- Beranda
- Stories from the Heart
CINTA (Cerita Indah Namun Tiada Arti)
...
TS
dingdingding
CINTA (Cerita Indah Namun Tiada Arti)
Halo para reader yang budiman.
Gw Pengen Share sedikit sebuah cerita, bisa dibilang sebuah pengalaman.
Mohon bimbingannya jika ada salah ketik(typo) atau kata-kata yang tidak berkenan. (curahkan saja di postingan bawah, atau PM juga boleh). Saya juga masih belajar dalam membuat Thread dan Cerita yang baik dan benar. Masih membutuhkan saran serta kritik dari kiri kanan. Darimana lagi kalau bukan dari agan-agan ini .
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Aku sudah mulai lupa
Saat pertama rasakan lara
Oleh harapan yang pupus
Hingga hati cedera serius
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Lama tak ku dengar tentangnya
Yang paling dalam tancapkan luka
Satu hal yang aku tahu
Terkadang dia juga rindu
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Perkenalkan nama gw Hendra. Biasa dipanggil Hen atau ndra sama orang-orang sekitar gw.
Tapi Nenek ama Kakek gw mangil gw gundul(soalnya pas ane kecil katanya rambutnya ga tumbuh-tumbuh)
(skip)
Cerita ini adalah sebuah cerita saat gw masih sekolah jaman dahulu kala saat gw masih muda (sekarang gw udah tua)
Cerita ini dimulai saat gw mulai memasukin satu tingkat diatas SMP. Untuk yang lain mungkin menyebutnya SMA atau SMU. Tapi gw bukan! Gw SMK (Sekolah Mengenah Kejuruan)
sama aja ya 
Sedikit tentang masa SMP gw. Semua bermulai dari sini
Gw melirik ke belakang tempat duduk gw. Melihat meta dengan muka datar alias biasa-biasa aja ( padahal selama 1 tahun ini gw mengagumi dia, buat ngobrol aja jarang banget kalo ga perlu-perlu amat, itu juga palingan nanya tentang pelajaran atau minjem tip-x
). Meta pun mengeluarkan jurus ampuh seampuh-ampuhnya (senyumannya yang……… ah sudahlah). Lalu gw membalasnya dengan senyuman gw yang ga kalah manis
(padahal udah keringet dingin)
Gatau gw kalo deket cewe bawaannya grogi, ga berani, padahal tampang gw lumayan ganteng ga culun-culun amat sih buat anak SMP
(ngigo)
Meta pun pergi meninggalkan kelas bersama temannya. Disni gw berfikir, (ah ga mungkin cewe secantik meta bisa suka juga ama gw, pinter kaga, gaul kaga, tapi muka kaga jelek-jelek amat (ngigo lagi)
Gw diem aja di kelas liatin temen-temen yang lain ngobrol sambil dengerin lagu dari Walkman gw (jaman gw Walkman gan, belum ada ipod atau music player yang lain, waktu itu yang punya HP juga belum terlalu banyak, dan masih didominasi oleh Nok*a). Tiba-tiba gw ngeliat ada seorang cewe di depan pintu kelas liatin gw, mereka bertiga, cengar cengir sambil dorong-dorongan
Gw bingung, karena mereka ngeliatin kearah gw, dan sekitar gw ga ada siapa-siapa, lalu gw samperin dah tu cewe-cewe. Cari siapa ya dek (keliatan mereka adik kelas gw, soalnya masih imut-imut gimana gitu
.
Cover dari agan armstrongzone
Ebook Part 1-110 dari agan TheSain007

Gw Pengen Share sedikit sebuah cerita, bisa dibilang sebuah pengalaman.
Mohon bimbingannya jika ada salah ketik(typo) atau kata-kata yang tidak berkenan. (curahkan saja di postingan bawah, atau PM juga boleh). Saya juga masih belajar dalam membuat Thread dan Cerita yang baik dan benar. Masih membutuhkan saran serta kritik dari kiri kanan. Darimana lagi kalau bukan dari agan-agan ini .
Quote:
Q: Real story gan?
A: Iya gan, real story ditambah sedikit bumbu mas*ko
Q: Mau kepo boleh ga gan?
A: Kepo boleh, selama ane mau jawab pasti ane jawab, kalo ga ane jawab berarti privacy, asal ga OOT aja
Q: Share Photonya dong gan
A: No No No No
(rules)
A: Iya gan, real story ditambah sedikit bumbu mas*ko

Q: Mau kepo boleh ga gan?
A: Kepo boleh, selama ane mau jawab pasti ane jawab, kalo ga ane jawab berarti privacy, asal ga OOT aja

Q: Share Photonya dong gan

A: No No No No
(rules)===============================================================
Special Thanks too
Allah SWT Karena masih memberikan ane umur sampe sekarang dan bisa membuat cerita ini
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kaskus ( www.kaskus.co.id)
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Semua Reader, baik yang Posting, Rate 5's Star, kasih Cendol serta SR sekalipun
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Thanks sebanyak-banyaknya untuk barisan para Mantan gw. Tanpa kalian, cerita ini takkan pernah lahir
===============================================================

Special Thanks too
Allah SWT Karena masih memberikan ane umur sampe sekarang dan bisa membuat cerita ini
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kaskus ( www.kaskus.co.id)
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Semua Reader, baik yang Posting, Rate 5's Star, kasih Cendol serta SR sekalipun
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Thanks sebanyak-banyaknya untuk barisan para Mantan gw. Tanpa kalian, cerita ini takkan pernah lahir
===============================================================

================================================================
Mungkin lagu ini adalah Soundtrack yang paling pas untuk kisah gw ini
[Recommended To Buffer buat yang sering Patah Hati
]
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Mungkin lagu ini adalah Soundtrack yang paling pas untuk kisah gw ini
[Recommended To Buffer buat yang sering Patah Hati
]The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Spoiler for Lirik:
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Aku sudah mulai lupa
Saat pertama rasakan lara
Oleh harapan yang pupus
Hingga hati cedera serius
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Lama tak ku dengar tentangnya
Yang paling dalam tancapkan luka
Satu hal yang aku tahu
Terkadang dia juga rindu
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Spoiler for Part 1:
Perkenalkan nama gw Hendra. Biasa dipanggil Hen atau ndra sama orang-orang sekitar gw.
Tapi Nenek ama Kakek gw mangil gw gundul(soalnya pas ane kecil katanya rambutnya ga tumbuh-tumbuh)
(skip)Cerita ini adalah sebuah cerita saat gw masih sekolah jaman dahulu kala saat gw masih muda (sekarang gw udah tua)

Cerita ini dimulai saat gw mulai memasukin satu tingkat diatas SMP. Untuk yang lain mungkin menyebutnya SMA atau SMU. Tapi gw bukan! Gw SMK (Sekolah Mengenah Kejuruan)
sama aja ya 
Sedikit tentang masa SMP gw. Semua bermulai dari sini
Quote:
Saat itu pagi hari, para siswa-siswi berumur belasan tahun menggunakan seragam biru putih lalu lalang di dalam sempitnya koridor kelas tanpa belajar. Kenapa tanpa belajar? Karena Kami sudah menyelesaikan yang namanya UAN (Ujian AKhir Nasional) tingkat SMP.
Gw yang waktu itu bukanlah siswa yg berprestasi di kelas apalagi di sekolah hanya bisa harap-harap cemas saat menunggu pengumuman kelulusan yang akan disampaikan lewat POS (sekarang masih lewat POS ga sih gan? Gw ga tau
)
Semua tampak bergembira karena telah melewati 3 hari yang mendebarkan (menurut gw
)
Dan akhirnya gw memutuskan untuk pergi ke GOR sekolahan yang cukup luas (BTW SMP gw adalah SMP negeri yang lumayan favorit di kota Bandung yang terletak di dekat terminal dan dekat dengan pusat kota Bandung) . Setelah sampai di GOR, gw lihat ada sohib gw sedang bermain basket, Dia bernama Yoga.
Gw melambaikan tangan, dia melihat gw sambil mengangkat dagunya seolah berkata “Oi”
Beberapa menit kemudian Yoga nyamperin gw (percakapan dalam Bahasa sunda, gw ceritakan dalam Bahasa Indonesia aja biar agan-agan ngerti)
Gw pun kembali ke kelas sambil membawa perasaan ga enak ini , Antara senang dengan selesainya hari-hari mendebarkan ujian nasional dan menunggu kelulusan.
Sesampainya di kelas, gw duduk di kursi biasanya di posisi palingan tengah . ya dua buah kursi yang gw duduki bersama yoga selama 1 tahun kebelakang (sekolah gw tiap naik pindah-pindah ruangannya)
Dan dibelakang gw ada seseorang yang gw kagumi sejak pertama bertemu sekitar 1 tahun yang lalu, wanita itu bernama Meta. Gadis berparas cantik, rambut sebahu dan di urai, mempunyai kulit yang putih, mulus, gigi gingsulnya dan tentunya senyumnya yang………. Ah sudahlah, bisa lemes agan-agan kalo liat
(skip)
Gw yang waktu itu bukanlah siswa yg berprestasi di kelas apalagi di sekolah hanya bisa harap-harap cemas saat menunggu pengumuman kelulusan yang akan disampaikan lewat POS (sekarang masih lewat POS ga sih gan? Gw ga tau
) Semua tampak bergembira karena telah melewati 3 hari yang mendebarkan (menurut gw
)Dan akhirnya gw memutuskan untuk pergi ke GOR sekolahan yang cukup luas (BTW SMP gw adalah SMP negeri yang lumayan favorit di kota Bandung yang terletak di dekat terminal dan dekat dengan pusat kota Bandung) . Setelah sampai di GOR, gw lihat ada sohib gw sedang bermain basket, Dia bernama Yoga.
Gw melambaikan tangan, dia melihat gw sambil mengangkat dagunya seolah berkata “Oi”
Beberapa menit kemudian Yoga nyamperin gw (percakapan dalam Bahasa sunda, gw ceritakan dalam Bahasa Indonesia aja biar agan-agan ngerti)
Quote:
Yoga: Kenapa lu belum pulang?
Gw : Bentar lagi yog, Yog ntar mau ke SMA mana?
Yoga : Belum tau lah, lulus aja belum jelas. Hahaha (dia ketawa dengan santainya
)
Gw: Dasar bego!, gw deg deg an gini , lu malah ngomong belum tentu lulus atau engganya.
Yoga: hahaha, lagian ngapain diambil pusing, kita sudah berusaha, biarlah yang di Atas dan Dinas pendidikan yang mengatur
Gw: hahaha, iya juga sih. Tapi gw ko deg-degan ya yog
Yoga: Santai ajalah, eh gw mau main lagi nih, lu mau main ga?
Gw: Ga lah, gw mau ke kelas aja nyamperin anak-anak
Yoga: OK dah, Sip
Gw : Bentar lagi yog, Yog ntar mau ke SMA mana?
Yoga : Belum tau lah, lulus aja belum jelas. Hahaha (dia ketawa dengan santainya
)Gw: Dasar bego!, gw deg deg an gini , lu malah ngomong belum tentu lulus atau engganya.
Yoga: hahaha, lagian ngapain diambil pusing, kita sudah berusaha, biarlah yang di Atas dan Dinas pendidikan yang mengatur

Gw: hahaha, iya juga sih. Tapi gw ko deg-degan ya yog

Yoga: Santai ajalah, eh gw mau main lagi nih, lu mau main ga?
Gw: Ga lah, gw mau ke kelas aja nyamperin anak-anak
Yoga: OK dah, Sip
Gw pun kembali ke kelas sambil membawa perasaan ga enak ini , Antara senang dengan selesainya hari-hari mendebarkan ujian nasional dan menunggu kelulusan.
Sesampainya di kelas, gw duduk di kursi biasanya di posisi palingan tengah . ya dua buah kursi yang gw duduki bersama yoga selama 1 tahun kebelakang (sekolah gw tiap naik pindah-pindah ruangannya)
Dan dibelakang gw ada seseorang yang gw kagumi sejak pertama bertemu sekitar 1 tahun yang lalu, wanita itu bernama Meta. Gadis berparas cantik, rambut sebahu dan di urai, mempunyai kulit yang putih, mulus, gigi gingsulnya dan tentunya senyumnya yang………. Ah sudahlah, bisa lemes agan-agan kalo liat
(skip) Gw melirik ke belakang tempat duduk gw. Melihat meta dengan muka datar alias biasa-biasa aja ( padahal selama 1 tahun ini gw mengagumi dia, buat ngobrol aja jarang banget kalo ga perlu-perlu amat, itu juga palingan nanya tentang pelajaran atau minjem tip-x
). Meta pun mengeluarkan jurus ampuh seampuh-ampuhnya (senyumannya yang……… ah sudahlah). Lalu gw membalasnya dengan senyuman gw yang ga kalah manis
(padahal udah keringet dingin)
Gatau gw kalo deket cewe bawaannya grogi, ga berani, padahal tampang gw lumayan ganteng ga culun-culun amat sih buat anak SMP
(ngigo)Meta pun pergi meninggalkan kelas bersama temannya. Disni gw berfikir, (ah ga mungkin cewe secantik meta bisa suka juga ama gw, pinter kaga, gaul kaga, tapi muka kaga jelek-jelek amat (ngigo lagi)
Gw diem aja di kelas liatin temen-temen yang lain ngobrol sambil dengerin lagu dari Walkman gw (jaman gw Walkman gan, belum ada ipod atau music player yang lain, waktu itu yang punya HP juga belum terlalu banyak, dan masih didominasi oleh Nok*a). Tiba-tiba gw ngeliat ada seorang cewe di depan pintu kelas liatin gw, mereka bertiga, cengar cengir sambil dorong-dorongan

Gw bingung, karena mereka ngeliatin kearah gw, dan sekitar gw ga ada siapa-siapa, lalu gw samperin dah tu cewe-cewe. Cari siapa ya dek (keliatan mereka adik kelas gw, soalnya masih imut-imut gimana gitu
.Quote:
Cewe1: kaka namanya ka Hendra kan?
Quote:
Original Posted By Jadwal Update
Senin - Sabtu : Malam antara jam 18.00 - 22.00
Minggu : Malam jam 22.00 -
*note : Kalo saya ga apdet, berarti saya lagi galau
TerimaKasih
Senin - Sabtu : Malam antara jam 18.00 - 22.00
Minggu : Malam jam 22.00 -
*note : Kalo saya ga apdet, berarti saya lagi galau

TerimaKasih

Spoiler for INDEX I:
Quote:
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Part 7
Part 8
Part 9
Part 10
Part 11
Part 12
Part 13
Part 14
Part 15
Part 16
Part 17
Part 18
Part 19
Part 20
Part 21
Part 22
Part 23
Part 24
Part 25
Part 26
Part 27
Part 28
Part 29
Part 30
Part 31
Part 32
Part 33
Part 34
Part 35
Part 36
Part 37
Part 38
Part 39
Part 40
Part 41
Part 42
Part 43
Part 44
Part 45
Part 46
Part 47
Part 48
The Power Of Putih Abu Abu
Part 49
Part 50
Part 51
Part 52
Part 53
Part 54
Part 55
Part 56
Part 57
Part 58
Part 59
Part 60
Part 61
Part 62
Part 63
Part 64
Part 65
Part 66
Part 67
Part 68
Part 69
Part 70
Part 71
Part 72
Part 73
Part 74
Part 75
Part 76
Part 77
Part 78
Part 79
Part 80
Part 81
Part 82
Part 83
Part 84
Part 85
Part 86
Part 87
Part 88
Part 89
Part 90
Part 91
Part 92
part 93
Part 94
Part 95
Part 96
Part 97
Part 98
Part 99
Part 100
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Part 7
Part 8
Part 9
Part 10
Part 11
Part 12
Part 13
Part 14
Part 15
Part 16
Part 17
Part 18
Part 19
Part 20
Part 21
Part 22
Part 23
Part 24
Part 25
Part 26
Part 27
Part 28
Part 29
Part 30
Part 31
Part 32
Part 33
Part 34
Part 35
Part 36
Part 37
Part 38
Part 39
Part 40
Part 41
Part 42
Part 43
Part 44
Part 45
Part 46
Part 47
Part 48
The Power Of Putih Abu Abu
Part 49
Part 50
Part 51
Part 52
Part 53
Part 54
Part 55
Part 56
Part 57
Part 58
Part 59
Part 60
Part 61
Part 62
Part 63
Part 64
Part 65
Part 66
Part 67
Part 68
Part 69
Part 70
Part 71
Part 72
Part 73
Part 74
Part 75
Part 76
Part 77
Part 78
Part 79
Part 80
Part 81
Part 82
Part 83
Part 84
Part 85
Part 86
Part 87
Part 88
Part 89
Part 90
Part 91
Part 92
part 93
Part 94
Part 95
Part 96
Part 97
Part 98
Part 99
Part 100
Spoiler for INDEX II:
Quote:
Cover dari agan armstrongzone
Spoiler for :
Ebook Part 1-110 dari agan TheSain007
Spoiler for :
Diubah oleh dingdingding 13-01-2016 21:01
junti27 dan 12 lainnya memberi reputasi
13
1.9M
Kutip
5.1K
Balasan
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.7KThread•52.5KAnggota
Tampilkan semua post
TS
dingdingding
#269
Spoiler for Part 45:
Kami berdua pun bergandengan tangan, tak jarang ibu-ibu atau bapa-bapa melihat kami, heran, bingung, itu bocah anak SMP masih pada pake seragam pacaran
. Gw pun berjalan disamping putri yang masih setia menggandeng tangan gw, lantai 1, lantai 2, lantai 3 lalu kami berbelok, ternyata putri gak ngajakin gw nonton, kemanakah dia? Waktu itu lagi musim-musimnya photobox ( sekarang masih ada gak sih ? )
Kita berdua pun di foto, sebenernya fotonya biasa sih , bukan fotonya yang biasa, tapi gw nya yang biasa, gw canggung kalo difoto, tapi tidak dengan putri, dia pintar bergaya, sehingga hasil fotonya menjadi bagus
. ( fotonya sudah musnah karena suatu hal ). Lalu kita pun membeli eskrim ( lupa es apa namanya ) dan duduk-duduk di sekitaran mall.
Putri: yank, senin kita udah MOS ( masa orientasi siswa ) ya
Gw: iya, gak kerasa ya kita udah SMA ya yank, inget gak waktu pertama ketemu kamu. Kamu sama mantan kamu dulu
Putri: udah deh, jangan bahas mantan, aku gak suka
Gw: iya iya, nanti kita bakalan sibuk ya yank, mungkin jarang ketemu
Putri: ( putri pun memegang tangan gw ) iya, tapi aku percaya kok sama kamu, kamu juga harus percaya sama aku.
Gw: pasti yank
( gw pun tersenyum )
Sebentar lagi gw menjadi seorang siswa SMA, belum kebayang sama gw gimana nantinya kehidupan gw di sekolah baru gw disana. Dan bagaimana nantinya hubungan gw sama putri. Yang biasanya tiap hari ketemu, frekuensinya bakalan jauh berkurang. Tapi kami sudah saling berjanji akan saling menjaga satu sama lain. Dan ya mudah-mudahan iya
Gw pun pulang tentunya setelah mengantarkan putri pulang ke rumahnya. Waktu itu mamah dan kakaknya gak ada di rumah, mungkin ada di rumah neneknya. Gw pun langsung pulang menuju ke rumah, untuk mempersiapkan besok lusa. Gw mempunyai jadwal untuk datang ke sekolah baru gw.Untuk pengarahan MOS nantinya. Setelah sampai di rumah, gw pun langsung mengsms putri, memberi kabar kalau gw sudah sampai di rumah dengan selamat tanpa lecet sedikitpun. Kita pun melanjutkan dengan ber SMS , terkadang gw begadang begitupula dengan putri, untuk teleponan tengah malam
( oia buat yang baru hidup di jaman sekarang
, dulu itu nelpon tengah malem dengan menggunakan Simp**ti di atas jam 11 malam itu 1 jam nelepon Rp. 30.000 ) bisa anda bayangkan bagaimana dengan siang. Sungguh mahal memang, tapi mungkin sebanding dengan canda tawa yang tidak ditemukan saat kita sedang bersama. Esok paginya gw memutuskan untuk tidak pergi ke sekolahan, begitupula dengan putri. Katanya dia ada urusan keluarga bersama mamahnya, mengunjungi kerabatnya yang masih ada di sekitaran Bandung.
Gw pun hari itu hanya bermalas-malasan, kadang bersms an dengan Yoga, dan juga putri, walaupun putri lama kalau membalas sms, tapi pasti selalu dibalas dengan berujung sms " maaf tadi pulsanya abis" . Gw pun memakluminya, walau terkadang jika pulsa gw habis, gw langsung buru-buru isi pulsa lagi, takut putri kelamaan menunggu sms gw. Hari itu pun gw hanya disibukkan dengan menonton TV kadang main PS, Yoga pun sudah jarang ke rumah gw untuk bermain PS semenjak persiapan UN waktu itu. Putri pun mengabari lewat sms sore itu, kata dia minta menemani dia sabtu nanti karena orangtua bersama kakaknya akan pulang ke jogja. Gw mengiyakan akan menemati putri sabtu nanti.
Hari pun sudah malam, gw pun tertidur, karena besok paginya gw harus bersiap untuk pergi ke sekolah baru gw untuk pengarahan MOS. Tibalan pagi hari, waktu itu gw inget betul haru jumat, tanggal dan bulannya gw lupa. Gw pun bersiap untuk pergi ke sekolah baru gw dengan masih menggunakan seragam putih biru gw yang hanya tinggal beberapa hari lagi gw pakai. Tentunya tidak lupa mengsms pacar semata wayang dan memberi tahu dia untuk berhati-hati dijalan karena hari ini dia juga persiapan untuk MOS di SMA barunya. Ya SMA favorit di kota Bandung yang menjadi impian putri, tentunya impian agar dia tidak dipindahkan ke Jogja. Gw pun pergi dengan menggunakan angkot, kali ini angkot yang berbeda, gw harus 2 kali berganti angkot, dari angkot berwarna merah, lalu turun di perempatan kopo lalu disambung dengan menggunakan angkot berwarna abu-abu yang akan mengantarkan gw ke sekolah gw yang batu, Lebih jauh memang dari sekolah SMP gw, tapi ya memang itulah pilihan gw. Dan hati ini sudah mantap. Angkot pun berjalan, gw pun hanya bisa duduk-duduk sambil menunggu. Dan setelah setengah jam lebih lamanya menunggu, gw pun turun di sebuah pertigaan jalan. Ya sebuah jalan yang di dekatnya ada sekolah gw yang baru.
Gw pun masuk, ternyata disana sudah banyak siswa yang datang. Berkumpul di segala penjuru sekolah, gw pun berkeliling sambil memandangi sekolah gw yang baru ini. jauh lebih luas memang dari sekolah gw yang dulu, di depan sekolah ada sebuah lapangan voly, disampingnya lapangan basket yang sisi-sisinya ditutupi dengan sebuah pagar, ( mirip sebuah penjara memang
) lalu gw melanjutkan masuk ke dalam, setelah masuk ke dalam ternyata lebih luas, di samping kiri gw ada sebuah lorong, bertuliskan Ruang guru sebelah kanan gw sebuah lorong bertuliskan kelas F-H yang gedungnya berlantai 2. lalu di depan gw adalah sebuah lapangan berumput hijau yang luas ditengah-tengah kelas yang mengelilingnya. Oh inikah sekolah gw nantinya? gw sudah tidak sabar. Gw pun melihat teman gw saat kelas 1 di smp yang satu sekolah dengan gw dulu, sebut sama namanya koko. Kami pun disuruh berkumpul di lapangan tengah, di lapangan berumput hijau, Siswa siswi pun mulai berdatangan, Gw pun melihat sekeliling, Wah teman, teman baru gw Tapi ada yang aneh, Cewe-cewenya mana?
. Disini, di lapangan ini bayangkan saja, dari 250an siswa, yang gw ingat kalo gak salah waktu itu siswa cewenya hanya 17 atau 19 orang
( pemandangan yang miris saudara-saudara, dapatkan saya bertahan?
)
Siswa pun diberi pengarahan oleh seorang pria, sebut saja dia pa Endang, seorang pria yang sudah agak tua, tapi badannya masih segar, dia adalah pembina OSIS sekaligus penanggung jawab MOS nantinya. Setelah pak endang berbicara, seorang wanita berkerudung dengan menggunakan seragam Pramuka pun berdiri dan berbicara, Dia adalah kakak kelas kami, namanya Anita, Ketua MOS, dia pun memberikan kami arahan untuk barang-barang yang harus dibawa, seperti baju olahraga, obat-obatan ( jika punya penyakit tertentu ), dan yang wanita lebih ribet sebenernya, rambutnya harus diiket pakai pita warna biru kiri dan kanan
. Dan tentunya menyuruh kami membawa balon
( serasa nostalgia ane nih gan bikin ni cerita
). Kami semua pun mencatat apa saja yang harus dibawa, dan disiapkan untuk nantinya. Dan taukah anda? Jam 05.30 pagi adalah jam paling telat untuk kami datang . ( gile lu ndro, gak kepagian, rumah gw jauh nih
: ) tapi gw tetap harus mengikuti peraturan. Akhirnya sebelum shalat jumat pun kami sudah dipersilahkan pulang ke rumah masing-masing
Gw pun pulang, diperjalananan di dalam angkot, gw pun mengsms putri.
Gw: yank, aku udah pulang baru selesai.
Putri: iya aku kayanya bentar lagi nih, BT ih panas
. aku ama mamah pulangnya
Gw: ati-ati ya yank
Putri: kamu juga ati-ati
Gw: besok aku ke rumah jam berapa?
Putri: sore aja jam 3an yank, mamah pulangnya sore
Gw: OK, besok aku langsung ke rumah
Ya hanya sekedar sms, gw dan putri bisa mengobrol, setidaknya untuk saat ini. Toh besok juga ketemu. Gw pun sampai ke rumah, menyiapkan dan membeli apa saja yang harus dibeli. Dan setelah selesai, gw pun bermalas-malasan kembali
Malam harinya, putri SMS gw
Putri: yank? udah tidur?
Gw: belum kok, belum ngantuk. Kamu kenapa belum tidur, udah malem nih
Putri: kangen
. pengen cepet-cepet besok
Gw: iya besok kan ketemu, sabar aja ya, udah tidur sana, udah malem
Putri: iya, kamu juga ya. good night
Gw: Good night yank
Setelah beberapa lama menonton TV, mata gw terasa lumayan berat, dan akhirnya memutuskan tidur ke dalam kamar. Semalaman itu gw hanya memikirkan bagaimana nanti gw di sekolah gw yang baru ini. Dan sejuta pemikiran lainnya dan akhirnya gw terlelap tanpa sadar.
Keesokan paginya, gw pun bangun agak siangan, jam 11 siang
( siang banget itu ya
) gw pun melihat HP. Mati
. Lupa gw cas, lalu gw pun mengecas hp tanpa menyalakannya, lalu pergi ke kamar mandi untuk mandi . Setelah selesai mandi, gw kembali lagi ke kamar dan menyalakan HP, langsung 3 sms masuk dari putri dan 1 dari yoga
Putri: Pagi sayang
Putri: belum bangun ya? pending SMS nya
Putri: Gak bisa di telepon ih
( orang mati, mana bisa di telepon
)
Yoga: Ndra, di sekolah gw yang baru dapet kenalan coyy, cewe, cantik hahahaha
Langsung saja gw membalas sms dari putri, dan tidak menghiraukan sms dari yoga
Gw: Pagi juga yank, maaf baru bangun, baru selesai mandi juga. HPnya abis batre
Beberapa menit kemudian pun sms dibales putri
Putri: pantesan gak kekirim sms nya. Nanti sore jangan lupa ya
Gw: iya nanti jam setengah 3 aku berangkat dari rumah
Putri: iya langsung kerumah aja ya.
Gw: Ok sayang
Gw pun duduk-duduk sambil menonton TV, menunggu jam setengah 3 sore untuk datang ke rumah putri. Hari pun terasa sangat lama sekali. masih jam 12, liat jam lagi 12.04 liat jam lagi 12.15
. Gw pun berjalan disamping putri yang masih setia menggandeng tangan gw, lantai 1, lantai 2, lantai 3 lalu kami berbelok, ternyata putri gak ngajakin gw nonton, kemanakah dia? Waktu itu lagi musim-musimnya photobox ( sekarang masih ada gak sih ? )Kita berdua pun di foto, sebenernya fotonya biasa sih , bukan fotonya yang biasa, tapi gw nya yang biasa, gw canggung kalo difoto, tapi tidak dengan putri, dia pintar bergaya, sehingga hasil fotonya menjadi bagus
. ( fotonya sudah musnah karena suatu hal ). Lalu kita pun membeli eskrim ( lupa es apa namanya ) dan duduk-duduk di sekitaran mall. Quote:
Putri: yank, senin kita udah MOS ( masa orientasi siswa ) ya
Gw: iya, gak kerasa ya kita udah SMA ya yank, inget gak waktu pertama ketemu kamu. Kamu sama mantan kamu dulu
Putri: udah deh, jangan bahas mantan, aku gak suka
Gw: iya iya, nanti kita bakalan sibuk ya yank, mungkin jarang ketemu
Putri: ( putri pun memegang tangan gw ) iya, tapi aku percaya kok sama kamu, kamu juga harus percaya sama aku.
Gw: pasti yank
( gw pun tersenyum )Sebentar lagi gw menjadi seorang siswa SMA, belum kebayang sama gw gimana nantinya kehidupan gw di sekolah baru gw disana. Dan bagaimana nantinya hubungan gw sama putri. Yang biasanya tiap hari ketemu, frekuensinya bakalan jauh berkurang. Tapi kami sudah saling berjanji akan saling menjaga satu sama lain. Dan ya mudah-mudahan iya
Gw pun pulang tentunya setelah mengantarkan putri pulang ke rumahnya. Waktu itu mamah dan kakaknya gak ada di rumah, mungkin ada di rumah neneknya. Gw pun langsung pulang menuju ke rumah, untuk mempersiapkan besok lusa. Gw mempunyai jadwal untuk datang ke sekolah baru gw.Untuk pengarahan MOS nantinya. Setelah sampai di rumah, gw pun langsung mengsms putri, memberi kabar kalau gw sudah sampai di rumah dengan selamat tanpa lecet sedikitpun. Kita pun melanjutkan dengan ber SMS , terkadang gw begadang begitupula dengan putri, untuk teleponan tengah malam
( oia buat yang baru hidup di jaman sekarang
, dulu itu nelpon tengah malem dengan menggunakan Simp**ti di atas jam 11 malam itu 1 jam nelepon Rp. 30.000 ) bisa anda bayangkan bagaimana dengan siang. Sungguh mahal memang, tapi mungkin sebanding dengan canda tawa yang tidak ditemukan saat kita sedang bersama. Esok paginya gw memutuskan untuk tidak pergi ke sekolahan, begitupula dengan putri. Katanya dia ada urusan keluarga bersama mamahnya, mengunjungi kerabatnya yang masih ada di sekitaran Bandung. Gw pun hari itu hanya bermalas-malasan, kadang bersms an dengan Yoga, dan juga putri, walaupun putri lama kalau membalas sms, tapi pasti selalu dibalas dengan berujung sms " maaf tadi pulsanya abis" . Gw pun memakluminya, walau terkadang jika pulsa gw habis, gw langsung buru-buru isi pulsa lagi, takut putri kelamaan menunggu sms gw. Hari itu pun gw hanya disibukkan dengan menonton TV kadang main PS, Yoga pun sudah jarang ke rumah gw untuk bermain PS semenjak persiapan UN waktu itu. Putri pun mengabari lewat sms sore itu, kata dia minta menemani dia sabtu nanti karena orangtua bersama kakaknya akan pulang ke jogja. Gw mengiyakan akan menemati putri sabtu nanti.
Hari pun sudah malam, gw pun tertidur, karena besok paginya gw harus bersiap untuk pergi ke sekolah baru gw untuk pengarahan MOS. Tibalan pagi hari, waktu itu gw inget betul haru jumat, tanggal dan bulannya gw lupa. Gw pun bersiap untuk pergi ke sekolah baru gw dengan masih menggunakan seragam putih biru gw yang hanya tinggal beberapa hari lagi gw pakai. Tentunya tidak lupa mengsms pacar semata wayang dan memberi tahu dia untuk berhati-hati dijalan karena hari ini dia juga persiapan untuk MOS di SMA barunya. Ya SMA favorit di kota Bandung yang menjadi impian putri, tentunya impian agar dia tidak dipindahkan ke Jogja. Gw pun pergi dengan menggunakan angkot, kali ini angkot yang berbeda, gw harus 2 kali berganti angkot, dari angkot berwarna merah, lalu turun di perempatan kopo lalu disambung dengan menggunakan angkot berwarna abu-abu yang akan mengantarkan gw ke sekolah gw yang batu, Lebih jauh memang dari sekolah SMP gw, tapi ya memang itulah pilihan gw. Dan hati ini sudah mantap. Angkot pun berjalan, gw pun hanya bisa duduk-duduk sambil menunggu. Dan setelah setengah jam lebih lamanya menunggu, gw pun turun di sebuah pertigaan jalan. Ya sebuah jalan yang di dekatnya ada sekolah gw yang baru.
Gw pun masuk, ternyata disana sudah banyak siswa yang datang. Berkumpul di segala penjuru sekolah, gw pun berkeliling sambil memandangi sekolah gw yang baru ini. jauh lebih luas memang dari sekolah gw yang dulu, di depan sekolah ada sebuah lapangan voly, disampingnya lapangan basket yang sisi-sisinya ditutupi dengan sebuah pagar, ( mirip sebuah penjara memang
) lalu gw melanjutkan masuk ke dalam, setelah masuk ke dalam ternyata lebih luas, di samping kiri gw ada sebuah lorong, bertuliskan Ruang guru sebelah kanan gw sebuah lorong bertuliskan kelas F-H yang gedungnya berlantai 2. lalu di depan gw adalah sebuah lapangan berumput hijau yang luas ditengah-tengah kelas yang mengelilingnya. Oh inikah sekolah gw nantinya? gw sudah tidak sabar. Gw pun melihat teman gw saat kelas 1 di smp yang satu sekolah dengan gw dulu, sebut sama namanya koko. Kami pun disuruh berkumpul di lapangan tengah, di lapangan berumput hijau, Siswa siswi pun mulai berdatangan, Gw pun melihat sekeliling, Wah teman, teman baru gw Tapi ada yang aneh, Cewe-cewenya mana?
. Disini, di lapangan ini bayangkan saja, dari 250an siswa, yang gw ingat kalo gak salah waktu itu siswa cewenya hanya 17 atau 19 orang
( pemandangan yang miris saudara-saudara, dapatkan saya bertahan?
)Siswa pun diberi pengarahan oleh seorang pria, sebut saja dia pa Endang, seorang pria yang sudah agak tua, tapi badannya masih segar, dia adalah pembina OSIS sekaligus penanggung jawab MOS nantinya. Setelah pak endang berbicara, seorang wanita berkerudung dengan menggunakan seragam Pramuka pun berdiri dan berbicara, Dia adalah kakak kelas kami, namanya Anita, Ketua MOS, dia pun memberikan kami arahan untuk barang-barang yang harus dibawa, seperti baju olahraga, obat-obatan ( jika punya penyakit tertentu ), dan yang wanita lebih ribet sebenernya, rambutnya harus diiket pakai pita warna biru kiri dan kanan
. Dan tentunya menyuruh kami membawa balon
( serasa nostalgia ane nih gan bikin ni cerita
). Kami semua pun mencatat apa saja yang harus dibawa, dan disiapkan untuk nantinya. Dan taukah anda? Jam 05.30 pagi adalah jam paling telat untuk kami datang . ( gile lu ndro, gak kepagian, rumah gw jauh nih
: ) tapi gw tetap harus mengikuti peraturan. Akhirnya sebelum shalat jumat pun kami sudah dipersilahkan pulang ke rumah masing-masingGw pun pulang, diperjalananan di dalam angkot, gw pun mengsms putri.
Quote:
Gw: yank, aku udah pulang baru selesai.
Putri: iya aku kayanya bentar lagi nih, BT ih panas
. aku ama mamah pulangnyaGw: ati-ati ya yank
Putri: kamu juga ati-ati
Gw: besok aku ke rumah jam berapa?
Putri: sore aja jam 3an yank, mamah pulangnya sore
Gw: OK, besok aku langsung ke rumah
Ya hanya sekedar sms, gw dan putri bisa mengobrol, setidaknya untuk saat ini. Toh besok juga ketemu. Gw pun sampai ke rumah, menyiapkan dan membeli apa saja yang harus dibeli. Dan setelah selesai, gw pun bermalas-malasan kembali
Quote:
Malam harinya, putri SMS gw
Putri: yank? udah tidur?
Gw: belum kok, belum ngantuk. Kamu kenapa belum tidur, udah malem nih
Putri: kangen
. pengen cepet-cepet besokGw: iya besok kan ketemu, sabar aja ya, udah tidur sana, udah malem
Putri: iya, kamu juga ya. good night
Gw: Good night yank
Setelah beberapa lama menonton TV, mata gw terasa lumayan berat, dan akhirnya memutuskan tidur ke dalam kamar. Semalaman itu gw hanya memikirkan bagaimana nanti gw di sekolah gw yang baru ini. Dan sejuta pemikiran lainnya dan akhirnya gw terlelap tanpa sadar.
Keesokan paginya, gw pun bangun agak siangan, jam 11 siang
( siang banget itu ya
) gw pun melihat HP. Mati
. Lupa gw cas, lalu gw pun mengecas hp tanpa menyalakannya, lalu pergi ke kamar mandi untuk mandi . Setelah selesai mandi, gw kembali lagi ke kamar dan menyalakan HP, langsung 3 sms masuk dari putri dan 1 dari yogaQuote:
Putri: Pagi sayang
Putri: belum bangun ya? pending SMS nya
Putri: Gak bisa di telepon ih
( orang mati, mana bisa di telepon
)Yoga: Ndra, di sekolah gw yang baru dapet kenalan coyy, cewe, cantik hahahaha
Langsung saja gw membalas sms dari putri, dan tidak menghiraukan sms dari yoga

Quote:
Gw: Pagi juga yank, maaf baru bangun, baru selesai mandi juga. HPnya abis batre
Beberapa menit kemudian pun sms dibales putri
Putri: pantesan gak kekirim sms nya. Nanti sore jangan lupa ya
Gw: iya nanti jam setengah 3 aku berangkat dari rumah
Putri: iya langsung kerumah aja ya.
Gw: Ok sayang
Gw pun duduk-duduk sambil menonton TV, menunggu jam setengah 3 sore untuk datang ke rumah putri. Hari pun terasa sangat lama sekali. masih jam 12, liat jam lagi 12.04 liat jam lagi 12.15
sormin180 dan 5 lainnya memberi reputasi
6
Kutip
Balas