- Beranda
- The Lounge
10 Kasus Kejahatan Akibat "GAME"
...
TS
bata.kolektor.
10 Kasus Kejahatan Akibat "GAME"



Quote:

Spoiler for HT:
HT 2 Sekaligus

Special Thanks Buat Mimin,,Momod,,Officer dan Para Kaskuser Sekalian 
Spoiler for Cek Dopost:

Quote:
Sebelumnya Ingat Ane Kolektor BATA gan 
Dan juga jangan Lupa Di rate 

Quote:
Terlepas dari jumlah penelitian yang dengan jelas berkesimpulan ke efek positif yang dihasilkan oleh video game,pendapat tentang efek negatif yang mampu ditimbulkan oleh permainan virtual ini seperti tidak terkalahkan. Salah satu yang paling jelas adalah soal keterkaitan video game dengan tindak kekerasan dan kriminal yang mungkin diperlihatkan oleh para gamer.
Walaupun sudah banyak penelitian yang dengan jelas membantah dan menolak keterkaitan ini, mereka yang skeptis seolah tak menyerah. Setiap kali ada kasus besar dan pelakunya kebetulan bermain game,
kesalahan utama langsung diarahkan kepada video game. Mengapa hal seperti ini bisa terjadi? Ada kemungkinan mereka ada orang-orang yang rasis! Berikut 10 Kasus Kejahatan Akibat Video Game
Walaupun sudah banyak penelitian yang dengan jelas membantah dan menolak keterkaitan ini, mereka yang skeptis seolah tak menyerah. Setiap kali ada kasus besar dan pelakunya kebetulan bermain game,
kesalahan utama langsung diarahkan kepada video game. Mengapa hal seperti ini bisa terjadi? Ada kemungkinan mereka ada orang-orang yang rasis! Berikut 10 Kasus Kejahatan Akibat Video Game
Quote:
Lansung aja gan 


Quote:
Quote:
10. Justin Williams
Spoiler for :

Quote:
Pada bulan juli 2012, seorang pemuda bernama Jordan Osborne (20 tahun) dari Peterborough, Ontario, Kanada mendengar suara teriakan yang datang dari rumah tetangganya, kemudian dia pergi untuk menyelediki. Ternyata sang tetangga, Justin Williams, sedang berdebat dengan pemain lain melalui headset saat bermain World of Warcraft.
Osborne meminta kepada Williams untuk tidak perlu berteriak, dan mengatakan “itu hanyalah sebuah permainan.” Williams menanggapi “Ini bukan sekedar permainan, ini adalah hidup saya!!!”, kemudian Williams mencekik leher,
memukul, dan menusuk dada Osborne. Osborne dirawat beberapa lama dan akhirnya selamat, sementara Williams ditangkap dan didakwa dengan penganiayaan menggunakan senjata tajam.
Osborne meminta kepada Williams untuk tidak perlu berteriak, dan mengatakan “itu hanyalah sebuah permainan.” Williams menanggapi “Ini bukan sekedar permainan, ini adalah hidup saya!!!”, kemudian Williams mencekik leher,
memukul, dan menusuk dada Osborne. Osborne dirawat beberapa lama dan akhirnya selamat, sementara Williams ditangkap dan didakwa dengan penganiayaan menggunakan senjata tajam.
Quote:
9. Penyerangan Tempat Ibadah
Spoiler for :

Quote:
Seorang pemuda bernama Anthony Graziano (19 tahun) didakwa karena percobaan pembunuhan, kemudian diperparah oleh dua serangan pada gereja di New Jersey. Graziano diduga menyerang rumah-rumah ibadah menggunakan kaleng aerosol
yang telah dimodif, serta bom Molotov. Beruntung, hanya satu pendeta yang mengalami cedera dengan luka bakar di tangan. Pengacara Graziano berpendapat bahwa dia mengalami penyakit mental dan terlalu dipengaruhi oleh video game, yang katanya berperan besar pada mental kliennya. Sayangnya pengacara itu tidak bisa mengungkapkan video game yang dimainkan oleh Graziano.
yang telah dimodif, serta bom Molotov. Beruntung, hanya satu pendeta yang mengalami cedera dengan luka bakar di tangan. Pengacara Graziano berpendapat bahwa dia mengalami penyakit mental dan terlalu dipengaruhi oleh video game, yang katanya berperan besar pada mental kliennya. Sayangnya pengacara itu tidak bisa mengungkapkan video game yang dimainkan oleh Graziano.
Quote:
8. Crystian Rivera
Spoiler for :

Quote:
Chrystian Rivera, dari Oklohama adalah seorang remaja berusia 14 tahun yang membunuh adik kandungnya sendiri, Linda. Ketika Rivera bermain Call of Duty: Black Ops, dia mendengar adik perempuannya menangis karena terjatuh. Merasa terganggu, ia meninggalkan game-nya dan kemudian membanting adiknya dengan sangat keras.
Adiknya dirawat dirumah sakit setelah orang tuanya datang malam itu juga. Linda meninggal 3 hari kemudian, dengan tulang tengkorak retak dan pembekuan darah. Rivera diadili dan dihukum sebagai tersangka, dan bertempat di pusat peradilan anak.
Adiknya dirawat dirumah sakit setelah orang tuanya datang malam itu juga. Linda meninggal 3 hari kemudian, dengan tulang tengkorak retak dan pembekuan darah. Rivera diadili dan dihukum sebagai tersangka, dan bertempat di pusat peradilan anak.
Quote:
7. Tragedi Raynham
Spoiler for :

Quote:
Pada tahun 2010 di Raynham Massachusetts, 2 orang remaja berusia 12 dan 16 tahun dituduh mencoba membakar sebuah garasi dan sebuah gedung apartemen dengan bom molotov yang terbuat dari botol beer.
Seorang pria yang melihat api di garasi pada pukul 4:00 melaporkan kejadiannya kepada Polisi, kemudian polisi menangkapnya dan menemukan bom Motolotov ketiga yang dibuat tetapi belum sempat digunakan.
Dari pengakuan tersangka yang berusia 16 tahun mengaku memang membuat bom , dan mencuri 5 galon bensin. Sedangkan kawannya yang berusia 12 tahun mengatakan bahwa mereka mendapat ide gila tersebut dari game Grand Theft Auto, yang mereka telah mereka mainkan malam itu.
Seorang pria yang melihat api di garasi pada pukul 4:00 melaporkan kejadiannya kepada Polisi, kemudian polisi menangkapnya dan menemukan bom Motolotov ketiga yang dibuat tetapi belum sempat digunakan.
Dari pengakuan tersangka yang berusia 16 tahun mengaku memang membuat bom , dan mencuri 5 galon bensin. Sedangkan kawannya yang berusia 12 tahun mengatakan bahwa mereka mendapat ide gila tersebut dari game Grand Theft Auto, yang mereka telah mereka mainkan malam itu.
Quote:
6. Julien Barreaux
Spoiler for :

Quote:
Julien Barreaux adalah seorang pemuda berusia 20 tahun dari Cambrai , Perancis. Saat Barreaux sedang bermain game Counter-Strike online, dia mendapati bahwa karakternya dibunuh oleh pemain lain yang
bersenjatakan pisau. Kemudian Barreaux menghabiskan waktu tujuh bulan untuk merencanakan balas dendam terhadap orang yang membunuh karakternya.
Ia menemukan bahwa pemain yang membunuh karakternya adalah orang yang ternyata hanya beberapa mil jauhnya dari lokasi tempat tinggal Barreaux, yang bernama Mikhael. Dia datang ke rumah Mikhael,
ketika Mikhael membuka pintu, Barreaux menusuk pada dadanya. Selang satu jam kemudian ia kemudian ditangkap. Untungnya, Mikhael selamat, sedangkan Barreaux dihukum dua tahun penjara.
bersenjatakan pisau. Kemudian Barreaux menghabiskan waktu tujuh bulan untuk merencanakan balas dendam terhadap orang yang membunuh karakternya.
Ia menemukan bahwa pemain yang membunuh karakternya adalah orang yang ternyata hanya beberapa mil jauhnya dari lokasi tempat tinggal Barreaux, yang bernama Mikhael. Dia datang ke rumah Mikhael,
ketika Mikhael membuka pintu, Barreaux menusuk pada dadanya. Selang satu jam kemudian ia kemudian ditangkap. Untungnya, Mikhael selamat, sedangkan Barreaux dihukum dua tahun penjara.
Quote:
5. Kim Yoo - chul dan Choi Mi -sun
Spoiler for :

Quote:
Pasangan Korea Selatan ini adalah pecandu game online, dan mereka mempunyai seoarang anak. Sayangnya, anak mereka lahir prematur. Lebih sayangnya, orang tuanya menjadi lebih terobsesi untuk merawat bayi virtual merek , Anima,
dan mulai mengabaikan anak mereka yang sebenarnya. Mereka hanya akan menghampiri setiap 12 jam atau lebih untuk memberi makan anak nyata mereka, tetapi menghabiskan sebagian besar hidup mereka di
sebuah warnet dan tak satu pun dari mereka memiliki pekerjaan. Suatu hari, mereka menemukan putri mereka tewas, dan otopsi mengungkapkan bahwa ia kekurangan gizi akibat kelalaian dari orang tua. Pasangan itu melarikan diri ke rumah orang tua Choi Mi -sun, tapi kemudian mereka ditangkap.
dan mulai mengabaikan anak mereka yang sebenarnya. Mereka hanya akan menghampiri setiap 12 jam atau lebih untuk memberi makan anak nyata mereka, tetapi menghabiskan sebagian besar hidup mereka di
sebuah warnet dan tak satu pun dari mereka memiliki pekerjaan. Suatu hari, mereka menemukan putri mereka tewas, dan otopsi mengungkapkan bahwa ia kekurangan gizi akibat kelalaian dari orang tua. Pasangan itu melarikan diri ke rumah orang tua Choi Mi -sun, tapi kemudian mereka ditangkap.
Quote:
4. Will dan Josh Buckner
Spoiler for :

Quote:
Will dan Josh Buckner adalah remaja yang berusia 13 dan 15 tahun. Mereka melukai dan membunuh pengendara kendaraan bermotor dengan menembakkan korban dengan senapan. Mereka mengaku meniru adegan seperti pada Grand Theft Auto 3,
yang mana pemain harus membunuh orang sebanyak mungkin dengan senapan. Mereka mengklaim bahwa mereka "tidak pernah bermaksud untuk menyakiti siapa pun" Kemudian keduanya ditahan dan menghabiskan
beberapa bulan pada kantor penahanan remaja bagian kejahatan. Setelah kejadian ini, orang tua mereka mencoba untuk mendapatkan asuransi untuk menutupi biaya kerusakan yang telah mereka timbulkan. Tetapi perusahaan asuransi menolaknya.
yang mana pemain harus membunuh orang sebanyak mungkin dengan senapan. Mereka mengklaim bahwa mereka "tidak pernah bermaksud untuk menyakiti siapa pun" Kemudian keduanya ditahan dan menghabiskan
beberapa bulan pada kantor penahanan remaja bagian kejahatan. Setelah kejadian ini, orang tua mereka mencoba untuk mendapatkan asuransi untuk menutupi biaya kerusakan yang telah mereka timbulkan. Tetapi perusahaan asuransi menolaknya.
Quote:
3. Racun Hu Ange
Spoiler for :

Quote:
Hu Ange, seorang pria 21 tahun asal Cina diberi 50.000 yuan ( $ 7,353 ) oleh orang tuanya sebagai modal untuk berinvestasi dalam bisnis seafood. Namun, ia malah menghabiskan uangnya untuk bermain
game online Legend Instead. Ia menjadi sangat terpengaruh oleh permainannya, dan beberapa bulan setelah ia mendapat uang dari orang tuanya, ia memutuskan untuk meracuni mereka. Pada 14 Juli 2007, Hu Ange membeli 20 bungkus tetramina, yang digunakan untuk meracuni orang tuanya. Dan ternyata usaha tersebut gagal, kemudian ia membeli 45 paket lagi untuk dicampur
dengan daging sapi dan meracuni kedua orangtuanya pada tanggal 24 Juli. Ketika Ibunya berteriak minta bantuan, tapi ia terus bermain game dan membiarkan orang tuanya meninggal. Dia dijatuhi hukuman mati, tetapi dengan alasan sakit mental. Kecanduan internet dinyatakan sebagai penyakit mental di China pada waktu sekarang ini.
game online Legend Instead. Ia menjadi sangat terpengaruh oleh permainannya, dan beberapa bulan setelah ia mendapat uang dari orang tuanya, ia memutuskan untuk meracuni mereka. Pada 14 Juli 2007, Hu Ange membeli 20 bungkus tetramina, yang digunakan untuk meracuni orang tuanya. Dan ternyata usaha tersebut gagal, kemudian ia membeli 45 paket lagi untuk dicampur
dengan daging sapi dan meracuni kedua orangtuanya pada tanggal 24 Juli. Ketika Ibunya berteriak minta bantuan, tapi ia terus bermain game dan membiarkan orang tuanya meninggal. Dia dijatuhi hukuman mati, tetapi dengan alasan sakit mental. Kecanduan internet dinyatakan sebagai penyakit mental di China pada waktu sekarang ini.
Quote:
2. Ionut Savin
Spoiler for :

Quote:
Ionut Savin (15 tahun) adalah seoarang remaja pecandu game Counter Strike. Dia menjadi begitu terobsesi dan berhenti bergaul dengan teman-temannya dalam kehidupan nyata. Ia tidak masuk sekolah selama 200 hari.
Menanggapi kecanduan yang dialami putranya, ibunya memotong koneksi internetnya. Ketika ibu melakukannya, Savin langsung menikamnya 17 kali, setelah itu ia mengambil semua uang di dalam rumah
,dan pergi ke sebuah warnet selama 4 jam. Kemudian ayahnya menelepon polisi. Pada saat Savine kembali ke rumah, dia berkata "Aku pikir aku salah satu yang Anda cari." Dia kemudian menjalani pemeriksaan kejiwaan dan dihukum hingga 12 tahun penjara.Namun para ahli mengatakan bahwa jumlah luka tusukan menunjukkan gangguan mental.
Menanggapi kecanduan yang dialami putranya, ibunya memotong koneksi internetnya. Ketika ibu melakukannya, Savin langsung menikamnya 17 kali, setelah itu ia mengambil semua uang di dalam rumah
,dan pergi ke sebuah warnet selama 4 jam. Kemudian ayahnya menelepon polisi. Pada saat Savine kembali ke rumah, dia berkata "Aku pikir aku salah satu yang Anda cari." Dia kemudian menjalani pemeriksaan kejiwaan dan dihukum hingga 12 tahun penjara.Namun para ahli mengatakan bahwa jumlah luka tusukan menunjukkan gangguan mental.
Quote:
1. Gevin Allen Prince
Spoiler for :

Quote:
Gevin Allen Prince adalah seorang remaja yang berusia 15 tahun. Ia ditangkap karena dakwaan membunuh neneknya pada tahun 2011. Kejadian itu bermula saat sang nenek meminta Gevin untuk berhenti bermain video game, kemudian Gevin malah menikam wanita 77 tahun itu dengan pedang samurai yang ia punya. Polisi melumpuhkan Gevin dengan senapan angin. Ini adalah ketiga kalinya ia ditangkap dalam tiga bulan karena kekerasan, dan ia sudah punya pedang lain yang sudah disita.
Quote:
Spoiler for 11:
Quote:
GARA GARA ORANG TUA ASYIK MAIN GAME, BAYI TEWAS KELAPARAN.
Kecanduan akan game online saat ini memang seringkali berdampak pada banyak hal negatif bahkan kematian. Polisi belum lama ini menahan pasangan suami istri yang amat kecanduan main game sehingga menyebabkan bayi perempuan mereka yang berusia tiga bulan mati kelaparan. Baca artikel sebelumnya game berciuman untuk para pasangan.
Suami yang berusia 41 tahun dan istrinya yang berusia 25 tahun keduanya amat kecanduan game online. Sejak pindah dari rumah orangtua mereka, pasangan suami istri ini menghabiskan sebagian besar waktu mereka main game online di internet cafe dan bahkan meninggalkan bayi perempuan mereka tanpa pengawasan. Mereka hanya mampir sebentar untuk memberi susu pada bayi mereka.
Tragisnya lagi setelah 12 jam asyik main game online mereka pulang ke rumah dan mendapati bayi perempuan mereka tewas. Tubuh bayi tersebut nampak kurang gizi dan ini membuat polisi curiga bahwa bayi tersebut tewas dikarenakan orangtuanya mengabaikannya. Akhirnya polisi memerintahkan agar bayi malang tersebut diotopsi. Pasangan tersebut kabur ke rumah orang tua mereka di provinsi Yangju namun akhirnya mereka tertangkap.
Sebotol susu nampak tumpah saat ditemukan oleh polisi dan pasangan tersebut juga tidak memiliki pekerjaan dan bahkan tak memiliki apapun. Menurut polisi agaknya hal itulah yang menyebabkan mereka stress sehingga lari dari tanggung jawab. Mereka tak memiliki uang sepeserpun dan akhirnya melarikan diri pada game online. Ironisnya game online yang membuat mereka kecanduan adalah sebuah game dimana mereka membesarkan seorang anak virtual padahal di dunia nyata mereka mengabaikan anak kandung mereka sendiri. Namun kasus ini bukanlah kasus pertama dari kejahatan akibat kecanduan game online.
Seorang pria berusia 22 tahun ditangkap karena membunuh ibunya dikarenakan ibunya melarangnya untuk bermain game online terlalu lama. Setelah membunuh ibunya tanpa rasa bersalah pria tersebut kembali ke internet cafe untuk melanjutkan aksi main gamenya. Kasus lain seorang pekerja berusia 30 tahun mati kelelahan akibat bermain game non stop selama lima hari. Buat kamu yang suka main game agar memperhatikan waktu dan energi agar tidak terbuang dengan percuma.
Kecanduan akan game online saat ini memang seringkali berdampak pada banyak hal negatif bahkan kematian. Polisi belum lama ini menahan pasangan suami istri yang amat kecanduan main game sehingga menyebabkan bayi perempuan mereka yang berusia tiga bulan mati kelaparan. Baca artikel sebelumnya game berciuman untuk para pasangan.
Suami yang berusia 41 tahun dan istrinya yang berusia 25 tahun keduanya amat kecanduan game online. Sejak pindah dari rumah orangtua mereka, pasangan suami istri ini menghabiskan sebagian besar waktu mereka main game online di internet cafe dan bahkan meninggalkan bayi perempuan mereka tanpa pengawasan. Mereka hanya mampir sebentar untuk memberi susu pada bayi mereka.
Tragisnya lagi setelah 12 jam asyik main game online mereka pulang ke rumah dan mendapati bayi perempuan mereka tewas. Tubuh bayi tersebut nampak kurang gizi dan ini membuat polisi curiga bahwa bayi tersebut tewas dikarenakan orangtuanya mengabaikannya. Akhirnya polisi memerintahkan agar bayi malang tersebut diotopsi. Pasangan tersebut kabur ke rumah orang tua mereka di provinsi Yangju namun akhirnya mereka tertangkap.
Sebotol susu nampak tumpah saat ditemukan oleh polisi dan pasangan tersebut juga tidak memiliki pekerjaan dan bahkan tak memiliki apapun. Menurut polisi agaknya hal itulah yang menyebabkan mereka stress sehingga lari dari tanggung jawab. Mereka tak memiliki uang sepeserpun dan akhirnya melarikan diri pada game online. Ironisnya game online yang membuat mereka kecanduan adalah sebuah game dimana mereka membesarkan seorang anak virtual padahal di dunia nyata mereka mengabaikan anak kandung mereka sendiri. Namun kasus ini bukanlah kasus pertama dari kejahatan akibat kecanduan game online.
Seorang pria berusia 22 tahun ditangkap karena membunuh ibunya dikarenakan ibunya melarangnya untuk bermain game online terlalu lama. Setelah membunuh ibunya tanpa rasa bersalah pria tersebut kembali ke internet cafe untuk melanjutkan aksi main gamenya. Kasus lain seorang pekerja berusia 30 tahun mati kelelahan akibat bermain game non stop selama lima hari. Buat kamu yang suka main game agar memperhatikan waktu dan energi agar tidak terbuang dengan percuma.
Sumber
Gimana nih menurut agan agan ?? 
Share dimari pendapat agan atau tambahan dari agan yang lainnya 
Quote:
Pesan TS Jangan Terlalu Mendalami Game. Tapi hanya sekedar hiburan. Medalami boleh tapi Bedakan DUNIA GAME dengan DUNIA TEMPAT AGAN TINGGAL.
Dan Bagi agan-agan yang sudah mempunyai anak berilah perhatian lebih untuk anak yang sedang bermain game atau tepat nya "MENGAWASI dan MEMBATASI" anak agan.
Dan Bagi agan-agan yang sudah mempunyai anak berilah perhatian lebih untuk anak yang sedang bermain game atau tepat nya "MENGAWASI dan MEMBATASI" anak agan.
jangan lupa ama
nye gan 
dan ane juga minta amat ama agan-agan please donk
ane gan 
Update Koment Bermutu Kaskuser di Post 2
Spoiler for Thanks:
Quote:
Thanks buat bata dan abu-abunya gan
dan juga ada yang ngasih ane Cendol ane BATA.KOLEKTOR gan 










I Need BATA 
Quote:
Code:
[CENTER]http://www.lihat.co.id/2014/02/10KasusKejahatanAkibatVideoGame.html[/CENTER]



Thread Supported BY
Click Image For Visit Devil's Rose Camp
Click Image For Visit Devil's Rose Camp


Diubah oleh bata.kolektor. 09-02-2014 18:57
0
94.1K
Kutip
1.3K
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
1.3MThread•105.2KAnggota
Tampilkan semua post
TS
bata.kolektor.
#1
Update koment bermutu
Quote:
Quote:
Original Posted By koji.no.sekai►Gila, sampe tega ngebunuh orangtua sendiri 
Boleh aja bermain game, asalkan ga terlalu fanatic sama 'dunia' game itu sendiri. Bner kata TS, buat sekedar hiburan aja, karna kita masih punya ada dunia nyata yg masih harus dijalani

Boleh aja bermain game, asalkan ga terlalu fanatic sama 'dunia' game itu sendiri. Bner kata TS, buat sekedar hiburan aja, karna kita masih punya ada dunia nyata yg masih harus dijalani

Quote:
Original Posted By nicollo►semuanya tergantung moderasi antara permainan dan kehidupan nyata
kalo terlalu terserap di game juga sagat tidak baik
tapi kalau terlalu banyak bekerja juga tidakbaik, butuh hiburan dengan batas waktu agar tetap segar
kalo terlalu terserap di game juga sagat tidak baik
tapi kalau terlalu banyak bekerja juga tidakbaik, butuh hiburan dengan batas waktu agar tetap segar
Quote:
Original Posted By ryuzaft►maen game emang harusnya jangan berlebihan dan dibuat fun aja. kalo terlalu serius emang kayak gitu akibatnya gan. di Indonesia sendiri juga dah banyak ceritanya bocah2 berantem di warnet gara2 maen game


Quote:
Original Posted By labradorz►
Ane tambahin ya gan,GTA V,bully,Deff Jam,Sleeping Dogs,Smackdown
Game 18th tapi kebanyakan anak kecil yang memainkannya
Semoga di Indonesia gak ada yang kayak gitu
amin

Ane tambahin ya gan,GTA V,bully,Deff Jam,Sleeping Dogs,Smackdown
Game 18th tapi kebanyakan anak kecil yang memainkannya
Semoga di Indonesia gak ada yang kayak gitu
amin
Quote:
Original Posted By dede_edward►
ah itu mah emang otaknya aja rada2 
ga semua pecandu game atau internet sejahat itu lho..
ane salah satu pecandu Internet dan Game gan, tp masih bisa berpikir jernih dan masih bersosialisasi dengan teman2 / kerabat2 ane
ane kalo maen game bisa lupa daratan gan, serasa dunia cuma ada di game..
dan semua kembali lagi ke dirinya masing-masing

ga semua pecandu game atau internet sejahat itu lho..
ane salah satu pecandu Internet dan Game gan, tp masih bisa berpikir jernih dan masih bersosialisasi dengan teman2 / kerabat2 ane

ane kalo maen game bisa lupa daratan gan, serasa dunia cuma ada di game..
dan semua kembali lagi ke dirinya masing-masing

Quote:
Original Posted By deddyes►ditempat ane ada pernah gan anak belasan tahun mencuri uang ortunya cuma buat beli voucher game, ini masuk daftar kejahatan juga ga ya?. ga tanggung2 gan beli voucher game sehari 1juta......berlangsung 3 hari berturut-turut, hari ke-empatnya baru deh kakaknya tuh bocah dateng nanyain 

Quote:
Original Posted By u22y►dilihat dari semua kasus di thread ini,
untuk anak kecil, pengawasan orangtua pada anaknya sepertinya kurang
buktinya anaknya kecanduan koq orangtuanya tidak mengetahuinya? akibatnya semakin kecanduan semakin brutal
untuk anak kecil, pengawasan orangtua pada anaknya sepertinya kurang

buktinya anaknya kecanduan koq orangtuanya tidak mengetahuinya? akibatnya semakin kecanduan semakin brutal
Quote:
Original Posted By Debl@►bukan game nya yang salah. tapi mungkin pendidikan orang tuanya yang kurang. dulu juga ane suka marah2 kalo maen game, tapi gak pernah sampe marahin atau menciderai orang kayak begitu.
Quote:
Original Posted By DamSavioR►kalo gue bilang sih mereka tolol
kenapa?
tujuan awal ente main game apaan? bersenang senang kan?
jadi kalo ente main dan lantas kemudian itu game malah bikin ente stress, tertekan bahkan sampe bunuh orang
apa itu masih game namanya?
kalo gue mulai stress dikit karena game (misal gue di cheatin orang) ya gue tinggalin itu game
beres
kenapa?
tujuan awal ente main game apaan? bersenang senang kan?
jadi kalo ente main dan lantas kemudian itu game malah bikin ente stress, tertekan bahkan sampe bunuh orang
apa itu masih game namanya?
kalo gue mulai stress dikit karena game (misal gue di cheatin orang) ya gue tinggalin itu game
beres
Quote:
Original Posted By archi_yuki►sebenernya dasar dari moral anak sejak kecil itu tanggung jawab orang tua
banyak ko gamer enthusiast di Ind yg bae2, itu semua kan contoh di luar
misal ortu dlu suka ngakalin anak dgn iming2 klo masuk ranking dibeliin konsol, ato boleh maen game abis TPQ
klo diliat perfm belajarnya turun diancem ga boleh maen game
anak2 generasi 90an pasti pada ngalamin seperti ini, hasilnya? tanyain aja sendiri tuh gamer2 yg alim di sf game
banyak ko gamer enthusiast di Ind yg bae2, itu semua kan contoh di luar
misal ortu dlu suka ngakalin anak dgn iming2 klo masuk ranking dibeliin konsol, ato boleh maen game abis TPQ
klo diliat perfm belajarnya turun diancem ga boleh maen game
anak2 generasi 90an pasti pada ngalamin seperti ini, hasilnya? tanyain aja sendiri tuh gamer2 yg alim di sf game

Quote:
Original Posted By Azmikkun►Bahaya banget ini gan..
Harus diwaspadai nih, soalnya keponakan2 ane suka main game, dan emang bener dampaknya paling cepet kalo sama anak2 di bawah umur, karena logika nya belum kuat, sempat tuh ponakan ane sepupuan benturin sepupunya ke dinding , dua2nya masih TK gan ! langsung ane cabut tuh kabel2 TV n Console nya, mau nangis dia, tetep ane biarin aja. daripada kecanduan.
Harus diwaspadai nih, soalnya keponakan2 ane suka main game, dan emang bener dampaknya paling cepet kalo sama anak2 di bawah umur, karena logika nya belum kuat, sempat tuh ponakan ane sepupuan benturin sepupunya ke dinding , dua2nya masih TK gan ! langsung ane cabut tuh kabel2 TV n Console nya, mau nangis dia, tetep ane biarin aja. daripada kecanduan.
Quote:
Original Posted By ungik►yaAllah sadarkanla pacar ane dr kebiasaan maen game nya 
dy jadi sulit bedain mana yg real yg harus dkerjain dan yg hanya dibuat selingan




dy jadi sulit bedain mana yg real yg harus dkerjain dan yg hanya dibuat selingan




Quote:
Original Posted By wilwen12691►gw gamer, kecanduan game dan masih punya otak yang waras kok
cuma obsesi kecanduan ane terhadap game ane tuangkan ke dalam ide design ane jadi gak membahayakan kan
salam gamer
cuma obsesi kecanduan ane terhadap game ane tuangkan ke dalam ide design ane jadi gak membahayakan kan

salam gamer

Quote:
Original Posted By rwidanto40►
Diduga Terpengaruh Game 'Grand Theft Auto', Bocah 8 Tahun Tembak Neneknya http://health.detik.com/read/2013/08...embak-neneknya
Spoiler for buka:
Lousiana, Mulai saat ini ada baiknya orang tua memerhatikan permainan apa yang dimainkan oleh anaknya. Video game yang menampilkan adegan kekerasan seringkali mempengaruhi perilaku dan mental anak, khususnya di usia yang masih sangat muda.
Seorang bocah berusia 8 tahun dari Lousiana yang tak disebutkan namanya, menembak kepala neneknya sendiri, Marie Smothers (90), setelah bermain salah satu video game yang memang dikenal sering menampilkan adegan kekerasan, Grand Theft Auto (GTA).
Dilaporkan bahwa anak itu sengaja menembak belakang kepala Marie saat wanita tersebut sedang menonton televisi. Namun si bocah tidak akan menghadapi tuduhan, sebab usianya yang masih di bawah 10 tahun. Menurut hukum Lousiana, ia dibebaskan dari tanggung jawab pidana.
"Meskipun motif penembakan itu belum diketahui, namun pada saat ini pemeriksa telah mengungkap bahwa bocah ini bermain video game Play Station III, Grand Theft Auto IV, beberapa menit sebelum peristiwa ini terjadi. Permainan GTA ini sering menampilkan adegan kekerasan dan memberi poin setiap kali pemain membunuh orang," ungkap petugas departemen setempat, seperti dilansir Medical Daily, Senin (26/8/2013).
Diungkapkan oleh sang pengacara, Sclynski Legier, anak ini sama sekali tidak tahu dampak dan konsekuensi atas tindakan yang ia lakukan. Menurutnya, anak tersebut benar-benar tidak mengerti itu tentang hal bahaya dari meniru adegan permainan tersebut.
Sebab faktanya diketahui bahwa hubungan antara nenek dan cucu ini sebelumnya tidak ada masalah sama sekali. Keduanya bahkan sering tidur di kamar yang sama.
Permainan video game seperti Grand Theft Auto telah lama dikecam sebagai permainan yang tidak manusiawi, terlalu banyak adegan kekerasan dan perilaku antisosial. Laporan mengungkapkan bahwa pelaku penembakan kasus Sandy Hook Elementary School tahun lalu juga merupakan pemain video game serupa.
Pelaku kasus tersebut adalah Adam Lanza, yang telah menembak dan membunuh 26 orang. Ia diketahui suka bermain video game yang juga sering menampilkan adegan kekerasan seperti Call of Duty dan Grand Theft Auto. Contoh lain adalah James Eagan Holmes, yang melepaskan tembakan di bioskop Aurora, Colorado. Peristiwa ini menewaskan 12 korban jiwa.
"Mungkin ada hubungan langsung antara ketika orang-orang yang memiliki ketidakstabilan mental menjadi bagian dari salah satu video game," ungkap Gubernur Colorado, John Hickenlooper, saat dimintai keterangan.
Karena usianya yang masih muda, nama anak yang berasal dari Louisiana tersebut belum dirilis. Menurut pihak berwenang setempat, hingga saat ini penyelidikan sedang berlangsung dan kini ia sudah bersama dengan orang tuanya
Seorang bocah berusia 8 tahun dari Lousiana yang tak disebutkan namanya, menembak kepala neneknya sendiri, Marie Smothers (90), setelah bermain salah satu video game yang memang dikenal sering menampilkan adegan kekerasan, Grand Theft Auto (GTA).
Dilaporkan bahwa anak itu sengaja menembak belakang kepala Marie saat wanita tersebut sedang menonton televisi. Namun si bocah tidak akan menghadapi tuduhan, sebab usianya yang masih di bawah 10 tahun. Menurut hukum Lousiana, ia dibebaskan dari tanggung jawab pidana.
"Meskipun motif penembakan itu belum diketahui, namun pada saat ini pemeriksa telah mengungkap bahwa bocah ini bermain video game Play Station III, Grand Theft Auto IV, beberapa menit sebelum peristiwa ini terjadi. Permainan GTA ini sering menampilkan adegan kekerasan dan memberi poin setiap kali pemain membunuh orang," ungkap petugas departemen setempat, seperti dilansir Medical Daily, Senin (26/8/2013).
Diungkapkan oleh sang pengacara, Sclynski Legier, anak ini sama sekali tidak tahu dampak dan konsekuensi atas tindakan yang ia lakukan. Menurutnya, anak tersebut benar-benar tidak mengerti itu tentang hal bahaya dari meniru adegan permainan tersebut.
Sebab faktanya diketahui bahwa hubungan antara nenek dan cucu ini sebelumnya tidak ada masalah sama sekali. Keduanya bahkan sering tidur di kamar yang sama.
Permainan video game seperti Grand Theft Auto telah lama dikecam sebagai permainan yang tidak manusiawi, terlalu banyak adegan kekerasan dan perilaku antisosial. Laporan mengungkapkan bahwa pelaku penembakan kasus Sandy Hook Elementary School tahun lalu juga merupakan pemain video game serupa.
Pelaku kasus tersebut adalah Adam Lanza, yang telah menembak dan membunuh 26 orang. Ia diketahui suka bermain video game yang juga sering menampilkan adegan kekerasan seperti Call of Duty dan Grand Theft Auto. Contoh lain adalah James Eagan Holmes, yang melepaskan tembakan di bioskop Aurora, Colorado. Peristiwa ini menewaskan 12 korban jiwa.
"Mungkin ada hubungan langsung antara ketika orang-orang yang memiliki ketidakstabilan mental menjadi bagian dari salah satu video game," ungkap Gubernur Colorado, John Hickenlooper, saat dimintai keterangan.
Karena usianya yang masih muda, nama anak yang berasal dari Louisiana tersebut belum dirilis. Menurut pihak berwenang setempat, hingga saat ini penyelidikan sedang berlangsung dan kini ia sudah bersama dengan orang tuanya
Ane bantu bawa kesini gan 

Quote:
Quote:
Original Posted By ingsjazz►"hate the player, not the game"
saya udah bertahun2 main GTA series dan nyetir di jalan dan meski termasuk ga sabaran dan cepat emosi, ga pernah tuh sampe seruduk2 sampe masuk berita. karena bagi saya game itu justru pelepas suntuk. yang ga bisa saya lakukan di nyata bisa saya lakukan di game, tp bukan berarti harus dipraktekkan di dunia nyata juga dong. satu tambahan lagi, saya main game semenjak mengenal komputer, dari game-lah saya bisa dapat score TOEFL diatas 600. semua balik ke pribadi menurut saya ga perlu menyalahkan game atau pengawasan orang tua yang kurang... game lebih seperti pisau. bisa untuk masak(baik) atau membunuh(jahat). lalu apa karena bs untuk membunuh kita hrs melarang penggunaan pisau? repot dong kalau mau masak... pilot sekarang saja perlu latihan berjam2 di simulator sebelum bawa pesawat beneran... supaya mereka bisa belajar menghadapi situasi2 yang ga mungkin dipelajari pake pesawat beneran.
saya udah bertahun2 main GTA series dan nyetir di jalan dan meski termasuk ga sabaran dan cepat emosi, ga pernah tuh sampe seruduk2 sampe masuk berita. karena bagi saya game itu justru pelepas suntuk. yang ga bisa saya lakukan di nyata bisa saya lakukan di game, tp bukan berarti harus dipraktekkan di dunia nyata juga dong. satu tambahan lagi, saya main game semenjak mengenal komputer, dari game-lah saya bisa dapat score TOEFL diatas 600. semua balik ke pribadi menurut saya ga perlu menyalahkan game atau pengawasan orang tua yang kurang... game lebih seperti pisau. bisa untuk masak(baik) atau membunuh(jahat). lalu apa karena bs untuk membunuh kita hrs melarang penggunaan pisau? repot dong kalau mau masak... pilot sekarang saja perlu latihan berjam2 di simulator sebelum bawa pesawat beneran... supaya mereka bisa belajar menghadapi situasi2 yang ga mungkin dipelajari pake pesawat beneran.
Diubah oleh bata.kolektor. 09-02-2014 11:25
0
Kutip
Balas


