- Beranda
- Stories from the Heart
diary of love
...
TS
synchan06062008
diary of love
Perkenalkan namaku syla, bagi mantanku yang namanya Chandra pasti tidak asing, pasti lah namanya juga mantan,ga mungkin juga ga kenal kan (sedikit tersenyum baca tulisan sendiri). Aku berumur 24 tahunan lah tahun ini (berhubung aku masih newbie nih jadi kalo ada salah,,minta saran ya)
...Oke check my story
...Oke check my story
Spoiler for pengantar:
Spoiler for Tokoh:
Spoiler for sinopsis cerita:
Spoiler for part 1:
Spoiler for Index:
Diubah oleh synchan06062008 11-12-2015 20:47
anasabila memberi reputasi
1
62.5K
768
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•53.3KAnggota
Tampilkan semua post
TS
synchan06062008
#534
“gue udah jalan 3 bulan”
“hah?lo…”
“selingkuh?itu maksud lo?”
“…..” kata – kataku tercekat ditenggorokanku,beneran ga mau keluar kata – kata yang aku fikirkan
“kalo lo anggap gue selingkuh, lo salah, gue hanya mencari seseorang yang mau terima gue tanpa masa lalunya”
“……”
“gue pengen hubungan yang normal syl, normal tanpa gangguan masa lalu, selama itu gue berharap lo bisa sedikit aja…sedikit aja syl lo bisa ngeliat gue di depan bukan Chandra masa lalu lo”
“……”
“gue nunggu,nunggu seperti yang lo minta dulu saat lo cerita semua tentang Chandra,inget lo yang cerita lo yang begitu bencinya ama chandra yang seolah Chandra yang palig benar dan saat pengusiran Chandra ke lo, tapi dari cerita lo,mata lo yang bicara,gue tau lo bohong kalo benci, lo cinta ma Chandra, lo Cuma bohongin diri lo dengan bilang lo benci”
“dan gue juga bohongin diri gue dengan harapan cinta lo datang ke gue syl”
“salah, gue cari seseorang lagi syl?salah?”
Aku coba atur lagi hatiku,entah ada orang yang membenarkan ketika
mencari seseorang sebagai pengganti atau kata kasarnya pelampiasan saat
pasangannya melupakan masa lalunya, hanya penilaian seseorang bisa
langsung berubah ketika satu malam, yap satu malam saja ketika aku
mengetahui semua kebenaran cha dan itu langsung menjadi semua
pembenaran al dengan mencari penggantiku (entah ini Cuma pembenaran al
untuk tak mau dianggap salah dengan mencari seseorang lain atau mungkin
aku memang pantas untuk diganti ketika aku masih berusaha melupakan
cha,terutama setelah malam itu)
Aku tarik nafas agak panjang untuk memulai pembicaraanku
“al…kenapa lo ga mutusin gue dan malah cari orang lain?”
“ya lo bener al dengan semua omongan lo, yang bilang gue cinta Chandra
dan lain sebagainya, tapi apa lo juga ga melihat sedikit aja al usaha gue untuk condong ke lo?”
“gue juga punya hati al, hati untuk merasa tulusnya pengorbanan seseorang dan juga gue punya hati untuk melihat usaha lo nunggu gue”
“tapi bagi gue al, ketika lo emang udah ga nyaman ama gue dengan masa lalu gue kemudian lo jadikan itu alasan dengan cari orang lain dibelakang gue, itu lo Cuma mau cari bener sendiri”
“tapi…….”
Sebelum al menyelesaikan omongannya, aku langsung memotongnya
“lo benar al, kita buat simple aja hubungan kita, lo udah ada pengganti gue, udah kelar,udah fix kalo kita ga bisa lanjut lagi”
“yawda syl kalo gitu…semoga lo bisa dapetin Chandra lagi”ujar al sambil tersenyum
Entah maksud omongan al itu bener dari hati yang paling dalam atau hanya
sekedar menyindir diri ini yang tak bisa lepas dari masa lalu, tapi apapun
yang al ucapkan hati ini masih merasakan sakit walau berbeda dengan sakit
yang timbul oleh cha,cha dengan pengorbanannya dan al yang melihat cha
sebagai seseorang yang tak pernah bisa dilampaui,tapi bagiku al
menginginkan hal yang instan sedangkan al juga tak tau cerita sebenarnya
(dan aku rasa al tak perlu tau cerita sebenarnya tentang cha)
“kalo gitu gue permisi al”
Setelah mengucapkan itu aku keluar kontrakan al, bergegas masuk mobil
dan pergi dari sana secepatnya (setidaknya tak perlu al melihatku menangis,
pride ku mengatakan cukup aku menangis di depan cowok karena masalah
cowok, aku bukan cewek lemah) .
Cukuplah hari itu hujan menemaniku bersenandung dalam tangisanku.
“hah?lo…”
“selingkuh?itu maksud lo?”
“…..” kata – kataku tercekat ditenggorokanku,beneran ga mau keluar kata – kata yang aku fikirkan
“kalo lo anggap gue selingkuh, lo salah, gue hanya mencari seseorang yang mau terima gue tanpa masa lalunya”
“……”
“gue pengen hubungan yang normal syl, normal tanpa gangguan masa lalu, selama itu gue berharap lo bisa sedikit aja…sedikit aja syl lo bisa ngeliat gue di depan bukan Chandra masa lalu lo”
“……”
“gue nunggu,nunggu seperti yang lo minta dulu saat lo cerita semua tentang Chandra,inget lo yang cerita lo yang begitu bencinya ama chandra yang seolah Chandra yang palig benar dan saat pengusiran Chandra ke lo, tapi dari cerita lo,mata lo yang bicara,gue tau lo bohong kalo benci, lo cinta ma Chandra, lo Cuma bohongin diri lo dengan bilang lo benci”
“dan gue juga bohongin diri gue dengan harapan cinta lo datang ke gue syl”
“salah, gue cari seseorang lagi syl?salah?”
Aku coba atur lagi hatiku,entah ada orang yang membenarkan ketika
mencari seseorang sebagai pengganti atau kata kasarnya pelampiasan saat
pasangannya melupakan masa lalunya, hanya penilaian seseorang bisa
langsung berubah ketika satu malam, yap satu malam saja ketika aku
mengetahui semua kebenaran cha dan itu langsung menjadi semua
pembenaran al dengan mencari penggantiku (entah ini Cuma pembenaran al
untuk tak mau dianggap salah dengan mencari seseorang lain atau mungkin
aku memang pantas untuk diganti ketika aku masih berusaha melupakan
cha,terutama setelah malam itu)
Aku tarik nafas agak panjang untuk memulai pembicaraanku
“al…kenapa lo ga mutusin gue dan malah cari orang lain?”
“ya lo bener al dengan semua omongan lo, yang bilang gue cinta Chandra
dan lain sebagainya, tapi apa lo juga ga melihat sedikit aja al usaha gue untuk condong ke lo?”
“gue juga punya hati al, hati untuk merasa tulusnya pengorbanan seseorang dan juga gue punya hati untuk melihat usaha lo nunggu gue”
“tapi bagi gue al, ketika lo emang udah ga nyaman ama gue dengan masa lalu gue kemudian lo jadikan itu alasan dengan cari orang lain dibelakang gue, itu lo Cuma mau cari bener sendiri”
“tapi…….”
Sebelum al menyelesaikan omongannya, aku langsung memotongnya
“lo benar al, kita buat simple aja hubungan kita, lo udah ada pengganti gue, udah kelar,udah fix kalo kita ga bisa lanjut lagi”
“yawda syl kalo gitu…semoga lo bisa dapetin Chandra lagi”ujar al sambil tersenyum
Entah maksud omongan al itu bener dari hati yang paling dalam atau hanya
sekedar menyindir diri ini yang tak bisa lepas dari masa lalu, tapi apapun
yang al ucapkan hati ini masih merasakan sakit walau berbeda dengan sakit
yang timbul oleh cha,cha dengan pengorbanannya dan al yang melihat cha
sebagai seseorang yang tak pernah bisa dilampaui,tapi bagiku al
menginginkan hal yang instan sedangkan al juga tak tau cerita sebenarnya
(dan aku rasa al tak perlu tau cerita sebenarnya tentang cha)
“kalo gitu gue permisi al”
Setelah mengucapkan itu aku keluar kontrakan al, bergegas masuk mobil
dan pergi dari sana secepatnya (setidaknya tak perlu al melihatku menangis,
pride ku mengatakan cukup aku menangis di depan cowok karena masalah
cowok, aku bukan cewek lemah) .
Cukuplah hari itu hujan menemaniku bersenandung dalam tangisanku.
0

:
