- Beranda
- Stories from the Heart
Secuil Cerita Tentang Dia
...
TS
beruanglove
Secuil Cerita Tentang Dia
Hallo semua warga SFTH kenalin nama gw taufik .
Ijinkan gw buat ngeshare cerita gw waktu gw sma dulu.
Setelah lama jadi SR di forum paling galausejagat kaskus ini akhirnya gw tertarik untuk menceritakan kisah hidup gw di sma dulu.
Cerita dari mulai pertama masuk sampai akhirnya gw lulus.
Pengalaman yang menurut gw paling berkeasan.
Pengalaman tentang pahit manisnya kisah cinta gw.
Semua nama tokoh di cerita ini gw samarkan
RULES
1.Jangan Kepo
2.Jangan Ngerusuh
3.Kalo ada yang kenal sama tokoh disini tolong jangan di ekspose
4.Patuhi rules sfth
Jadwal update 2-3 kali seminggu
Jika dirasa cerita ini bagus , mohon untuk memberi rate
Oke tanpa basa basi lagi langsung aja ya.
Happy reading all . . . . . . . . .
Ijinkan gw buat ngeshare cerita gw waktu gw sma dulu.
Setelah lama jadi SR di forum paling galausejagat kaskus ini akhirnya gw tertarik untuk menceritakan kisah hidup gw di sma dulu.
Cerita dari mulai pertama masuk sampai akhirnya gw lulus.
Pengalaman yang menurut gw paling berkeasan.
Pengalaman tentang pahit manisnya kisah cinta gw.
Semua nama tokoh di cerita ini gw samarkan
RULES
1.Jangan Kepo
2.Jangan Ngerusuh
3.Kalo ada yang kenal sama tokoh disini tolong jangan di ekspose
4.Patuhi rules sfth
Jadwal update 2-3 kali seminggu
Jika dirasa cerita ini bagus , mohon untuk memberi rate
Oke tanpa basa basi lagi langsung aja ya.
Happy reading all . . . . . . . . .
Index
Spoiler for index:
Diubah oleh beruanglove 23-01-2014 08:26
anasabila memberi reputasi
1
19.2K
235
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•53.4KAnggota
Tampilkan semua post
TS
beruanglove
#2
Part 2
Hari-Hari Mos gw berjalan biasa saja.
Tak ada yang berkesan selama gw mos
Cuma mungkin berapa kali gw di bikin malu
oleh sodara gw yang memang lebih dulu memasuki sekolah ini.
Waktu itu kalo tidak salah jadwal kita sedang berkeliling untuk menjelajahi setiap sudut daerah dari sekolah gw.
Di depan kelas dekat lapangan upacara
waktu itu gw liat sepupu gw sedang berkumpul dengan temennya
Ketika rombongan gw lewat depan mereka, mereka lalu menyoraki gw.
Ada yang berteriak "hei ganteng" karna memang gw ganteng :afro , ada juga yang menyuiti gw ,
dan yang paling jelas saat mereka menyoraki gw dengan menyerokaki gw dengan berteriak ciyee DITA .
Ya ditha ( pake H ya nek
) ,
memang mereka berteriak menyebutkan nama ditha.
Ditha , dia alasan utama gw waktu itu untuk masuk ke sekolah ini.
Terdengar konyol memang namun seperti itulah adanya.
Sekilas tentang wanita bernama dihta.
Jika digambarkan , ditha ini berkulit hitam manis.
Rambutnya panjang sepunggung.
Suaranya lembut, dan wajahnya manis.
Pertama kalinya gw bertemu dengan ditha terjadi
pada saat ulangan semester ganjil kelas 1 smp.
Saat itu tiap kelas dibagi menjadi dua dan dicampur dengan kelas 2.
Saat itu kelas gw di campur dengan kelas ditha.
Hari pertama gw liat dia gw sadar gw langsung menyukainya.
Setiap hari selama seminggu gw terus memperhatikan dia meskipun gw tau dia tak mungkin memperhatikan gw.
Ujian semester usai dan kelas kami kembali seperti biasa.
Tiap hari setelah ujian tersebut yang gw pikirkan hanyalah dia.
Hampir tiap jam gw sengaja ke toilet untuk sekedar melihatnya dari jendela karna memang kelasnya dekat dengan toilet.
Setiap pulang sekolah gw pasti menunggunya di pinggir jalan tempat biasa gw menunggu angkot.
Setiap hari gw tunggu dia lewat hanya untuk bisa melihat wajahnya.
Aneh mungkin yang gw lakukan saat itu.
Gw juga bingung dengan apa yang gw rasa saat itu.
Cinta monyet mungkin orang bilang.
Pernah suatu ketika gw punya pikiran bodoh untuk menyatakan apa yang gw rasakan.
Padahal mungkin saja dia tidak menyadari keberadaan gw.
Memang setelah ujian dulu memang tak pernah sekalipun ada usaha dari gw untuk mendekatinya
Jangankan pdkt, berbicara kepadanya saja bisa dipastikan tidak pernah.
Tentu bisa dipastikan kalaupun gw menyatakan perasaan gw pasti dia tolak.
Namun gw ga peduli yang penting gw bisa nyatain perasaan gw ke dia.
Tiap hari selama pulang sekolah gw tunggu dia lewat.
Lalu gw ikutin dia jalan di belakannya agar suasana sepi.
Untung saja waktu itu gw hanya seorang pengecut yang cuma punya niat saja namun tidak berani melakukan.
Jadi tiap hari gw Cuma bisa ngliat dia ngelewatin gw gitu aja tanpa bisa melakukan apa-apa.
Kegiatan tersebut gw lakuin sampai gw naik ke kelas 3 dan tentu saja dia lulus lebih dulu dari gw.
Setelah dia lulus gw ga pernah lagi liat dia sepulang sekolah
Ketika masa di smp gw tinggal sebentar lagi
gw akhirnya tau kalau ternyata dia melanjutkan ke Sma yang tepat berada disebelah sekolah gw
Tak hanya itu, gw juga bisa dapat nomor hp nya dari sepupu gw yang kenal
dengannya.
Tak ada yang berkesan selama gw mos
Cuma mungkin berapa kali gw di bikin malu
oleh sodara gw yang memang lebih dulu memasuki sekolah ini.
Waktu itu kalo tidak salah jadwal kita sedang berkeliling untuk menjelajahi setiap sudut daerah dari sekolah gw.
Di depan kelas dekat lapangan upacara
waktu itu gw liat sepupu gw sedang berkumpul dengan temennya
Ketika rombongan gw lewat depan mereka, mereka lalu menyoraki gw.
Ada yang berteriak "hei ganteng" karna memang gw ganteng :afro , ada juga yang menyuiti gw ,
dan yang paling jelas saat mereka menyoraki gw dengan menyerokaki gw dengan berteriak ciyee DITA .
Ya ditha ( pake H ya nek
) ,memang mereka berteriak menyebutkan nama ditha.
Ditha , dia alasan utama gw waktu itu untuk masuk ke sekolah ini.
Terdengar konyol memang namun seperti itulah adanya.
Sekilas tentang wanita bernama dihta.
Jika digambarkan , ditha ini berkulit hitam manis.
Rambutnya panjang sepunggung.
Suaranya lembut, dan wajahnya manis.
Pertama kalinya gw bertemu dengan ditha terjadi
pada saat ulangan semester ganjil kelas 1 smp.
Saat itu tiap kelas dibagi menjadi dua dan dicampur dengan kelas 2.
Saat itu kelas gw di campur dengan kelas ditha.
Hari pertama gw liat dia gw sadar gw langsung menyukainya.
Setiap hari selama seminggu gw terus memperhatikan dia meskipun gw tau dia tak mungkin memperhatikan gw.
Ujian semester usai dan kelas kami kembali seperti biasa.
Tiap hari setelah ujian tersebut yang gw pikirkan hanyalah dia.
Hampir tiap jam gw sengaja ke toilet untuk sekedar melihatnya dari jendela karna memang kelasnya dekat dengan toilet.
Setiap pulang sekolah gw pasti menunggunya di pinggir jalan tempat biasa gw menunggu angkot.
Setiap hari gw tunggu dia lewat hanya untuk bisa melihat wajahnya.
Aneh mungkin yang gw lakukan saat itu.
Gw juga bingung dengan apa yang gw rasa saat itu.
Cinta monyet mungkin orang bilang.
Pernah suatu ketika gw punya pikiran bodoh untuk menyatakan apa yang gw rasakan.
Padahal mungkin saja dia tidak menyadari keberadaan gw.
Memang setelah ujian dulu memang tak pernah sekalipun ada usaha dari gw untuk mendekatinya
Jangankan pdkt, berbicara kepadanya saja bisa dipastikan tidak pernah.
Tentu bisa dipastikan kalaupun gw menyatakan perasaan gw pasti dia tolak.
Namun gw ga peduli yang penting gw bisa nyatain perasaan gw ke dia.
Tiap hari selama pulang sekolah gw tunggu dia lewat.
Lalu gw ikutin dia jalan di belakannya agar suasana sepi.
Untung saja waktu itu gw hanya seorang pengecut yang cuma punya niat saja namun tidak berani melakukan.
Jadi tiap hari gw Cuma bisa ngliat dia ngelewatin gw gitu aja tanpa bisa melakukan apa-apa.
Kegiatan tersebut gw lakuin sampai gw naik ke kelas 3 dan tentu saja dia lulus lebih dulu dari gw.
Setelah dia lulus gw ga pernah lagi liat dia sepulang sekolah
Ketika masa di smp gw tinggal sebentar lagi
gw akhirnya tau kalau ternyata dia melanjutkan ke Sma yang tepat berada disebelah sekolah gw
Tak hanya itu, gw juga bisa dapat nomor hp nya dari sepupu gw yang kenal
dengannya.
Diubah oleh beruanglove 28-12-2013 12:06
0