- Beranda
- Stories from the Heart
CINTA (Cerita Indah Namun Tiada Arti)
...
TS
dingdingding
CINTA (Cerita Indah Namun Tiada Arti)
Halo para reader yang budiman.
Gw Pengen Share sedikit sebuah cerita, bisa dibilang sebuah pengalaman.
Mohon bimbingannya jika ada salah ketik(typo) atau kata-kata yang tidak berkenan. (curahkan saja di postingan bawah, atau PM juga boleh). Saya juga masih belajar dalam membuat Thread dan Cerita yang baik dan benar. Masih membutuhkan saran serta kritik dari kiri kanan. Darimana lagi kalau bukan dari agan-agan ini .
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Aku sudah mulai lupa
Saat pertama rasakan lara
Oleh harapan yang pupus
Hingga hati cedera serius
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Lama tak ku dengar tentangnya
Yang paling dalam tancapkan luka
Satu hal yang aku tahu
Terkadang dia juga rindu
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Perkenalkan nama gw Hendra. Biasa dipanggil Hen atau ndra sama orang-orang sekitar gw.
Tapi Nenek ama Kakek gw mangil gw gundul(soalnya pas ane kecil katanya rambutnya ga tumbuh-tumbuh)
(skip)
Cerita ini adalah sebuah cerita saat gw masih sekolah jaman dahulu kala saat gw masih muda (sekarang gw udah tua)
Cerita ini dimulai saat gw mulai memasukin satu tingkat diatas SMP. Untuk yang lain mungkin menyebutnya SMA atau SMU. Tapi gw bukan! Gw SMK (Sekolah Mengenah Kejuruan)
sama aja ya 
Sedikit tentang masa SMP gw. Semua bermulai dari sini
Gw melirik ke belakang tempat duduk gw. Melihat meta dengan muka datar alias biasa-biasa aja ( padahal selama 1 tahun ini gw mengagumi dia, buat ngobrol aja jarang banget kalo ga perlu-perlu amat, itu juga palingan nanya tentang pelajaran atau minjem tip-x
). Meta pun mengeluarkan jurus ampuh seampuh-ampuhnya (senyumannya yang……… ah sudahlah). Lalu gw membalasnya dengan senyuman gw yang ga kalah manis
(padahal udah keringet dingin)
Gatau gw kalo deket cewe bawaannya grogi, ga berani, padahal tampang gw lumayan ganteng ga culun-culun amat sih buat anak SMP
(ngigo)
Meta pun pergi meninggalkan kelas bersama temannya. Disni gw berfikir, (ah ga mungkin cewe secantik meta bisa suka juga ama gw, pinter kaga, gaul kaga, tapi muka kaga jelek-jelek amat (ngigo lagi)
Gw diem aja di kelas liatin temen-temen yang lain ngobrol sambil dengerin lagu dari Walkman gw (jaman gw Walkman gan, belum ada ipod atau music player yang lain, waktu itu yang punya HP juga belum terlalu banyak, dan masih didominasi oleh Nok*a). Tiba-tiba gw ngeliat ada seorang cewe di depan pintu kelas liatin gw, mereka bertiga, cengar cengir sambil dorong-dorongan
Gw bingung, karena mereka ngeliatin kearah gw, dan sekitar gw ga ada siapa-siapa, lalu gw samperin dah tu cewe-cewe. Cari siapa ya dek (keliatan mereka adik kelas gw, soalnya masih imut-imut gimana gitu
.
Cover dari agan armstrongzone
Ebook Part 1-110 dari agan TheSain007

Gw Pengen Share sedikit sebuah cerita, bisa dibilang sebuah pengalaman.
Mohon bimbingannya jika ada salah ketik(typo) atau kata-kata yang tidak berkenan. (curahkan saja di postingan bawah, atau PM juga boleh). Saya juga masih belajar dalam membuat Thread dan Cerita yang baik dan benar. Masih membutuhkan saran serta kritik dari kiri kanan. Darimana lagi kalau bukan dari agan-agan ini .
Quote:
Q: Real story gan?
A: Iya gan, real story ditambah sedikit bumbu mas*ko
Q: Mau kepo boleh ga gan?
A: Kepo boleh, selama ane mau jawab pasti ane jawab, kalo ga ane jawab berarti privacy, asal ga OOT aja
Q: Share Photonya dong gan
A: No No No No
(rules)
A: Iya gan, real story ditambah sedikit bumbu mas*ko

Q: Mau kepo boleh ga gan?
A: Kepo boleh, selama ane mau jawab pasti ane jawab, kalo ga ane jawab berarti privacy, asal ga OOT aja

Q: Share Photonya dong gan

A: No No No No
(rules)===============================================================
Special Thanks too
Allah SWT Karena masih memberikan ane umur sampe sekarang dan bisa membuat cerita ini
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kaskus ( www.kaskus.co.id)
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Semua Reader, baik yang Posting, Rate 5's Star, kasih Cendol serta SR sekalipun
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Thanks sebanyak-banyaknya untuk barisan para Mantan gw. Tanpa kalian, cerita ini takkan pernah lahir
===============================================================

Special Thanks too
Allah SWT Karena masih memberikan ane umur sampe sekarang dan bisa membuat cerita ini
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kaskus ( www.kaskus.co.id)
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Semua Reader, baik yang Posting, Rate 5's Star, kasih Cendol serta SR sekalipun
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Thanks sebanyak-banyaknya untuk barisan para Mantan gw. Tanpa kalian, cerita ini takkan pernah lahir
===============================================================

================================================================
Mungkin lagu ini adalah Soundtrack yang paling pas untuk kisah gw ini
[Recommended To Buffer buat yang sering Patah Hati
]
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Mungkin lagu ini adalah Soundtrack yang paling pas untuk kisah gw ini
[Recommended To Buffer buat yang sering Patah Hati
]The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Spoiler for Lirik:
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Aku sudah mulai lupa
Saat pertama rasakan lara
Oleh harapan yang pupus
Hingga hati cedera serius
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Lama tak ku dengar tentangnya
Yang paling dalam tancapkan luka
Satu hal yang aku tahu
Terkadang dia juga rindu
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Spoiler for Part 1:
Perkenalkan nama gw Hendra. Biasa dipanggil Hen atau ndra sama orang-orang sekitar gw.
Tapi Nenek ama Kakek gw mangil gw gundul(soalnya pas ane kecil katanya rambutnya ga tumbuh-tumbuh)
(skip)Cerita ini adalah sebuah cerita saat gw masih sekolah jaman dahulu kala saat gw masih muda (sekarang gw udah tua)

Cerita ini dimulai saat gw mulai memasukin satu tingkat diatas SMP. Untuk yang lain mungkin menyebutnya SMA atau SMU. Tapi gw bukan! Gw SMK (Sekolah Mengenah Kejuruan)
sama aja ya 
Sedikit tentang masa SMP gw. Semua bermulai dari sini
Quote:
Saat itu pagi hari, para siswa-siswi berumur belasan tahun menggunakan seragam biru putih lalu lalang di dalam sempitnya koridor kelas tanpa belajar. Kenapa tanpa belajar? Karena Kami sudah menyelesaikan yang namanya UAN (Ujian AKhir Nasional) tingkat SMP.
Gw yang waktu itu bukanlah siswa yg berprestasi di kelas apalagi di sekolah hanya bisa harap-harap cemas saat menunggu pengumuman kelulusan yang akan disampaikan lewat POS (sekarang masih lewat POS ga sih gan? Gw ga tau
)
Semua tampak bergembira karena telah melewati 3 hari yang mendebarkan (menurut gw
)
Dan akhirnya gw memutuskan untuk pergi ke GOR sekolahan yang cukup luas (BTW SMP gw adalah SMP negeri yang lumayan favorit di kota Bandung yang terletak di dekat terminal dan dekat dengan pusat kota Bandung) . Setelah sampai di GOR, gw lihat ada sohib gw sedang bermain basket, Dia bernama Yoga.
Gw melambaikan tangan, dia melihat gw sambil mengangkat dagunya seolah berkata “Oi”
Beberapa menit kemudian Yoga nyamperin gw (percakapan dalam Bahasa sunda, gw ceritakan dalam Bahasa Indonesia aja biar agan-agan ngerti)
Gw pun kembali ke kelas sambil membawa perasaan ga enak ini , Antara senang dengan selesainya hari-hari mendebarkan ujian nasional dan menunggu kelulusan.
Sesampainya di kelas, gw duduk di kursi biasanya di posisi palingan tengah . ya dua buah kursi yang gw duduki bersama yoga selama 1 tahun kebelakang (sekolah gw tiap naik pindah-pindah ruangannya)
Dan dibelakang gw ada seseorang yang gw kagumi sejak pertama bertemu sekitar 1 tahun yang lalu, wanita itu bernama Meta. Gadis berparas cantik, rambut sebahu dan di urai, mempunyai kulit yang putih, mulus, gigi gingsulnya dan tentunya senyumnya yang………. Ah sudahlah, bisa lemes agan-agan kalo liat
(skip)
Gw yang waktu itu bukanlah siswa yg berprestasi di kelas apalagi di sekolah hanya bisa harap-harap cemas saat menunggu pengumuman kelulusan yang akan disampaikan lewat POS (sekarang masih lewat POS ga sih gan? Gw ga tau
) Semua tampak bergembira karena telah melewati 3 hari yang mendebarkan (menurut gw
)Dan akhirnya gw memutuskan untuk pergi ke GOR sekolahan yang cukup luas (BTW SMP gw adalah SMP negeri yang lumayan favorit di kota Bandung yang terletak di dekat terminal dan dekat dengan pusat kota Bandung) . Setelah sampai di GOR, gw lihat ada sohib gw sedang bermain basket, Dia bernama Yoga.
Gw melambaikan tangan, dia melihat gw sambil mengangkat dagunya seolah berkata “Oi”
Beberapa menit kemudian Yoga nyamperin gw (percakapan dalam Bahasa sunda, gw ceritakan dalam Bahasa Indonesia aja biar agan-agan ngerti)
Quote:
Yoga: Kenapa lu belum pulang?
Gw : Bentar lagi yog, Yog ntar mau ke SMA mana?
Yoga : Belum tau lah, lulus aja belum jelas. Hahaha (dia ketawa dengan santainya
)
Gw: Dasar bego!, gw deg deg an gini , lu malah ngomong belum tentu lulus atau engganya.
Yoga: hahaha, lagian ngapain diambil pusing, kita sudah berusaha, biarlah yang di Atas dan Dinas pendidikan yang mengatur
Gw: hahaha, iya juga sih. Tapi gw ko deg-degan ya yog
Yoga: Santai ajalah, eh gw mau main lagi nih, lu mau main ga?
Gw: Ga lah, gw mau ke kelas aja nyamperin anak-anak
Yoga: OK dah, Sip
Gw : Bentar lagi yog, Yog ntar mau ke SMA mana?
Yoga : Belum tau lah, lulus aja belum jelas. Hahaha (dia ketawa dengan santainya
)Gw: Dasar bego!, gw deg deg an gini , lu malah ngomong belum tentu lulus atau engganya.
Yoga: hahaha, lagian ngapain diambil pusing, kita sudah berusaha, biarlah yang di Atas dan Dinas pendidikan yang mengatur

Gw: hahaha, iya juga sih. Tapi gw ko deg-degan ya yog

Yoga: Santai ajalah, eh gw mau main lagi nih, lu mau main ga?
Gw: Ga lah, gw mau ke kelas aja nyamperin anak-anak
Yoga: OK dah, Sip
Gw pun kembali ke kelas sambil membawa perasaan ga enak ini , Antara senang dengan selesainya hari-hari mendebarkan ujian nasional dan menunggu kelulusan.
Sesampainya di kelas, gw duduk di kursi biasanya di posisi palingan tengah . ya dua buah kursi yang gw duduki bersama yoga selama 1 tahun kebelakang (sekolah gw tiap naik pindah-pindah ruangannya)
Dan dibelakang gw ada seseorang yang gw kagumi sejak pertama bertemu sekitar 1 tahun yang lalu, wanita itu bernama Meta. Gadis berparas cantik, rambut sebahu dan di urai, mempunyai kulit yang putih, mulus, gigi gingsulnya dan tentunya senyumnya yang………. Ah sudahlah, bisa lemes agan-agan kalo liat
(skip) Gw melirik ke belakang tempat duduk gw. Melihat meta dengan muka datar alias biasa-biasa aja ( padahal selama 1 tahun ini gw mengagumi dia, buat ngobrol aja jarang banget kalo ga perlu-perlu amat, itu juga palingan nanya tentang pelajaran atau minjem tip-x
). Meta pun mengeluarkan jurus ampuh seampuh-ampuhnya (senyumannya yang……… ah sudahlah). Lalu gw membalasnya dengan senyuman gw yang ga kalah manis
(padahal udah keringet dingin)
Gatau gw kalo deket cewe bawaannya grogi, ga berani, padahal tampang gw lumayan ganteng ga culun-culun amat sih buat anak SMP
(ngigo)Meta pun pergi meninggalkan kelas bersama temannya. Disni gw berfikir, (ah ga mungkin cewe secantik meta bisa suka juga ama gw, pinter kaga, gaul kaga, tapi muka kaga jelek-jelek amat (ngigo lagi)
Gw diem aja di kelas liatin temen-temen yang lain ngobrol sambil dengerin lagu dari Walkman gw (jaman gw Walkman gan, belum ada ipod atau music player yang lain, waktu itu yang punya HP juga belum terlalu banyak, dan masih didominasi oleh Nok*a). Tiba-tiba gw ngeliat ada seorang cewe di depan pintu kelas liatin gw, mereka bertiga, cengar cengir sambil dorong-dorongan

Gw bingung, karena mereka ngeliatin kearah gw, dan sekitar gw ga ada siapa-siapa, lalu gw samperin dah tu cewe-cewe. Cari siapa ya dek (keliatan mereka adik kelas gw, soalnya masih imut-imut gimana gitu
.Quote:
Cewe1: kaka namanya ka Hendra kan?
Quote:
Original Posted By Jadwal Update
Senin - Sabtu : Malam antara jam 18.00 - 22.00
Minggu : Malam jam 22.00 -
*note : Kalo saya ga apdet, berarti saya lagi galau
TerimaKasih
Senin - Sabtu : Malam antara jam 18.00 - 22.00
Minggu : Malam jam 22.00 -
*note : Kalo saya ga apdet, berarti saya lagi galau

TerimaKasih

Spoiler for INDEX I:
Quote:
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Part 7
Part 8
Part 9
Part 10
Part 11
Part 12
Part 13
Part 14
Part 15
Part 16
Part 17
Part 18
Part 19
Part 20
Part 21
Part 22
Part 23
Part 24
Part 25
Part 26
Part 27
Part 28
Part 29
Part 30
Part 31
Part 32
Part 33
Part 34
Part 35
Part 36
Part 37
Part 38
Part 39
Part 40
Part 41
Part 42
Part 43
Part 44
Part 45
Part 46
Part 47
Part 48
The Power Of Putih Abu Abu
Part 49
Part 50
Part 51
Part 52
Part 53
Part 54
Part 55
Part 56
Part 57
Part 58
Part 59
Part 60
Part 61
Part 62
Part 63
Part 64
Part 65
Part 66
Part 67
Part 68
Part 69
Part 70
Part 71
Part 72
Part 73
Part 74
Part 75
Part 76
Part 77
Part 78
Part 79
Part 80
Part 81
Part 82
Part 83
Part 84
Part 85
Part 86
Part 87
Part 88
Part 89
Part 90
Part 91
Part 92
part 93
Part 94
Part 95
Part 96
Part 97
Part 98
Part 99
Part 100
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Part 7
Part 8
Part 9
Part 10
Part 11
Part 12
Part 13
Part 14
Part 15
Part 16
Part 17
Part 18
Part 19
Part 20
Part 21
Part 22
Part 23
Part 24
Part 25
Part 26
Part 27
Part 28
Part 29
Part 30
Part 31
Part 32
Part 33
Part 34
Part 35
Part 36
Part 37
Part 38
Part 39
Part 40
Part 41
Part 42
Part 43
Part 44
Part 45
Part 46
Part 47
Part 48
The Power Of Putih Abu Abu
Part 49
Part 50
Part 51
Part 52
Part 53
Part 54
Part 55
Part 56
Part 57
Part 58
Part 59
Part 60
Part 61
Part 62
Part 63
Part 64
Part 65
Part 66
Part 67
Part 68
Part 69
Part 70
Part 71
Part 72
Part 73
Part 74
Part 75
Part 76
Part 77
Part 78
Part 79
Part 80
Part 81
Part 82
Part 83
Part 84
Part 85
Part 86
Part 87
Part 88
Part 89
Part 90
Part 91
Part 92
part 93
Part 94
Part 95
Part 96
Part 97
Part 98
Part 99
Part 100
Spoiler for INDEX II:
Quote:
Cover dari agan armstrongzone
Spoiler for :
Ebook Part 1-110 dari agan TheSain007
Spoiler for :
Diubah oleh dingdingding 13-01-2016 21:01
junti27 dan 12 lainnya memberi reputasi
13
1.9M
Kutip
5.1K
Balasan
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
dingdingding
#207
gak ada kerjaan apdet aja lah 
Mba : Assalamualaikummmmm
Gw: ( melihat ke arah pintu, disana sedang berdiri seorang wanita )
Putri:
Mba
Gw: Waalaikumsalam ( sambil melepaskan pelukan putri )
Putri: Masuk mba
Mba: Eh maaf neng, mba gak tau ada si aa nya
Gw: Siapa yank? ( sambil bisik-bisik )
Putri: Itu si mba, kesini beberapa hari sekali beres-beres rumah, yang ngurusin nenek aku juga
Gw: ohhhh
Mba: Aduh ga usah pada malu-malu gitu, mba juga pernah muda kok
Gw: heheheheh ( tengsin abissss
)
Putri: Ke kamar aku aja yu yank
Gw: Hah kamar? ( kamar?
kamar?
kamar
)
Putri: iya yuk biarin si mbanya beres-beres rumah dulu ( sambil menarik tangan gw )
Gw: tapi gak apa-apa nih yank? ( yeyyyyy kamarrrrr \
/ , otak mesum mode on
)
Putri: gak apa-apa lah asal jangan macem-macem in aku
Gw: Yang ada juga aku yang diapa-apain ntar
Putri:
Lalu kita berdua pun masuk ke kamar putri, tentunya dengan posisi kamar terbuka
Sekilas tentang kamar putri didalamnya ada sebuah kasur yang agak besar, tapi ga besar-besar amat, cukup untuk tidur berdua, bertiga juga bisa sebenernya, tapi kalo tidur jadi kaya sarden
. Ada lemari baju, ada meja belajar, dan di dindingnya rapih ditempeli foto-foto dia. Didinding foto gw melihat disana ada foto putri waktu masih kecil, ada yang waktu bayi ( lagi mandi gak pake baju bro
) ada yang pake seragam TK, Seragam SD, dan benar saja selvia dan putri satu SD dulunya, karena disana gw melihat foto selvia dan putri berada dalam satu bingkai foto menggunakan seragam merah putih, foto putri bersama neneknya, dan yang paling menyita perhatian adalah foto putri ber 4 dalam satu bingkai. Perkiraan gw adalah ayah dan ibunya serta mungkin kakaknya, seorang wanita yang agak lebih tua dari putri.
Gw: Yank, ini papah mamah kamu ya? terus ini siapa? ( sambil menunjuk seorang wanita yang berdiri di sebelah putri )
Putri: Iya itu mamah papah aku, itu yang sebelahnya kakak aku, dia tinggal di Jogja sama ortu aku
Gw: Kenapa kamu pindah kesini yank? ga ikut menetap disana?
Putri: Enggak yank, aku ini lahir disini, kakak aku juga disini dulu tinggal di daerah Cibi*u, karena bisnis mereka pindah ke jogja, mereka pindah kesana, waktu itu aku masih SD, jadinya aku nyelesein sekolah aku disini dulu, Kakak aku waktu itu pas banget baru lulus SMP, jadinya pindah dan SMA disana
Gw: ohhhhh ( masih sambil memandangi foto tersebut )
Putri: yank sini deh ( sambil menepuk-nepuk pinggiran kasur tempat dia sedang duduk sekarang )
Gw: iya ( lalu meninggalkan foto-foto tersebut dan duduk di sebelah putri )
Putri: aku mau ngomong serius ama kamu yank. Dengerin baik-baik ya
Gw: ( perasaan gw jadi gak enak nih ) iya apa yank?
Putri: Mamah papah aku pengen aku sekolah di jogja
Gw: enggak enggak, gak mau, kamu disini aja di bandung, sama aku
Putri: aku juga udah bilang gak mau, aku udah nyaman disini, di tempat kelahiran aku. Aku juga udah ngomong kok sama mereka
Gw: terus apa kata mereka?
Putri: jadi gini, aku bilang ama mereka, kalo aku disini masuk ke sekolah negeri yang bagus di bandung, aku tetep mau disini, tapi kalo kata mereka aku keterima di sekolah yang biasa-biasa aja, aku dipaksa sekolah di sekolah yang udah ortu aku pilih di jogja sana.
Gw: Terus, disini kamu milih sekolah mana?
Putri: aku belum milih-milih sekolah mana ( sambil tertunduk lesu )
Gw: Besok aku bantu pilih sekolah yang masuk sekolah favorit yang di bandung!
Putri: aku udah liat-liat kok, tapi nilai aku masuk ke sekolah favorit itu nilainya hampir pas-pas an
Gw: ( tertunduk lesu ) Jadi gimana yank?
Putri: Jadi kita liat aja nanti ya ( dia pun tersenyum, sambil membenarkan rambutnya yang sedikit menutup wajahnya )
Gw: Aku gak mau kamu pindah ke jogja
Putri: aku juga gak mau. Tapi ada pilihan lain?
Gw: ( diem, mikir, padahal bengong
)
Putri: kalo misalnya aku nantinya harus pindah ke jogja, kamu bisa?
Gw: gak tau yank, aku pasti bakalan jauh dari kamu, pacaran jarak jauh gitu rasanya gimana ya?
Putri: Ya sama aja, cuma bedanya kita jauh, dan gak bisa bertatap muka langsung. Lagian pasti aku sering-sering ke bandung kok nengokin nenek aku
Gw: Udah deh mendingan jangan mikir yang buruknya dulu, mendingan besok kita cari sekolah yang bisa bikin ortu kamu puas, aku yakin kamu bakalan masuk kok di sekolah favorit di bandung ( kataku menyemangatinya )
Putri: amin amin, makasih ya yank
Cupppp, sebuah ciuman mendarat di pipi kanan
Gw: sebelah lagi? ( sambil menunjukkan pipi kiri gw )
Cuppp, ciuman mendarat lagi di pipi kiri
Gw: yang ini? ( sambil menunjuk bibir gw pake jari telunjuk )
Putri: yeeee maunya, nanti ada si mba masuk kan malu
Gw: Yaudah tunggu si mbaknya pulang dulu deh
Putri:
Kita pun bercanda-canda di kamarnya putri. Bercandanya putri kadang kelewatan . Kadang kita pukul-pukulan bantal, gw pukul dia sih pukul unyu, pelan-pelan ( bug gitu bunyinya ) . tapi putri kadang ngebalesnya 50x lebih keras ( BUGGGG ) sampe mental-mental kepala gw
Gw: sakit yank
keras banget mukulnya
Putri: hahahahahaha rasakan pembalasanku, lagian yang mulai siapa coba
Gw: ( ngeliatin dia sambil nyengir )
Putri:
heh? mau ngapain ? jangan macem-macem ya
Gw:
Putri: ih ngeliatinnya gitu banget, takut ah yank
awas macem-macem aku pukul pake ini, ( sambil menggambil kamus bahasa indonesia yang tebalnya 700 lembar
)
Gw: Gile yank, mati aku nanti
Putri: lagian ngeliatinnya gitu banget, aku kan takut
Gw: heheheh
Putri: tuhkan mulai lagi
Gw:
(mendekati ke tempat putri sedang duduk )
Putri:
Gw: hehehehehe
Lalu plakkkkk ( ditampar gw bro
)
Gw: aduh sakit yank
Putri: abis mukanya mesum sih
Gw: orang gak ngapa-ngapain juga cuma ngeliatin gitu doang
Putri: aduh aduh , maaf, sakit ya? itu ampe merah gitu
Gw: Namparnya sekuat tenaga nih
Putri: maaf yank
. ihh lucu itu merah sebelah 
Gw: gak tau ah ngambek ah
Putri: ih jangan marah dong
kan refleks nih tangan 
Gw: gak tau ah ( pura-pura ngambek )
Putri: mana yang merah sini liat
( lalu mendekati gw dan mengelus- elus pipi gw
)
Gw:
( muka mesumnya gw keluar )
Putri: uuuuuuu ini ya sakit ya uuuuuuuu ( pipi gw di elus-elus, lembut broo
)
Gw: iya ih peureus ( perih ) yank
Putri: Ya maaf, masih perih gak
Gw: Masih
Putri: ih iya merah sebelah, sebelah lagi mau dimerahin lagi gak
Gw:
Putri: hehehehe . Yank BT, jalan-jalan yuk ke alun-alun
Gw: ngapain? panas ah
Putri: naek angkot aja
biar ga panas ( padahal deket
)
Gw: Emang mau kemananya?
Putri: Ya duduk-duduk di taman alun-alun aja deket mesjid agung
Gw: yaudah yukk, sekarang nih? yang ini ga dikasih dulu ? ( sambil menunjuk bibir gw pake jari telunjuk
)
Putri: ( clingak-clinguk ke luar kamar, lalu)
cupppppppppp
Gw: ahhhh
( gak usah di ceritain ya, ntar agan-agan berhayalnya kejauhan
)
Putri: yukkk ah cepetan ( sambil mengambil jaket yang digantung di belakang pintu )
Gw: iya ayo ayo ( sambil berdiri dan membetulkan rambut gw yang acak-acakan , U know lah rambut gw diapain apa si putri
)
Putri: mbaaa ? ( memanggil mba yang lagi beres-beres )
Mba: Ya neng? mau kemana udah rapih gitu?
Putri: mau JJS mba
Mba: JJS? apa tuh?
Putri: Jalan Jalan Sore
Mba: hahaha, pake disingkat-singkat segala kan mba jadi bingung. Kamarnya sekalian mba beresin ya ( sambil berjalan ke arah kamar putri )
Putri: iya mba di acak-acak ama si aa ( sambil melirik gw )
Gw:
Mba: Walah ini kamar apa kapal pecah?
Putri: Tadi abis ada perang di dalem mba
Mba:
Gw:
Kadang putri kalo ngomong ceplas-ceplos, gimana kalo orang lain mikirnya yang lain, padahal gak ngapa-ngapain
. Kita berdua pun berjalan agak ke depan untuk mencari angkot, setelah dapat angkot, kita pun naik untuk menuju alun-alun bandung. Sesampainya disana, kita pun duduk-duduk di sebuah taman di bawah pohon , memesan teh botol yang harganya gak masuk akal
( yang pernah jajan di alun-alun bandung pasti tau harga disana tuh teh botol yang dulu harganya mungkin cuma 1500 dijual harga 3000
)
Lalu kita berdua pun ngobrol-ngobrol sambil ditemani sebotol teh botol yang botolnya berbentuk botol ( yaiyalah
). Kadang kita ngomongin orang yang lagi pacaran juga di sekitar taman, ada yang mojok ada yang curi-curi kesempatan cium-cium pipi pacarnya
. Gw ama putri ketawa-ketawa aja ngeliatin ABG-ABG yang lagi pacaran. ( apa gak ada tempat lagi ya, masa di tempat umum begini
). terkadang pula ada pengemis atau pengamen yang lewat di depan kita, dan tentunya malah putri ujungnya di godain
. Setelah beberapa lama nongkrong di taman alun-alun, kita pun berencana untuk pulang
Putri: pulang yukk udah mau sore
Gw: ayok, aku juga belum bilang ke mamah pulang jam berapa, lupa sms
Putri: jalan aja ya yank
Gw: Boleh ( sebenernya antara jauh dan gak jauh. Jarak antara alun-alun ke kebon kelapa itu jauh gak sih?
)
Diperjalanan pun putri gak pernah melepas gandengan tangan dengan gw. Saat melintasi pinggiran jalan putri lalu berhenti berjalan .
Putri: kenapa yank?
Putri: sini dulu yank ( lalu putri menarik tangan gw entah kemana )
Tertanya dia melihat tukang jualan dipinggir jalan, sebuah boneka-boneka kecil yang bentuknya kartun-kartun ( lupa gw itu boneka apa dulu, nanti deh diinget-inget lagi
)
Putri: ini lucu ya. ( sambil menunjukkan sebuah boneka mini ke gw )
Gw: yang itu juga bagus tuh ( sambil menunjuk boneka yang lainnya )
Putri: lucuan ini yank, tuh liat ada bulu-bulunya di pinggirnya ( bulu
). Mang ini berapaan? ( tanya putri ke sang penjual )
Penjual: anu eta 15 rebu 2 nenk ( yang itu 15ribu dapet 2 )
Putri: Kok mahal mang, 5 ribu 2 ya
, lagian ini kecil gini ( si putri nawar apa ngerampok
)
Penjual : aduh teu acan tiasa nenk 12 rebu lah 2 ( aduh belum bisa nenk, 12 ribu 2 deh )
Putri: 6 ribu 2
Penjual : 11 rebu 2
Putri: 7 rebu 2 mang lah sok mang jadi ( perdebatan yang sengit
)
Gw: Udah mang, 10 rebu 2 jadi ya? ( sambil gw mengeluarkan uang 10 ribu dan memperlihatkan kepada sang penjual )
Penjual: yaudah boleh-boleh deh, mau yang mana bonekanya?
Putri: ih yank aku kan masih nawar
Gw: udah aku yang bayar, lagian kamu ngebet banget sih pengen boneka itu ( sebenernya untuk menghentikan perang yang sedang terjadi
)
Putri: yang ini sama yang ini ya mang
( sambil menunjuk boneka yang kecil dan satu boneka yang agak besar )
Penjual: anu eta mah 25 rebu hijina ge nenk ( yang itu mah 25 ribu satunya )
Putri: hehehehe, sugan teh sareng ni ieu
( kirain sama yang ini )
Gw: jadi mau yang mana?
Putri: ( serius memilih, itu boneka diputer-puter, di bolak balik, ganti boneka lain, diputer lagi, dibolak balik lagi, padahal bentuknya sama, warnanya doang yang beda
)
Akhirnya putri pun memilih 2 boneka kecil yang satunya berwarna hijau, satunya lagi warna biru. Kitapun pergi meninggalkan tempat itu tidak lupa mengucapkan ( nuhun/ terima kasih )kepada sang penjual, lalu melanjutkan perjalanan.
Putri: lucu ya yank, uuuuuuu gemes gemes ( sambil memegang kedua boneka itu )
Gw: udah ih jangan mainan boneka di jalan, malu tuh diliatin orang
Putri: yee biarin aja, nih yang ( sambil memberikan boneka yang berwarna hijau )
Gw: buat aku? kan aku beliin buat kamu
Putri: aku satu, kamu satu yank, ini namanya hendra ( sambil menyebut boneka yang dia pegang ) terus itu namanya putri ( sambil menyebut boneka yang gw pegang )
Gw: hahahahah, iya iya, hay putri ( :ngomong sendiri ama boneka
)
Kita pun berjalan pulang, di perjalanan pulang di sebuah pertigaan
Ibu-ibu : putri?
Putri: ehhh ibu
Gw: heheheheh
Ibu-ibu: Ini siapa? ( sambil menunjuk ke arah gw )
Siapakah dia?

Spoiler for Part 38:
Quote:
Mba : Assalamualaikummmmm
Gw: ( melihat ke arah pintu, disana sedang berdiri seorang wanita )
Putri:

Mba

Gw: Waalaikumsalam ( sambil melepaskan pelukan putri )
Putri: Masuk mba
Mba: Eh maaf neng, mba gak tau ada si aa nya

Gw: Siapa yank? ( sambil bisik-bisik )
Putri: Itu si mba, kesini beberapa hari sekali beres-beres rumah, yang ngurusin nenek aku juga
Gw: ohhhh
Mba: Aduh ga usah pada malu-malu gitu, mba juga pernah muda kok

Gw: heheheheh ( tengsin abissss
)Putri: Ke kamar aku aja yu yank

Gw: Hah kamar? ( kamar?
kamar?
kamar
)Putri: iya yuk biarin si mbanya beres-beres rumah dulu ( sambil menarik tangan gw )
Gw: tapi gak apa-apa nih yank? ( yeyyyyy kamarrrrr \
/ , otak mesum mode on
)Putri: gak apa-apa lah asal jangan macem-macem in aku

Gw: Yang ada juga aku yang diapa-apain ntar

Putri:

Lalu kita berdua pun masuk ke kamar putri, tentunya dengan posisi kamar terbuka

Sekilas tentang kamar putri didalamnya ada sebuah kasur yang agak besar, tapi ga besar-besar amat, cukup untuk tidur berdua, bertiga juga bisa sebenernya, tapi kalo tidur jadi kaya sarden
. Ada lemari baju, ada meja belajar, dan di dindingnya rapih ditempeli foto-foto dia. Didinding foto gw melihat disana ada foto putri waktu masih kecil, ada yang waktu bayi ( lagi mandi gak pake baju bro
) ada yang pake seragam TK, Seragam SD, dan benar saja selvia dan putri satu SD dulunya, karena disana gw melihat foto selvia dan putri berada dalam satu bingkai foto menggunakan seragam merah putih, foto putri bersama neneknya, dan yang paling menyita perhatian adalah foto putri ber 4 dalam satu bingkai. Perkiraan gw adalah ayah dan ibunya serta mungkin kakaknya, seorang wanita yang agak lebih tua dari putri. Quote:
Gw: Yank, ini papah mamah kamu ya? terus ini siapa? ( sambil menunjuk seorang wanita yang berdiri di sebelah putri )
Putri: Iya itu mamah papah aku, itu yang sebelahnya kakak aku, dia tinggal di Jogja sama ortu aku
Gw: Kenapa kamu pindah kesini yank? ga ikut menetap disana?
Putri: Enggak yank, aku ini lahir disini, kakak aku juga disini dulu tinggal di daerah Cibi*u, karena bisnis mereka pindah ke jogja, mereka pindah kesana, waktu itu aku masih SD, jadinya aku nyelesein sekolah aku disini dulu, Kakak aku waktu itu pas banget baru lulus SMP, jadinya pindah dan SMA disana
Gw: ohhhhh ( masih sambil memandangi foto tersebut )
Putri: yank sini deh ( sambil menepuk-nepuk pinggiran kasur tempat dia sedang duduk sekarang )
Gw: iya ( lalu meninggalkan foto-foto tersebut dan duduk di sebelah putri )
Putri: aku mau ngomong serius ama kamu yank. Dengerin baik-baik ya
Gw: ( perasaan gw jadi gak enak nih ) iya apa yank?
Putri: Mamah papah aku pengen aku sekolah di jogja
Gw: enggak enggak, gak mau, kamu disini aja di bandung, sama aku
Putri: aku juga udah bilang gak mau, aku udah nyaman disini, di tempat kelahiran aku. Aku juga udah ngomong kok sama mereka
Gw: terus apa kata mereka?
Putri: jadi gini, aku bilang ama mereka, kalo aku disini masuk ke sekolah negeri yang bagus di bandung, aku tetep mau disini, tapi kalo kata mereka aku keterima di sekolah yang biasa-biasa aja, aku dipaksa sekolah di sekolah yang udah ortu aku pilih di jogja sana.
Gw: Terus, disini kamu milih sekolah mana?
Putri: aku belum milih-milih sekolah mana ( sambil tertunduk lesu )
Gw: Besok aku bantu pilih sekolah yang masuk sekolah favorit yang di bandung!
Putri: aku udah liat-liat kok, tapi nilai aku masuk ke sekolah favorit itu nilainya hampir pas-pas an
Gw: ( tertunduk lesu ) Jadi gimana yank?
Putri: Jadi kita liat aja nanti ya ( dia pun tersenyum, sambil membenarkan rambutnya yang sedikit menutup wajahnya )
Gw: Aku gak mau kamu pindah ke jogja
Putri: aku juga gak mau. Tapi ada pilihan lain?
Gw: ( diem, mikir, padahal bengong
)Putri: kalo misalnya aku nantinya harus pindah ke jogja, kamu bisa?
Gw: gak tau yank, aku pasti bakalan jauh dari kamu, pacaran jarak jauh gitu rasanya gimana ya?
Putri: Ya sama aja, cuma bedanya kita jauh, dan gak bisa bertatap muka langsung. Lagian pasti aku sering-sering ke bandung kok nengokin nenek aku
Gw: Udah deh mendingan jangan mikir yang buruknya dulu, mendingan besok kita cari sekolah yang bisa bikin ortu kamu puas, aku yakin kamu bakalan masuk kok di sekolah favorit di bandung ( kataku menyemangatinya )
Putri: amin amin, makasih ya yank
Cupppp, sebuah ciuman mendarat di pipi kanan

Gw: sebelah lagi? ( sambil menunjukkan pipi kiri gw )
Cuppp, ciuman mendarat lagi di pipi kiri

Gw: yang ini? ( sambil menunjuk bibir gw pake jari telunjuk )
Putri: yeeee maunya, nanti ada si mba masuk kan malu

Gw: Yaudah tunggu si mbaknya pulang dulu deh

Putri:

Kita pun bercanda-canda di kamarnya putri. Bercandanya putri kadang kelewatan . Kadang kita pukul-pukulan bantal, gw pukul dia sih pukul unyu, pelan-pelan ( bug gitu bunyinya ) . tapi putri kadang ngebalesnya 50x lebih keras ( BUGGGG ) sampe mental-mental kepala gw

Quote:
Gw: sakit yank
keras banget mukulnyaPutri: hahahahahaha rasakan pembalasanku, lagian yang mulai siapa coba

Gw: ( ngeliatin dia sambil nyengir )

Putri:
heh? mau ngapain ? jangan macem-macem ya Gw:

Putri: ih ngeliatinnya gitu banget, takut ah yank
awas macem-macem aku pukul pake ini, ( sambil menggambil kamus bahasa indonesia yang tebalnya 700 lembar
)Gw: Gile yank, mati aku nanti

Putri: lagian ngeliatinnya gitu banget, aku kan takut

Gw: heheheh

Putri: tuhkan mulai lagi
Gw:
(mendekati ke tempat putri sedang duduk )Putri:

Gw: hehehehehe

Lalu plakkkkk ( ditampar gw bro
)Gw: aduh sakit yank

Putri: abis mukanya mesum sih

Gw: orang gak ngapa-ngapain juga cuma ngeliatin gitu doang

Putri: aduh aduh , maaf, sakit ya? itu ampe merah gitu

Gw: Namparnya sekuat tenaga nih

Putri: maaf yank
. ihh lucu itu merah sebelah 
Gw: gak tau ah ngambek ah

Putri: ih jangan marah dong
kan refleks nih tangan 
Gw: gak tau ah ( pura-pura ngambek )
Putri: mana yang merah sini liat
( lalu mendekati gw dan mengelus- elus pipi gw
)Gw:
( muka mesumnya gw keluar )Putri: uuuuuuu ini ya sakit ya uuuuuuuu ( pipi gw di elus-elus, lembut broo
)Gw: iya ih peureus ( perih ) yank

Putri: Ya maaf, masih perih gak

Gw: Masih

Putri: ih iya merah sebelah, sebelah lagi mau dimerahin lagi gak

Gw:

Putri: hehehehe . Yank BT, jalan-jalan yuk ke alun-alun

Gw: ngapain? panas ah
Putri: naek angkot aja
biar ga panas ( padahal deket
)Gw: Emang mau kemananya?
Putri: Ya duduk-duduk di taman alun-alun aja deket mesjid agung

Gw: yaudah yukk, sekarang nih? yang ini ga dikasih dulu ? ( sambil menunjuk bibir gw pake jari telunjuk
)Putri: ( clingak-clinguk ke luar kamar, lalu)
cupppppppppp
Gw: ahhhh
( gak usah di ceritain ya, ntar agan-agan berhayalnya kejauhan
)Putri: yukkk ah cepetan ( sambil mengambil jaket yang digantung di belakang pintu )
Gw: iya ayo ayo ( sambil berdiri dan membetulkan rambut gw yang acak-acakan , U know lah rambut gw diapain apa si putri
)Putri: mbaaa ? ( memanggil mba yang lagi beres-beres )
Mba: Ya neng? mau kemana udah rapih gitu?
Putri: mau JJS mba

Mba: JJS? apa tuh?

Putri: Jalan Jalan Sore

Mba: hahaha, pake disingkat-singkat segala kan mba jadi bingung. Kamarnya sekalian mba beresin ya ( sambil berjalan ke arah kamar putri )
Putri: iya mba di acak-acak ama si aa ( sambil melirik gw )
Gw:

Mba: Walah ini kamar apa kapal pecah?

Putri: Tadi abis ada perang di dalem mba

Mba:

Gw:

Kadang putri kalo ngomong ceplas-ceplos, gimana kalo orang lain mikirnya yang lain, padahal gak ngapa-ngapain
. Kita berdua pun berjalan agak ke depan untuk mencari angkot, setelah dapat angkot, kita pun naik untuk menuju alun-alun bandung. Sesampainya disana, kita pun duduk-duduk di sebuah taman di bawah pohon , memesan teh botol yang harganya gak masuk akal
( yang pernah jajan di alun-alun bandung pasti tau harga disana tuh teh botol yang dulu harganya mungkin cuma 1500 dijual harga 3000
) Lalu kita berdua pun ngobrol-ngobrol sambil ditemani sebotol teh botol yang botolnya berbentuk botol ( yaiyalah
). Kadang kita ngomongin orang yang lagi pacaran juga di sekitar taman, ada yang mojok ada yang curi-curi kesempatan cium-cium pipi pacarnya
. Gw ama putri ketawa-ketawa aja ngeliatin ABG-ABG yang lagi pacaran. ( apa gak ada tempat lagi ya, masa di tempat umum begini
). terkadang pula ada pengemis atau pengamen yang lewat di depan kita, dan tentunya malah putri ujungnya di godain
. Setelah beberapa lama nongkrong di taman alun-alun, kita pun berencana untuk pulangQuote:
Putri: pulang yukk udah mau sore
Gw: ayok, aku juga belum bilang ke mamah pulang jam berapa, lupa sms

Putri: jalan aja ya yank
Gw: Boleh ( sebenernya antara jauh dan gak jauh. Jarak antara alun-alun ke kebon kelapa itu jauh gak sih?
) Diperjalanan pun putri gak pernah melepas gandengan tangan dengan gw. Saat melintasi pinggiran jalan putri lalu berhenti berjalan .
Quote:
Putri: kenapa yank?
Putri: sini dulu yank ( lalu putri menarik tangan gw entah kemana )
Tertanya dia melihat tukang jualan dipinggir jalan, sebuah boneka-boneka kecil yang bentuknya kartun-kartun ( lupa gw itu boneka apa dulu, nanti deh diinget-inget lagi
)Putri: ini lucu ya. ( sambil menunjukkan sebuah boneka mini ke gw )
Gw: yang itu juga bagus tuh ( sambil menunjuk boneka yang lainnya )
Putri: lucuan ini yank, tuh liat ada bulu-bulunya di pinggirnya ( bulu
). Mang ini berapaan? ( tanya putri ke sang penjual )Penjual: anu eta 15 rebu 2 nenk ( yang itu 15ribu dapet 2 )
Putri: Kok mahal mang, 5 ribu 2 ya
, lagian ini kecil gini ( si putri nawar apa ngerampok
)Penjual : aduh teu acan tiasa nenk 12 rebu lah 2 ( aduh belum bisa nenk, 12 ribu 2 deh )
Putri: 6 ribu 2
Penjual : 11 rebu 2
Putri: 7 rebu 2 mang lah sok mang jadi ( perdebatan yang sengit
)Gw: Udah mang, 10 rebu 2 jadi ya? ( sambil gw mengeluarkan uang 10 ribu dan memperlihatkan kepada sang penjual )
Penjual: yaudah boleh-boleh deh, mau yang mana bonekanya?
Putri: ih yank aku kan masih nawar

Gw: udah aku yang bayar, lagian kamu ngebet banget sih pengen boneka itu ( sebenernya untuk menghentikan perang yang sedang terjadi
)Putri: yang ini sama yang ini ya mang
( sambil menunjuk boneka yang kecil dan satu boneka yang agak besar )Penjual: anu eta mah 25 rebu hijina ge nenk ( yang itu mah 25 ribu satunya )
Putri: hehehehe, sugan teh sareng ni ieu
( kirain sama yang ini )Gw: jadi mau yang mana?
Putri: ( serius memilih, itu boneka diputer-puter, di bolak balik, ganti boneka lain, diputer lagi, dibolak balik lagi, padahal bentuknya sama, warnanya doang yang beda
)Akhirnya putri pun memilih 2 boneka kecil yang satunya berwarna hijau, satunya lagi warna biru. Kitapun pergi meninggalkan tempat itu tidak lupa mengucapkan ( nuhun/ terima kasih )kepada sang penjual, lalu melanjutkan perjalanan.
Quote:
Putri: lucu ya yank, uuuuuuu gemes gemes ( sambil memegang kedua boneka itu )
Gw: udah ih jangan mainan boneka di jalan, malu tuh diliatin orang

Putri: yee biarin aja, nih yang ( sambil memberikan boneka yang berwarna hijau )
Gw: buat aku? kan aku beliin buat kamu
Putri: aku satu, kamu satu yank, ini namanya hendra ( sambil menyebut boneka yang dia pegang ) terus itu namanya putri ( sambil menyebut boneka yang gw pegang )
Gw: hahahahah, iya iya, hay putri ( :ngomong sendiri ama boneka
)Kita pun berjalan pulang, di perjalanan pulang di sebuah pertigaan
Quote:
Ibu-ibu : putri?
Putri: ehhh ibu

Gw: heheheheh

Ibu-ibu: Ini siapa? ( sambil menunjuk ke arah gw )
Siapakah dia?

Diubah oleh dingdingding 13-04-2014 15:21
xue.shan dan 6 lainnya memberi reputasi
7
Kutip
Balas