
Part 96
Part 97
Part 98
Part 99
Part 100
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Part 7
Part 8
Part 9
Part 10
Part 11
Part 12
Part 13
Part 14
Part 15
Part 16
Part 17
Part 18
Part 19
Part 20
Part 21
Part 22
Part 23
Part 24
Part 25
Part 26
Part 27
Part 28
Part 29
Part 30
Part 31
Part 32
Part 33
Part 34
Part 35
Part 36
Part 37
Part 38
Part 39
Part 40
Part 41
Part 42
Part 43
Part 44
Part 45
Part 46
Part 47
Part 48
The Power Of Putih Abu Abu
Part 49
Part 50
Part 51
Part 52
Part 53
Part 54
Part 55
Part 56
Part 57
Part 58
Part 59
Part 60
Part 61
Part 62
Part 63
Part 64
Part 65
Part 66
Part 67
Part 68
Part 69
Part 70
Part 71
Part 72
Part 73
Part 74
Part 75
Part 76
Part 77
Part 78
Part 79
Part 80
Part 81
Part 82
Part 83
Part 84
Part 85
Part 86
Part 87
Part 88
Part 89
Part 90
Part 91
Part 92
part 93
Part 94
Part 95
Part 96
Part 97
Part 98
Part 99
Part 100
Spoiler for INDEX II:
Quote:
Cover dari agan armstrongzone
Spoiler for :
Ebook Part 1-110 dari agan TheSain007
Spoiler for :
Diubah oleh dingdingding 13-01-2016 21:01
junti27 dan 12 lainnya memberi reputasi
13
1.9M
Kutip
5.1K
Balasan
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•53KAnggota
Tampilkan semua post
TS
dingdingding
#514
Spoiler for Part 60:
Quote:
Putri: itu cuma temen kok yank, dia pulangnya satu jurusan sama aku
Gw: oh cuma temen, yaudah gpp
Gw pun sebenernya punya feel gak bagus tentang putri yang bilang itu sebatas temen. Hingga suatu hari pertanyaan itu pun terjawab. Gw masih ingat betul waktu itu gw gak ada pelajaran. Gw mendapat sms dari lia
Quote:
Lia: ndra gw ngeliat putri sama cowo yang waktu itu. lu kesini aja di B*P
Gw: serius li?
Lia: iya gw liat mereka nonton kayanya, baru masuk kok
Gw: lu yakin itu putri?
Lia: yakin banget, buruan deh kesini keburu mereka pulang
Gw pun ingin memastikan itu benar putri, atau lia yang salah liat? Lalu gw meng sms putri
Gw: yank lagi apa?
Putri: lagi nonton TV aja nih di rumah
Gw: oh aku masih belajar, pulang sore ( gw pun berbohong )
Sebuah jawaban yang putri berikan sangat bertentangan dengan perkataan lia. Putri bilang ada di rumah, sedangkan lia bilang dia liat putri lagi sama cowo nonton. Gw pun sebenernya saat itu merasa dibohongi oleh putri, tapi gw gak punya bukti dan gw tiap malem minggu masih sering ke rumah putri dan tidak ada yang ganjil dengan putri. Gw pun langsung pergi ke B*P dengan menggunakan angkot
. Sesampainya disana, gw sms lia, dan kata lia dia masih ada di lantai atas di foodcourt, lantai yang sama yang katanya putri lagi nonton bersama seorang cowo. Gw pun langsung ke atas untuk bertemu lia. Agak sulit menemukan dia, akhirnya ketemu juga dia sedang bersama teman cewenya yang lain sedang duduk-duduk dan minum. Quote:
Gw: hay li, sorry lama? mana putri?
Lia: belum keluar, masih nonton mungkin, lagian mereka kalo pulang pasti lewat sini, gak ada jalan lain.
Gw: oh yaudah, kita tunggu aja itu beneran putri atau bukan
Lia: tungguin aja, gw yakin itu putri. masa gw gak ngenalin itu putri
Gw pun memesan minuman lalu sambil ngobrol-ngobrol gak jelas. Gw sih lebih deg-degan sepanjang waktu, bagaimana jika itu benar putri? dan akhirnya
Lia: ndra ndra, tuh ( sambil menunjuk seseorang yang agak jauh kita sedang duduk )
Siang itu gw masih ingat, itu memang putri, masih menggunakan baju seragam sekolahnya, sedang bergandengan tangan dengan seorang cowo yang sama menggunakan seragam sekolah juga. Bagaikan hujan petir di siang bolong hati ini mulai gak karuan
Quote:
Lia: ndra ndra, udah biarin aja , lu coba telepon
Gw pun dengan tangan gemetar, mengeluarkan HP lalu menelepon putri. Dari kejauhan gw bisa lihat putri berhenti berjalan lalu melihat HP gw, lalu seperti agak menjauh dari cowo tersebut, lalu telepon diangkat
Quote:
Gw: halo yank
Putri: eh halo yank? ada apa telepon ?
Gw: gak apa-apa kangen aja, kok berisik banget sih disitu?
Putri: aku lagi di jalan yank , mau beli makanan ( bohong )
Gw pun mematikan telepon lalu berdiri, namun lia menarik tangan gw
Lia: jangan ndra, udah biarin aja, gw gak salah kan
Gw pun tidak bisa berkata apa-apa , gw terduduk lesu sambil melihat putri pergi turun kebawah bergandengan tangan dengan cowo itu, lalu gw berdiri dan melihat kebawah sampai putri berada di lantai bawah gw pun masih melihat dia dengan cowo itu. Gw gak tau mesti gimana. Akhirnya gw pamit pulang kepada lia
Quote:
Gw: li gw pulang aja ya. gw nanti selesein masalah ini ama putri.
Lia: yuk bareng gw aja, gw bawa mobil. Temen gw juga bawa motor, dia pulang sendiri nanti
Gw: gak usah li, makasih, gak enak ngerepotin
Lia: udah lah, gw tau kok perasaan lu gimana, udah yukk
Gw pun gak bisa berkata apa-apa, perasaan gw lagi hancur karena selama ini putri benar selingkuh. Di depan mata gw sendiri, melihat dengan mata kepala gw sendiri dan gw gak bisa apa-apa. Sampai dibawah gw pun menunggu di depan jalan gedung itu, sedangkan lia katanya ke parkiran dulu mengambil mobil. Tak berapa lama gw sedang duduk-duduk sambil bengong melihat mobil dan motor yang melintas di depan gw, gw melihat sebuah motor melintas dengan cepat, ya dia adalah cowo menggunakan helm fullface dan putri dibonceng di belakangnya menggunakan helm halfface memeluk sang supir, yang lebih hebatnya lagi. Putri melihat gw yang sedang duduk di depan jalan dan dia seperti menyebut nama "hendra" di bibirnya dan melihat kebelakang, gw cuma bisa ngeliatin dia dan dia ngeliatin gw, tanpa motor behenti, sampai akhirnya dia tidak terlihat lagi. Gw pun tertunduk lesu, pemandangan yang sungguh luar biasa di depan mata gw. tak berapa lama, sms dari putri.
Quote:
Putri: aku bisa jelasin yank
Gw pun gak membalas sms dari putri tersebut, lalu dia telepon gw pun reject sampai akhirnya gw matikan HP gw, tidak berapa lama sebuah mobil berhenti di depan gw lalu membuka kaca mobilnya, ternyata dia lia, menyuruh gw masuk ke dalam mobilnya. Gw pun masuk
Quote:
Gw: barusan gw liat putri lewat, putri juga liat gw
Lia: serius lu? kok mereka bisa lewat sini lagi? kan pintu keluarnya dipinggir?
Gw: gak tau juga. biarin aja deh li. udah jelas juga semuanya.
Lia: yang sabar aja, putri pasti punya penjelasan tentang ini semua.
Gw: udah jelas kali semuanya juga li
Lia: ya lu kan tetep masih harus denger penjelasan versi dia.
Gw: iya, tapi intinya kan sama kan?
Lia tidak berbicara lalu menjalankan mobilnya perlahan melewati jalan merdeka, lewat braga, lalu jalan asia afrika , Gw cuma bisa memainkan boneka kecil yang diberikan putri beli waktu itu sama gw, yang gw jadikan gantungan di resleting tas gw. Memasuki alun-alun bandung gw berbicara
Quote:
Gw: lia anterin gw ke rumah putri mau gak?
Lia: ah gila lu, lu lagi emosi, nanti malah berantakan semuanya
Gw: gak apa-apa
Lia: serius?
Gw: iya
Lia pun membelokkan mobilnya setelah mencapai belokan yang dekat dengan gedung elisabeth. kini gw sudah berada di jalan yang kanan kirinya pohon besar dan tinggi
Quote:
Gw: berhenti di sini li
Lia pun meminggirkan mobilnya. Gw pun cuma duduk diam memandangin keluar kaca mobil melihat ke arah rumah putri dari jauh. Didepan sana ada sepeda motor parkir depan rumah putri. sekian lama gw diam lia berbicara.
Quote:
Lia: ndra, udah gak usah lu samperin.
Gw: ................
Lia: nanti lu malah lebih sakit hati ndra, lagian putri juga udah ngeliat lu tadi kan? dia pasti ngerasa bersalah banget
Gw: jadi gw mesti gimana li?
Lia: biar putri yang jelasin aja nanti, dia maunya gimana, lagian ini kan salah dia
Gw pun cuma bisa diam masih sambil sesekali melihat ke arah rumah putri dari dalam mobil. Berharap dan tidak berharap putri keluar dari rumahnya. Namun lia malah menyalakan mobilnya dan berjalan
Quote:
Gw: eh li, kok malah pergi?

Lia: udah kita pergi aja, lagian gw kasian ngeliat lu cuma bisa bengong-bengong aja
Gw: yaudah gw turun di tegal*** aja , gw pulang aja li
Lia: iya mendingan lu pulang, tapi beneran pulang, awas kalo lu sampe balik lagi ke rumah putri
Gw: iya
Gw pun turun dari mobil lia, dan bersambung menaiki angkot pulang ke rumah gw, sesampainya di rumah, gw rebahan sambil menikmati rasa sakit yang gw rasain. Lalu gw merogoh kantong celana panjang gw, HP gw masih mati, gw nyalakan, langsung ada beberapa sms dari putri
Quote:
Putri: yank kenapa gak dibales?
Putri: yank, kok mati sih teleponnya? aku mau jelasin
Putri: yank, maafin aku. iya aku salah
Putri: yank jangan gini dong, aku mau ngomong
Gw pun membalas sms putri,
Gw: emang apa lagi yang mau dijelasin put? ( gw ngetik put, bukan yank )
Beberapa saat kemudian, hp gw berbunyi, sebuah sms dari putri
Putri: aku cuma dianterin doang kok sama temen aku
Gw: ( gw pun tersenyum, lalu membalas sms nya ) aku liat kamu dari kamu keluar nonton kok dan aku liat semuanya.
Putri: maafin aku. aku jelasin semuanya
Gw pun tidak membalas sms dari putri, gw memilih mandi menyegarkan kepala gw yang sudah panas ini.
sormin180 dan 2 lainnya memberi reputasi
3
Kutip
Balas