- Beranda
- Stories from the Heart
CINTA (Cerita Indah Namun Tiada Arti)
...
TS
dingdingding
CINTA (Cerita Indah Namun Tiada Arti)
Halo para reader yang budiman.
Gw Pengen Share sedikit sebuah cerita, bisa dibilang sebuah pengalaman.
Mohon bimbingannya jika ada salah ketik(typo) atau kata-kata yang tidak berkenan. (curahkan saja di postingan bawah, atau PM juga boleh). Saya juga masih belajar dalam membuat Thread dan Cerita yang baik dan benar. Masih membutuhkan saran serta kritik dari kiri kanan. Darimana lagi kalau bukan dari agan-agan ini .
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Aku sudah mulai lupa
Saat pertama rasakan lara
Oleh harapan yang pupus
Hingga hati cedera serius
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Lama tak ku dengar tentangnya
Yang paling dalam tancapkan luka
Satu hal yang aku tahu
Terkadang dia juga rindu
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Perkenalkan nama gw Hendra. Biasa dipanggil Hen atau ndra sama orang-orang sekitar gw.
Tapi Nenek ama Kakek gw mangil gw gundul(soalnya pas ane kecil katanya rambutnya ga tumbuh-tumbuh)
(skip)
Cerita ini adalah sebuah cerita saat gw masih sekolah jaman dahulu kala saat gw masih muda (sekarang gw udah tua)
Cerita ini dimulai saat gw mulai memasukin satu tingkat diatas SMP. Untuk yang lain mungkin menyebutnya SMA atau SMU. Tapi gw bukan! Gw SMK (Sekolah Mengenah Kejuruan)
sama aja ya 
Sedikit tentang masa SMP gw. Semua bermulai dari sini
Gw melirik ke belakang tempat duduk gw. Melihat meta dengan muka datar alias biasa-biasa aja ( padahal selama 1 tahun ini gw mengagumi dia, buat ngobrol aja jarang banget kalo ga perlu-perlu amat, itu juga palingan nanya tentang pelajaran atau minjem tip-x
). Meta pun mengeluarkan jurus ampuh seampuh-ampuhnya (senyumannya yang……… ah sudahlah). Lalu gw membalasnya dengan senyuman gw yang ga kalah manis
(padahal udah keringet dingin)
Gatau gw kalo deket cewe bawaannya grogi, ga berani, padahal tampang gw lumayan ganteng ga culun-culun amat sih buat anak SMP
(ngigo)
Meta pun pergi meninggalkan kelas bersama temannya. Disni gw berfikir, (ah ga mungkin cewe secantik meta bisa suka juga ama gw, pinter kaga, gaul kaga, tapi muka kaga jelek-jelek amat (ngigo lagi)
Gw diem aja di kelas liatin temen-temen yang lain ngobrol sambil dengerin lagu dari Walkman gw (jaman gw Walkman gan, belum ada ipod atau music player yang lain, waktu itu yang punya HP juga belum terlalu banyak, dan masih didominasi oleh Nok*a). Tiba-tiba gw ngeliat ada seorang cewe di depan pintu kelas liatin gw, mereka bertiga, cengar cengir sambil dorong-dorongan
Gw bingung, karena mereka ngeliatin kearah gw, dan sekitar gw ga ada siapa-siapa, lalu gw samperin dah tu cewe-cewe. Cari siapa ya dek (keliatan mereka adik kelas gw, soalnya masih imut-imut gimana gitu
.
Cover dari agan armstrongzone
Ebook Part 1-110 dari agan TheSain007

Gw Pengen Share sedikit sebuah cerita, bisa dibilang sebuah pengalaman.
Mohon bimbingannya jika ada salah ketik(typo) atau kata-kata yang tidak berkenan. (curahkan saja di postingan bawah, atau PM juga boleh). Saya juga masih belajar dalam membuat Thread dan Cerita yang baik dan benar. Masih membutuhkan saran serta kritik dari kiri kanan. Darimana lagi kalau bukan dari agan-agan ini .
Quote:
Q: Real story gan?
A: Iya gan, real story ditambah sedikit bumbu mas*ko
Q: Mau kepo boleh ga gan?
A: Kepo boleh, selama ane mau jawab pasti ane jawab, kalo ga ane jawab berarti privacy, asal ga OOT aja
Q: Share Photonya dong gan
A: No No No No
(rules)
A: Iya gan, real story ditambah sedikit bumbu mas*ko

Q: Mau kepo boleh ga gan?
A: Kepo boleh, selama ane mau jawab pasti ane jawab, kalo ga ane jawab berarti privacy, asal ga OOT aja

Q: Share Photonya dong gan

A: No No No No
(rules)===============================================================
Special Thanks too
Allah SWT Karena masih memberikan ane umur sampe sekarang dan bisa membuat cerita ini
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kaskus ( www.kaskus.co.id)
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Semua Reader, baik yang Posting, Rate 5's Star, kasih Cendol serta SR sekalipun
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Thanks sebanyak-banyaknya untuk barisan para Mantan gw. Tanpa kalian, cerita ini takkan pernah lahir
===============================================================

Special Thanks too
Allah SWT Karena masih memberikan ane umur sampe sekarang dan bisa membuat cerita ini
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kaskus ( www.kaskus.co.id)
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Semua Reader, baik yang Posting, Rate 5's Star, kasih Cendol serta SR sekalipun
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Thanks sebanyak-banyaknya untuk barisan para Mantan gw. Tanpa kalian, cerita ini takkan pernah lahir
===============================================================

================================================================
Mungkin lagu ini adalah Soundtrack yang paling pas untuk kisah gw ini
[Recommended To Buffer buat yang sering Patah Hati
]
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Mungkin lagu ini adalah Soundtrack yang paling pas untuk kisah gw ini
[Recommended To Buffer buat yang sering Patah Hati
]The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Spoiler for Lirik:
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Aku sudah mulai lupa
Saat pertama rasakan lara
Oleh harapan yang pupus
Hingga hati cedera serius
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Lama tak ku dengar tentangnya
Yang paling dalam tancapkan luka
Satu hal yang aku tahu
Terkadang dia juga rindu
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Spoiler for Part 1:
Perkenalkan nama gw Hendra. Biasa dipanggil Hen atau ndra sama orang-orang sekitar gw.
Tapi Nenek ama Kakek gw mangil gw gundul(soalnya pas ane kecil katanya rambutnya ga tumbuh-tumbuh)
(skip)Cerita ini adalah sebuah cerita saat gw masih sekolah jaman dahulu kala saat gw masih muda (sekarang gw udah tua)

Cerita ini dimulai saat gw mulai memasukin satu tingkat diatas SMP. Untuk yang lain mungkin menyebutnya SMA atau SMU. Tapi gw bukan! Gw SMK (Sekolah Mengenah Kejuruan)
sama aja ya 
Sedikit tentang masa SMP gw. Semua bermulai dari sini
Quote:
Saat itu pagi hari, para siswa-siswi berumur belasan tahun menggunakan seragam biru putih lalu lalang di dalam sempitnya koridor kelas tanpa belajar. Kenapa tanpa belajar? Karena Kami sudah menyelesaikan yang namanya UAN (Ujian AKhir Nasional) tingkat SMP.
Gw yang waktu itu bukanlah siswa yg berprestasi di kelas apalagi di sekolah hanya bisa harap-harap cemas saat menunggu pengumuman kelulusan yang akan disampaikan lewat POS (sekarang masih lewat POS ga sih gan? Gw ga tau
)
Semua tampak bergembira karena telah melewati 3 hari yang mendebarkan (menurut gw
)
Dan akhirnya gw memutuskan untuk pergi ke GOR sekolahan yang cukup luas (BTW SMP gw adalah SMP negeri yang lumayan favorit di kota Bandung yang terletak di dekat terminal dan dekat dengan pusat kota Bandung) . Setelah sampai di GOR, gw lihat ada sohib gw sedang bermain basket, Dia bernama Yoga.
Gw melambaikan tangan, dia melihat gw sambil mengangkat dagunya seolah berkata “Oi”
Beberapa menit kemudian Yoga nyamperin gw (percakapan dalam Bahasa sunda, gw ceritakan dalam Bahasa Indonesia aja biar agan-agan ngerti)
Gw pun kembali ke kelas sambil membawa perasaan ga enak ini , Antara senang dengan selesainya hari-hari mendebarkan ujian nasional dan menunggu kelulusan.
Sesampainya di kelas, gw duduk di kursi biasanya di posisi palingan tengah . ya dua buah kursi yang gw duduki bersama yoga selama 1 tahun kebelakang (sekolah gw tiap naik pindah-pindah ruangannya)
Dan dibelakang gw ada seseorang yang gw kagumi sejak pertama bertemu sekitar 1 tahun yang lalu, wanita itu bernama Meta. Gadis berparas cantik, rambut sebahu dan di urai, mempunyai kulit yang putih, mulus, gigi gingsulnya dan tentunya senyumnya yang………. Ah sudahlah, bisa lemes agan-agan kalo liat
(skip)
Gw yang waktu itu bukanlah siswa yg berprestasi di kelas apalagi di sekolah hanya bisa harap-harap cemas saat menunggu pengumuman kelulusan yang akan disampaikan lewat POS (sekarang masih lewat POS ga sih gan? Gw ga tau
) Semua tampak bergembira karena telah melewati 3 hari yang mendebarkan (menurut gw
)Dan akhirnya gw memutuskan untuk pergi ke GOR sekolahan yang cukup luas (BTW SMP gw adalah SMP negeri yang lumayan favorit di kota Bandung yang terletak di dekat terminal dan dekat dengan pusat kota Bandung) . Setelah sampai di GOR, gw lihat ada sohib gw sedang bermain basket, Dia bernama Yoga.
Gw melambaikan tangan, dia melihat gw sambil mengangkat dagunya seolah berkata “Oi”
Beberapa menit kemudian Yoga nyamperin gw (percakapan dalam Bahasa sunda, gw ceritakan dalam Bahasa Indonesia aja biar agan-agan ngerti)
Quote:
Yoga: Kenapa lu belum pulang?
Gw : Bentar lagi yog, Yog ntar mau ke SMA mana?
Yoga : Belum tau lah, lulus aja belum jelas. Hahaha (dia ketawa dengan santainya
)
Gw: Dasar bego!, gw deg deg an gini , lu malah ngomong belum tentu lulus atau engganya.
Yoga: hahaha, lagian ngapain diambil pusing, kita sudah berusaha, biarlah yang di Atas dan Dinas pendidikan yang mengatur
Gw: hahaha, iya juga sih. Tapi gw ko deg-degan ya yog
Yoga: Santai ajalah, eh gw mau main lagi nih, lu mau main ga?
Gw: Ga lah, gw mau ke kelas aja nyamperin anak-anak
Yoga: OK dah, Sip
Gw : Bentar lagi yog, Yog ntar mau ke SMA mana?
Yoga : Belum tau lah, lulus aja belum jelas. Hahaha (dia ketawa dengan santainya
)Gw: Dasar bego!, gw deg deg an gini , lu malah ngomong belum tentu lulus atau engganya.
Yoga: hahaha, lagian ngapain diambil pusing, kita sudah berusaha, biarlah yang di Atas dan Dinas pendidikan yang mengatur

Gw: hahaha, iya juga sih. Tapi gw ko deg-degan ya yog

Yoga: Santai ajalah, eh gw mau main lagi nih, lu mau main ga?
Gw: Ga lah, gw mau ke kelas aja nyamperin anak-anak
Yoga: OK dah, Sip
Gw pun kembali ke kelas sambil membawa perasaan ga enak ini , Antara senang dengan selesainya hari-hari mendebarkan ujian nasional dan menunggu kelulusan.
Sesampainya di kelas, gw duduk di kursi biasanya di posisi palingan tengah . ya dua buah kursi yang gw duduki bersama yoga selama 1 tahun kebelakang (sekolah gw tiap naik pindah-pindah ruangannya)
Dan dibelakang gw ada seseorang yang gw kagumi sejak pertama bertemu sekitar 1 tahun yang lalu, wanita itu bernama Meta. Gadis berparas cantik, rambut sebahu dan di urai, mempunyai kulit yang putih, mulus, gigi gingsulnya dan tentunya senyumnya yang………. Ah sudahlah, bisa lemes agan-agan kalo liat
(skip) Gw melirik ke belakang tempat duduk gw. Melihat meta dengan muka datar alias biasa-biasa aja ( padahal selama 1 tahun ini gw mengagumi dia, buat ngobrol aja jarang banget kalo ga perlu-perlu amat, itu juga palingan nanya tentang pelajaran atau minjem tip-x
). Meta pun mengeluarkan jurus ampuh seampuh-ampuhnya (senyumannya yang……… ah sudahlah). Lalu gw membalasnya dengan senyuman gw yang ga kalah manis
(padahal udah keringet dingin)
Gatau gw kalo deket cewe bawaannya grogi, ga berani, padahal tampang gw lumayan ganteng ga culun-culun amat sih buat anak SMP
(ngigo)Meta pun pergi meninggalkan kelas bersama temannya. Disni gw berfikir, (ah ga mungkin cewe secantik meta bisa suka juga ama gw, pinter kaga, gaul kaga, tapi muka kaga jelek-jelek amat (ngigo lagi)
Gw diem aja di kelas liatin temen-temen yang lain ngobrol sambil dengerin lagu dari Walkman gw (jaman gw Walkman gan, belum ada ipod atau music player yang lain, waktu itu yang punya HP juga belum terlalu banyak, dan masih didominasi oleh Nok*a). Tiba-tiba gw ngeliat ada seorang cewe di depan pintu kelas liatin gw, mereka bertiga, cengar cengir sambil dorong-dorongan

Gw bingung, karena mereka ngeliatin kearah gw, dan sekitar gw ga ada siapa-siapa, lalu gw samperin dah tu cewe-cewe. Cari siapa ya dek (keliatan mereka adik kelas gw, soalnya masih imut-imut gimana gitu
.Quote:
Cewe1: kaka namanya ka Hendra kan?
Quote:
Original Posted By Jadwal Update
Senin - Sabtu : Malam antara jam 18.00 - 22.00
Minggu : Malam jam 22.00 -
*note : Kalo saya ga apdet, berarti saya lagi galau
TerimaKasih
Senin - Sabtu : Malam antara jam 18.00 - 22.00
Minggu : Malam jam 22.00 -
*note : Kalo saya ga apdet, berarti saya lagi galau

TerimaKasih

Spoiler for INDEX I:
Quote:
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Part 7
Part 8
Part 9
Part 10
Part 11
Part 12
Part 13
Part 14
Part 15
Part 16
Part 17
Part 18
Part 19
Part 20
Part 21
Part 22
Part 23
Part 24
Part 25
Part 26
Part 27
Part 28
Part 29
Part 30
Part 31
Part 32
Part 33
Part 34
Part 35
Part 36
Part 37
Part 38
Part 39
Part 40
Part 41
Part 42
Part 43
Part 44
Part 45
Part 46
Part 47
Part 48
The Power Of Putih Abu Abu
Part 49
Part 50
Part 51
Part 52
Part 53
Part 54
Part 55
Part 56
Part 57
Part 58
Part 59
Part 60
Part 61
Part 62
Part 63
Part 64
Part 65
Part 66
Part 67
Part 68
Part 69
Part 70
Part 71
Part 72
Part 73
Part 74
Part 75
Part 76
Part 77
Part 78
Part 79
Part 80
Part 81
Part 82
Part 83
Part 84
Part 85
Part 86
Part 87
Part 88
Part 89
Part 90
Part 91
Part 92
part 93
Part 94
Part 95
Part 96
Part 97
Part 98
Part 99
Part 100
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Part 7
Part 8
Part 9
Part 10
Part 11
Part 12
Part 13
Part 14
Part 15
Part 16
Part 17
Part 18
Part 19
Part 20
Part 21
Part 22
Part 23
Part 24
Part 25
Part 26
Part 27
Part 28
Part 29
Part 30
Part 31
Part 32
Part 33
Part 34
Part 35
Part 36
Part 37
Part 38
Part 39
Part 40
Part 41
Part 42
Part 43
Part 44
Part 45
Part 46
Part 47
Part 48
The Power Of Putih Abu Abu
Part 49
Part 50
Part 51
Part 52
Part 53
Part 54
Part 55
Part 56
Part 57
Part 58
Part 59
Part 60
Part 61
Part 62
Part 63
Part 64
Part 65
Part 66
Part 67
Part 68
Part 69
Part 70
Part 71
Part 72
Part 73
Part 74
Part 75
Part 76
Part 77
Part 78
Part 79
Part 80
Part 81
Part 82
Part 83
Part 84
Part 85
Part 86
Part 87
Part 88
Part 89
Part 90
Part 91
Part 92
part 93
Part 94
Part 95
Part 96
Part 97
Part 98
Part 99
Part 100
Spoiler for INDEX II:
Quote:
Cover dari agan armstrongzone
Spoiler for :
Ebook Part 1-110 dari agan TheSain007
Spoiler for :
Diubah oleh dingdingding 13-01-2016 21:01
junti27 dan 12 lainnya memberi reputasi
13
1.9M
Kutip
5.1K
Balasan
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
dingdingding
#277
Spoiler for Part 46:
Lalu akhirnya setelah menunggu lama karena gak ada kerjaan sambil nonton-nonton TV yang acaranya gak jelas, jam menunjukkan pukul 02.10. Gw pun bersiap untuk pergi ke rumah putri, Setelah ganti baju karena tadi udah mandi, gw pun pergi. Diperjalanan gw pun sms putri kalo gw sedang otw dan putri pun mengiyakan dan menunggu di rumahnya. Sesampainya di depan rumah putri pun gw langsung di sambut kakaknya putri.
Kakak Putri: eh ndra, jadi nganterin ya. Putri ada-ada aja jadi ngerepotin kamu
Gw: gak apa-apa kok kak hehehehe
Kakak putri: oh iya ndra, kaka minta no HP kamu dong
Gw:
( buat apaan ya? ) boleh-boleh kak ini, 081**********
Kakak putri: OK sip, kaka ulang ya 081********
Gw: iya kak bener
Kakak Putri: Yaudah yuk masuk
Gw: Iya kak ( gw pun masuk setelah membuka sepatu tidak lupa mengucapkan salam )
Mamah putri: eh ada nak hendra, makasih ya mau ikut nganterin, kata putri dia biar nanti pulangnya ada temen
Gw: iya gak apa-apa kok bu, saya juga lagi gak ada kerjaan di rumah
Putri: eh udah dateng, bentar ya aku belum ganti baju hahahaha
Gw:
Mamah putri: Yaudah cepet put, nanti mamah ketinggalan kereta
Putri: Iya mah ( berteriak dari dalam kamar )
Gw pun hanya duduk-duduk saja sambil menonton TV, dan tidak lupa meminum minuman yang sudah disiapkan
Beberapa saat kemudian putri pun selesai berganti baju. Taksi pun sudah datang beberapa menit yang lalu, barang-barang pun dimasukkan ke bagasi taksi. Gw duduk di depan, sedangkan putri, kakaknya duduk di belakang. Kita semua akan pergi ke stasiun bandung untuk mengantarkan mamahnya putri dan kakaknya kembali ke jogja. Lalu kami pun sampai di tempat tujuan, stasiun bandung. Kakak putri pun pamit untuk membeli tiket. kami pun menunggu di peron penumpang setelah sebelumnya membeli karcis tambahan . Tiket pun sudah didapat. Kami berempat pun naik ke dalam kereta sekedar mengantarkan, sambil membantu membawakan barang bawaan. Barang-barang pun sudah selesai di tempatnya, dan sudah di cek kelengkapannya. Kami pun duduk-duduk sambil menunggu kereta berjalan. Terlihat disana putri yang asalnya di rumah dan di mobil sangat cerita, kini terlihat sangat sedih, berada di samping sambil bersenderan di pundak ibunya. ( Gw masih inget betul kejadian ini walopun sudah bertahun-tahun lamanya )
Putri: mamah kapan kesini lagi?
Mamah putri: ya nanti ya ndo, mamah kan disana banyak kerjaan. Kakak kamu juga lagi ngurus kuliahnya. Papah juga gak bisa kesini, sibuk banget
Kakak putri: iya tenang aja, nanti kakak klo ada libur pasti nyempetin ke bandung kok
Putri: iya
Mamah putri: kamu juga nanti kalo liburan panjang ke jogja ya. Kamu baik-baik disini
Putri: iya mah, putri ada nenek ama hendra yang nemenin kok disini.
Mamah putri: iya, sekalian jagain nenek, nak ndra, nitip putri ya di bandung
Gw: iya bu ( seorang gadis dititipkan ke gw yang baru lulus SMP
)
Panggilan dari pengeras suara pun berteriak menyebutkan kereta yang akan membawa mamah dan kakaknya putri akan segera berangkat. Putri dan mamahnya pun berpelukan, sungguh pemandangannya yang sangat menguras air mata, namun gw mencoba nahan-nahan aja. Sebenenya sedih banget ngeliat keadaan kaya gini. Mereka pun berpamintan putri dan gw pun tidak lupa mencium tangan mamahnya putri lalu turun dari kereta. Kami berdua hanya bisa melihat dari kaca luar, menunggu kereta segera berangkat. Kereta pun tidak lama mengeluarkan suara sirinenya, menandakan kereta akan segera pergi membawa mamah dan kakaknya putri. Kereta pun berjalan lambat, lalu semakin kencang meninggalkan kami berdua, tangis putri sudah tidak bisa ditahan lagi, kini pipi dan bajunya sudah basah oleh air matanya. putri pun hanya bisa melambaikan tangannya begitu pula mamah dan kakaknya dari dalam kereta. Kini kereta sudah hampir tidak terlihat, Namun putri masih saja berdiri di tempatnya sambil memandang jauh kereta yang sudah sangat kecil terlihat dibayang-bayangi senjanya sore ini.
Gw: Yank, udah jangan sedih
Putri: aku masih kangen sama mereka ( sambil menangis sesenggukan dia berkata )
Gw: Udah yuk duduk dulu, beli minum dulu disana ( sambil menunjuk sebuah kedai yang tidak terlalu besar )
Putri: iya
Kami berdua pun berjalan, gw pun tidak melepas sedetikpun tangan kanan putri. Yang sesekali tangan kirinya dipakai untuk mengelap pipinya.
Setelah sampai di kedai tersebut, gw langsung memesan air mineral, membukanya lalu memberikan kepada putri, lalu putri pun meminumnya sedikit demi sedikit
Gw: yang banyak yank
Putri: kembung yank ( masih sesenggukan, tapi sudah tidak menangis )
Gw: yaudah yuk pulang. Ngapain disini terus, nanti kamu malah sedih terus
Putri: iya bentar lagi, malu diliatin orang aku nangis-nangis gini
Gw: yaudah minum dulu, mau roti gak?
Putri: gak mau
Gw: Oh yaudah, ( padahal gw laper
)
Putri: yank,
Gw: hemm ?
Putri: Aku gak mau jauh dari mamah
( dia pun sesenggukan lagi )
Gw: mamah kamu kan harus kerja disana yank.
Putri: Kenapa sih mereka gak mau tinggal disini aja sama aku
Gw: ( gw pun tidak menjawab apa-apa karena memang tidak tau apa-apa, hanya mengelus-elus tangan kanan putri )
Putri: yaudah yuk pulang
Gw: nah gitu dong senyum, kan ga jelek, tuh liat matanya gede-gede gitu
Putri: ihh sebel, yaudah yukk
Gw dan putri pun meninggalkan stasiun tersebut, berjalan kedepan lalu mencari taksi
Putri: jangan pake taksi, pake angkot aja. Kita ke B*P ya yank, aku pengen kesana. Lagian kita gak pernah main jauh
Gw: Iya yaudah ( apapun agar putri gak sedih lagi )
Lalu kita pun menaiki angkot untuk menuju mall yang sebenenya lumayan jauh banget dari situ, tapi itu kemauan putri, ya gw turutin aja. Soal jalan bandung gw sebernernya dari SMP sudah mulai mengenal dan hafal rute serta beberapa angkot-angkotnya )
Di angkot pun gw kita hanya sesekali mengobrol, putri hanya menyender sambil sesekali bernyanyi-nyanyi kecil. Sesampainya disana hari sudah mulai gelap, kita berdua pun sudah sampai dan ternyata tidak lama turunlah hujan
Gw: untung udah sampe ya yank disini
Putri: iya ya, ih gede ya ujannya, takut
Gw: iya udah lama gak ujan kali, sekalinya ujan langsung gede gini
Putri: hu uh, yank laper, makan yukk
Gw: yukk , mau makan apa?
Putri: tuhhh, ( menunuk sebuah penjual pecel lele )
Gw: mau makan itu?
Putri: iya yank, wanginya hemmmm enak ya sampe sini
( emang wanginya sampe ke tempat kita lagi berdiri
)
Gw: penuh tuh liat ( sambil menunjuk tempat yang putri maksud )
Putri: itu sih penuh sama yang lagi neduh yank, pokoknya mau mau mau ituuuuu ( masih nunjuk-nunjuk )
Gw: Iyaaaa, yaudah tunggu agak reda dulu ya, baru kesana, lagian kesana gimana ujannya gede gini
Putri: iya iya, yaudah duduk dulu disana tuh ( menunjuk sebuah tempat duduk dari batu yang disana banyak orang sedang duduk-duduk menunggu hujan )
Kami pun ngobrol -ngobrol sambil bercanda dibawah derasnya hujan dan gelapnya malam. Lalu HP putri pun berbunyi, sebuah SMS
Putri membacanya lalu dia berdiri seperti sedang mencari seseorang.
Gw: kenapa yank?
Putri: itu tuh di sebrang jalan ( sambil menunjuk seseorang di sebrang sana )
Gw: siapa ? ( sambil berdiri mencari orang yang putri maksud )
Quote:
Kakak Putri: eh ndra, jadi nganterin ya. Putri ada-ada aja jadi ngerepotin kamu
Gw: gak apa-apa kok kak hehehehe
Kakak putri: oh iya ndra, kaka minta no HP kamu dong
Gw:
( buat apaan ya? ) boleh-boleh kak ini, 081**********Kakak putri: OK sip, kaka ulang ya 081********
Gw: iya kak bener
Kakak Putri: Yaudah yuk masuk
Gw: Iya kak ( gw pun masuk setelah membuka sepatu tidak lupa mengucapkan salam )
Mamah putri: eh ada nak hendra, makasih ya mau ikut nganterin, kata putri dia biar nanti pulangnya ada temen
Gw: iya gak apa-apa kok bu, saya juga lagi gak ada kerjaan di rumah
Putri: eh udah dateng, bentar ya aku belum ganti baju hahahaha
Gw:

Mamah putri: Yaudah cepet put, nanti mamah ketinggalan kereta
Putri: Iya mah ( berteriak dari dalam kamar )
Gw pun hanya duduk-duduk saja sambil menonton TV, dan tidak lupa meminum minuman yang sudah disiapkan

Beberapa saat kemudian putri pun selesai berganti baju. Taksi pun sudah datang beberapa menit yang lalu, barang-barang pun dimasukkan ke bagasi taksi. Gw duduk di depan, sedangkan putri, kakaknya duduk di belakang. Kita semua akan pergi ke stasiun bandung untuk mengantarkan mamahnya putri dan kakaknya kembali ke jogja. Lalu kami pun sampai di tempat tujuan, stasiun bandung. Kakak putri pun pamit untuk membeli tiket. kami pun menunggu di peron penumpang setelah sebelumnya membeli karcis tambahan . Tiket pun sudah didapat. Kami berempat pun naik ke dalam kereta sekedar mengantarkan, sambil membantu membawakan barang bawaan. Barang-barang pun sudah selesai di tempatnya, dan sudah di cek kelengkapannya. Kami pun duduk-duduk sambil menunggu kereta berjalan. Terlihat disana putri yang asalnya di rumah dan di mobil sangat cerita, kini terlihat sangat sedih, berada di samping sambil bersenderan di pundak ibunya. ( Gw masih inget betul kejadian ini walopun sudah bertahun-tahun lamanya )
Quote:
Putri: mamah kapan kesini lagi?
Mamah putri: ya nanti ya ndo, mamah kan disana banyak kerjaan. Kakak kamu juga lagi ngurus kuliahnya. Papah juga gak bisa kesini, sibuk banget
Kakak putri: iya tenang aja, nanti kakak klo ada libur pasti nyempetin ke bandung kok
Putri: iya
Mamah putri: kamu juga nanti kalo liburan panjang ke jogja ya. Kamu baik-baik disini
Putri: iya mah, putri ada nenek ama hendra yang nemenin kok disini.
Mamah putri: iya, sekalian jagain nenek, nak ndra, nitip putri ya di bandung
Gw: iya bu ( seorang gadis dititipkan ke gw yang baru lulus SMP
)Panggilan dari pengeras suara pun berteriak menyebutkan kereta yang akan membawa mamah dan kakaknya putri akan segera berangkat. Putri dan mamahnya pun berpelukan, sungguh pemandangannya yang sangat menguras air mata, namun gw mencoba nahan-nahan aja. Sebenenya sedih banget ngeliat keadaan kaya gini. Mereka pun berpamintan putri dan gw pun tidak lupa mencium tangan mamahnya putri lalu turun dari kereta. Kami berdua hanya bisa melihat dari kaca luar, menunggu kereta segera berangkat. Kereta pun tidak lama mengeluarkan suara sirinenya, menandakan kereta akan segera pergi membawa mamah dan kakaknya putri. Kereta pun berjalan lambat, lalu semakin kencang meninggalkan kami berdua, tangis putri sudah tidak bisa ditahan lagi, kini pipi dan bajunya sudah basah oleh air matanya. putri pun hanya bisa melambaikan tangannya begitu pula mamah dan kakaknya dari dalam kereta. Kini kereta sudah hampir tidak terlihat, Namun putri masih saja berdiri di tempatnya sambil memandang jauh kereta yang sudah sangat kecil terlihat dibayang-bayangi senjanya sore ini.
Quote:
Gw: Yank, udah jangan sedih
Putri: aku masih kangen sama mereka ( sambil menangis sesenggukan dia berkata )
Gw: Udah yuk duduk dulu, beli minum dulu disana ( sambil menunjuk sebuah kedai yang tidak terlalu besar )
Putri: iya
Kami berdua pun berjalan, gw pun tidak melepas sedetikpun tangan kanan putri. Yang sesekali tangan kirinya dipakai untuk mengelap pipinya.
Setelah sampai di kedai tersebut, gw langsung memesan air mineral, membukanya lalu memberikan kepada putri, lalu putri pun meminumnya sedikit demi sedikit
Gw: yang banyak yank
Putri: kembung yank ( masih sesenggukan, tapi sudah tidak menangis )
Gw: yaudah yuk pulang. Ngapain disini terus, nanti kamu malah sedih terus
Putri: iya bentar lagi, malu diliatin orang aku nangis-nangis gini
Gw: yaudah minum dulu, mau roti gak?
Putri: gak mau
Gw: Oh yaudah, ( padahal gw laper
)Putri: yank,
Gw: hemm ?
Putri: Aku gak mau jauh dari mamah
( dia pun sesenggukan lagi )Gw: mamah kamu kan harus kerja disana yank.
Putri: Kenapa sih mereka gak mau tinggal disini aja sama aku
Gw: ( gw pun tidak menjawab apa-apa karena memang tidak tau apa-apa, hanya mengelus-elus tangan kanan putri )
Putri: yaudah yuk pulang

Gw: nah gitu dong senyum, kan ga jelek, tuh liat matanya gede-gede gitu

Putri: ihh sebel, yaudah yukk
Gw dan putri pun meninggalkan stasiun tersebut, berjalan kedepan lalu mencari taksi
Putri: jangan pake taksi, pake angkot aja. Kita ke B*P ya yank, aku pengen kesana. Lagian kita gak pernah main jauh
Gw: Iya yaudah ( apapun agar putri gak sedih lagi )
Lalu kita pun menaiki angkot untuk menuju mall yang sebenenya lumayan jauh banget dari situ, tapi itu kemauan putri, ya gw turutin aja. Soal jalan bandung gw sebernernya dari SMP sudah mulai mengenal dan hafal rute serta beberapa angkot-angkotnya )
Di angkot pun gw kita hanya sesekali mengobrol, putri hanya menyender sambil sesekali bernyanyi-nyanyi kecil. Sesampainya disana hari sudah mulai gelap, kita berdua pun sudah sampai dan ternyata tidak lama turunlah hujan
Quote:
Gw: untung udah sampe ya yank disini
Putri: iya ya, ih gede ya ujannya, takut
Gw: iya udah lama gak ujan kali, sekalinya ujan langsung gede gini
Putri: hu uh, yank laper, makan yukk
Gw: yukk , mau makan apa?
Putri: tuhhh, ( menunuk sebuah penjual pecel lele )
Gw: mau makan itu?
Putri: iya yank, wanginya hemmmm enak ya sampe sini
( emang wanginya sampe ke tempat kita lagi berdiri
)Gw: penuh tuh liat ( sambil menunjuk tempat yang putri maksud )
Putri: itu sih penuh sama yang lagi neduh yank, pokoknya mau mau mau ituuuuu ( masih nunjuk-nunjuk )
Gw: Iyaaaa, yaudah tunggu agak reda dulu ya, baru kesana, lagian kesana gimana ujannya gede gini
Putri: iya iya, yaudah duduk dulu disana tuh ( menunjuk sebuah tempat duduk dari batu yang disana banyak orang sedang duduk-duduk menunggu hujan )
Kami pun ngobrol -ngobrol sambil bercanda dibawah derasnya hujan dan gelapnya malam. Lalu HP putri pun berbunyi, sebuah SMS
Putri membacanya lalu dia berdiri seperti sedang mencari seseorang.
Quote:
Gw: kenapa yank?
Putri: itu tuh di sebrang jalan ( sambil menunjuk seseorang di sebrang sana )
Gw: siapa ? ( sambil berdiri mencari orang yang putri maksud )
sormin180 dan 6 lainnya memberi reputasi
7
Kutip
Balas