- Beranda
- Stories from the Heart
MESIN WAKTU : Catatan Seorang...PECUNDANG!
...
TS
luckyismine
MESIN WAKTU : Catatan Seorang...PECUNDANG!
Quote:
MESIN WAKTU
Kenapa ku harus menunggu
Kenapa, aku pun tak tahu
Kutahu itu tlah berlalu
Sinaran cintamu
Jangan bilang, jangan bilang
Ku tak bahagia
Aku hanya, aku hanya
Terhantui
Hari-hari terus berganti
Mengapa ku terus mencari
Saat kita memadu kasih
Tuk ulangi lagi
Kan ku kenang, kan ku kenang
Didalam dada
Tak kan hilang, tak kan hilang
Selamanya, selamanya
Ku menunggu meski engkau, tak kan tahu
Andai ada mesin waktu
Mengapa ku harus menunggu
Mengapa akupun tak tahu
Meski menunggu tiada tentu
Sinaran cintamu
Sisihkanlah, sisihkanlah
Dalam hatimu
Walau hanya, walau hanya
Semenit saja, sedetik saja
Ku menunggu meski engkau takkan tahu
Ku menunggu kau disini
Kenapa ku harus menunggu
Kenapa, aku pun tak tahu
Kutahu itu tlah berlalu
Sinaran cintamu
Jangan bilang, jangan bilang
Ku tak bahagia
Aku hanya, aku hanya
Terhantui
Hari-hari terus berganti
Mengapa ku terus mencari
Saat kita memadu kasih
Tuk ulangi lagi
Kan ku kenang, kan ku kenang
Didalam dada
Tak kan hilang, tak kan hilang
Selamanya, selamanya
Ku menunggu meski engkau, tak kan tahu
Andai ada mesin waktu
Mengapa ku harus menunggu
Mengapa akupun tak tahu
Meski menunggu tiada tentu
Sinaran cintamu
Sisihkanlah, sisihkanlah
Dalam hatimu
Walau hanya, walau hanya
Semenit saja, sedetik saja
Ku menunggu meski engkau takkan tahu
Ku menunggu kau disini
MINOR66
Quote:
Permisi agan dan aganwati
Ijinkan gwa untuk ikutan ngeramein forum SFTH ini, terutama buat para momod dan sesepuh dimari. Walaupun gwa udah lama nongkrong di kaskus, ternyata ada sebuah forum yang begitu damai namun cukup membuat hati ini galau (halagh!). Apalagi setelah dihajar oleh dua kisah legendaris dari bung Ari sama bung Anto, maka terciptalah akun klonengan ini . Kisah mereka bener2 membuat kenangan2 masa lalu gwa jadi terbuka lagi. Aselih, gwa udah move on abis kok
. Cuma kenangan itu seperti berputaran di kepala gwa. Dan apa salahnya gwa tuangkan sebagiannya disini, itung2 sambil ngasah kebiasaan nulis gwa yg udah lama gwa tinggalin.
Ohya, disini gwa nga ngikutin pakem temen2 yang pada share kisah hidupnya dimari. Yang segitu detailnya, nyeritain mulai dari dilahirin, masa SD, SMP, SMA. Kalo gwa cukup dari masa kuliah aja. Karena kenangan dimasa2 sebelum itu udah banyak yang lupa dan selain itu gwa emang nga ada niat untuk bikin biography komplit tentang kehidupan gwa disini.
Tapi hanya sepenggal dari banyak cerita yang gwa alami dimasa lalu.
Gwa juga nga make rule2-an dimari. Bebas2 aja selama masih mengikuti tata tertib official dimari. Toh, gwa juga cuma numpang lapak dimari. Yang punya kuasa dimari tentu aja momodnya, biarlah beliau2 yang menilai nantinya.
Ohiya, ada satu quote dari sesepuh di SFTH yang sangat berkesan buat diri gwa sebelum ikut berpartisipasi disini. Quotenya sedikit gwa edit, tapi nga mengurangi makna dari pesannya. Terutama kata2nya yg gwa kasih warna merah
Maka ijinkanlah gwa untuk membodohi diri gwa disini untuk menceritakan masa lalu gwa.
Sedang untuk masalah izin dengan tokoh2 yang ada di dalam cerita ini belum gwa kantongin. Karena selain gwa udah nga tahu keberadaan mereka, gwa pun ngerasa mereka nga ada yg ngaskus. Makanya gwa coba mem'fiksi'kan cerita gwa ini, dengan harapan nantinya nga menjadi masalah baru buat gwa.
So, silahkan menikmati MESIN WAKTU gwa ini
Ijinkan gwa untuk ikutan ngeramein forum SFTH ini, terutama buat para momod dan sesepuh dimari. Walaupun gwa udah lama nongkrong di kaskus, ternyata ada sebuah forum yang begitu damai namun cukup membuat hati ini galau (halagh!). Apalagi setelah dihajar oleh dua kisah legendaris dari bung Ari sama bung Anto, maka terciptalah akun klonengan ini . Kisah mereka bener2 membuat kenangan2 masa lalu gwa jadi terbuka lagi. Aselih, gwa udah move on abis kok
. Cuma kenangan itu seperti berputaran di kepala gwa. Dan apa salahnya gwa tuangkan sebagiannya disini, itung2 sambil ngasah kebiasaan nulis gwa yg udah lama gwa tinggalin.Ohya, disini gwa nga ngikutin pakem temen2 yang pada share kisah hidupnya dimari. Yang segitu detailnya, nyeritain mulai dari dilahirin, masa SD, SMP, SMA. Kalo gwa cukup dari masa kuliah aja. Karena kenangan dimasa2 sebelum itu udah banyak yang lupa dan selain itu gwa emang nga ada niat untuk bikin biography komplit tentang kehidupan gwa disini.
Tapi hanya sepenggal dari banyak cerita yang gwa alami dimasa lalu.Gwa juga nga make rule2-an dimari. Bebas2 aja selama masih mengikuti tata tertib official dimari. Toh, gwa juga cuma numpang lapak dimari. Yang punya kuasa dimari tentu aja momodnya, biarlah beliau2 yang menilai nantinya.
Ohiya, ada satu quote dari sesepuh di SFTH yang sangat berkesan buat diri gwa sebelum ikut berpartisipasi disini. Quotenya sedikit gwa edit, tapi nga mengurangi makna dari pesannya. Terutama kata2nya yg gwa kasih warna merah
Quote:
Original Posted By mullupus►Tes tes... 1-2-3...
Dear agan, terima kasih atas komentarnya. Ya, memang udah konsekuensi sebagai 'pencerita' jika pembaca-pembacanya ingin mencari tahu kebenaran tentang cerita tersebut. Kalau agan bilang semua penulis di SFTH itu pintar-pintar, kayaknya agan salah nilai. Kalau menurut gue, para penulis di SFTH itu malah ingin membodohi dirinya sendiri sebab apa yang dia tuliskan juga nyatanya terkadang malah membawa masalah baru.
Taruhlah begini, contohnya seseorang mengetahui bahwa menulis bisa dijadikan sebagai terapi. Pertama-tama yang dilakukannya itu bukan menjadikan tulisan itu enak untuk dibaca, tetapi dia menulis karena apa yang orang lain katakan belum tentu sama seperti apa yang terjadi. Poin ini dulu yang dikutip.
Lalu dari apa yang dia tuliskan, sebenarnya secara nggak langsung dia nggak ingin berbagi kepada orang-orang, namun dia hanya ingin mereka peduli terhadap hidupnya. Nah, seperti yang gue bilang tadi―orang yang baru pertama kali menulis cerita, dia nggak tahu apakah tulisannya itu enak dibaca atau nggak, alurnya kayak gimana, tokoh-tokohnya seperti apa, dll. Seperti yang agan bilang, bagaimana nasib para pemeran jika dia nggak meminta izin untuk menulis? Bagaimana jika mereka yang membaca kemudian tahu tokoh-tokohnya, kemudian menyebarkan pandangan negatif?
Pada kasus di thread ini, gue menyimpulkan kalau untuk ke depan gue harap semua penulis di SFTH yang belum dapat izin dari para pemeran, sebaiknya menyamarkan nama/tempat, atau hal lain yang berkaitan sehingga bikin orang lain jadi KEPO. Kurt Cobain berkata, "If you read, you will judge." dan memang begitulah adanya.
Dear agan, terima kasih atas komentarnya. Ya, memang udah konsekuensi sebagai 'pencerita' jika pembaca-pembacanya ingin mencari tahu kebenaran tentang cerita tersebut. Kalau agan bilang semua penulis di SFTH itu pintar-pintar, kayaknya agan salah nilai. Kalau menurut gue, para penulis di SFTH itu malah ingin membodohi dirinya sendiri sebab apa yang dia tuliskan juga nyatanya terkadang malah membawa masalah baru.
Taruhlah begini, contohnya seseorang mengetahui bahwa menulis bisa dijadikan sebagai terapi. Pertama-tama yang dilakukannya itu bukan menjadikan tulisan itu enak untuk dibaca, tetapi dia menulis karena apa yang orang lain katakan belum tentu sama seperti apa yang terjadi. Poin ini dulu yang dikutip.
Lalu dari apa yang dia tuliskan, sebenarnya secara nggak langsung dia nggak ingin berbagi kepada orang-orang, namun dia hanya ingin mereka peduli terhadap hidupnya. Nah, seperti yang gue bilang tadi―orang yang baru pertama kali menulis cerita, dia nggak tahu apakah tulisannya itu enak dibaca atau nggak, alurnya kayak gimana, tokoh-tokohnya seperti apa, dll. Seperti yang agan bilang, bagaimana nasib para pemeran jika dia nggak meminta izin untuk menulis? Bagaimana jika mereka yang membaca kemudian tahu tokoh-tokohnya, kemudian menyebarkan pandangan negatif?
Pada kasus di thread ini, gue menyimpulkan kalau untuk ke depan gue harap semua penulis di SFTH yang belum dapat izin dari para pemeran, sebaiknya menyamarkan nama/tempat, atau hal lain yang berkaitan sehingga bikin orang lain jadi KEPO. Kurt Cobain berkata, "If you read, you will judge." dan memang begitulah adanya.
Maka ijinkanlah gwa untuk membodohi diri gwa disini untuk menceritakan masa lalu gwa.
Sedang untuk masalah izin dengan tokoh2 yang ada di dalam cerita ini belum gwa kantongin. Karena selain gwa udah nga tahu keberadaan mereka, gwa pun ngerasa mereka nga ada yg ngaskus. Makanya gwa coba mem'fiksi'kan cerita gwa ini, dengan harapan nantinya nga menjadi masalah baru buat gwa. So, silahkan menikmati MESIN WAKTU gwa ini
Spoiler for Makasih buat cendolnya :
* * * C H A P T E R I * * *
Spoiler for INDEX:
MUKADIMAH
STRANGE DAYS
STRANGE DAYS TOO
STILL STRANGE DAYS
INTERMEZZO
LA WOMAN
ANOTHER LA WOMAN
LIGHT MY FIRE
TOUCH ME
Me, Soe Hok Gie and Jim Morrison
TOUCH ME AGAIN
LOVE(?)
KISS ME
LOVE(?) or LUST(?)
WILD HORSES
ZZZZZZZZZZZ!!!!
[URL=""]LOSER (1st)[/URL]
(CAN'T LIVE WITHOUT YOUR) LOVE AND AFFECTION
KILLER QUEEN
IT'S COMPLICATED!
IT'S STILL COMPLICATED!
MORE COMPLICATED AND F**K UP!
LOVE STINKS
DATE WITH VIA
THE NEW BEGINNING
EEEAAAAAAAA!!!
THE SWEETEST THING
BEBEB OH BEBEB
STAIRWAY TO HEAVEN
BACKSTREET GIRL
IRIS
CLOSER TO THE HEART
TAKKAN ADA CINTA YANG LAIN
THE KILL
THE NURSE
NASI GORENG CAMPUR BENCI
I MISS YOU
WITH OR WITHOUT YOU
LAY LADY LAY
LAY LADY LAY NOW
WILD THING
AM I THE SAME GIRL
LE BOY WANNABE
ANOTHER STORY ABOUT PAST
EVERYBODY'S CHANGING
MY SHARONA
MY SHARONA 2
BIZZARE LOVE TRIANGLE
WONDERBOY
WONDERBOY 2
CREEP
JULIA SAYS
JULIA SAYS 2
YOU SHOOK ME ALL NIGHT LONG
REGRET
STILL REGRET
INTERSTATE LOVE SONG
STILL INTERSTATE LOVE SONG
THUNDERSTRUCK
IS THIS LOVE
YOU SEE THE TROUBLE WITH ME
YOU SEE THE TROUBLE WITH ME THEN
SPACE ODDITY
WHEN LOVE AND HATE COLLIDE
DILLEMA
WONDERFUL
AKHIR RASA INI
STRANGE DAYS
STRANGE DAYS TOO
STILL STRANGE DAYS
INTERMEZZO
LA WOMAN
ANOTHER LA WOMAN
LIGHT MY FIRE
TOUCH ME
Me, Soe Hok Gie and Jim Morrison
TOUCH ME AGAIN
LOVE(?)
KISS ME
LOVE(?) or LUST(?)
WILD HORSES
ZZZZZZZZZZZ!!!!
[URL=""]LOSER (1st)[/URL]
(CAN'T LIVE WITHOUT YOUR) LOVE AND AFFECTION
KILLER QUEEN
IT'S COMPLICATED!
IT'S STILL COMPLICATED!
MORE COMPLICATED AND F**K UP!
LOVE STINKS
DATE WITH VIA
THE NEW BEGINNING
EEEAAAAAAAA!!!
THE SWEETEST THING
BEBEB OH BEBEB
STAIRWAY TO HEAVEN
BACKSTREET GIRL
IRIS
CLOSER TO THE HEART
TAKKAN ADA CINTA YANG LAIN
THE KILL
THE NURSE
NASI GORENG CAMPUR BENCI
I MISS YOU
WITH OR WITHOUT YOU
LAY LADY LAY
LAY LADY LAY NOW
WILD THING
AM I THE SAME GIRL
LE BOY WANNABE
ANOTHER STORY ABOUT PAST
EVERYBODY'S CHANGING
MY SHARONA
MY SHARONA 2
BIZZARE LOVE TRIANGLE
WONDERBOY
WONDERBOY 2
CREEP
JULIA SAYS
JULIA SAYS 2
YOU SHOOK ME ALL NIGHT LONG
REGRET
STILL REGRET
INTERSTATE LOVE SONG
STILL INTERSTATE LOVE SONG
THUNDERSTRUCK
IS THIS LOVE
YOU SEE THE TROUBLE WITH ME
YOU SEE THE TROUBLE WITH ME THEN
SPACE ODDITY
WHEN LOVE AND HATE COLLIDE
DILLEMA
WONDERFUL
AKHIR RASA INI
* * * C H A P T E R II * * *
Spoiler for INDEX:
THAT'S WHAT FRIEND ALL FOR
KEPOMPONG
KEPOMPONG 2
DREAMER
BENCI TAPI RINDU
MY TURNING POINT BEGINS
PERFECT DAY
VOX POPULI
DON'T GIVE UP
THE SPIRIT CARRIES ON
STILL THE SPIRIT CARRIES ON
NEVER SURRENDER
DIZZ KNEE LAND
POSITIVITY
ALWAYS POSITIVITY
I CAN SEE CLEARLY NOW
WITH A LITTLE HELP FROM MY FRIENDS
HERE COMES THE DAY
HERE COMES THE DAY 2
STAGNANT
NEWBORN
NEWBORN BABY
DECEMBER
DECEMBER II
CURCOL
ITS HOLIDAY
ITS HOLIDAY 2
HYPNOTIZE
HIGH
HORNY
SHIT HAPPENS! : HIGHWAY STAR
SHIT HAPPENS! : HIGHWAY STAR II
SHIT HAPPENS TWICE!! : PEOPLE ARE STRANGE
SHIT HAPPENS TWICE!! : PEOPLE ARE STRANGE II
THANK YOU
THANK YOU II
Testing 1,2,3
HONESTLY
mIRC
mIRC lagi
KEPOMPONG
KEPOMPONG 2
DREAMER
BENCI TAPI RINDU
MY TURNING POINT BEGINS
PERFECT DAY
VOX POPULI
DON'T GIVE UP
THE SPIRIT CARRIES ON
STILL THE SPIRIT CARRIES ON
NEVER SURRENDER
DIZZ KNEE LAND
POSITIVITY
ALWAYS POSITIVITY
I CAN SEE CLEARLY NOW
WITH A LITTLE HELP FROM MY FRIENDS
HERE COMES THE DAY
HERE COMES THE DAY 2
STAGNANT
NEWBORN
NEWBORN BABY
DECEMBER
DECEMBER II
CURCOL
ITS HOLIDAY
ITS HOLIDAY 2
HYPNOTIZE
HIGH
HORNY
SHIT HAPPENS! : HIGHWAY STAR
SHIT HAPPENS! : HIGHWAY STAR II
SHIT HAPPENS TWICE!! : PEOPLE ARE STRANGE
SHIT HAPPENS TWICE!! : PEOPLE ARE STRANGE II
THANK YOU
THANK YOU II
Testing 1,2,3
HONESTLY
mIRC
mIRC lagi
Polling
Poll ini sudah ditutup. - 84 suara
Siapa yang jadi istri gwa saat ini?
Dinda
12%
Felisha
35%
Bebeb
5%
Megan Fox
23%
Semuanya salah
26%
Diubah oleh luckyismine 05-04-2017 18:38
sormin180 dan 3 lainnya memberi reputasi
4
358.2K
Kutip
1.7K
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.7KThread•52.6KAnggota
Tampilkan semua post
TS
luckyismine
#45
KISS ME
Kiss me out of the bearded barley
Nightly, beside the green, green grass
Swing, swing, swing the spinning step
You wear those shoes and I will wear that dress.
Oh, kiss me beneath the milky twilight
Lead me out on the moonlit floor
Lift your open hand
Strike up the band and make the fireflies dance
Silver moon's sparkling
So kiss me
Kiss me down by the broken tree house
Swing me upon its hanging tire
Bring, bring, bring your flowered hat
We'll take the trail marked on your father's map
Oh, kiss me beneath the milky twilight
Lead me out on the moonlit floor
Lift your open hand
Strike up the band and make the fireflies dance
Silver moon's sparkling
So kiss me
Nightly, beside the green, green grass
Swing, swing, swing the spinning step
You wear those shoes and I will wear that dress.
Oh, kiss me beneath the milky twilight
Lead me out on the moonlit floor
Lift your open hand
Strike up the band and make the fireflies dance
Silver moon's sparkling
So kiss me
Kiss me down by the broken tree house
Swing me upon its hanging tire
Bring, bring, bring your flowered hat
We'll take the trail marked on your father's map
Oh, kiss me beneath the milky twilight
Lead me out on the moonlit floor
Lift your open hand
Strike up the band and make the fireflies dance
Silver moon's sparkling
So kiss me
NEW FOUND GLORY (SIXPENCE NON THE RICHER Cover)
Spoiler for KISS ME:
Quote:
Dinda, Dinda dan Dinda. Hanya nama dialah yang selalu menghiasi hari2 gwa. Bangun tidur di kost-an langsung inget Dinda. Gimana nga inget, Dindalah yang bangunin gwa dari tidur, setiap gwa ada jadwal kelas pagi, biar gwa nga kesiangan. Dan caranya dia ngebangunin pun selalu sukses membuat gwa terbangun dengan seketika. Sebuah hembusan hangat ditelinga gwa sambil dia menyebut nama gwa dengan lembut. 
Tapi itu kalo di kost-an pas gwa lagi sendirian aja, nga ada Kenshi atau Raka disitu. Kebanyakannya sih, pintu digedor2 sambil nyiprat2in aer ke muka gwa.
Lalu setelah dia nungguin gwa mandi dan rapi2, kita nyari sarapan dulu, habis itu baru deh kita ke Kampus. Berpisah didekat tangga, karena kita khan beda fakultas, sambil bikin janji untuk ketemu lagi setelah selesai kuliah. Cieeee
Ketika dikelas pun, cuma Dinda, Dinda dan Dinda yang ada dipikiran gwa. Ocehan dosen nga ada satupun yang nyangkut di kuping gwa. Bahkan rumus2 persamaan yang ditulis dosen gwa di papan tulis terbaca sama gwa menjadi Dinda, Dinda dan Dinda. Dimana mata gwa diarahkan, disitulah wajah Dinda. Ahahahahaha
Selesai dari kelaspun, rasanya udah nga sabar lagi gwa buat nemuin Dinda. Waktu rasanya jadi panjang banget ketika gwa nungguin Dinda di warung Pak De yang nga kunjung nonggol juga. Tapi, begitu nampak Dinda dengan senyumnya yang manis itu, hatipun terasa jadi tenang.
"Kok lama sih, garing gwa nih nungguinnya"
"Sori hunny, tadi gwa abis ngobrol2 dulu sama si Reni"
"Yah, kenapa nga lo ajak kemari, biar ngobrolnya disini aja. Nga kasihan apa gwa dah nungguin lama"
"Iyaaa, maaf. Hunny, ngadem di kost-an lo ya, panas nih"
"Emang lo nga mau makan dulu? Khan tadi pagi lo cuma nemenin gwa makan doang"
"Iya, sekalian aja ntar mesen nasi padang. Yuk, panas nih" Dinda narik tangan gwa, sambil sebelah tangannya nga berenti2 ngipasin mukanya.
Sebelum ke kost-an kita mampir dulu di warung padang, mesen nasi dengan ikan kembung bakar sebagai lauknya. Dinda ini emang hobi banget makan ikan, beda banget sama gwa yang benci sama ikan. Biasalah, trauma di masa kecil gwa yang keselek tulang bandeng, makanya sampe saat itu gwa benci sama ikan. "Bagus tau makan ikan, kandungan gizinya banyak, apalagi buat asupan otak kita" begitu kata Dinda suatu saat.
Jadilah kita ke kamar kost sambil bawa2 piring nasi dan 2 gelas es teh manis. Gwa belom laper, jadi cukuplah es teh manis buat ngilangin gerahnya di siang yang terik ini.
"Hunny, suapin" pinta Dinda dengan gaya manjanya
"Yah, masa' disuapin sih?" protes gwa
"Iya, gwa lagi nga pengen tangan gwa bau amis nih. Ayolah"
"Yey, kalo nga mau bau amis tangannya, kenapa tadi mesen lauknya ikan"
"Ah, lo mah orangnya nga romantis deh. Ini gwa bayar didepan ongkos nyuapinnya deh" Dinda mendekati gwa dan mengecup bibir gwa. Sejenak gwa menikmati kehangatan bibir merahnya itu dan Dinda melepaskannya sebelum gwa merasa puas menikmatinya "Plzzz..."
Dikasih DP kayak gitu jelas bikin gwa jadi semangat. Setelah gwa cuci tangan terlebih dulu, gwa mulai menyuapi makan siang Dinda. Ahahahaha, serasa deh
Dinda menyelesaikan makannya, padahal nasinya masih ada sekitar setengah lagi dipiringnya. "Kenyang" begitu alasannya ketika gwa maksa agar dia ngabisin makannya. Entah kenapa, gwa nga suka ngeliat salah satu kebiasaannya ini. Gwa udah terbiasa diajarkan oleh nyokap gwa untuk selalu menghargai makanan gwa. Enak nga enak, kenyang nga kenyang, tetep harus dihabisin. Nga boleh ada sisa dipiring.
Walau dengan susah payah, akhirnya gwa habisin sisa makanannya. Soalnya lauknya ikan sob! Tapi mungkin dikarenakan gwa keseringan ngabisin sisa makanannya Dinda, gwa mulai menyukai ikan lagi. Ternyata selalu ada aja manfaat baik buat gwa dari kebiasaan buruk Dinda ya.
"Hunny, kok abis makan mata gwa ngantuk ya?" Dinda menguap sambil meregangkan kedua tangannya keatas
"Halagh, emang melayu banget deh lo. Emang habis begadang ngangenin gwa ya semalem?"
"Ih, ge-er deh. Gwa nyelesaiin paper semaleman tauk, tambahan tadi ada quiz di kelas." Dinda menoyor kepala gwa pelan sambil menaikkan ujung bibirnya. Lucu sekaligus napsuin.
"Tapi khan ongkos nyuapinnya masih kurang Din" kata gwa sambil nyengir2 bodoh
Dinda mendelikkan matanya. Tapi dia mendekati gwa juga sih, melingkarkan kedua tangannya dileher gwa. Dan melunasi ongkos nyuapinnya itu. Asiikkkk.
"Udah yaaa, gwa mau bobo dulu bentaran nih. Sini, gwa pinjem paha lo, hunny"
Dinda merebahkan kepalanya dipaha gwa. Nga pake lama dia langsung tertidur. Ternyata, pelor juga ya cewek gwa ini.
Jadilah gwa bengong2an sendiri dikamar, sambil nemenin Dinda yang udah tertidur pulas dipangkuan gwa. Untung aja, gwa masih ditemenin alunan musik dari stereo set-nya Kenshi. Terdengar lagu Kiss Me-nya Sixpense Non The Richer dari stasiun radio favorit gwa mengalun. Hmmm
Gwa ambil sejumput rambut halus Dinda yang lurus dan panjang itu. Lalu gwa pilin2 diantara jemari2 gwa. Ahahahahaha, ini adalah kebiasaan jelek gwa kalo deket2 sama rambut yang panjang. Makanya ini jadi salah satu alasan kenapa gwa suka sama cewek yang berambut panjang. Karena gwa bisa melampiaskan kebiasaan aneh gwa, memilin2 rambut.
"Hunnyyyy, rambut gwa jadi berantakan nihhh" gerutu Dinda diantara tidurnya.
Iya, Dinda sebel banget sama kebiasaan gwa yang satu ini. Karena rambutnya akan jadi berantakan kalo abis gwa maen2in gitu. Dan dia nga menyukainya. Dinda menarik tangan gwa dari rambutnya dan memindahkannya ke atas dadanya, sementara Dinda tetap melanjutkan tidurnya.
Atraktif. Itulah Dinda yang gwa kenal. Untuk urusan yang satu ini Dinda lebih aktif dibanding gwa. "Lo tuh, jadi cowok nga ada inisiatifnya banget deh. Lo nga maho khan?" begitu protesnya pada suatu hari. Gwa cuma nyengir2 bego, saking nga bisa jawabnya.
Mungkin apa ini dikarenakan gwa kelamaan ngejomblo kali ya, jadi nga update lagi trend pacaran anak muda jaman sekarang (halagh!). Dulu tuh jamannya pacaran sama Keket, bisa duduk berduaan sebelah2an sambil megangin tangannya, kayaknya udah keren banget. Dicium pipi kiri dan kanan rasanya udah bisa bikin gwa terbang tinggi banget. Tapi sekarang, ketika gwa bersopan santun menghadapi Dinda untuk nga jadi cowok pecicilan dan gatelan, justru maleh diprotes.
Padahal kalo gwa hitung udah brapa lama sih gwa jadian sama Dinda?, 3 minggu rasanya juga belom nyampe. Tapi bumbu2 percintaan ini begitu memabukkan gwa. Padahal gwa udah ngejauh2in Jimbo biar bisa jadi cowok yang keren di mata Dinda, tapi apa daya sedikit demi sedikit Jimbo mulai hadir dikehidupan gwa lagi.
Entah emang angin yang semilir melalui celah2 kaca nako kamar ini yang enak banget atau gwanya juga ngantuk, akhirnya gwa ikut ketiduran juga. Dan gwa nga tahu udah berapa lama kita berdua ketiduran. Yang pasti gwa terbangun, karena merasakan sebuah tangan merayap perlahan dicelana gwa. Dan gwa lihat wajah Dinda begitu dekat dengan wajah gwa - hanya beberapa milimeter aja - dengan ekspresi wajahnya yang mulai gwa hapal. Lalu gwa dengar suaranya agak serak2 berbisik di telinga gwa.
"Hunny, gwa hornyyyyy...."

Tapi itu kalo di kost-an pas gwa lagi sendirian aja, nga ada Kenshi atau Raka disitu. Kebanyakannya sih, pintu digedor2 sambil nyiprat2in aer ke muka gwa.
Lalu setelah dia nungguin gwa mandi dan rapi2, kita nyari sarapan dulu, habis itu baru deh kita ke Kampus. Berpisah didekat tangga, karena kita khan beda fakultas, sambil bikin janji untuk ketemu lagi setelah selesai kuliah. CieeeeKetika dikelas pun, cuma Dinda, Dinda dan Dinda yang ada dipikiran gwa. Ocehan dosen nga ada satupun yang nyangkut di kuping gwa. Bahkan rumus2 persamaan yang ditulis dosen gwa di papan tulis terbaca sama gwa menjadi Dinda, Dinda dan Dinda. Dimana mata gwa diarahkan, disitulah wajah Dinda. Ahahahahaha
Selesai dari kelaspun, rasanya udah nga sabar lagi gwa buat nemuin Dinda. Waktu rasanya jadi panjang banget ketika gwa nungguin Dinda di warung Pak De yang nga kunjung nonggol juga. Tapi, begitu nampak Dinda dengan senyumnya yang manis itu, hatipun terasa jadi tenang.
"Kok lama sih, garing gwa nih nungguinnya"
"Sori hunny, tadi gwa abis ngobrol2 dulu sama si Reni"
"Yah, kenapa nga lo ajak kemari, biar ngobrolnya disini aja. Nga kasihan apa gwa dah nungguin lama"
"Iyaaa, maaf. Hunny, ngadem di kost-an lo ya, panas nih"
"Emang lo nga mau makan dulu? Khan tadi pagi lo cuma nemenin gwa makan doang"
"Iya, sekalian aja ntar mesen nasi padang. Yuk, panas nih" Dinda narik tangan gwa, sambil sebelah tangannya nga berenti2 ngipasin mukanya.
Sebelum ke kost-an kita mampir dulu di warung padang, mesen nasi dengan ikan kembung bakar sebagai lauknya. Dinda ini emang hobi banget makan ikan, beda banget sama gwa yang benci sama ikan. Biasalah, trauma di masa kecil gwa yang keselek tulang bandeng, makanya sampe saat itu gwa benci sama ikan. "Bagus tau makan ikan, kandungan gizinya banyak, apalagi buat asupan otak kita" begitu kata Dinda suatu saat.
Jadilah kita ke kamar kost sambil bawa2 piring nasi dan 2 gelas es teh manis. Gwa belom laper, jadi cukuplah es teh manis buat ngilangin gerahnya di siang yang terik ini.
"Hunny, suapin" pinta Dinda dengan gaya manjanya
"Yah, masa' disuapin sih?" protes gwa
"Iya, gwa lagi nga pengen tangan gwa bau amis nih. Ayolah"
"Yey, kalo nga mau bau amis tangannya, kenapa tadi mesen lauknya ikan"
"Ah, lo mah orangnya nga romantis deh. Ini gwa bayar didepan ongkos nyuapinnya deh" Dinda mendekati gwa dan mengecup bibir gwa. Sejenak gwa menikmati kehangatan bibir merahnya itu dan Dinda melepaskannya sebelum gwa merasa puas menikmatinya "Plzzz..."
Dikasih DP kayak gitu jelas bikin gwa jadi semangat. Setelah gwa cuci tangan terlebih dulu, gwa mulai menyuapi makan siang Dinda. Ahahahaha, serasa deh
Dinda menyelesaikan makannya, padahal nasinya masih ada sekitar setengah lagi dipiringnya. "Kenyang" begitu alasannya ketika gwa maksa agar dia ngabisin makannya. Entah kenapa, gwa nga suka ngeliat salah satu kebiasaannya ini. Gwa udah terbiasa diajarkan oleh nyokap gwa untuk selalu menghargai makanan gwa. Enak nga enak, kenyang nga kenyang, tetep harus dihabisin. Nga boleh ada sisa dipiring.
Walau dengan susah payah, akhirnya gwa habisin sisa makanannya. Soalnya lauknya ikan sob! Tapi mungkin dikarenakan gwa keseringan ngabisin sisa makanannya Dinda, gwa mulai menyukai ikan lagi. Ternyata selalu ada aja manfaat baik buat gwa dari kebiasaan buruk Dinda ya.
"Hunny, kok abis makan mata gwa ngantuk ya?" Dinda menguap sambil meregangkan kedua tangannya keatas
"Halagh, emang melayu banget deh lo. Emang habis begadang ngangenin gwa ya semalem?"
"Ih, ge-er deh. Gwa nyelesaiin paper semaleman tauk, tambahan tadi ada quiz di kelas." Dinda menoyor kepala gwa pelan sambil menaikkan ujung bibirnya. Lucu sekaligus napsuin.
"Tapi khan ongkos nyuapinnya masih kurang Din" kata gwa sambil nyengir2 bodoh
Dinda mendelikkan matanya. Tapi dia mendekati gwa juga sih, melingkarkan kedua tangannya dileher gwa. Dan melunasi ongkos nyuapinnya itu. Asiikkkk.

"Udah yaaa, gwa mau bobo dulu bentaran nih. Sini, gwa pinjem paha lo, hunny"
Dinda merebahkan kepalanya dipaha gwa. Nga pake lama dia langsung tertidur. Ternyata, pelor juga ya cewek gwa ini.
Jadilah gwa bengong2an sendiri dikamar, sambil nemenin Dinda yang udah tertidur pulas dipangkuan gwa. Untung aja, gwa masih ditemenin alunan musik dari stereo set-nya Kenshi. Terdengar lagu Kiss Me-nya Sixpense Non The Richer dari stasiun radio favorit gwa mengalun. Hmmm
Gwa ambil sejumput rambut halus Dinda yang lurus dan panjang itu. Lalu gwa pilin2 diantara jemari2 gwa. Ahahahahaha, ini adalah kebiasaan jelek gwa kalo deket2 sama rambut yang panjang. Makanya ini jadi salah satu alasan kenapa gwa suka sama cewek yang berambut panjang. Karena gwa bisa melampiaskan kebiasaan aneh gwa, memilin2 rambut.
"Hunnyyyy, rambut gwa jadi berantakan nihhh" gerutu Dinda diantara tidurnya.
Iya, Dinda sebel banget sama kebiasaan gwa yang satu ini. Karena rambutnya akan jadi berantakan kalo abis gwa maen2in gitu. Dan dia nga menyukainya. Dinda menarik tangan gwa dari rambutnya dan memindahkannya ke atas dadanya, sementara Dinda tetap melanjutkan tidurnya.

Atraktif. Itulah Dinda yang gwa kenal. Untuk urusan yang satu ini Dinda lebih aktif dibanding gwa. "Lo tuh, jadi cowok nga ada inisiatifnya banget deh. Lo nga maho khan?" begitu protesnya pada suatu hari. Gwa cuma nyengir2 bego, saking nga bisa jawabnya.
Mungkin apa ini dikarenakan gwa kelamaan ngejomblo kali ya, jadi nga update lagi trend pacaran anak muda jaman sekarang (halagh!). Dulu tuh jamannya pacaran sama Keket, bisa duduk berduaan sebelah2an sambil megangin tangannya, kayaknya udah keren banget. Dicium pipi kiri dan kanan rasanya udah bisa bikin gwa terbang tinggi banget. Tapi sekarang, ketika gwa bersopan santun menghadapi Dinda untuk nga jadi cowok pecicilan dan gatelan, justru maleh diprotes.

Padahal kalo gwa hitung udah brapa lama sih gwa jadian sama Dinda?, 3 minggu rasanya juga belom nyampe. Tapi bumbu2 percintaan ini begitu memabukkan gwa. Padahal gwa udah ngejauh2in Jimbo biar bisa jadi cowok yang keren di mata Dinda, tapi apa daya sedikit demi sedikit Jimbo mulai hadir dikehidupan gwa lagi.

Entah emang angin yang semilir melalui celah2 kaca nako kamar ini yang enak banget atau gwanya juga ngantuk, akhirnya gwa ikut ketiduran juga. Dan gwa nga tahu udah berapa lama kita berdua ketiduran. Yang pasti gwa terbangun, karena merasakan sebuah tangan merayap perlahan dicelana gwa. Dan gwa lihat wajah Dinda begitu dekat dengan wajah gwa - hanya beberapa milimeter aja - dengan ekspresi wajahnya yang mulai gwa hapal. Lalu gwa dengar suaranya agak serak2 berbisik di telinga gwa.
"Hunny, gwa hornyyyyy...."
Diubah oleh luckyismine 26-04-2014 16:46
sormin180 memberi reputasi
1
Kutip
Balas