TS
edodoedogawa
★★★ Adat Dan Budaya Suku Banjar (Kalimantan Selatan) ★★★
⋘ Thread ini dibuat dengan tujuan untuk berbabagi dan memberikan informasi mengenai adat dan kebudayaan tentang suku Banjar yang ada di Kalimantan Selatan. ⋙
Spoiler for Index Link:
Quote:
Monggo untuk para sepuh yang mempunyai informasi mengenai adat dan kebudayaan suku Banjar untuk di bagi disini

Postingan yg mengangkut atau memberikan info tentang kebudayaan suku banjar akan di update di page one

Diubah oleh edodoedogawa 18-05-2014 02:30
0
213.4K
429
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Budaya
2.5KThread•1.6KAnggota
Tampilkan semua post
TS
edodoedogawa
#390
Topeng,Karawitan dan Wayang Kulit Barikin
Spoiler for Tari Topeng:
Topeng,Karawitan dan Wayang Kulit Barikin
Oleh : Arsyad Indradi
Di tanah Banjar (Kalimantan Selatan) banyak punya tarian klasik seperti tari Radap Rahayu, Baksa Kembang,Baksa Dadap,Baksa Lilin, Baksa Panah dan lain-lain. Tarian ini hidup subur dalam keraton Kerajaan Banjar sejak berdirinya kerajaan Banjar pada tanggal 24 September 1526 ( M. Idwar Saleh,1981/1982) sampai berakhirnya perang Banjar yakni berakhirnya pemerintahan Pegustian sebagai penerus kerajaan Banjar tahun 1905 (Ideham, dkk. editor, 2003).
Tarian ini masing-masing mempunyai fungsinya, misalnya Tari Radap Rahayu berfungsi dalam acara sakral yaitu menapungtawari penobatan raja atau pembesar kerajaan dan Tari Baksa Kembang untuk penyambutan tamu agung dari kerajaan lain. Setelah berakhirnya kerajaan lambat laun tarian-tarian ini mulai tenggelam dan yang masih betahan hidup adalah Tari Radap Rahayu dan Baksa Kembang di tanah Banjar.
Di samping tarian klasik .seperti tersebut di atas, sesungguhnya ada tarian klasik yang lebih tua yaitu Tari Topeng. Tari Topeng ini tetap lestari di sebuah Desa bernama Barikin dalam wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, sejak zaman dahulu sampai sekarang, turun-temurun dan mandiri. Tokoh penari topeng ini adalah Mastaliah bersama anak cucu asuhannya.
Spoiler for Tari Topeng:
Menurut A.W.Syarbaini salah satu juriat Barikin yang juga sebagai pimpinan Sanggar Seni Tradisional Ading Bastari Barikin bahwa karawitan sudah ada di desa barikin sejak tahun 1410 yang dibawa oleh seorang Datu bergelar Datu Taruna, tari topeng sekitar tahun 1425 dan wayang kulit sekitar 1438.
Spoiler for Tari Topeng:
Topeng Barikin ini juga ada beberapa jenis,lagu pengiring dan fungsinya. Ada yang berfungsi untuk memberi selamat dalam acara sakral Manyanggar Banua, dalam acara hajatan dan juga pagelaran berupa hiburan baik dalam perayaan hari-hari besar nasional,daerah mau pun acara perkimpoian.
Jenis Tari Topeng Barikin dan lagu pengiringnya ini adalah
1).Panambi lagunya panambi
2).Pamindu lagunya pamindu
3).Gunung Sari lagunya gunung sari
4).Patih lagunya patih
5).Timanggung lagunya timanggung
6).Panji lagunya wani wani, dan
7).Lambang sari lagunya lambang sari.
Spoiler for Tari Topeng:
Pengiring tarian ini diiring tetabuhan seperangkat karawitan.
Seiring dengan tarian-tarian Topeng ini, karawitan Barikin ini berfungsi juga sebagai pengiring pertunjukan wayang kulit..
Tahun 1820 dikenal dengan K.Dalang Kitut. Setelah K.Dalang Kitut meninggal digantikan oleh putranya K.Dalang Tulur. Dalang ini sangat termashur dari tahun1950 sampai dengan tahun 1975.. Kemudian ditahun 1975 itu bertumbuhan dalang2 Barikin seperti Dalang Alili, Dalang Tuganal,.Dalang Didi dan dalang remaja seperti Dalang Dimansyah, Dalang Rahmadi, Dalang A.W.Syarbaini, dan Dalang Saderi yang sekarang bersama Group Wayang Panji Sukma Sanggar Ading Bastari, melanglang buana di Pulau Kalimantan sampai ke luar Pulau Kalimantan.
Pada acara Penobatan Raja Muda dan Penganugerahan Gelar Pangeran, 10-12 Desember 2010, di Martapura, Sanggar Ading Bastari mendapat kehormatan oleh Pangeran Haji Khairul Saleh menggelar Seni Budaya Banjar baik Badudus, Bajapin, Musik Panting, Tari Topeng dan Wayang Kulit.
Spoiler for Tari Topeng:
Sungguh patut dan memang itu seharusnya, adat istiadat dan Seni Budaya Banjar terus dilestarikan dengan kerja nyata bukan hanya sekedar semboyan atau omongan belaka atau diperlukan manakala ada kepentingan lain atau hanya sesaat.*** Semoga.
sumber :
http://sastrabanjar.blogspot.com
0







