Kaskus

Story

benedicta33Avatar border
TS
benedicta33
I will marry you, but not you [based on true story]
Halo Agan-agan, dan Sista-sita.
Saya mau berbagi pengalaman cerita saya selama 3 (tiga) tahun terakhir.
Karena saya newbie, jadi tolong dibantu kalau ada penulisan yang salah.

Saya tidak memberikan banyak peraturan, peraturan yang saya beri adalah
1. JANGAN SARA,
2. JANGAN KOMENTARIN PAKE KATA" KASAR.
3. TOLONG HARGAI PRIVACY SAYA SEBAGAI TS
4. KALAU BELUM DI UPDATE SABAR AJA, SAYA JUGA FOKUS SAMA RL SAYA


Saya membuat cerita per part, dan nama tokoh yang asli disamarkan, kecuali nama saya. Cerita ini mengandung 100% real (maap sedikit lebay hehehe emoticon-Wink)

Maaf kalo ada kata" yang salah atau kurang berkenan. Saya sedang belajar menulis, saya sangat membutuhkan dan menghargai komentar kalian.

Terima kasih emoticon-Smilie

Spoiler for Indeks:


Spoiler for New Life:


Spoiler for Why?:


Spoiler for Next Life:


Spoiler for Pergulatan Batin:



Spoiler for Panggilanku dan panggilanmu:


Spoiler for Masa Kelam:


Spoiler for Just you and me:

Diubah oleh benedicta33 12-06-2014 21:14
anasabilaAvatar border
JabLai cOYAvatar border
JabLai cOY dan anasabila memberi reputasi
2
159K
998
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.9KThread53.7KAnggota
Tampilkan semua post
benedicta33Avatar border
TS
benedicta33
#845
Part 70

Hari ini Hendri kembali ke Papua. Aku memutuskan untuk tidak menghubungi dia lagi. Aku belum bisa menerima keputusan Hendri. Apakah dia tidak merasakan perasaanku? Sungguh, aku ga nyangka semuanya jadi seperti ini emoticon-Sorry

Hendri yang dulu berbeda dengan Hendri yang sekarang. Ah, sudahlah, aku ga mau berkomentar banyak tentang dia. Aku harus bisa menjalani hari ini dengan baik, tanpa Hendri tentunya.

Ketika aku mau masuk kelas, tiba-tiba ada seseorang yang memanggilku. Suara itu begitu familiar dikupingku.

Quote:


Aku meninggalkan Hendri. Aku kesel sama Hendri, kok dia plin-plan banget sih jadi cowok?? Jadi selama ini panggilan hidupnya berdasarkan keinginan orangtuanya? Bukan karena Tuhan yang memilih dia?? Dimanakah hati nuraninya??

Sedangkan dia juga sudah merusak kaulnya, apa yang harus dipertahankan sama dia? Apa aku ini hanya boneka yang cuma bisa dipakai main terus buang???

Lalu handphoneku bergetar, menandakan ada SMS masuk.

Quote:


Maaf Hendri, aku juga gak bisa memaafkan sikapmu. Kamu kira aku anak kecil? Aku yakin, apa yang kamu tabur, itulah yang kamu tuai.

*Bersambung*
Diubah oleh benedicta33 26-03-2014 12:21
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.