- Beranda
- Berita dan Politik
[Pelaku Anak Pejabat Polisi] Ditegur Satpam, Mobil Tabrak Puluhan Siswa di Sekolah - Part 1
...
TS
medyudhapradja
[Pelaku Anak Pejabat Polisi] Ditegur Satpam, Mobil Tabrak Puluhan Siswa di Sekolah - Part 1
-update-
trit ini diterusin atau PINDAH KE part 2 --> : http://www.kaskus.co.id/post/530c402...0bc316778b4895
thanks banyak untuk agan kreceklover yg udah bersedia repot2 jadi TS baru
mari kaskuser mendoakan semua korban kebrengsekan Anggara Putra Trisula dan up terus jangan sampe tenggelem nih kasus
rekaman CCTV di lokasi kejadian
kronologisnya
http://jatim.tribunnews.com/2013/11/...uda-pakai-jazz
TSnya baru bisa updet pejwan lagi nih
:
inpoh dari agan inousa
Petisi Untuk Kapolri Jenderal Sutarman agar menindak Anggara si pelaku tabrak massal siswa SMA Hang Tuah Sidoarjo sesuai ketentuan hukum yg berlaku...monggo partisipasi agan & aganwati se-Kaskuser Raya sekalian
http://www.change.org/id/petisi/jend...ku-tabrak-lari
trit ini diterusin atau PINDAH KE part 2 --> : http://www.kaskus.co.id/post/530c402...0bc316778b4895
thanks banyak untuk agan kreceklover yg udah bersedia repot2 jadi TS baru

mari kaskuser mendoakan semua korban kebrengsekan Anggara Putra Trisula dan up terus jangan sampe tenggelem nih kasus
Quote:
Original Posted By inousa►Penampakkan keluarganya :
![[Pelaku Anak Pejabat Polisi] Ditegur Satpam, Mobil Tabrak Puluhan Siswa di Sekolah - Part 1](https://s.kaskus.id/images/2013/11/05/2552419_20131105105607.jpg)
Mereka kompak mengaburkan fakta hanya dengan berbekal 1 berita yang ga jelas sumber maupun kebenarannya, yang bisa jadi itu merupakan akal bulus keluarga ini. Yah, buah emang jatuh ta jauh dari pohon. Kl Bapak kalian pinter, pastilah karirnya moncer. Akhir kata, songong turunan.
![[Pelaku Anak Pejabat Polisi] Ditegur Satpam, Mobil Tabrak Puluhan Siswa di Sekolah - Part 1](https://s.kaskus.id/images/2013/11/05/2552419_20131105105607.jpg)
Mereka kompak mengaburkan fakta hanya dengan berbekal 1 berita yang ga jelas sumber maupun kebenarannya, yang bisa jadi itu merupakan akal bulus keluarga ini. Yah, buah emang jatuh ta jauh dari pohon. Kl Bapak kalian pinter, pastilah karirnya moncer. Akhir kata, songong turunan.
rekaman CCTV di lokasi kejadian
kronologisnya
Quote:
SURYA Online, SIDOARJO - Mungkin ini fenomena baru, seorang pemuda ngamuk di sekolah dengan mobilnya. Puluhan siswa SMA Hang Tuah 2, Gedangan terluka akibat ditabrak mobil Honda Jazz setelah pengendaranya ditegur satpam. Peristiwa terheboh di Sidoarjo itu berlangsung, Kamis (31/10/2013) saat jam istirahat sekolah.
Akibat peristiwa itu seorang siswi Alif Kurnia Safitri kelas 10 harus dirawat di Rumah Sakit (RS) Mitra Keluarga, Waru. Korban ditabrak dan dilindas dengan ban depan dan belakng kiri. Tangan kanannya patah dan tulang ekornya remuk. "Saat tubuh Alif dilindas sampai terdengar suara kretek," tutur siswa saksi mata peristiwa itu.
Melihat kondisi Alif penuh luka dan bermandikan darah, siswa dan guru membawanya ke RS Mitra Keluarga yang jaraknya sekitar 700 meter. Seketika itu korban ditangani di UGD dan Jumat (1/11/2013) siang korban menjalani operasi.
Sejumlah informasi menyebutkan, saat jam istirahat mobil Jazz warna grey L 177 AY diketahui masuk halaman sekolah lewat pintu belakang. Melihat ada keganjilan, satpam menegur pemuda yang diketahui bernama APT tersebut. Pemuda itu ternyata pacar NT, seorang siswi kelas XII sekolah tersebut. APT saat itu bermaksud mengantarkan makanan.
"Satpan menyarankan agar ke BK lebih dulu. Tapi tak dituruti," ujar Kepala Sekolah SMA Hang Tuah 2, Siti Aisyah, Jumat (1/11/2013).
Setelah ditegur itulah, pemuda tesebut tidak turun dari mobil, tetapi memundurkan mobilnya dengan kecepatan tinggi dan menabrak lebih dari 10 siswa. Melihat kondisi yang demikian, APT tidak berhenti justru memacu mobilnya ke arah depan dengan kecepatan tinggi pula.
Bersamaan dengan laju mobil, Alif Kurnia Safitri bersama lima temannya sedang melintas akibatnya mereka pun tertabrak mobil itu. Teman Alif lainnya ditabrak hingga mencelat dan Alif justru terlindas ban depan dan belakang bagian kiri.
Peristiwa tersebut mengundang kemarahan siswa lainnya. Puluhan siswa mengejar mobil Honda Jazz hinggaa pintu keluar tapi sayangnya mobil berhasil lolos.
Kapolsek Gedangan Kompol Kamran mengakui ada laporan terkait peristiwa yang berlangsung di SMA Hamg Tuah 2. "Iya sekarang masih kami selidiki dan kami masih ada di lapangan," katanya.
Apakah mobil yang menabrak siswa sudah terdeteksi? tanya Surya. "Anggota masih memeriksa saksi dan mengumpulkan barang bukti," terangnya.
Kabar berkembang, pemuda APT itu dari keluarga polisi. Pelat kendaraan yang terdeteksi itu langsung ditelusuri. Namun, APT diamankan oleh keluarganya sendiri yang menjadi polisi tapi tidak diserahkan ke Polsek Gedangan atau Polres Sidoarjo.
Akibat peristiwa itu seorang siswi Alif Kurnia Safitri kelas 10 harus dirawat di Rumah Sakit (RS) Mitra Keluarga, Waru. Korban ditabrak dan dilindas dengan ban depan dan belakng kiri. Tangan kanannya patah dan tulang ekornya remuk. "Saat tubuh Alif dilindas sampai terdengar suara kretek," tutur siswa saksi mata peristiwa itu.
Melihat kondisi Alif penuh luka dan bermandikan darah, siswa dan guru membawanya ke RS Mitra Keluarga yang jaraknya sekitar 700 meter. Seketika itu korban ditangani di UGD dan Jumat (1/11/2013) siang korban menjalani operasi.
Sejumlah informasi menyebutkan, saat jam istirahat mobil Jazz warna grey L 177 AY diketahui masuk halaman sekolah lewat pintu belakang. Melihat ada keganjilan, satpam menegur pemuda yang diketahui bernama APT tersebut. Pemuda itu ternyata pacar NT, seorang siswi kelas XII sekolah tersebut. APT saat itu bermaksud mengantarkan makanan.
"Satpan menyarankan agar ke BK lebih dulu. Tapi tak dituruti," ujar Kepala Sekolah SMA Hang Tuah 2, Siti Aisyah, Jumat (1/11/2013).
Setelah ditegur itulah, pemuda tesebut tidak turun dari mobil, tetapi memundurkan mobilnya dengan kecepatan tinggi dan menabrak lebih dari 10 siswa. Melihat kondisi yang demikian, APT tidak berhenti justru memacu mobilnya ke arah depan dengan kecepatan tinggi pula.
Bersamaan dengan laju mobil, Alif Kurnia Safitri bersama lima temannya sedang melintas akibatnya mereka pun tertabrak mobil itu. Teman Alif lainnya ditabrak hingga mencelat dan Alif justru terlindas ban depan dan belakang bagian kiri.
Peristiwa tersebut mengundang kemarahan siswa lainnya. Puluhan siswa mengejar mobil Honda Jazz hinggaa pintu keluar tapi sayangnya mobil berhasil lolos.
Kapolsek Gedangan Kompol Kamran mengakui ada laporan terkait peristiwa yang berlangsung di SMA Hamg Tuah 2. "Iya sekarang masih kami selidiki dan kami masih ada di lapangan," katanya.
Apakah mobil yang menabrak siswa sudah terdeteksi? tanya Surya. "Anggota masih memeriksa saksi dan mengumpulkan barang bukti," terangnya.
Kabar berkembang, pemuda APT itu dari keluarga polisi. Pelat kendaraan yang terdeteksi itu langsung ditelusuri. Namun, APT diamankan oleh keluarganya sendiri yang menjadi polisi tapi tidak diserahkan ke Polsek Gedangan atau Polres Sidoarjo.
http://jatim.tribunnews.com/2013/11/...uda-pakai-jazz
Quote:
Original Posted By gantza►ane bantu sortir komen ama update dimari gan
kalo TS berkenan mohon page one
kalo TS berkenan mohon page one
Quote:
Original Posted By eltwoama►Td sempet liat berita'nya di reportase,
dan udh ada sedikit info yg bisa memberi sedikit asa
mungkin ringkas'nya begini:
- pihak Yayasan Hang Tuah berperan aktif mengawal kasus ini, ada statement dr pimpinan yayasan dlm insert reportase tersebut
- disampaikan jg di reportase tsb, si A memenuhi panggilan dengan ditemani bantuan kuasa hukum, dr pgri atau yayasan sy lupa
cmiiw
- adanya insert tambahan dr pakar hukum, sorry sy lupa namanya, yg mewanti-wanti, dan mengindikasikan adanya upaya pengaburan kasus dengan penindaklanjutan laporan terhadap siswa A agar ada bargaining dr pihak APT utk lepas dr hukuman.
*Thanks to reporter dr reportase transtv yg udh trus meliput dan menunjukkan keberpihakannya pd penegakan hukum yg adil
semoga kawan2 reporter lainnya pun tetap terus membantu mengawal kasus ini.
Itikad baik dr keluarga APT ..... ????
dan udh ada sedikit info yg bisa memberi sedikit asa
mungkin ringkas'nya begini:
- pihak Yayasan Hang Tuah berperan aktif mengawal kasus ini, ada statement dr pimpinan yayasan dlm insert reportase tersebut
- disampaikan jg di reportase tsb, si A memenuhi panggilan dengan ditemani bantuan kuasa hukum, dr pgri atau yayasan sy lupa
cmiiw
- adanya insert tambahan dr pakar hukum, sorry sy lupa namanya, yg mewanti-wanti, dan mengindikasikan adanya upaya pengaburan kasus dengan penindaklanjutan laporan terhadap siswa A agar ada bargaining dr pihak APT utk lepas dr hukuman.
*Thanks to reporter dr reportase transtv yg udh trus meliput dan menunjukkan keberpihakannya pd penegakan hukum yg adil
semoga kawan2 reporter lainnya pun tetap terus membantu mengawal kasus ini.
Itikad baik dr keluarga APT ..... ????

TSnya baru bisa updet pejwan lagi nih
:inpoh dari agan inousa
Quote:
Original Posted By inousa►Allhamdulillah, Surat Perintah dari DANLANTAMAL V Surabaya berkaitan dengan pendampingan hukum untuk SMA Hang Tuah 2 Sidoarjo telah turun hari Selasa 17 Desember 2013. Tim DISKUM LANTAMAL V lalu bergerak cepat. Salah satu hasil pertama dari kerja tim DISKUM adalah berhasil memaksa keluarga Anggara beserta penasihat hukumnya untuk hadir di SMA Hang Tuah 2 Sidoarjo. Tujuannya adalah pertama meminta pihak keluarga untuk meminta maaf kepada SMA Hang Tuah 2, selanjutnya meminta pertanggung jawaban pihak Anggara terhadap para korban, terutama korban Alif. Perlu diketahui selepas dari rumah sakit pihak Anggara terkesan melarikan diri dari tanngung jawab, ini terungkap dalam pertemuan itu, dimana ayah Alif menyampaikan bahwa selepas Alif keluar dari rumah sakit, pihak Anggara sama sekali tidak melakukan komunikasi dengan pihak keluarga Alif. Bapak Anggara baru menelpon Ayah Alif saat Alif memposting twit yang di rasa menyudutkan keluarga Anggara. Bahkan dalam telepon itu, Bapak Anggara memarahi Ayah Alif (bisa dilihat bahwa manusia ini sama sekali tidak mempunyai empati). Oh ya dalam pertemuan ini juga terungkap dinginnya tanggapan keluarga Anggara saat Alif mengeluarkan keluh kesahnya berkaitan dengan kondisi fisik Alif pasca kejadian. Berikut foto2nya gan :
Mobil keluarga Anggara
![[Pelaku Anak Pejabat Polisi] Ditegur Satpam, Mobil Tabrak Puluhan Siswa di Sekolah - Part 1](https://s.kaskus.id/images/2013/12/19/2552419_20131219102027.jpg)
Suasana di luar ruang pertemuan
![[Pelaku Anak Pejabat Polisi] Ditegur Satpam, Mobil Tabrak Puluhan Siswa di Sekolah - Part 1](https://s.kaskus.id/images/2013/12/19/2552419_20131219102407.jpg)
Alif saat hendak mendatangi ruang pertemuan
![[Pelaku Anak Pejabat Polisi] Ditegur Satpam, Mobil Tabrak Puluhan Siswa di Sekolah - Part 1](https://s.kaskus.id/images/2013/12/19/2552419_20131219102249.jpg)
Mobil keluarga Anggara
![[Pelaku Anak Pejabat Polisi] Ditegur Satpam, Mobil Tabrak Puluhan Siswa di Sekolah - Part 1](https://s.kaskus.id/images/2013/12/19/2552419_20131219102027.jpg)
Suasana di luar ruang pertemuan
![[Pelaku Anak Pejabat Polisi] Ditegur Satpam, Mobil Tabrak Puluhan Siswa di Sekolah - Part 1](https://s.kaskus.id/images/2013/12/19/2552419_20131219102407.jpg)
Alif saat hendak mendatangi ruang pertemuan
![[Pelaku Anak Pejabat Polisi] Ditegur Satpam, Mobil Tabrak Puluhan Siswa di Sekolah - Part 1](https://s.kaskus.id/images/2013/12/19/2552419_20131219102249.jpg)
Petisi Untuk Kapolri Jenderal Sutarman agar menindak Anggara si pelaku tabrak massal siswa SMA Hang Tuah Sidoarjo sesuai ketentuan hukum yg berlaku...monggo partisipasi agan & aganwati se-Kaskuser Raya sekalian

http://www.change.org/id/petisi/jend...ku-tabrak-lari
Diubah oleh medyudhapradja 25-02-2014 19:28
0
378.7K
Kutip
9.1K
Balasan
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
692KThread•57.2KAnggota
Tampilkan semua post
gantza
#585
Bantu Update
Quote:
Original Posted By sekwilda►ada berita kemaren yg bilang keluarga dah bantu korban
[url]http://news.detik..com/read/2013/11/06/144129/2405071/10/keluarga-anggara-ke-sma-hang-tuah-minta-maaf-dan-biayai-pengobatan-korban?nd771104bcj[/url]
sama si anggora dah menyatu dengan tahanan lain.
[url]http://news.detik..com/read/2013/11/06/174822/2405421/10/tak-ada-perlakuan-istimewa-anggara-dijebloskan-ke-tahanan?nd771104bcj[/url]
[url]http://news.detik..com/read/2013/11/06/144129/2405071/10/keluarga-anggara-ke-sma-hang-tuah-minta-maaf-dan-biayai-pengobatan-korban?nd771104bcj[/url]
sama si anggora dah menyatu dengan tahanan lain.
[url]http://news.detik..com/read/2013/11/06/174822/2405421/10/tak-ada-perlakuan-istimewa-anggara-dijebloskan-ke-tahanan?nd771104bcj[/url]
Quote:
Original Posted By rahardiyana►met malem om...ada cerita lucu apalagi dari proses hukumnya pelaku?....dagelan apalagi yg dimainin bapak2 kita yg terhormat?....
Bapak-Bapak yg terhormat, akhirnya ane apatis ama kelakuan Bapak-Bapak yg terhormat. Ane dukunglah proses skenario hukum buat selametin Yang Mulia Raden APT.
Tolong buat skenario yg bagus, menarik, dan cantik. Tapi tentunya untuk buat skenario seperti itu tidak lah murah. Pasanglah tarif setinggi mungkin. Jangan takut ga terbayar, Yang Mulia masuk keluarga berada koq. Buatlah beralur panjang. Porotin terus harta Yang Mulia.
Tenang Bapak-Bapak terhormat, ane bantu blow up kasus ini. Semakin berita ini tersebar, semakin heboh berita ini, pasti banyak pihak dari Bapak-Bapak terhormat yg bisa ikut merasakan manisnya buah dari Yang Mulia. Toh Bapak-Bapak terhormat juga yg diuntungkan.
Porotin terus keluarga Yang Mulia.
Buatlah akhir dari cerita ini bahwa Yang Mulia akhirnya dengan cepat terbebas dari proses ini, tapi dalam keadaan jatuh miskin.
Biar sequel cerita berikutnya, kami masyarakat yg akan melanjutkan.
Disaat Yang Mulia merasa lega terbebas dari jeratan aturan, tapi harus ditebus dengan jatuh miskin. Nama serta wajah sudah dikenal oleh kami. Saat itulah hukuman sebenarnya yg akan terjadi. Hukum sosial masyarakat yg akan terjadi. Seumur hidup akan dijalani. Menjadi pendek langkah...
Bapak-Bapak yg terhormat, akhirnya ane apatis ama kelakuan Bapak-Bapak yg terhormat. Ane dukunglah proses skenario hukum buat selametin Yang Mulia Raden APT.
Tolong buat skenario yg bagus, menarik, dan cantik. Tapi tentunya untuk buat skenario seperti itu tidak lah murah. Pasanglah tarif setinggi mungkin. Jangan takut ga terbayar, Yang Mulia masuk keluarga berada koq. Buatlah beralur panjang. Porotin terus harta Yang Mulia.
Tenang Bapak-Bapak terhormat, ane bantu blow up kasus ini. Semakin berita ini tersebar, semakin heboh berita ini, pasti banyak pihak dari Bapak-Bapak terhormat yg bisa ikut merasakan manisnya buah dari Yang Mulia. Toh Bapak-Bapak terhormat juga yg diuntungkan.
Porotin terus keluarga Yang Mulia.
Buatlah akhir dari cerita ini bahwa Yang Mulia akhirnya dengan cepat terbebas dari proses ini, tapi dalam keadaan jatuh miskin.
Biar sequel cerita berikutnya, kami masyarakat yg akan melanjutkan.
Disaat Yang Mulia merasa lega terbebas dari jeratan aturan, tapi harus ditebus dengan jatuh miskin. Nama serta wajah sudah dikenal oleh kami. Saat itulah hukuman sebenarnya yg akan terjadi. Hukum sosial masyarakat yg akan terjadi. Seumur hidup akan dijalani. Menjadi pendek langkah...
Quote:
Original Posted By baka1412►Update terbaru di thread tetangga, kata nya si Aji malah diadukan balik sama Bocah setan ini..
Udah di duga sebelum nya sih skenario kaya gini, tapi ttep aja bikin keki..
Ane pernah baca 1 kalimat yang emang bener sih fakta nya..
"Some people only live because its illegal to kill them"
Sebagian orang hanya hidup karena hukum melarang mereka bwt di bunuh.. walaupun sebrengsek apapun, sebajingan apapun, ttep dianggep manusia oleh hukum..
Ane respect sama hukum, tapi sampai saat ini ane KAGA percaya dengan orang yang mengatas-namakan hukum ! Camkan neh !
Udah di duga sebelum nya sih skenario kaya gini, tapi ttep aja bikin keki..

Ane pernah baca 1 kalimat yang emang bener sih fakta nya..
"Some people only live because its illegal to kill them"
Sebagian orang hanya hidup karena hukum melarang mereka bwt di bunuh.. walaupun sebrengsek apapun, sebajingan apapun, ttep dianggep manusia oleh hukum..
Ane respect sama hukum, tapi sampai saat ini ane KAGA percaya dengan orang yang mengatas-namakan hukum ! Camkan neh !

Spoiler for Sikap Anggara Laporkan Hang tuah dinilai aneh:
Quote:
Original Posted By kurawasan666►Sikap Anggara Laporkan Balik Siswa SMA Hang Tuah 2 Dinilai Aneh
[URL="http://news.detik..com/read/2013/11/07/185539/2406821/10/sikap-anggara-laporkan-balik-siswa-sma-hang-tuah-2-dinilai-aneh"]sumber[/URL]
[URL="http://news.detik..com/read/2013/11/07/185539/2406821/10/sikap-anggara-laporkan-balik-siswa-sma-hang-tuah-2-dinilai-aneh"]sumber[/URL]
Quote:
Original Posted By 05072013►
anak HT2 ada yang foto belakang mobil pas kejadian lari ga yah, kok aneh bisa penyok gitu, magicccccc
weh di interogasi di temenin si paralon
, biar klo grogi tinggal tancep kali yah 
catet deh di menit 0.57-1.03
pernah mendaftar di AKPOL namun gagal akibat buta warna
kira" besok buta warnanya bakal berubah jadi sembuh terus jadi brigjen juga ga yah

anak HT2 ada yang foto belakang mobil pas kejadian lari ga yah, kok aneh bisa penyok gitu, magicccccc

weh di interogasi di temenin si paralon
, biar klo grogi tinggal tancep kali yah 
catet deh di menit 0.57-1.03
pernah mendaftar di AKPOL namun gagal akibat buta warna

kira" besok buta warnanya bakal berubah jadi sembuh terus jadi brigjen juga ga yah


Quote:
Original Posted By 05072013►
catet : normal tapi mudah emosi
+ anak jendral
itu sudah menjelaskan semuanya
-----------
ayo" para CAPRES, dari pada habiskan uang buat kampanye, mending sisihkan tenaga & pikiran buat bantu benahin institusi hukum ini, lebih maknyos dah hasilnya yang akan menjadi nilai tambah anda" semua untuk meraih suara rakyat
catet : normal tapi mudah emosi
+ anak jendral
itu sudah menjelaskan semuanya

-----------
ayo" para CAPRES, dari pada habiskan uang buat kampanye, mending sisihkan tenaga & pikiran buat bantu benahin institusi hukum ini, lebih maknyos dah hasilnya yang akan menjadi nilai tambah anda" semua untuk meraih suara rakyat

Quote:
Original Posted By ernoljasri►Jakarta - Tersangka penabrakan massal di Sidoarjo, Anggara Putra Trisula (21) melaporkan balik siswa SMA Hang Tuah 2 ke polisi. Langkah Anggara tersebut hanyalah bergaining position untuk mencari kelemahan pada celah hukum.
"Sebaiknya perkara penabrakan massal harus diselesaikan di proses peradilan, biar hakim yang menilai, kalau seperti ini terlihat ada pengalihan sehingga ada bergaining position, karena bapaknya seorang jenderal polisi yang tahu dalam penanganan kasus," ujar komisioner Kompolnas Hamidah Abdurrahman, Jumat (8/11/2013).
Menurutnya, latar belakang seorang jenderal polisi yang memahami suatu perkara tidak sulit mencari kelemahan pada celah hukum.
"Sehingga kalau mencari celah dengan melakukan pelaporan balik sehingga tercipta bergaining position nantinya akan muncul permintaan damai," tuturnya.
Hamidah juga melihat ada rekasaya yang dilakukan oleh Polres dalam kasus ini. Hal itu bertujuan agar tersangka tidak menjalani proses hukum.
"Sejak awal saya melihat ada kesalahan yang dilakukan Polres Sidoarjo, seperti usaha tidak memproses hukum, penerapan pasal KUHP digunakan UU lalu lintas, ada pelakuan istimewa dari tahanan kriminal umum dipindah tahanan lalu lintas dan lalu dipindah ke rumah sakit, hal itu dilakukan agar Anggara tidak di proses hukum," imbuhnya.
Ia meminta Polres Sidoarjo menujukan bertindak profesional dengan melengkapi proses BAP.
"Tunjukan profesional, limpahkan proses kejaksaan dan pengadilan, seperti kasus anaknya Hatta Rajasa proses waktu tidak lama waktu hanya dua bulan, terlepas putusan hukum percobaan atau apa nanti," tukasnya.
detik..com
"Sebaiknya perkara penabrakan massal harus diselesaikan di proses peradilan, biar hakim yang menilai, kalau seperti ini terlihat ada pengalihan sehingga ada bergaining position, karena bapaknya seorang jenderal polisi yang tahu dalam penanganan kasus," ujar komisioner Kompolnas Hamidah Abdurrahman, Jumat (8/11/2013).
Menurutnya, latar belakang seorang jenderal polisi yang memahami suatu perkara tidak sulit mencari kelemahan pada celah hukum.
"Sehingga kalau mencari celah dengan melakukan pelaporan balik sehingga tercipta bergaining position nantinya akan muncul permintaan damai," tuturnya.
Hamidah juga melihat ada rekasaya yang dilakukan oleh Polres dalam kasus ini. Hal itu bertujuan agar tersangka tidak menjalani proses hukum.
"Sejak awal saya melihat ada kesalahan yang dilakukan Polres Sidoarjo, seperti usaha tidak memproses hukum, penerapan pasal KUHP digunakan UU lalu lintas, ada pelakuan istimewa dari tahanan kriminal umum dipindah tahanan lalu lintas dan lalu dipindah ke rumah sakit, hal itu dilakukan agar Anggara tidak di proses hukum," imbuhnya.
Ia meminta Polres Sidoarjo menujukan bertindak profesional dengan melengkapi proses BAP.
"Tunjukan profesional, limpahkan proses kejaksaan dan pengadilan, seperti kasus anaknya Hatta Rajasa proses waktu tidak lama waktu hanya dua bulan, terlepas putusan hukum percobaan atau apa nanti," tukasnya.
detik..com
Quote:
Original Posted By raisa_farizza►1. Kasus penabrakan Anggara bukan delik aduan.
2. Laporan terhadap Aji tetap harus disikapi nantinya...., namun fokus awal tetap pada kasus penabrakan.
3. Bila terbukti membuat laporan palsu, maka Anggara harus diproses kembali sesuai hukum yang berlaku.(kasus yg berbeda dengan kasus penabrakan)
4. Bila Aji terbukti tidak melakukan apa yang dituduhkan Anggara, maka Aji bisa melakukan tuntutan balik.
5. Pemeriksaan bukti bukti harus dilakukan dengan cermat, apabila seseorang terbukti melakukan upaya penghilangan/perusakan alat bukti, maka yang bersangkutan bisa terkena delik hukum. (Misalnya mobil yg ga penyok dipenyoki)
6. Penanganan kasus ini harus dilakukan dengan asas hukum yang berlaku sama bagi semuanya, pembantaran dan pemberian ijin penangguhan penahanan seharusnya mengacu pada aturan yg berlaku.
7. Proses penyidikan/penyelidikan harus segera dituntaskan dengan melakukan pemeriksaan saksi saksi, pengumpulan alat bukti serta olah tempat kejadian perkara (kok sepertinya belum juga dilakukan?)
Kawal terus kawan kawan......
And Justice For All.....
2. Laporan terhadap Aji tetap harus disikapi nantinya...., namun fokus awal tetap pada kasus penabrakan.
3. Bila terbukti membuat laporan palsu, maka Anggara harus diproses kembali sesuai hukum yang berlaku.(kasus yg berbeda dengan kasus penabrakan)
4. Bila Aji terbukti tidak melakukan apa yang dituduhkan Anggara, maka Aji bisa melakukan tuntutan balik.
5. Pemeriksaan bukti bukti harus dilakukan dengan cermat, apabila seseorang terbukti melakukan upaya penghilangan/perusakan alat bukti, maka yang bersangkutan bisa terkena delik hukum. (Misalnya mobil yg ga penyok dipenyoki)
6. Penanganan kasus ini harus dilakukan dengan asas hukum yang berlaku sama bagi semuanya, pembantaran dan pemberian ijin penangguhan penahanan seharusnya mengacu pada aturan yg berlaku.
7. Proses penyidikan/penyelidikan harus segera dituntaskan dengan melakukan pemeriksaan saksi saksi, pengumpulan alat bukti serta olah tempat kejadian perkara (kok sepertinya belum juga dilakukan?)
Kawal terus kawan kawan......
And Justice For All.....
Quote:
Original Posted By ntoskrnl►Kompolnas
E-mail: sekretariat@kompolnas.go.id, skm@kompolnas.go.id
Telephone: 021-7392317
Fax: 021-7392317
SMS Center: 0818 0821 3996
Yuk Ramai2x laporkan, biar dikawal kasus ini.
Saya sudah email link kasus ini....
yg mo tambahin silahkan.
E-mail: sekretariat@kompolnas.go.id, skm@kompolnas.go.id
Telephone: 021-7392317
Fax: 021-7392317
SMS Center: 0818 0821 3996
Yuk Ramai2x laporkan, biar dikawal kasus ini.
Saya sudah email link kasus ini....
yg mo tambahin silahkan.
Quote:
Original Posted By ernoljasri►Surabaya - Setelah dibawa ke RS Bhayangkara Polda Jatim karena mengeluh sakit, Anggara Putra Trisula (21) menjalani perawatan sejak Kamis (7/11/2013) dini hari. Anggara adalah tersangka kasus tabrak massal di SMA Hang Tuah 2 Sidoarjo pada Kamis 31 Oktober.
Dokter psikiatri yang menangani Anggara, dr Roni Subagyo SpKJ menyebut anak terakhir dari tiga bersaudara itu mengalami kegelisahan.
"Iya Kamis dini hari masuk UGD dengan keluhan gelisah. Nggak mau makan. Perutnya kembung dan tidak bisa tidur," kata Roni kepada detikcom, Jumat (8/11/2013).
Anggara, kata Roni, datang ke rumah sakit diantar oleh dua penyidik. Dia langsung masuk UGD.
"Langsung masuk UGD. Jelas dia diinfus karena nggak mau makan. Saya dapat telepon, sekitar dini hari langsung masuk UGD," paparnya.
Menurut Roni, apa yang dialami Anggara dikarenakan kecemasannya terhadap kasusnya.
"Ya karena kecemasannya itu, jadi dia begitu. Nanti malam saya cek keadaannya," terangnya
Anggara diduga berada di kamar Teratai 1. Dua penyidik terlihat duduk di depan kamar tersebut. Namun saat ditanya, salah satu penyidik hanya menjawab Anggara berada di kamar teratai 2.
"Dia ada di kamar teratai 2," katanya.
detik..com
Dokter psikiatri yang menangani Anggara, dr Roni Subagyo SpKJ menyebut anak terakhir dari tiga bersaudara itu mengalami kegelisahan.
"Iya Kamis dini hari masuk UGD dengan keluhan gelisah. Nggak mau makan. Perutnya kembung dan tidak bisa tidur," kata Roni kepada detikcom, Jumat (8/11/2013).
Anggara, kata Roni, datang ke rumah sakit diantar oleh dua penyidik. Dia langsung masuk UGD.
"Langsung masuk UGD. Jelas dia diinfus karena nggak mau makan. Saya dapat telepon, sekitar dini hari langsung masuk UGD," paparnya.
Menurut Roni, apa yang dialami Anggara dikarenakan kecemasannya terhadap kasusnya.
"Ya karena kecemasannya itu, jadi dia begitu. Nanti malam saya cek keadaannya," terangnya
Anggara diduga berada di kamar Teratai 1. Dua penyidik terlihat duduk di depan kamar tersebut. Namun saat ditanya, salah satu penyidik hanya menjawab Anggara berada di kamar teratai 2.
"Dia ada di kamar teratai 2," katanya.
detik..com
Quote:
Quote:
Original Posted By mubagede►Sidoarjo - Siswa SMA Hang Tuah 2 berinisial A yang dilaporkan Anggara Putra Trisula (21), penabrak massal guru dan siswa, tiba di Polres Sidoarjo. Dengan memakai seragam abu-abu dibalut sweater, A didampingi tim lawyer SMA Hang Tuah 2 Gufron dan Empriyo.
Dari pantauan detikcom, siswa berinisial 'A' itu terlihat santai masuk ke ruang penyidik Polres Sidoarjo, didampingi tim pengacara dan Humas SMA Hang Tuah 2 Agus Supriyanto . "Sudah-sudah, Mas," kata A yang mengaku terburu-buru masuk ke ruang penyidik, Jumat (8/11/2013).
Sementara salah satu tim pengacara SMA Hang Tuah 2, Gufron, mengaku kedatangan siswa 'A' ini memenuhi panggilan polisi.
"Untuk hasilnya kita masih menunggu hasil pemeriksaan. Pemeriksaan baru mulai, belum selesai," jelas Gufron di Polres Sidoarjo.
Anggara anak purnawirawan polisi bintang satu ini ditetapkan sebagai tersangka, karena menabrak puluhan siswa di SMA Hang Tuah 2 Sidoarjo, hingga mengakibatkan 4 orang mengalami luka-luka, Kamis (31/10).
Setelah diperiksa dan ditetapkan tersangka, dia melaporkan balik karena menjadi korban pengeroyokan dan pengerusakan mobil Honda Jazz warna abu-abu nopol L 177 AY.
[URL="http://news.detik..com/read/2013/11/08/131443/2407399/10/a-datangi-polres-sidoarjo-dengan-baju-sma-didampingi-pengacara?9922032"]Sumber[/URL]
Dari pantauan detikcom, siswa berinisial 'A' itu terlihat santai masuk ke ruang penyidik Polres Sidoarjo, didampingi tim pengacara dan Humas SMA Hang Tuah 2 Agus Supriyanto . "Sudah-sudah, Mas," kata A yang mengaku terburu-buru masuk ke ruang penyidik, Jumat (8/11/2013).
Sementara salah satu tim pengacara SMA Hang Tuah 2, Gufron, mengaku kedatangan siswa 'A' ini memenuhi panggilan polisi.
"Untuk hasilnya kita masih menunggu hasil pemeriksaan. Pemeriksaan baru mulai, belum selesai," jelas Gufron di Polres Sidoarjo.
Anggara anak purnawirawan polisi bintang satu ini ditetapkan sebagai tersangka, karena menabrak puluhan siswa di SMA Hang Tuah 2 Sidoarjo, hingga mengakibatkan 4 orang mengalami luka-luka, Kamis (31/10).
Setelah diperiksa dan ditetapkan tersangka, dia melaporkan balik karena menjadi korban pengeroyokan dan pengerusakan mobil Honda Jazz warna abu-abu nopol L 177 AY.
[URL="http://news.detik..com/read/2013/11/08/131443/2407399/10/a-datangi-polres-sidoarjo-dengan-baju-sma-didampingi-pengacara?9922032"]Sumber[/URL]
Quote:
Original Posted By putriku►AWAS TEMAN-TEMAN AKAN ADA PENGALIHAN ISU OLEH KELUARGA ANGORA...
Jumat, 08/11/2013 15:03 WIB
Tabrak Massal di Sidoarjo
Keluarga: Pacar Anggara Dikeroyok Pelajar SMA Hang Tuah 2
Reynita Carlina - detikNews
Jakarta - Keluarga Anggara Putra Trisula (20), penabrak siswa, guru dan staf tata usaha SMA Hang Tuah 2 Gedangan, Sidoarjo melontarkan tudingan. Pacar Anggara, Natasha Calista, disebut juga menjadi korban pengeroyokan siswa SMA Hang Tuah 2.
Natasha Calista yang duduk di kelas XII SMA Hang Tuah 2 itu mengalami luka di tangan dan kaki. Dia disebut dikeroyok pelajar satu sekolahnya setelah Anggara kabur dengan Honda Jazznya pada Kamis (31/10/2013).
"Oh iya, dipukuli. Siswa-siswa itu. Tasha (sapaan Natasha-red) dikeroyok. Sampai, maaf, jalannya begini," ujar Ibunda Anggara sembari memeragakan cara jalan Natasha yang pincang di Mapolda Jatim, Jumat (8/11/2013).
Mengapa dipukuli? Sang ayah, Brigjen (Pur) Totok Sudharto, menyebut karena para siswa ini melampiaskan kemarahan mereka kepada Natasha.
"Siswa ini mengejar Anggara nggak dapat. Dia beranggapan kalau semua ini karena Natasha," jelas Totok Sudharto kepada detikcom yang mencegatnya usai menjenguk Anggara di RS Bhayangkara Polda Jatim, Surabaya.
Orangtua Anggara menyayangkan peristiwa main hakim sendiri yang menimpa kekasih putranya itu. "Kasihan dia. Dia kan nggak tahu apa-apa. Aduh saya nggak tega sekali lihat kondisinya," tambah Ibunda Anggara berkaca-kaca.
"Kalau ayam itu istilahnya pengkor," imbuh Totok Sudharto.
Yang mengejutkan lagi, Totok Sudharto mengungkap bila Natsha berencana pindah sekolah usai kejadian ini. "Dia bahkan mau pindah katanya. Saya bilang, sayang sekali kalau dia harus pindah. Sudah kelas tiga, sekolah juga tinggal 5 bulan lagi," ungkapnya.
Kasus tabrak massal yang terjadi di SMA Hang Tuah 2 itu kini tengah diproses hukum di Polres Sidoarjo. Anggara yang menabrak dengan Honda Jazz sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Namun baru sehari tidur di ruang tahanan, Anggara dibawa ke RS Bhayangkara karena mengeluh sakit kembung dan susah tidur. Kasus ini juga berkembang karena Anggara balik melaporkan siswa SMA Hang Tuah 2 dengan tuduhan pengeroyokan dan perusakan mobil.
link:http://news.detik..com/read/2013/11/08/150300/2407557/10/keluarga-pacar-anggara-dikeroyok-pelajar-sma-hang-tuah-2?n991102605
Jumat, 08/11/2013 15:03 WIB
Tabrak Massal di Sidoarjo
Keluarga: Pacar Anggara Dikeroyok Pelajar SMA Hang Tuah 2
Reynita Carlina - detikNews
Jakarta - Keluarga Anggara Putra Trisula (20), penabrak siswa, guru dan staf tata usaha SMA Hang Tuah 2 Gedangan, Sidoarjo melontarkan tudingan. Pacar Anggara, Natasha Calista, disebut juga menjadi korban pengeroyokan siswa SMA Hang Tuah 2.
Natasha Calista yang duduk di kelas XII SMA Hang Tuah 2 itu mengalami luka di tangan dan kaki. Dia disebut dikeroyok pelajar satu sekolahnya setelah Anggara kabur dengan Honda Jazznya pada Kamis (31/10/2013).
"Oh iya, dipukuli. Siswa-siswa itu. Tasha (sapaan Natasha-red) dikeroyok. Sampai, maaf, jalannya begini," ujar Ibunda Anggara sembari memeragakan cara jalan Natasha yang pincang di Mapolda Jatim, Jumat (8/11/2013).
Mengapa dipukuli? Sang ayah, Brigjen (Pur) Totok Sudharto, menyebut karena para siswa ini melampiaskan kemarahan mereka kepada Natasha.
"Siswa ini mengejar Anggara nggak dapat. Dia beranggapan kalau semua ini karena Natasha," jelas Totok Sudharto kepada detikcom yang mencegatnya usai menjenguk Anggara di RS Bhayangkara Polda Jatim, Surabaya.
Orangtua Anggara menyayangkan peristiwa main hakim sendiri yang menimpa kekasih putranya itu. "Kasihan dia. Dia kan nggak tahu apa-apa. Aduh saya nggak tega sekali lihat kondisinya," tambah Ibunda Anggara berkaca-kaca.
"Kalau ayam itu istilahnya pengkor," imbuh Totok Sudharto.
Yang mengejutkan lagi, Totok Sudharto mengungkap bila Natsha berencana pindah sekolah usai kejadian ini. "Dia bahkan mau pindah katanya. Saya bilang, sayang sekali kalau dia harus pindah. Sudah kelas tiga, sekolah juga tinggal 5 bulan lagi," ungkapnya.
Kasus tabrak massal yang terjadi di SMA Hang Tuah 2 itu kini tengah diproses hukum di Polres Sidoarjo. Anggara yang menabrak dengan Honda Jazz sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Namun baru sehari tidur di ruang tahanan, Anggara dibawa ke RS Bhayangkara karena mengeluh sakit kembung dan susah tidur. Kasus ini juga berkembang karena Anggara balik melaporkan siswa SMA Hang Tuah 2 dengan tuduhan pengeroyokan dan perusakan mobil.
link:http://news.detik..com/read/2013/11/08/150300/2407557/10/keluarga-pacar-anggara-dikeroyok-pelajar-sma-hang-tuah-2?n991102605
Quote:
Original Posted By AD1945►
Surabaya - Insiden yang terjadi di SMA Hang Tuah 2, Gedangan, Sidoarjo, membuat keluarga Anggara Putra Trisula (20) terpukul. Orangtua Anggara merasakan telah disudutkan.
"Berita di media itu sepihak, memojokkan Anggara. Dari keluarga kan juga belum statemen," kata Ibunda Anggara yang tidak mau disebutkan namanya.
Ibu Anggara didampingi suaminya, Brigjen (Pur) Totok Sudharto, menjenguk Anggara yang sakit di RS Bhayangkara Polda Jatim, Surabaya, Jumat (8/11/2013).
Menurut ibunda Anggara, sesaat kejadian memang keluarga memilih dia, tidak menanggapi beragam pemberitaan yang ramai di media karena ingin konsentrasi terhadap anaknya.
"Terus terang saya menenangkan anak saya. Anak saya syok, saya juga. Apalagi disebutkan korbannya puluhan orang, ada yang kritis, koma dan tulang vagina retak," kata ibunda Anggara.
Kencangnya pemberitaan yang menurut ibunda Anggara telah memojokkan keluarganya. "Saya berdoa supaya korban tidak apa-apa. Saat itu kita ingin redam dulu, biar nggak panas. Apalagi bapaknya kan juga anggota Polri, nanti penilaian masyarakat bagaimana," kata ibunda Anggara didampingi Brigjen (Pur) Totok Sudharto.
Keluarga juga menolak disebut tidak peduli dengan korban ataupun insiden tersebut. "Anak saya (kakak anggara) dan menantu saya ke lokasi. Korban yang bersangkutan sadar, yang lain tidak ada. Tidak separah (jumlahnya) yang diberitakan," kata ibunda Anggara. Sementara Brigjen (Purn) Totok Sudharto menyatakan bahwa kategori luka itu dirinya sangat memahami. "Luka berat satu orang, Alif karena sudah 7 hari rawat inap. Lainnya langsung pulang setelah mendapat pengobatan," terang Totok.
Kembali ibunda Anggara menegaskan bahwa pihaknya juga sudah mendatangi keluarga korban di rumah sakit."Orangtua korban open, ini musibah. Ibu demi Allah yang keluar statemen bukan dari saya (tapi orangtua korban). Saya belum ketemu wartawan, saya belum mengeluarkan sepatah kata pun," tutur Ibunda Anggara menirukan keluarga korban.
Keluarga Anggara kini tengah menghadapi proses hukum yang sedang berjalan. "Anak saya sudah divonis jelek, mana ada orangtua yang terima," tandasnya.
Surabaya - Insiden yang terjadi di SMA Hang Tuah 2, Gedangan, Sidoarjo, membuat keluarga Anggara Putra Trisula (20) terpukul. Orangtua Anggara merasakan telah disudutkan.
"Berita di media itu sepihak, memojokkan Anggara. Dari keluarga kan juga belum statemen," kata Ibunda Anggara yang tidak mau disebutkan namanya.
Ibu Anggara didampingi suaminya, Brigjen (Pur) Totok Sudharto, menjenguk Anggara yang sakit di RS Bhayangkara Polda Jatim, Surabaya, Jumat (8/11/2013).
Menurut ibunda Anggara, sesaat kejadian memang keluarga memilih dia, tidak menanggapi beragam pemberitaan yang ramai di media karena ingin konsentrasi terhadap anaknya.
"Terus terang saya menenangkan anak saya. Anak saya syok, saya juga. Apalagi disebutkan korbannya puluhan orang, ada yang kritis, koma dan tulang vagina retak," kata ibunda Anggara.
Kencangnya pemberitaan yang menurut ibunda Anggara telah memojokkan keluarganya. "Saya berdoa supaya korban tidak apa-apa. Saat itu kita ingin redam dulu, biar nggak panas. Apalagi bapaknya kan juga anggota Polri, nanti penilaian masyarakat bagaimana," kata ibunda Anggara didampingi Brigjen (Pur) Totok Sudharto.
Keluarga juga menolak disebut tidak peduli dengan korban ataupun insiden tersebut. "Anak saya (kakak anggara) dan menantu saya ke lokasi. Korban yang bersangkutan sadar, yang lain tidak ada. Tidak separah (jumlahnya) yang diberitakan," kata ibunda Anggara. Sementara Brigjen (Purn) Totok Sudharto menyatakan bahwa kategori luka itu dirinya sangat memahami. "Luka berat satu orang, Alif karena sudah 7 hari rawat inap. Lainnya langsung pulang setelah mendapat pengobatan," terang Totok.
Kembali ibunda Anggara menegaskan bahwa pihaknya juga sudah mendatangi keluarga korban di rumah sakit."Orangtua korban open, ini musibah. Ibu demi Allah yang keluar statemen bukan dari saya (tapi orangtua korban). Saya belum ketemu wartawan, saya belum mengeluarkan sepatah kata pun," tutur Ibunda Anggara menirukan keluarga korban.
Keluarga Anggara kini tengah menghadapi proses hukum yang sedang berjalan. "Anak saya sudah divonis jelek, mana ada orangtua yang terima," tandasnya.
Quote:
Original Posted By drienz►klo mau ikut bantu yg nyata aja gan dilaporinnya ke
https://www.facebook.com/pages/Humas...16098008414520 , http://reskrimum.metro.polri.go.id/v...13/hubungi.php , @SBYudhoyono , @DivHumasPolri , http://www.komnasham.go.id/contact , http://www.kompolnas.go.id/hubungi-kami/ , @tvone_ilc
mention ke presiden-organisasi-institusi jgn nyerah usaha dri kita cma bsa itu
klob bnyk pasti diliat.susah misalnya cuma 1 kaskuser bertindak.terusin laporkan.mention keanehan kasus ini .1 pelapor gk akan didenger tpi perkembangan skrg udah buktiin sdikit kekuatan suara yg bnyk.
ayo 1 suara gk ada gunanya tpi klo yg lapor bnyk msh bsa diharapkan
jgn lupa laporin dri awal penanganan yg lambat,smpe skrg sperti ada skenario utk lolosin si "korban" aka "kendaraan yg penyok" utk salahin si "korban" yg udah patah-patah
https://www.facebook.com/pages/Humas...16098008414520 , http://reskrimum.metro.polri.go.id/v...13/hubungi.php , @SBYudhoyono , @DivHumasPolri , http://www.komnasham.go.id/contact , http://www.kompolnas.go.id/hubungi-kami/ , @tvone_ilc
mention ke presiden-organisasi-institusi jgn nyerah usaha dri kita cma bsa itu
klob bnyk pasti diliat.susah misalnya cuma 1 kaskuser bertindak.terusin laporkan.mention keanehan kasus ini .1 pelapor gk akan didenger tpi perkembangan skrg udah buktiin sdikit kekuatan suara yg bnyk.
ayo 1 suara gk ada gunanya tpi klo yg lapor bnyk msh bsa diharapkan
jgn lupa laporin dri awal penanganan yg lambat,smpe skrg sperti ada skenario utk lolosin si "korban" aka "kendaraan yg penyok" utk salahin si "korban" yg udah patah-patahlanjut kesini gan
Diubah oleh gantza 09-11-2013 11:10
0
Kutip
Balas
