Original Posted By jakartadogdown►untuk semua yang ngaku2nya newbie
jangan males baca ya, di pejwan uda lengkap. diusahakan sebelom posting baca2 dulu di pejwan bagian FAQ. jangan males. ga malu apa gadget nya uda smart tapi usernya ga ikutan smart ?
ga perlu bawa embel2 tag newbie deh, semua juga sama rata ga ada yg newbie atau sepuh. semua sama2 belajar dan diskusi disini.
bagi yg suka nanya berulang-ulang, T'S kirim PM aja ke saya siapa aja yg suka melakukan hal tersebut. sanksi yg saya berikan ga maen2 ya. banned selama bbrp bulan dan delete postingan. kalo anda ga mau ikutin aturan maen yg sudah dibuat. jangan ngambek kalo sanksi yg saya berikan agak berat. itu resiko yg harus kalian tanggung.
postingan saya taruh di pejwan aja dikasi bold merah biar pada bisa baca.
thx
Quote:
Official Commercial
Quote:
Original Posted By awaaas►
btw, grup andromax-v facebook pindah rumah gan
Klik gambar untuk ke rumah baru grup facebook andromax-v
WA dan Line dihapus atas request dari agan rajax, berhubung adminnya sudah tidak Request Time Out(alias tidak reply lagi). Ada masalah baca dulu kitab suci. Kalau ga mempan baru post di trit saja atau di facebook. TS masih di sini kok (sibuk susun kitab suci AMV007). Sudah 3 bulan ga kelar2, soalnya ada restrukturisasi subbab dan ada penambahan informasi yang saling berkaitan. Sampai saat ini sudah ada sekitar 150 pertanyaan baru, dan diperkirakan akan mencapai 200 lebih. Sehingga AMV007 akan mencapai hampir 1100 pertanyaan dalam 400+ halaman. Ditunggu tanggal mainnya ya.
Clash of Max V Clan
Bagi yang main Clash of Clan, silahkan gabung di clan "Andromax V"
Requirement nya tropi 1200
Error 3149= partisi /data corrupt (muncul encryption unsuccessful) Error 5069 = error 3149 yang diformat wholeflash di SPFT, HH matot
Sampai hari ini belum ada solusi lain selain diklaim garansi. Karena berdasarkan info yang kita ketahui, kedua error tersebut menunjukkan adanya kerusakan di hardware emmc. Bagi yang belum root/modif bisa langsung bawa galeri. Sedangkan bagi yang uda root/modif, agan juga tidak bisa unroot maupun unmodif. Jadi nampaknya satu2nya cara supaya tidak terdeteksi sudah pernah root/modif, harus diformat wholeflash di SPFT, dengan resiko MEID/IMEI hilang kalau belum pernah backup MDT untuk menyelamatkan nvram.bin. (salah agan sendiri). Baca Kitab Suci Max V, subbab klaim garansi.
Sejauh ini yang berhasil klaim garansi cuma satu orang, lamanya 1 bulan 11 hari (garansi biasanya 3-4 minggu). Itupun belum ada konfirmasi dari agan tersebut apakah HH nya diganti atau cuma direplace emmc nya.
Diubah oleh andromaxv 16-06-2014 01:04
0
1.5M
Kutip
10K
Balasan
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Sebelumnya ane infokan dulu sementara hari ini pejwan belum sempat diupdate, meskipun uda banyak info dahsyat terbaru (cara unlock CDMA, update 2.0.3). Untuk detilnya baca kejadian ane di bawah.
Quote:
Original Posted By hws78►Agan agan
Mungkin ada yg bisa bantu ...
Bagaimana cara edit host file di system?
Ane udah coba masuk pake ESexplorer dan udah bisa edit...
Tapi ga bisa di save....
Udah coba install lucky patcher tapi ga tau cara pakenya.... (Apa salah ya....)
(Mau coba hilangkan tersangka error 403 di play store sesuai arahan dari agan desmanto)
Thanks
Pake root explorer gan, mesti kasih akses root dulu.
Rename hosts sekarang jadi hosts.backup (supaya kalau ada masalah bisa balikin)
Edit via rotex, hapus semua isinya, sisain
127.0.0.1 localhost
save, exit, restart HH bila perlu.
Tadi ane tes sih, nampaknya playstore bisa skip hosts file. belum sempat ane buktiin, soalnya ada masalah lain, baca di bawah.
Quote:
Original Posted By voquie►
@agan desmanto: di 2.0.3 bisa ya di inject TWRP? minta tutornya donk gan? ane pakai cara di page one agan rajax dari recovery bawaan selalu error..
Ane tes flash recovery via SPFT ga bisa. Nampaknya berhasil, tapi pas diboot, ga bisa masuk recovery, langsung skip ke booting normal. Mesti flash via Mobileuncle tool. Lagian kan lebih mudah. Anehnya berkali2 ane reboot, recovery masih tetap TWRP, ga balik2 ke original. Tapi bagusan direname aja, yang /system/install-recovery.sh dulu jadi install-recovery.sh.backup. Kalau gak nanti kena kek cerita horror ane nih.
Spoiler for Proses update ke 2.0.3:
Sebelum update, ane uda backup MDT kamis lalu. Tapi update semalam gagal, jadi ane pending, ampe hari ini banyak yang testi tombol back jadi mantap. Jadinya ane tadi pulang kerja langsung bela2in update, meskipun mesti keluar lagi. Sebelum update, ane sempatin lagi backup standar via TWRP. (untung ada ini). Baru ane disable semua app yang mungkin nyantol ke /system lama, termasuk xposed, Flash recovery & /system ori 2.0.2, sempat SPFT error 8038, jadi nya pake scatter yang ada PMT nya. Selesai. tes update via software update, masuk recovery, ada android upgrade, tapi ga ada progress bar, auto reboot, tidak ada pesan update failed, tapi dicheck about phone masih 2.0.2.
Jadinya baca ulang tutor agan awaaas, katanya sih mesti update di recovery mode. Jadi ane masuk recovery, apply update.zip. Kali ini ada android upgrading dan progress bar muncul. Ditunggu selesai, booting pertama pasti agak lama, karena kena wipe dalvik-cache (ya pasti donk, uda hitung ganti ROM, framework nya kan uda kena patch). Setelah masuk, SuperSU ga jalan karena binary su nya kan hilang karena kena patch. Ane rencana mau backup pure, pas belum root. Tapi ga bisa, karena TWRP diflash via SPFT pun, tetap ga bisa masuk recovery, langsung skip ke booting. Ane sempat merayakan dan post di kaskus sebelum ini,
Jadinya setelah itu ane root lewat framaroot baru flash TWRP via MuMT. Langsung boot ke TWRP, backup khusus partisi /system. Persiapan untuk upgrade ke KitKat di kemudian hari (ngarep mode = on). Ane ga backup /data lagi, karena kan barusan dibackup sebelum update. Setelah selesai, ane tes reboot berkali2 cuma buat mastiin apakah recovery balik ke original gak (ane belum hapus install-recovery.sh di atas). Dan ternyata tidak balik. Jadi ane pikir uda siap untuk dikembaliin semuanya.
Spoiler for Modif setelah update:
Dari posisi backup /system TWRP sebelumnya, ini yang ane lakukan :
restore host file
hidupkan gravity box
uninstall Facebook, Twitter, Wechat
remove odex, patch ulang LP (pada saat custom patch ada beberapa warning, sudah terpatch, atau cannot find bla....)
Patch to android, disable signature, reboot
Eh, malah boot stuck di logo SF doank. Ane cabut batere, tes lagi ga bisa. Tes masuk TWRP, juga gak bisa!!! . Jadinya ane flash lagi TWRP via SPFT, juga gak bisa (memang sebelumnya ga bisa). Ane flash recovery ori 2.0.2. Juga ga bisa. Ampe ane flash bolak/i beberapa kali antara TWRP/ORI juga ga bisa. Terakhir ane pikir mungkin xposed nya yang ngulah, mo flash xposed disablernya, masalahnya recovery pun ga bisa masuk . Jadinya ane sekalian flash ulang ROM 2.0.2 lagi, rencana tinggal restore backup /system 2.0.3 TWRP tadi. Ternyata juga ga bisa booting. Berkali2 lagi ane coba, tetap stuck di logo SF (bukan bootloop, tapi bootstuck).
Spoiler for Akhirnya kena ane...:
Terakhir ane flash CWM 6.0.3.3, tiba2 bisa masuk, ada tulisan android upgrading, optimizing app (ya pasti lah, wong ganti balik ROM nya). Tapi mendadak ane terkejut! . Apa yang terjadi? E I E..... Ane kena auto reset!!! . Diminta setting ulang seperti yang agan2 di sini kena sebelumnya. Akhirnya ane rasain sendiri pengalaman pahitnya.
Sempat kaget, dan mo cepat2 diflash lagi via SPFT ke backup kamis lalu. Tapi ane langsung berpikir, "Inilah saatnya detektif menginvestigasi pelaku auto reset" Kesempatan belajar nih.
Kondisi setelah auto reset, semua data app hilang, launcher balik ke awal, setting kembali ke awal, tapi phonebook dan call log ga ilang. Masuk nova launcher, semua icon balik ke semula. Bahkan masuk ke rotex, superSU masih minta akses lagi. Cek disk usage, pemakaian internal storage, semua app utuh, cuma /data/data nya yang hilang. Kebetulan ane gak app yang install di microsd, uda ane move sebelum update, jadi ga tau apa ada error -24 dan segala macam nomor togel dari playstore.
Spoiler for Tertangkap basah penyebabnya:
Entah memang ane sedang dibimbing, sengaja dikasih petunjuk atau gimana. Tapi ane tiba2 mau masuk rotex (themenya pun balik jadi hitam, padahal ane uda set putih), masuk ke /data, liat2, windows shopping. Mulai ambil ak-47, nodong satu persatu file. Tapi ga ada yang ngaku. Tiba2 lagi (ini yang makin aneh), ane jadi pengen buka folder /system (/data/system/), langsung ane scroll ke bawah, langsung menatap calon tersangka utama.
BUSTED!!! uiderrors.txt, ukurannya ane lupa (kalau ga salah sekitar 60Kb), soalnya ane kira uda dicopy ke /sdcard, ternyata belum. Ane coba liat isinya, ternyata ada log seperti ini. 11/15/13 23:00 PM: Third party package com.xxx no longer exists; wiping its data
Dan error sejenis, yang artinya app dengan UID tertentu tidak ditemukan, menghapus datanya Kok main hapus segala.
Setelah ane cek lagi, di folder yang sama, ada file packages.list dan packages.xml. packages.list = berisi binding UID setiap app beserta folder data nya packages.xml = berisi daftar semua app terinstall lengkap dengan permissionnya dan segala jenis info app nya.
Ane cocokan UID setelah autoreset dengan UID ane di ROM 1.0.5 & 2.0.2. ternyata beda. Ane ambil app yang ada di setiap versi backup, contohnya nova launcher (karena ane uda pake dari sejak beli). Di 1.0.5 dan 2.0.2, UID nya 140, tapi setelah auto reset jadi 231. >>> Kok bisa berubah .
Spoiler for Analisis dan solusi:
Nah, balik lagi ke apa yang ane lakuin sebelum kena auto reset, ane coba telusuri :
restore host file >>> ga mungkin, ane uda tes berulang kali
hidupkan gravity box >>> bisa jadi, karena ane ada pake modules app setting, yang mengubah permission file (packages.xml)
uninstall Facebook, Twitter, Wechat >>> bisa jadi, karena juga mengubah isi packages.xml (tapi sebelumnya tidak ada masalah, jadi cuma mungkin 10% kemungkinannya)
remove odex, patch ulang LP (pada saat custom patch ada beberapa warning, sudah terpatch, atau cannot find bla....) >>> kemungkinan besar, soalnya ada error, tapi ane ignore, karena mengganggap habis restart uda sembuh. (sembuh juga sih, tapi dengan cara reset )
Patch to android, disable signature, reboot. >>> bisa jadi, karena ane baru pernah tes sekali, kemungkinan 50-50
Ane baru ngerti, kenapa di LP ada kasih warning kalau misalnya kita mau restrict permission, wajib hati2 dan dipaksa reboot sesudahnya. Untuk menghindari kesalahan edit, sehingga packages.xmlnya corrupt, dan akhirnya kena auto reset.
Intinya auto reset disebabkan karena UID app berubah dari sebelumnya, sehingga diwipe oleh system supaya tidak bentrok di permission folder datanya. Jadi apa yang menyebabkan UID berubah? Dari hasil googling :
ganti ROM bisa trigger, kalau tidak wipe dalvik-cache
mounting /data tidak tepat permissionnya, jadinya direset system
app yang move2sd, kadang2 bisa error uid nya, karena suatu hal yang terjadi di microsd (di .androidsecure nya mungkin). makanya autoreset cenderung menargetkan app yang di sdcard sebagai korban pertama.
shutdown HH tidak sempurna, terutama dalam kondisi lowbat, auto shutdown.
Kesalahan user, gonta/i permission, copy/move sana/sini, salah set permission.
Memakai app yang bisa mengakses folder data app lain, dan app nya sendiri memang cacat (banyak bug, biasanya app jangkrikan), sehingga menghancurin permission folder datanya.
dan masih banyak misteri hilang tempe dan tahu dari peredaran galaxy bimasakti yang belum ketemu solusinya.
Spoiler for Back to future:
Setelah ane puas baca2, tes2 dan susun2 kata untuk post ini, baru ane rencana flash TWRP, restore ke sebelum update semalam (untung ingat backup dulu sebelum update). Kondisi sekarang ROM 2.0.2, CWM recovery. autoreset di /data. Dan pada saat liat2, ane menemukan "sesuatu" lagi (baca di bawah).
Ane flash TWRP, restore /data & /system sebelum update. Boot masuk, disable gravity box dan beberapa hal lain sebelum update, ditambahkan hapus dulu semua odex di LP, supaya kemungkinan bentrok kecil denga ROM baru kecil. Masuk TWRP lagi, langsung ane restore /system 2.0.3 yang sempat ane backup untuk jaga2 sebelumnya. Lupa wipe dalvik, tapi untung tetap ada optimizing app (auto wipe dalvik). Akhirnya berhasil kembali lagi ke 2.0.3 dengan selamat. Kondisi uda root (backup TWRP 2.0.3 tadi memang uda root), TWRP tetap aman, karena tidak ane update via zip lagi. Langsung ane rename install-recovery.sh ke install-recovery.sh.ori. Baru ane hidupin xposed. coba restart. Aman2 aja. Langsung masuk TWRP, backup lagi (uda takut sekarang )
Habis backup, ane tes lagi pelan2. restore hosts file adblocker, Patch app lewat LP, patch to android, playstore mod. Restart, masih aman. Sekarang backup bloatware, freeze + uninstall. Ada beberapa yang hilang nampaknya di update ini. Contohnya Full Share (ga perlu juga kok). Restars, masih aman. Yang terakhir, install dan integrate update. Kali ini ane malas dah symlink satu persatu lagi. Langsung ane timpa ja lib nya. Toh kalau mau dibalikin, tinggal restore TWRP . Selesai integrate, reboot. Masih aman. Upgrade ke 2.0.3 aman dan sukses kembali modif sebelum update.
Quote:
Original Posted By ghostbusted►
iya ney gan .... dh gak perlu pijit2 lagi, updatenya kecil tapi impactnya luarrrr biasaaa haha
Ane pas stuck auto reset di ROM 2.0.2, ane merasa back key masih tetap lancar. Terus ane coba lagi letakkin di meja, dan ternyata tetap masih lancar seperti di 2.0.3. Padahal partisi /system uda direstore via SPFT ke 2.0.2 dan recovery pake CWM, tapi masih tetap enak. Berarti tinggal satu file yang ane ga sentuh, yaitu ....... Sambutlah....
Spoiler for The One:
Boot.img
Silahkan coba dites flash boot.img dari 2.0.3 ini ke ROM lain, dan rasakan perbedaannya.
Gila, dalam satu malam ane dikasih solusi 2 masalah yang uda menghantui lounge kita selama 4 bulan lebih, yaitu tombol back key & auto reset. (meskipun autoreset masih partial solve). Makin jatuh cinta deh sama miss V ni.
Untuk agan2 lain, ane besok pagi baru jawab aja ya. Mau bobok dulu.