- Beranda
- Stories from the Heart
CINTA (Cerita Indah Namun Tiada Arti)
...
TS
dingdingding
CINTA (Cerita Indah Namun Tiada Arti)
Halo para reader yang budiman.
Gw Pengen Share sedikit sebuah cerita, bisa dibilang sebuah pengalaman.
Mohon bimbingannya jika ada salah ketik(typo) atau kata-kata yang tidak berkenan. (curahkan saja di postingan bawah, atau PM juga boleh). Saya juga masih belajar dalam membuat Thread dan Cerita yang baik dan benar. Masih membutuhkan saran serta kritik dari kiri kanan. Darimana lagi kalau bukan dari agan-agan ini .
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Aku sudah mulai lupa
Saat pertama rasakan lara
Oleh harapan yang pupus
Hingga hati cedera serius
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Lama tak ku dengar tentangnya
Yang paling dalam tancapkan luka
Satu hal yang aku tahu
Terkadang dia juga rindu
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Perkenalkan nama gw Hendra. Biasa dipanggil Hen atau ndra sama orang-orang sekitar gw.
Tapi Nenek ama Kakek gw mangil gw gundul(soalnya pas ane kecil katanya rambutnya ga tumbuh-tumbuh)
(skip)
Cerita ini adalah sebuah cerita saat gw masih sekolah jaman dahulu kala saat gw masih muda (sekarang gw udah tua)
Cerita ini dimulai saat gw mulai memasukin satu tingkat diatas SMP. Untuk yang lain mungkin menyebutnya SMA atau SMU. Tapi gw bukan! Gw SMK (Sekolah Mengenah Kejuruan)
sama aja ya 
Sedikit tentang masa SMP gw. Semua bermulai dari sini
Gw melirik ke belakang tempat duduk gw. Melihat meta dengan muka datar alias biasa-biasa aja ( padahal selama 1 tahun ini gw mengagumi dia, buat ngobrol aja jarang banget kalo ga perlu-perlu amat, itu juga palingan nanya tentang pelajaran atau minjem tip-x
). Meta pun mengeluarkan jurus ampuh seampuh-ampuhnya (senyumannya yang……… ah sudahlah). Lalu gw membalasnya dengan senyuman gw yang ga kalah manis
(padahal udah keringet dingin)
Gatau gw kalo deket cewe bawaannya grogi, ga berani, padahal tampang gw lumayan ganteng ga culun-culun amat sih buat anak SMP
(ngigo)
Meta pun pergi meninggalkan kelas bersama temannya. Disni gw berfikir, (ah ga mungkin cewe secantik meta bisa suka juga ama gw, pinter kaga, gaul kaga, tapi muka kaga jelek-jelek amat (ngigo lagi)
Gw diem aja di kelas liatin temen-temen yang lain ngobrol sambil dengerin lagu dari Walkman gw (jaman gw Walkman gan, belum ada ipod atau music player yang lain, waktu itu yang punya HP juga belum terlalu banyak, dan masih didominasi oleh Nok*a). Tiba-tiba gw ngeliat ada seorang cewe di depan pintu kelas liatin gw, mereka bertiga, cengar cengir sambil dorong-dorongan
Gw bingung, karena mereka ngeliatin kearah gw, dan sekitar gw ga ada siapa-siapa, lalu gw samperin dah tu cewe-cewe. Cari siapa ya dek (keliatan mereka adik kelas gw, soalnya masih imut-imut gimana gitu
.
Cover dari agan armstrongzone
Ebook Part 1-110 dari agan TheSain007

Gw Pengen Share sedikit sebuah cerita, bisa dibilang sebuah pengalaman.
Mohon bimbingannya jika ada salah ketik(typo) atau kata-kata yang tidak berkenan. (curahkan saja di postingan bawah, atau PM juga boleh). Saya juga masih belajar dalam membuat Thread dan Cerita yang baik dan benar. Masih membutuhkan saran serta kritik dari kiri kanan. Darimana lagi kalau bukan dari agan-agan ini .
Quote:
Q: Real story gan?
A: Iya gan, real story ditambah sedikit bumbu mas*ko
Q: Mau kepo boleh ga gan?
A: Kepo boleh, selama ane mau jawab pasti ane jawab, kalo ga ane jawab berarti privacy, asal ga OOT aja
Q: Share Photonya dong gan
A: No No No No
(rules)
A: Iya gan, real story ditambah sedikit bumbu mas*ko

Q: Mau kepo boleh ga gan?
A: Kepo boleh, selama ane mau jawab pasti ane jawab, kalo ga ane jawab berarti privacy, asal ga OOT aja

Q: Share Photonya dong gan

A: No No No No
(rules)===============================================================
Special Thanks too
Allah SWT Karena masih memberikan ane umur sampe sekarang dan bisa membuat cerita ini
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kaskus ( www.kaskus.co.id)
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Semua Reader, baik yang Posting, Rate 5's Star, kasih Cendol serta SR sekalipun
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Thanks sebanyak-banyaknya untuk barisan para Mantan gw. Tanpa kalian, cerita ini takkan pernah lahir
===============================================================

Special Thanks too
Allah SWT Karena masih memberikan ane umur sampe sekarang dan bisa membuat cerita ini
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kaskus ( www.kaskus.co.id)
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Semua Reader, baik yang Posting, Rate 5's Star, kasih Cendol serta SR sekalipun
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Thanks sebanyak-banyaknya untuk barisan para Mantan gw. Tanpa kalian, cerita ini takkan pernah lahir
===============================================================

================================================================
Mungkin lagu ini adalah Soundtrack yang paling pas untuk kisah gw ini
[Recommended To Buffer buat yang sering Patah Hati
]
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Mungkin lagu ini adalah Soundtrack yang paling pas untuk kisah gw ini
[Recommended To Buffer buat yang sering Patah Hati
]The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Spoiler for Lirik:
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Aku sudah mulai lupa
Saat pertama rasakan lara
Oleh harapan yang pupus
Hingga hati cedera serius
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Lama tak ku dengar tentangnya
Yang paling dalam tancapkan luka
Satu hal yang aku tahu
Terkadang dia juga rindu
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Spoiler for Part 1:
Perkenalkan nama gw Hendra. Biasa dipanggil Hen atau ndra sama orang-orang sekitar gw.
Tapi Nenek ama Kakek gw mangil gw gundul(soalnya pas ane kecil katanya rambutnya ga tumbuh-tumbuh)
(skip)Cerita ini adalah sebuah cerita saat gw masih sekolah jaman dahulu kala saat gw masih muda (sekarang gw udah tua)

Cerita ini dimulai saat gw mulai memasukin satu tingkat diatas SMP. Untuk yang lain mungkin menyebutnya SMA atau SMU. Tapi gw bukan! Gw SMK (Sekolah Mengenah Kejuruan)
sama aja ya 
Sedikit tentang masa SMP gw. Semua bermulai dari sini
Quote:
Saat itu pagi hari, para siswa-siswi berumur belasan tahun menggunakan seragam biru putih lalu lalang di dalam sempitnya koridor kelas tanpa belajar. Kenapa tanpa belajar? Karena Kami sudah menyelesaikan yang namanya UAN (Ujian AKhir Nasional) tingkat SMP.
Gw yang waktu itu bukanlah siswa yg berprestasi di kelas apalagi di sekolah hanya bisa harap-harap cemas saat menunggu pengumuman kelulusan yang akan disampaikan lewat POS (sekarang masih lewat POS ga sih gan? Gw ga tau
)
Semua tampak bergembira karena telah melewati 3 hari yang mendebarkan (menurut gw
)
Dan akhirnya gw memutuskan untuk pergi ke GOR sekolahan yang cukup luas (BTW SMP gw adalah SMP negeri yang lumayan favorit di kota Bandung yang terletak di dekat terminal dan dekat dengan pusat kota Bandung) . Setelah sampai di GOR, gw lihat ada sohib gw sedang bermain basket, Dia bernama Yoga.
Gw melambaikan tangan, dia melihat gw sambil mengangkat dagunya seolah berkata “Oi”
Beberapa menit kemudian Yoga nyamperin gw (percakapan dalam Bahasa sunda, gw ceritakan dalam Bahasa Indonesia aja biar agan-agan ngerti)
Gw pun kembali ke kelas sambil membawa perasaan ga enak ini , Antara senang dengan selesainya hari-hari mendebarkan ujian nasional dan menunggu kelulusan.
Sesampainya di kelas, gw duduk di kursi biasanya di posisi palingan tengah . ya dua buah kursi yang gw duduki bersama yoga selama 1 tahun kebelakang (sekolah gw tiap naik pindah-pindah ruangannya)
Dan dibelakang gw ada seseorang yang gw kagumi sejak pertama bertemu sekitar 1 tahun yang lalu, wanita itu bernama Meta. Gadis berparas cantik, rambut sebahu dan di urai, mempunyai kulit yang putih, mulus, gigi gingsulnya dan tentunya senyumnya yang………. Ah sudahlah, bisa lemes agan-agan kalo liat
(skip)
Gw yang waktu itu bukanlah siswa yg berprestasi di kelas apalagi di sekolah hanya bisa harap-harap cemas saat menunggu pengumuman kelulusan yang akan disampaikan lewat POS (sekarang masih lewat POS ga sih gan? Gw ga tau
) Semua tampak bergembira karena telah melewati 3 hari yang mendebarkan (menurut gw
)Dan akhirnya gw memutuskan untuk pergi ke GOR sekolahan yang cukup luas (BTW SMP gw adalah SMP negeri yang lumayan favorit di kota Bandung yang terletak di dekat terminal dan dekat dengan pusat kota Bandung) . Setelah sampai di GOR, gw lihat ada sohib gw sedang bermain basket, Dia bernama Yoga.
Gw melambaikan tangan, dia melihat gw sambil mengangkat dagunya seolah berkata “Oi”
Beberapa menit kemudian Yoga nyamperin gw (percakapan dalam Bahasa sunda, gw ceritakan dalam Bahasa Indonesia aja biar agan-agan ngerti)
Quote:
Yoga: Kenapa lu belum pulang?
Gw : Bentar lagi yog, Yog ntar mau ke SMA mana?
Yoga : Belum tau lah, lulus aja belum jelas. Hahaha (dia ketawa dengan santainya
)
Gw: Dasar bego!, gw deg deg an gini , lu malah ngomong belum tentu lulus atau engganya.
Yoga: hahaha, lagian ngapain diambil pusing, kita sudah berusaha, biarlah yang di Atas dan Dinas pendidikan yang mengatur
Gw: hahaha, iya juga sih. Tapi gw ko deg-degan ya yog
Yoga: Santai ajalah, eh gw mau main lagi nih, lu mau main ga?
Gw: Ga lah, gw mau ke kelas aja nyamperin anak-anak
Yoga: OK dah, Sip
Gw : Bentar lagi yog, Yog ntar mau ke SMA mana?
Yoga : Belum tau lah, lulus aja belum jelas. Hahaha (dia ketawa dengan santainya
)Gw: Dasar bego!, gw deg deg an gini , lu malah ngomong belum tentu lulus atau engganya.
Yoga: hahaha, lagian ngapain diambil pusing, kita sudah berusaha, biarlah yang di Atas dan Dinas pendidikan yang mengatur

Gw: hahaha, iya juga sih. Tapi gw ko deg-degan ya yog

Yoga: Santai ajalah, eh gw mau main lagi nih, lu mau main ga?
Gw: Ga lah, gw mau ke kelas aja nyamperin anak-anak
Yoga: OK dah, Sip
Gw pun kembali ke kelas sambil membawa perasaan ga enak ini , Antara senang dengan selesainya hari-hari mendebarkan ujian nasional dan menunggu kelulusan.
Sesampainya di kelas, gw duduk di kursi biasanya di posisi palingan tengah . ya dua buah kursi yang gw duduki bersama yoga selama 1 tahun kebelakang (sekolah gw tiap naik pindah-pindah ruangannya)
Dan dibelakang gw ada seseorang yang gw kagumi sejak pertama bertemu sekitar 1 tahun yang lalu, wanita itu bernama Meta. Gadis berparas cantik, rambut sebahu dan di urai, mempunyai kulit yang putih, mulus, gigi gingsulnya dan tentunya senyumnya yang………. Ah sudahlah, bisa lemes agan-agan kalo liat
(skip) Gw melirik ke belakang tempat duduk gw. Melihat meta dengan muka datar alias biasa-biasa aja ( padahal selama 1 tahun ini gw mengagumi dia, buat ngobrol aja jarang banget kalo ga perlu-perlu amat, itu juga palingan nanya tentang pelajaran atau minjem tip-x
). Meta pun mengeluarkan jurus ampuh seampuh-ampuhnya (senyumannya yang……… ah sudahlah). Lalu gw membalasnya dengan senyuman gw yang ga kalah manis
(padahal udah keringet dingin)
Gatau gw kalo deket cewe bawaannya grogi, ga berani, padahal tampang gw lumayan ganteng ga culun-culun amat sih buat anak SMP
(ngigo)Meta pun pergi meninggalkan kelas bersama temannya. Disni gw berfikir, (ah ga mungkin cewe secantik meta bisa suka juga ama gw, pinter kaga, gaul kaga, tapi muka kaga jelek-jelek amat (ngigo lagi)
Gw diem aja di kelas liatin temen-temen yang lain ngobrol sambil dengerin lagu dari Walkman gw (jaman gw Walkman gan, belum ada ipod atau music player yang lain, waktu itu yang punya HP juga belum terlalu banyak, dan masih didominasi oleh Nok*a). Tiba-tiba gw ngeliat ada seorang cewe di depan pintu kelas liatin gw, mereka bertiga, cengar cengir sambil dorong-dorongan

Gw bingung, karena mereka ngeliatin kearah gw, dan sekitar gw ga ada siapa-siapa, lalu gw samperin dah tu cewe-cewe. Cari siapa ya dek (keliatan mereka adik kelas gw, soalnya masih imut-imut gimana gitu
.Quote:
Cewe1: kaka namanya ka Hendra kan?
Quote:
Original Posted By Jadwal Update
Senin - Sabtu : Malam antara jam 18.00 - 22.00
Minggu : Malam jam 22.00 -
*note : Kalo saya ga apdet, berarti saya lagi galau
TerimaKasih
Senin - Sabtu : Malam antara jam 18.00 - 22.00
Minggu : Malam jam 22.00 -
*note : Kalo saya ga apdet, berarti saya lagi galau

TerimaKasih

Spoiler for INDEX I:
Quote:
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Part 7
Part 8
Part 9
Part 10
Part 11
Part 12
Part 13
Part 14
Part 15
Part 16
Part 17
Part 18
Part 19
Part 20
Part 21
Part 22
Part 23
Part 24
Part 25
Part 26
Part 27
Part 28
Part 29
Part 30
Part 31
Part 32
Part 33
Part 34
Part 35
Part 36
Part 37
Part 38
Part 39
Part 40
Part 41
Part 42
Part 43
Part 44
Part 45
Part 46
Part 47
Part 48
The Power Of Putih Abu Abu
Part 49
Part 50
Part 51
Part 52
Part 53
Part 54
Part 55
Part 56
Part 57
Part 58
Part 59
Part 60
Part 61
Part 62
Part 63
Part 64
Part 65
Part 66
Part 67
Part 68
Part 69
Part 70
Part 71
Part 72
Part 73
Part 74
Part 75
Part 76
Part 77
Part 78
Part 79
Part 80
Part 81
Part 82
Part 83
Part 84
Part 85
Part 86
Part 87
Part 88
Part 89
Part 90
Part 91
Part 92
part 93
Part 94
Part 95
Part 96
Part 97
Part 98
Part 99
Part 100
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Part 7
Part 8
Part 9
Part 10
Part 11
Part 12
Part 13
Part 14
Part 15
Part 16
Part 17
Part 18
Part 19
Part 20
Part 21
Part 22
Part 23
Part 24
Part 25
Part 26
Part 27
Part 28
Part 29
Part 30
Part 31
Part 32
Part 33
Part 34
Part 35
Part 36
Part 37
Part 38
Part 39
Part 40
Part 41
Part 42
Part 43
Part 44
Part 45
Part 46
Part 47
Part 48
The Power Of Putih Abu Abu
Part 49
Part 50
Part 51
Part 52
Part 53
Part 54
Part 55
Part 56
Part 57
Part 58
Part 59
Part 60
Part 61
Part 62
Part 63
Part 64
Part 65
Part 66
Part 67
Part 68
Part 69
Part 70
Part 71
Part 72
Part 73
Part 74
Part 75
Part 76
Part 77
Part 78
Part 79
Part 80
Part 81
Part 82
Part 83
Part 84
Part 85
Part 86
Part 87
Part 88
Part 89
Part 90
Part 91
Part 92
part 93
Part 94
Part 95
Part 96
Part 97
Part 98
Part 99
Part 100
Spoiler for INDEX II:
Quote:
Cover dari agan armstrongzone
Spoiler for :
Ebook Part 1-110 dari agan TheSain007
Spoiler for :
Diubah oleh dingdingding 13-01-2016 21:01
junti27 dan 12 lainnya memberi reputasi
13
1.9M
Kutip
5.1K
Balasan
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•53.5KAnggota
Tampilkan semua post
TS
dingdingding
#257
Spoiler for Part 43:
Hari ini hari gw bangun seperti biasa, pergi dengan angkot yang biasa, dan tentunya menuju sekolah yang masih sama. Ke sekolah juga karena gak ada kerjaan di rumah, ya sekalian menghabiskan waktu di sekolah yang sebentar lagi bakalan gw tinggal. Sesampainya di angkot gw langsung mengsms putri, dan putri dengan cepatnya balas sms gw, menyuruh langsung ke kelasnya, karena dia sudah datang sedari pagi sebelum gw datang. Gw Datengnya siang banget, maklum udah bebas
. Mau dateng jam berapa juga bebas ( oh indahnya dunia
) . Gw pun sudah berada di depan kelasnya putri, lalu sedikit menengok ke dalam kelasnya dan didalamnya sudah ada putri bersama selvia sedang duduk-duduk, putri melihat gw lalu melambaikan tangannya tanda gw disuruh masuk langsung oleh dia. Gw pun masuk ke dalam .
Gw: Pagi yank.
Putri+Selvia: Pagi juga sayang
Gw:
Putri:
Selvia: hahahahah, put muka lu biasa aja kali
Gw: ye lu vi, becandanya ga kira-kira
Putri: aku kira kamu poligami lagi yank
Gw: engga dong
, hari ini ngapain ke sekolah?
Putri: gak tau
Selvia: gw kalo gak kesekolah gak dapet uang jajan, makanya mendingan ke sekolah aja
Gw: Yaelah lu vi
Putri: kamu ngapain kesekolah?
Gw: mau main bola
Putri: eh jangan-jangan, nanti keringetan, bau deh badan kamu
Gw: emang kenapa
Putri: kan mau ketemu mamah aku, udah sampe loh kemaren malem
Gw: masa? aduh, gak jadi deh ketemunya
, malu 
Putri: mau gak mau bentar lagi juga ketemu
Gw:
maksudnya?
Putri: Mamah lagi ke ruang guru, lagi ngurusin sekolah aku, bentar lagi juga kesini, awas kalo kemana-mana
Gw: kabur ah ( lalu gw berdiri dari tempat duduk ingin pergi entah kemana sajalah
)
Lalu ternyata di depan kelas putri ada 2 ibu-ibu sedang mengobrol, ya dia adalah wali kelas putri dan orang tua putri
Putri: tuh mamah
Terlihat disana seorang wanita yang sudah tidak muda lagi, namun wajahnya terlihat tetap segar, berbadan tidak gendut, tidak kurus, berambut panjang, namun agak keriting. Menggunakan rok agak dibawah lutut berwarna hitam, kemeja putih dilengkapi dengan jasnya yang berwarna hitam. Dan menggunakan sepatu highheels yang tidak terlalu tinggi, dan tinggi badannya bahkan hampir sama dengan gw yang masih SMP ini. Ya seperti wanita-wanita karir yang bekerja di kantor-kantor ( asal nebak aja ane
)
Gw: yah udah ada disini
Selvia: takut amat ndra kaya yang mau dikimpoiin aja
<< ( auto nih , tadinya mau ngetik kаwin, tapi gak bisa
) Lohhh 
Gw: gerogi vi
Beberapa saat kemudian wali kelas putri memanggil putri, sekarang mereka bertiga mengobrol di depan kelas putri, gw hanya bisa duduk tanpa bisa mendengarkan apa yang mereka bicarakan, sesaat kemudian wali kelas putri pergi meninggalkan mereka berdua setelah bersalaman dengan orang tua putri. Terlihat dari dalam kelas putri sedang mengobrol dengan ibunya tersebut, lalu dengan tak disangka-sangka putri menunjuk ke arah gw yang sedang duduk dengan selvia
Putri: ( melambaikan tangannya ke arah gw )
Gw: ( planga-plongo liat kiri-kanan, ternyata di sekitar gw gak ada siapa-siapa lagi selain gw dan selvia
)
Putri:
Gw:
dengan sangat terpaksa gw pun berdiri dari tempat duduk untuk pergi ke arah putri
Selvia: good luck
Gw: lu gak ikut?
Selvia: udah kenal kali dari jaman SD
Gw:
( lalu gw berjalan kesana, setelah sampai )
Putri: ini mah yang namanya hendra
Gw: Hendra bu ( waktu itu gw ga pernah manggil orang tua pacar dengan tante/om
)
Mamah putri: Oh ini yang namanya hendra, mamahnya putri ( sambil kita berdua pun bersalaman )
Gw: ( diem doang , planga plongo kaya ayam sakit
)
Putri: diem aja ih
Gw: ya terus mau ngapain
( gerogi tingkat dewa
)
Mamah putri: put, mamah pengen minum nih, disini ada yang jualan ?
Putri: ada mah di koprasi, yukkk
Mamah putri: yaudah yu anterin mamah
Putri: ayo ndra ( tangan gw ditarik
)
Gw: eh gak ikut ah
Mamah putri: udah ikut aja, mamah pengen ngobrol sama kamu
Gw: ( mamah mertua mau ngobrol
) oh iya bu
Gw putri dan mamahnya putri pun pergi ke arah koprasi. Koprasi tidak seperti biasanya yang penuh sesak, kali ini kosong melompong, kami pun bisa duduk-duduk di kursi yang ada di dalamnya. Mereka berdua pun memesan teh botol, dan gw pun ditawari, tapi gw menolak
Putri: mamah udah ini mau kemana lagi?
Mamah putri: mamah ama kaka mau shoping
Putri: ikutttttt
Gw: : ikuttttt juga dong
( ga denk bercanda
, gw cuma diem aja kaya kambing conge disana
)
Mamah putri: kamu kan sering ada disini, ngapain ikut ?
Putri: Emang mau kemana?
Mamah putri: mau beli belanjaan, kalo mau ikut ya ikut aja
Putri: kirain beli baju
. gak jadi ah, nanti aku disuruh bawa-bawa belanjaan . hahahahah ( dia pun tertawa
)
Mamah putri: yaudah kalo gak jadi, oh iya nak hendra, makasih ya selama ini udah nemenin putri
Gw:
( wah putri suka cerita yang aneh-aneh nih ) Oh iya bu, sama-sama
Putri:
( nyengir doang )
Mamah putri: Putri suka cerita tentang kamu kalo di telepon, katanya kamu ngajarin dia gitar dan belajar bareng. Putri dari dulu pengen banget bisa main gitar tuh, dari SD pengen punya band gara-gara ngeliat temennya yang lain manggung pas 17 an di RT
Gw: oh gitu ya tante
Putri: mamah
Gw: (
)
Mamah putri: lah emang gitu kan ndo? ( logat jawa )
Putri: malu ih
udah ah mamah sana pulang belanja aja 
Mamah putri: orang tua sendiri kok diusir
Putri: hehehehe
Gw:
Mamah putri: Yaudah mamah jemput kaka kamu dulu di rumah, kalo kamu pulang nanti, tadi mamah udah masakin masakan kesukaan kamu.
Putri: iya iya, nanti aja pulangnya, masih pagi nih mah, pengen disekolah dulu
Mamah putri: yaudah, mamah pergi, dek hendra, nitip putri ya ( nitip
)
Gw: iya bu hehehe
Beberapa saat kemudian, mamahnya putri pun sudah agak jauh
Putri: yank yank, tadi ko diem aja ?
Gw: malu lah yank, eh kamu cerita apa aja ama mamah kamu tentang aku ?
Putri: ada deh, hahahahaha
Gw:
Putri: balik lagi ke kelas yuk
Gw: ke GOR aja deh yank, kali aja ada anak-anak.
Putri: yaudah tapi bentar ya, di gor panas
Akhirnya tidak sampai 1 menit, gw dan putri pun sampai di gor. ( gornya di sebelah koperasi
)
Gw: tuh kan lagi pada main bola, aku main yaaa
Putri: engga ih , nanti keringetan
( sambil memegangi tangan gw )
Gw:
kan udah ketemu mamah kamu juga, gak apa ya bentar aja ya 
Yoga: ndra maen gak ? ( berteriak dari arah lapangan )
Putri: yoga !!
Yoga: hahahaha ( sambil melanjutkan permainannya )
Gw: yah ayank
Putri: udah hayu ke kelas aja ( ditarik-tarik gw kaya anak kecil pengen mainan tapi gak dibeliin
)
Akhirnya dengan sangat terpaksa gw pun kembali ke dalam kelas, masih kelasnya putri. Sesampainya disana, kami pun masuk dan ternyata kosong, gak ada siapa-siapa
.
Gw: gak ada siapa-siapa yank? pada kemana temen-temen kamu
Putri: iya ya pada kemana ya?
Gw: ke kelas aku aja yukk
Putri: gak mau ah, udah disini aja
Kami pun duduk di bangku paling depan. Suasana sepi sunyi, beberapa detik kemudian
Gw: ( merinding ) yank, perasaan aku kok ga enak ya
Putri: iya ih sama , keluar yuk
( dia pergi lari duluan ninggalin gw sendirian. Wanita memang begitu
)
Kami pun akhirnya duduk-duduk didepan kelas. Karena di dalam kelas putri, horor abis
Gw: Laper yank, makan yuk ke kantin ?
Putri: iya laper ya kamu, sama aku juga laper. Ke WS yuk
Gw: Apaan tuh
Putri: Masa gak tau WS
Gw: enggak, udah deh ke kantin aja, jangan makan yang macem-macem
Putri: Terus mau makan apa dong? tapi aku gak mau di kantin ah, bosen
Gw: hmmmm, makan apa ya? ahh, yuk ikutt ( gw pun berdiri lalu menarik putri ke arah gerbang sekolah )
Putri: kemana ih, bentar bentar jalannya jangan cepet-cepet
Gw: nanti juga tau
Kami pun berjalan, putri pun ikut berjalan disamping gw, dijalan kami tak bernah berhenti bercanda. Kadang putri jailnya bukan main, Angkot dia stop, angkot yang terlihat agak penuh, setelah angkot berhenti, dia pun beralasan. "enggak ah mang penuh"
Akhirnya gw dan putri pun sampai di tempat tujuan, putri pun ngangguk-ngangguk doang sambil bilang "oh kesini"
Ya gw bawa dia ketempat jualan susu
. Susu ko minum susu
. Kedai susu yang berada di sekitaran kebon kelapa. Orang sana menyebutnya susu i*an . Kami pun memesan 2 gelas susu, ditambah dengan beberapa macam kue-kuean , karena bukan hanya susu saja yang disediakan, berbagai macam kue-kuean seperti kue sus, roti bakar, risoles, dan lain-lain ( agan harus coba deh kesana, enak-enak dan pasti nya murah
)
Gw Pun memesan susu coklat, sebenernya itu masih susu tawar, tapi dicampur dengan rasa mocha, putri pun sama.
Gw: Enak gak ?
Putri: enak-enak, mang susunya satu lagi ya ( dia memesan sedikit berteriak )
Gw: itu kurang? itu kan belum abis
Putri: ini? ( sambil mengambil susu yang tinggal setengahnya lalu glek glek glek
) abis kan ? 
Gw: ( geleng-geleng )
Putri: abis ini kemana yank?
Gw: gak tau, pulang aja yah
Putri: Yaudah deh, lalu datanglah susu pesanan putri 1 gelas lagi
Penjual: silahkan neng,
Putri: makasih ya mang ( sambil mengambil gelas kedua, lalu glek glek glek
) ahhhhh
Gw: haus apa doyan?
Putri: haus hehehehe, enak juga tapinya
Gw: Yaudah cepet abisin itu makanannya
Putri: iya
Kami pun berdua menghabiskan makanan yang sudah dipesan, sambil bercanda-canda. Lalu HP putri berbunyi, ada telepon
Putri: Halo? iya? iya ama hendra, dimana? yaudah bentar lagi ( tut, telepon pun dimatikan )
Putri: yank..
Gw: ya kenapa yank?
.........................................
. Mau dateng jam berapa juga bebas ( oh indahnya dunia
) . Gw pun sudah berada di depan kelasnya putri, lalu sedikit menengok ke dalam kelasnya dan didalamnya sudah ada putri bersama selvia sedang duduk-duduk, putri melihat gw lalu melambaikan tangannya tanda gw disuruh masuk langsung oleh dia. Gw pun masuk ke dalam . Quote:
Gw: Pagi yank.
Putri+Selvia: Pagi juga sayang

Gw:

Putri:

Selvia: hahahahah, put muka lu biasa aja kali

Gw: ye lu vi, becandanya ga kira-kira

Putri: aku kira kamu poligami lagi yank

Gw: engga dong
, hari ini ngapain ke sekolah?Putri: gak tau

Selvia: gw kalo gak kesekolah gak dapet uang jajan, makanya mendingan ke sekolah aja

Gw: Yaelah lu vi

Putri: kamu ngapain kesekolah?
Gw: mau main bola

Putri: eh jangan-jangan, nanti keringetan, bau deh badan kamu

Gw: emang kenapa

Putri: kan mau ketemu mamah aku, udah sampe loh kemaren malem

Gw: masa? aduh, gak jadi deh ketemunya
, malu 
Putri: mau gak mau bentar lagi juga ketemu

Gw:
maksudnya?Putri: Mamah lagi ke ruang guru, lagi ngurusin sekolah aku, bentar lagi juga kesini, awas kalo kemana-mana

Gw: kabur ah ( lalu gw berdiri dari tempat duduk ingin pergi entah kemana sajalah
)Lalu ternyata di depan kelas putri ada 2 ibu-ibu sedang mengobrol, ya dia adalah wali kelas putri dan orang tua putri
Putri: tuh mamah

Terlihat disana seorang wanita yang sudah tidak muda lagi, namun wajahnya terlihat tetap segar, berbadan tidak gendut, tidak kurus, berambut panjang, namun agak keriting. Menggunakan rok agak dibawah lutut berwarna hitam, kemeja putih dilengkapi dengan jasnya yang berwarna hitam. Dan menggunakan sepatu highheels yang tidak terlalu tinggi, dan tinggi badannya bahkan hampir sama dengan gw yang masih SMP ini. Ya seperti wanita-wanita karir yang bekerja di kantor-kantor ( asal nebak aja ane
)Quote:
Gw: yah udah ada disini

Selvia: takut amat ndra kaya yang mau dikimpoiin aja
<< ( auto nih , tadinya mau ngetik kаwin, tapi gak bisa
) Lohhh 
Gw: gerogi vi

Beberapa saat kemudian wali kelas putri memanggil putri, sekarang mereka bertiga mengobrol di depan kelas putri, gw hanya bisa duduk tanpa bisa mendengarkan apa yang mereka bicarakan, sesaat kemudian wali kelas putri pergi meninggalkan mereka berdua setelah bersalaman dengan orang tua putri. Terlihat dari dalam kelas putri sedang mengobrol dengan ibunya tersebut, lalu dengan tak disangka-sangka putri menunjuk ke arah gw yang sedang duduk dengan selvia
Quote:
Putri: ( melambaikan tangannya ke arah gw )
Gw: ( planga-plongo liat kiri-kanan, ternyata di sekitar gw gak ada siapa-siapa lagi selain gw dan selvia
)Putri:
Gw:
dengan sangat terpaksa gw pun berdiri dari tempat duduk untuk pergi ke arah putriSelvia: good luck

Gw: lu gak ikut?
Selvia: udah kenal kali dari jaman SD

Gw:
( lalu gw berjalan kesana, setelah sampai )Putri: ini mah yang namanya hendra
Gw: Hendra bu ( waktu itu gw ga pernah manggil orang tua pacar dengan tante/om
)Mamah putri: Oh ini yang namanya hendra, mamahnya putri ( sambil kita berdua pun bersalaman )
Gw: ( diem doang , planga plongo kaya ayam sakit
)Putri: diem aja ih

Gw: ya terus mau ngapain
( gerogi tingkat dewa
)Mamah putri: put, mamah pengen minum nih, disini ada yang jualan ?
Putri: ada mah di koprasi, yukkk
Mamah putri: yaudah yu anterin mamah
Putri: ayo ndra ( tangan gw ditarik
)Gw: eh gak ikut ah

Mamah putri: udah ikut aja, mamah pengen ngobrol sama kamu
Gw: ( mamah mertua mau ngobrol
) oh iya bu Gw putri dan mamahnya putri pun pergi ke arah koprasi. Koprasi tidak seperti biasanya yang penuh sesak, kali ini kosong melompong, kami pun bisa duduk-duduk di kursi yang ada di dalamnya. Mereka berdua pun memesan teh botol, dan gw pun ditawari, tapi gw menolak

Quote:
Putri: mamah udah ini mau kemana lagi?
Mamah putri: mamah ama kaka mau shoping
Putri: ikutttttt

Gw: : ikuttttt juga dong
( ga denk bercanda
, gw cuma diem aja kaya kambing conge disana
)Mamah putri: kamu kan sering ada disini, ngapain ikut ?
Putri: Emang mau kemana?
Mamah putri: mau beli belanjaan, kalo mau ikut ya ikut aja
Putri: kirain beli baju
. gak jadi ah, nanti aku disuruh bawa-bawa belanjaan . hahahahah ( dia pun tertawa
)Mamah putri: yaudah kalo gak jadi, oh iya nak hendra, makasih ya selama ini udah nemenin putri
Gw:
( wah putri suka cerita yang aneh-aneh nih ) Oh iya bu, sama-sama Putri:
( nyengir doang )Mamah putri: Putri suka cerita tentang kamu kalo di telepon, katanya kamu ngajarin dia gitar dan belajar bareng. Putri dari dulu pengen banget bisa main gitar tuh, dari SD pengen punya band gara-gara ngeliat temennya yang lain manggung pas 17 an di RT

Gw: oh gitu ya tante

Putri: mamah

Gw: (
)Mamah putri: lah emang gitu kan ndo? ( logat jawa )
Putri: malu ih
udah ah mamah sana pulang belanja aja 
Mamah putri: orang tua sendiri kok diusir
Putri: hehehehe

Gw:

Mamah putri: Yaudah mamah jemput kaka kamu dulu di rumah, kalo kamu pulang nanti, tadi mamah udah masakin masakan kesukaan kamu.
Putri: iya iya, nanti aja pulangnya, masih pagi nih mah, pengen disekolah dulu
Mamah putri: yaudah, mamah pergi, dek hendra, nitip putri ya ( nitip
)Gw: iya bu hehehe

Beberapa saat kemudian, mamahnya putri pun sudah agak jauh
Putri: yank yank, tadi ko diem aja ?
Gw: malu lah yank, eh kamu cerita apa aja ama mamah kamu tentang aku ?

Putri: ada deh, hahahahaha

Gw:
Putri: balik lagi ke kelas yuk

Gw: ke GOR aja deh yank, kali aja ada anak-anak.
Putri: yaudah tapi bentar ya, di gor panas

Akhirnya tidak sampai 1 menit, gw dan putri pun sampai di gor. ( gornya di sebelah koperasi
)Gw: tuh kan lagi pada main bola, aku main yaaa
Putri: engga ih , nanti keringetan
( sambil memegangi tangan gw )Gw:
kan udah ketemu mamah kamu juga, gak apa ya bentar aja ya 
Yoga: ndra maen gak ? ( berteriak dari arah lapangan )
Putri: yoga !!

Yoga: hahahaha ( sambil melanjutkan permainannya )
Gw: yah ayank

Putri: udah hayu ke kelas aja ( ditarik-tarik gw kaya anak kecil pengen mainan tapi gak dibeliin
)Akhirnya dengan sangat terpaksa gw pun kembali ke dalam kelas, masih kelasnya putri. Sesampainya disana, kami pun masuk dan ternyata kosong, gak ada siapa-siapa
.Gw: gak ada siapa-siapa yank? pada kemana temen-temen kamu
Putri: iya ya pada kemana ya?
Gw: ke kelas aku aja yukk

Putri: gak mau ah, udah disini aja
Kami pun duduk di bangku paling depan. Suasana sepi sunyi, beberapa detik kemudian
Gw: ( merinding ) yank, perasaan aku kok ga enak ya

Putri: iya ih sama , keluar yuk
( dia pergi lari duluan ninggalin gw sendirian. Wanita memang begitu
)Kami pun akhirnya duduk-duduk didepan kelas. Karena di dalam kelas putri, horor abis

Gw: Laper yank, makan yuk ke kantin ?
Putri: iya laper ya kamu, sama aku juga laper. Ke WS yuk

Gw: Apaan tuh

Putri: Masa gak tau WS

Gw: enggak, udah deh ke kantin aja, jangan makan yang macem-macem

Putri: Terus mau makan apa dong? tapi aku gak mau di kantin ah, bosen
Gw: hmmmm, makan apa ya? ahh, yuk ikutt ( gw pun berdiri lalu menarik putri ke arah gerbang sekolah )
Putri: kemana ih, bentar bentar jalannya jangan cepet-cepet

Gw: nanti juga tau

Kami pun berjalan, putri pun ikut berjalan disamping gw, dijalan kami tak bernah berhenti bercanda. Kadang putri jailnya bukan main, Angkot dia stop, angkot yang terlihat agak penuh, setelah angkot berhenti, dia pun beralasan. "enggak ah mang penuh"

Akhirnya gw dan putri pun sampai di tempat tujuan, putri pun ngangguk-ngangguk doang sambil bilang "oh kesini"
Ya gw bawa dia ketempat jualan susu
. Susu ko minum susu
. Kedai susu yang berada di sekitaran kebon kelapa. Orang sana menyebutnya susu i*an . Kami pun memesan 2 gelas susu, ditambah dengan beberapa macam kue-kuean , karena bukan hanya susu saja yang disediakan, berbagai macam kue-kuean seperti kue sus, roti bakar, risoles, dan lain-lain ( agan harus coba deh kesana, enak-enak dan pasti nya murah
)Gw Pun memesan susu coklat, sebenernya itu masih susu tawar, tapi dicampur dengan rasa mocha, putri pun sama.
Quote:
Gw: Enak gak ?
Putri: enak-enak, mang susunya satu lagi ya ( dia memesan sedikit berteriak )
Gw: itu kurang? itu kan belum abis
Putri: ini? ( sambil mengambil susu yang tinggal setengahnya lalu glek glek glek
) abis kan ? 
Gw: ( geleng-geleng )

Putri: abis ini kemana yank?
Gw: gak tau, pulang aja yah

Putri: Yaudah deh, lalu datanglah susu pesanan putri 1 gelas lagi
Penjual: silahkan neng,
Putri: makasih ya mang ( sambil mengambil gelas kedua, lalu glek glek glek
) ahhhhhGw: haus apa doyan?

Putri: haus hehehehe, enak juga tapinya

Gw: Yaudah cepet abisin itu makanannya
Putri: iya
Kami pun berdua menghabiskan makanan yang sudah dipesan, sambil bercanda-canda. Lalu HP putri berbunyi, ada telepon
Putri: Halo? iya? iya ama hendra, dimana? yaudah bentar lagi ( tut, telepon pun dimatikan )
Putri: yank..
Gw: ya kenapa yank?
.........................................
Diubah oleh dingdingding 14-04-2014 13:36
sormin180 dan 4 lainnya memberi reputasi
5
Kutip
Balas