Kaskus

Story

AzuraMizunoAvatar border
TS
AzuraMizuno
050611# [Real Life True Story]
Quote:


Quote:


Quote:


introduction
Quote:


Langsung aja,tanpa banyak basa basi lagi,check this out emoticon-linux2


Quote:
Diubah oleh AzuraMizuno 03-03-2014 10:39
anasabilaAvatar border
anasabila memberi reputasi
1
3.6K
24
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.9KThread53.8KAnggota
Tampilkan semua post
AzuraMizunoAvatar border
TS
AzuraMizuno
#3
Bab II

Perjalanan menempuh bojong gede memang tidak semudah yg ada dibenak gue sekarang,gue bersama pak bagus yg mengendarai motor bebek kesayangan nya harus melewati perkampungan penduduk yg masih sangat hijau,berbeda jauh dengan ibu kota jakarta yg sangat sumpek dan sangat panas jika siang hari,berbeda dengan disini,udara lumayan sejuk walaupun pada siang hari ini,beberapa pohon yg cukup rindang menghiasi perjalanan panjang gue menuju tonjong,dipinggir jalan banyak terdapat pemukiman penduduk dan beberapa lahan sawah yg cukup luas,jalanan disini memang agak sedikit rusak,dan berliku liku,sehingga tidak memungkinkan bagi gue untuk menghafal dan melewati jalanan ini seorang diri,

"ngomong ngomong bapak tinggalnya ga jauh dari warnet saya nanti pak?"

"ga kok.cuma agak kedalam lagi kalo rumah saya,sedangkan warnet km nanti persis di pinggir jalan,

"saya jadi penasaran pak seperti apa tempat nya emoticon-Confused"

"sebentar lagi kita juga sampai kok,nanti setelah kelihatan ada danau,ga jauh dari sana kita sudah sampai di tempat nya,

"waah ada danau pak,berarti banyak anak muda nya dong yg sering nongkrong atau pacaran disana emoticon-Stick Out Tongue,,,?" sedikit semangat mendengar kata kata pak bagus,

"biasanya danau itu rame nya kalo hari sabtu sama minggu,kalo hari hari biasa ya kebanyakan bapak bapak pada mancing lan,"sahut pak bagus

"wah seru tuh kayaknya,jadi kalo saya bosan sendirian di warnet bisa kesana sekedar refreshing emoticon-Wink...."
"km kan kerja disana,apalagi itu warnet milik km sendiri,kalo ga ada yg jaga,kalo nanti ada yg hilang kan km sendiri yg rugi nanti,belum lagi nanti ayah km marah marah sama saya,karena ga bisa ngurus km" kata pak agus seperti menasehati..

"bener juga sih kata pak bagus,apalagi daerah yg gue tempati belum sepenuhnya gue pahami,siang hari aja suasanya nya sepi banget,hanya pohon pohon rindang dan sawah dikiri kanan jalanan yg sedang gue lewati sekarang gimana kalo malem...?!! "emoticon-Hammer pikir gue dalam hati

"itu lan danau nya,sebentar lagi kita sampai...!!" ucap pak bagus mengagetkan gue

"kok sepi ya pak,apa emang ga ada pengunjung kalo siang hari gini..?? emoticon-Confused "

"disini memang sepi lan,tapi kalo udah sore ada beberapa orang yg datang,sekedar naik waterbike itu,..."sambil menunjuk beberapa bebek bebekan yg terletak dipinggir danau itu,

"aiiih,kalo dijakarta mah BKT aja rame mulu buat dijadiin tempat pacaran pak,ini udah ada danau,tapi ga ada mahluk mesum sama sekali,ckckckc emoticon-Amazed," terheran

"hahaha ,tapi nanti juga ada kok orang orang yg sekedar duduk atau pacaran disini,tapi km jangan sampai ikut ikutan juga ya,bisa repot nanti urusan nya,"

"enggak lah pak,lagipula kan saya kerja,mau serius disini dulu,soal pacaran mah nanti nanti aja .... emoticon-Metal "

"bagus kalo gitu,nih kita sudah sampai,..."
".........!! emoticon-Belo "

Setelah gue menginjakan kaki gue untuk pertama kali nya di sebuah ruko kecil dipinggir jalan ini,alangkah kaget nya gue melihat suasana lokasi tersebut,dimana dibelakang ruko warnet gue yg sekarang ada didepan mata gue ini hanya ada rumah kontrakan kecil yg hanya dihuni 2 keluarga,dan beberapa pohon yg menjulang keatas,dibelakang rumah kontrakan itu pula ada sebuah dinding tembok besar yg membatasi antara sekolahan dan rumah penduduk lain nya,

ruko gue terletak dibagian kiri dari jejeran ruko yg terletak dipinggir jalan tersebut,ada sekitar 6 ruko yg masing masing sudah ditempati pemilik masing-masing,dibagian depan ruko warnet gue ada sebuah selokan besar kira kira sepanjang 5 meter yg telah dibuatkan sebuah jembatan kecil untuk melewati selokan tersebut,lebar nya hanya bisa dilalui sepeda motor,dan sebuah jalanan besar yg jarang dilalui kendaraan,namun ada sebagian angkot yg hilir mudik melewati jalan tersebut
disamping ruko gue ada sebuah tempat pangkas rambut dimana pemilik nya secara tidak langsung menatap kedatangan gue disana,orang itu bernama Pak Budi,

terjadilah percakapan antara pak bagus dengan pak budi si tukang pangkas rambut itu,dimana gue sendiri kurang mengerti apa yg mereka ucapkan,namun hanya sebagian yg bisa gue mengerti inti dari percakapan mereka,


"ini saudara saya bud dari jakarta yg akan tinggal disini,

"oh begitu jadi ruko ini udah dibeli,"

"ia untuk tiga bulan ini,sampai sisa kontrak ruko ini habis,

"jadi ruko ini pindah tangan toh gus??"

"iaa dan anak ini yg akan mengurus nya kemudian,tolong dibantu dia beradaptasi ya sepertinya dia masih bingung disini,"

Ruko dan semua isi didalam nya telah sepenuhnya menjadi milik gue,karena pemilik awal nya yaitu Pak Hamzah telah menjual seluruh aset nya termasuk sewa kontrak ruko yg masih tersisa selama 3 bulan lagi,

Disamping tempat pangkas rambut milik pak budi ini ada juga sebuah ruko yg menjual beraneka macam dagangan pada umum nya,seperti makanan,minuman,rokok dan perlengkapan perlengkapan lain nya, dan di jejeran ke tiga dari ruko gue ada sebuah ruko dimana dibagian atas nya terpasang sebuah spanduk kecil yg bertuliskan X3m Net

"WTF...!!!!!!!!!" warnet lagi..."Bagaimana bisa orang tua gue nyari lokasi seperti ini,disamping warnet gue ada lagi sebuah warnet yg sama besar nya seperti ruko gue sekarang,bagaimana nanti penghasilan gue disini,masa harus bersaing dengan tetangga sebelah !!!!"ucap gue dalam hati,,



-------------------------
Diubah oleh AzuraMizuno 03-03-2014 10:42
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.