Kelas ini bukan sesuatu yang baru lagi untuk ku. Yaaa…karena aku yang mendekorasi isi kelas menjadi lebih berwarna dan tidak membosankan, tentu saja dibantu dengan beberapa orang teman. Beruntung, aku tak begitu sulit beradaptasi dengan teman2 sekelas, maupun yang bukan.
Perhatian ku mulai teralih kepada seseorang. Namun aku tidak begitu percaya diri untuk mengenalkan diri ku langsung kepadanya. Karena aku rasa, aku tak secantik teman2 lain. Oleh sebab itu, aku hanya bisa memperhatikannya dari jauh, saat jam istirahat atau pulang sekolah. Aku belum tau namanya, yang aku tau dia sekelas dengan Dede. Bahkan mungkin saja teman sebangkunya. Orang yang dulu pernah aku suka dan orang yang sekarang aku suka. Hehe..itu akan sangat lucu jika saja tebakkan ku benar.
Pelepas penat ku hanya saat berada di sekolah. Aku terbebas dari perintah yang membuatku sangat tidak nyaman, dan mau tak mau harus aku kerjakan. Merasakan ketika berada di sekolah dengan di rumah, seperti merasakan merpati yang sedang terbang bebas dan sesaat harus merasakan himpitan sangkar.
Sementara itu, aku selalu menunggu kabar dari Mama. Seandainya saja aku punya banyak waktu, aku ingin mencarinya, mencarinya sendiri. Tak lama lagi adalah hari ulang tahun ku. Aku ingin merayakannya bersama Mama. Sudah lama kita tidak berkumpul bersama keluarga besar untuk merayakan ulang tahun ku lagi.
Sepulang sekolah ini, aku tidak langsung pulang ke rumah. Tapi aku mampir dulu ke rumah Bi Yant. Setiap bertemu Bibi, seperti ada sesuatu yang mendorongku untuk bercerita. Seakan-akan kalimatnya berada di ujung lidah. Tujuan ku tak jauh untuk menanyakan kabar Mama.
Quote:
Bibi : ”Belum ada telpon Ka.. Kalo udah mah, Bibi ke rumah kamu atuh..”
Aku : ”Lama banget ya Bi? Mama ngapain aja sih?”
Bibi : ”Ya itulah Mama kamu, siapa yang tau. Mungkin Mama lagi sibuk kerja?”
Aku : ”Iya kali Bi..”
Tuhan, keadaan ini memang telah berubah. Aku bisa merasakan semua hal yang tidak aku suka, dan aku menerimanya meski terkadang aku marah kepada Mu. Aku tidak tahu apakah Ayah masih ingat ulang tahun ku, Nenek, Bibi atau siapa pun, kado ulang tahun ku nanti, aku hanya ingin bertemu lagi dengan Mama.