- Beranda
- Stories from the Heart
Hacker...? ( entahlah, aku merasa belum pantas )
...
TS
nothacker
Hacker...? ( entahlah, aku merasa belum pantas )

Spoiler for Untuk Para Pembaca:
Quote:
Kukikiskan segala tanya
Merasuk pada jiwa akan beribu kemungkinan yang ada
Kini aku ada dan suatu saat hanya akan menjadi sebuah cerita
Lalu apa yang mampu aku beri sebagai cerita?
Aku tak ubahnya si pemimpi kecil yang terus mencari dan mencari
Belajar dari sebuah kegagalan dalam hidup
Belajar untuk lebih baik meski tak jadi yang terbaik
Dan...
Roda waktu terus berputar
Aku harus terus berjuang
Meski lembaran masa lalu menikamku tajam
Setidaknya aku masih memiliki saudara-saudara yang beri aku kekuatan sekalipun jarak membentang
Tulus aku ucapkan terima kasih untuk kalian...
Merasuk pada jiwa akan beribu kemungkinan yang ada
Kini aku ada dan suatu saat hanya akan menjadi sebuah cerita
Lalu apa yang mampu aku beri sebagai cerita?
Aku tak ubahnya si pemimpi kecil yang terus mencari dan mencari
Belajar dari sebuah kegagalan dalam hidup
Belajar untuk lebih baik meski tak jadi yang terbaik
Dan...
Roda waktu terus berputar
Aku harus terus berjuang
Meski lembaran masa lalu menikamku tajam
Setidaknya aku masih memiliki saudara-saudara yang beri aku kekuatan sekalipun jarak membentang
Tulus aku ucapkan terima kasih untuk kalian...
Aku bingung ini cerita apa curhat, tapi yang jelas, ini kisah tentang ku, tentang seorang yang gaptek, tapi berusaha sok tau tentang dunia yang penuh pro kontra ini...
Ku tulis kisah ini juga bukan karena ingin mencari nama,perhatian atau pujian, namun sebagai sebuah kenangan dan juga sebagai intropeksi diri, dan berharap, para pembaca bisa mengambil pelajaran dari kisahku ini...
Spoiler for BACA DULU SEBELUM BACA CERITANYA:
Sebelumnya, thanks banget buat yg udah nyempetin mampir ke tread ini, walaupun cuma sekedar jadi silent reader atau bahkan "mencacimaki" tread gua, apapun itu, i love you all
Cerita aka Curhat ku, dimulai dari pertama kali gua kenal dunia maya, sampai akhirnya aku tau cara regist di Kaskus dan tau gimana caranya bikin tread ini...
Cerita ini juga bukan hanya tentang HACKING, namun lebih ke arah kisah kisah ku ketika berada didunia maya ini...
Tidak ada yang tersakiti di kisah kisah ini, jika ada yang merasa tersinggung silahkan hubungi aku via facebook ( kalian pasti tau )
SELAMAT MENIKMATI DAN JANGAN LUPA

Spoiler for Index Of My Story:
Diubah oleh nothacker 25-02-2014 18:04
anasabila memberi reputasi
1
8.1K
Kutip
47
Balasan
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.9KThread•53.7KAnggota
Tampilkan semua post
TS
nothacker
#8
Part 6 ( Sampah Daur Ulang )
Spoiler for Part 6:
Bagiku, newbie adalah sebuah proses pembelajaran, bukan untuk menjadi "master" atau mencari sebuah pujian,namun untuk menjadi lebih baik dari sekarang...
dan aku akan terus menjadi newbie didunia maya dan dunia nyataku...
karena aku akan terus belajar dan berusaha...
hingga nanti, saatnya aku tersenyum dan berkata...
"ini akhir dari proses belajarku, dan aku siap untuk kembali pada Nya..."
Back to my story...
Setelah kejadian itu, aku mencoba kembali menjalani hari hari ku di dunia maya walau banyak perubahan yang aku rasakan...
Banyak teman teman yang menjauhiku, dan banyak kepercayaan yang hilang...
Berat,perih dan susah payah saat aku kembali mencoba masuk kedunia maya ini, kehati hatian juga menjadi sifatku saat ini...
Aku tak ingin semua kejadian sebelumnya terulang...
Aku tak ingin lagi dianggap "perusak hubungan orang lain"
Aku tak ingin lagi dianggap "pagar makan tanaman"
Dan, aku tak ingin kembali menjadi SAMPAH...
Hari hari berlalu dengan puluhan kisah kisah yang terlalu panjang dan tidak terlalu penting untuk ku tulis disini...
Sampai akhirnya,
Saat itu sudah bulan November 2013, salju menyelimuti dedaunan ( di kutub utara gan
), aku sedang asyik mengikuti perkembangan informasi tentang serangan hacker Indonesia ke web web australie terkait terbongkarnya kasus penyadapan terhadap Indonesia yg dilakukan oleh australia,
Tiba tiba aku mendapat sebuah inbox facebook dari saudara sekaligus guruku didunia maya, Beliau menawarkan sesuatu yang tak pernah aku bayangkan sebelumnya...
Menjadi pembicara di sebuah Seminar tentang IT ( Teknologi Informasi ) yang akan diadakan di kota P*d**g, tempat Beliau berdomisili...
Awalnya, aku anggap Beliau bercanda, dan ingin mempermainkanku...
Mana mungkin, seorang yang sudah anggap guru, menawari sesuatu yang amat sangat tidak pantas untukku...
Aku ini siapa...??
Namun, keraguan itu terjawab ketika Beliau menghubungkanku dengan panitia seminar itu, dan akhirnya aku mendengar sendiri tawaran itu langsung dari panitia seminar via telp...
Beliau serius... ( serius bikin aku pingsan berdiri
)
Tawaran itu sempat ku tolak...
Yang aku pikirkan adalah, apakah pantas orang seperti ku jadi pembicara disebuah seminar...???
Aku ini hanya seorang newbie,lamer atau apalah itu sebutan bagi orang yang baru masuk kedunia hacking / IT
,
Aku juga hanya lulusan sekolah menengah pertama, apakah aku pantas bicara tentang IT dihadapan puluhan orang dari berbagai jenjang pendidikan yang pastinya lebih tinggi dariku, apakah aku mampu menjelaskan sesuatu yang sudah menjadi "makanan" sehari hari bagi orang orang yang lebih dulu masuk ke dunia IT...???
Mau dibawa kemana bangsa ini...??
Diluar sana ada ratusan orang yang lebih pantas dibandingkan aku...
Diluar sana, masih ada mereka yang memiliki kemampuan yang lebih baik dariku...
Tapi, Beliau, orang yang memang punya prinsip pantang menyerah dalam segala hal, khususnya hal hal yang dianggapnya positif...
Termasuk dalam merayuku agar mau menerima tawaran tersebut...
Dan, Beliau berhasil...
Kurang lebih seminggu kemudian, aku sudah menerima tawaran tersebut dengan beberapa syarat dan ketentuan yang sudah aku katakan padanya...
Mulai dari masalah akomodasi sampai keputusan, bahwa di seminar itu nantinya, bukan hanya aku sendiri yang jadi pembicara, melainkan termasuk Beliau dan satu saudaraku yang berasal dari M*d*n...
( Ente pikir, ane mau pingsan berdiri sendirian..?
kita keluarga, kalo ane sakit, kalian juga harus sakit
)
Alhasil, di minggu terakhir bulan November 2013, aku berangkat menuju P*d**g dengan berbekal keyakinan dan sebuah harapan untuk berkumpul dengan keluarga besarku di sana, masalah seminar urusan belakangan, kapan lagi bisa jalan jalan gratis dan kopdar dengan guru dan keluarga besarku
Tak kisah menarik selama perjalanan, selain mengenang kembali masa kecil, karena aku memilih jalur yang melwati daerah dimana aku menghabiskan masa kecilku dulu dan;
![kaskus-image]()
Ini kisahku saat perjalanan menuju P*d**g, akhir November 2013 yang lalu...
Saat itu bus malam yang ku tumpangi sudah memasuki perbatasan P*l**b**g - B***k*l*, dan disebuah rumah makan tempat bus biasanya singgah, aku bertemu seorang kakek kakek yang berjualan buku, karena udah terbiasa begadang, akupun tertarik untuk membeli sebuah buku dari kakek tersebut...
Aku : "Kek, ada buku cerita horor ga..?"
Kakek : "Oh,kamu hobi baca cerita horor ya, kebetulan masih sisa satu, pas banget ceritanya, tentang bis yang di tempati banyak arwah penasaran, judulnya aja seram... Penunggu Bis Berdarah"
Aku : "Wah, boleh juga tuh kek, berapa harganya..?"
Kakek : "Seratus ribu rupiah nak.."
Aku : "Wah buset, mahal amat kek.."
Kakek : ( dengan gaya salesman ) "Buku ini Best-Seller nak, kabarnya semua yang baca buku ini shock saat membaca endingnya.."
Akupun akhirnya membeli buku itu karena penasaran mendengar cerita si kakek, dan kebetulan, saat aku menyerahkan uang untuk membayar buku tersebut, bus yang ku tumpangi udah siap untuk melanjutkan perjalanan.
Saat aku melangkah ke arah bus, si kakek mendekatiku, dan berbisik;
"Apapun yang terjadi, jangan pernah kau buka dan jangan baca halaman terakhir, ingat pesan saya, atau kau akan menyesal, saya tidak bertanggung jawab"
Jujur, walaupun aku termasuk orang yang pemberani, saat mendengar bisikan si kakek, aku merasakan jantungku berdegup kencang, sampai sampai aku tak sempat meng-iyakan bisikan si kakek...
Saat bus meninggalkan rumah makan tersebut, waktu telah menunjukkan pukul 01:30 WIB, suasana gelap dan gerimis diselingi cahaya kilat sesekali..
Dengan menggunakan cahaya lampu handphoneku, akhirnya sekitar jam 03:00 WIB, selesai juga kubaca buku tersebut,kecuali halaman terakhir, dan benar juga ucapan si kakek, bahwa cerita dibuku ini tegang dan menyeramkan..
Saat itu, hujan tambah deras,terdengar suara petir saling menyambar, aku lihat sekeliling rupanya semua penumpang sudah tertidur lelap, bulu kudukku terasa mulai merinding.
"Baca halaman terakhir ga ya..?" pikirku bimbang antara penasaran campur rasa takut,
"Ah... ku baca aja sekalian.."
Akhirnya kuberanikan diri walau dengan tangan gemetar, aku mulai membuka halaman terakhir...
Aku benar benar shock saat halaman terakhir itu sudah terbuka...
Yang tampak lembaran kosong, dan disudut kanan atas tertulis :
Penunggu Bis Berdarah
Penerbit : CV. Bukuku
Harga : Rp. 12.500,-
Aku sampai dengan selamat di kota P*d**g kurang lebih dinihari waktu setempat, Beliau dan panitia seminar yang menjemputku sempat menjadi korban kejahilanku
Aku masih ingat wajah wajah yang pucat pasi menahan kantuk karena begadang semalaman dan ditambah kepanikan saat ku jahili
( Maaf ya kakak
)
Selanjutnya, hari hari di kota P*d**g ku habiskan untuk mengumpulkan bahan seminar, jalan jalan menikmati indahnya wilayah P*d**g dan sekitarnya, dan berkumpul bersama keluarga besar disana, sembari menunggu kedatangan saudaraku dari M*d*n...
Rasanya, begitu cepat waktu berlalu...
Saudaraku yang dari M*d*n sudah hadir, ditambah keluarga baru yang menjadi peneman saat ku di P*d**g, kami masih sempat menikmati indahnya silahturahmi tersebut dengan berbagai hal yang tentunya seru, dan tak bisa ku tuliskan disini...
Skip...
30 November, 20:00 WIB,
NoES Basecamp, P*d**g,
Malam itu, terjadi sedikit keributan antara kami bertiga
Maklum, aku yang newbie ini, paling suka memprotes segala hal yang menurutku pantas untuk diprotes
Tenang gan, keributan itu ga sampe memakan korban, hanya keributan kecil masalah bahan yang akan dibahas di seminar keesokan harinya...
Dan, keributan itu di akhiri dengan sebuah pelukan ala keluarga
Ya... walaupun sebenarnya, keributan itu harus terhenti secara paksa saat tamu tamu spesial tiba tiba menyerbu markas kami
Welcome MCT
Kedatangan mereka, membuat suasana markas yang awalnya penuh ketegangan, berubah menjadi studio komedi alias penuh canda tawa...
berbagai tingkah laku kami sukses membuat malam itu menjadi malam yang takkan kulupakan seumur hidupku...
Kami terus larut dalam kegembiraan tersebut, sampai sekitar 23:00 WIB dan akhirnya mereka pun berpamitan untuk bergentayangan ke alam asal mereka
( Maklum, penghuni alam ghaib
)
Malam itu, seharusnya kami istirahat untuk persiapan esok harinya...
Tapi, kebiasaan tetaplah kebiasaan dan sulit dihilangkan
Rata rata, tidak ada yang tidur malam itu...
Hanya si tuan rumah dan saudaraku yang dari M*d*n yang sempat mencicipi alam mimpi...
Sementara aku, sibuk dengan pikiran ku sendiri...
Didepan laptop yang koneksi internetnya terputus, aku mengingat semuanya sampai saat itu...
Mataku yang perih karena menahan kantuk makin pedih saat kurasakan genangan airmata memaksa keluar...
1 Desember 2013
Kota P*d**g, Pagi hari...
Hujan membasahi bumi "Kampuang nan jauh dimato",
Di markas, yang lain masih sibuk dengan kegiatan masing masing ( TIDUR ), aku sendiri masih didepan laptop, mencoba menghibur diri dengan menonton film 5 CM..
Skip.. ( kalo diceritakan bagaimana perjuanganku membangunkan para tukang molor ini, maka tread ini bakalan makin suram
)
Seminar, berlangsung dengan ....
Entahlah, yang jelas, aku tak merasa puas...
Kondisi menyebabkan seminar ini tak sesuai harapanku...
Namun, rasanya untuk pertama kalinya, aku merasa hidup...
Seorang NEWBIE LAMER, tamatan SMP , dan Sampah Daur Ulang...
Berdiri dihadapan ratusan orang orang yang menatapku dengan berbagai penilaian...
Tepuk tangan mereka saat aku mengakhiri bahasanku, cukup menandakan bahwa mereka menghargai apa yang sudah aku berikan untuk mereka..
( thanks, tarimokasih untuk kalian semua, i love you all
)
![kaskus-image]()
Dan Part ini, aku akhiri dengan sebuah senyuman
Berharap, setelah kalian yang mau membaca kisah ini, bisa mengambil pelajaran dari kisahku...
Kisahku belum berakhir...
Dan takkan pernah berakhir...
Dan ini bukan Last Part...
Akan ada part part selanjutnya yang berisi kisah kisahku yang baru...
Ohya, jika ada yang bertanya, seperti apa aku sekarang...
"Aku masih tetap jadi sampah, tapi sampah daur ulang,
Sampah yang memiliki orang orang yang mampu mendaur ulang,
Sampah yang masih memiliki orang orang yang menyayangi,
Sampah, yang tetap hidup menjalani semua takdir yang telah digariskan..."
Dan, ini akhir part 6,
Mudah mudahan kita masih bisa ketemu di part selanjutnya
Salam Hormat dariku untuk kalian semua
Salam Persaudaraan
dan aku akan terus menjadi newbie didunia maya dan dunia nyataku...
karena aku akan terus belajar dan berusaha...
hingga nanti, saatnya aku tersenyum dan berkata...
"ini akhir dari proses belajarku, dan aku siap untuk kembali pada Nya..."
Spoiler for From Me:
Quote:
Masih di situ engkau, sahabat? Telah kubilang beberapa kali, kenapa otakmu penuh dengan penyesalan dunia? Berdamailah dulu dengan hati. Nelangsa? Apa yang telah engkau sesali, tiada guna. Sekarang bergegaslah. Kemasi jiwa ragamu yang babak-belur, berlarilah. Hingga lelah menyapamu.
Hei.... Masih di situ dengan erang-tangismu? Kadang-kadang sumpah serapahmu, memaki dengan mata beringas. Apa yang kaudapati kawan? Engkau akan letih. Engkau akan kian terpuruk dalam penderitaan. Engkaulah yang akan menolongmu. Jangan pernah berharap dengan manusia.
Berdirilah, sahabat. Dunia belum kiamat. Hapuskan genangan air matamu. Bersedih hanya membuat engkau berpikir bahwa engkau telah kalah. Sedangkan kalah adalah kemenangan yang tertunda. Tapi jika kau masih nyaman di sini, silahkan, mungkin juga ini jalanmu...
<= ini senyum
Hei.... Masih di situ dengan erang-tangismu? Kadang-kadang sumpah serapahmu, memaki dengan mata beringas. Apa yang kaudapati kawan? Engkau akan letih. Engkau akan kian terpuruk dalam penderitaan. Engkaulah yang akan menolongmu. Jangan pernah berharap dengan manusia.
Berdirilah, sahabat. Dunia belum kiamat. Hapuskan genangan air matamu. Bersedih hanya membuat engkau berpikir bahwa engkau telah kalah. Sedangkan kalah adalah kemenangan yang tertunda. Tapi jika kau masih nyaman di sini, silahkan, mungkin juga ini jalanmu...
<= ini senyum Quote:
Sabarlah duhai jiwa, kau aku dan semua dalam masa ujian-Nya
Bukankah sakit itu bagian dari kasih sayang-Nya??
Janganlah kau dustai akan apa yang kau rasakan, sekecil apapun lukamu menangislah jika itu perlu
Menangis bukan berarti tanda kelemahanmu bukan??
Kau tahu, kau itu kuat... Aku yakin itu
Sekalipun dunia tidak melihat adanya dirimu bukankah ada Dia Sang Maha pemberi kasih sayang
Emmm... Kau sungguh beruntung,
fa bi ayyialaa irobbikumaa tukadzibaan..
Bukankah sakit itu bagian dari kasih sayang-Nya??
Janganlah kau dustai akan apa yang kau rasakan, sekecil apapun lukamu menangislah jika itu perlu
Menangis bukan berarti tanda kelemahanmu bukan??
Kau tahu, kau itu kuat... Aku yakin itu
Sekalipun dunia tidak melihat adanya dirimu bukankah ada Dia Sang Maha pemberi kasih sayang
Emmm... Kau sungguh beruntung,
fa bi ayyialaa irobbikumaa tukadzibaan..
Quote:
hargai dia yang membencimu, karena dia adalah penggemar yang telah menghabiskan waktunya hanya untuk melihat setiap kesalahanmu...
caci makinya adalah pujian yang bisa kau jadikan semangat untuk lebih baik lagi...
saat dia melemparmu dengan batu, balaslah dengan melempar bunga, lengkap dengan pot nya...
caci makinya adalah pujian yang bisa kau jadikan semangat untuk lebih baik lagi...
saat dia melemparmu dengan batu, balaslah dengan melempar bunga, lengkap dengan pot nya...
Quote:
Ya...
Saat kalian membaca semua kisah yang tertulis disini, kalian bukan membaca kisah dari seorang hacker, bukan juga membaca tulisan dari orang yang reputasinya baik di dunia maya...
Tulisan yang kalian baca, adalah kisah tentang SAMPAH dunia maya, dan berkat kemuliaan hati orang orang yang ada disekitar SAMPAH itu, kini SAMPAH itu telah menjadi Sampah Daur Ulang...
Mungkin bagi orang membenciku, aku tetaplah SAMPAH...
Tapi bagi mereka, saudara saudaraku, sahabat dan orang orang yang masih menyayangiku, aku adalah SAMPAH yang diadur ulang sehingga layak untuk dilihat...
Dan kini, Sampah Daur Ulang ini menuliskan kisahnya untuk kalian baca, mungkin bisa menjadi bahan renungan dan pelajaran untuk kalian, atau akan menjadi bahan cacimaki...
Aku tak peduli, this is my life, and this my story...
Dan aku percaya, setiap manusia lahir dengan membawa takdirnya masing masing...
Tanpa kisah kisah suram di part part sebelumnya, mungkin aku takkan pernah menulis di tread ini...
Saat kalian membaca semua kisah yang tertulis disini, kalian bukan membaca kisah dari seorang hacker, bukan juga membaca tulisan dari orang yang reputasinya baik di dunia maya...
Tulisan yang kalian baca, adalah kisah tentang SAMPAH dunia maya, dan berkat kemuliaan hati orang orang yang ada disekitar SAMPAH itu, kini SAMPAH itu telah menjadi Sampah Daur Ulang...
Mungkin bagi orang membenciku, aku tetaplah SAMPAH...
Tapi bagi mereka, saudara saudaraku, sahabat dan orang orang yang masih menyayangiku, aku adalah SAMPAH yang diadur ulang sehingga layak untuk dilihat...
Dan kini, Sampah Daur Ulang ini menuliskan kisahnya untuk kalian baca, mungkin bisa menjadi bahan renungan dan pelajaran untuk kalian, atau akan menjadi bahan cacimaki...
Aku tak peduli, this is my life, and this my story...
Dan aku percaya, setiap manusia lahir dengan membawa takdirnya masing masing...
Tanpa kisah kisah suram di part part sebelumnya, mungkin aku takkan pernah menulis di tread ini...
Back to my story...
Setelah kejadian itu, aku mencoba kembali menjalani hari hari ku di dunia maya walau banyak perubahan yang aku rasakan...
Banyak teman teman yang menjauhiku, dan banyak kepercayaan yang hilang...
Berat,perih dan susah payah saat aku kembali mencoba masuk kedunia maya ini, kehati hatian juga menjadi sifatku saat ini...
Aku tak ingin semua kejadian sebelumnya terulang...
Aku tak ingin lagi dianggap "perusak hubungan orang lain"
Aku tak ingin lagi dianggap "pagar makan tanaman"
Dan, aku tak ingin kembali menjadi SAMPAH...
Hari hari berlalu dengan puluhan kisah kisah yang terlalu panjang dan tidak terlalu penting untuk ku tulis disini...
Sampai akhirnya,
Saat itu sudah bulan November 2013, salju menyelimuti dedaunan ( di kutub utara gan
), aku sedang asyik mengikuti perkembangan informasi tentang serangan hacker Indonesia ke web web australie terkait terbongkarnya kasus penyadapan terhadap Indonesia yg dilakukan oleh australia,Tiba tiba aku mendapat sebuah inbox facebook dari saudara sekaligus guruku didunia maya, Beliau menawarkan sesuatu yang tak pernah aku bayangkan sebelumnya...
Menjadi pembicara di sebuah Seminar tentang IT ( Teknologi Informasi ) yang akan diadakan di kota P*d**g, tempat Beliau berdomisili...
Awalnya, aku anggap Beliau bercanda, dan ingin mempermainkanku...
Mana mungkin, seorang yang sudah anggap guru, menawari sesuatu yang amat sangat tidak pantas untukku...
Aku ini siapa...??
Namun, keraguan itu terjawab ketika Beliau menghubungkanku dengan panitia seminar itu, dan akhirnya aku mendengar sendiri tawaran itu langsung dari panitia seminar via telp...
Beliau serius... ( serius bikin aku pingsan berdiri
)Tawaran itu sempat ku tolak...
Yang aku pikirkan adalah, apakah pantas orang seperti ku jadi pembicara disebuah seminar...???
Aku ini hanya seorang newbie,lamer atau apalah itu sebutan bagi orang yang baru masuk kedunia hacking / IT
, Aku juga hanya lulusan sekolah menengah pertama, apakah aku pantas bicara tentang IT dihadapan puluhan orang dari berbagai jenjang pendidikan yang pastinya lebih tinggi dariku, apakah aku mampu menjelaskan sesuatu yang sudah menjadi "makanan" sehari hari bagi orang orang yang lebih dulu masuk ke dunia IT...???

Mau dibawa kemana bangsa ini...??
Diluar sana ada ratusan orang yang lebih pantas dibandingkan aku...
Diluar sana, masih ada mereka yang memiliki kemampuan yang lebih baik dariku...
Tapi, Beliau, orang yang memang punya prinsip pantang menyerah dalam segala hal, khususnya hal hal yang dianggapnya positif...
Termasuk dalam merayuku agar mau menerima tawaran tersebut...
Dan, Beliau berhasil...
Kurang lebih seminggu kemudian, aku sudah menerima tawaran tersebut dengan beberapa syarat dan ketentuan yang sudah aku katakan padanya...
Mulai dari masalah akomodasi sampai keputusan, bahwa di seminar itu nantinya, bukan hanya aku sendiri yang jadi pembicara, melainkan termasuk Beliau dan satu saudaraku yang berasal dari M*d*n...
( Ente pikir, ane mau pingsan berdiri sendirian..?
kita keluarga, kalo ane sakit, kalian juga harus sakit
)Alhasil, di minggu terakhir bulan November 2013, aku berangkat menuju P*d**g dengan berbekal keyakinan dan sebuah harapan untuk berkumpul dengan keluarga besarku di sana, masalah seminar urusan belakangan, kapan lagi bisa jalan jalan gratis dan kopdar dengan guru dan keluarga besarku

Tak kisah menarik selama perjalanan, selain mengenang kembali masa kecil, karena aku memilih jalur yang melwati daerah dimana aku menghabiskan masa kecilku dulu dan;
Spoiler for Kisah Horror:
Quote:

Ini kisahku saat perjalanan menuju P*d**g, akhir November 2013 yang lalu...
Saat itu bus malam yang ku tumpangi sudah memasuki perbatasan P*l**b**g - B***k*l*, dan disebuah rumah makan tempat bus biasanya singgah, aku bertemu seorang kakek kakek yang berjualan buku, karena udah terbiasa begadang, akupun tertarik untuk membeli sebuah buku dari kakek tersebut...
Aku : "Kek, ada buku cerita horor ga..?"
Kakek : "Oh,kamu hobi baca cerita horor ya, kebetulan masih sisa satu, pas banget ceritanya, tentang bis yang di tempati banyak arwah penasaran, judulnya aja seram... Penunggu Bis Berdarah"
Aku : "Wah, boleh juga tuh kek, berapa harganya..?"
Kakek : "Seratus ribu rupiah nak.."
Aku : "Wah buset, mahal amat kek.."
Kakek : ( dengan gaya salesman ) "Buku ini Best-Seller nak, kabarnya semua yang baca buku ini shock saat membaca endingnya.."
Akupun akhirnya membeli buku itu karena penasaran mendengar cerita si kakek, dan kebetulan, saat aku menyerahkan uang untuk membayar buku tersebut, bus yang ku tumpangi udah siap untuk melanjutkan perjalanan.
Saat aku melangkah ke arah bus, si kakek mendekatiku, dan berbisik;
"Apapun yang terjadi, jangan pernah kau buka dan jangan baca halaman terakhir, ingat pesan saya, atau kau akan menyesal, saya tidak bertanggung jawab"
Jujur, walaupun aku termasuk orang yang pemberani, saat mendengar bisikan si kakek, aku merasakan jantungku berdegup kencang, sampai sampai aku tak sempat meng-iyakan bisikan si kakek...
Saat bus meninggalkan rumah makan tersebut, waktu telah menunjukkan pukul 01:30 WIB, suasana gelap dan gerimis diselingi cahaya kilat sesekali..
Dengan menggunakan cahaya lampu handphoneku, akhirnya sekitar jam 03:00 WIB, selesai juga kubaca buku tersebut,kecuali halaman terakhir, dan benar juga ucapan si kakek, bahwa cerita dibuku ini tegang dan menyeramkan..
Saat itu, hujan tambah deras,terdengar suara petir saling menyambar, aku lihat sekeliling rupanya semua penumpang sudah tertidur lelap, bulu kudukku terasa mulai merinding.
"Baca halaman terakhir ga ya..?" pikirku bimbang antara penasaran campur rasa takut,
"Ah... ku baca aja sekalian.."
Akhirnya kuberanikan diri walau dengan tangan gemetar, aku mulai membuka halaman terakhir...
Aku benar benar shock saat halaman terakhir itu sudah terbuka...
Yang tampak lembaran kosong, dan disudut kanan atas tertulis :
Penunggu Bis Berdarah
Penerbit : CV. Bukuku
Harga : Rp. 12.500,-
Aku sampai dengan selamat di kota P*d**g kurang lebih dinihari waktu setempat, Beliau dan panitia seminar yang menjemputku sempat menjadi korban kejahilanku

Aku masih ingat wajah wajah yang pucat pasi menahan kantuk karena begadang semalaman dan ditambah kepanikan saat ku jahili

( Maaf ya kakak
)Selanjutnya, hari hari di kota P*d**g ku habiskan untuk mengumpulkan bahan seminar, jalan jalan menikmati indahnya wilayah P*d**g dan sekitarnya, dan berkumpul bersama keluarga besar disana, sembari menunggu kedatangan saudaraku dari M*d*n...
Rasanya, begitu cepat waktu berlalu...
Saudaraku yang dari M*d*n sudah hadir, ditambah keluarga baru yang menjadi peneman saat ku di P*d**g, kami masih sempat menikmati indahnya silahturahmi tersebut dengan berbagai hal yang tentunya seru, dan tak bisa ku tuliskan disini...
Skip...

30 November, 20:00 WIB,
NoES Basecamp, P*d**g,
Malam itu, terjadi sedikit keributan antara kami bertiga

Maklum, aku yang newbie ini, paling suka memprotes segala hal yang menurutku pantas untuk diprotes

Tenang gan, keributan itu ga sampe memakan korban, hanya keributan kecil masalah bahan yang akan dibahas di seminar keesokan harinya...
Dan, keributan itu di akhiri dengan sebuah pelukan ala keluarga

Ya... walaupun sebenarnya, keributan itu harus terhenti secara paksa saat tamu tamu spesial tiba tiba menyerbu markas kami

Welcome MCT

Quote:
MCT, adalah sebuah komunitas hacking yang cukup berpengaruh di wilayah P*d**g dan sekitarnya 

Kedatangan mereka, membuat suasana markas yang awalnya penuh ketegangan, berubah menjadi studio komedi alias penuh canda tawa...
berbagai tingkah laku kami sukses membuat malam itu menjadi malam yang takkan kulupakan seumur hidupku...
Kami terus larut dalam kegembiraan tersebut, sampai sekitar 23:00 WIB dan akhirnya mereka pun berpamitan untuk bergentayangan ke alam asal mereka

( Maklum, penghuni alam ghaib
)Malam itu, seharusnya kami istirahat untuk persiapan esok harinya...
Tapi, kebiasaan tetaplah kebiasaan dan sulit dihilangkan

Rata rata, tidak ada yang tidur malam itu...
Hanya si tuan rumah dan saudaraku yang dari M*d*n yang sempat mencicipi alam mimpi...
Sementara aku, sibuk dengan pikiran ku sendiri...
Didepan laptop yang koneksi internetnya terputus, aku mengingat semuanya sampai saat itu...
Mataku yang perih karena menahan kantuk makin pedih saat kurasakan genangan airmata memaksa keluar...
Spoiler for Aku Siapa? Siapa Aku:
Quote:
Aku siapa? Siapa aku ?
Tentunya seorang manusia…Yang terlahir suci bersih dari seorang Ibu yang mulia. Aku terlahir dalam tangisan, namun disambut senyuman….Mengapa? Berkelana dalam hidup tanpa arah dan tujuan. Tak mengerti kebaikan ataupun dosa! Hanya menjalani hidup seperti umumnya manusia. Bersusah payah mencari nafkah, untuk sekedar memenuhi kebutuhan hidup jasmaniah. Makan, tidur, bekerja, dan bermain demikian yang aku jalani.
Namun hari ini, telah menemukan Jalan Kesadaran untuk hidup yang lebih bermakna. Bahwa hidup ini bukan untuk makan, tapi makan untuk hidup agar bisa berguna bagi kehidupan ini dan juga orang lain.
Bahwa hidup yang paling utama adalah harus menemukan aku yang sejati terlebih dahulu. Barulah kemudian dapat mengerti mengapa aku terlahir ke dunia ini. Karena selama ini aku telah kehilangan dan melupakannya.
Bahwa nilai kehidupan itu bukan karena bisa berumur panjang dan hidup sampai tua. Mengapa? Apa gunanya berumur panjang, namun hidup penuh kesia-siaan? Nilai kehidupan berarti apabila aku dapat menanam kebaikan dan bermakna bagi kehidupan orang lain dan kehidupan itu sendiri.
Bahwa hidup di dunia ini adalah bagaikan bersekolah, tingkatan demi tingkatan harus dilalui. Belajar dan belajar. Kemudian juga harus mengikuti ujian. Semua terus berlanjut sampai akhirnya hari penentuan. Apakah aku lulus atau tidak? Tentunya semua tergantung nilai-nilai hidup yang aku dapatkan.
Bahwa kini…aku hanya manusia biasa yang terus mengikuti pelajaran dan mengejar nilai-nilai untuk pertimbangan kenaikan kelas berikutnya.
Bahwa kini dalam diriku masih begitu banyak kekurangan, harus terus memperbaiki diri, dengan terus berintrospeksi diri dan merenungi demi kecermerlangan nurani yang telah terkotorkan oleh keduniawian hidupku.
Bahwa aku selalu berharap, para sahabat untuk mengerti dan terus memotivasi agar aku lebih percaya diri lagi dalam menatap hari-hari.
Tentunya seorang manusia…Yang terlahir suci bersih dari seorang Ibu yang mulia. Aku terlahir dalam tangisan, namun disambut senyuman….Mengapa? Berkelana dalam hidup tanpa arah dan tujuan. Tak mengerti kebaikan ataupun dosa! Hanya menjalani hidup seperti umumnya manusia. Bersusah payah mencari nafkah, untuk sekedar memenuhi kebutuhan hidup jasmaniah. Makan, tidur, bekerja, dan bermain demikian yang aku jalani.
Namun hari ini, telah menemukan Jalan Kesadaran untuk hidup yang lebih bermakna. Bahwa hidup ini bukan untuk makan, tapi makan untuk hidup agar bisa berguna bagi kehidupan ini dan juga orang lain.
Bahwa hidup yang paling utama adalah harus menemukan aku yang sejati terlebih dahulu. Barulah kemudian dapat mengerti mengapa aku terlahir ke dunia ini. Karena selama ini aku telah kehilangan dan melupakannya.
Bahwa nilai kehidupan itu bukan karena bisa berumur panjang dan hidup sampai tua. Mengapa? Apa gunanya berumur panjang, namun hidup penuh kesia-siaan? Nilai kehidupan berarti apabila aku dapat menanam kebaikan dan bermakna bagi kehidupan orang lain dan kehidupan itu sendiri.
Bahwa hidup di dunia ini adalah bagaikan bersekolah, tingkatan demi tingkatan harus dilalui. Belajar dan belajar. Kemudian juga harus mengikuti ujian. Semua terus berlanjut sampai akhirnya hari penentuan. Apakah aku lulus atau tidak? Tentunya semua tergantung nilai-nilai hidup yang aku dapatkan.
Bahwa kini…aku hanya manusia biasa yang terus mengikuti pelajaran dan mengejar nilai-nilai untuk pertimbangan kenaikan kelas berikutnya.
Bahwa kini dalam diriku masih begitu banyak kekurangan, harus terus memperbaiki diri, dengan terus berintrospeksi diri dan merenungi demi kecermerlangan nurani yang telah terkotorkan oleh keduniawian hidupku.
Bahwa aku selalu berharap, para sahabat untuk mengerti dan terus memotivasi agar aku lebih percaya diri lagi dalam menatap hari-hari.
1 Desember 2013
Kota P*d**g, Pagi hari...
Hujan membasahi bumi "Kampuang nan jauh dimato",
Di markas, yang lain masih sibuk dengan kegiatan masing masing ( TIDUR ), aku sendiri masih didepan laptop, mencoba menghibur diri dengan menonton film 5 CM..
Skip.. ( kalo diceritakan bagaimana perjuanganku membangunkan para tukang molor ini, maka tread ini bakalan makin suram
)Seminar, berlangsung dengan ....
Entahlah, yang jelas, aku tak merasa puas...
Kondisi menyebabkan seminar ini tak sesuai harapanku...
Namun, rasanya untuk pertama kalinya, aku merasa hidup...
Seorang NEWBIE LAMER, tamatan SMP , dan Sampah Daur Ulang...
Berdiri dihadapan ratusan orang orang yang menatapku dengan berbagai penilaian...
Tepuk tangan mereka saat aku mengakhiri bahasanku, cukup menandakan bahwa mereka menghargai apa yang sudah aku berikan untuk mereka..
( thanks, tarimokasih untuk kalian semua, i love you all
)
Spoiler for Foto Seminar:
Quote:

Quote:

Dan Part ini, aku akhiri dengan sebuah senyuman

Berharap, setelah kalian yang mau membaca kisah ini, bisa mengambil pelajaran dari kisahku...
Kisahku belum berakhir...
Dan takkan pernah berakhir...
Dan ini bukan Last Part...
Akan ada part part selanjutnya yang berisi kisah kisahku yang baru...
Ohya, jika ada yang bertanya, seperti apa aku sekarang...
"Aku masih tetap jadi sampah, tapi sampah daur ulang,
Sampah yang memiliki orang orang yang mampu mendaur ulang,
Sampah yang masih memiliki orang orang yang menyayangi,
Sampah, yang tetap hidup menjalani semua takdir yang telah digariskan..."
Spoiler for Ucapan Terimakasih:
Quote:
Terimakasih tak bosan aku sampaikan untuk kalian yang berkenan membaca tread ini, untuk orang orang yang menjadi bagian dari kisah ini, untuk orang orang yang selalu men-supportku,untuk orang orang yang masih mau menerimaku apa adanya...
Quote:
Special Thanks To :
Allah SWT, Nabi Muhammad SAW, Orang Tuaku, Saudara saudaraku, baik didunia nyata maupun dunia maya, sahabat sahabatku, orang yang pernah hadir dalam hidupku, dan untuk orang orang yang membenciku dan pernah menjadikanku sebagai bahan cacimaki...
--- Untuk Dirimu, Wanita yang mau menerimaku & mencintaiku dengan segala kekuranganku... Love you
---
Allah SWT, Nabi Muhammad SAW, Orang Tuaku, Saudara saudaraku, baik didunia nyata maupun dunia maya, sahabat sahabatku, orang yang pernah hadir dalam hidupku, dan untuk orang orang yang membenciku dan pernah menjadikanku sebagai bahan cacimaki...
--- Untuk Dirimu, Wanita yang mau menerimaku & mencintaiku dengan segala kekuranganku... Love you
--- Dan, ini akhir part 6,
Mudah mudahan kita masih bisa ketemu di part selanjutnya

Salam Hormat dariku untuk kalian semua

Salam Persaudaraan
Diubah oleh nothacker 22-02-2014 21:30
0
Kutip
Balas