- Beranda
- Stories from the Heart
Secuil Cerita Tentang Dia
...
TS
beruanglove
Secuil Cerita Tentang Dia
Hallo semua warga SFTH kenalin nama gw taufik .
Ijinkan gw buat ngeshare cerita gw waktu gw sma dulu.
Setelah lama jadi SR di forum paling galausejagat kaskus ini akhirnya gw tertarik untuk menceritakan kisah hidup gw di sma dulu.
Cerita dari mulai pertama masuk sampai akhirnya gw lulus.
Pengalaman yang menurut gw paling berkeasan.
Pengalaman tentang pahit manisnya kisah cinta gw.
Semua nama tokoh di cerita ini gw samarkan
RULES
1.Jangan Kepo
2.Jangan Ngerusuh
3.Kalo ada yang kenal sama tokoh disini tolong jangan di ekspose
4.Patuhi rules sfth
Jadwal update 2-3 kali seminggu
Jika dirasa cerita ini bagus , mohon untuk memberi rate
Oke tanpa basa basi lagi langsung aja ya.
Happy reading all . . . . . . . . .
Ijinkan gw buat ngeshare cerita gw waktu gw sma dulu.
Setelah lama jadi SR di forum paling galausejagat kaskus ini akhirnya gw tertarik untuk menceritakan kisah hidup gw di sma dulu.
Cerita dari mulai pertama masuk sampai akhirnya gw lulus.
Pengalaman yang menurut gw paling berkeasan.
Pengalaman tentang pahit manisnya kisah cinta gw.
Semua nama tokoh di cerita ini gw samarkan
RULES
1.Jangan Kepo
2.Jangan Ngerusuh
3.Kalo ada yang kenal sama tokoh disini tolong jangan di ekspose
4.Patuhi rules sfth
Jadwal update 2-3 kali seminggu
Jika dirasa cerita ini bagus , mohon untuk memberi rate
Oke tanpa basa basi lagi langsung aja ya.
Happy reading all . . . . . . . . .
Index
Spoiler for index:
Diubah oleh beruanglove 23-01-2014 08:26
anasabila memberi reputasi
1
19.2K
235
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•53.1KAnggota
Tampilkan semua post
TS
beruanglove
#10
Part 5
Itulah cerita singkat pertemuan gw dengan ditha.
Dialah wanita jadi alesan utama gw masuk ke sekolah itu.
Kembali ke masa-masa gw mos.
Selama kegiatan mos berlangsung ga ada kejadian yang berati menurut gw.
3 hari gw menjalani mos lalu tutup dengan upacara penutup oleh kepsek.
Maka resmi lah gw menjadi siswa di sekolah itu.
Seperti dan selama masih di nusantara (
bang arham)
Pertemuan pertama tiap pelajaran yang dilakukaan pasti hanya melakukan perkenalan saja
Dan selanjutnya diisi dengan mengobrol soal masalah kelas kami kedepannya.
Dikelas itu gw mendapat beberapa teman yang menurut gw paling dekat selama kelas sepuluh
Sebut saja mereka tompel, jenong , yos, udin, dan cebol.
Seminggu berlangsung tidak ada yang berarti buat gw.
Perempuan di kelas gw juga ga ada yang membuat gw tertarik sedikitpun.
Tengtang hubungan gw dengan dihta
Masa pdkt gw dengannya juga belum menunjukan kemajuan yang baik.
Meskipun begitu , intensitas sms gw dengan nya cukup sering kami lakukan
Mungkin setiap malam gw sms dia membicarakan hal yang sebenarnya tidak penting.
Waktu berjalan terus, hingga akhirnya gw memutuskan untuk menyatakan perasaan gw sama dia
Waktu itu seperti biasa gw sms dia
Waktu itu gw hanya bisa bicara dengannya lewat telepon karna gw yang tidak punya keberanian untuk menyatakannya langsung
Satu persatu tombol di hp gw pencet
tut..tut..tut...
cukup lama hingga akhirnya telpon di angkat
“Hallo” ucap suara dari sebrang sana
“Hallo” jawab gw kemudian
Setelah berbasa basi sebentar kemudian
Lalu . . .
"Dit , sebenernya aku suka sama kamu" ucap gw dengan gelagapan
Ada jeda yang cukup lama
"Mau ga kamu jadi pacar aku" Lanjut gw
Singkat memang
Tapi sangat sulit diucapkan
Lalu gw meneruskan
"Jawabnya besok aja ya, entar aku tunggu depan gerbang pulang sekolah"
“sekalian ngasih kamu waktu buat mikir”Lalu telepon gw tutup
Keesokan harinya dari pagi gw gelisah nunggu pulang sekolah
Hari itu gw rasa bagai 1 tahun buat gw
Gw mengikuti pelajaran dengan suasana hait yang tidak karuan
Menimang-nimang apa yang akan terjadi nanti siang
Akankan cinta gw terjawab
Atau . . .
Hanya bertepuk sebelah tangan
Ingin rasanya gw lewati hari itu tanpa bertemu dengannya
Ingin rasanya gw mengurungkan niat gw saat itu
Namun nasi sudah menjadi bubur
“Sudah sejauh ini ga mungkin gw mundur” pikir gw saat itu.
Dialah wanita jadi alesan utama gw masuk ke sekolah itu.
Kembali ke masa-masa gw mos.
Selama kegiatan mos berlangsung ga ada kejadian yang berati menurut gw.
3 hari gw menjalani mos lalu tutup dengan upacara penutup oleh kepsek.
Maka resmi lah gw menjadi siswa di sekolah itu.
Seperti dan selama masih di nusantara (
bang arham)Pertemuan pertama tiap pelajaran yang dilakukaan pasti hanya melakukan perkenalan saja
Dan selanjutnya diisi dengan mengobrol soal masalah kelas kami kedepannya.
Dikelas itu gw mendapat beberapa teman yang menurut gw paling dekat selama kelas sepuluh
Sebut saja mereka tompel, jenong , yos, udin, dan cebol.
Seminggu berlangsung tidak ada yang berarti buat gw.
Perempuan di kelas gw juga ga ada yang membuat gw tertarik sedikitpun.
Tengtang hubungan gw dengan dihta
Masa pdkt gw dengannya juga belum menunjukan kemajuan yang baik.
Meskipun begitu , intensitas sms gw dengan nya cukup sering kami lakukan
Mungkin setiap malam gw sms dia membicarakan hal yang sebenarnya tidak penting.
Waktu berjalan terus, hingga akhirnya gw memutuskan untuk menyatakan perasaan gw sama dia
Waktu itu seperti biasa gw sms dia
Waktu itu gw hanya bisa bicara dengannya lewat telepon karna gw yang tidak punya keberanian untuk menyatakannya langsung
Satu persatu tombol di hp gw pencet
tut..tut..tut...
cukup lama hingga akhirnya telpon di angkat
“Hallo” ucap suara dari sebrang sana
“Hallo” jawab gw kemudian
Setelah berbasa basi sebentar kemudian
Lalu . . .
"Dit , sebenernya aku suka sama kamu" ucap gw dengan gelagapan
Ada jeda yang cukup lama
"Mau ga kamu jadi pacar aku" Lanjut gw
Singkat memang
Tapi sangat sulit diucapkan
Lalu gw meneruskan
"Jawabnya besok aja ya, entar aku tunggu depan gerbang pulang sekolah"
“sekalian ngasih kamu waktu buat mikir”Lalu telepon gw tutup
Keesokan harinya dari pagi gw gelisah nunggu pulang sekolah
Hari itu gw rasa bagai 1 tahun buat gw
Gw mengikuti pelajaran dengan suasana hait yang tidak karuan
Menimang-nimang apa yang akan terjadi nanti siang
Akankan cinta gw terjawab
Atau . . .
Hanya bertepuk sebelah tangan
Ingin rasanya gw lewati hari itu tanpa bertemu dengannya
Ingin rasanya gw mengurungkan niat gw saat itu
Namun nasi sudah menjadi bubur
“Sudah sejauh ini ga mungkin gw mundur” pikir gw saat itu.
Diubah oleh beruanglove 21-11-2013 06:48
0