Kaskus

Story

realeyesAvatar border
TS
realeyes
Kumpulan Cerita Pendek Kehidupan - realeyes

emoticon-Matabelo

emoticon-Malu (S)Halo kakak2 semua, perkenalkan saya realeyes. emoticon-Malu (S)

emoticon-MaluDisini saya akan share karya2 kecil saya. Cerita-cerita ini berdasarkan pengalaman saya, jadi maaf ya kalau ada beberapa nantinya yang terkesan kelam dan agak anehemoticon-Malu

emoticon-Malu (S)Saya juga berharap support dari kakak2 semua. Karena tujuan saya disini adalah mengembangkan kembali bakat dan minat menulis saya. Setelah vakum 3 tahun menulis cerita dikarenakan sibuknya aktivitas kuliahemoticon-Malu (S)

emoticon-Cendol (S)Kalau ada kritik saya juga akan terima, tapi saya mohon tolong kritiklah yang membangun dan jangan menjatuhkan, karena saya butuh motivasi untuk mewujudkan cita-cita saya menjadi penulis novel fantasiemoticon-Cendol (S)

emoticon-Kiss (S)Mungkin hanya itu sekilas info tentang saya dan maaf kalau threadnya berantakan dan jelek, saya masih belajar disiniemoticon-Kiss (S)

emoticon-Toast

emoticon-Shakehand2
emoticon-Cendol (S)Mari bertemanemoticon-Cendol (S)


emoticon-I Love Indonesia (S)emoticon-I Love Indonesia (S)emoticon-I Love Indonesia (S)emoticon-I Love Indonesia (S)emoticon-I Love Indonesia (S)emoticon-I Love Indonesia (S)emoticon-I Love Indonesia (S)emoticon-I Love Indonesia (S)emoticon-I Love Indonesia (S)

emoticon-I Love Kaskus (S)emoticon-I Love Kaskus (S)emoticon-I Love Kaskus (S)emoticon-I Love Kaskus (S)emoticon-I Love Kaskus (S)emoticon-I Love Kaskus (S)emoticon-I Love Kaskus (S)emoticon-I Love Kaskus (S)

=============================================================================


[INDEX]

1.Pengemis Lumpuhemoticon-Berduka (S)
2.Pukulan Telak di Dada Kiri
Diubah oleh realeyes 10-04-2014 00:48
anasabilaAvatar border
anasabila memberi reputasi
1
2.4K
4
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread53.4KAnggota
Tampilkan semua post
realeyesAvatar border
TS
realeyes
#3
Manusia bisa berubah menjadi orang yang lebih baik karena suatu alasan…

Tapi ingatlah, manusia tidak akan pernah lupa dirinya yang sebenarnya, ketika alasan itu hilang maka dia akan berangsur-angsur kembali ke diri lamanya.

Aku bukan orang yang baik.

Aku hanya orang yang berubah jadi lebih baik tapi kemudian memutuskan untuk kembali ke jalan yang salah hanya untuk menyesalinya di akhir.

Tanpa bermaksud sombong aku akan bercerita sedikit tentang diriku.

Dulu aku adalah orang yang selalu berusaha jadi baik dan membantu orang lain, tentu saja setelah dia mengubahku. Dari seorang remaja pemberontak tanpa arah menjadi pria pemberontak yang membenci pembenaran hal yang salah.

Bagian itu akan aku ceritakan lain kali.

Aku selalu menyempatkan diri bersedekah tiap hari, tidak peduli berapa jumlahnya aku akan bersedekah selama dalam lingkup pandanganku terlihat orang yang membutuhkan.

Tidak peduli walau uang dalam dompetku habis untuk mengisi perut pengemis yang berpenghasilan berpuluh juta sebulan atau hanya sekedar memberikan coklat top untuk anak yatim di dekat rumah.

Aku ingin menjadi baik.

Sekali saja aku ingin tahu bagaimana rasanya menjadi orang baik.

Tapi kemudian aku lupa bagaimana perasaan itu, setelah suatu kejadian yang benar-benar menggoyahkan prinsip kebenaranku.

Suatu hari pamanku sakit, pamanku yang selalu membantu keuanganku.

Tidak ada lagi bantuan uang jajan karena dia terserang struk ringan dan jadi seperti orang linglung, menjadikannya mustahil untuk bekerja seperti dulu.

Jangankan untuk memintanya membantu keuanganku, aku bahkan tidak tega melihat kondisi keluarganya, terutama anaknya yang paling kecil masih SD.

Hal itu mengubah segalanya, sekarang aku hidup hanya mengandalkan sisa uang kuliah di ATM pemberian dari orangtuaku yang pas-pasan dan bekerja sebagai reseller barang-barang dengan untung tidak seberapa.

Perlahan-lahan aku mengurangi keinginanku untuk bersedekah, menahan diri untuk memberikan uang dan membuang wajah agar tidak merasa kasihan.

Tapi seperti yang aku bilang, manusia tidak akan pernah lupa seperti apa mereka dulu sebelum berubah, dan itu adalah sebuah godaan yang sangat memikat.

Awalnya aku mengurangi frekuensi uang yang aku sedekahkan.

Lalu frekuensi hari aku bersedekah.

Frekuensi minggu.

Frekuensi bulan.

Dan pada akhirnya aku memutuskan hanya akan membantu diriku sendiri, mensedekahkan uang kepada diriku sendiri.

Tapi setan memang pramuria neraka.

Tidak hanya berhenti membantu mereka yang mengadahkan tangan, aku juga mulai malas-malasan beribadah.

Tapi bukan karena uangku kurang. Ya, uangku memang sangat pas-pasan tapi aku masih bisa bersedekah kalau aku mau.

Ada alasan lain.

Aku berhenti menjadi orang baik karena aku merasa itu sia-sia.

Tidak ada yang mengenal, tidak ada yang memandang, tidak ada yang peduli, tidak ada perubahan.

Gadis alim yang aku cintai merasa risih di dekatku tapi tertawa lepas di dekat temannya yang perokok, hedon dan masih mengemis jajan dari orangtua beratus-ratus ribu.

Aku tau mungkin aku tidak bisa membuatnya nyaman seperti mereka yang hidup tanpa beban.

Tapi batin ini bergejolak berharap keadilan.

Mereka yang tidak pernah beribadah bahkan cenderung meremehkan aturan-aturan agama, tapi bisa dipenuhi kebahagiaan dan bersahabat dengan gadis yang aku cintai.

Tanpa sadar aku berubah seperti dulu.

Memang lebih mudah rasanya, walaupun sedikit aku bisa menggunakan uangku untuk membeli sesuatu yang menyenangkan aku, mengalihkan perhatianku dari rasa sakit hati dan kekecewaan karena Tuhan tidak mendengar doaku.

Hingga malam ini aku menemukan video ini.

Spoiler for video:



Memang, tidak ada yang mengenal, tidak ada yang memandang, tidak ada yang peduli, dan tidak ada yang berubah.

Tapi satu hal yang telah aku lupakan dari diriku sendiri.

Aku lupa untuk tertawa.

Aku lupa untuk bahagia.

Aku lupa untuk hidup.

Dan aku lupa kalau hidup berarti memiliki emosi dan kasih sayang.
Mungkin tidak secepat itu aku akan pulih dari rasa iri, sakit hati dan kekecewaan ini.

Tapi video itu benar-benar menohok hatiku, seolah menyindir dan membuat jantungku tercubit.

Pukulan telak di dada kiri.
Diubah oleh realeyes 10-04-2014 00:46
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.