Kaskus

Story

javieeAvatar border
TS
javiee
BUNGA "PERTAMA" DAN "TERAKHIR"
BUNGA "PERTAMA" DAN "TERAKHIR"


Spoiler for RULES:


BUNGA "PERTAMA" DAN "TERAKHIR"


INTRO

Perkenalkan, nama gw Raden Fajar Putro Mangkudiningrat Laksana...Bohong deng, kepanjangan...sebut aja gw Fajar. Tinggi 175 cm berat 58kg. bisa disebut kurus karena tinggi dan berat badan gw ga proposional. emoticon-Frown. Gw ROCKER...!! Pastinya Rocker Kelaparan.
Gw terlahir dari keluarga biasa saja yang serba "Cukup". dalam arti "cukup" buat beli rumah gedongan, "cukup" buat beli mobil Mewah sekelas Mercy. (ini jelas jelas bohong). yang pasti gw bersyukur dilahirkan dari keluarga ini.

Gw Anak pertama dari 3 bersaudara. Adik adik gw semuanya perempuan. Gw keturunan Janda alias Jawa Sunda. Bokap asli dari Jepara bumi Kartini. Tempatnya para pengrajin kayu yang terkenal di Nusantara bahkan diakui oleh Dunia. Tapi bokap gw bukan pengusaha mebel seperti kebanyakan orang Jepara. Nyokap gw asli Sumedang Kota yang terkenal dengan TAHU nya. Tapi wajahnya sama sekali nggak mirip tahu ya. Sunda tulen nan cantik jelita. Beliau bidadari gw nomer "1" di dunia ini.

Spoiler for INDEKS:


Spoiler for INDEKSII:
Diubah oleh javiee 06-04-2015 23:49
anasabilaAvatar border
nona212Avatar border
manusia.baperanAvatar border
manusia.baperan dan 4 lainnya memberi reputasi
3
729K
2.9K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread52.9KAnggota
Tampilkan semua post
javieeAvatar border
TS
javiee
#119
PART 15
Lupakan sejenak tentang cinta. Hari ini adalah hari pertama gw mulai melaksanakan tugas PKL. Salah satu kewajiban bagi anak SMK yang menginjak kelas 2. Pagi ini, gw sudah siap dengan segala sesuatunya. Gw siap karena sebelumnya gw diberi pengarahan dan nasihat dari bokap gw tentang dunia kerja. Ya, beliau memang bijaksana menurut gw. Nasihat beliau gw camkan baik baik di dalam diri gw. Gw pun akhirnya berangkat tak lupa pamit kepada kedua orang tua gw. Dengan motor lah alat transportasi gw hari ini. Siapa lagi kalo bukan 'Jupi'.

Sesampainya di sana, gw melihat ketiga teman gw sudah datang dan sedang mengobrol di pos satpam. Segera gw parkir motor kemudian menghampiri mereka bertiga.

"Woi udah ketemu Kepala Bengkel belum?" tanya gw.

"Belom lah Jar baru juga pada dateng ni anak2." jawab Kidut.

"Oohh...masuknya jam berapa emang?" Gw kembali bertanya..

"Nanti jam 8 Jar. Lu bikin absen dulu gih...tuh minta aja ke Pak Husen." Jawab Kidut sembari menunjuk Pak Husen, seorang security.

Tiba tiba HP gw bergetar sepertinya ada SMS masuk. Gw buka HP dan gw baca Sms itu.

"Jore, semangat ya....hehehe" From Niar.

"Iya Nii...semangat dong. Makasih yaa" balas gw.

"Good Luck ya......emoticon-Smilie" balas dia lagi.

Haaahh...Nii kamu emang selalu jadi penyemangat aku. Tanpa kamu suruh pun aku selalu semangat setiap harinya. Karena ada kamu Nii.

Oke skip. Selesai meminta absen, kami berempat akhirnya bergegas menuju ruangan Kepala Bengkel. Kami pun masuk dan dipersilahkan duduk.

"Assalamualaikum, Selamat pagi semuanya" Pak Reno mengucap salam.

"Waalaikumsalam. Pagi Pak...." Jawab kami kompak.

"Pertama tolong perkenalkan diri kalian supaya bisa lebih enak. Mulai dari kamu. Siapa namamu?" Tanya Pak Reno menunjuk gw.

"Saya Fajar Pak." Jawab gw.

"Lalu kamu...namamu siapa?" Tanya dia kembali.

"Saya Angga Pak" Jawab Angga.

"Selanjutnya kamu yang paling gendut siapa namanya?" Sembari menunjuk si Kidut.

"Saya Rizki Pak. Panggil aja Kidut" Jawabnya dengan mantap.

"Hahaha....Memang kamu paling subur ya diantara teman temanmu. Terus kamu, yang paling pendek siapa namanya?" Dia menunjuk Ateng.

"Saya Ferry Pak." jawabnya.

"Panggil aja Ateng Pak. Hihihi..." Celetuk si Kidut.

"Hahaha sudah sudah jangan saling menghina." Canda Pak Reno.

"Oke dengarkan saya, Nanti kalian akan dibimbing oleh Kakak Mekanik di sana. Jadi kalian sebisa mungkin nurut sama mereka. Karena semuanya buat kebaikan kalian juga." lanjutnya menjelaskan.

"Kalian sudah mengerti kan peraturan yang ada di bengkel ini?" tanya dia.

"Iya Pak kita mengerti..." Ucap kami berempat.

"Baiklah kalau sudah mengerti, saya ucapkan selamat bekerja." ujar Pak Reno.

"Iya Pak terima kasih...." ucap kami.

"Oya, nanti kalian ke loker dulu minta seragam. Cari aja Pak Agus disana. Satu lagi, kalau ada apa apa kalian lapor ke saya ya. Karena disini kalian menjadi tanggung jawab saya." dia kembali menjelaskan.

"Siap Pak...!!"

Selesai diberi pengarahan oleh Pak Reno, kami pun berjalan menuju loker untuk mengambil seragam. Setelah mendapatkan seragam dan mengenakannya, kemudian gw menuju bengkel. Gw takjub melihat bengkel yang besar ini. Tempatnya bersih, tata ruang yang begitu rapi membuat tempat ini enak dipandang. Di bengkel ini juga lumayan sejuk. Gw berfikir, sepertinya akan nyaman bekerja disini.

Hari pertama disini gw ga terlalu banyak memegang pekerjaan. Karena jujur saja, alat alat yang digunakan di bengkel ini sungguh jauh berbeda dengan bengkel di sekolah. Peralatan disini lebih modern yang rata rata menggunakan sistem hidraulik. Terkadang gw cuma ngeliatin Kakak-Kakak mekanik yang sedang bekerja. Sesekali gw membantunya walaupun cuma sekedar membuka baut (Anak SD juga bisa!!).

Jam sudah menunjukkan pukul 12 siang. Ini waktunya istirahat, gw pun segera keluar menuju warteg yang ada di seberang bengkel. Gw ga melihat ada ketiga teman gw disini. Entahlah mereka makan dimana. Gw ga terlalu mikirin. Lagipula gw ga terlalu dekat dengan mereka bertiga. Makan sendirian pun ga masalah buat gw.

Sekesai makan, gw kembali masuk. Gw menuju Mushola untuk menunaikan ibadah Solat Zuhur. Selesai Solat, gw bertemu Angga yang sedang tiduran di depan Mushola.

"Lu makan dimana tadi Jar?" tanya Angga.

"Makan di warteg depan tadi gw." jawab gw.

"Lah lu kenapa ga ke atas aja? kan disini disediain catering Jar"

"Kampreet Lu pada ga ngomong sama gw. Gw jadi makan diluar...payah!!" gerutu gw.

"Gw kirain lu udah tau Jar." Ucap Angga.

Gw nggak membalas ucapannya segera gw meninggalkan dia. Sempat kesal juga gw. Tau kalo dapet catering ngapain juga gw buang buang duit makan di Warteg? Bener bener ini tiga cecunguk sama sekali ga ngomong apa2 ke gw. Sial!! Lima rebu melayang.

Tuuut tuuuut...HP gw berdering. Ada telefon masuk. Gw kaget karena yang telefon gw Niar!! Tanpa banyak basa basi gw pencet tombol warna hijau mengangkat telefon darinya.

"Halo Assalamualaikum" tutur gw mengucap salam.

"Waalaikumsalam. Eh jore lagi apa?" tanya dia dari seberang sana.

"Baru selesai solat...tumben banget telefon Nii? Biasanya juga sms"

"Emm ga boleh nih telefon?" ujarnya.

"Eng...gak apa apa kok Nii. hehe ada apa?"

"Ga ada apa apa. Kamu udah makan??" tanya dia.

"Udah kok. Tadi sebelum solat aku makan dulu. Kamu sendiri dah makan belum?" Gw balik bertanya.

"Belum..hee...tapi bentar lagi makan kok"

"Yaudah sana makan dulu. terus minum obat. Kamu masih belum sehat kan?"

"Iyaa kepalaku masih agak pusing." ujarnya.

"hemm buru sana makan istirahat" ucap gw.

"Yaudah aku makan dulu ya....Assalamualaikum. Daah Joree....semangat yaa!!"

"Iya Nii Waalaikumsalam."

Terimakasih Nii....Setiap butir kata katamu itu mengandung beberapa unsur kebahagiaan yang selalu aku rasain.

Gw kembali bekerja. Hari ini tidak terlalu banyak mobil para customer yang service disini. Jadinya gw lebih banyak santainya ketimbang kerjanya. Gw bahkan sempat mengobrol dengan beberapa mekanik disana. Dari beberapa mekanik, hanya satu orang yang gw kenal saat itu. Wahyu namanya. Dia salah satu mekanik yang berasal dari kota Bandung. Gw cukup salut dengannya. Usia gw dan dia hanya berbeda 2 tahun. Setelah lulus sekolah, dia langsung berkesampatan mengikuti training di Auto xxxx Bandung. Setelah 3 bulan melewati masa training, akhirnya dia diangkat menjadi seorang mekanik dan dipindahkan ke Cibinong.

Hampir pukul 5 sore gw sudah berkemas untuk siap siap pulang. Cukup lelah juga hari pertama kerja. Walaupun cuma bengong doang kerjaan gw. Segera gw ke parkiran motor, pake helm, sarung tangan, lalu gw starter. dan.......
Jupii ga mau nyala..!!
Kenapa ini? Gw nggak panik dan langsung mempraktekan apa yang pernah di ajarkan oleh Pak Irawan ketika motor mogok.

Pertama : Buka tangki, cek bensin apakah masih ada? setelah gua liat bensin banyak. Gw buka selang bnsin dari tangki ke karburator, setelah gw cek, bensin mengalir dengan normal.

Kedua : Cek pengapian. Buka cangklong busi lalu tekan tombol starter atau di selah juga bisa. Pegang cangklong itu dengan tangan. Apabila terasa setruman listrik, maka pengapian normal. Setelah gw coba, gw kaget karena arus listriknya lumayan besar! haha.


Ketiga : Bongkar busi! Cek celah busi. apakah terlalu rapat atau terlalu renggang. Setelah gw cek ternyata celahnya terlalu rapat. Gw ambil amplas dan obeng min (-) di bagasi kemudian gw bersihkan kepala busi dan memperbaiki celahnya. Gw masukkan busi ke cangklongnya dan gw starter. Kepala busi gw tempelkan ke bodi mesin. Dan busi pun mengeluarkan percikan api. Ini tandanya Normal! Langsung aja gw pasang busi ke tempatnya. Tidak lupa dikencangkan dengan kunci khusus. Setelah terpasang dengan benar, kembali gw starter Jupi.
Dan......."Greeeeeeeeengggg greweenggg!" Jupi pun sukses nyala kembali.

Hebat kan gw? Ya iyalah anak Otomotif gitu Loh! Kalau cuma motor mogok mah itu hal yang cukup mudah untuk diatasi. Hahaha (sombong dikit!).

Gw pun segera gas si Jupi menuju rumah. Setelah setengah jam perjalanan gw sampai di depan gang perumahan gw. Gw melihat ada seorang gadis memakai seragam SMA sedang berjalan kaki. Gw cukup mengenali gadis itu.
Perlahan gw dekati ke arahnya dan benar dugaan gw.
Itu Nurul.....

"Tin tiiin (klakson) Butuh ojeg Buuu....." Ujar gw.

"Eeehhh Fajaar...." Dia kaget.

"Haha...ayo naik" ajak gw.

Dia pun setuju dan naik ke atas motor.

"Baru pulang Nu? sore amat?" tanya gw memecah keheningan.

"Iya gw abis ekskul Jar. Lu juga kok baru pulang?" dia balik bertanya.

"Oh....Gw lagi PKL Nu, baliknya sore terus." ucap gw.

"PKL apaan tuh?" tanya dia.

"Magang. Jadi gw kerja gitu...Kalo SMK emang wajib. cuma sebulan doang" tutur gw.

"Oohh...gitu...dimana Jar??"

"Di Cibinong Nu bengkel AUTO xxxx situ..Lu ekskul apaan Nu? tanya gw.

"PMR Jar...hayoo tau nggak?"

"Ohh tau...yang tukang ngobatin orang itu kan?"

"Iya...tapi bukan tukang obat juga kalii!!" gerutu dia.

"Hahahaha....iya deh serah Lu" ujar gw.

"Lu kemana aja Jar sombong bgt sekarang ga pernah ada kabarnya!" tuturnya.

"Yaa nggak kemana mana. Emangnya gw mau kemana....ada2 aja lu" sahut gw.

"Yee kirain lu udh keujung dunia gitu..."

"Buahaha emangnya ada apa, ujung dunia?" ujar gw.

"Ya kali aja ada. Terus lu beneran kesana. haha" ujarnya.

"Jiaah kurang kerjaan amat gw ke ujung dunia!! ga senekat itu kali gw.."

Gw pun mengantarkan Nurul sampai depan gang rumah neneknya.

"Haha....Yaudah jar gw turun sini aja..." pinta dia.

"Ouh...Oke..."

"mampir Jar ke rumah." ucapnya.

"Ntar laen kali aja ya Nu...capek banget nih gw. Gw balik yaa..." pamit gw.

"iya Jar...makasih"

Dia pun turun dari motor dan gw segera gas lagi. Rumah gw udah cukup dekat dari gang rumah neneknya dia. Sesampai di rumah gw langsung disambut oleh kedua orang tua gw. Mereka menanyakan kegiatan gw di hari pertama PKL ini dan gw pun menjelaskannya secara detail kepada orang tua gw, hingga tidak terasa waktu sudah hampir magrib.
Gw lekas ke kamar mandi untuk mandi pastinya, selesai mandi ibadah solat Magrib lah yang gw lakukan. Segelas teh hangat sudah siap menemani gw untuk bermalas malasan di kamar.

Terbayang sosok Nurul yang tiba tiba melintas di fikiran gw. Dia tampak lebih cantik dengan seragam SMA nya. Rambutnya yang dikuncir itu Lohh...ga nahan.
Tapi tiba tiba bayangan tentang Niar pun datang. Menepis bayangan tentang Nurul. Sosok Niar terasa lebih jelas ada di dalam otak gw.
Senyumnya....terasa nyata ada di hadapan gw.
Tawanya.....terasa menggelitik di telinga gw...
"Nii...apa kamu tau perasaan aku?" tanya gw dalam hati....
Tapi tidak ada jawaban sama sekali. Gw belum menyatakannya...gw belum bicara.
Kenapa terasa sangat sulit untuk mengungkapkannya.

Entah sudah berapa lama gw terus memikirkan Niar hingga malam pun semakin larut. Mata ini tidak bisa terpejam, padahal besok gw harus bangun tidur lebih pagi lagi...
Mata ini selalu melihat dia...dia dan dia. Samar samar mata ini memandang bayangnya.
Gw ambil gitar Ibanez RG gw, setelah gw colok ke amplifier, gw jadi ragu buat memainkannya. Bisa bisa terlalu berisik jadinya. Akhirnya gw ambil gitar akustik gw...
Perlahan mulut gw mengeluarkan sebuah kata...

"Tes tes....ekheeemmm"

Nada dasar Do = G....
Dan lagu itu akhirnya gw mainkan....

BAD ENGLISH - WHEN I SEE YOU SMILE




Spoiler for LIRIK LAGU:

...........................
..........................

"Kaaak....udah malem! ga inget waktu apa?? udah malem gitaran mulu. Berisik....!!!!" Gerutu nyokap gw dari dalam kamar.

"Iya iya maaa....."

Gw berhenti main gitar karena bidadari no.1 gw merasa terganggu dengan suara gw yang super Fals. Apalagi ini sudah larut malam. Dan adik gw yang kecil sudah pulas tertidur.
Lalu gw memutuskan untuk sms Niar. Gw merasa kangen sama dia. Sedang apakah dia disana?...

"Uniiiiiii........" Sent to Niar.

Beberapa menit kemudian dibalaslah sms gw.

"Iya jore...lagi apa? belum tidur?" balasnya.

"Hehe...kamu sendiri belum tidur? aku lagi main gitar aja Nii..." balas gw.

"Belum...lagi nonton TV. Emang kamu bisa main gitar?" balas dia.

"Hehe bisa dong...Dikit dikiit..." balas gw.

"Kamu bisa main lagu apa Jore?" tanya dia.

"Aku cuma bisa 1 lagu doang Nii....Lagu legendaris..." balas gw.

"Lagunya siapa? judulnya....?"

"Emmm aku ga tau sih lagunya siapa...Judulnya 'JAMBU KELUTUK'...."
Diubah oleh javiee 03-01-2014 23:01
efti108
efti108 memberi reputasi
1
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.