- Beranda
- Stories from the Heart
Ketika Cinta Berkata (Ep.II Kakakkus BosKu KekasihKu) [Based on True Stories]
...
TS
lemot2010
Ketika Cinta Berkata (Ep.II Kakakkus BosKu KekasihKu) [Based on True Stories]
Spoiler for cerita sebelumnya:
Aku suka deh dengan Love Bird..
Kamu tau kenapa??
Karena Love Bird itu Burung yang paling setia dengan pasangannya..
Dia tak akan pernah mencari pasangan lain..
Kalau salah satu dari mereka mati.. Maka yang lainnya tidak akan mencari pasangan lain...
Bahkan salah satunya pasti akan mati juga..
Kata-katamu selalu terngiang dlm hati ku..
Cinta...
Cinta itu Terdiri dari Dua Kata Hidup
Dan Tiga Kata Mati....
Kamu tau Artinya??
Cinta itu adalah...
Dua Insan yang siap..
Sehidup semati...
Seperti Love Bird...
Sayang...
Spoiler for indeks:
Spoiler for My cerpen:
Diubah oleh lemot2010 16-05-2014 08:16
anasabila memberi reputasi
1
38.5K
287
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•53.5KAnggota
Tampilkan semua post
TS
lemot2010
#102
Sceen XVIII : Keraguan Sang bintang
Mobil Rara melaju kencang... Meskipun di tikungan... Sambil melirik ke Rara yang terdiam seribu bahasa.. Aku memperhatikan Kilometer mobil... Deeeeg... Deeeg... Deeeeg.... Duaaar!!

Sumpah hatiku makin berdebar kencang melihat kecepatan mobil yang awalnya kurasa biasa..
Ya... Kecepatan mobil kami sudah 135 Km/jam.
Itupun masih bertambah cepat...
Pelan-pelan namun pasti kuraih Sit Belt yang sedari tadi memang tidak ku pasang

"Okeee... Tambah kecepatannya bu.. Sudah aman... Sampe Mentok Amper Meter nya itu bu... " Ujarku setelah memasang Sit Beltku dengan sindiran halus mematikanku berharap Laju mobil berkurang.
Namuuun.... Apa yang terjadi sodara-sodara...
Laju Mobil yang dikendarai Rara-Aku bukan melambat.. Melainkan semakin Cepat...
"Okeeeh... Bu... Berhenti disini aja bu... Saya mau beli vocher nyawa dulu.. Isi ulangnya... Buat jaga-jaga..." Ujarku lagi seraya memperhatikan Rara.
"Hahahahahaha... " Tawa Lepas Rara.
"Aku udah pernah kecelakaan Ra... Dua bulan lebih di rumah sakit... Eeeh tiga bulan lebih ding..." Tambahku.
"Haaa??? Ngapain kamu?? " Tanya Rara penasaran dan mengurangi kecepatan mobil.
Memang jalur yang kami lalui jalur cepat... Tapi ga secepat itu juga kale...

"Jadi tukang sapu bu..." Ujarku Keki.
"Hahahahaha... " Kali ini Rara beneran ngakak kuenceeeng... Kuenceng banget..
"Aku kecelakaan lah... Hampir tiga bulan malah aku di rumah sakit... Kalo kamu mau cobain seperti aku gimana hampir tiga bulan di rumah sakit Ora Opo-opo" ujarku lagi seraya mengangkat Bahu.
"OoOoooooh... " Ujar Rara dingin... Atau masih ga mudeng..
"WHAT???!! Iiih amit-amiit jaban bayi... Doa Lu jelek banget Ndre!!" Kali ini Rara Sewot.
"Abis... Dingin banget ekspresi Lu!!" Ujarku balas sewot.
Mobil yang di kendarai Rara sudah kecepatan Normal. 80 km/jam. Normal kok.. Terkesan lambat malah.
"Kamu kenapa sih Ra??" Ujarku menyelidik.
"Aku Ora Opo-Opo..." Jawabnya sambil nyengir.
Sial... Kali ini aku yang Kepo.
"Okey... Aku ga bakal nanya-nanya.." Jawabku seraya mempratikkan mengunci bibirku.
Untuk beberapa saat kami saling diam... Diam di dalam kecepatan.. Kecepatan yang sunyi..
Rara masih terdiam.. Untuk mencairkan suasana aku juga bingung...
"Ku ambil gitar dan mulai memainkan.. Lagu lama yang biasa kita nyanyikan... Namun tak sepatah kata yang dapat terucap.... Hanya kensuyian yang melanda..." Sayup-sayup di radio terdengar lagu ........ Aku ga tau itu lagu siapa... Sumpah ga tau

Akhirnya ku ambil Dvd di laci dan ku stel Kuenceeng lagu favoritku yang ternyata dia juga suka.. Ya.. Kuenceng banget... Lagu Linkinpark..

"I Tried so hard.. And got so far... But in the end.. It doesn't even matter..." Ku angguk pelan kepalaku seraya mengikuti pelan lirik lagu dengan suara cempreng khas ku.
"Jadi jelak lagunya..." Rara buka suara.
"I'v put my trust... In you... Pushed as far as I can go... And for all this... There is one thing you should Know...." Aku masih ngikutin lirik lagu seraya melirik Rara.
"Aku ga nyangka ya selera kita sama..." Ku coba buka pembicaraan...
"Oooh... Ga kok.. Aku kebetulan aja liat and aku beli... Itu kaset udah lama banget... " Jawabnya mencoba berbohong.
Aku tau Rara bohong... Dari mana?? Aku tau aja.. Aku tau mimik wajahnya... Aku tau dari raut wajahnya yang imut banget ngangenin... Karena aku selalu memperhatikan wajahnya itu.. Wajahnya tak bosan di pandang... Jadi bagaimna aku tidak tau ekspresi dia sedang berbohong saat ini??!
"Oooh... Aku suka tuh style si udin.. Vokalisnya.. Spike.. Kuning... Udah seperti duren aja.. " Ujarku menunjuk si vokalis yang lagi bungkuk-bungkuk teriak nyanyi.
"Udiin apaan??! Ngaco Lu!! " Bantahnya sambil tersenyum simpul.
"Aku juga suka karena vokalisnya.. Kereen..." Ujarnya.
"Style kamu juga keren.. Aku suka banget style rambut kamu.." Tambahnya lagi.
"Style yang gimana?? Klimis?? Ucup donk?" Jawabku garuk-garuk kepala.
"Iya... Suka tuuh... " Jawabnya sambil ngakak

"Iya juga ya?? Model rambut kamu berubah-ubah mulu... Tapi aku jauh lebih suka rambut spike kamu... Kereen.." Ujarnya yang ternyata memperhatikan style ku dari ujung rambut.
"Tapi ya... Kalo boleh saran.. Mata kamu ga usah deeh di pake in celak gitu... Walau bawahnya doank tipis.. Hobi banget ya kamu?? Bagus siih... Cocok sama kamu.. Sorot mata kamu jadi lebih tajam... Tapi mata kamu jadi terkesan cekung banget.. Dan kesan nya kamu jadi seperti Bad Boys gitu.. Dan lagi... Janggut kamu jangan di cukur abis.. Di rapiin aja.. Jadi kesannya macho gitu... Apalagi nyambung janggut sama jamban kamu.." Komentar nya panjang.
"Oooh sekarang aku ga pake celak kok..." Jawabku garuk-garuk kepala... Rupanya Rara memperhatikan gaya ku dan itu membuat hati senang.

"Wadduuuh.. Jadi kamu ga selalu pake ya?? Berarti mata kamu memang hitam gitu?? Keren donk.. " Ujarnya.
"Berarti kamu insomnia ya?? Katanya bawah mata seseorang menghitam karena dia jarang tidur malam.. Atau insomnia.. Dan... Mata kamu cekung ke dalam banget... " Tambah Rara seraya melirik-lirik ke aku.
"Iyaa... Aku insomnia karena kamu..." Jawabku menggoda.
"Mulaai deeh..." Rara manyun.
Hahaha... Andai kamu tau Ra..
Kamu emang selalu di pikiranku... Sayangku ini... Aaah... Aku aja bingung bagaimana.. Bingung apakah rasa ini pantas??
Tapi biarlah rasa ini... Dan jangan sampai hilang... Walau untuk sementara... Bahkan selamanya...
Diubah oleh lemot2010 18-04-2014 07:36
0