- Beranda
- Stories from the Heart
CINTA (Cerita Indah Namun Tiada Arti)
...
TS
dingdingding
CINTA (Cerita Indah Namun Tiada Arti)
Halo para reader yang budiman.
Gw Pengen Share sedikit sebuah cerita, bisa dibilang sebuah pengalaman.
Mohon bimbingannya jika ada salah ketik(typo) atau kata-kata yang tidak berkenan. (curahkan saja di postingan bawah, atau PM juga boleh). Saya juga masih belajar dalam membuat Thread dan Cerita yang baik dan benar. Masih membutuhkan saran serta kritik dari kiri kanan. Darimana lagi kalau bukan dari agan-agan ini .
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Aku sudah mulai lupa
Saat pertama rasakan lara
Oleh harapan yang pupus
Hingga hati cedera serius
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Lama tak ku dengar tentangnya
Yang paling dalam tancapkan luka
Satu hal yang aku tahu
Terkadang dia juga rindu
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Perkenalkan nama gw Hendra. Biasa dipanggil Hen atau ndra sama orang-orang sekitar gw.
Tapi Nenek ama Kakek gw mangil gw gundul(soalnya pas ane kecil katanya rambutnya ga tumbuh-tumbuh)
(skip)
Cerita ini adalah sebuah cerita saat gw masih sekolah jaman dahulu kala saat gw masih muda (sekarang gw udah tua)
Cerita ini dimulai saat gw mulai memasukin satu tingkat diatas SMP. Untuk yang lain mungkin menyebutnya SMA atau SMU. Tapi gw bukan! Gw SMK (Sekolah Mengenah Kejuruan)
sama aja ya 
Sedikit tentang masa SMP gw. Semua bermulai dari sini
Gw melirik ke belakang tempat duduk gw. Melihat meta dengan muka datar alias biasa-biasa aja ( padahal selama 1 tahun ini gw mengagumi dia, buat ngobrol aja jarang banget kalo ga perlu-perlu amat, itu juga palingan nanya tentang pelajaran atau minjem tip-x
). Meta pun mengeluarkan jurus ampuh seampuh-ampuhnya (senyumannya yang……… ah sudahlah). Lalu gw membalasnya dengan senyuman gw yang ga kalah manis
(padahal udah keringet dingin)
Gatau gw kalo deket cewe bawaannya grogi, ga berani, padahal tampang gw lumayan ganteng ga culun-culun amat sih buat anak SMP
(ngigo)
Meta pun pergi meninggalkan kelas bersama temannya. Disni gw berfikir, (ah ga mungkin cewe secantik meta bisa suka juga ama gw, pinter kaga, gaul kaga, tapi muka kaga jelek-jelek amat (ngigo lagi)
Gw diem aja di kelas liatin temen-temen yang lain ngobrol sambil dengerin lagu dari Walkman gw (jaman gw Walkman gan, belum ada ipod atau music player yang lain, waktu itu yang punya HP juga belum terlalu banyak, dan masih didominasi oleh Nok*a). Tiba-tiba gw ngeliat ada seorang cewe di depan pintu kelas liatin gw, mereka bertiga, cengar cengir sambil dorong-dorongan
Gw bingung, karena mereka ngeliatin kearah gw, dan sekitar gw ga ada siapa-siapa, lalu gw samperin dah tu cewe-cewe. Cari siapa ya dek (keliatan mereka adik kelas gw, soalnya masih imut-imut gimana gitu
.
Cover dari agan armstrongzone
Ebook Part 1-110 dari agan TheSain007

Gw Pengen Share sedikit sebuah cerita, bisa dibilang sebuah pengalaman.
Mohon bimbingannya jika ada salah ketik(typo) atau kata-kata yang tidak berkenan. (curahkan saja di postingan bawah, atau PM juga boleh). Saya juga masih belajar dalam membuat Thread dan Cerita yang baik dan benar. Masih membutuhkan saran serta kritik dari kiri kanan. Darimana lagi kalau bukan dari agan-agan ini .
Quote:
Q: Real story gan?
A: Iya gan, real story ditambah sedikit bumbu mas*ko
Q: Mau kepo boleh ga gan?
A: Kepo boleh, selama ane mau jawab pasti ane jawab, kalo ga ane jawab berarti privacy, asal ga OOT aja
Q: Share Photonya dong gan
A: No No No No
(rules)
A: Iya gan, real story ditambah sedikit bumbu mas*ko

Q: Mau kepo boleh ga gan?
A: Kepo boleh, selama ane mau jawab pasti ane jawab, kalo ga ane jawab berarti privacy, asal ga OOT aja

Q: Share Photonya dong gan

A: No No No No
(rules)===============================================================
Special Thanks too
Allah SWT Karena masih memberikan ane umur sampe sekarang dan bisa membuat cerita ini
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kaskus ( www.kaskus.co.id)
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Semua Reader, baik yang Posting, Rate 5's Star, kasih Cendol serta SR sekalipun
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Thanks sebanyak-banyaknya untuk barisan para Mantan gw. Tanpa kalian, cerita ini takkan pernah lahir
===============================================================

Special Thanks too
Allah SWT Karena masih memberikan ane umur sampe sekarang dan bisa membuat cerita ini
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kaskus ( www.kaskus.co.id)
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Semua Reader, baik yang Posting, Rate 5's Star, kasih Cendol serta SR sekalipun
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Thanks sebanyak-banyaknya untuk barisan para Mantan gw. Tanpa kalian, cerita ini takkan pernah lahir
===============================================================

================================================================
Mungkin lagu ini adalah Soundtrack yang paling pas untuk kisah gw ini
[Recommended To Buffer buat yang sering Patah Hati
]
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Mungkin lagu ini adalah Soundtrack yang paling pas untuk kisah gw ini
[Recommended To Buffer buat yang sering Patah Hati
]The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Spoiler for Lirik:
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Aku sudah mulai lupa
Saat pertama rasakan lara
Oleh harapan yang pupus
Hingga hati cedera serius
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Lama tak ku dengar tentangnya
Yang paling dalam tancapkan luka
Satu hal yang aku tahu
Terkadang dia juga rindu
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Spoiler for Part 1:
Perkenalkan nama gw Hendra. Biasa dipanggil Hen atau ndra sama orang-orang sekitar gw.
Tapi Nenek ama Kakek gw mangil gw gundul(soalnya pas ane kecil katanya rambutnya ga tumbuh-tumbuh)
(skip)Cerita ini adalah sebuah cerita saat gw masih sekolah jaman dahulu kala saat gw masih muda (sekarang gw udah tua)

Cerita ini dimulai saat gw mulai memasukin satu tingkat diatas SMP. Untuk yang lain mungkin menyebutnya SMA atau SMU. Tapi gw bukan! Gw SMK (Sekolah Mengenah Kejuruan)
sama aja ya 
Sedikit tentang masa SMP gw. Semua bermulai dari sini
Quote:
Saat itu pagi hari, para siswa-siswi berumur belasan tahun menggunakan seragam biru putih lalu lalang di dalam sempitnya koridor kelas tanpa belajar. Kenapa tanpa belajar? Karena Kami sudah menyelesaikan yang namanya UAN (Ujian AKhir Nasional) tingkat SMP.
Gw yang waktu itu bukanlah siswa yg berprestasi di kelas apalagi di sekolah hanya bisa harap-harap cemas saat menunggu pengumuman kelulusan yang akan disampaikan lewat POS (sekarang masih lewat POS ga sih gan? Gw ga tau
)
Semua tampak bergembira karena telah melewati 3 hari yang mendebarkan (menurut gw
)
Dan akhirnya gw memutuskan untuk pergi ke GOR sekolahan yang cukup luas (BTW SMP gw adalah SMP negeri yang lumayan favorit di kota Bandung yang terletak di dekat terminal dan dekat dengan pusat kota Bandung) . Setelah sampai di GOR, gw lihat ada sohib gw sedang bermain basket, Dia bernama Yoga.
Gw melambaikan tangan, dia melihat gw sambil mengangkat dagunya seolah berkata “Oi”
Beberapa menit kemudian Yoga nyamperin gw (percakapan dalam Bahasa sunda, gw ceritakan dalam Bahasa Indonesia aja biar agan-agan ngerti)
Gw pun kembali ke kelas sambil membawa perasaan ga enak ini , Antara senang dengan selesainya hari-hari mendebarkan ujian nasional dan menunggu kelulusan.
Sesampainya di kelas, gw duduk di kursi biasanya di posisi palingan tengah . ya dua buah kursi yang gw duduki bersama yoga selama 1 tahun kebelakang (sekolah gw tiap naik pindah-pindah ruangannya)
Dan dibelakang gw ada seseorang yang gw kagumi sejak pertama bertemu sekitar 1 tahun yang lalu, wanita itu bernama Meta. Gadis berparas cantik, rambut sebahu dan di urai, mempunyai kulit yang putih, mulus, gigi gingsulnya dan tentunya senyumnya yang………. Ah sudahlah, bisa lemes agan-agan kalo liat
(skip)
Gw yang waktu itu bukanlah siswa yg berprestasi di kelas apalagi di sekolah hanya bisa harap-harap cemas saat menunggu pengumuman kelulusan yang akan disampaikan lewat POS (sekarang masih lewat POS ga sih gan? Gw ga tau
) Semua tampak bergembira karena telah melewati 3 hari yang mendebarkan (menurut gw
)Dan akhirnya gw memutuskan untuk pergi ke GOR sekolahan yang cukup luas (BTW SMP gw adalah SMP negeri yang lumayan favorit di kota Bandung yang terletak di dekat terminal dan dekat dengan pusat kota Bandung) . Setelah sampai di GOR, gw lihat ada sohib gw sedang bermain basket, Dia bernama Yoga.
Gw melambaikan tangan, dia melihat gw sambil mengangkat dagunya seolah berkata “Oi”
Beberapa menit kemudian Yoga nyamperin gw (percakapan dalam Bahasa sunda, gw ceritakan dalam Bahasa Indonesia aja biar agan-agan ngerti)
Quote:
Yoga: Kenapa lu belum pulang?
Gw : Bentar lagi yog, Yog ntar mau ke SMA mana?
Yoga : Belum tau lah, lulus aja belum jelas. Hahaha (dia ketawa dengan santainya
)
Gw: Dasar bego!, gw deg deg an gini , lu malah ngomong belum tentu lulus atau engganya.
Yoga: hahaha, lagian ngapain diambil pusing, kita sudah berusaha, biarlah yang di Atas dan Dinas pendidikan yang mengatur
Gw: hahaha, iya juga sih. Tapi gw ko deg-degan ya yog
Yoga: Santai ajalah, eh gw mau main lagi nih, lu mau main ga?
Gw: Ga lah, gw mau ke kelas aja nyamperin anak-anak
Yoga: OK dah, Sip
Gw : Bentar lagi yog, Yog ntar mau ke SMA mana?
Yoga : Belum tau lah, lulus aja belum jelas. Hahaha (dia ketawa dengan santainya
)Gw: Dasar bego!, gw deg deg an gini , lu malah ngomong belum tentu lulus atau engganya.
Yoga: hahaha, lagian ngapain diambil pusing, kita sudah berusaha, biarlah yang di Atas dan Dinas pendidikan yang mengatur

Gw: hahaha, iya juga sih. Tapi gw ko deg-degan ya yog

Yoga: Santai ajalah, eh gw mau main lagi nih, lu mau main ga?
Gw: Ga lah, gw mau ke kelas aja nyamperin anak-anak
Yoga: OK dah, Sip
Gw pun kembali ke kelas sambil membawa perasaan ga enak ini , Antara senang dengan selesainya hari-hari mendebarkan ujian nasional dan menunggu kelulusan.
Sesampainya di kelas, gw duduk di kursi biasanya di posisi palingan tengah . ya dua buah kursi yang gw duduki bersama yoga selama 1 tahun kebelakang (sekolah gw tiap naik pindah-pindah ruangannya)
Dan dibelakang gw ada seseorang yang gw kagumi sejak pertama bertemu sekitar 1 tahun yang lalu, wanita itu bernama Meta. Gadis berparas cantik, rambut sebahu dan di urai, mempunyai kulit yang putih, mulus, gigi gingsulnya dan tentunya senyumnya yang………. Ah sudahlah, bisa lemes agan-agan kalo liat
(skip) Gw melirik ke belakang tempat duduk gw. Melihat meta dengan muka datar alias biasa-biasa aja ( padahal selama 1 tahun ini gw mengagumi dia, buat ngobrol aja jarang banget kalo ga perlu-perlu amat, itu juga palingan nanya tentang pelajaran atau minjem tip-x
). Meta pun mengeluarkan jurus ampuh seampuh-ampuhnya (senyumannya yang……… ah sudahlah). Lalu gw membalasnya dengan senyuman gw yang ga kalah manis
(padahal udah keringet dingin)
Gatau gw kalo deket cewe bawaannya grogi, ga berani, padahal tampang gw lumayan ganteng ga culun-culun amat sih buat anak SMP
(ngigo)Meta pun pergi meninggalkan kelas bersama temannya. Disni gw berfikir, (ah ga mungkin cewe secantik meta bisa suka juga ama gw, pinter kaga, gaul kaga, tapi muka kaga jelek-jelek amat (ngigo lagi)
Gw diem aja di kelas liatin temen-temen yang lain ngobrol sambil dengerin lagu dari Walkman gw (jaman gw Walkman gan, belum ada ipod atau music player yang lain, waktu itu yang punya HP juga belum terlalu banyak, dan masih didominasi oleh Nok*a). Tiba-tiba gw ngeliat ada seorang cewe di depan pintu kelas liatin gw, mereka bertiga, cengar cengir sambil dorong-dorongan

Gw bingung, karena mereka ngeliatin kearah gw, dan sekitar gw ga ada siapa-siapa, lalu gw samperin dah tu cewe-cewe. Cari siapa ya dek (keliatan mereka adik kelas gw, soalnya masih imut-imut gimana gitu
.Quote:
Cewe1: kaka namanya ka Hendra kan?
Quote:
Original Posted By Jadwal Update
Senin - Sabtu : Malam antara jam 18.00 - 22.00
Minggu : Malam jam 22.00 -
*note : Kalo saya ga apdet, berarti saya lagi galau
TerimaKasih
Senin - Sabtu : Malam antara jam 18.00 - 22.00
Minggu : Malam jam 22.00 -
*note : Kalo saya ga apdet, berarti saya lagi galau

TerimaKasih

Spoiler for INDEX I:
Quote:
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Part 7
Part 8
Part 9
Part 10
Part 11
Part 12
Part 13
Part 14
Part 15
Part 16
Part 17
Part 18
Part 19
Part 20
Part 21
Part 22
Part 23
Part 24
Part 25
Part 26
Part 27
Part 28
Part 29
Part 30
Part 31
Part 32
Part 33
Part 34
Part 35
Part 36
Part 37
Part 38
Part 39
Part 40
Part 41
Part 42
Part 43
Part 44
Part 45
Part 46
Part 47
Part 48
The Power Of Putih Abu Abu
Part 49
Part 50
Part 51
Part 52
Part 53
Part 54
Part 55
Part 56
Part 57
Part 58
Part 59
Part 60
Part 61
Part 62
Part 63
Part 64
Part 65
Part 66
Part 67
Part 68
Part 69
Part 70
Part 71
Part 72
Part 73
Part 74
Part 75
Part 76
Part 77
Part 78
Part 79
Part 80
Part 81
Part 82
Part 83
Part 84
Part 85
Part 86
Part 87
Part 88
Part 89
Part 90
Part 91
Part 92
part 93
Part 94
Part 95
Part 96
Part 97
Part 98
Part 99
Part 100
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Part 7
Part 8
Part 9
Part 10
Part 11
Part 12
Part 13
Part 14
Part 15
Part 16
Part 17
Part 18
Part 19
Part 20
Part 21
Part 22
Part 23
Part 24
Part 25
Part 26
Part 27
Part 28
Part 29
Part 30
Part 31
Part 32
Part 33
Part 34
Part 35
Part 36
Part 37
Part 38
Part 39
Part 40
Part 41
Part 42
Part 43
Part 44
Part 45
Part 46
Part 47
Part 48
The Power Of Putih Abu Abu
Part 49
Part 50
Part 51
Part 52
Part 53
Part 54
Part 55
Part 56
Part 57
Part 58
Part 59
Part 60
Part 61
Part 62
Part 63
Part 64
Part 65
Part 66
Part 67
Part 68
Part 69
Part 70
Part 71
Part 72
Part 73
Part 74
Part 75
Part 76
Part 77
Part 78
Part 79
Part 80
Part 81
Part 82
Part 83
Part 84
Part 85
Part 86
Part 87
Part 88
Part 89
Part 90
Part 91
Part 92
part 93
Part 94
Part 95
Part 96
Part 97
Part 98
Part 99
Part 100
Spoiler for INDEX II:
Quote:
Cover dari agan armstrongzone
Spoiler for :
Ebook Part 1-110 dari agan TheSain007
Spoiler for :
Diubah oleh dingdingding 13-01-2016 21:01
junti27 dan 12 lainnya memberi reputasi
13
1.9M
Kutip
5.1K
Balasan
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.9KAnggota
Tampilkan semua post
TS
dingdingding
#179
Spoiler for Part 36:
Quote:
Gw: loh kamu kok ada disini? belum pulang?
Putri: Belum ndra, nungguin kamu

Gw: kok nungguin aku? kan lama

Putri: gak apa-apa kok, lagian gw dirumah gak ada kerjaan. ngapain juga diem dirumah
Gw: Yaudah yuk sekarang pulang.
Putri: ke rumah gw yuk, belajar bareng
Gw: emmm, yaudah yuk boleh-boleh ( belajar yang lain juga kayanya nih
)Kita berdua pun turun ke lantai bawah, melanjutkan ke gerbang sekolah lalu di gerbang sekolah
Yoga:

Gw:

Yoga: Bener kan

Gw: apanya?
Yoga:

Putri:

Gw: udah ah yuk put pulang,
Yoga: mau kemana nih?

Gw: mau belajar bareng di rumah putri
Yoga: belajar apa belajar

Gw: Otak lu ngeres aja nih

Putri: duluan ya yog

Yoga: ati-ati ya put, si hendra suka ngegigit

Gw: Sialan lu

Putri: Aku ga pernah kegigit kok

Yoga:

Gw:

Yoga: Kacau kacauu
( sambil pergi meninggalkan gw dan putri ke arah yang berlawanan )Gw: Apa sih put, yoga jadi mikir yang macem-macem kan
Putri: apanya yang kenapa sih?

Gw: gak tau ah

Perjalanan pun dilanjutkan ke rumah putri. Sesampainya di rumah putri, putri pun memperlakukan gw seperti tamu biasanya. Membuatkan gw minuman dan beberapa cemilan, lalu kita pun belajar bersama. Tentunya sambil bercanda, malah lebih banyak bercandanya daripada belajarnya
Dan memang benar ternyata putri itu pinter, jauh lebih pinter dari gw, bahkan kadang malah gw yang serasa diajari oleh dia daripada disebut belajar bareng
. Quote:
Gw: put, gw mendingan gak usah ikutan try out deh.
Putri: kenapa? masa mau bolos
Gw: gw mendingan tiap hari ke rumah lu, terus diajarin ama lu

Putri: yeee maunya, nanti absen lu jelek dong.
Gw: gak apa-apa, yang penting gw gak pernah absen di hati lu

Putri: ih bisa aja

Belajar pun dilanjutkan tentunya masih sering-sering bercanda. Dan akhirnya hari pun sudah mulai sore. Gw pun pamit untuk pulang
Quote:
Gw: put, udah sore nih, gw pulang ya
Putri: yahh, bentar lagi dong. Makan dulu ya gw bikinin mie
Gw: belum laper put, lagian kan tadi udah makan mie, masa makan mie terus sih?
Putri: Yaudah deh tapi jangan pulang dulu ya. temenin gw nonton TV dulu. ampe jam 4 deh ya
Gw pun mengiyakan permintaan putri. Kita berdua nonton TV ( waktu itu lupa acaranya apaan
) Kita pun kadang bercanda-canda ketawa-ketawa sambil nonton TV dan tentunya sambil berpegangan tangan, dan putri pun bersandar di bahu gw 
Quote:
Putri: ndraa
Gw: hemmmm ( lagi konsen nonton TV )
Putri: sekarang udah tambah sayang belum sama aku ( lagi manja manggilnya aku
)Gw: gak tau put, tapi sekarang aku ngerasa nyaman aja ama kamu
Putri: gak apa-apa belum tambah sayangnya juga. yang penting aku bisa kaya gini terus sama kamu

Gw: ( cuma bisa tersenyum )

Putri: besok mau aku masakin apa ndra?
Gw: Gak usah put, malah ngerepotin ah. aku ga enak
Putri: gak enak ama aku apa malu?
Gw: malu juga sih sebenernya
anak-anak kelas pada ngeliatin gitu, pasti nanti jadi gosipPutri: ya gak apa-apa lah klo jadi gosip juga, Tinggal bilang " itu cuma gosip"
Gw: gimana kamu aja deh put
Lalu jam pun sudah menunjukkan jam 4 sore lebih. Gw pun memutuskan untuk pulang.
Gw: put, udah jam 4 nih, aku pulang ya
Putri: iya, nanti belajar bareng lagi ya.
Gw: he emm ( sambil menenteng tas gendong gw, lalu berjalan ke teras depan putri memakai sepatu )
Putri: ati-ati ya ndraa.
Gw: iya.. eh sampe lupa
Cupp . Sebuah kecupan terlempar ke kening putri
Putri:
ati-ati ya sayang ( dipanggil sayang broo
. Ini adalah awal gw sama putri dipanggil sayang )Gw pun berjalan sedikit kedepan untuk mencari angkot. Didalam angkot seperti biasanya. Walopun di angkot banyak orang, gw cuma bisa berdiam diri tanpa bicara sedikitpun ( yaiya masa tiba-tiba ngajak ngobrol orang gak dikenal
)Angkot pun berhenti setelah sampai di ujung perjalanannya, gw pun berjalan ke arah dalam komplek perumahan yang sudah gw tinggali bertahun-tahun . Setelah sampai di rumah, aktifitas berlangsung seperti biasanya,makan, nonton tidur-tiduran. Bahkan gw melihat kertas fotocopyan tryout pun ogah-ogahan
Lalu tiba sampai esok harinya. gw bangun lalu mandi lalu berangkat sekolah seperti biasanya, tentunya dengan lebih semangat, karena seorang wanita, Putri

Setelah sampai di sekolah, gw pun masuk ke kelas lalu belajar dan belajar dan belajar. Dan akhirnya istirahat
. Seperti yang dijanjikan putri, hari ini dia membawakan gw bekal, tapi berbeda dari yang kemarin, hari ini menunya ada nasi kuning, tentunya sekrang ditemani sebotol a*ua
( mungkin dia beli ya, tapi ditambah telur dadar yang ditaruh di atasnya ) Yoga pun tidak berkomentar dan lebih memilih untuk pergi entah kemana dan mempersilahkan putri duduk di bangkunya. Acara makan bersama dengan putri pun hampir setiap hari, gak tiap hari sih dia bawain gw bekel, kadang dia juga gak bawa, dan cuma ngobrol-ngobrol aja di kelas gw. Dan tentunya terkadang ada selvia juga yang belum tau hubungan gw dengan putri seperti biasa, Putri memang pintar dalam menyembunyikan rahasia ini di depan sahabatnya, yang sekaligus mantan gw
. Hari ini adalah hari sabtu, gw punya janji dengan selvia untuk nonton di bioskop terdekat.
Selvia pun datang ke kelas gw saat sedang jam istiahat
Quote:
Selvia: ndra ndra, hari ini jadi ya
Gw: iya jadi kok vi, pulang sekolah kan? lu gak ada try out kan?
Selvia: gak ada, lu juga gak ada kan
Gw: engga ada udah kemaren, nanti hari senin baru ada lagi bahasa inggris
Selvia: yaudah nanti gw tunggu di depan gerbang ya
Gw: iya sip
Gw jadi teringat perkataan putri yang waktu itu, bagaimana jika selvia beneran ngajakin gw balikan? mesti jawab apa gw? apa gw mesti jujur ke dia kalo gw udah jadian ama putri? Ah gimana nanti aja deh, belum tentu dia ngajak gw balikan kok.
Dan waktu yang di tentukan tiba. Bel sekolah pun berbunyi, gw pun langsung menuju ke depan gerbang dan disana sudah menunggu selvia yang sedang memainkan HPnya ( palingan main bounce
)Quote:
Gw: yuk vi sekarang aja panas nih
Selvia: yaudah yuk, tapi filmnya masih lama ndra, jadi kita nanti nunggu dulu agak lama ya
Gw: iya gak apa-apa, asal jangan disini aja, panas banget
Gw dan selvia pun berjalan ke arah alun-alun bandung, lalu menuju sebuah bioskop yang ada disana. Gal*ksi. Sesampainya disana selvia pun membeli karcis ( waktu itu gw lupa nonton apaan
) Kita pun ngobrol-ngobrol berdua di sebuah tangga yang berada di depan pintu teater, sebenernya kadang diusir sama satpam disana
. Tapi karena orang lain juga duduk-duduk disana, ya kita ikutan aja
. Kita pun hanya membicarakan bagaimana di sekolah tadinya, tentang tryout, tentang SMA mana yang akan kita lanjutkan lainnya. Lalu setelahnya.Quote:
Selvia: ndra, aku mau nanya sesuatu ama kamu
Gw: nanya aja vi ( sambil makan eskrim
)Selvia: tentang putri
Apakah selvia tau hubungan gw ama putri?
Gw: emang kenapa ama putri vi ?( masih pura-pura gak tau apa-apa )
Selvia: gak apa-apa sih, kayanya lu deket banget ama putri belakangan ini
Gw: ah biasa aja kali vi,
Selvia: biasa-biasa gimana, gw tau kok putri kadang bawain lu bekel
Gw: terus ( udah mulai deg-deg an gw )
Selvia: Kamu jadian ya ama putri?
Gw: ( mesti jawab apa gw
) emmmSelvia: jawab aja ndra
Gw: engga kok, kata siapa jadian? masih temanan kaya biasa, Sahabatan, kaya gw ama lu juga
Selvia: ohhh, gw kira beneran jadian, ada gosip-gosip gitu soalnya.
Gw: ah cuma gosip aja
Selvia: lagian kalo lu jadian ama putri gak apa-apa kali ndra
Gw: eh?
. engga lah, kan cuma temenan gw ama dia. gak lebihSelvia: Ya gw sih rela aja kalo misalkan lu ama dia jadian juga, Dia kan juga suka ama lu ndra
Gw:
( gak tau putri sering curhat, gak tau selvia cuma nebak ) tau darimana vi?Selvia: ya keliatan kali, putri semenjak putus dari cowonya yang waktu itu, dia deket ama cowo cuma ama lu aja
Gw: hmmmm. mungkin ya vi.
Lalu suara dari speaker teater memecah seisi ruangan, bahwa film yang akan kita tonton akan segera dimulai, gw dan selvia pun masuk ke bioskop. Di dalam bioskop gak ada pembicaraan yang menarik, hanya membahas film yang sedang diputar saja. Selvia benar-benar gak tau hubungan gw ama putri. Atau emang sudah tau tapi dia diem aja?
Film pun akhirnya selesai setelah 1 jam setengah diputar, gw dan selvia pun turun dari lantai 4. Tidak lupa waktu itu gw dan selvia makan di lantai 3. (K*C kalo gak salah ) lalu setelah makan lanjut ke bawah untuk pulang ke rumah masing-masing
Quote:
Gw: Vi, langsung pulang?
Selvia: iya langsung aja deh, gw mesti belajar bentar lagi kan ujian.
Gw: yaudah lu naik angkot didepan ya? gw mesti jalan dulu kesana ( sambil menunjuk perempatan yang agak jauh, Jauh banget sih sebenernya
)Selvia: Yaudah ya ndra, gw duluan ya, lagian ini sakit perut (sambil memegang perutnya, pengen ee kali ya, apa mens gw gak tau
)Selvia pun naik angkot yang sedang mengetem di depannya. Dan gw berjalan ke arah yang lain untuk mencari angkot berwarna kuning yang biasa gw naiki. Lalu setelah sampai di rumah. Gw pun mengganti baju dengan kaos lalu ke ruangan TV tanpa memperdulikan lembar-lembar soal try out yang sudah menumpuk

Hari-hari gw pun di isi dengan belajar, belajar, try out yang membosankan. dan tentunya tidak lupa bercanda-bercanda dengan putri. Walaupun kadang dia atau gw marah karena dekat dengan cewe atau cowo lain. Mungkin waktu itu disebut cemburu. Tapi hanya beberapa saat gak lama lalu kita berdua biasa kembali seperti biasa. Dan mungkin cinta dan sayang gw ke putri sudah benar benar matang. Hingga pada suatu hari dan putri memutuskan untuk tidak saling dekat dulu karena sudah hampir mendekati ujian nasional (UN) yang akan berlangsung sekitar 1 bulan lagi. bahkan kurang. Gw pun setiap hari hanya belajar dan belajar lalu langsung pulang sekolah jika tidak ada tryout.
Dan hari yang ditunggu-tunggu pun datang. Kami kelas 3 harus melakukan yang namanya Ujian nasional. Duduk sendiri-sendiri saling berjauhan, sangat sulit untuk mencontek dan tentunya di awas oleh guru dari sekolah lain. 3 hari yang melelahkan pun berakhir. Kami para siswa siswi hanya tinggal berharap-harap cemas menunggu hasil ujian.
Hari itu pagi hari sehari setelah ujian nasional. Gw pun belum bertemu putri ataupun selvia, gw pun menuju kelas gw dan duduk-duduk saja, karena gw sudah bebas tidak belajar. Dan akhirnya gw memutuskan untuk pergi ke GOR sekolahan. Dan disana gw bertemu yoga. Dan Back to PART 1
Hari ini adalah hari senin. Gw pun berjalan menuju kelas gw. Di kelas-kelas sudah lumayan rame. Saat gw berdiri di depan pintu kelas gw. Ada seorang wanita dari arah jam 12 menatap tajam mata gw, marah, kesel, seolah gw mau diterkam ama dia, ya dia adalah selvia.
Gw cuma melemparkan senyum gw sambil berlalu kedalam kelas. saat sedang duduk-duduk. Ternyata selvia datang ke kelas gw. Lalu duduk di tempat yoga biasa duduk.
Quote:
Selvia: ndra
Gw: ya vi kenapa ( sambil bermalas-malasan )
Selvia: Kamu kemana aja sih? kok ga pernah keliatan, putri juga nanyain lu kali
Gw: ada kok gw langsung pulang biasanya, cape vi
Selvia: lu bohong ya?
Gw: Bohong apa? gak bohong kok
Selvia: Kemaren gw ngeliat lu di Gal*ksi
Gw: ( mati gw, untung bukan putri yang ngeliat )
Selvia: oh itu. Itu dita anak kelas 1 . Gw diajakin nonton ama dia
Selvia: itu cewe lu?
Gw: bukan, tapi dia katanya suka ama gw.
Selvia: Lu gak kasian ama putri?
Kok selvia bahas putri? apa selvia tau hubungan gw ama putri?
Gw: emmm emmmm.
Selvia: gw tau kok tentang lu ama putri ndra
Gw:
( Selvia tau? tau darimana? bocor ni putri bocorrrr )sormin180 dan 4 lainnya memberi reputasi
5
Kutip
Balas