- Beranda
- Stories from the Heart
CINTA (Cerita Indah Namun Tiada Arti)
...
TS
dingdingding
CINTA (Cerita Indah Namun Tiada Arti)
Halo para reader yang budiman.
Gw Pengen Share sedikit sebuah cerita, bisa dibilang sebuah pengalaman.
Mohon bimbingannya jika ada salah ketik(typo) atau kata-kata yang tidak berkenan. (curahkan saja di postingan bawah, atau PM juga boleh). Saya juga masih belajar dalam membuat Thread dan Cerita yang baik dan benar. Masih membutuhkan saran serta kritik dari kiri kanan. Darimana lagi kalau bukan dari agan-agan ini .
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Aku sudah mulai lupa
Saat pertama rasakan lara
Oleh harapan yang pupus
Hingga hati cedera serius
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Lama tak ku dengar tentangnya
Yang paling dalam tancapkan luka
Satu hal yang aku tahu
Terkadang dia juga rindu
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Perkenalkan nama gw Hendra. Biasa dipanggil Hen atau ndra sama orang-orang sekitar gw.
Tapi Nenek ama Kakek gw mangil gw gundul(soalnya pas ane kecil katanya rambutnya ga tumbuh-tumbuh)
(skip)
Cerita ini adalah sebuah cerita saat gw masih sekolah jaman dahulu kala saat gw masih muda (sekarang gw udah tua)
Cerita ini dimulai saat gw mulai memasukin satu tingkat diatas SMP. Untuk yang lain mungkin menyebutnya SMA atau SMU. Tapi gw bukan! Gw SMK (Sekolah Mengenah Kejuruan)
sama aja ya 
Sedikit tentang masa SMP gw. Semua bermulai dari sini
Gw melirik ke belakang tempat duduk gw. Melihat meta dengan muka datar alias biasa-biasa aja ( padahal selama 1 tahun ini gw mengagumi dia, buat ngobrol aja jarang banget kalo ga perlu-perlu amat, itu juga palingan nanya tentang pelajaran atau minjem tip-x
). Meta pun mengeluarkan jurus ampuh seampuh-ampuhnya (senyumannya yang……… ah sudahlah). Lalu gw membalasnya dengan senyuman gw yang ga kalah manis
(padahal udah keringet dingin)
Gatau gw kalo deket cewe bawaannya grogi, ga berani, padahal tampang gw lumayan ganteng ga culun-culun amat sih buat anak SMP
(ngigo)
Meta pun pergi meninggalkan kelas bersama temannya. Disni gw berfikir, (ah ga mungkin cewe secantik meta bisa suka juga ama gw, pinter kaga, gaul kaga, tapi muka kaga jelek-jelek amat (ngigo lagi)
Gw diem aja di kelas liatin temen-temen yang lain ngobrol sambil dengerin lagu dari Walkman gw (jaman gw Walkman gan, belum ada ipod atau music player yang lain, waktu itu yang punya HP juga belum terlalu banyak, dan masih didominasi oleh Nok*a). Tiba-tiba gw ngeliat ada seorang cewe di depan pintu kelas liatin gw, mereka bertiga, cengar cengir sambil dorong-dorongan
Gw bingung, karena mereka ngeliatin kearah gw, dan sekitar gw ga ada siapa-siapa, lalu gw samperin dah tu cewe-cewe. Cari siapa ya dek (keliatan mereka adik kelas gw, soalnya masih imut-imut gimana gitu
.
Cover dari agan armstrongzone
Ebook Part 1-110 dari agan TheSain007

Gw Pengen Share sedikit sebuah cerita, bisa dibilang sebuah pengalaman.
Mohon bimbingannya jika ada salah ketik(typo) atau kata-kata yang tidak berkenan. (curahkan saja di postingan bawah, atau PM juga boleh). Saya juga masih belajar dalam membuat Thread dan Cerita yang baik dan benar. Masih membutuhkan saran serta kritik dari kiri kanan. Darimana lagi kalau bukan dari agan-agan ini .
Quote:
Q: Real story gan?
A: Iya gan, real story ditambah sedikit bumbu mas*ko
Q: Mau kepo boleh ga gan?
A: Kepo boleh, selama ane mau jawab pasti ane jawab, kalo ga ane jawab berarti privacy, asal ga OOT aja
Q: Share Photonya dong gan
A: No No No No
(rules)
A: Iya gan, real story ditambah sedikit bumbu mas*ko

Q: Mau kepo boleh ga gan?
A: Kepo boleh, selama ane mau jawab pasti ane jawab, kalo ga ane jawab berarti privacy, asal ga OOT aja

Q: Share Photonya dong gan

A: No No No No
(rules)===============================================================
Special Thanks too
Allah SWT Karena masih memberikan ane umur sampe sekarang dan bisa membuat cerita ini
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kaskus ( www.kaskus.co.id)
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Semua Reader, baik yang Posting, Rate 5's Star, kasih Cendol serta SR sekalipun
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Thanks sebanyak-banyaknya untuk barisan para Mantan gw. Tanpa kalian, cerita ini takkan pernah lahir
===============================================================

Special Thanks too
Allah SWT Karena masih memberikan ane umur sampe sekarang dan bisa membuat cerita ini
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kaskus ( www.kaskus.co.id)
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Semua Reader, baik yang Posting, Rate 5's Star, kasih Cendol serta SR sekalipun
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Thanks sebanyak-banyaknya untuk barisan para Mantan gw. Tanpa kalian, cerita ini takkan pernah lahir
===============================================================

================================================================
Mungkin lagu ini adalah Soundtrack yang paling pas untuk kisah gw ini
[Recommended To Buffer buat yang sering Patah Hati
]
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Mungkin lagu ini adalah Soundtrack yang paling pas untuk kisah gw ini
[Recommended To Buffer buat yang sering Patah Hati
]The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Spoiler for Lirik:
The Rain - Terlatih Patah Hati (feat. Endank Soekamti)
Aku sudah mulai lupa
Saat pertama rasakan lara
Oleh harapan yang pupus
Hingga hati cedera serius
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Lama tak ku dengar tentangnya
Yang paling dalam tancapkan luka
Satu hal yang aku tahu
Terkadang dia juga rindu
Terima kasih kalian
Barisan para mantan
Dan semua yang pergi
Tanpa sempat aku miliki
Tak satupun yang aku sesali
Hanya membuatku semakin terlatih
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Begini rasanya terlatih patah hati
Hadapi getirnya terlatih disakiti
Bertepuk sebelah tangan (sudah biasa)
Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)
Penuh luka itu pasti tapi aku tetap bernyanyi
Spoiler for Part 1:
Perkenalkan nama gw Hendra. Biasa dipanggil Hen atau ndra sama orang-orang sekitar gw.
Tapi Nenek ama Kakek gw mangil gw gundul(soalnya pas ane kecil katanya rambutnya ga tumbuh-tumbuh)
(skip)Cerita ini adalah sebuah cerita saat gw masih sekolah jaman dahulu kala saat gw masih muda (sekarang gw udah tua)

Cerita ini dimulai saat gw mulai memasukin satu tingkat diatas SMP. Untuk yang lain mungkin menyebutnya SMA atau SMU. Tapi gw bukan! Gw SMK (Sekolah Mengenah Kejuruan)
sama aja ya 
Sedikit tentang masa SMP gw. Semua bermulai dari sini
Quote:
Saat itu pagi hari, para siswa-siswi berumur belasan tahun menggunakan seragam biru putih lalu lalang di dalam sempitnya koridor kelas tanpa belajar. Kenapa tanpa belajar? Karena Kami sudah menyelesaikan yang namanya UAN (Ujian AKhir Nasional) tingkat SMP.
Gw yang waktu itu bukanlah siswa yg berprestasi di kelas apalagi di sekolah hanya bisa harap-harap cemas saat menunggu pengumuman kelulusan yang akan disampaikan lewat POS (sekarang masih lewat POS ga sih gan? Gw ga tau
)
Semua tampak bergembira karena telah melewati 3 hari yang mendebarkan (menurut gw
)
Dan akhirnya gw memutuskan untuk pergi ke GOR sekolahan yang cukup luas (BTW SMP gw adalah SMP negeri yang lumayan favorit di kota Bandung yang terletak di dekat terminal dan dekat dengan pusat kota Bandung) . Setelah sampai di GOR, gw lihat ada sohib gw sedang bermain basket, Dia bernama Yoga.
Gw melambaikan tangan, dia melihat gw sambil mengangkat dagunya seolah berkata “Oi”
Beberapa menit kemudian Yoga nyamperin gw (percakapan dalam Bahasa sunda, gw ceritakan dalam Bahasa Indonesia aja biar agan-agan ngerti)
Gw pun kembali ke kelas sambil membawa perasaan ga enak ini , Antara senang dengan selesainya hari-hari mendebarkan ujian nasional dan menunggu kelulusan.
Sesampainya di kelas, gw duduk di kursi biasanya di posisi palingan tengah . ya dua buah kursi yang gw duduki bersama yoga selama 1 tahun kebelakang (sekolah gw tiap naik pindah-pindah ruangannya)
Dan dibelakang gw ada seseorang yang gw kagumi sejak pertama bertemu sekitar 1 tahun yang lalu, wanita itu bernama Meta. Gadis berparas cantik, rambut sebahu dan di urai, mempunyai kulit yang putih, mulus, gigi gingsulnya dan tentunya senyumnya yang………. Ah sudahlah, bisa lemes agan-agan kalo liat
(skip)
Gw yang waktu itu bukanlah siswa yg berprestasi di kelas apalagi di sekolah hanya bisa harap-harap cemas saat menunggu pengumuman kelulusan yang akan disampaikan lewat POS (sekarang masih lewat POS ga sih gan? Gw ga tau
) Semua tampak bergembira karena telah melewati 3 hari yang mendebarkan (menurut gw
)Dan akhirnya gw memutuskan untuk pergi ke GOR sekolahan yang cukup luas (BTW SMP gw adalah SMP negeri yang lumayan favorit di kota Bandung yang terletak di dekat terminal dan dekat dengan pusat kota Bandung) . Setelah sampai di GOR, gw lihat ada sohib gw sedang bermain basket, Dia bernama Yoga.
Gw melambaikan tangan, dia melihat gw sambil mengangkat dagunya seolah berkata “Oi”
Beberapa menit kemudian Yoga nyamperin gw (percakapan dalam Bahasa sunda, gw ceritakan dalam Bahasa Indonesia aja biar agan-agan ngerti)
Quote:
Yoga: Kenapa lu belum pulang?
Gw : Bentar lagi yog, Yog ntar mau ke SMA mana?
Yoga : Belum tau lah, lulus aja belum jelas. Hahaha (dia ketawa dengan santainya
)
Gw: Dasar bego!, gw deg deg an gini , lu malah ngomong belum tentu lulus atau engganya.
Yoga: hahaha, lagian ngapain diambil pusing, kita sudah berusaha, biarlah yang di Atas dan Dinas pendidikan yang mengatur
Gw: hahaha, iya juga sih. Tapi gw ko deg-degan ya yog
Yoga: Santai ajalah, eh gw mau main lagi nih, lu mau main ga?
Gw: Ga lah, gw mau ke kelas aja nyamperin anak-anak
Yoga: OK dah, Sip
Gw : Bentar lagi yog, Yog ntar mau ke SMA mana?
Yoga : Belum tau lah, lulus aja belum jelas. Hahaha (dia ketawa dengan santainya
)Gw: Dasar bego!, gw deg deg an gini , lu malah ngomong belum tentu lulus atau engganya.
Yoga: hahaha, lagian ngapain diambil pusing, kita sudah berusaha, biarlah yang di Atas dan Dinas pendidikan yang mengatur

Gw: hahaha, iya juga sih. Tapi gw ko deg-degan ya yog

Yoga: Santai ajalah, eh gw mau main lagi nih, lu mau main ga?
Gw: Ga lah, gw mau ke kelas aja nyamperin anak-anak
Yoga: OK dah, Sip
Gw pun kembali ke kelas sambil membawa perasaan ga enak ini , Antara senang dengan selesainya hari-hari mendebarkan ujian nasional dan menunggu kelulusan.
Sesampainya di kelas, gw duduk di kursi biasanya di posisi palingan tengah . ya dua buah kursi yang gw duduki bersama yoga selama 1 tahun kebelakang (sekolah gw tiap naik pindah-pindah ruangannya)
Dan dibelakang gw ada seseorang yang gw kagumi sejak pertama bertemu sekitar 1 tahun yang lalu, wanita itu bernama Meta. Gadis berparas cantik, rambut sebahu dan di urai, mempunyai kulit yang putih, mulus, gigi gingsulnya dan tentunya senyumnya yang………. Ah sudahlah, bisa lemes agan-agan kalo liat
(skip) Gw melirik ke belakang tempat duduk gw. Melihat meta dengan muka datar alias biasa-biasa aja ( padahal selama 1 tahun ini gw mengagumi dia, buat ngobrol aja jarang banget kalo ga perlu-perlu amat, itu juga palingan nanya tentang pelajaran atau minjem tip-x
). Meta pun mengeluarkan jurus ampuh seampuh-ampuhnya (senyumannya yang……… ah sudahlah). Lalu gw membalasnya dengan senyuman gw yang ga kalah manis
(padahal udah keringet dingin)
Gatau gw kalo deket cewe bawaannya grogi, ga berani, padahal tampang gw lumayan ganteng ga culun-culun amat sih buat anak SMP
(ngigo)Meta pun pergi meninggalkan kelas bersama temannya. Disni gw berfikir, (ah ga mungkin cewe secantik meta bisa suka juga ama gw, pinter kaga, gaul kaga, tapi muka kaga jelek-jelek amat (ngigo lagi)
Gw diem aja di kelas liatin temen-temen yang lain ngobrol sambil dengerin lagu dari Walkman gw (jaman gw Walkman gan, belum ada ipod atau music player yang lain, waktu itu yang punya HP juga belum terlalu banyak, dan masih didominasi oleh Nok*a). Tiba-tiba gw ngeliat ada seorang cewe di depan pintu kelas liatin gw, mereka bertiga, cengar cengir sambil dorong-dorongan

Gw bingung, karena mereka ngeliatin kearah gw, dan sekitar gw ga ada siapa-siapa, lalu gw samperin dah tu cewe-cewe. Cari siapa ya dek (keliatan mereka adik kelas gw, soalnya masih imut-imut gimana gitu
.Quote:
Cewe1: kaka namanya ka Hendra kan?
Quote:
Original Posted By Jadwal Update
Senin - Sabtu : Malam antara jam 18.00 - 22.00
Minggu : Malam jam 22.00 -
*note : Kalo saya ga apdet, berarti saya lagi galau
TerimaKasih
Senin - Sabtu : Malam antara jam 18.00 - 22.00
Minggu : Malam jam 22.00 -
*note : Kalo saya ga apdet, berarti saya lagi galau

TerimaKasih

Spoiler for INDEX I:
Quote:
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Part 7
Part 8
Part 9
Part 10
Part 11
Part 12
Part 13
Part 14
Part 15
Part 16
Part 17
Part 18
Part 19
Part 20
Part 21
Part 22
Part 23
Part 24
Part 25
Part 26
Part 27
Part 28
Part 29
Part 30
Part 31
Part 32
Part 33
Part 34
Part 35
Part 36
Part 37
Part 38
Part 39
Part 40
Part 41
Part 42
Part 43
Part 44
Part 45
Part 46
Part 47
Part 48
The Power Of Putih Abu Abu
Part 49
Part 50
Part 51
Part 52
Part 53
Part 54
Part 55
Part 56
Part 57
Part 58
Part 59
Part 60
Part 61
Part 62
Part 63
Part 64
Part 65
Part 66
Part 67
Part 68
Part 69
Part 70
Part 71
Part 72
Part 73
Part 74
Part 75
Part 76
Part 77
Part 78
Part 79
Part 80
Part 81
Part 82
Part 83
Part 84
Part 85
Part 86
Part 87
Part 88
Part 89
Part 90
Part 91
Part 92
part 93
Part 94
Part 95
Part 96
Part 97
Part 98
Part 99
Part 100
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Part 7
Part 8
Part 9
Part 10
Part 11
Part 12
Part 13
Part 14
Part 15
Part 16
Part 17
Part 18
Part 19
Part 20
Part 21
Part 22
Part 23
Part 24
Part 25
Part 26
Part 27
Part 28
Part 29
Part 30
Part 31
Part 32
Part 33
Part 34
Part 35
Part 36
Part 37
Part 38
Part 39
Part 40
Part 41
Part 42
Part 43
Part 44
Part 45
Part 46
Part 47
Part 48
The Power Of Putih Abu Abu
Part 49
Part 50
Part 51
Part 52
Part 53
Part 54
Part 55
Part 56
Part 57
Part 58
Part 59
Part 60
Part 61
Part 62
Part 63
Part 64
Part 65
Part 66
Part 67
Part 68
Part 69
Part 70
Part 71
Part 72
Part 73
Part 74
Part 75
Part 76
Part 77
Part 78
Part 79
Part 80
Part 81
Part 82
Part 83
Part 84
Part 85
Part 86
Part 87
Part 88
Part 89
Part 90
Part 91
Part 92
part 93
Part 94
Part 95
Part 96
Part 97
Part 98
Part 99
Part 100
Spoiler for INDEX II:
Quote:
Cover dari agan armstrongzone
Spoiler for :
Ebook Part 1-110 dari agan TheSain007
Spoiler for :
Diubah oleh dingdingding 13-01-2016 21:01
junti27 dan 12 lainnya memberi reputasi
13
1.9M
Kutip
5.1K
Balasan
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.9KThread•53.7KAnggota
Tampilkan semua post
TS
dingdingding
#40
Spoiler for Part 14:
Hari ini hari senin, gw masih inget betul kejadian ini. Hari senin identik dengan yang namanya upacara bendera. Dan gw kesiangan 
Alhasil gw ga boleh ikut upacara bersama anak-anak yang lain di posisinya, tapi berada di bagian paling belakang, bersama para siswa lain yang sama datang terlambat.
Guru: yang tidak bawa topi baris paling belakang, yang atributnya lengkap, baris peling depan ( ibu guru pun memberikan penjelasan)
Karena gw bawa topi dan atribut lainnya yang tidak melanggar aturan (anak baik) cuma lagi sial aja hari ini terlambat.
. Gw baris di barisan paling depan, tentunya paling depan itu paling depan barisan siswa yang terlambat
. saat pembina upacara memberikan pidato. datang seorang siswi dengan tergesa-gesa memasuki lapangan upacara, ya dia adalah selvia. dia datang terlambat juga. dan ga sengaja dia berada di sebelah barisan gw.
Gw: ............ (diam seribu bahasa)
Selvia : ngeliatin gw
Gw: ............
Selvia: (masih sambil menghadap kedepan) abis upacara aku mau ngomong
Gw: (gw denger dia ngomong apa, gw cuma nganguk aja)
Upacara bendera pun akhirnya selesai, para siswa pun masuk ke kelasnya masing-masing. ( udah jadi kebiasaan, siswi cewe duluan keluar dari GOR, karena biasanya berdesak-desakan) lalu disusul oleh para siswa cowo. Gw pun berjalan menuju ke dalam kelas . dari kejauhan gw bisa ngeliat selvia lagi duduk di depan kelas gw sambil memainkan topi SMP nya.
Gw: hay vi
Selvia: ndra, aku mau minta maaf, aku udah egois. Aku ga peduli kamu udah ciuman ama putri.
Gw: iya ga apa-apa, aku ngerti ko
Selvia: aku pengen kita tu baik-baik aja. Aku sayang sama kamu
Gw: tapi kamu ngerti kan kenapa aku jadi kaya gini?
Selvia: akmal kan?
Gw: iya.
Selvia: akmal itu cuma temen aku ko, tetangga aku dari kecil ( bener apa yg dikata putri, dia pasti bilang ini)
Gw: tapi aku gabisa kalo kamu masih deket ama akmal. Aku juga punya perasaan. Aku mau kamu jaga jarak ama akmal vi
Selvia: tapi ndra.
Gw: aku cuma mau itu aja kok (sebenernya demi kebaikan pergaulan dia juga)
Selvia: ................
Gw: gini aja vi, aku juga masih sayang ko sama kamu. Rasa sayang ini semakin hari juga bertambah dari pertama kita jadian, dari pertama kamu nembak aku di telepon, kamu tu pacar pertama aku. Aku makasih banget, tapi kayanya ga perlu pacaran pun kita masih bisa temenan baik. Bener ga?
Selvia: (masih memainkan topinya sambil mengayun-ayunkan kakinya) aku gamau putus
Gw: aku juga sebenernya gamau, tapi kalo kamu tetep sama pendirian kamu itu, aku beneran ga bisa vi kalo kamu kaya gitu.
Selvia: maaf ya, aku lebih milih sahabat kecil aku kayanya. Dia udah lama jaga aku
Gw: jaga kamu? Dengan kamu minum-minum, pulang malem, pergi keluyuran malem-malem? Kita tu masih muda vi, baru kelas 3 SMP
Selvia: kamu ko jadi ngatur-ngatur aku kaya papah aku sih?
Gw: bukan ngatur-ngatur, itu demi kamu juga.
Selvia: aku tau apa yang baik buat aku, apa yg ga baik buat aku. Kamu jangan campurin kehidupan aku
Gw: kalo gitu kamu ga sayang sama masa depan kamu
Selvia: kamu sama aja ama yang lain, cuma akmal yang bisa ngertiin aku (pergi ninggalin gw)
Keras kepala. Ya selain egois selvia itu keras kepala. (maklum gan, kita waktu itu masih kecil, tapi pergaulan dia emang udah kelewat batas). Gw cuma bisa geleng-geleng sambil masuk ke kelas. Lalu gw duduk di tempat gw duduk seperti biasa. Tapi ada sesuatu yag berbeda. Ada seorang cewe duduk di belakang gw yang biasanya diisi oleh siswa cowo teman gw yang lain. Ya dia adalah Meta
Gw: eh met, ko pindah kesini?
Meta: iya ndra, aku tukeran ama Rio ama ardi soalnya di pojok panas
. Kalo disini kan enak deket jendela ama pintu 
Gw: emang rio ama ardi mau?
Meta: tuh liat mereka di pojok hehehehe (mesranya mereka berdua
)
Gw: oh yaudah deh, selamat datang hahahahaha
Meta: apa sih
Gw:
Pengacau pun datang
Yoga: (planga plongo, planga plongo)
Gw: kenapa lu?
Yoga: ko si memet disini? (si yoga manggil meta dengan memet)
Meta: kenapa? Ga boleh?
Yoga: boleh sih? Lumayan bisa nyontek ama anak pinter
Meta: enak aja, ga bakalan gw kasih
Yoga: pelit lu
Meta: bodooo
Mulai disinilah gw mulai mengagumi meta, sebenernya karena situasi, kondisi yang memungkinkan. Gw gatau gimana jadinya cerita ini kalo meta ga pindah tempat duduk. Memang semua sudah ditakdirkan seperti itu apa adanya. Dan kamu pun belajar seperti biasanya. Dan jam istirahat pun berbunyi. Siswa siswi berhamburan seperti biasa
. ada yang ke kantin, ada yang main bola, ada yang mojok
gw lebih memilih diem di kelas karena masih gundah ( jaman dulu belum tercipta kata galau
) . Lalu ada seorang wanita di pintu kelas gw manggil nama gw. dia putri
Putri: ndraaaa (sambil melambaikan tangannya)
Gw: (berdiri dari kursi lalu pergi ke arah putri) kenapa put?
Putri: udah ngomong ya selvia? Jadi gimana?
Gw: gatau put, dia gamau putus, sedangkan dia gamau nurutin kemauan gw, bingung gw put
Putri: hmmmm, yaudah seenggaknya lu kan udah tau dan dia udah tau semuanya. Jadi ga ada yang ditutup-tutupin lagi
Gw: iya juga sih, tapi ko selvia gitu ya. Bisa disebut “senakal” itu ?
Putri: karena dia kurang perhatian aja ndra
Gw: maksudnya? Perhatian dari siapa?
Putri: dari orang tuanya. Orang tuanya dua-duanya kerja. Pulang selalu malem. Jadi putri bangun tidur, orang tuanya udah kerja. Malemnya putri udah tidur, orang tuanya baru pulang. Dia serasa tinggal sama mboknya (pembantunya)
Gw: oh gitu kasian juga ya. Terus kakak atau adiknya?
Putri: dia anak tunggal ndra. Makanya dia lebih deket ama gw atau ama akmal, dan jarang ada dirumah. Karena di rumah dia ga dapet perhatian atapun kasih sayang
Gw: gw jadi ngerti sekarang kenapa putri kaya gitu. Lu ga pernah kasih tau ke selvia kalo sikap dia itu banyak yang salah?
Putri: kasih tau dia? Udah sampe berbusa mulut gw. Kaya gatau aja gimana kerasnya dia, susah dikasih tau
Gw: lewat akmal?
Putri: akmal? Males gw ama dia. Dia itu orangnya dingin. Ngobrol aja jarang. Anak anak cewe cuma deket ama putri aja di kelas juga lebih banyak diem dibanding ngobrol ama yang lain. Dan akmal tu pergaulannya beda ama gw. Temen-temen dia kebanyakan emang yang ga bener. Suka minum, ngeroko.
Gw: pusing gw jadianya
Putri: udah biarin aja ndra. Biarin aja selvia*, nanti juga dia nyesel. Gw udah kasih tau dia sering banget. Klo dia mabok, dia pulang ke rumah gw. Tidur di rumah gw. Akmal yang nganterin. Cuma nganterin, udah gitu pergi gitu aja si akmalnya. Kalo gw marahin selvia, perihal mabok ama akmal dia selalu jawab.
( akmal ga salah, itu mau aku ko, malah dia yang anterin aku kesini, apa jadinya kalo ga ada dia!)
Gw: gw mesti gimana ya put?
Putri: ya ga mesti gimana-gimana. Gw yakin nanti pasti selvia berubah sendiri ko.
Gw: iya mudah-mudahan.
Putri pun kembali ke kelasnya. BT juga gw diem di kelas, gw akhirnya pergi ke GOR. Biasanya jam istirahat anak-anak main bola di GOR (walopun sebenernya ga boleh sama sekolah, suka di usir
)
Ternyata benar, anak-anak lagi main bola, biasanya ada pertandingan, pertandingan lawan antar kelas. 3 gol ganti lawan. Yang menang, terus main. Ada yoga juga ternyata disana .
Gw: yog, udah maen belum?
Yoga: bentar lagi abis kelas ini
Gw: ikutan dong gw
Yoga: heh?
Tumben lu
Gw: sekali-sekali lah, biar keren
(biasanya suka ditonton dan disorakin ama anak-anak cewe yang nonton
)
Yoga: Yaudah lah, ntar lu maen. Tapi kalo kurang pemain ya hahahahaha (sambil pegi meninggalkan gw)
Tiba-tiba ada yang memukul pundah gw
?????? : Heh.....

Alhasil gw ga boleh ikut upacara bersama anak-anak yang lain di posisinya, tapi berada di bagian paling belakang, bersama para siswa lain yang sama datang terlambat.
Quote:
Guru: yang tidak bawa topi baris paling belakang, yang atributnya lengkap, baris peling depan ( ibu guru pun memberikan penjelasan)
Karena gw bawa topi dan atribut lainnya yang tidak melanggar aturan (anak baik) cuma lagi sial aja hari ini terlambat.
. Gw baris di barisan paling depan, tentunya paling depan itu paling depan barisan siswa yang terlambat
. saat pembina upacara memberikan pidato. datang seorang siswi dengan tergesa-gesa memasuki lapangan upacara, ya dia adalah selvia. dia datang terlambat juga. dan ga sengaja dia berada di sebelah barisan gw. Quote:
Gw: ............ (diam seribu bahasa)
Selvia : ngeliatin gw

Gw: ............
Selvia: (masih sambil menghadap kedepan) abis upacara aku mau ngomong
Gw: (gw denger dia ngomong apa, gw cuma nganguk aja)
Upacara bendera pun akhirnya selesai, para siswa pun masuk ke kelasnya masing-masing. ( udah jadi kebiasaan, siswi cewe duluan keluar dari GOR, karena biasanya berdesak-desakan) lalu disusul oleh para siswa cowo. Gw pun berjalan menuju ke dalam kelas . dari kejauhan gw bisa ngeliat selvia lagi duduk di depan kelas gw sambil memainkan topi SMP nya.
Quote:
Gw: hay vi
Selvia: ndra, aku mau minta maaf, aku udah egois. Aku ga peduli kamu udah ciuman ama putri.
Gw: iya ga apa-apa, aku ngerti ko
Selvia: aku pengen kita tu baik-baik aja. Aku sayang sama kamu
Gw: tapi kamu ngerti kan kenapa aku jadi kaya gini?
Selvia: akmal kan?
Gw: iya.
Selvia: akmal itu cuma temen aku ko, tetangga aku dari kecil ( bener apa yg dikata putri, dia pasti bilang ini)
Gw: tapi aku gabisa kalo kamu masih deket ama akmal. Aku juga punya perasaan. Aku mau kamu jaga jarak ama akmal vi
Selvia: tapi ndra.
Gw: aku cuma mau itu aja kok (sebenernya demi kebaikan pergaulan dia juga)
Selvia: ................
Gw: gini aja vi, aku juga masih sayang ko sama kamu. Rasa sayang ini semakin hari juga bertambah dari pertama kita jadian, dari pertama kamu nembak aku di telepon, kamu tu pacar pertama aku. Aku makasih banget, tapi kayanya ga perlu pacaran pun kita masih bisa temenan baik. Bener ga?
Selvia: (masih memainkan topinya sambil mengayun-ayunkan kakinya) aku gamau putus
Gw: aku juga sebenernya gamau, tapi kalo kamu tetep sama pendirian kamu itu, aku beneran ga bisa vi kalo kamu kaya gitu.
Selvia: maaf ya, aku lebih milih sahabat kecil aku kayanya. Dia udah lama jaga aku
Gw: jaga kamu? Dengan kamu minum-minum, pulang malem, pergi keluyuran malem-malem? Kita tu masih muda vi, baru kelas 3 SMP
Selvia: kamu ko jadi ngatur-ngatur aku kaya papah aku sih?
Gw: bukan ngatur-ngatur, itu demi kamu juga.
Selvia: aku tau apa yang baik buat aku, apa yg ga baik buat aku. Kamu jangan campurin kehidupan aku
Gw: kalo gitu kamu ga sayang sama masa depan kamu
Selvia: kamu sama aja ama yang lain, cuma akmal yang bisa ngertiin aku (pergi ninggalin gw)
Keras kepala. Ya selain egois selvia itu keras kepala. (maklum gan, kita waktu itu masih kecil, tapi pergaulan dia emang udah kelewat batas). Gw cuma bisa geleng-geleng sambil masuk ke kelas. Lalu gw duduk di tempat gw duduk seperti biasa. Tapi ada sesuatu yag berbeda. Ada seorang cewe duduk di belakang gw yang biasanya diisi oleh siswa cowo teman gw yang lain. Ya dia adalah Meta

Quote:
Gw: eh met, ko pindah kesini?
Meta: iya ndra, aku tukeran ama Rio ama ardi soalnya di pojok panas
. Kalo disini kan enak deket jendela ama pintu 
Gw: emang rio ama ardi mau?
Meta: tuh liat mereka di pojok hehehehe (mesranya mereka berdua
) Gw: oh yaudah deh, selamat datang hahahahaha
Meta: apa sih

Gw:

Pengacau pun datang
Yoga: (planga plongo, planga plongo)

Gw: kenapa lu?
Yoga: ko si memet disini? (si yoga manggil meta dengan memet)

Meta: kenapa? Ga boleh?
Yoga: boleh sih? Lumayan bisa nyontek ama anak pinter

Meta: enak aja, ga bakalan gw kasih
Yoga: pelit lu

Meta: bodooo

Mulai disinilah gw mulai mengagumi meta, sebenernya karena situasi, kondisi yang memungkinkan. Gw gatau gimana jadinya cerita ini kalo meta ga pindah tempat duduk. Memang semua sudah ditakdirkan seperti itu apa adanya. Dan kamu pun belajar seperti biasanya. Dan jam istirahat pun berbunyi. Siswa siswi berhamburan seperti biasa
. ada yang ke kantin, ada yang main bola, ada yang mojok
gw lebih memilih diem di kelas karena masih gundah ( jaman dulu belum tercipta kata galau
) . Lalu ada seorang wanita di pintu kelas gw manggil nama gw. dia putri Quote:
Putri: ndraaaa (sambil melambaikan tangannya)
Gw: (berdiri dari kursi lalu pergi ke arah putri) kenapa put?
Putri: udah ngomong ya selvia? Jadi gimana?
Gw: gatau put, dia gamau putus, sedangkan dia gamau nurutin kemauan gw, bingung gw put
Putri: hmmmm, yaudah seenggaknya lu kan udah tau dan dia udah tau semuanya. Jadi ga ada yang ditutup-tutupin lagi
Gw: iya juga sih, tapi ko selvia gitu ya. Bisa disebut “senakal” itu ?
Putri: karena dia kurang perhatian aja ndra
Gw: maksudnya? Perhatian dari siapa?
Putri: dari orang tuanya. Orang tuanya dua-duanya kerja. Pulang selalu malem. Jadi putri bangun tidur, orang tuanya udah kerja. Malemnya putri udah tidur, orang tuanya baru pulang. Dia serasa tinggal sama mboknya (pembantunya)
Gw: oh gitu kasian juga ya. Terus kakak atau adiknya?
Putri: dia anak tunggal ndra. Makanya dia lebih deket ama gw atau ama akmal, dan jarang ada dirumah. Karena di rumah dia ga dapet perhatian atapun kasih sayang
Gw: gw jadi ngerti sekarang kenapa putri kaya gitu. Lu ga pernah kasih tau ke selvia kalo sikap dia itu banyak yang salah?
Putri: kasih tau dia? Udah sampe berbusa mulut gw. Kaya gatau aja gimana kerasnya dia, susah dikasih tau
Gw: lewat akmal?
Putri: akmal? Males gw ama dia. Dia itu orangnya dingin. Ngobrol aja jarang. Anak anak cewe cuma deket ama putri aja di kelas juga lebih banyak diem dibanding ngobrol ama yang lain. Dan akmal tu pergaulannya beda ama gw. Temen-temen dia kebanyakan emang yang ga bener. Suka minum, ngeroko.
Gw: pusing gw jadianya

Putri: udah biarin aja ndra. Biarin aja selvia*, nanti juga dia nyesel. Gw udah kasih tau dia sering banget. Klo dia mabok, dia pulang ke rumah gw. Tidur di rumah gw. Akmal yang nganterin. Cuma nganterin, udah gitu pergi gitu aja si akmalnya. Kalo gw marahin selvia, perihal mabok ama akmal dia selalu jawab.
( akmal ga salah, itu mau aku ko, malah dia yang anterin aku kesini, apa jadinya kalo ga ada dia!)
Gw: gw mesti gimana ya put?
Putri: ya ga mesti gimana-gimana. Gw yakin nanti pasti selvia berubah sendiri ko.
Gw: iya mudah-mudahan.
Putri pun kembali ke kelasnya. BT juga gw diem di kelas, gw akhirnya pergi ke GOR. Biasanya jam istirahat anak-anak main bola di GOR (walopun sebenernya ga boleh sama sekolah, suka di usir
)Ternyata benar, anak-anak lagi main bola, biasanya ada pertandingan, pertandingan lawan antar kelas. 3 gol ganti lawan. Yang menang, terus main. Ada yoga juga ternyata disana .
Quote:
Gw: yog, udah maen belum?
Yoga: bentar lagi abis kelas ini
Gw: ikutan dong gw

Yoga: heh?
Tumben lu Gw: sekali-sekali lah, biar keren
(biasanya suka ditonton dan disorakin ama anak-anak cewe yang nonton
)Yoga: Yaudah lah, ntar lu maen. Tapi kalo kurang pemain ya hahahahaha (sambil pegi meninggalkan gw)
Tiba-tiba ada yang memukul pundah gw
Quote:
?????? : Heh.....
Diubah oleh dingdingding 09-04-2014 09:52
sormin180 dan 4 lainnya memberi reputasi
5
Kutip
Balas