Harry selalu menemui ku saat pulang sekolah, hanya pada saat itu kita bisa bicara. Entah kenapa.. Sebenarnya saat jam istirahat pun bisa, tapi aku merasa dia tidak ingin diganggu saat jam istirahat, seakan2 dia tidak mengenalku. Yaaa itu cukup membuat aku sakit hati dan membuatku sangat penasaran. Aku menduga jika dia sudah memiliki pacar di sekolah ini. Tapi, bagaimana mungkin?
Berkali2 Harry mengacuhkan ku ketika kita berpapasan di depan kelas. Meski ini jam pulang sekolah, Harry hanya berlalu begitu saja. Keadaan di sekolah memang masih ramai, tapi akan sampai kapan kita bisa berbicara dengan menunggu sekolah ini sepi atau sambil menunggu piketnya selesai? Dari situ, aku mulai menjauh dan berhenti untuk berharap lebih dari sekedar teman. Aku tidak suka diacuhkan. Bukan seperti ini yg aku mau.
Aku menjadi jarang keluar kelas, terutama saat jam istirahat. Waktunya pulang, aku segera pulang ke rumah. Aku tidak lagi mengambil piket pulang sekolah, aku bertukar piket di esok pagi. Sebenarnya aku tidak ingin bertemu Harry. Aku hanya meyakini jika Harry sudah memiliki pacar dan tidak ingin menyampaikannya saja kepada ku.
Hingga suatu hari teman ku bernama Wulan menanyaiku.
Quote:
Wulan : "Kamu gak istirahat?"
Aku : "Gak, aku lagi males keluar2 kelas.."
Wulan : "Sekarang kamu jadi banyak diem di kelas sih? Kenapa?"
Aku : "Hehehe..gpp, apa aku keliatan kayak lagi ada masalah?"
Wulan : "Yaaa..masalahnya ada yg nyari kamu, tau..."
Aku : "Heemh? siapa?"
Wulan : "Harry...
Aku : "Ngapain nyari aku?"
Wulan : "Aku juga mw nanya gitu ke kamu, dia bilang sih, kamu sekarang kenapa jarang keliatan keluar kelas?"
Aku : "Memang aku siapanya nanya kyk gitu?"
Wulan : "Yeey kok nanya ke aku sih..sebenernya tuh kamu lagi ada masalah apa sama dia?"
Aku : "Gak ada, aku sama Harry cuma kenal biasa, gak ada masalah apa2.."
Wulan : "Oya? Aku pernah liat kamu sama Harry suka pulang bareng, dan ada yg pernah liat juga kok selain aku.."
Aku : "Duuh, aku lagi gak mau bahas ini.."
Wulan : "Tapi kamu belum jadian kan sama Harry?"
Aku : "Beluuummm... Kenapa?"
Wulan : "Gpp, oya nanti pulang sekolah ditunggu Harry di belakang sekolah..
Aku : "Oya? Tapi aku bakal lewat jalan lain bwt sampe ke rumah..
Wulan : "Terserah, aku cuma nyampein pesen dari dia aja.."
Wulan pun berlalu meninggalkan kelas, dan beberapa teman sekelas hanya memandangi ku.
Tanpa aku sadari ternyata telah beredar gosip hubungan ku dengan Harry. Tentunya beredar dari beberapa orang yg melihat kita sering jalan bareng ketika pulang sekolah. Aku berencana untuk tidak menemuinya, aku berencana untuk melewati jalan lain. Jika dia benar2 ingin menemuiku seharusnya dia tidak memintaku untuk mendatanginya, tapi dia harus mendatangiku sendiri. Dan sepertinya Wulan menyampaikan kalimat terakhir ku kepada Harry.