Halo guys, kali ini saya mau mencoba ngeshare impresi dan review headphone yang cukup ga asing lagi di thread nya GGA Kaskus
Pasti dah pada kenal sama yang namanya Takstar dong? Yes brand yang dibawa sendiri sama sepuhnya GGA yang kali ini saya bahas adalah seri Takstar HD 3000. FYI this is my very first complete review written here, I'm not an audiophile and not really a hardcore gamer, neither am I a professional writer. I just love Digital Audio and Visuals that's all!
Spoiler for Prologue:
Oke sebelumnya saya mau cerita sedikit nih, Sebelumnya saya sudah punya Headphone Takstar TS-671 dan DAC/AMP Fiio E07K aka. "Andes" di setup Audio saya. Player yang saya gunakan adalah Windows Media Player melalui PC, jadi denger musik2 nikmat ya didepan PC aja terus.
Alkisah sampailah ane nyampe di mook headphone festival yang ada di Jakarta awal Maret '14 kemarin. Pas ngunjungin Booth nya Takstar, kuping udah gatel banget mau nyobain lineup nya si wiem satu-satu. Akhirnya saya cobain deh satu-satu mulai dari Pro 80 sampe HD 2000 yang clamp nya kekecilan. Dan dari situlah saya sudah memiliki impresi bagus buat HD 3000ini
Singkat cerita kebetulan saya nemu di forum kerhor yang mau melego HD 3000 nya dengan harga murah. Tanpa pikir panjang saya sabet aja, walaupun sebenernya agak teriris karena tabungan saya yang harusnya terkumpul setengah buat MDR-1R nya sony jadi terkuras begitu saja. Well let's see wether it's spent worthed or not
Quote:
Mulai dari Unboxing nya, kita langsung dihadapkan sama HD 3000 yang duduk megah diatas box berlapis kain. dilengkapi beberapa brosur guide dan product promotion dengan bahasa asal produsen nya, dua buah kabel jack 3.5mm dan jack besar untuk dicolok ke power amp
.
Quote:
Build Impression nya cukup menipu mata
HD 3000 kalau dilihat dari jauh, keliatan elegan dan terkesan "mahal". Saya kira ini headphone terbuat dari metal waktu liat pertama kali di mook, pas dipegang.. owalaaaahhh plastik toh
Tapi eits jangan salah, walaupun plastik dan terkesan "ringkih", build HD 3000 ini solidjuga loh! Saya sangat puas setiap kali nge-stretch extender headphone nya terkesan kokoh dan akurat ga ngeser-geser setelah didorong. Dan ini juga nilai plusnya yang membuat saya tertarik pada HD 3000, ukuran extender nya bisa panjaaaaang sekali. Saya yang sering menemui problem terhadap ukuran headphone (contohnya HD 2000 yang ga muat, dan Pro 80 yang terlalu 'pas') justru bisa kedodoran kalau ditarik maksimal. Suatu nilai plus buat anda-anda yang dianugerahi ukuran kepala berlebih
Saat dipasang HD 3000 ini langsung nge clamp dengan kuat di telinga saya, dan setelah beberapa menit mulai kerasa panas.
Mungkin masih dimaklumi karena kepala saya lumayan besar dan terlalu terbiasa sama nyamannya TS 671
Earpad terasa sedikit keras untuk ukuran leather pad dan juga head band diatas hanya disediakan seadanya saja. Walau begitu, saya ajak nge-"headbang" ini headphone juga tetep kokoh posisinya di telinga dan kepala saya
Quote:
Salah satu minus yang "sebagian" orang-orang permasalahkan tentang HD3kK ini. Menurut saya sendiri sih ini masih normal dan aman kok, belum tau gimana rasanya bawa kabel Razer Orca
Nah ini yang ditunggu-tunggu impresi suara, sebenarnya tugas HD 3000 buat saya ini sangat berat karena di head-to-head langsung dengan TS 671.
Quote:
Setup yang saya pakai menggunakan Fiio Andes sebagai DAC sekaligus Amp yang dicolok ke PC. Ekspektasi saya oleh sih headphone ini bisa saya pakai untuk musik-musik rock dan basshead buat dijalanan alias mobile. Rupanya, saya salah...
Suara bass yang dihasilkan jauh dari ekspektasi. Okelah, kalau di head-to-head dengan TS 671, bass HD3K is better. Bass yang dihasilkan lebih ke arah detail, seolah setiap gelombang yang dikeluarin sama bunyi bass satu per satu dipresentasikan sama HD3K, bahkan sampai ero kecil-kecilnya
Kalau diibaratkan bass yang biasanya nge-BOOOMMMmmmmmeledak menggelegar, HD3K ini lebih cuma ke 'jedummm.. dumm...dum" menampilkan detil2 bass sampe ke akhir-akhirnya.. sangat memuaskan buat denger kick drum, bener-bener tergambar dengan jelas
Quote:
Sektor Mid-High justru yang ngebuat saya sangat kagum sama headphone ini. Untuk vokal wanita saya mencoba lagu love on top nya Beyonce, impresi vokal yang diberikan hampir pas, cuma ketarik belakang dikit... dan itu dikiiiiitttt aja. Bisa diakali dengan setup treble andes saya. tapi dengan settingan default saja, suara serak-serak beyonce saat ngeluarin nada-nada tinggi bisa terdengar seksi dikuping saya
Di lagu ONE nya depapepe, bener2 kerasa strumming gitarnya, dan melodi-melodi harmonic bener2 diberikan dengan jelas dan manis
Spoiler for :
Ada impresi yang paling saya kagumi dari heaphone ini, mungkin beberapa yang suka main game Final Fantasy 8 tau dengan lagu yang berjudul Eyes on Me by Faye Wong. Lagu manis legenda awal ost pada sebuah game ini sebenernya enak didenger, cuma seringkali saya ngerasa ngilu dan sakit oleh suara esssss nya faye wong, bahkan melalui TS 671 sekalipun. Dan ajaibnya, hal ini tidak saya temukan di HD3K. Justru vokal Faye terdengar manis dan nyaman di kuping saya:
Quote:
Setelah itu saya sadar kalau kekuatan sebenarnya headphone ini terletak di nada High nya, tanpa pikir panjang saya putar lagu-lagu Kenny G. And It Hits the SPOT! This headphones really fits well with high instruments and sounds
FYI musik2 elektro dan skrillex sangat cocok untuk tipe headphone ini, cuma sayang saya gak punya koleksi bagus buat 2 genre tersebut
Quote:
Gaming experienceyang diberikan sama HD3K ini melebihi TS-671 IMO. dunia PlanetSide 2 yang vast banget dengan ledakan, step, peluru, sampai cloak armor bener-bener terdengar dan terarah JELAS dan TEGAS! maksud tegas disini misalkan ada step musuh di sebelah kiri, suara yang keluar benar2 arah kiri, TITIK! Ga ada istilah pusing-pusing lagi sama nyari arah step suara. Hal ini juga sudah saya uji di game mainstream rakyat kita, PB. saya lebih prefer HD3K ketimbang TS 671, karena Soundstage yang disediakan HD3K itu PAS, ngga kebesaran dan ga kekecilan.. PAS buat FPS
sound direction juga teruji di game dota 2, saya bisa tau arah2 bunyi berdasarkan focus screen saya, gimana alchemist jalan mendobrak tanah disebelah kiri focus screen saya misalnya, atau bunyi tower bawah yang rubuh, bahkan suaar gemercik sungai yang dilangkahi juga benar2 tergambar
Selanjutnya saya tes dengan lagu2 beat di ayodance, HD3K bisa menyesuaikan BEAT dengan pas.. ga kedodoran ga keteteran, sekali lagi PAS!
Mungkin beberapa pembaca sedikit pesimis dengan kemampuan bass yang dihasilkan HD3K utk game FPS. Tapi menurut saya kuantitas bass seperti inilah yang justru tepat untuk gamer FPS, saya lebih prefer tau arah bunyi bazoka datang darimana ketimbang cuma ngedenger efek "KABOOM" bergema-gema yang dihasilkan dari suara ledakannya.
Spoiler for :
Dan saya masih merasa bahwa HD3K ini masih belum mengeluarkan seluruh potensinya, setelah pemakaian 6 jam lebih saya mulai merasakan peningkatan kualitas suara baik itu disektor high yang semakin manis maupun bass yang memang tidak terlalu signifikan. Toh sellernya saja ngaku kalau first impression langsung ga cocok dan digeletakin gitu aja di lemari
Akhir kata thanks banget untuk meluangkan waktunya untuk membaca review ini, saya meminta masukannya dari agan2 sekalian mengenai review saya