Kaskus

Story

benedicta33Avatar border
TS
benedicta33
I will marry you, but not you [based on true story]
Halo Agan-agan, dan Sista-sita.
Saya mau berbagi pengalaman cerita saya selama 3 (tiga) tahun terakhir.
Karena saya newbie, jadi tolong dibantu kalau ada penulisan yang salah.

Saya tidak memberikan banyak peraturan, peraturan yang saya beri adalah
1. JANGAN SARA,
2. JANGAN KOMENTARIN PAKE KATA" KASAR.
3. TOLONG HARGAI PRIVACY SAYA SEBAGAI TS
4. KALAU BELUM DI UPDATE SABAR AJA, SAYA JUGA FOKUS SAMA RL SAYA


Saya membuat cerita per part, dan nama tokoh yang asli disamarkan, kecuali nama saya. Cerita ini mengandung 100% real (maap sedikit lebay hehehe emoticon-Wink)

Maaf kalo ada kata" yang salah atau kurang berkenan. Saya sedang belajar menulis, saya sangat membutuhkan dan menghargai komentar kalian.

Terima kasih emoticon-Smilie

Spoiler for Indeks:


Spoiler for New Life:


Spoiler for Why?:


Spoiler for Next Life:


Spoiler for Pergulatan Batin:



Spoiler for Panggilanku dan panggilanmu:


Spoiler for Masa Kelam:


Spoiler for Just you and me:

Diubah oleh benedicta33 12-06-2014 21:14
anasabilaAvatar border
JabLai cOYAvatar border
JabLai cOY dan anasabila memberi reputasi
2
158.9K
998
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.9KThread53.5KAnggota
Tampilkan semua post
benedicta33Avatar border
TS
benedicta33
#405
Part 46

Lama-lama aku bosan dengan gaya hidupku yang seperti ini. Aku selalu dikejar dengan perasaan berdosa. Aku sadar, bahwa penyimpangan ini sengaja akau lakukan untuk melampiaskan nafsu s*x ku. Ya! setelah aku tau jati diriku, setelah aku merasa kecewa dengan semuanya, pelampiasanku adalah s*x, tattoo, dan rokok. Bahkan miras pun aku embat. Tapi itu tidak mengobati rasa kesepian, kesakitan, serta kekecewaan yang ada didalam hidupku.

Pada waktu itu, aku ingat benar itu hari selasa. Rachel mengajak aku main billyard. Jujur, aku tidak pernah main ke tempat billyard dan aku ini masih waras!! Dan, di sana bukan aku dan Rachel saja yang main billyard, tapi teman-teman Rachel yang SAKIT JIWA juga. Aku shock, sampai kapan aku harus beracting mulu? Kapan Hendri pulang!! Aku butuh Hendri.

Aku hanya duduk saja sambil merokok. Hatiku begitu hampa. Aku hanya butuh Hendri, aku rindu Hendri. Aku dan Hendri jarang komunikasi karena dia ditempatkan dipedalaman. Mengapa harus aku lakukan seperti ini? kenapa harus Rachel? Batinku begitu kacau, aku ga mau sakit jiwa, aku ga mau jadi seorang lesbi. Aku ini dikodratkan untuk pria, bukan untuk sesama!

Rachel melihat kearahku dan mengajakku main. Aku hanya menggelengkan kepalaku dan kembali menghisap rokok mentholku. Renungan itu datang ketika aku berada ditempat keramaian, dan ketika otakku tengang karena terbalut nikotin. Ketika aku masih memikirkan Hendri, ternyata Hendri sms aku.

Quote:


JEDERRRRR sms dari Hendri membuat aku tersadar bahwa selama ini aku melupakan Tuhanku. Tak bisa kutahan lagi air mataku, dan aku pergi ke wc, agar Rachel gak curiga kenapa aku seperti ini. Apakah Tuhan menjawab pergulatan bathinku? Mengapa begitu tepat dengan jawaban Hendri?

*Bersambung*
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.