Kaskus

Story

nightrain2Avatar border
TS
nightrain2
Life of A Psychopath
Ini bener-bener kisah hidup gua, dan sampai sekarang masih on going. Gua terbilang masih muda, bahkan mungkin beberapa diantara sesepuh sekalian akan terkejut dengan usia gua serta keadaan gua sekarang. Tapi, anggep aja ini jadi pelajaran buat kalian untuk lebih mensyukuri keadaan kalian, terutama yang mungkin berkekurangan. Bukan bermaksud egois, tapi hidup di keluarga yang berkecukupan engga menjamin hidup akan bahagia, seperti gua.

Menceritakan hidup gua di sini menguras air mata banget. Mungkin kalian bingung tapi kalian akan tahu alesannya di cerita-cerita yang akan gua bagi nantinya. Gua terima segala caci maki yang kalian lontarkan buat gua, karena itu biasa. Gua hidup untuk dicacimaki. Gaada alasan buat gua untuk hidup tenang, karena sampai saat ini, gua gapernah tau artinya kebahagiaan itu apa.

Well, hope you enjoy my story.





Index


Quote:
Diubah oleh nightrain2 24-03-2014 20:26
anasabilaAvatar border
motherparker699Avatar border
motherparker699 dan anasabila memberi reputasi
2
24K
291
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.7KThread52.5KAnggota
Tampilkan semua post
nightrain2Avatar border
TS
nightrain2
#4
Gua gatau gua ada dimana. Tempatnya kosong, gelap. Gua jalan tanpa tujuan, sampai akhirnya gua liat nyokap dan bokap dengan kakak laki-laki gua. Gua coba gapai, tapi gua gabisa gerak. Tiba-tiba, gua ngeliat diri gua sendiri ditampar dan dicambuk dengan nyokap. Kejadian itu...gua inget hari itu. Itu gua! Kenapa gua bisa liat gua sendiri?! Dan disitu, gua liat gua menjerit-jerit kesakitan, sedangkan nyokap gua cuka ketawa, seolah-olah dia nikmatin gua disiksa.

Quote:


Tapi nyokap ga dengerin gua, dia terus nyiksa 'gua'. Dan lagi, tiba-tiba aja gua denger suara caci maki orang-orang ke gua.

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:


Gue tutup telinga gua, tapi tetap aja gua bisa tetep denger cacian itu. Gua ga tahan, gua gakuat.

Quote:


Dan seketika itu juga gua terbangun. Mimpi. Gua bisa ngerasain air mata terus berjatuhan dari mata gua. Keringat turun jatuh ke seprai gua. Saat itu, gua ketakutan. Gua takut sama dunia. Gua segera menyalakan lampu kamar gua, gua terduduk di ranjang gua. Gua mencoba untuk tidur, tapi gua gabisa. Gua takut. Tapi untunglah beberapa jam kemudian, gua tertidur. Gua berharap hari itu adalah pertama dan terakhir kalinya gua akan mimpi mimpi itu.

Namun doa gua ga terkabul, karena hari itu adalah awal dari penyiksa mulai menyiksa gua.
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.