Kaskus

Regional

  • Beranda
  • ...
  • Bromo
  • ¤* [FORSUP Reg. Bromo] Supranatural , Spiritual & Budaya Regional BROMO *¤

pakzziiAvatar border
TS
pakzzii 
¤* [FORSUP Reg. Bromo] Supranatural , Spiritual & Budaya Regional BROMO *¤
¤* [FORSUP Reg. Bromo] Supranatural , Spiritual & Budaya Regional BROMO *¤


Dengan kerendahan hati Izinkan saya membuka thread forsup reg bromo emoticon-Embarrassment

¤* [FORSUP Reg. Bromo] Supranatural , Spiritual & Budaya Regional BROMO *¤


Quote:

emoticon-rose

Tujuan Thread ini adalah untuk sebagai ajang sharing tentang semua hal berkaitan dengan dunia Supranatural , Spiritual maupun Budaya dan untuk bersilahturahmi menjalin keakraban terhadap sesama warga Regional Bromo ini khususnyaemoticon-shakehand

emoticon-rose


¤* [FORSUP Reg. Bromo] Supranatural , Spiritual & Budaya Regional BROMO *¤


Spoiler for Pengertian:


Apabila ada yg ingin sharing atau mengenal jauh tentang dunia Supranatural mari kita diskusikan di thread ini, atau yg ingin terawang teriwing jg boleh,sapa tau ada yg bantuin emoticon-Embarrassment

Quote:



UPDATE

Spoiler for update:



Mari semuanya




Quote:
Diubah oleh pakzzii 26-03-2014 08:09
nona212Avatar border
deiro70Avatar border
deiro70 dan nona212 memberi reputasi
0
352.1K
10K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Bromo
Bromo
KASKUS Official
385Thread282Anggota
Tampilkan semua post
balaprabuAvatar border
balaprabu
#255
Indahnya Kelenteng Tjoe Tik Kiong Di Pasuruan
Sebagai kota lama dengan banyak kawasan Pecinan, Kota Pasuruan – Jawa Timur memiliki sebuah kelenteng yang konon usianya sudah ratusan tahun karena diduga sudah ada sejak abad ke-17. Kelenteng itu bernama Tjoe Tik Kiong yang berlokasi di Jalan Lombok no 7.

Nuansa klasik pada kelenteng ini sudah tampak pada gerbang masuk kelenteng dengan bentuk , warna dan ornamen yang khas. Pada bagian atas gerbang itu terdapat ornament berbentuk sepasang naga dan burung Hong.

Di belakang gerbang terdapat panggung mini untuk pementasan wayang Potehi yang biasa dipentaskan mengikuti agenda umat kelenteng ini yang memiliki hajatan tertentu dan lakon wayang dengan kisah tertentu pula. Setahun sekali, panggung wayang Potehi itu mementaskan lakon tentang Kwan Sing Tee Koen ( Dewa Kwan Kong ) yang menjadi salah satu dewa utama di kelenteng ini.

Sekitar 12 meter dari panggung mini terdapat gerbang dengan ornament patung singa yang seolah menjadi penjaganya. Pada bagian atas gerbang ini terdapat ornament sepasang patung naga.

Setelah melintasi gerbang itu, barulah saya beberapa ruangan yang ada di kelenteng ini yaitu ruangan kelenteng utama , ruangan altar Kwan Sing Tee Koen dan ruangan untuk kantor.

Pada halaman depan tampak sepasang patung Singa Kilin dengan terpasang berbagai hiasan yang menggantung pada tubuhnya. Selain itu juga terdapat tungku pembakaran yang berbentuk pagoda.

Pada ruangan altar Kwan Sing Tee Koen terdapat arca Dewa Kwan Kong yang dikeramatkan. Ruangan ini berada di sebelah kiri ruangan utama kelenteng.Dengan ditemani oleh Hendra Wijaya (70 th) , seorang umat kelenteng, saya diajak masuk untuk melihat dan menyimak kelenteng yang indah ini.

Di bagian depan ruangan utama terdapat beberbagai perlengkapan ibadah dengan berbagai ornament khas kelenteng seperti hiolo, lilin, lampion, hio dan yuswa, relief harimau, relief naga dan sebagainya. Yang menarik, juga terdapat pajangan replika senjata-senjata milik para dewa.

Pada sisi kiri dan kanan dinding-dindingnya terdapat pajangan lukisan-lukisan yang berkisah tentang sejarah dan legenda Tiongkok kuno.
Lukisan-lukisan itu mengingatkan saya pada lukisan serupa yang ada di kelenteng Hok Swie Bio di Kota Bojonegoro.


sumber dan gambar bisa dilihat di:

http://www.jelajah-nesia.blogspot.co...-kiong-di.html
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.