Kaskus

News

wheruAvatar border
TS
wheru
Catatan Mantan Wartawan Tempo Tentang Skandal SKK Migas???
Malam gan,

Ane just sharing aja..emoticon-Matabelo
Berikut berita yang kebetulan ane baca di http://www.kompasiana.com/
entah kenapa hanya dalam hitungan detik tulisan tersebut langsung dioffline kan.. entah karena isunya sensitif atau bagaimana,
melihat gelagat itu ane sharing aja.
no hurt feeling yah gan...
Cuma bagi ane berita ini menarik jika isinya benar..

jika merasa topiknya terlalu sensitif silahkan moderator hapus thread saya..emoticon-Matabelo

Quote:



Bagaimana agan? sama tercengangnya dengan ane? emoticon-Matabelo

Ga nolak emoticon-Blue Guy Cendol (L) jika bermanfaat..
emoticon-Blue Guy Cendol (L)

sumber : Klik di sini gan

Spoiler for Postingan salah satu agan yang menemukan link pembelaan dari salah satu petinggi Tempo:


Tambahan buat agan-agan yang nyimak terus kehebohan si Jilbab Hitam


Spoiler for OPINI : Tulisan “Jilbab Hitam” Ttg Tempo Benar:

Spoiler for JalanSatuSatu : Jilbab Hitam Terungkapnya Penyusup di Kompasiana:

Spoiler for Ketika Tempo Mengapresiasi Kompasiana:


SUMBER DARI TEMPO TENTANG JILBAB HITAM:

Spoiler for Ini Kejanggalan Tuduhan Jilbab Hitam pada Tempo:

Spoiler for Kompasiana: Tulisan Jilbab Hitam Provokatif:

Spoiler for Mandiri Ungkap Kebohongan Jilbab Hitam:

Spoiler for Bank Mandiri Tegaskan Tulisan Jilbab Hitam Bohong:


Diubah oleh wheru 13-11-2013 01:35
0
39.3K
68
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan Politik
KASKUS Official
693.5KThread58KAnggota
Tampilkan semua post
SuperABLUAvatar border
SuperABLU
#21
ini loh pembelaan dari Metta darmasaputra

Sebelas tahun saya bekerja di Tempo, cukup meyakinkan saya bahwa sangat tidak mungkin dan tidak masuk akal Tempo melakukan pemerasan terhadap Bank Mandiri, seperti fitnah yg ditebar oleh akun anonim.

Saya teringat di awal-awal Koran Tempo berdiri (2001), seorang “broker” menyampaikan kepada Mas Toriq Hadad (Pemimpin Redaksi) dengan menawarkan imbalan Rp 5 miliar asalkan berhenti menulis kasus yang sedang melilit Bank Mandiri di era kepemimpinan yang lama. Meski menggiurkan untuk sebuah koran baru, tawaran itu ditolak mentah-mentah. Kebetulan saat itu, saya redaktur yang menggawangi kompartemen ekonomi.

Beruntung pula kemudian, Mandiri di bawah kepemimpinan Agus Martowardojo membangun good governance. Bahkan, ia dengan tegas mengancam paksa badan (gijzeling) 6 pengutang kakap Mandiri jika tidak mau kooperatif membayar utangnya. Langkah tegas Agus didukung oleh jajaran direksi dan komisaris yang sangat solid.

Gebrakan ini berbuah manis. Utang bermasalah (non-performing loan) Mandiri yang semula mencapai Rp 27 triliun (sekitar 27%), akhirnya berangsur turun hingga di bawah 8%, sesuai ketentuan Bank Indonesia. Ini dikarenakan, sebagian besar utang bermasalah berasal dari 6 pengutang “bandel” itu. Dan kini, Mandiri berhasil menjelma menjadi bank papan atas di Indonesia dengan kinerja yang solid.

Sikap tidak kompromi Tempo memang harus dibayar dengan sangat mahal. Jika saja pemerasan itu kerap dilakukan, kenapa harus bertahun-tahun seluruh awak Tempo berjejal di bangunan sempit, sebelum akhirnya kini membangun gedung baru di Palmerah.

sumbernya dimari gan , dari fbnya

ane ga ngebelain siapa2 loo gan, cuman duduk aja sambil makan roti mengamati.
taruh pekiwan dong, biar berimbang
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.