- Beranda
- Stories from the Heart
[Doko Demo Hana] Doko Demo Watashi Ga Aru, Hana O Hanami Shite Imasu
...
TS
primenumbers
[Doko Demo Hana] Doko Demo Watashi Ga Aru, Hana O Hanami Shite Imasu
Konichiwa minna-san! Hajimemashite, watashi no namae wa Eric desu. Dozo Yoroshiku 
Artinya : Hallo semuanya! Perkenalkan, nama gue Eric. Senang bertemu dengan kalian
Selama ini gue cuma jadi silent reader abadi di SFTH, dan setelah banyak membaca cerita2 disini yg sangat inspiratif, menarik, dan unik. Gue juga memberanikan diri untuk menulis cerita gue sendiri
Gue orangnya nggak suka basa basi dan banyak ngomong. Jadi kita langsung ke ceritanya aja yah
Buat yg udah mampir arigatou onegaishimasu and happy reading
--
Buat temen2 yg udah tau/ngerti arti judulnya, gak usah di share dimari ya translate nya.
Cukup disimpen dalem hati aja dulu
Yg pasti nanti di last episode akan gue kasih tau artinya
Sankyu

Artinya : Hallo semuanya! Perkenalkan, nama gue Eric. Senang bertemu dengan kalian

Selama ini gue cuma jadi silent reader abadi di SFTH, dan setelah banyak membaca cerita2 disini yg sangat inspiratif, menarik, dan unik. Gue juga memberanikan diri untuk menulis cerita gue sendiri

Gue orangnya nggak suka basa basi dan banyak ngomong. Jadi kita langsung ke ceritanya aja yah

Buat yg udah mampir arigatou onegaishimasu and happy reading

--
Buat temen2 yg udah tau/ngerti arti judulnya, gak usah di share dimari ya translate nya.

Cukup disimpen dalem hati aja dulu

Yg pasti nanti di last episode akan gue kasih tau artinya

Sankyu

Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Polling
Poll ini sudah ditutup. - 34 suara
Who is your favourite character?
Eric :cool:
15%
Florina :kisss
24%
Desma :kisss
44%
Arman :cool:
18%
Diubah oleh primenumbers 13-07-2014 23:47
anasabila memberi reputasi
1
96.6K
856
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•53.5KAnggota
Tampilkan semua post
TS
primenumbers
#95
Eps 11
Flo hanya jalan menghiraukan gue yg menyapanya. Percobaan pertama gagal, mungkin dia gak denger. Gak apa2, gue coba lagi.
“Florina!" Gue sedikit mengeraskan suara gue. nohope:
Akhirnya dia mendengar dan melihat ke arah gue.
“Manggil gue?” Kata Flo
“Iya” Jawab gue singkat
“Oh, ada apa?”
“Inget sama gue gak?”
“Hmmm siapa ya?”
Dafuq! Dia gak ngenalin gue? Pura2 lupa atau lupa beneran nih? Gue coba memberikan sedikit pencerahan.
“Eric, yg waktu itu lo kasih roti”
“Oh, Eric. Iya2 gue inget, yg waktu itu kenalan di koridor bukan? Sorry gue lupa”
Ah akhirnya dia inget, lega gue sekarang.
“Iya, gak apa2”
“Heeeey Ta… Bareng dong” Flo seraya memanggil temannya yg kebetulan lewat pada saat itu juga. Kemudian dia berdua berjalan beriringan.
Dan Flo pergi tanpa menghiraukan gue. Baru juga dia inget gue lagi, dan belom ada satu menit ngobrol udah ditinggal aja gue. Pengenya gue kan tanya kabar kek, gimana kek, minimal cipika cipiki juga gue gak nolak.
“Waduh dicuekin lo Ric” Ujar Arman
“Lagi buru2 kayaknya dia, kalo nggak pasti ngobrol lama sama gue”
“Hmmm gaya lo, sok cool abis”
“Tapi anaknya cantik banget kan?”
“Iya sih. Ngomong2 sunat dimana ya bokapnya dulu sampe bisa punya anak secantik dia”
“Geblek! Mana gue tau”
“Beruntung lo bisa kenalan sama dia. Tapi kayaknya nih anak sombong Ric”
“Sombong gimana? Lebih sombong mana sama Desma?”
“Lebih sombong ini kayaknya. Keliatan dari mukanya, sombong, cuek, judes, dan banyak lagi deh”
“Sok tau lo, bilang aja lo ngiri”
Kejadian itu cukup membuat gue kecewa. Tadinya gue kira setelah bertemu lagi untuk kedua kalinya, Flo bakal bersikap ramah dan baik ke gue. Ternyata hal yg selama ini gue pikirkan benar2 diluar perkiraan.
Kemudian, sebuah mobil honda jazz berwarna merah cerah berhenti dan parkir di dekat gue dan Arman. Sepertinya dia parkir disini, karna tempat parkir di depan udah full.
"Mobil siapa, Man?"
"Gak tau"
"Baru ngeliat gue"
"Gue juga"
Lalu, dari dalam mobil mewah itu turun seorang cowok yg lumayan keren, oh sorry bukan keren, tapi rapih. Lebih keren gue kemana2 daripada dia.
Gue perhatiin penampilannya dari ujung rambut sampe ujung kaki. Rapih amat nih cowok, ke kampus tujuannya mau kuliah apa mau jadi salesman?
Gak lama, dirinya dihampiri oleh dua orang cewek yg langsung merayunya ketika dia hendak menutup pintu depan mobilnya.
"Hey Zy, kok kamu baru dateng sih? Aku kira kamu gak kuliah, handphone kamu kemana? Aku BBM'in gak dibales.." Kata cewek itu panjang
Gue dan Arman berbisik.
"Gak punya pulsa kali yah makanya gak dibales" Bisik gue
"Malu2in ya? Handphone doang BB, pulsa gak ada" Sambung Arman
"Yoi"
Dan cowok itu pun merespon.
"Aduh maaf ya Nit, gue lagi buru2"
"Loh kamu mau kemana?"
"Gue mau kelas, gue duluan ya" Tutupnya sambil pergi
"Kok kamu begitu sih?" Balas cewek itu mendesah
Dengan adanya kejadian itu yg buat gue adalah sebuah lawakan, gue berniat meledek cewek2 tersebut karna sedikit jengkel juga dengan kelakuannya.
"Ledekin yok, Man"
"Setuju, Ric"
"Emang enak dicuekin?!" Kata gue setengah teriak ke cewek itu
"Makanya jangan sok kecakepan" Sambung Arman
"Iya, hahaha" Kata gue
Cewek itu membalas dengan nada sangat keras.
"Apaan sih lo?! Ikut campur aja"
"Kenapa emang? Gak boleh?" Sahut gue
"Gak jelas!" Balas cewek itu
"Alay" Lanjut temannya
"Elo tuh, pada bego kali ya! Cowok kayak gitu dideketin"
"Huahaha"
"Katarak tuh cewek matanya, Man. Deketin cowok tuh yg kayak kita, ya nggak? Keren"
"Yoi"
"Kantin yuk ah, ngumpul sama anak2"
"Ayo lah"
Pagi2 udah ada lawakan di kampus, bikin ngocok perut gue aja. Lumayan sebagai obat pengurang rasa sakit engga diwaro sama Flo. Pelajaran baru tuh, cowok dicuekin cewek udah biasa, lah kalo cewek dicuekin sama cowok? Itu baru namanya luar biasa. Apalagi ketika dicuekin eh ada yg ngeledekin, bisa malu abis.

Bersambung
“Florina!" Gue sedikit mengeraskan suara gue. nohope:
Akhirnya dia mendengar dan melihat ke arah gue.
“Manggil gue?” Kata Flo
“Iya” Jawab gue singkat

“Oh, ada apa?”
“Inget sama gue gak?”

“Hmmm siapa ya?”

Dafuq! Dia gak ngenalin gue? Pura2 lupa atau lupa beneran nih? Gue coba memberikan sedikit pencerahan.

“Eric, yg waktu itu lo kasih roti”

“Oh, Eric. Iya2 gue inget, yg waktu itu kenalan di koridor bukan? Sorry gue lupa”

Ah akhirnya dia inget, lega gue sekarang.

“Iya, gak apa2”

“Heeeey Ta… Bareng dong” Flo seraya memanggil temannya yg kebetulan lewat pada saat itu juga. Kemudian dia berdua berjalan beriringan.
Dan Flo pergi tanpa menghiraukan gue. Baru juga dia inget gue lagi, dan belom ada satu menit ngobrol udah ditinggal aja gue. Pengenya gue kan tanya kabar kek, gimana kek, minimal cipika cipiki juga gue gak nolak.

“Waduh dicuekin lo Ric” Ujar Arman

“Lagi buru2 kayaknya dia, kalo nggak pasti ngobrol lama sama gue”

“Hmmm gaya lo, sok cool abis”

“Tapi anaknya cantik banget kan?”

“Iya sih. Ngomong2 sunat dimana ya bokapnya dulu sampe bisa punya anak secantik dia”

“Geblek! Mana gue tau”
“Beruntung lo bisa kenalan sama dia. Tapi kayaknya nih anak sombong Ric”

“Sombong gimana? Lebih sombong mana sama Desma?”

“Lebih sombong ini kayaknya. Keliatan dari mukanya, sombong, cuek, judes, dan banyak lagi deh”

“Sok tau lo, bilang aja lo ngiri”

Kejadian itu cukup membuat gue kecewa. Tadinya gue kira setelah bertemu lagi untuk kedua kalinya, Flo bakal bersikap ramah dan baik ke gue. Ternyata hal yg selama ini gue pikirkan benar2 diluar perkiraan.

Kemudian, sebuah mobil honda jazz berwarna merah cerah berhenti dan parkir di dekat gue dan Arman. Sepertinya dia parkir disini, karna tempat parkir di depan udah full.
"Mobil siapa, Man?"

"Gak tau"
"Baru ngeliat gue"
"Gue juga"
Lalu, dari dalam mobil mewah itu turun seorang cowok yg lumayan keren, oh sorry bukan keren, tapi rapih. Lebih keren gue kemana2 daripada dia.

Gue perhatiin penampilannya dari ujung rambut sampe ujung kaki. Rapih amat nih cowok, ke kampus tujuannya mau kuliah apa mau jadi salesman?

Gak lama, dirinya dihampiri oleh dua orang cewek yg langsung merayunya ketika dia hendak menutup pintu depan mobilnya.
"Hey Zy, kok kamu baru dateng sih? Aku kira kamu gak kuliah, handphone kamu kemana? Aku BBM'in gak dibales.." Kata cewek itu panjang

Gue dan Arman berbisik.
"Gak punya pulsa kali yah makanya gak dibales" Bisik gue

"Malu2in ya? Handphone doang BB, pulsa gak ada" Sambung Arman

"Yoi"

Dan cowok itu pun merespon.
"Aduh maaf ya Nit, gue lagi buru2"

"Loh kamu mau kemana?"

"Gue mau kelas, gue duluan ya" Tutupnya sambil pergi

"Kok kamu begitu sih?" Balas cewek itu mendesah

Dengan adanya kejadian itu yg buat gue adalah sebuah lawakan, gue berniat meledek cewek2 tersebut karna sedikit jengkel juga dengan kelakuannya.

"Ledekin yok, Man"

"Setuju, Ric"

"Emang enak dicuekin?!" Kata gue setengah teriak ke cewek itu

"Makanya jangan sok kecakepan" Sambung Arman

"Iya, hahaha" Kata gue

Cewek itu membalas dengan nada sangat keras.
"Apaan sih lo?! Ikut campur aja"

"Kenapa emang? Gak boleh?" Sahut gue

"Gak jelas!" Balas cewek itu

"Alay" Lanjut temannya

"Elo tuh, pada bego kali ya! Cowok kayak gitu dideketin"

"Huahaha"

"Katarak tuh cewek matanya, Man. Deketin cowok tuh yg kayak kita, ya nggak? Keren"

"Yoi"

"Kantin yuk ah, ngumpul sama anak2"

"Ayo lah"

Pagi2 udah ada lawakan di kampus, bikin ngocok perut gue aja. Lumayan sebagai obat pengurang rasa sakit engga diwaro sama Flo. Pelajaran baru tuh, cowok dicuekin cewek udah biasa, lah kalo cewek dicuekin sama cowok? Itu baru namanya luar biasa. Apalagi ketika dicuekin eh ada yg ngeledekin, bisa malu abis.


Bersambung

Diubah oleh primenumbers 14-04-2014 22:34
JabLai cOY memberi reputasi
1
![[Doko Demo Hana] Doko Demo Watashi Ga Aru, Hana O Hanami Shite Imasu](https://s.kaskus.id/images/2014/04/09/6430330_20140409050230.jpg)
![[Doko Demo Hana] Doko Demo Watashi Ga Aru, Hana O Hanami Shite Imasu](https://dl.kaskus.id/bethhart.com/wp-content/uploads/2013/04/Twitter11.png)