Perubahan (perubahan) itu... : TIGA
Quote:
Hanny
aku berdiri ditengah lapangan softball yang berada di samping lingkungan sekolah,dengan topi capdikepala , tangan kanan memegang pemukul bola dengan tak yakin,mengambil ancang ancang untuk memukul bola yang dilemparkan Alfa.
pelajaran olahraga adalah salah satu kelemahan terbesarku,aku tidak pernah memukul bola dengan benar,apalagi melakukan strike..
kalaupun strike.. itupun bukan strike yang benar,tetapi strike bola softball itu mengenai telak didepan mukaku...
setidaknya aku bisa melakukan strike kan? hihi...
Alfa sering mengajariku,tetapi aku memang kesulitan,skill softball ku dibandingkan alfa bagaikan sumur dan langit,aku yang sering tidak lulus ujian olahraga,sedangkan Alfa yang kapten softball sekolah,kadang membuatku merasa minder.
Hari ini pukul 4,dimana jam pelajaran sudah berakhir dan murid-murid sudah pulang,mencoba terus memukul lemparan bola softball yang dilemparkan Alfa.mungkin aku tidak berbakat,tapi aku orang yang tidak mudah menyerah.
"udah siap Han..? " ucap alfa dari kejauhan,memegang bola dan mengambil ancang ancang untuk melemparkan bola ke arahku
aku mengangguk dan duk!! seketika bola melayang telak kearahku,dan kulihat darah menetes di hidungku..
"Lo gapapa Han..?" ucap alfa yang seketika berlari kearahku,mengeluarkan sapu tangan dan mengelapnya di hidungku.kulihat raut wajah khawatir yang terpasang di wajahnya.
"Gua nggak kenapa-napa kok Fa,yuk latihan lagi.."
" lu yakin..? " ucapnya dengan memegang tangaku,membantuku untuk berdiri
" iya,seriusan nggak kenapa-napa kok.." akupun kembali memegang pemukul bolaku,dan kembali mengambil kuda kuda.
"oke,udah siap han..? "
aku mengangguk dan dukk,stik pemukul ku melayang,dan bola kembali tepat mengenai wajahku,darah kembali mengucur di hidungku dan akupun terjatuh,alfa berlari kearahku,membawa sapu tangan dan kembali mengelapnya di hidungku
" Han,kita udahan aja yuk,gua gatega ngeliat lu gini terus.."
" Nggak mau,lu mau liat gua dipecundangi sama temen temen gua,karena gabisa mukul bola..? "
alfa terdiam.
" Bantu gua fa,kasih tau caranya gimana.."
"hh.." alfa menarik nafas panjang,dan membantuku berdiri..
" oke,coba kaki dilebarin,megang stiknya begini.." ucapnya memeragakan posisi memukul yang benar.
" Kaya begini..? "
"Bukan.. coba tanganya dilebarin,nah..gitu.." ucapnya sambil membenarkan posisiku yang salah..
"nah begitu,udah benar posisinya,oke siap ya..?"
aku mengangguk,menahan nafas,dan dukk kulihat bola melayang jauh keatas , dan akupun tertawa dan tanpa kusadari air mata menetes di pipiku..
kulihat alfa hanya tersenyum kepadaku,mengelap air mataku dengan jemarinya, dia merangkulku,membisikan sesuatu kepadaku.
"jangan seneng dulu ,cewek tomboy,masih cupu kamu tuh.. yuk latihan lagi.."
akupun cemberut dan mencubit pipinya.
"ayo! siapa takut,lihat aja nanti gua jadi kapten softball putra ,ngegantiin kapten yang sombong ini.."
alfa tertawa,dan kembali memungut bola dan bersiap melemparkanya kearahku..
latihan itu berlanjut hingga sejam kemudian,hingga matahari terbenam dan kami dibasahi oleh keringat,letih dan senyuman lebar masing masing.