Kaskus

Story

agus.kanadeAvatar border
TS
agus.kanade
5 cm per second
Spoiler for indeks disc 1:


Spoiler for indeks disc 2:




scene 1:awal segalanya

Barang kali ada yang pernah melihat atau membaca judul thread di atas.Ya sekilas judul di atas mirip film yg pernah rilis di indonesia,serta salah satu judul anime movie(anime lovers pasti tahu)

ni pertama kalinya gw nulis di forum kaskus,sekadar berbagi apa yang ingin ku bagi(maaf kalo bukan uang yg gw bagi)emoticon-Ngakak.Sebuah kisah yang mungkin dapat di jadikan pembelajaran dalam hidup,karena pepatah bilang pengalaman adalah guru yang berharga(sok puitis banget ya gue.
Tanpa panjang lebar silahkan di simak

Gue agus Kanade(sebut saja demikian,karena gue angel beat lovers).Terlihat dari keluarga yang biasa saja,bahkan sangat biasa bila tidak di sebut mengenaskan.gue lahir di bojonegoro,sebuah kota kecil yang masuk ke dalam provinsi jawa timur. gw 5 bersaudara(sesungguhnya enam karena mbak gue tiada waktu kecil).

gue termasuk anak yang nakal, bandel ,udah gitu hidup lagi(haha)
07 juni 2006.13.30.Selepas pulang sekolah untuk mempersiapkan acara music esok harinya. ,rasa penat lelah serta capek campur aduk jadi satu,kayak es campur kesukaan gue.Iseng" gw pejamkan mata ini hanya untuk sekedar melepas lelah tubuh ini.Tanpa terasa waktu pun cepat berlalu hingga tepat menunjukkan jam 5 sore.


"asyem gw ketiduran" ucap bibir ini sambil mengumpulkan kembali jiwa dan raga yang terpisah beberapa waktu jam tadi.
Setelah agak sadar,meloncatlah tubuh ini dari tempat tidur untuk segera pergi ke kamar mandi,kaki ini pun terasa malas menguntai langkah ke kamar mandi yang serasa jauh nya seperti di seberang samudra sana.,tapi apa daya tangan gak nyampai(gak nyambung banget yahemoticon-Berduka (S)

tapi dengan semangat 45 ku paksakan langkah ini,karena sebentar lagi acara musik di radio kesukaan gue segera di mulai.Mandi pun ekelar sudah9bukan mandi besar lo sodara) hingga siap stand by di depan layar radio.9radio gw layar nya super amoled sob).Iseng" ku sebarkan nomer gue karen biasanya banyak anak muda yang pantengin tuh acara music n sebarin nomer di radio juga.
tak selang beberapa lama,,

"tit...tit..tiiitt..tiiitt" sms pun masuk di hp nokia bututku.

''assalamualaikum"! tulis seseorang di seberang sana.

"walaikumsalam wr wb" jawab ku berlaga kayak pak ustadz.

"boleh kenalan gak gak mas.? tulisnya lagi.

"boleh ni sapa ya.? jawab ku.
"aku marischa mas dari Tuban.! jawab nya memperkenalkan diri dan dari mana iya berasal.

"o iya cha,salam kenal balik ya dari.,semoga kita bisa berteman dengan baik". jawab ku yang kegirangan mendapat teman baru.

"sama-sama mas." jawab nya di sertai emotikon senyum.

ya,dia lah marischa,seseorang yang menjadi awal mula kisah ku dalam mengarungi asam manis pahit rame rasa nya. eh salah asam manis pahitnya kehidupan kelak di masa yang akan datang.
Diubah oleh agus.kanade 11-04-2014 08:10
anasabilaAvatar border
anasabila memberi reputasi
1
22.8K
310
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.9KThread53.7KAnggota
Tampilkan semua post
agus.kanadeAvatar border
TS
agus.kanade
#124
Scene 22 : topeng monyet
ku kayuh sepeda ku dengan segenap tenaga yang tersisa. Peluh lelah dan cucuran keringat, aku anggap sebagai penyejuk. Ingin ku segera sampai ke rumah. Segera sampai di tempat di mana ku menemukan kedamaian serta perlindungan di dalam nya.
" tuttt tuttt tuttt tuttt". Bunyi hand phone yang berada di saku celana ku.

Siapa gerangan yang menghubungi ku sore sore gini. Achhh sudahlah Tak ku indah kan dering bunyi tersebut, karena ku pikir ku buka saja nanti. Sambil lalu aku masuk ke dalam rumah. Di dalam rumah ku saksikan ibu telah menanti ku dengan mimik wajah penuh kekhawatiran.

Namun tak berapa lama kekhawatiran itu hilang bagai di tiup angin dan terbang membumbung tinggi jauh ke angkasa ketika ku lontar kan sebuah salam. Melihat kepulangan ku yang tiada kurang suatu apapun, kecuali separuh hati ku yang ku persiapkan untuk membalas rasa cinta dari aprilia.

Alhamdulillah. begitulah kata yang keluar dari mulut ku. Bagaimana tidak, Setelah seharian berkutat dengan aktivitas yang begitu menguras tenaga dan pikiran ku, kini datang tiba waktu ku untuk beristirahat.

Segera ku langkah kan kaki menuju kamar ku, perut ini terasa penuh setelah tadi makan masakan ibu sehabis mandi.

" Tung Tung Tung, tung tung tung, tung tung tung tung.... ".!

" halo iya, ini sapa ya ".. Ku angkat telepon yang berbunyi dengan lantang nya.

" hemb gitu ya, gak kenal sama suara gue ".

Bentar bentar. Dari manja manja nya kayak nya aku kenal sama pemilik ini suara.

" eh april ya. Maaf ya nomer kamu belum aku kasih nama kontak, jadi aku gak tau kalo itu kamu.. "jawab ku cengar cengir.

" hemb gitu ya kamu, oke fine kalo mank gitu sikap kamu ke aku. "

" lho lho lho bentar, koq kamu malah ngambek gini sich pril.. "..


" gimana aku gak ngambek coba gus. Aku sms gak kamu bales. Aku telepon malah kamu bilang siapa ini,. kesel gue gus sama kamu hutf. " mungkin ni anak sambil memalingkan muka waktu bilang 'huft'.

Pembicaraan terputus begitu saja. Rupanya april benar benar marah dengan reaksi ku. Sehingga dia langsung menutup telepon di tengah tengah pembicaraan yang sedang berlangsung.

Ya sudahlah,.. Mungkin besok pagi aku minta maaf pada nya di sekolah. Dari pada itu lebih baik aku untuk segera tidur. Sebab tubuh ini udah tak mampu lagi tuk bergerak.


Pukul 06.00 pagi aku berangkat ke sekolah. Aku sekarang berangkat lebih pagi tiap harinya. Hal ini ku lakukan untuk memperbaiki citra diri ku.

Karena aku punya rencana untuk menjadi anggota dalam pemilihan anggota baru osis yang akan dimulai beberapa minggu lagi.

Sampai sudah diri ku di sman 1 bojonegoro. Di depan gerbang sekolah , rupanya aprilia telah sampai terlebih dahulu dan menunggu kedatangan ku. Sementara ku lihat, mobil yang biasa mengantarkan nya telah menghilang entah kemana.

Dengan sebuah senyuman ku datang i aprilia sambil ku tuntun sepeda ku. Namun apa yang aku dapat pemirsa.? Di layang kan nya pukulan ke tubuhku secara bertubi tubi.

Secara reflek aku menangkis serangan nya. Hingga yang terjadi saat ini ada lah tangan ku menggenggam tangannya. Segera ku tekuk lutut ku yang sebelah kanan.

" maaf kan aku pril ".. Kata ku saat itu.

Di sambut nya permintaan maaf ku dengan ucapan maaf pula. Karena terlalu fokus sama aprilia, aku tak menyadari kalo kelakuan ku menjadi tontonan murid - murid lain yang hendak memasuki pelataran sekolah.

What's the you'rs eyes ripped ni orang - orang. Di pikir aku topeng monyet apa, pake di lihatin segala. Aprilia yang sadar dirinya jadi bahan tontonan, cuma tersenyum sambil berlalu pergi meninggalkan aku sendiri bersama rasa malu ini.

Samar samar ku lihat satu sosok yang ku kenal di antara puluhan manusia yang menyaksikan adegan aku syuting sama aprilia. Sosok tersebut hanya memandangi ku dengan kebisuan yang membatu.

Ntah apa yang di pikiran nya saat ini. Sebab saat ini Aku juga tak bisa merangkai kata kata walau hanya sekedar untuk menyapa nya. Tak ingin terlalu larut terjebak dalam suasana yang membeku ini, aku pun berdiri untuk melangkah menghampirinya.

Namun dia pergi bersama tatapan dingin nya, tanpa terucap satu kata pun yang keluar dari bibir nya. Semakin lama, keberadaan nya semakin jauh dan menghilang di antara deretan siswa yang berlalu lalang...
Diubah oleh agus.kanade 21-03-2014 06:43
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.