Kaskus

Story

primenumbersAvatar border
TS
primenumbers
[Doko Demo Hana] Doko Demo Watashi Ga Aru, Hana O Hanami Shite Imasu
Konichiwa minna-san! Hajimemashite, watashi no namae wa Eric desu. Dozo Yoroshiku emoticon-Big Grin

Artinya : Hallo semuanya! Perkenalkan, nama gue Eric. Senang bertemu dengan kalian emoticon-Big Grin

Selama ini gue cuma jadi silent reader abadi di SFTH, dan setelah banyak membaca cerita2 disini yg sangat inspiratif, menarik, dan unik. Gue juga memberanikan diri untuk menulis cerita gue sendiri emoticon-Big Grin

Gue orangnya nggak suka basa basi dan banyak ngomong. Jadi kita langsung ke ceritanya aja yah emoticon-Hammer

Buat yg udah mampir arigatou onegaishimasu and happy reading emoticon-coffee

--

Buat temen2 yg udah tau/ngerti arti judulnya, gak usah di share dimari ya translate nya. emoticon-Big Grin
Cukup disimpen dalem hati aja dulu emoticon-Big Grin
Yg pasti nanti di last episode akan gue kasih tau artinya emoticon-Big Grin
Sankyu emoticon-Cendol (S)


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:




Quote:


Quote:
Polling
Poll ini sudah ditutup. - 34 suara
Who is your favourite character?
Eric :cool:
15%
Florina :kisss
24%
Desma :kisss
44%
Arman :cool:
18%
Diubah oleh primenumbers 13-07-2014 23:47
anasabilaAvatar border
anasabila memberi reputasi
1
96.6K
856
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.9KThread53.6KAnggota
Tampilkan semua post
primenumbersAvatar border
TS
primenumbers
#132
Eps 13
Gue berjalan dari rumah menuju ke kost nya Arman, sebelum ke tempatnya gue mampir dulu ke alfamart yg ada di dekat kost nya untuk beli beberapa cemilan dan minuman, sekaligus ngebuktiin omongan dia tentang Melody KW grade AAA.


"Selamat datang" Ucap cewek yg berjaga di kasir memberikan salam. emoticon-Smilie

"Iya" Jawab gue datar


Ketika gue masuk ke Alfa, ternyata yg jaga di kasir seorang cewek kecil mungil yg rambutnya di kuncir. Gue gak terlalu merhatiin, karna takut disangka macem2. Gue lanjut jalan ke bagian rak mie instant, ambil dua buah pop mie kemudian dua botol niu green tea yg ada di kulkas. Lalu, gue pergi ke bagian kasir buat bayar semua belanjaan gue. Kali ini bakal gue perhatiin dengan cermat paras cewek di kasir itu. Apa betul mirip Teh Imel ? emoticon-Belo


“Ini aja, mas?” Tanya dia setelah memeriksa semua belanjaan gue dengan mesin pembaca barcode.

“Iya, mbak” Kata gue


Sialan Arman, ngerjain gue dia. Mirip apanya? Gak ada mirip2nya sama sekali sama Melody, beda jauh. emoticon-Cape d... (S)


“Totalnya jadi dua puluh ribu” Tutur dia menyebutkan total harga yg harus gue bayar

“Oh iya” Sambung gue sambil memberikan uang pas

“Ini mas belanjaannya, terima kasih” emoticon-Smilie

“Sama2 mbak”


Saat gue keluar, gue terkejut. Disaat itu juga gue bertemu dengan Flo, dia keluar dari mobil dengan mengenakan dress warna putih selutut, penampilannya sangat enak dipandang mata, tapi dia didampingi oleh seorang cowok.

Gue sempat berpapasan dengan Flo di pintu masuk. Gue melihat dia dan juga sebaliknya, namun dia tidak mengeluarkan satu patah katapun atau sekedar menyapa memanggil nama pun tidak. Dia terus berjalan masuk tanpa menghiraukan gue sedikitpun.

Apa dia gak ngenalin gue karna gue memakai sebuah kacamata pada saat itu? Tapi rasanya gak mungkin, walaupun masih pakai kacamata. Orang2 yg kenal gue, pasti bisa ngenalin muka gue.

Plastik belanjaan yg gue pegang saat itu, gue pegang sangat erat. Mungkin karna gue agak sedikit panas melihat kejadian itu. Marah karna sikap Flo yg cuek atau marah karna Flo jalan bersama cowok lain. Entahlah, gue sendiri gak ngerti. Padahal kalo dipikir2, buat apa gue marah? Emang gue siapanya Flo? Pacar bukan, teman dekatnya juga bukan. Apa wajar kalo gue marah?!

Badan gue tertunduk lesu, tapi gue tetap menjalankan perjalanan ke kost Arman dengan langkah kaki yg sangat pelan. Di depan kost nya, Arman sudah duduk menunggu.


“Gimana, Ric? Udah ngeliat belom lo?” Arman bertanya emoticon-Big Grin

“Udah” Timpal gue

“Mirip gak sama Melody?” emoticon-Big Grin

“Beda”

“Bener2 udah keracunan Melody elo mah” emoticon-Ngakak

“Kampret lo, Man! Ngompor2in gue aja. Nih, gue bawa pop mie sama green tea”

“Thanks, Ric. Mantap banget nih, langsung gue seduh deh, lo mau juga nggak sekalian?” emoticon-Big Grin

“Ya iyalah, pake nanya lagi lo” emoticon-Cape d... (S)

“Hahaha sip, tunggu bentar” emoticon-Ngacir


Arman lalu masuk ke dalam kamarnya untuk menyeduh pop mie. Gak lama kemudian ia keluar lagi.


“Mana?” Tanya gue emoticon-Bingung (S)

“Belom lah, baru juga gue seduh. Tunggu tiga menit” Kata Arman emoticon-Cape d... (S)

“Ngobrol dong lo”

“Ngomong2 ternyata Melody fans MU ya? Gue baru liat tadi fotonya di google dia pake jersey MU” emoticon-Cape d... (S)

“Iya, emang kenapa kalo dia fans MU?”

“Haram dideketin, Ric. Lo kan liverpudlian” emoticon-Cape d... (S)

“Yaelah beda klub kesukaan doang. HATE THE CLUB, NOT THE FANS. Benci klubnya, bukan berarti benci fans2nya juga, Man” emoticon-Cape d... (S)

“Alah laga lo” emoticon-Cape d... (S)


Keadaan sempet hening sejenak, gue yg lagi males ngobrol ditambah Arman yg sepertinya kehabisan bahan obrolan.

Akhirnya Arman nyelutuk lagi, dan gue pun mulai curhat tentang kejadian yg tadi gue alami ke dia.


“Lo kenapa sih, Ric? Daritadi gue liatin ditekuk terus muka lo. Ada apa? Cerita lah”

"Gak apa2, cuma tadi pas gue keluar dari Alfa, gue ketemu sama si Flo lagi bareng sama cowok"

"Cowoknya bukan?" Tanya Arman penasaran emoticon-Bingung (S)

"Mana gue tau" Jawab gue emoticon-Cape d... (S)

"Ganteng?" emoticon-Bingung (S)

"Ganteng? Boro2, jelek Man. Kayak tukang galon, gantengan gue kemana2" emoticon-Busa

"Pasti tajir ya?" emoticon-Amazed

"Kayaknya sih tajir, mobilnya aja Suzuki SX4. Tau deh, tajir karna ngepet kali" emoticon-Cape d... (S)

"Waduh, ketemu saingan berat lo, Ric. Udah nyerah aja, level si Flo tuh ketinggian buat kita. Gue aja gak berani ngedeketin, pasti gak bakal dilirik. Cari yg model Desma aja, yg mid class" emoticon-Cendol (S)

"Hmm..."

"Ham hem ham hem. Lo mau perpanjang rekor lo?" emoticon-Ngakak (S)

"Kampret! Eh pop mie udah mateng belom?" emoticon-Cape d... (S)

"Oh iya, lupa gue. Bisa lodoh nih gara2 keasyikan ngobrol" emoticon-Ngakak (S)

"Bego" emoticon-Ngakak (S)


Gue coba merenung sejenak. Yg dibilang Arman mungkin ada benarnya, Flo nggak ada di level yg sama kayak gue. Level dia jauh lebih tinggi diatas gue. emoticon-norose

kaskus-image





Bersambung emoticon-Bingung
Diubah oleh primenumbers 14-04-2014 22:38
JabLai cOY
JabLai cOY memberi reputasi
1
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.