- Beranda
- Stories from the Heart
CINTA (Cerita Indah Namun Tiada Arti)
...
TS
dingdingding
CINTA (Cerita Indah Namun Tiada Arti)
Halo para reader yang budiman.
Gw Pengen Share sedikit sebuah cerita, bisa dibilang sebuah pengalaman.
Mohon bimbingannya jika ada salah ketik(typo) atau kata-kata yang tidak berkenan. (curahkan saja di postingan bawah, atau PM juga boleh). Saya juga masih belajar dalam membuat Thread dan Cerita yang baik dan benar. Masih membutuhkan saran serta kritik dari kiri kanan. Darimana lagi kalau bukan dari agan-agan ini .
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Aku sudah mulai lupa
Saat pertama rasakan lara
Oleh harapan yang pupus
Hingga hati cedera serius
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Lama tak ku dengar tentangnya
Yang paling dalam tancapkan luka
Satu hal yang aku tahu
Terkadang dia juga rindu
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Perkenalkan nama gw Hendra. Biasa dipanggil Hen atau ndra sama orang-orang sekitar gw.
Tapi Nenek ama Kakek gw mangil gw gundul(soalnya pas ane kecil katanya rambutnya ga tumbuh-tumbuh)
(skip)
Cerita ini adalah sebuah cerita saat gw masih sekolah jaman dahulu kala saat gw masih muda (sekarang gw udah tua)
Cerita ini dimulai saat gw mulai memasukin satu tingkat diatas SMP. Untuk yang lain mungkin menyebutnya SMA atau SMU. Tapi gw bukan! Gw SMK (Sekolah Mengenah Kejuruan)
sama aja ya 
Sedikit tentang masa SMP gw. Semua bermulai dari sini
Gw melirik ke belakang tempat duduk gw. Melihat meta dengan muka datar alias biasa-biasa aja ( padahal selama 1 tahun ini gw mengagumi dia, buat ngobrol aja jarang banget kalo ga perlu-perlu amat, itu juga palingan nanya tentang pelajaran atau minjem tip-x
). Meta pun mengeluarkan jurus ampuh seampuh-ampuhnya (senyumannya yang……… ah sudahlah). Lalu gw membalasnya dengan senyuman gw yang ga kalah manis
(padahal udah keringet dingin)
Gatau gw kalo deket cewe bawaannya grogi, ga berani, padahal tampang gw lumayan ganteng ga culun-culun amat sih buat anak SMP
(ngigo)
Meta pun pergi meninggalkan kelas bersama temannya. Disni gw berfikir, (ah ga mungkin cewe secantik meta bisa suka juga ama gw, pinter kaga, gaul kaga, tapi muka kaga jelek-jelek amat (ngigo lagi)
Gw diem aja di kelas liatin temen-temen yang lain ngobrol sambil dengerin lagu dari Walkman gw (jaman gw Walkman gan, belum ada ipod atau music player yang lain, waktu itu yang punya HP juga belum terlalu banyak, dan masih didominasi oleh Nok*a). Tiba-tiba gw ngeliat ada seorang cewe di depan pintu kelas liatin gw, mereka bertiga, cengar cengir sambil dorong-dorongan
Gw bingung, karena mereka ngeliatin kearah gw, dan sekitar gw ga ada siapa-siapa, lalu gw samperin dah tu cewe-cewe. Cari siapa ya dek (keliatan mereka adik kelas gw, soalnya masih imut-imut gimana gitu
.
Cover dari agan armstrongzone
Ebook Part 1-110 dari agan TheSain007

Gw Pengen Share sedikit sebuah cerita, bisa dibilang sebuah pengalaman.
Mohon bimbingannya jika ada salah ketik(typo) atau kata-kata yang tidak berkenan. (curahkan saja di postingan bawah, atau PM juga boleh). Saya juga masih belajar dalam membuat Thread dan Cerita yang baik dan benar. Masih membutuhkan saran serta kritik dari kiri kanan. Darimana lagi kalau bukan dari agan-agan ini .
Quote:
Q: Real story gan?
A: Iya gan, real story ditambah sedikit bumbu mas*ko
Q: Mau kepo boleh ga gan?
A: Kepo boleh, selama ane mau jawab pasti ane jawab, kalo ga ane jawab berarti privacy, asal ga OOT aja
Q: Share Photonya dong gan
A: No No No No
(rules)
A: Iya gan, real story ditambah sedikit bumbu mas*ko

Q: Mau kepo boleh ga gan?
A: Kepo boleh, selama ane mau jawab pasti ane jawab, kalo ga ane jawab berarti privacy, asal ga OOT aja

Q: Share Photonya dong gan

A: No No No No
(rules)===============================================================
Special Thanks too
Allah SWT Karena masih memberikan ane umur sampe sekarang dan bisa membuat cerita ini
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kaskus ( www.kaskus.co.id)
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Semua Reader, baik yang Posting, Rate 5's Star, kasih Cendol serta SR sekalipun
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Thanks sebanyak-banyaknya untuk barisan para Mantan gw. Tanpa kalian, cerita ini takkan pernah lahir
===============================================================

Special Thanks too
Allah SWT Karena masih memberikan ane umur sampe sekarang dan bisa membuat cerita ini
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kaskus ( www.kaskus.co.id)
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Semua Reader, baik yang Posting, Rate 5's Star, kasih Cendol serta SR sekalipun
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Thanks sebanyak-banyaknya untuk barisan para Mantan gw. Tanpa kalian, cerita ini takkan pernah lahir
===============================================================

================================================================
Mungkin lagu ini adalah Soundtrack yang paling pas untuk kisah gw ini
[Recommended To Buffer buat yang sering Patah Hati
]
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Mungkin lagu ini adalah Soundtrack yang paling pas untuk kisah gw ini
[Recommended To Buffer buat yang sering Patah Hati
]The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Spoiler for Lirik:
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Aku sudah mulai lupa
Saat pertama rasakan lara
Oleh harapan yang pupus
Hingga hati cedera serius
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Lama tak ku dengar tentangnya
Yang paling dalam tancapkan luka
Satu hal yang aku tahu
Terkadang dia juga rindu
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Spoiler for Part 1:
Perkenalkan nama gw Hendra. Biasa dipanggil Hen atau ndra sama orang-orang sekitar gw.
Tapi Nenek ama Kakek gw mangil gw gundul(soalnya pas ane kecil katanya rambutnya ga tumbuh-tumbuh)
(skip)Cerita ini adalah sebuah cerita saat gw masih sekolah jaman dahulu kala saat gw masih muda (sekarang gw udah tua)

Cerita ini dimulai saat gw mulai memasukin satu tingkat diatas SMP. Untuk yang lain mungkin menyebutnya SMA atau SMU. Tapi gw bukan! Gw SMK (Sekolah Mengenah Kejuruan)
sama aja ya 
Sedikit tentang masa SMP gw. Semua bermulai dari sini
Quote:
Saat itu pagi hari, para siswa-siswi berumur belasan tahun menggunakan seragam biru putih lalu lalang di dalam sempitnya koridor kelas tanpa belajar. Kenapa tanpa belajar? Karena Kami sudah menyelesaikan yang namanya UAN (Ujian AKhir Nasional) tingkat SMP.
Gw yang waktu itu bukanlah siswa yg berprestasi di kelas apalagi di sekolah hanya bisa harap-harap cemas saat menunggu pengumuman kelulusan yang akan disampaikan lewat POS (sekarang masih lewat POS ga sih gan? Gw ga tau
)
Semua tampak bergembira karena telah melewati 3 hari yang mendebarkan (menurut gw
)
Dan akhirnya gw memutuskan untuk pergi ke GOR sekolahan yang cukup luas (BTW SMP gw adalah SMP negeri yang lumayan favorit di kota Bandung yang terletak di dekat terminal dan dekat dengan pusat kota Bandung) . Setelah sampai di GOR, gw lihat ada sohib gw sedang bermain basket, Dia bernama Yoga.
Gw melambaikan tangan, dia melihat gw sambil mengangkat dagunya seolah berkata “Oi”
Beberapa menit kemudian Yoga nyamperin gw (percakapan dalam Bahasa sunda, gw ceritakan dalam Bahasa Indonesia aja biar agan-agan ngerti)
Gw pun kembali ke kelas sambil membawa perasaan ga enak ini , Antara senang dengan selesainya hari-hari mendebarkan ujian nasional dan menunggu kelulusan.
Sesampainya di kelas, gw duduk di kursi biasanya di posisi palingan tengah . ya dua buah kursi yang gw duduki bersama yoga selama 1 tahun kebelakang (sekolah gw tiap naik pindah-pindah ruangannya)
Dan dibelakang gw ada seseorang yang gw kagumi sejak pertama bertemu sekitar 1 tahun yang lalu, wanita itu bernama Meta. Gadis berparas cantik, rambut sebahu dan di urai, mempunyai kulit yang putih, mulus, gigi gingsulnya dan tentunya senyumnya yang………. Ah sudahlah, bisa lemes agan-agan kalo liat
(skip)
Gw yang waktu itu bukanlah siswa yg berprestasi di kelas apalagi di sekolah hanya bisa harap-harap cemas saat menunggu pengumuman kelulusan yang akan disampaikan lewat POS (sekarang masih lewat POS ga sih gan? Gw ga tau
) Semua tampak bergembira karena telah melewati 3 hari yang mendebarkan (menurut gw
)Dan akhirnya gw memutuskan untuk pergi ke GOR sekolahan yang cukup luas (BTW SMP gw adalah SMP negeri yang lumayan favorit di kota Bandung yang terletak di dekat terminal dan dekat dengan pusat kota Bandung) . Setelah sampai di GOR, gw lihat ada sohib gw sedang bermain basket, Dia bernama Yoga.
Gw melambaikan tangan, dia melihat gw sambil mengangkat dagunya seolah berkata “Oi”
Beberapa menit kemudian Yoga nyamperin gw (percakapan dalam Bahasa sunda, gw ceritakan dalam Bahasa Indonesia aja biar agan-agan ngerti)
Quote:
Yoga: Kenapa lu belum pulang?
Gw : Bentar lagi yog, Yog ntar mau ke SMA mana?
Yoga : Belum tau lah, lulus aja belum jelas. Hahaha (dia ketawa dengan santainya
)
Gw: Dasar bego!, gw deg deg an gini , lu malah ngomong belum tentu lulus atau engganya.
Yoga: hahaha, lagian ngapain diambil pusing, kita sudah berusaha, biarlah yang di Atas dan Dinas pendidikan yang mengatur
Gw: hahaha, iya juga sih. Tapi gw ko deg-degan ya yog
Yoga: Santai ajalah, eh gw mau main lagi nih, lu mau main ga?
Gw: Ga lah, gw mau ke kelas aja nyamperin anak-anak
Yoga: OK dah, Sip
Gw : Bentar lagi yog, Yog ntar mau ke SMA mana?
Yoga : Belum tau lah, lulus aja belum jelas. Hahaha (dia ketawa dengan santainya
)Gw: Dasar bego!, gw deg deg an gini , lu malah ngomong belum tentu lulus atau engganya.
Yoga: hahaha, lagian ngapain diambil pusing, kita sudah berusaha, biarlah yang di Atas dan Dinas pendidikan yang mengatur

Gw: hahaha, iya juga sih. Tapi gw ko deg-degan ya yog

Yoga: Santai ajalah, eh gw mau main lagi nih, lu mau main ga?
Gw: Ga lah, gw mau ke kelas aja nyamperin anak-anak
Yoga: OK dah, Sip
Gw pun kembali ke kelas sambil membawa perasaan ga enak ini , Antara senang dengan selesainya hari-hari mendebarkan ujian nasional dan menunggu kelulusan.
Sesampainya di kelas, gw duduk di kursi biasanya di posisi palingan tengah . ya dua buah kursi yang gw duduki bersama yoga selama 1 tahun kebelakang (sekolah gw tiap naik pindah-pindah ruangannya)
Dan dibelakang gw ada seseorang yang gw kagumi sejak pertama bertemu sekitar 1 tahun yang lalu, wanita itu bernama Meta. Gadis berparas cantik, rambut sebahu dan di urai, mempunyai kulit yang putih, mulus, gigi gingsulnya dan tentunya senyumnya yang………. Ah sudahlah, bisa lemes agan-agan kalo liat
(skip) Gw melirik ke belakang tempat duduk gw. Melihat meta dengan muka datar alias biasa-biasa aja ( padahal selama 1 tahun ini gw mengagumi dia, buat ngobrol aja jarang banget kalo ga perlu-perlu amat, itu juga palingan nanya tentang pelajaran atau minjem tip-x
). Meta pun mengeluarkan jurus ampuh seampuh-ampuhnya (senyumannya yang……… ah sudahlah). Lalu gw membalasnya dengan senyuman gw yang ga kalah manis
(padahal udah keringet dingin)
Gatau gw kalo deket cewe bawaannya grogi, ga berani, padahal tampang gw lumayan ganteng ga culun-culun amat sih buat anak SMP
(ngigo)Meta pun pergi meninggalkan kelas bersama temannya. Disni gw berfikir, (ah ga mungkin cewe secantik meta bisa suka juga ama gw, pinter kaga, gaul kaga, tapi muka kaga jelek-jelek amat (ngigo lagi)
Gw diem aja di kelas liatin temen-temen yang lain ngobrol sambil dengerin lagu dari Walkman gw (jaman gw Walkman gan, belum ada ipod atau music player yang lain, waktu itu yang punya HP juga belum terlalu banyak, dan masih didominasi oleh Nok*a). Tiba-tiba gw ngeliat ada seorang cewe di depan pintu kelas liatin gw, mereka bertiga, cengar cengir sambil dorong-dorongan

Gw bingung, karena mereka ngeliatin kearah gw, dan sekitar gw ga ada siapa-siapa, lalu gw samperin dah tu cewe-cewe. Cari siapa ya dek (keliatan mereka adik kelas gw, soalnya masih imut-imut gimana gitu
.Quote:
Cewe1: kaka namanya ka Hendra kan?
Quote:
Original Posted By Jadwal Update
Senin - Sabtu : Malam antara jam 18.00 - 22.00
Minggu : Malam jam 22.00 -
*note : Kalo saya ga apdet, berarti saya lagi galau
TerimaKasih
Senin - Sabtu : Malam antara jam 18.00 - 22.00
Minggu : Malam jam 22.00 -
*note : Kalo saya ga apdet, berarti saya lagi galau

TerimaKasih

Spoiler for INDEX I:
Quote:
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Part 7
Part 8
Part 9
Part 10
Part 11
Part 12
Part 13
Part 14
Part 15
Part 16
Part 17
Part 18
Part 19
Part 20
Part 21
Part 22
Part 23
Part 24
Part 25
Part 26
Part 27
Part 28
Part 29
Part 30
Part 31
Part 32
Part 33
Part 34
Part 35
Part 36
Part 37
Part 38
Part 39
Part 40
Part 41
Part 42
Part 43
Part 44
Part 45
Part 46
Part 47
Part 48
The Power Of Putih Abu Abu
Part 49
Part 50
Part 51
Part 52
Part 53
Part 54
Part 55
Part 56
Part 57
Part 58
Part 59
Part 60
Part 61
Part 62
Part 63
Part 64
Part 65
Part 66
Part 67
Part 68
Part 69
Part 70
Part 71
Part 72
Part 73
Part 74
Part 75
Part 76
Part 77
Part 78
Part 79
Part 80
Part 81
Part 82
Part 83
Part 84
Part 85
Part 86
Part 87
Part 88
Part 89
Part 90
Part 91
Part 92
part 93
Part 94
Part 95
Part 96
Part 97
Part 98
Part 99
Part 100
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Part 7
Part 8
Part 9
Part 10
Part 11
Part 12
Part 13
Part 14
Part 15
Part 16
Part 17
Part 18
Part 19
Part 20
Part 21
Part 22
Part 23
Part 24
Part 25
Part 26
Part 27
Part 28
Part 29
Part 30
Part 31
Part 32
Part 33
Part 34
Part 35
Part 36
Part 37
Part 38
Part 39
Part 40
Part 41
Part 42
Part 43
Part 44
Part 45
Part 46
Part 47
Part 48
The Power Of Putih Abu Abu
Part 49
Part 50
Part 51
Part 52
Part 53
Part 54
Part 55
Part 56
Part 57
Part 58
Part 59
Part 60
Part 61
Part 62
Part 63
Part 64
Part 65
Part 66
Part 67
Part 68
Part 69
Part 70
Part 71
Part 72
Part 73
Part 74
Part 75
Part 76
Part 77
Part 78
Part 79
Part 80
Part 81
Part 82
Part 83
Part 84
Part 85
Part 86
Part 87
Part 88
Part 89
Part 90
Part 91
Part 92
part 93
Part 94
Part 95
Part 96
Part 97
Part 98
Part 99
Part 100
Spoiler for INDEX II:
Quote:
Cover dari agan armstrongzone
Spoiler for :
Ebook Part 1-110 dari agan TheSain007
Spoiler for :
Diubah oleh dingdingding 13-01-2016 21:01
junti27 dan 12 lainnya memberi reputasi
13
1.9M
Kutip
5.1K
Balasan
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.9KThread•54KAnggota
Tampilkan semua post
TS
dingdingding
#483
Spoiler for Part 58:
Quote:
Putri: Ayankkkkkk
Orang-orang:

Gw: malu ih malu jangan teriak-teriak

Putri: hehehehe

Gw: siapa tuh yang ama selvia yank?

Putri: itu temen main kecil waktu di rumah dulu, 1 taun di atas kita, sekarang dia baru naik kelas 2 SMA
Gw: ohhhh
Putri: hu uh, mantan akmal juga loh ( bisik-bisik )
Gw: cantik banget mantan si akmal ?
( bisik-bisik )Putri: dulu gak secantik itu kok, biasa-biasa aja, sekarang aja jadi feminim gini ( bisik-bisik )
Gw: dulu kapan?
Putri: pas SD
Gw:

Selvia: ketemu juga nih anak ilang

Gw: Perasaan kalian deh yang ilang

Selvia: kenalin ndra temen kita semua
Lia: Lia, pacarnya putri ya? ( sambil mengulurkan tangan )
Gw: hendra, hehehe iya

Lia: caket juga put, bisa aja milihnya

Putri: siapa dulu dong, putri

Selvia: mantan gw juga loh itu

Lia: oh mantan selvia juga? hahahaha
Gw:

Putri:

Lia: kalian mau pada nonton ya? gw gak bisa deh kayanya, ada janji ama temen-temen gw
Selvia: mau kemana lo? udah nonton aja ama kita-kita
Lia: ogah ah, kalian pasang-pasangan gini, gw ama siapa?
Selvia: gw mah bisa sendiri, tuh kan ada si akmal

Akmal:

Lia: ah vi udah ah, masa lalu

Putri: tapi masih sayang kan?

Lia: hahahaha, udah ah put, malah ikut-ikutan. Maaf ya gw tinggal
Gw: loh kok cuma sebentar?
Lia: gak tau tuh si putri, tadi katanya ngajakin gw kenalan dulu ama lo
Gw: oh ya udah

Putri: bener kan kata aku, pacar aku ganteng kan

Lia: hahaha, iya iya, yaudah duluan ya semua, dadahh
Dia pun meninggalkan kami semua, seorang wanita yang cantik bisa dibilang cantik, tapi gw merasakan sesuatu yang berbeda saat melihat dia.
Quote:
Putri: tuh yank, film itu aku belum pernah nonton tuh
Gw: itu mah kartun

Akmal: gw udah nonton itu ama selvia, yang lain aja dong
Selvia: yang itu aja tuh, belum nonton kan? gw belum nonton, baru kayanya deh
Putri: iya belum, gak mau ah
film hantu 
Selvia: seru katanya loh, pemeran utamanya katanya ganteng, tuh liat covernya
Putri: masa? yaudah itu aja deh

Gw:

Selvia: yaudah bentar gw beli dulu tiketnya

Gw: gw aja vi, sini mana uangnya ( perasaan gw gak enak soalnya )
Selvia: ogah gw aja hahahaha

Gw: jangan di pojok, putri pasti takut nanti
Selvia: malah kalo takut itu harus duduk di pojok
( sambil pergi meninggalkan kita semua )Gw: yank, pasti selvia belinya yang dipojok belakang

Putri: dimana aja deh aku mah, yang penting di sebelah kamu
Gw:

Selvia pun kembali membawa tiket untuk kami berempat, emang sih gak di pojok, tapi tetep aja sama di deretan belakang yang kanan kirinya gak ada orang yang dudukin
. Kami pun mengobrol sambil menunggu film dimulai, kurang dari setengah jam pun film dimulai, ( lupa film apa waktu itu, yang jelas film horor, dan gw gak pernah lupa kejadiannnya
). Lampu ruangan pun dimatikan, penonton pun mulai berhenti mengobrol. Quote:
Putri: yeee mulai yank ( bisik-bisik )
Gw: iya, semangat amat, tadi takut

Putri: yang mainnya kata selvia ganteng

Gw:
tuh mulai tuh , hiiiiiiiiiiPutri: mana gak takut

Gw:

Putri: iya ih ganteng ih
. cewenya juga cantik. Dan beberapa saat kemudian setelah hantunya nongol

Putri: yankkk
tutupin muka aku , aku tutupin kuping aku 
Gw:

Putri: minjem jaket ayank , takut ah

Gw: nih yank, ah ada-ada aja

Gw pun membuka jaket gw, lalu memberikannya ke putri, dan dia pun memakainya. Dipake buat nutupin kepalanya
). Suasana yang asalnya ribut karena semua orang ketakutan dan gw biasa-biasa aja, cuma kaget doang
suasana mulai tenang kembali, suasana menjadi hening kembali serius mendengarkan dialog di layar bioskop. Lalu gw mendengar suara sesuatu. Suara wanita menangis. Gw pun lirik kiri kanan, depan belakang, gak ada siapa-siapa, Gw pun mulai merinding
. Quote:
Gw: yank, yank denger gak?
Putri: denger apa? ( masih bersembunyi di dalam jaket gw )
??? : huuuuuu. huuuuu ( suara cewe nangis )
Gw: tuh yank, suara cewe nangis
ih merinding aku yank 
Putri: ( membuka kepalanya yang ditutupi jaket gw ) Itu aku yang nangis, huuu huuuuu
Gw:
Putri: huuuu huuuu ( menangis berlinang air mata
)Gw: kenapa yank?

Putri: takut yank huuuu huuuu huuuu

Gw:

Putri: ih malah ketawa

Gw: yaudah yuk yuk keluar

Putri: nanti pas di filmnya lagi siang huuu huuuu huuu

Gw: iya iya
( sambil mengusap-usap rambutnya
)Putri: jahat lah ayank lah, malah diketawain gitu

Gw: ya lagian sampe nangis segala

Putri: aku takut yank huuuu huuu ( matanya jadi gede
)Gw: kenapa gak ngomong kalo takut? tuh udah lagi adegan siang, yuk keluar yukk
Putri: iya cepet nanti jadi gelap lagi

Gw dan putri pun keluar dari dalam teater, sesampainya di luar, gw diliatin lah sama orang-orang
. Keluar dari bioskop bawa cewe, nangis-nangis pula 
Quote:
Gw: udah udah, malu diliatin orang tuh

Putri: biarin aja, takut atuh da yank
( udah gak keliatan nangis, tapi mukanya keliatan abis nangis
)Gw: yaudah duduk dulu disini, aku beli minum dulu disana, tunggu bentar ya ( mendudukan putri, di sebuah kursi panjang di dekat loket membeli tiket )
Putri: iya jangan lama-lama
Gw pun pergi membeli air mineral untuk putri, serta beberapa cemilan untuk kita berdua makan, lalu kembali ke tempat putri sedang duduk
Quote:
Gw: minum dulu ( memberikan air mineral yang tutupnya sudah dibuka )
Putri: ( glek glek glek glek , tinggal setengah
) makasih yank hiks hiks hiks Gw: lagian takut dipaksain, gara-gara yang main ganteng aja cepet

Putri: ya aku kira ga seserem itu hantunya hiks hiks
Gw: yaudah nanti-nanti kalo takut ngomong, didalem bukannya ngomong, malah nangis

Putri: kan gengsi ama kamu

Gw:

Putri: ketawa aja terus lah

Gw: hehehehe, maaf maaf
. bentar sms selvia dulu, takutnya mereka nyariin kita.Gw pun mengsms selvia bahwa kita berdua udah berada diluar duluan, lalu kami ngobrol-ngobrol dan berjalan-jalan di sekitaran bioskop melihat anak-anak kecil yang sedang bermain di arena bermain yang masih satu lantai dengan kami. Dan kami pun akhirnya melihat pemandangan lewat kaca tembus pandang yang besar. Kami bisa melihat kota bandung bagian timur dari sini. Walaupun gak tinggi-tinggi amat sih, tapi ya pemandangan yang cukup menghibur buat putri dan melupakan kejadian di dalam tadi

Sekitar 1 jam kurang selvia dan akmal pun kembali, muka selvia biasa-biasa aja, muka si akmal pucat

Quote:
Gw: udah selesai? lu kenapa mal? sakit?
Akmal: ...............
Selvia: katanya dia ngeliat cewe dadah-dadahin dia di pojokan dalem bioskop

Akmal: beneran sumpah, tu cewe ngeliatin gw terus ngedadahin gw hiiiiiiii

Putri: udah ah jangan ngomongin hantu ah

Selvia: ah si akmal nya aja yang parno

Akmal: beneran vi, aku kan tadi udah tunjuk-tunjuk, kamu malah mana-mana terus
Selvia: kan gelap, gak keliatan nohope:
Gw: udah udah, mau pada makan gak?
Putri: aku masih kenyang yank, ngemil aja deh ya
Selvia: lapar dikit

Akmal: ah gw pulang ah, yuk pulang yuk ah

Gw: hahaha, yaudah nanti beli jajanan aja di bawah buat selvia ama putri terus pulang
Akmal: buruan, perasaan gw gak enak

Gw: hahaha, iya iya, yaudah yukk ( sekilas bulu kuduk gw pun merinding saat menatap pintu bioskop gelap yang terbuka
)Kami semua pun turun kebawah, dengan kali ini akmal berada di paling depan

Putri pun sudah tidak menangis
. ( pernahkah agan-agan punya cewe, nonton film hantu, terus cewenya takut ampe nangis? ). Setelah membeli beberapa jajanan, dan muka putri pun sudah biasa lagi, begitu juga akmal karena sudah melihat terangnya matahari di luar gedung. Kami semua pun berjalan ke arah rumahnya putri. Masih sama seperti biasa penuh canda dan tawa dan sesekali gw ditarik-tarik saat berpapasan dengan cewe cantik
#SkipKami pun sudah sampai di deket rumah putri, akmal dan selvia melanjutkan perjalanannya ke rumah. Sedangkan gw mengantarkan sampai depan rumah putri, dan melakukan ritual seperti biasa
dan gw pun berpamitan untuk langsung pulang karena hari sudah mulai senja. Gw pun mulai menjauh dari rumah putri, di ujung jalan saat sedang menunggu angkotQuote:
Lia: heyy, yang tadi ya?
Gw: eh iya, lia ya
Lia: iya, baru pada pulang?
Gw: iya baru nganterin putri pulang tuh. baru pulang juga? mau kemana?
Lia: iya baru aja. Mau pulang lah, sambung angkot di terminal sana.
Gw: emang rumahnya dimana?
Lia: deket sih, di As**na An**r.
Gw: ohhh, naik angkot apa. gw naik angkot itu tuh, bentar lagi kesini
Lia: sama dong, yaudah gw naek disini aja biar barengan
Gw: iya sama aja kan. cuma beda harga dikit hahahaha
Gw dan liat teman baru gw itu pun menaiki angkot, dan mengobrol sedikit di dalam angkot tentang pertemanannya dengan selvia dan putri, dan dia juga bercerita tentang akmal mantannya saat akmal kelas 2 SMP dulu.
Quote:
Lia: eh gw turun di depan tuh ( sambil menunjuk sebuah tempat )
Gw: iya iya, eh biar gw yang bayarin , kan udah mau barengan gw
Lia: beneran nih? makasih ya
Gw: boleh minta nomer HP lu gak? ( saat itu gak tau kenapa gw ngebet banget pengen tau lebih cewe itu )
Lia: boleh, 081******* ( gw pun mengeluarkan HP lalu mencatatnya ) mang kiri mang ( angkot pun berhenti) duluan ya ndra, makasih ya
Gw: iya. Mang ongkosnya disaya ( berbicara kepada supir )
Lia: ( dadah-dadahan dari luar angkot yang gw naiki yang bergerak maju )
Gw pun duduk sendiri di belakang supir ditemani orang-orang tidak dikenal. Lalu gw sampai ke rumah.
sormin180 dan 2 lainnya memberi reputasi
3
Kutip
Balas