- Beranda
- Stories from the Heart
CINTA (Cerita Indah Namun Tiada Arti)
...
TS
dingdingding
CINTA (Cerita Indah Namun Tiada Arti)
Halo para reader yang budiman.
Gw Pengen Share sedikit sebuah cerita, bisa dibilang sebuah pengalaman.
Mohon bimbingannya jika ada salah ketik(typo) atau kata-kata yang tidak berkenan. (curahkan saja di postingan bawah, atau PM juga boleh). Saya juga masih belajar dalam membuat Thread dan Cerita yang baik dan benar. Masih membutuhkan saran serta kritik dari kiri kanan. Darimana lagi kalau bukan dari agan-agan ini .
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Aku sudah mulai lupa
Saat pertama rasakan lara
Oleh harapan yang pupus
Hingga hati cedera serius
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Lama tak ku dengar tentangnya
Yang paling dalam tancapkan luka
Satu hal yang aku tahu
Terkadang dia juga rindu
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Perkenalkan nama gw Hendra. Biasa dipanggil Hen atau ndra sama orang-orang sekitar gw.
Tapi Nenek ama Kakek gw mangil gw gundul(soalnya pas ane kecil katanya rambutnya ga tumbuh-tumbuh)
(skip)
Cerita ini adalah sebuah cerita saat gw masih sekolah jaman dahulu kala saat gw masih muda (sekarang gw udah tua)
Cerita ini dimulai saat gw mulai memasukin satu tingkat diatas SMP. Untuk yang lain mungkin menyebutnya SMA atau SMU. Tapi gw bukan! Gw SMK (Sekolah Mengenah Kejuruan)
sama aja ya 
Sedikit tentang masa SMP gw. Semua bermulai dari sini
Gw melirik ke belakang tempat duduk gw. Melihat meta dengan muka datar alias biasa-biasa aja ( padahal selama 1 tahun ini gw mengagumi dia, buat ngobrol aja jarang banget kalo ga perlu-perlu amat, itu juga palingan nanya tentang pelajaran atau minjem tip-x
). Meta pun mengeluarkan jurus ampuh seampuh-ampuhnya (senyumannya yang……… ah sudahlah). Lalu gw membalasnya dengan senyuman gw yang ga kalah manis
(padahal udah keringet dingin)
Gatau gw kalo deket cewe bawaannya grogi, ga berani, padahal tampang gw lumayan ganteng ga culun-culun amat sih buat anak SMP
(ngigo)
Meta pun pergi meninggalkan kelas bersama temannya. Disni gw berfikir, (ah ga mungkin cewe secantik meta bisa suka juga ama gw, pinter kaga, gaul kaga, tapi muka kaga jelek-jelek amat (ngigo lagi)
Gw diem aja di kelas liatin temen-temen yang lain ngobrol sambil dengerin lagu dari Walkman gw (jaman gw Walkman gan, belum ada ipod atau music player yang lain, waktu itu yang punya HP juga belum terlalu banyak, dan masih didominasi oleh Nok*a). Tiba-tiba gw ngeliat ada seorang cewe di depan pintu kelas liatin gw, mereka bertiga, cengar cengir sambil dorong-dorongan
Gw bingung, karena mereka ngeliatin kearah gw, dan sekitar gw ga ada siapa-siapa, lalu gw samperin dah tu cewe-cewe. Cari siapa ya dek (keliatan mereka adik kelas gw, soalnya masih imut-imut gimana gitu
.
Cover dari agan armstrongzone
Ebook Part 1-110 dari agan TheSain007

Gw Pengen Share sedikit sebuah cerita, bisa dibilang sebuah pengalaman.
Mohon bimbingannya jika ada salah ketik(typo) atau kata-kata yang tidak berkenan. (curahkan saja di postingan bawah, atau PM juga boleh). Saya juga masih belajar dalam membuat Thread dan Cerita yang baik dan benar. Masih membutuhkan saran serta kritik dari kiri kanan. Darimana lagi kalau bukan dari agan-agan ini .
Quote:
Q: Real story gan?
A: Iya gan, real story ditambah sedikit bumbu mas*ko
Q: Mau kepo boleh ga gan?
A: Kepo boleh, selama ane mau jawab pasti ane jawab, kalo ga ane jawab berarti privacy, asal ga OOT aja
Q: Share Photonya dong gan
A: No No No No
(rules)
A: Iya gan, real story ditambah sedikit bumbu mas*ko

Q: Mau kepo boleh ga gan?
A: Kepo boleh, selama ane mau jawab pasti ane jawab, kalo ga ane jawab berarti privacy, asal ga OOT aja

Q: Share Photonya dong gan

A: No No No No
(rules)===============================================================
Special Thanks too
Allah SWT Karena masih memberikan ane umur sampe sekarang dan bisa membuat cerita ini
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kaskus ( www.kaskus.co.id)
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Semua Reader, baik yang Posting, Rate 5's Star, kasih Cendol serta SR sekalipun
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Thanks sebanyak-banyaknya untuk barisan para Mantan gw. Tanpa kalian, cerita ini takkan pernah lahir
===============================================================

Special Thanks too
Allah SWT Karena masih memberikan ane umur sampe sekarang dan bisa membuat cerita ini
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kaskus ( www.kaskus.co.id)
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Semua Reader, baik yang Posting, Rate 5's Star, kasih Cendol serta SR sekalipun
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Thanks sebanyak-banyaknya untuk barisan para Mantan gw. Tanpa kalian, cerita ini takkan pernah lahir
===============================================================

================================================================
Mungkin lagu ini adalah Soundtrack yang paling pas untuk kisah gw ini
[Recommended To Buffer buat yang sering Patah Hati
]
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Mungkin lagu ini adalah Soundtrack yang paling pas untuk kisah gw ini
[Recommended To Buffer buat yang sering Patah Hati
]The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Spoiler for Lirik:
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Aku sudah mulai lupa
Saat pertama rasakan lara
Oleh harapan yang pupus
Hingga hati cedera serius
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Lama tak ku dengar tentangnya
Yang paling dalam tancapkan luka
Satu hal yang aku tahu
Terkadang dia juga rindu
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Spoiler for Part 1:
Perkenalkan nama gw Hendra. Biasa dipanggil Hen atau ndra sama orang-orang sekitar gw.
Tapi Nenek ama Kakek gw mangil gw gundul(soalnya pas ane kecil katanya rambutnya ga tumbuh-tumbuh)
(skip)Cerita ini adalah sebuah cerita saat gw masih sekolah jaman dahulu kala saat gw masih muda (sekarang gw udah tua)

Cerita ini dimulai saat gw mulai memasukin satu tingkat diatas SMP. Untuk yang lain mungkin menyebutnya SMA atau SMU. Tapi gw bukan! Gw SMK (Sekolah Mengenah Kejuruan)
sama aja ya 
Sedikit tentang masa SMP gw. Semua bermulai dari sini
Quote:
Saat itu pagi hari, para siswa-siswi berumur belasan tahun menggunakan seragam biru putih lalu lalang di dalam sempitnya koridor kelas tanpa belajar. Kenapa tanpa belajar? Karena Kami sudah menyelesaikan yang namanya UAN (Ujian AKhir Nasional) tingkat SMP.
Gw yang waktu itu bukanlah siswa yg berprestasi di kelas apalagi di sekolah hanya bisa harap-harap cemas saat menunggu pengumuman kelulusan yang akan disampaikan lewat POS (sekarang masih lewat POS ga sih gan? Gw ga tau
)
Semua tampak bergembira karena telah melewati 3 hari yang mendebarkan (menurut gw
)
Dan akhirnya gw memutuskan untuk pergi ke GOR sekolahan yang cukup luas (BTW SMP gw adalah SMP negeri yang lumayan favorit di kota Bandung yang terletak di dekat terminal dan dekat dengan pusat kota Bandung) . Setelah sampai di GOR, gw lihat ada sohib gw sedang bermain basket, Dia bernama Yoga.
Gw melambaikan tangan, dia melihat gw sambil mengangkat dagunya seolah berkata “Oi”
Beberapa menit kemudian Yoga nyamperin gw (percakapan dalam Bahasa sunda, gw ceritakan dalam Bahasa Indonesia aja biar agan-agan ngerti)
Gw pun kembali ke kelas sambil membawa perasaan ga enak ini , Antara senang dengan selesainya hari-hari mendebarkan ujian nasional dan menunggu kelulusan.
Sesampainya di kelas, gw duduk di kursi biasanya di posisi palingan tengah . ya dua buah kursi yang gw duduki bersama yoga selama 1 tahun kebelakang (sekolah gw tiap naik pindah-pindah ruangannya)
Dan dibelakang gw ada seseorang yang gw kagumi sejak pertama bertemu sekitar 1 tahun yang lalu, wanita itu bernama Meta. Gadis berparas cantik, rambut sebahu dan di urai, mempunyai kulit yang putih, mulus, gigi gingsulnya dan tentunya senyumnya yang………. Ah sudahlah, bisa lemes agan-agan kalo liat
(skip)
Gw yang waktu itu bukanlah siswa yg berprestasi di kelas apalagi di sekolah hanya bisa harap-harap cemas saat menunggu pengumuman kelulusan yang akan disampaikan lewat POS (sekarang masih lewat POS ga sih gan? Gw ga tau
) Semua tampak bergembira karena telah melewati 3 hari yang mendebarkan (menurut gw
)Dan akhirnya gw memutuskan untuk pergi ke GOR sekolahan yang cukup luas (BTW SMP gw adalah SMP negeri yang lumayan favorit di kota Bandung yang terletak di dekat terminal dan dekat dengan pusat kota Bandung) . Setelah sampai di GOR, gw lihat ada sohib gw sedang bermain basket, Dia bernama Yoga.
Gw melambaikan tangan, dia melihat gw sambil mengangkat dagunya seolah berkata “Oi”
Beberapa menit kemudian Yoga nyamperin gw (percakapan dalam Bahasa sunda, gw ceritakan dalam Bahasa Indonesia aja biar agan-agan ngerti)
Quote:
Yoga: Kenapa lu belum pulang?
Gw : Bentar lagi yog, Yog ntar mau ke SMA mana?
Yoga : Belum tau lah, lulus aja belum jelas. Hahaha (dia ketawa dengan santainya
)
Gw: Dasar bego!, gw deg deg an gini , lu malah ngomong belum tentu lulus atau engganya.
Yoga: hahaha, lagian ngapain diambil pusing, kita sudah berusaha, biarlah yang di Atas dan Dinas pendidikan yang mengatur
Gw: hahaha, iya juga sih. Tapi gw ko deg-degan ya yog
Yoga: Santai ajalah, eh gw mau main lagi nih, lu mau main ga?
Gw: Ga lah, gw mau ke kelas aja nyamperin anak-anak
Yoga: OK dah, Sip
Gw : Bentar lagi yog, Yog ntar mau ke SMA mana?
Yoga : Belum tau lah, lulus aja belum jelas. Hahaha (dia ketawa dengan santainya
)Gw: Dasar bego!, gw deg deg an gini , lu malah ngomong belum tentu lulus atau engganya.
Yoga: hahaha, lagian ngapain diambil pusing, kita sudah berusaha, biarlah yang di Atas dan Dinas pendidikan yang mengatur

Gw: hahaha, iya juga sih. Tapi gw ko deg-degan ya yog

Yoga: Santai ajalah, eh gw mau main lagi nih, lu mau main ga?
Gw: Ga lah, gw mau ke kelas aja nyamperin anak-anak
Yoga: OK dah, Sip
Gw pun kembali ke kelas sambil membawa perasaan ga enak ini , Antara senang dengan selesainya hari-hari mendebarkan ujian nasional dan menunggu kelulusan.
Sesampainya di kelas, gw duduk di kursi biasanya di posisi palingan tengah . ya dua buah kursi yang gw duduki bersama yoga selama 1 tahun kebelakang (sekolah gw tiap naik pindah-pindah ruangannya)
Dan dibelakang gw ada seseorang yang gw kagumi sejak pertama bertemu sekitar 1 tahun yang lalu, wanita itu bernama Meta. Gadis berparas cantik, rambut sebahu dan di urai, mempunyai kulit yang putih, mulus, gigi gingsulnya dan tentunya senyumnya yang………. Ah sudahlah, bisa lemes agan-agan kalo liat
(skip) Gw melirik ke belakang tempat duduk gw. Melihat meta dengan muka datar alias biasa-biasa aja ( padahal selama 1 tahun ini gw mengagumi dia, buat ngobrol aja jarang banget kalo ga perlu-perlu amat, itu juga palingan nanya tentang pelajaran atau minjem tip-x
). Meta pun mengeluarkan jurus ampuh seampuh-ampuhnya (senyumannya yang……… ah sudahlah). Lalu gw membalasnya dengan senyuman gw yang ga kalah manis
(padahal udah keringet dingin)
Gatau gw kalo deket cewe bawaannya grogi, ga berani, padahal tampang gw lumayan ganteng ga culun-culun amat sih buat anak SMP
(ngigo)Meta pun pergi meninggalkan kelas bersama temannya. Disni gw berfikir, (ah ga mungkin cewe secantik meta bisa suka juga ama gw, pinter kaga, gaul kaga, tapi muka kaga jelek-jelek amat (ngigo lagi)
Gw diem aja di kelas liatin temen-temen yang lain ngobrol sambil dengerin lagu dari Walkman gw (jaman gw Walkman gan, belum ada ipod atau music player yang lain, waktu itu yang punya HP juga belum terlalu banyak, dan masih didominasi oleh Nok*a). Tiba-tiba gw ngeliat ada seorang cewe di depan pintu kelas liatin gw, mereka bertiga, cengar cengir sambil dorong-dorongan

Gw bingung, karena mereka ngeliatin kearah gw, dan sekitar gw ga ada siapa-siapa, lalu gw samperin dah tu cewe-cewe. Cari siapa ya dek (keliatan mereka adik kelas gw, soalnya masih imut-imut gimana gitu
.Quote:
Cewe1: kaka namanya ka Hendra kan?
Quote:
Original Posted By Jadwal Update
Senin - Sabtu : Malam antara jam 18.00 - 22.00
Minggu : Malam jam 22.00 -
*note : Kalo saya ga apdet, berarti saya lagi galau
TerimaKasih
Senin - Sabtu : Malam antara jam 18.00 - 22.00
Minggu : Malam jam 22.00 -
*note : Kalo saya ga apdet, berarti saya lagi galau

TerimaKasih

Spoiler for INDEX I:
Quote:
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Part 7
Part 8
Part 9
Part 10
Part 11
Part 12
Part 13
Part 14
Part 15
Part 16
Part 17
Part 18
Part 19
Part 20
Part 21
Part 22
Part 23
Part 24
Part 25
Part 26
Part 27
Part 28
Part 29
Part 30
Part 31
Part 32
Part 33
Part 34
Part 35
Part 36
Part 37
Part 38
Part 39
Part 40
Part 41
Part 42
Part 43
Part 44
Part 45
Part 46
Part 47
Part 48
The Power Of Putih Abu Abu
Part 49
Part 50
Part 51
Part 52
Part 53
Part 54
Part 55
Part 56
Part 57
Part 58
Part 59
Part 60
Part 61
Part 62
Part 63
Part 64
Part 65
Part 66
Part 67
Part 68
Part 69
Part 70
Part 71
Part 72
Part 73
Part 74
Part 75
Part 76
Part 77
Part 78
Part 79
Part 80
Part 81
Part 82
Part 83
Part 84
Part 85
Part 86
Part 87
Part 88
Part 89
Part 90
Part 91
Part 92
part 93
Part 94
Part 95
Part 96
Part 97
Part 98
Part 99
Part 100
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Part 7
Part 8
Part 9
Part 10
Part 11
Part 12
Part 13
Part 14
Part 15
Part 16
Part 17
Part 18
Part 19
Part 20
Part 21
Part 22
Part 23
Part 24
Part 25
Part 26
Part 27
Part 28
Part 29
Part 30
Part 31
Part 32
Part 33
Part 34
Part 35
Part 36
Part 37
Part 38
Part 39
Part 40
Part 41
Part 42
Part 43
Part 44
Part 45
Part 46
Part 47
Part 48
The Power Of Putih Abu Abu
Part 49
Part 50
Part 51
Part 52
Part 53
Part 54
Part 55
Part 56
Part 57
Part 58
Part 59
Part 60
Part 61
Part 62
Part 63
Part 64
Part 65
Part 66
Part 67
Part 68
Part 69
Part 70
Part 71
Part 72
Part 73
Part 74
Part 75
Part 76
Part 77
Part 78
Part 79
Part 80
Part 81
Part 82
Part 83
Part 84
Part 85
Part 86
Part 87
Part 88
Part 89
Part 90
Part 91
Part 92
part 93
Part 94
Part 95
Part 96
Part 97
Part 98
Part 99
Part 100
Spoiler for INDEX II:
Quote:
Cover dari agan armstrongzone
Spoiler for :
Ebook Part 1-110 dari agan TheSain007
Spoiler for :
Diubah oleh dingdingding 13-01-2016 21:01
junti27 dan 12 lainnya memberi reputasi
13
1.9M
Kutip
5.1K
Balasan
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.7KThread•52.5KAnggota
Tampilkan semua post
TS
dingdingding
#108
Spoiler for Part 28:
Keesokan paginya. Seperti biasa gw menjalankan rutinitas sebagai pelajar yang baik. Datang lebih awal dari siswa yang lainnya
. Alhasil gw adalah orang pertama yang masuk ke kelas
. Sekekiling sekolah pun hanya baru ada beberapa siswa yang datang. ( Biasanya yang dateng pagi mau nyalin PR ) .Pintu kelas gw masih ditutup, ruangan pun gelap. Gw masuk, menyalakan lampu. Lalu duduk di tempat gw biasa duduk, ( yaiyalah, masa di meja guru
). Beberapa menit kemudian siswa siswi pun datang satu persatu. Kelas pun mulai ramai. Gw melihat meta datang setelahnya. Dengan wajah murung. Ada apakah gerangan? Gw pun bertanya
Gw: pagi met, ko kusut gitu? Gak mandi ya
Meta: engga apa-apa ndra. Lagi ga semangat aja nih
Gw: oh belum sarapan kali
Meta:
(senyum doang)
Gw: Eh met, kita kapan latihan puisi lagi?
Meta: nanti aja ndra. Minggu depan aja ya. Lagian kita kan udah lancar ini kok
Gw: iya deh
Lalu datang Rizky
Rizky: ( simpen tas, duduk, bersila tangan)
Gw:
Rizky: apa lu liat-liat
Gw:
kenape lu, pagi-pagi gw udah kena semprot aja
Rizky: suka-suka gw dong
Gw: ngalah deh, masih pagi ah.
Lalu datang Yoga
Yoga: ( simpen tas, duduk, molor
)
Gw: Yog, minjem pulpen lu dong
( gw ga pernah beli pulpen, minjem terus
: )
Yoga: ( memberikan satu buah pulpen tanpa berkata-kata )
Gw: Kalian ini pada kenapa sih?
Yoga, Meta, Rizky: engga apa-apa
Gw:
keliatan kali kalian ini ada apa-apanya. Lu kenapa yog?
Yoga: Gw cape, kurang tidur.
Gw: emang lu ngapain? ronda?
Yoga: enggak, gw abis bikin sesuatu buat dina
Gw: Yaelah, ampe begadang,
Kalo Lu ki?
Rizky: masih perlu gw kasih tau?
Gw: ngomong aja belum.
ngasih tau apaan?
Meta: udah udah, si rizky palingan lagi PMS
Rizky: Tuh dengerin. lagi sensi tingkat dewa, jangan ganggu-ganggu gw, terutama lu
Gw: Ko gw
. Kamu kenapa met? ( cie kamu
)
Meta: engga apa-apa ( sambil menundukan kepalanya )
Kami bertiga pun penasaran
Rizky: ngomong dong met
Gw: Iya met cerita aja kan ada aa
Rizky: iya cerita aja, kenapa sih?
Meta: Anto
Yoga: ( langsung bangun ) anto kenapa? kenapa ama anto?
Meta: bukan anto yang kenapa-kenapa
tapi aku yang kenapa-kenapa yog 
Gw: bego emang si yoga
Emang kenapa met? cerita dong
( girang gw sebenernya
)
Meta: Ya biasa lagi berantem aja kok
Rizky: oooooooo
Gw: Berantem kenapa? ( makin antusias
)
Meta: adalah, biasa kok, cuma salah paham
Gw: oh yasudah lah. ( mungkin meta belum mau cerita )
Lalu jam pelajaran pertama pun berbunyi. Kita pun menunggu sang guru masuk. Gw masih sangat ingat kejadian ini. Kejadian yang gak akan gw lupakan, karena sampai detik ini gw nulis ini cerita gw masih inget.
Guru pun masuk, dia adalah guru elektronika, anak-anak memanggil dia pa Ucok ( ada yang kenal?
)
Km: Sikap, beri salam ( KM memberi aba-aba )
Semua murid : Assalamualaikum Wr. Wb
Pa Ucok: Waalaikumsalam wr wb
Pa Ucok: Kita udah belajar sampe mana minggu kemaren ?
Siswa: Minggu kemaren bapa gak masuk pa.
Pa Ucok: saya masuk, enak aja ga masuk
Siswa: engga pak, kan bapa katanya ada keperluan
Pa Ucok: loh? terus waktu itu saya masuk ke kelas mana dong
Siswa:
:
Pa Ucok: Coba mana liat catatan kamu ( sambil mengambil buku catatan siswa paling depan )
Siswa: heheheheh . Saya ga pernah catet apa yang bapa omongin
Pa Ucok: bagus bagus. Didalam kepala ya ( Pa ucok adalah orang yang memberi petuah "didalam kepala" )
Siswa: bagus-bagus. Ada yang catatannya lengkap ga?
Siswa : saya pak. ( Sambil berjalan memberikan bukunya kepada pak ucok )
Pa ucok: Oh sampe sini. Warna resistor 470k ohm itu warna apa saja? ( bertanya kepada siswa yang catatannya lengkap )
Siswa:
: ( liat-liat buku catatannya )
Pa Ucok: kamu, 470k ohm warna apa saja?
Siswa: (seperti sedang menghitung jarinya) Kuning (menghitung jari lagi) ungu (menghitung jari) coklat pak
Pa Ucok: Ya itulah perbedaan yang catatannya di luar kepala ( sambil menggangkat buku catatan ) dan didalam kenapa ( sambil menunjuk kepalanya )
Siswa :
Ya itulah Pak Ucok
. guru paling berbeda dengan guru lainnnya. Taukah anda semua? dari 2 jam pelajaran pa ucok.
Yang tiap satu pelajaran itu 45 menit. 2 Jam pelajaran itu = 1 jam 30 menit . Selama 1 jam 15 menit, dia menceritakan kisah hidupnya. dan 15 menit untuk belajar
. Mungkin dialah guru paling unik yang pernah gw temui 
Ditengah cerita tentang perjalanan hidupnya, sebuah kejadian janggal muncul. Saat Pa Ucok sedang berbicara ke depan, tiba-tiba dia diam. Kelas pun hening seketika.
Pa Ucok : (diam)
Siswa: (diam)
Salah satu siswa: ( planga plongo , begitupun gw
)
Dalam hati gw ada apaan sih? ko jadi pada diem gini?
Pa Ucok: ( menggangkat jarinya telunjuknya lalu ditaruh di depan bibirnya, mendandakan semua harus diam )
Kelas pun menjadi hening, sehening-heningnya. Lalu tiba-tiba ada suara wanita menangis. Dari pojok belakang barisan tempat duduk gw ( anjrit gw merinding nih inget kejadian ini ) .
Gw: ( ada cewe nangis? otak gw pun berfikir tanpa melihat ke belakang, astaga . Meta? apa iya meta nangis? )
Masih dengan suara tangisan yang tersedu-sedu. Pa ucok melangkah ke arah deretan kursi gw. Saat itu juga setelah Pa Ucok melewati gw. Gw otomatis melihat ke arah pa ucok beserta anak-anak yang lainnya. Namun ada yang janggal
Meta kaga nangis
. malah muka dia juga bingung. Gw perhatikan muka anak-anak sebenernya lebih banyak muka ketakutan daripada muka kebingungan )
Gw: (Anjrit, siapa yang nangis nih? ) ( bulu kuduk gw berdiri nih gan
)
Lalu Pa Ucok duduk di pojokan, duduk bersama 2 murid lain yang mukanya udah ketakutan setengah mati
( panggil saja mereka berdua dudu dan didi
)
Suara tangisan pun masih tetap terdengar, kecil tapi sangat jelas, tapi ga ada sosok orang yang sedang menangis di kelas gw. Semua siswa pun tidak ada yang berani berbicara. Beberapa saat kemudian. gw mencium sesuatu. Bau kopi ! anak lain malah ada yang bilang, bau gosong
. Sebenernya lebih ke bau kopi yang gosong. Ruangan kelas pun menjadi gaduh. Ada yang keluar kelas karena tidak kuat dengan baunya. Termasuk gw
: baunya ada, tapi gak ada asepnya
. Akhirnya semua siswa keluar dari kelas
: suasana depan kelas gw pun menjadi gaduh. Ternyata bukan hanya kelas gw saja. tapi kelas sebelah gw ( bukan kelas selvia ) Kelas G juga ribut, tapi tidak sampai keluar kelas. Pa ucok pun pergi ke kelas sebelah. Terlihat oleh gw, sedang mengobrol dengan guru bahasa indonesia kalo ga salah (namanya lupa
) Lalu pak ucok kembali setelah beberapa menit di kelas sebelah.
Pa Ucok: ayo ayo masuk lagi ke dalem
Salah satu siswa: Takut pa
Pa Ucok: udah gak apa-apa. nanti di dalem bapa kasih tau siapa dia
Siswa:
( dia? dia dia dia
) becanda
( dia? maksud pa ucok dia itu siapa? )
Semua siswa pun masuk ke dalam kelas. Begitupun gw . Kelas menjadi hening seketika. Yang duduk di paling belakang. Mukanya pucet, ketakutan setengah mati
: . bahkan ada yang duduk di paling belakang lebih memilih duduk di depan bersama temannya yang lain. Alhasil ada yang duduk bertiga ada yang ber 4
. Lalu pa ucok mulai berbicara
Pa Ucok: hmmmmm
Siswa:
Pa ucok: hmmmmm ( baca doa kali ya, soalnya dia sambil nunduk )
Siswa:
Pa ucok: jadi gini anak-anak. Kelas kalian ini baru ya?
Siswa: Iya paa ( Sebenernya bukan baru, tapi lantainya yang asalnya lantai batu berwarna hitam, sudah diganti menjadi keramik putih beberapa minggu yang lalu, serta pergantian pintu dan jendela )
Pa ucok: tadi bapa ke kelas sebelah, nanya kesana, tapi di kelas sebelah juga gak ada yang nangis. Tapi mereka juga denger . Mereka pikir malah dari kelas kita ada yang nangis. Bahkan disana gak ada bau gosong. Cuma di kelas kita ini aja.
Lalu salah satu siswa cewe panggil saja dede
Dede: ( nangis )
Siswa lain:
( pergi menjauhi dia )
Dede: ih ko malah pada ngejauhin aku
Pa Ucok: kamu kenapa nangis?
Dede: takut pa
Siswa lain:
( gw kira kesurupan )
Pa Ucok: kamu ini ada-ada aja
Dede: masih nangis ( ditenangkan sama siswa yang lain )
Pa Ucok: ya anak-anak emang dia bukan dari dunia kita. tapi ya kita masing-masing aja. mereka punya dunia mereka, kita juga punya dunia kita. Ga usah dipikirin.
Salah satu siswa: Ko tadi sampe bau gosong pa?
Siswa lain: ( ngangguk-ngangguk )
Pa Ucok: mana bapa tau hahahaha
Para siswa pun tidak puas mendapat jawaban dari pa ucok. Pelajaran pun kembali di lanjutnya. Sebenernya ga belajar sih. Masih tentang cerita-cerita pa ucok
Jam pelajaran kedua pun selesai. Waktunya istirahat. Karena sekarang hari sabtu, jadi lebih cepat. Ya itulah sebuah kisah horor di kelas gw. Karena kejadian itu, sampa beberapa hari kedepan, kelas gw jadi trend topic 
Gw: Met met, gw kira tadi lu yang nangis
Meta: Udah udah dong, jangan dibahas lagi itu, merinding nih gw
Gw: hiiiii, takut ya
Yoga: Kaya yang lu gak takut aja ndra.
Gw:
Rizky: Lu tadi pagi kan dateng pertama kali, ada sesuatu ga ndra?
Gw jadi keinget tadi pagi gw dateng pagi-pagi banget, pas kelas belum ada siapa-siapa, gelap pula )
Gw: Hiiiiiiiiiiii, iya ya gw tadi pagi duduk disini sendirian
Meta: terus nemu sesuatu ga ndra?
Gw: gak ada apa-apa tuh, biasa aja tadi pagi
Yoga: Untung tuh ga nampakin diri, kalo pas pagi-pagi lu duduk ada yang duduk juga di belakang lu. Mati lu ndra
Meta: huss , jangan sompral ( bicara sembarangan )
Yoga: hehehehe, maaf maaf
Meta: Ki, ke kantin yu.
Rizky: Yuk. Aku juga mau ke toilet, mau ganti
Gw: ikut dong
Rizky: Yu. ikut ke toilet
Gw: beneran nih
Rizky: Iya nanti lu gw mandiin di sana biar otak lu ga kotor
Gw:
Meta dan rizky pun pergi meninggalkan kelas sambil ketawa-ketawa
Yoga: ( molor ternyata )
Gw: ya salam, ini anak satu molor.
Lalu ada seorang wanita memanggil gw dari arah pintu kelas.
Cewe: ndra, ndra
Gw: ( menengok ke pintu kelas ) ya ? ( siapakah dia?
)
. Alhasil gw adalah orang pertama yang masuk ke kelas
. Sekekiling sekolah pun hanya baru ada beberapa siswa yang datang. ( Biasanya yang dateng pagi mau nyalin PR ) .Pintu kelas gw masih ditutup, ruangan pun gelap. Gw masuk, menyalakan lampu. Lalu duduk di tempat gw biasa duduk, ( yaiyalah, masa di meja guru
). Beberapa menit kemudian siswa siswi pun datang satu persatu. Kelas pun mulai ramai. Gw melihat meta datang setelahnya. Dengan wajah murung. Ada apakah gerangan? Gw pun bertanyaQuote:
Gw: pagi met, ko kusut gitu? Gak mandi ya

Meta: engga apa-apa ndra. Lagi ga semangat aja nih
Gw: oh belum sarapan kali
Meta:
(senyum doang)Gw: Eh met, kita kapan latihan puisi lagi?
Meta: nanti aja ndra. Minggu depan aja ya. Lagian kita kan udah lancar ini kok
Gw: iya deh
Lalu datang Rizky
Rizky: ( simpen tas, duduk, bersila tangan)

Gw:

Rizky: apa lu liat-liat

Gw:
kenape lu, pagi-pagi gw udah kena semprot aja Rizky: suka-suka gw dong

Gw: ngalah deh, masih pagi ah.
Lalu datang Yoga
Yoga: ( simpen tas, duduk, molor
)Gw: Yog, minjem pulpen lu dong
( gw ga pernah beli pulpen, minjem terus
: )Yoga: ( memberikan satu buah pulpen tanpa berkata-kata )
Gw: Kalian ini pada kenapa sih?
Yoga, Meta, Rizky: engga apa-apa
Gw:
keliatan kali kalian ini ada apa-apanya. Lu kenapa yog? Yoga: Gw cape, kurang tidur.
Gw: emang lu ngapain? ronda?
Yoga: enggak, gw abis bikin sesuatu buat dina
Gw: Yaelah, ampe begadang,
Kalo Lu ki?Rizky: masih perlu gw kasih tau?
Gw: ngomong aja belum.
ngasih tau apaan?Meta: udah udah, si rizky palingan lagi PMS
Rizky: Tuh dengerin. lagi sensi tingkat dewa, jangan ganggu-ganggu gw, terutama lu

Gw: Ko gw
. Kamu kenapa met? ( cie kamu
)Meta: engga apa-apa ( sambil menundukan kepalanya )
Kami bertiga pun penasaran
Rizky: ngomong dong met
Gw: Iya met cerita aja kan ada aa

Rizky: iya cerita aja, kenapa sih?
Meta: Anto
Yoga: ( langsung bangun ) anto kenapa? kenapa ama anto?

Meta: bukan anto yang kenapa-kenapa
tapi aku yang kenapa-kenapa yog 
Gw: bego emang si yoga
Emang kenapa met? cerita dong
( girang gw sebenernya
)Meta: Ya biasa lagi berantem aja kok
Rizky: oooooooo
Gw: Berantem kenapa? ( makin antusias
)Meta: adalah, biasa kok, cuma salah paham
Gw: oh yasudah lah. ( mungkin meta belum mau cerita )
Lalu jam pelajaran pertama pun berbunyi. Kita pun menunggu sang guru masuk. Gw masih sangat ingat kejadian ini. Kejadian yang gak akan gw lupakan, karena sampai detik ini gw nulis ini cerita gw masih inget.
Guru pun masuk, dia adalah guru elektronika, anak-anak memanggil dia pa Ucok ( ada yang kenal?
)Quote:
Km: Sikap, beri salam ( KM memberi aba-aba )
Semua murid : Assalamualaikum Wr. Wb
Pa Ucok: Waalaikumsalam wr wb
Pa Ucok: Kita udah belajar sampe mana minggu kemaren ?
Siswa: Minggu kemaren bapa gak masuk pa.
Pa Ucok: saya masuk, enak aja ga masuk
Siswa: engga pak, kan bapa katanya ada keperluan
Pa Ucok: loh? terus waktu itu saya masuk ke kelas mana dong

Siswa:
:Pa Ucok: Coba mana liat catatan kamu ( sambil mengambil buku catatan siswa paling depan )
Siswa: heheheheh . Saya ga pernah catet apa yang bapa omongin
Pa Ucok: bagus bagus. Didalam kepala ya ( Pa ucok adalah orang yang memberi petuah "didalam kepala" )
Siswa: bagus-bagus. Ada yang catatannya lengkap ga?
Siswa : saya pak. ( Sambil berjalan memberikan bukunya kepada pak ucok )
Pa ucok: Oh sampe sini. Warna resistor 470k ohm itu warna apa saja? ( bertanya kepada siswa yang catatannya lengkap )
Siswa:
: ( liat-liat buku catatannya )Pa Ucok: kamu, 470k ohm warna apa saja?
Siswa: (seperti sedang menghitung jarinya) Kuning (menghitung jari lagi) ungu (menghitung jari) coklat pak
Pa Ucok: Ya itulah perbedaan yang catatannya di luar kepala ( sambil menggangkat buku catatan ) dan didalam kenapa ( sambil menunjuk kepalanya )
Siswa :

Ya itulah Pak Ucok
. guru paling berbeda dengan guru lainnnya. Taukah anda semua? dari 2 jam pelajaran pa ucok.Yang tiap satu pelajaran itu 45 menit. 2 Jam pelajaran itu = 1 jam 30 menit . Selama 1 jam 15 menit, dia menceritakan kisah hidupnya. dan 15 menit untuk belajar
. Mungkin dialah guru paling unik yang pernah gw temui 
Ditengah cerita tentang perjalanan hidupnya, sebuah kejadian janggal muncul. Saat Pa Ucok sedang berbicara ke depan, tiba-tiba dia diam. Kelas pun hening seketika.
Quote:
Pa Ucok : (diam)
Siswa: (diam)
Salah satu siswa: ( planga plongo , begitupun gw
)Dalam hati gw ada apaan sih? ko jadi pada diem gini?
Pa Ucok: ( menggangkat jarinya telunjuknya lalu ditaruh di depan bibirnya, mendandakan semua harus diam )
Kelas pun menjadi hening, sehening-heningnya. Lalu tiba-tiba ada suara wanita menangis. Dari pojok belakang barisan tempat duduk gw ( anjrit gw merinding nih inget kejadian ini ) .
Gw: ( ada cewe nangis? otak gw pun berfikir tanpa melihat ke belakang, astaga . Meta? apa iya meta nangis? )
Masih dengan suara tangisan yang tersedu-sedu. Pa ucok melangkah ke arah deretan kursi gw. Saat itu juga setelah Pa Ucok melewati gw. Gw otomatis melihat ke arah pa ucok beserta anak-anak yang lainnya. Namun ada yang janggal
Meta kaga nangis
. malah muka dia juga bingung. Gw perhatikan muka anak-anak sebenernya lebih banyak muka ketakutan daripada muka kebingungan ) Gw: (Anjrit, siapa yang nangis nih? ) ( bulu kuduk gw berdiri nih gan
)Lalu Pa Ucok duduk di pojokan, duduk bersama 2 murid lain yang mukanya udah ketakutan setengah mati
( panggil saja mereka berdua dudu dan didi
)Suara tangisan pun masih tetap terdengar, kecil tapi sangat jelas, tapi ga ada sosok orang yang sedang menangis di kelas gw. Semua siswa pun tidak ada yang berani berbicara. Beberapa saat kemudian. gw mencium sesuatu. Bau kopi ! anak lain malah ada yang bilang, bau gosong
. Sebenernya lebih ke bau kopi yang gosong. Ruangan kelas pun menjadi gaduh. Ada yang keluar kelas karena tidak kuat dengan baunya. Termasuk gw
: baunya ada, tapi gak ada asepnya
. Akhirnya semua siswa keluar dari kelas
: suasana depan kelas gw pun menjadi gaduh. Ternyata bukan hanya kelas gw saja. tapi kelas sebelah gw ( bukan kelas selvia ) Kelas G juga ribut, tapi tidak sampai keluar kelas. Pa ucok pun pergi ke kelas sebelah. Terlihat oleh gw, sedang mengobrol dengan guru bahasa indonesia kalo ga salah (namanya lupa
) Lalu pak ucok kembali setelah beberapa menit di kelas sebelah. Quote:
Pa Ucok: ayo ayo masuk lagi ke dalem
Salah satu siswa: Takut pa

Pa Ucok: udah gak apa-apa. nanti di dalem bapa kasih tau siapa dia
Siswa:
( dia? dia dia dia
) becanda
( dia? maksud pa ucok dia itu siapa? )Semua siswa pun masuk ke dalam kelas. Begitupun gw . Kelas menjadi hening seketika. Yang duduk di paling belakang. Mukanya pucet, ketakutan setengah mati
: . bahkan ada yang duduk di paling belakang lebih memilih duduk di depan bersama temannya yang lain. Alhasil ada yang duduk bertiga ada yang ber 4
. Lalu pa ucok mulai berbicaraQuote:
Pa Ucok: hmmmmm
Siswa:

Pa ucok: hmmmmm ( baca doa kali ya, soalnya dia sambil nunduk )
Siswa:

Pa ucok: jadi gini anak-anak. Kelas kalian ini baru ya?
Siswa: Iya paa ( Sebenernya bukan baru, tapi lantainya yang asalnya lantai batu berwarna hitam, sudah diganti menjadi keramik putih beberapa minggu yang lalu, serta pergantian pintu dan jendela )
Pa ucok: tadi bapa ke kelas sebelah, nanya kesana, tapi di kelas sebelah juga gak ada yang nangis. Tapi mereka juga denger . Mereka pikir malah dari kelas kita ada yang nangis. Bahkan disana gak ada bau gosong. Cuma di kelas kita ini aja.
Lalu salah satu siswa cewe panggil saja dede
Dede: ( nangis )

Siswa lain:
( pergi menjauhi dia )Dede: ih ko malah pada ngejauhin aku

Pa Ucok: kamu kenapa nangis?
Dede: takut pa

Siswa lain:
( gw kira kesurupan )Pa Ucok: kamu ini ada-ada aja
Dede: masih nangis ( ditenangkan sama siswa yang lain )
Pa Ucok: ya anak-anak emang dia bukan dari dunia kita. tapi ya kita masing-masing aja. mereka punya dunia mereka, kita juga punya dunia kita. Ga usah dipikirin.
Salah satu siswa: Ko tadi sampe bau gosong pa?
Siswa lain: ( ngangguk-ngangguk )
Pa Ucok: mana bapa tau hahahaha
Para siswa pun tidak puas mendapat jawaban dari pa ucok. Pelajaran pun kembali di lanjutnya. Sebenernya ga belajar sih. Masih tentang cerita-cerita pa ucok
Jam pelajaran kedua pun selesai. Waktunya istirahat. Karena sekarang hari sabtu, jadi lebih cepat. Ya itulah sebuah kisah horor di kelas gw. Karena kejadian itu, sampa beberapa hari kedepan, kelas gw jadi trend topic 
Quote:
Gw: Met met, gw kira tadi lu yang nangis

Meta: Udah udah dong, jangan dibahas lagi itu, merinding nih gw

Gw: hiiiii, takut ya

Yoga: Kaya yang lu gak takut aja ndra.
Gw:
Rizky: Lu tadi pagi kan dateng pertama kali, ada sesuatu ga ndra?
Gw jadi keinget tadi pagi gw dateng pagi-pagi banget, pas kelas belum ada siapa-siapa, gelap pula )
Gw: Hiiiiiiiiiiii, iya ya gw tadi pagi duduk disini sendirian

Meta: terus nemu sesuatu ga ndra?
Gw: gak ada apa-apa tuh, biasa aja tadi pagi
Yoga: Untung tuh ga nampakin diri, kalo pas pagi-pagi lu duduk ada yang duduk juga di belakang lu. Mati lu ndra

Meta: huss , jangan sompral ( bicara sembarangan )
Yoga: hehehehe, maaf maaf
Meta: Ki, ke kantin yu.
Rizky: Yuk. Aku juga mau ke toilet, mau ganti
Gw: ikut dong

Rizky: Yu. ikut ke toilet
Gw: beneran nih

Rizky: Iya nanti lu gw mandiin di sana biar otak lu ga kotor
Gw:

Meta dan rizky pun pergi meninggalkan kelas sambil ketawa-ketawa

Yoga: ( molor ternyata )
Gw: ya salam, ini anak satu molor.
Lalu ada seorang wanita memanggil gw dari arah pintu kelas.
Cewe: ndra, ndra
Gw: ( menengok ke pintu kelas ) ya ? ( siapakah dia?
)Diubah oleh dingdingding 11-04-2014 13:30
sormin180 dan 4 lainnya memberi reputasi
5
Kutip
Balas