Kaskus

Story

dausinAvatar border
TS
dausin
Dia... Masa lalu yang indah..
2007

Aku berjalan menyusuri kota yang asing bagiku dan saat itulah aku mengenalnya, hanya dengan seutas senyum yang aku berikan di antrian salah satu fastfood di kota itu. Dia yaaa.. dia datang selamanya dalam hidupku tanpa aku bisa menduga bahkan membayangkannya.. dan aku ingin mengenangnya lewat sedikit tulisan yang akan aku torehkan ini..

Tahun Pertama - Kenangan
Spoiler for Tahun Pertama:


Tahun Kedua- Lembaran yang terungkap
Spoiler for Tahun kedua:


Tahun Kedua- Cinta yang bersemi
Spoiler for cinta:



bersambung ( ada urusan bentar )
Diubah oleh dausin 28-05-2014 11:17
anasabilaAvatar border
anasabila memberi reputasi
1
10.7K
126
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread52.9KAnggota
Tampilkan semua post
dausinAvatar border
TS
dausin
#21
Hari Pertama : Rahasia dewa
Aku mencoba memejamkan mata dalam pelukan emak, rasanya nyaman dan menenangkan ku.. kunikmati saat-saat ini bersama emakku karena aku bakal lama tak melihatnya.. jadi ya aku bermanja-manja saja ke emak..

Aku tidur dengan nyenyak sekali, sampai-sampai bermimpi pun tidak.. bahkan setelah bangun sebentar menunaikan kewajiban, aku tidur kembali sampe jam 10 siang.. dan saat aku bangun.. aku sudah mendapati dewa disamping kasurku.. dia duduk dilantai dan menyandarkan pipinya pada tangannya dipinggiran kasurku, dan entah kenapa posisi tidurku menghadap ke wajahnya. sangat dekat kurasa, bahkan dia bisa merasakan deruh nafasku saat tidur atau bisa saja dia mencuri cium dariku.. Ah.. ada saja pikiranku, yang pasti sampai sekarang aku belum tau yang dilakukan saat aku tidur, aku hanya tau, saat aku mulai membuka mata perlahan dia tersenyum riang mulai mengelus rambutku dan berkata " akhirnya bangun juga.. kira nggak bakal bangun " dengan senyum jahilnya.. dan sepertinya dia akan mulai jahil.. baru aku menduga, usapannya menjadi acakan dan ejekan " sana mandi, bauknya nggak tahan dari tadi.. liat kamu tidur ngorok, nggak tega aku banguninya.. hahaha.. "
" sialan.. " kulempar bantal yang ada dikasurku ke arahnya..
" ish.. jorok tau.. bekas ilermu ini " dengan ekspresi jijik dia mengembalikan bantal ke arah mukaku..
" ih.. apaan sih.. siapa juga yang ngiler. " tangkis ku sebal.
" udah bangun geh.."
" iyaaa... iyaaa.. 5 menit "
" kebiasan deh kalo abis bangun tidur nggak fokus "
" iyaaa.. ini duduk.. udah.. puas.." jawabku sewot..
" ohh.. yaa.. " kami berbarengan mengucapnya.. seketika suasana agak kikuk.. namun dia berusaha mengendalikannya..
" ya udah kamu duluan geh, kenapa ?"
" emak mana..? " tanyaku memandang sekitar kos mencari sosok emak dari dalam kamar ku..
" loh.. aku kira udah pamit samamu.. katanya tante pergi kebangil mendadak sekitar 3 hari.. nggak bilang kah ? "
Aku menggeleng lemah kearah dewa, dia membalasnya dengan senyum lembut.. " coba cek di meja kali ajah emak ninggalin pesan ke kamu.. jangan cemberut gitu ah.. jelek tau " seraya tangannya yang jahil memencet hidungku " pesek.. ngambekan "
" bodok, minggir.. aku mau lewat " jawabku sewot sambil mendorongnya dengan kesal.
" makannya punya badan jangan besar-besar dong "
" aku nggak besar cuma semok.. tau.. " protesku
" sama ajah.. pokoknya berlebihkan " ejeknya
" terseralah " jawabku cuek

Dan dia sibuk dengan perlengkapan yang dibawanya. sementara aku mengambil secarik kertas dari emak.
" kak, emak ke Bangil ya.. tadi subuh dapat tlp bulek kambuh lagi.. mau bilang kakak tapi kakak kayaknya capek, jadi pas dewa datang ya emak titip kakak ke dewa.. khusus dewa dia boleh masuk kamar kakak.. emak udah bilang sama ibuk kos kok.. kalo dewa yang bakal jaga kakak disini.. Sehat ya kak.. emak nggak lama kok sayang.. 3 hari ya kak.. Peluk cium buat kakak dimanapun dan kapanpun "


Dan aku hanya bisa menghela nafas... ya sudahlah.. mau bagaimana lagi.. 3 hari bersama makhluk yang menyebalkan ini, derita sudah hidupku.. dan baru saja membaca dan mimikirkan nasibku 3 hari kedepan.. dia datang dari belakang dan merangkulku seperti dulu saat kami masih bersahabat.. whaaaaatttt... ohhh TUHAN... dulu dirangkul dia normal.. sekarang aku gemeteran setengah mati.. hentikan.. aku mohon.. buat aku normal ya TUHAN.. buat aku bersikap seperti dulu terhadapnya.. aku tak mau ada perasaan yang aneh.. aku tak mau... aku memejamkan mataku berharap ini hanya mimpi.. ah tapi ini nyata.. semuanya dapat kurasa.. ya kurasakan..

" sudahlah.. emakan hanya 3 hari peginya.. nggak perlu sedih ya " kelembutan suaranya menenangkan hatiku.. tapi aku coba berontak akan perasaan yang semakin membuatku galau akut nantinya..
" emang aku kamu, akukan nggak cengeng kayak kamu " sahutku dengan nada sombong dan melepaskan diri dari rangkulannya dengan muka sebal..
" dasar baweeeeellll " dia berusaha bersikap wajar dan menarik hidungku ( kebiasaannya )
" sakit tauk.. ihhhh " aku mengelus hidungku mencoba menghilangkan rasa sakitnya..
" kalo sakit bukan dielus, tapi diginiin " Deg.. Aku berdebar salah tinggkah ketika dia meniup hidungku dengan lembut.. Dan aku berusaha untuk tak terjebak pada posisi ini.. langsung kudorongkan badannya dengan kedua tanganku sambil berlalu dan berkata " udah ah.. bauk tau nafasmu."
" aah.. kan kamu yang belom mandi " jawabnya dengan nada mengejek
" enak ajah, aku wangi kok.. buktinya kamu mau dekat aku " jawabku tak mau kalah..
" itukan katamu, kan aku yang cium baukmu "
" bodok.. buktinya kamu mau deket.. udah titik.. nggak usah protes "
" iyaa bawel.. mana ada cowok yang mau juga "
" siapa bilang nggak ada ? "
" masaka sih.? penasaran deh aku .. "
" iyaaa.. ada... " jawabku dengan emosi kali ini.
" masak.? mana coba.? " Desaknya tak mau kalah denganku
Dan dengan tanpa basa basi dan tanpa pemikiran matang karena aku sudah emosi, terucap kata yang seharusnya tak aku ucapkan..
" kamu "
Deg... aku tersadar kalau aku salah bicara, dengan secepat kilat aku menyambung kalimatku agar tak ada situasi canggung antara kami..
" iyakan.. ngaku deh.. kalo nggak mana mungkin kamu mau deket-deket aku yang bauk.. weeekkk " sambungku dengan nada mengejek
" perasaanmu ajah, lagian kalo nggak karena tante ya nggak bakal.. heh.."
" idiiiih.. nyolot.. padahal seneng tuh deket aku.. hahaha"
" pueeeedeeeemu loooh.. selangit mbak yuuu "
" cieee.. dipanggil ayuuu sekarang.. berarti aku ayuu yaa.. "
" aah.. terserahlah bawel.. udah mandi geh "
" eheem... ada yang kalah omong akhirnya.." sindirku
" iyaaa deh.. udah mandi, kita makan.. nanti tante pasti tanyain kamu "
" eeh.. iyaa yaaa.. okelah.. aku mandi dulu yaa.. "

Aku beranjak dari kasurku menyiapkan segala barang menuju kamar mandi.. dan dewa.. ya dia memainkan laptop yang dibawanya.. mungkin dia sudah bosan kali berdebat denganku, atau kecewa karena moment romantisnya aku rusak seperti baisanyaa.. dan aku akan selalu merusaknya.. karena kita ditakdirkan bukan untuk bersama wa.. Maafkan aku..

" Jangan ngintip ya, awas loh " ancamku ketika akan menutup pintu kamar mandi.
" issh.. jauh juga.. manalah sempat ngintip."
" bodok.. hahahaha.. udah ah.. mandi dolo ya "
" iyaa.. sana bawel amat sih.. "

Aku menghabiskan banyak waktu dikamar mandi.. biasanya hanya sebentar dan kali ini aku memilih lama, mencoba menenangkan diri atas apa yang terjadi antara kami.. aku tak mungkin mencintainya.. ini hanya kegalauan semata atas perasaanku dan takan pernah aku menikmati perasaan ini, akan banyak yang tersakiti atas semuanya.. dan aku tak akan menyakiti siapapun.. aku sudah nyaman dengan begini.. sama sepertinya.. ya sama..

Sekitar 45menit dikamar mandi memutuskan ku tuk keluar dan menghampri dewa, aku melihatnya tertidur. mungkin karena terlalu lama menungguku sehingga dia bosan.. aku membiarkannya tertidur tanpa mengganggunya, aku memfokuskan diri membaca buku yang kubawa dan entah kenapa aku ingin melihat laptop yang dia buka.. Sedikit tak sopan sih, tapi apa salahnya dia sudah tertidur, lagian biasanya dia tidak pelit denganku dan muncul pikiran jahil dalam benakku.. anak cowok kan biasanya koleksi film plusplus.. Aku sudah memasang muka setan mencari disetiap folder yang ada dilaptopnya dengan semangat membara sebelum dia terbangun dari tidurnya.. Setan keisenganku muncul...

Tapi.. yang kudapat diluar dugaan.. ya aku kecewa.. tak ada bahan mengerjainya.. sudah kucari disana sini dan tak ada.. Namun aku tak habis akal, aku coba cek siapa tau ada folder yang di hide, yuppsss.. ternyata benar.. Kau tak bisa menipuku wa, aku ini setan jahil jadi jangan coba menipuku..hahaha.. setan dalam otakku tertawa lebar membayangkan kemenangan dari kejahilanku kepadanya.. Namun sepertinya harapanku harus kutelan mentah.. Saat aku mencoba membuka folder yang dihide, buka kemenangan yang aku dapat melainkan keterkejutan yang teramat sangat.. ya sangat sekali..

Gilaaaaaaa... dia memang gilaaa.. semua isi folder itu fotoku.. foto yang aku tak tau kapan diambilnya.. bahkan saat aku berjalan sendirian dia ada, tanpa aku mengetahui dimana dia.. dan dia memang gila.. dia seperti orang yang terkena penyakit obsesi akut padaku.. aku hanya bisa menelan luda dengan pahit.. melihat semua fotoku yang ada disana.. segala ekspresi ada.. dia bener-bener niat ternyata.. niat mencintaiku dengan segala caranya.. ku liat satu persatu foto itu.. sampai aku menemukan satu folder tersembunyi.. apalagi ini ? batinku.. aku berusaha sekuat tenaga membuka folder yang bernama " i love, but i can't " , didalam terdapat dua dokumen yang pertama berjudul " it's you, yes only you " dan " for my fantasy love ", melihat judulnya membuat penasaran dan takut.. penasaran apa yang dituliskan dalam dokument itu dan takut jika itu semakin membuatku menumbuhkan perasaan yang entah apanamanya ini..

Aaah.. dewa.. kenapa semua terjadi saat ini.. semua terjadi tanpa ada basa-basi saat kita sudah bersama sekian tahun.. kenapa kau tak pernah jujur.. kenapa kau tak pernah memberikan tanda-tanda kalau kau mencintaku.. atau aku yang terlalu bodoh tak menyadari cintamu.. tapi justru terbalut dengan cinta semu dari yanu.. maafkan aku dewa.. maafkan.. aku tak pernah menyadari kau ada.. tanpa sadar aku meneteskan airmata, dan cepat kuhapus takut jika dewa bangun..

Yaaaa... aku mengurungkan niatku membukanya.. aku mau semua itu hanya menjadi rahasia dewa.. jika dia memang mencintaiku.. bialah dia merasakan indahnya mencntaiku.. aku.. cukup mengetahuinya sedikit saja.. sehingga dia dapat dengan leluasa dekat denganku.. dan jika aku terlalu banyak tahu.. aku takut aku akan semakin jauh darinya.. terkadang ketidak jujuran itu lebih mendekatkan kita pada cinta, dan terkadang kejujuran itu menjauhkan kita dari cinta.. dan dewa.. biarlah kita seperti ini untuk saat ini..

Aku menutup semua jejak yang aku buka dan mengembalikannya seperti semula.. aku membangunkannya dengan jahil agar dia tidak curiga dengan tingkahku.. Kupencet hidungnya untuk beberapa detik, hingga dia bangun dengan keadaan kaget dan menyumpah..
" etaaaaa... gila kamu.. kalo aku mati keabisan nafas gimana, hah ?" omelnya dengan muka sebal. aku hanya tertawa dan menjawab " ya udah.. aku kasih nafas buatan ya.. mau ? " mencoba memasang muka bersungguh-sungguh bersalah namun menahan tertawa..
" beneran.. ya udah sekarang ajah.. yuk.. aku ambil posisi yaa.. " jawabnya dengan nada serius..
" enak ajah.. enak dikamu mah.. udah ah ayuk makan " aku beranjak dari sampingnya menuju keluar kos.." ehhh, kamu yang kunci ya.. tuh kuncinya diatas lemari " aku setengah berteriak memintanya mengunci pintu, samar-samar aku mendengar dia mengomel didepan kamar ku tapi ya sudahlah biarkan saja.. asal dia senang..

Kami makan diwarung biasa, warung ini terkenal di TMB.. hanya perlu berjalan kaki makan diwarung ini.. selesai makan.. kami kembali ke kos.. aku memilih membaca buku dan dewa bermain laptonya.. Dia akan mengerti kalo aku sudah membaca, maka kami akan sedikit bercanda.. yaaa.. dewa memang selalu tahu semua tentangku.. sampai aku tak pernah menyadarinya, bahwa dia mengetahui hal yang aku bahkan tak ketahui nantinya..



Diubah oleh dausin 03-04-2014 14:16
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.