- Beranda
- Stories from the Heart
CINTA (Cerita Indah Namun Tiada Arti)
...
TS
dingdingding
CINTA (Cerita Indah Namun Tiada Arti)
Halo para reader yang budiman.
Gw Pengen Share sedikit sebuah cerita, bisa dibilang sebuah pengalaman.
Mohon bimbingannya jika ada salah ketik(typo) atau kata-kata yang tidak berkenan. (curahkan saja di postingan bawah, atau PM juga boleh). Saya juga masih belajar dalam membuat Thread dan Cerita yang baik dan benar. Masih membutuhkan saran serta kritik dari kiri kanan. Darimana lagi kalau bukan dari agan-agan ini .
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Aku sudah mulai lupa
Saat pertama rasakan lara
Oleh harapan yang pupus
Hingga hati cedera serius
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Lama tak ku dengar tentangnya
Yang paling dalam tancapkan luka
Satu hal yang aku tahu
Terkadang dia juga rindu
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Perkenalkan nama gw Hendra. Biasa dipanggil Hen atau ndra sama orang-orang sekitar gw.
Tapi Nenek ama Kakek gw mangil gw gundul(soalnya pas ane kecil katanya rambutnya ga tumbuh-tumbuh)
(skip)
Cerita ini adalah sebuah cerita saat gw masih sekolah jaman dahulu kala saat gw masih muda (sekarang gw udah tua)
Cerita ini dimulai saat gw mulai memasukin satu tingkat diatas SMP. Untuk yang lain mungkin menyebutnya SMA atau SMU. Tapi gw bukan! Gw SMK (Sekolah Mengenah Kejuruan)
sama aja ya 
Sedikit tentang masa SMP gw. Semua bermulai dari sini
Gw melirik ke belakang tempat duduk gw. Melihat meta dengan muka datar alias biasa-biasa aja ( padahal selama 1 tahun ini gw mengagumi dia, buat ngobrol aja jarang banget kalo ga perlu-perlu amat, itu juga palingan nanya tentang pelajaran atau minjem tip-x
). Meta pun mengeluarkan jurus ampuh seampuh-ampuhnya (senyumannya yang……… ah sudahlah). Lalu gw membalasnya dengan senyuman gw yang ga kalah manis
(padahal udah keringet dingin)
Gatau gw kalo deket cewe bawaannya grogi, ga berani, padahal tampang gw lumayan ganteng ga culun-culun amat sih buat anak SMP
(ngigo)
Meta pun pergi meninggalkan kelas bersama temannya. Disni gw berfikir, (ah ga mungkin cewe secantik meta bisa suka juga ama gw, pinter kaga, gaul kaga, tapi muka kaga jelek-jelek amat (ngigo lagi)
Gw diem aja di kelas liatin temen-temen yang lain ngobrol sambil dengerin lagu dari Walkman gw (jaman gw Walkman gan, belum ada ipod atau music player yang lain, waktu itu yang punya HP juga belum terlalu banyak, dan masih didominasi oleh Nok*a). Tiba-tiba gw ngeliat ada seorang cewe di depan pintu kelas liatin gw, mereka bertiga, cengar cengir sambil dorong-dorongan
Gw bingung, karena mereka ngeliatin kearah gw, dan sekitar gw ga ada siapa-siapa, lalu gw samperin dah tu cewe-cewe. Cari siapa ya dek (keliatan mereka adik kelas gw, soalnya masih imut-imut gimana gitu
.
Cover dari agan armstrongzone
Ebook Part 1-110 dari agan TheSain007

Gw Pengen Share sedikit sebuah cerita, bisa dibilang sebuah pengalaman.
Mohon bimbingannya jika ada salah ketik(typo) atau kata-kata yang tidak berkenan. (curahkan saja di postingan bawah, atau PM juga boleh). Saya juga masih belajar dalam membuat Thread dan Cerita yang baik dan benar. Masih membutuhkan saran serta kritik dari kiri kanan. Darimana lagi kalau bukan dari agan-agan ini .
Quote:
Q: Real story gan?
A: Iya gan, real story ditambah sedikit bumbu mas*ko
Q: Mau kepo boleh ga gan?
A: Kepo boleh, selama ane mau jawab pasti ane jawab, kalo ga ane jawab berarti privacy, asal ga OOT aja
Q: Share Photonya dong gan
A: No No No No
(rules)
A: Iya gan, real story ditambah sedikit bumbu mas*ko

Q: Mau kepo boleh ga gan?
A: Kepo boleh, selama ane mau jawab pasti ane jawab, kalo ga ane jawab berarti privacy, asal ga OOT aja

Q: Share Photonya dong gan

A: No No No No
(rules)===============================================================
Special Thanks too
Allah SWT Karena masih memberikan ane umur sampe sekarang dan bisa membuat cerita ini
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kaskus ( www.kaskus.co.id)
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Semua Reader, baik yang Posting, Rate 5's Star, kasih Cendol serta SR sekalipun
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Thanks sebanyak-banyaknya untuk barisan para Mantan gw. Tanpa kalian, cerita ini takkan pernah lahir
===============================================================

Special Thanks too
Allah SWT Karena masih memberikan ane umur sampe sekarang dan bisa membuat cerita ini
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kaskus ( www.kaskus.co.id)
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Semua Reader, baik yang Posting, Rate 5's Star, kasih Cendol serta SR sekalipun
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Thanks sebanyak-banyaknya untuk barisan para Mantan gw. Tanpa kalian, cerita ini takkan pernah lahir
===============================================================

================================================================
Mungkin lagu ini adalah Soundtrack yang paling pas untuk kisah gw ini
[Recommended To Buffer buat yang sering Patah Hati
]
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Mungkin lagu ini adalah Soundtrack yang paling pas untuk kisah gw ini
[Recommended To Buffer buat yang sering Patah Hati
]The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Spoiler for Lirik:
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Aku sudah mulai lupa
Saat pertama rasakan lara
Oleh harapan yang pupus
Hingga hati cedera serius
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Lama tak ku dengar tentangnya
Yang paling dalam tancapkan luka
Satu hal yang aku tahu
Terkadang dia juga rindu
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Spoiler for Part 1:
Perkenalkan nama gw Hendra. Biasa dipanggil Hen atau ndra sama orang-orang sekitar gw.
Tapi Nenek ama Kakek gw mangil gw gundul(soalnya pas ane kecil katanya rambutnya ga tumbuh-tumbuh)
(skip)Cerita ini adalah sebuah cerita saat gw masih sekolah jaman dahulu kala saat gw masih muda (sekarang gw udah tua)

Cerita ini dimulai saat gw mulai memasukin satu tingkat diatas SMP. Untuk yang lain mungkin menyebutnya SMA atau SMU. Tapi gw bukan! Gw SMK (Sekolah Mengenah Kejuruan)
sama aja ya 
Sedikit tentang masa SMP gw. Semua bermulai dari sini
Quote:
Saat itu pagi hari, para siswa-siswi berumur belasan tahun menggunakan seragam biru putih lalu lalang di dalam sempitnya koridor kelas tanpa belajar. Kenapa tanpa belajar? Karena Kami sudah menyelesaikan yang namanya UAN (Ujian AKhir Nasional) tingkat SMP.
Gw yang waktu itu bukanlah siswa yg berprestasi di kelas apalagi di sekolah hanya bisa harap-harap cemas saat menunggu pengumuman kelulusan yang akan disampaikan lewat POS (sekarang masih lewat POS ga sih gan? Gw ga tau
)
Semua tampak bergembira karena telah melewati 3 hari yang mendebarkan (menurut gw
)
Dan akhirnya gw memutuskan untuk pergi ke GOR sekolahan yang cukup luas (BTW SMP gw adalah SMP negeri yang lumayan favorit di kota Bandung yang terletak di dekat terminal dan dekat dengan pusat kota Bandung) . Setelah sampai di GOR, gw lihat ada sohib gw sedang bermain basket, Dia bernama Yoga.
Gw melambaikan tangan, dia melihat gw sambil mengangkat dagunya seolah berkata “Oi”
Beberapa menit kemudian Yoga nyamperin gw (percakapan dalam Bahasa sunda, gw ceritakan dalam Bahasa Indonesia aja biar agan-agan ngerti)
Gw pun kembali ke kelas sambil membawa perasaan ga enak ini , Antara senang dengan selesainya hari-hari mendebarkan ujian nasional dan menunggu kelulusan.
Sesampainya di kelas, gw duduk di kursi biasanya di posisi palingan tengah . ya dua buah kursi yang gw duduki bersama yoga selama 1 tahun kebelakang (sekolah gw tiap naik pindah-pindah ruangannya)
Dan dibelakang gw ada seseorang yang gw kagumi sejak pertama bertemu sekitar 1 tahun yang lalu, wanita itu bernama Meta. Gadis berparas cantik, rambut sebahu dan di urai, mempunyai kulit yang putih, mulus, gigi gingsulnya dan tentunya senyumnya yang………. Ah sudahlah, bisa lemes agan-agan kalo liat
(skip)
Gw yang waktu itu bukanlah siswa yg berprestasi di kelas apalagi di sekolah hanya bisa harap-harap cemas saat menunggu pengumuman kelulusan yang akan disampaikan lewat POS (sekarang masih lewat POS ga sih gan? Gw ga tau
) Semua tampak bergembira karena telah melewati 3 hari yang mendebarkan (menurut gw
)Dan akhirnya gw memutuskan untuk pergi ke GOR sekolahan yang cukup luas (BTW SMP gw adalah SMP negeri yang lumayan favorit di kota Bandung yang terletak di dekat terminal dan dekat dengan pusat kota Bandung) . Setelah sampai di GOR, gw lihat ada sohib gw sedang bermain basket, Dia bernama Yoga.
Gw melambaikan tangan, dia melihat gw sambil mengangkat dagunya seolah berkata “Oi”
Beberapa menit kemudian Yoga nyamperin gw (percakapan dalam Bahasa sunda, gw ceritakan dalam Bahasa Indonesia aja biar agan-agan ngerti)
Quote:
Yoga: Kenapa lu belum pulang?
Gw : Bentar lagi yog, Yog ntar mau ke SMA mana?
Yoga : Belum tau lah, lulus aja belum jelas. Hahaha (dia ketawa dengan santainya
)
Gw: Dasar bego!, gw deg deg an gini , lu malah ngomong belum tentu lulus atau engganya.
Yoga: hahaha, lagian ngapain diambil pusing, kita sudah berusaha, biarlah yang di Atas dan Dinas pendidikan yang mengatur
Gw: hahaha, iya juga sih. Tapi gw ko deg-degan ya yog
Yoga: Santai ajalah, eh gw mau main lagi nih, lu mau main ga?
Gw: Ga lah, gw mau ke kelas aja nyamperin anak-anak
Yoga: OK dah, Sip
Gw : Bentar lagi yog, Yog ntar mau ke SMA mana?
Yoga : Belum tau lah, lulus aja belum jelas. Hahaha (dia ketawa dengan santainya
)Gw: Dasar bego!, gw deg deg an gini , lu malah ngomong belum tentu lulus atau engganya.
Yoga: hahaha, lagian ngapain diambil pusing, kita sudah berusaha, biarlah yang di Atas dan Dinas pendidikan yang mengatur

Gw: hahaha, iya juga sih. Tapi gw ko deg-degan ya yog

Yoga: Santai ajalah, eh gw mau main lagi nih, lu mau main ga?
Gw: Ga lah, gw mau ke kelas aja nyamperin anak-anak
Yoga: OK dah, Sip
Gw pun kembali ke kelas sambil membawa perasaan ga enak ini , Antara senang dengan selesainya hari-hari mendebarkan ujian nasional dan menunggu kelulusan.
Sesampainya di kelas, gw duduk di kursi biasanya di posisi palingan tengah . ya dua buah kursi yang gw duduki bersama yoga selama 1 tahun kebelakang (sekolah gw tiap naik pindah-pindah ruangannya)
Dan dibelakang gw ada seseorang yang gw kagumi sejak pertama bertemu sekitar 1 tahun yang lalu, wanita itu bernama Meta. Gadis berparas cantik, rambut sebahu dan di urai, mempunyai kulit yang putih, mulus, gigi gingsulnya dan tentunya senyumnya yang………. Ah sudahlah, bisa lemes agan-agan kalo liat
(skip) Gw melirik ke belakang tempat duduk gw. Melihat meta dengan muka datar alias biasa-biasa aja ( padahal selama 1 tahun ini gw mengagumi dia, buat ngobrol aja jarang banget kalo ga perlu-perlu amat, itu juga palingan nanya tentang pelajaran atau minjem tip-x
). Meta pun mengeluarkan jurus ampuh seampuh-ampuhnya (senyumannya yang……… ah sudahlah). Lalu gw membalasnya dengan senyuman gw yang ga kalah manis
(padahal udah keringet dingin)
Gatau gw kalo deket cewe bawaannya grogi, ga berani, padahal tampang gw lumayan ganteng ga culun-culun amat sih buat anak SMP
(ngigo)Meta pun pergi meninggalkan kelas bersama temannya. Disni gw berfikir, (ah ga mungkin cewe secantik meta bisa suka juga ama gw, pinter kaga, gaul kaga, tapi muka kaga jelek-jelek amat (ngigo lagi)
Gw diem aja di kelas liatin temen-temen yang lain ngobrol sambil dengerin lagu dari Walkman gw (jaman gw Walkman gan, belum ada ipod atau music player yang lain, waktu itu yang punya HP juga belum terlalu banyak, dan masih didominasi oleh Nok*a). Tiba-tiba gw ngeliat ada seorang cewe di depan pintu kelas liatin gw, mereka bertiga, cengar cengir sambil dorong-dorongan

Gw bingung, karena mereka ngeliatin kearah gw, dan sekitar gw ga ada siapa-siapa, lalu gw samperin dah tu cewe-cewe. Cari siapa ya dek (keliatan mereka adik kelas gw, soalnya masih imut-imut gimana gitu
.Quote:
Cewe1: kaka namanya ka Hendra kan?
Quote:
Original Posted By Jadwal Update
Senin - Sabtu : Malam antara jam 18.00 - 22.00
Minggu : Malam jam 22.00 -
*note : Kalo saya ga apdet, berarti saya lagi galau
TerimaKasih
Senin - Sabtu : Malam antara jam 18.00 - 22.00
Minggu : Malam jam 22.00 -
*note : Kalo saya ga apdet, berarti saya lagi galau

TerimaKasih

Spoiler for INDEX I:
Quote:
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Part 7
Part 8
Part 9
Part 10
Part 11
Part 12
Part 13
Part 14
Part 15
Part 16
Part 17
Part 18
Part 19
Part 20
Part 21
Part 22
Part 23
Part 24
Part 25
Part 26
Part 27
Part 28
Part 29
Part 30
Part 31
Part 32
Part 33
Part 34
Part 35
Part 36
Part 37
Part 38
Part 39
Part 40
Part 41
Part 42
Part 43
Part 44
Part 45
Part 46
Part 47
Part 48
The Power Of Putih Abu Abu
Part 49
Part 50
Part 51
Part 52
Part 53
Part 54
Part 55
Part 56
Part 57
Part 58
Part 59
Part 60
Part 61
Part 62
Part 63
Part 64
Part 65
Part 66
Part 67
Part 68
Part 69
Part 70
Part 71
Part 72
Part 73
Part 74
Part 75
Part 76
Part 77
Part 78
Part 79
Part 80
Part 81
Part 82
Part 83
Part 84
Part 85
Part 86
Part 87
Part 88
Part 89
Part 90
Part 91
Part 92
part 93
Part 94
Part 95
Part 96
Part 97
Part 98
Part 99
Part 100
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Part 7
Part 8
Part 9
Part 10
Part 11
Part 12
Part 13
Part 14
Part 15
Part 16
Part 17
Part 18
Part 19
Part 20
Part 21
Part 22
Part 23
Part 24
Part 25
Part 26
Part 27
Part 28
Part 29
Part 30
Part 31
Part 32
Part 33
Part 34
Part 35
Part 36
Part 37
Part 38
Part 39
Part 40
Part 41
Part 42
Part 43
Part 44
Part 45
Part 46
Part 47
Part 48
The Power Of Putih Abu Abu
Part 49
Part 50
Part 51
Part 52
Part 53
Part 54
Part 55
Part 56
Part 57
Part 58
Part 59
Part 60
Part 61
Part 62
Part 63
Part 64
Part 65
Part 66
Part 67
Part 68
Part 69
Part 70
Part 71
Part 72
Part 73
Part 74
Part 75
Part 76
Part 77
Part 78
Part 79
Part 80
Part 81
Part 82
Part 83
Part 84
Part 85
Part 86
Part 87
Part 88
Part 89
Part 90
Part 91
Part 92
part 93
Part 94
Part 95
Part 96
Part 97
Part 98
Part 99
Part 100
Spoiler for INDEX II:
Quote:
Cover dari agan armstrongzone
Spoiler for :
Ebook Part 1-110 dari agan TheSain007
Spoiler for :
Diubah oleh dingdingding 13-01-2016 21:01
junti27 dan 12 lainnya memberi reputasi
13
1.9M
Kutip
5.1K
Balasan
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.9KAnggota
Tampilkan semua post
TS
dingdingding
#229
Spoiler for Part 41:
Putri keluar dari kamarnya. Gw cuma bisa melongo liat penampilan putri. Anak belasan tahun yang tidak terlalu tinggi, terlihat sangat cantik dan anggun. Putri menggunakan sebuah dress berwarna putih ada sedikit bergaris-garis abu-abu dengan sebuah seperti sabuk namun terbuat dari kain yang mengikat pinggangnya, panjangnya hanya sampai ke lutut, tidak terlalu panjang, tidak terlalu pendek. Dan di kepalanya dilengkap isebuah bando berwarna putih sama dengan dress yang dia gunakan dan tentunya sebuah make up yang sangat pas di wajahnya. Sambil tersenyum dia mengucapkan
Putri: Gimana? bagus ga?
Gw:
Mba:
Putri: Ko malah pada bengong ?
Mba: neng, meuni geulis pisan ( neng, cantik banget )
Gw: yank?
Putri:
hehehehehe
Gw: Gak usah jadi ke acara perpisahan deh deh yank
Putri: ih kenapa?
Gw: gak rela deh diliatin sama anak-anak yang lain
Putri: ih ada-ada aja deh kamu yank.
Yaudah yuk berangkat yuk udah siang
Gw: yaudah yuk
Putri: mba, pergi dulu ya
Mba: ati-ati neng, a hendra, jagain ya neng nya
Gw: iya mba, pasti saya jagain
Kami berdua pun berjalan ke arah sekolah, orang-orang dijalan ngeliatin kita berdua ( penganten nyasar
). Sekolah pun sudah deket, putri pun gak ragu-ragu menggandeng tangan gw, gw pun tidak melarangnya, Kita pun melanjutkan berjalan, siswa-siswa yang lain cuma bisa bengong dan sesekali gw ngeliat ada yang bisik-bisik sambil ngeliat gw dan putri. ( sirik pasti
). Sampai di depan kelas pun masih banyak yang ngeliatin kita berdua, ( sebenernya mungkin ngeliatin putri, soalnya kebanyakan cowo-cowo yang ngeliatin sambil ngiler
). Anak-anak kelas pun kebanyakan berdiam di depan kelas, di dalam hanya ada beberapa siswa saja, Ada yang masih dandan, ada yang mojok seperti biasanya
ada juga yang malah di gor main bola ( main bola, lengkap dengan sepatu pantofel nya
)Di depan kelas pun gw ngeliat selvia gak kalah cantiknya ditemani akmal yang gak kalah gagahnya. Meta dengan anto yang sangat serasi, dan yoga yang sendiri-sendiri aja
. Semua siswa-siswi sebenernya cantik dan gagah, semua mempesona. Lalu terjadi beberapa percakapan
Meta: put, cantik banget
Putri: hehehehe, kamu juga cantik kok
Meta: ah putri biasa aja
Anto: hay put, hay ndra
Putri: hay nto,
Gw: eh anto
(
)
Yoga: anjirrrrrrrrrrr putri
Putri: kenapa yog?
Yoga: kapan jomblo?
Gw: sialan lu
Kami semua pun tertawa, bebas lepas, sedih juga sebenernya, kami semua akan segera berpisah , berjauhan gw dan putri juga
. Semua siswa pun digiring ke GOR untuk diberi pengarahan melalui pengeras suara . Semua siswa pun bergegas pergi ke GOR. Di GOR kami diberi pengarahan mengenai rute yang akan dilalui, Yang membawa kendaraan pribadi bersama orang tuanya, dipersilahkan untuk mengikuti bus yang sudah disiapkan oleh sekolah. Bus yang digunakan merupakan uang dari uang kas setiap kelas. Dan bus itu yang akan mengantar kami semua ke tempat terakhir kami semua akan berkumpul . Pengarahan pun selesai siswa pun memasuki bus yang sudah di siapkan dan ditempeli kertas bertuliskan kelas masing-masing, tentunya satu pus 2 kelas, dan pas kelas gw dan kelas putri sama-sama satu bus. Gw pun duduk bersama putri, dari arah gor ke arah bus pun putri gak sedetikpun melepaskan pegangannya. Diperjalanan pun semua siswa bercanda, ngobrol-ngobrol, menyanyi ( karena ada yang membawa gitar untuk performance di sana nantinya, termasuk akmal dan bandnya, dia akan performance untuk kita semua kelas 3 ) Gw dan putri pun mengobrol.
Putri: yank, ( sambil bersender di bahu gw )
Gw: ya kenapa?
Putri: kita udah lulus ya? seneng gak?
Gw: ya seneng lah, kan bentar lagi kita bakalan pake seragam putih abu-abu, kaya kamu dulu pernah bilang, pengen cepet-cepet pake seragam putih abu-abu
Putri: iya, kamu nanti kalo jauh dari aku jangan nakal ya
Gw: enggak kok yank. Janji ( sebuah kata yang mungkin gak bisa gw pegang )
Putri pun kembeli bersender sambil melihat keluar kaca mobil, melihat jalanan yang sudah mulai memasuki daerah dago. Beberapa menit kemudian kami sudah sampai di sebuah gedung di daerah dago. Dago teahouse. Kami para siswa-siswi pun turun dari bus, lalu memasuki gedung tersebut, Kami pun duduk berdasarkan kelas masing-masing. Gw pun terpisah dengan putri. Acara pun diisi dengan pembukaan, lalu salam dan terima-kasih dari kepala sekolah, guru-guru serta perwakilan dari orang tua murid. Lalu setelahnya acara persembahan dari alumni, lalu acara "pelepasan merpati putih" ( mungkin artinya guru sudah melepaskan kami para siswanya terbang bebas mungkin ya gan ). Walopun merpatinya malah diem di atas panggung
. Acara pun dilanjutkan dengan penampilan kabaret dan band-band dari kelas 3 yang sebenernya gak dibayar
( yaiyalah
) Para siswa pun bertepuk tangan dengan performance para teman-temannya itu. Akmal pun bermain, dari kelas gw pun ada yang bermain. Sampai akhirnya kita semua diharuskan pulang setelah acara makan-makan nasi kotak
. Sebelum kami semua pulang, kami pun dibebaskan untuk bermain-main di sekitar dago teahouse, Ada yang bermain ada yang foto-foto, dan tentunya gw putri selvia dan teman-teman yang lain berfoto bersama ( fotonya sudah entah kemana, nyesel gak ane simpen baik-baik
)ada juga yang bermain gitar sambil bernyanyi bersama di bawah pohon besar yang ada disana, ada juga yang mojok 
Gw, putri, selvia, akmal, yoga, meta dan teman-teman yang lain pun berkumpul di sebuah taman, disana ada ayunan dan batu panjang yang bisa diduduki.
Gw: Selesai juga ya huhhhhh( menghela nafas )
Yoga: anjirrrr cape, jauh ( taman ini posisinya agak di atas, jalannya agak menanjak )
Putri: pegel yank
Gw: mau dipijetin ?
Putri: engga ah malu
Meta: gw aja dong ndra
Gw: sini sini
Putri:
( ngeliatin gw )
Gw: gak jadi ah
Yoga: hahahahaha, kapan ya kita bisa kumpul-kumpul gini lagi ? ( yoga pun memecah suana, kini menjadi sepi )
Yoga: malah pada diem
Meta: iya ya kapan ya? kita pasti nanti pada sibuk semua nih
Gw: ya kan bisa lah nanti kontak-kotakan ketemu dimana. main bareng gitu
Putri: iya nanti kan bisa sms an, main bareng ya yank
Gw: hu uh. Lagian aku nanti bakalan sering kok main ke rumah kamu yank
Putri: harus dong, awas kalo jarang main ke rumah
Gw: iya yank tenang aja
Meta: kalo gw sih masih sekolah ama anto . yeeeee
Yoga: wuuuuuu
Gw:
Putri: anto mana met? kok ga keliatan ?
Meta: gak tau tuh, tadi sih ngumpul ama temen-temennya
Gw: tuh si anto ( sambil nunjuk seorang yang agak jauh, namun tidak sendiri tapi dikelilingi gadis-gadis )
Meta:
( lalu mengeluarkan HP seperti sedang mengSMS )
Terlihat dari jauh anti melihat HP, tapi lalu memasukkan kembali ke dalam sakunya
Metapun ijin untuk pergi sebentar ke arah anto. Dari jauh kami semua hanya bisa menonton film drama serial ini
. Terlihat meta sesampainya disana berbicara dengan anto lalu meta meninggalkan anto, lalu anto menyusul sambil menarik narik tangan meta. ( peperangan yang seru dan tentunya pemandangan yang indah
)
Kami semua pun hanya tertawa meta dan anto, meta pun sampai kembali di atas tentunya dengan napas yang ngos-ngosan. disusul dengan anto yang tidak kalah cape. Meta pun duduk, lalu menyilangkan tangannya ( ngambek ceritanya
) Anto pun terlihat sedang meminta maaf, sampai beberapa lama meta akhirnya memaafkan. Ya itu lah cinta monyet mungkin ya gan
. Cinta tapi sorry ane bukan monyet
. Hari pun sudah agak sore, kami semua pun kembali ke dalam bis yang sebelumnya kami naiki untuk mengantarkan kami ke sekolah kami. Diperjalanan kami pun masih bercanda-canda, tak ingin melewatkan kesempatan sekali seumur hidup ini. Bahkan ada siswa yang sampe nangis ampe tumpeh-tumpeh ngobrol dengan wali kelasnya. Kami pun terharu, melihat dia yang merasa sangat kehilangan. Ini adalah akhir, namun juga menjadi sebuah awal. Awal kami nantinya menjadi seorang anak SMA yang dituntut untuk menjadi seseorang yang lebih dewasa dalam pemikiran dan tindakan tentunya.
Quote:
Putri: Gimana? bagus ga?

Gw:

Mba:

Putri: Ko malah pada bengong ?
Mba: neng, meuni geulis pisan ( neng, cantik banget )
Gw: yank?

Putri:
heheheheheGw: Gak usah jadi ke acara perpisahan deh deh yank

Putri: ih kenapa?
Gw: gak rela deh diliatin sama anak-anak yang lain

Putri: ih ada-ada aja deh kamu yank.
Yaudah yuk berangkat yuk udah siang Gw: yaudah yuk
Putri: mba, pergi dulu ya
Mba: ati-ati neng, a hendra, jagain ya neng nya
Gw: iya mba, pasti saya jagain

Kami berdua pun berjalan ke arah sekolah, orang-orang dijalan ngeliatin kita berdua ( penganten nyasar
). Sekolah pun sudah deket, putri pun gak ragu-ragu menggandeng tangan gw, gw pun tidak melarangnya, Kita pun melanjutkan berjalan, siswa-siswa yang lain cuma bisa bengong dan sesekali gw ngeliat ada yang bisik-bisik sambil ngeliat gw dan putri. ( sirik pasti
). Sampai di depan kelas pun masih banyak yang ngeliatin kita berdua, ( sebenernya mungkin ngeliatin putri, soalnya kebanyakan cowo-cowo yang ngeliatin sambil ngiler
). Anak-anak kelas pun kebanyakan berdiam di depan kelas, di dalam hanya ada beberapa siswa saja, Ada yang masih dandan, ada yang mojok seperti biasanya
ada juga yang malah di gor main bola ( main bola, lengkap dengan sepatu pantofel nya
)Di depan kelas pun gw ngeliat selvia gak kalah cantiknya ditemani akmal yang gak kalah gagahnya. Meta dengan anto yang sangat serasi, dan yoga yang sendiri-sendiri aja
. Semua siswa-siswi sebenernya cantik dan gagah, semua mempesona. Lalu terjadi beberapa percakapanQuote:
Meta: put, cantik banget

Putri: hehehehe, kamu juga cantik kok

Meta: ah putri biasa aja

Anto: hay put, hay ndra

Putri: hay nto,

Gw: eh anto
(
)Yoga: anjirrrrrrrrrrr putri

Putri: kenapa yog?

Yoga: kapan jomblo?

Gw: sialan lu

Kami semua pun tertawa, bebas lepas, sedih juga sebenernya, kami semua akan segera berpisah , berjauhan gw dan putri juga
. Semua siswa pun digiring ke GOR untuk diberi pengarahan melalui pengeras suara . Semua siswa pun bergegas pergi ke GOR. Di GOR kami diberi pengarahan mengenai rute yang akan dilalui, Yang membawa kendaraan pribadi bersama orang tuanya, dipersilahkan untuk mengikuti bus yang sudah disiapkan oleh sekolah. Bus yang digunakan merupakan uang dari uang kas setiap kelas. Dan bus itu yang akan mengantar kami semua ke tempat terakhir kami semua akan berkumpul . Pengarahan pun selesai siswa pun memasuki bus yang sudah di siapkan dan ditempeli kertas bertuliskan kelas masing-masing, tentunya satu pus 2 kelas, dan pas kelas gw dan kelas putri sama-sama satu bus. Gw pun duduk bersama putri, dari arah gor ke arah bus pun putri gak sedetikpun melepaskan pegangannya. Diperjalanan pun semua siswa bercanda, ngobrol-ngobrol, menyanyi ( karena ada yang membawa gitar untuk performance di sana nantinya, termasuk akmal dan bandnya, dia akan performance untuk kita semua kelas 3 ) Gw dan putri pun mengobrol.Quote:
Putri: yank, ( sambil bersender di bahu gw )
Gw: ya kenapa?
Putri: kita udah lulus ya? seneng gak?
Gw: ya seneng lah, kan bentar lagi kita bakalan pake seragam putih abu-abu, kaya kamu dulu pernah bilang, pengen cepet-cepet pake seragam putih abu-abu
Putri: iya, kamu nanti kalo jauh dari aku jangan nakal ya
Gw: enggak kok yank. Janji ( sebuah kata yang mungkin gak bisa gw pegang )
Putri pun kembeli bersender sambil melihat keluar kaca mobil, melihat jalanan yang sudah mulai memasuki daerah dago. Beberapa menit kemudian kami sudah sampai di sebuah gedung di daerah dago. Dago teahouse. Kami para siswa-siswi pun turun dari bus, lalu memasuki gedung tersebut, Kami pun duduk berdasarkan kelas masing-masing. Gw pun terpisah dengan putri. Acara pun diisi dengan pembukaan, lalu salam dan terima-kasih dari kepala sekolah, guru-guru serta perwakilan dari orang tua murid. Lalu setelahnya acara persembahan dari alumni, lalu acara "pelepasan merpati putih" ( mungkin artinya guru sudah melepaskan kami para siswanya terbang bebas mungkin ya gan ). Walopun merpatinya malah diem di atas panggung
. Acara pun dilanjutkan dengan penampilan kabaret dan band-band dari kelas 3 yang sebenernya gak dibayar
( yaiyalah
) Para siswa pun bertepuk tangan dengan performance para teman-temannya itu. Akmal pun bermain, dari kelas gw pun ada yang bermain. Sampai akhirnya kita semua diharuskan pulang setelah acara makan-makan nasi kotak
. Sebelum kami semua pulang, kami pun dibebaskan untuk bermain-main di sekitar dago teahouse, Ada yang bermain ada yang foto-foto, dan tentunya gw putri selvia dan teman-teman yang lain berfoto bersama ( fotonya sudah entah kemana, nyesel gak ane simpen baik-baik
)ada juga yang bermain gitar sambil bernyanyi bersama di bawah pohon besar yang ada disana, ada juga yang mojok 
Gw, putri, selvia, akmal, yoga, meta dan teman-teman yang lain pun berkumpul di sebuah taman, disana ada ayunan dan batu panjang yang bisa diduduki.
Quote:
Gw: Selesai juga ya huhhhhh( menghela nafas )
Yoga: anjirrrr cape, jauh ( taman ini posisinya agak di atas, jalannya agak menanjak )
Putri: pegel yank

Gw: mau dipijetin ?
Putri: engga ah malu

Meta: gw aja dong ndra

Gw: sini sini

Putri:
( ngeliatin gw )Gw: gak jadi ah

Yoga: hahahahaha, kapan ya kita bisa kumpul-kumpul gini lagi ? ( yoga pun memecah suana, kini menjadi sepi )
Yoga: malah pada diem

Meta: iya ya kapan ya? kita pasti nanti pada sibuk semua nih
Gw: ya kan bisa lah nanti kontak-kotakan ketemu dimana. main bareng gitu
Putri: iya nanti kan bisa sms an, main bareng ya yank
Gw: hu uh. Lagian aku nanti bakalan sering kok main ke rumah kamu yank
Putri: harus dong, awas kalo jarang main ke rumah

Gw: iya yank tenang aja

Meta: kalo gw sih masih sekolah ama anto . yeeeee
Yoga: wuuuuuu
Gw:

Putri: anto mana met? kok ga keliatan ?
Meta: gak tau tuh, tadi sih ngumpul ama temen-temennya
Gw: tuh si anto ( sambil nunjuk seorang yang agak jauh, namun tidak sendiri tapi dikelilingi gadis-gadis )
Meta:
( lalu mengeluarkan HP seperti sedang mengSMS )Terlihat dari jauh anti melihat HP, tapi lalu memasukkan kembali ke dalam sakunya

Metapun ijin untuk pergi sebentar ke arah anto. Dari jauh kami semua hanya bisa menonton film drama serial ini
. Terlihat meta sesampainya disana berbicara dengan anto lalu meta meninggalkan anto, lalu anto menyusul sambil menarik narik tangan meta. ( peperangan yang seru dan tentunya pemandangan yang indah
)Kami semua pun hanya tertawa meta dan anto, meta pun sampai kembali di atas tentunya dengan napas yang ngos-ngosan. disusul dengan anto yang tidak kalah cape. Meta pun duduk, lalu menyilangkan tangannya ( ngambek ceritanya
) Anto pun terlihat sedang meminta maaf, sampai beberapa lama meta akhirnya memaafkan. Ya itu lah cinta monyet mungkin ya gan
. Cinta tapi sorry ane bukan monyet
. Hari pun sudah agak sore, kami semua pun kembali ke dalam bis yang sebelumnya kami naiki untuk mengantarkan kami ke sekolah kami. Diperjalanan kami pun masih bercanda-canda, tak ingin melewatkan kesempatan sekali seumur hidup ini. Bahkan ada siswa yang sampe nangis ampe tumpeh-tumpeh ngobrol dengan wali kelasnya. Kami pun terharu, melihat dia yang merasa sangat kehilangan. Ini adalah akhir, namun juga menjadi sebuah awal. Awal kami nantinya menjadi seorang anak SMA yang dituntut untuk menjadi seseorang yang lebih dewasa dalam pemikiran dan tindakan tentunya.
sormin180 dan 5 lainnya memberi reputasi
6
Kutip
Balas